cover
Contact Name
noor cholifah
Contact Email
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : -
Core Subject : Health,
Iurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2016 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb. versi cetak hanya diberikan kepada kontributor yang artikel itu diterbitkan dalam IJB
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
PERBANDINGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN HDL ANTARA AKSEPTOR KB PIL KOMBINASI DAN DMPA Helti Lestari Sitinjak
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.587

Abstract

Lebih dari enam juta wanita di seluruh dunia menggunakan Keluarga Berencana suntik dan metode kontrasepsi yang populer digunakan akseptor Keluarga Berencana adalah pil. Efek samping dari kontrasepsi pil kombinasi adalah meningkatkan kadar trigliserida, kolesterol total dan perubahan metabolisme karbohidrat dan Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA) adalah menstruasi yang tidak teratur/amenore, perubahan berat badan dan perubahan lipid. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Comparative terhadap 36 akseptor pil kombinasi dan 36 akseptor DMPA. Tempat penelitian di wilayah kerja Puskesmas Andalas dan Lubuk Buaya. Pengambilan sampel penelitian secara simple random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu uji T-Independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada DMPA kadar kolesterol total (185,53 ± 23,51 mg/dl) vs pil kombinasi (181, 22 ± 29,10 mg/dl), p = 0,49, High Density Lipoprotein (HDL) DMPA (63,97± 12,75 mg/dl) vs pil kombinasi (60,06 ± 15,57 mg/dl), p = 0,25. Kesimpulkan penelitian ini adalah terdapat perbedaan kadar kadar kolesterol total dan High Density Lipoprotein (HDL) antara akseptor Keluarga Berencana pil kombinasi dengan DMPA namun secara statistik tidak terdapat perbedaan. 
PENGARUH BATUK PROVOKASI PADA FASE EKSPULSI JANIN TERHADAP KEJADIAN LASERASI PERINEUM nor asiyah; Islami Islami; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.969

Abstract

Latar Belakang: AKI di Indonesia kebanyakan disebabkan oleh perdarahan, salah satu penyebab perdarahan yaitu Laserasi perineum. Untuk mengurangi drajat laserasi perineum, sebaiknya perineum tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat dilalui oleh kepala janin. Batuk provokasi pada fase ekspulsi janin merupakan perbuatan untuk membangkitkan suatu rangkaian reflek batuk yang akan menyebabkan kontraksi otot rangka. Kontraksi ini akan menyebabkan tekanan intra abdominal dan tekanan intra torakal meningkat yang berakibat terjadinya desakan pada janin sehingga akan terjadi ekspulsi janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah batuk provokatif mampu mengurangi derajat laserasi perineum. Metode: Penelitian dilakukan dengan cara Quasi eksperimental designs, Subjek penelitian adalah parturient yang melahirkan di BPM Nor Asiyah, yang memenuhi kriteria tertentu seperti usia kehamilan matur, pasien dapat dikondisikan untuk batuk provokatif, bidan mengetahui saat pembukaan lengkap, Berat bayi Normal. Usia ibu tidak termasuk resiko tinggi, lama mengejan tidak melebihi 60 menit untuk multi dan tidak lebih dari 120 menit untuk primi. Responden sebanyak 40, di bagi menjadi 2 kelompok, Pengambilan sampel dilakukan dengan cara quota sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik untuk laserasi perineum pada kedua kelompok diperoleh nilai p value 0,419 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada pengaruh yang  bermakna antara batuk provokatif pada fase ekspulsi janin terhadap kejadian laserasi perineum. Kata Kunci: Batuk provokasi, Laserasi Perineum.
PENGETAHUAN DAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO REMAJA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK X KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT Erina Windiany Nurzaman
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.447

Abstract

 AbstrakPerilaku beresiko pada remaja dikaitkan dengan fenomena masalah kesehatan reproduksi remaja yang terjadi saat ini, seperti meningkatnya jumlah perilaku seks remaja yang diikuti oleh meningkatnya jumlah aborsi setiap tahun, serta meningkatnya pengguna narkoba dan infeksi HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku beresiko di kalangan remaja terhadap kesehatan reproduksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan X di Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Indonesia. Sampel penelitian menggunakan total sampel sebanyak 350 siswa, analisa data menggunakan uji Kai Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat pengetahuan yang rendah tentang kesehatan reproduksi. Terdapat korelasi yang bermakna pada variabel peran orangtua (p=0,034), peran teman sebaya (p=0,001), peran Guru (p=0,009), akses informasi (p=0,001) dengan pengetahuan siswa terhadap kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mempunyai perilaku yang beresiko terhadap kesehatan reproduksi. Terdapat korelasi yang bermakna pada variabel jenis kelamin (p=0,001) dan peran Guru (p=0,041) dengan perilaku beresiko remaja terhadap kesehatan reproduksi. Kurikulum mengenai kesehatan reproduksi remaja dan peran aktif orang tua dan guru dapat mencegah perilaku berisiko pada masa remaja. Kata Kunci : kesehatan reproduksi, remaja, pengetahuan, perilaku ABSTRACTRisky behaviors in adolescence are associated with the adolescent reproductive health problems phenomenon that happened nowadays, such as the increasing numbers of sex behavior followed by the increasing number of abortions each year also the increasing of drug use and HIV infections. This study aimed to determine knowledge and risk behaviors among adolescents for reproductive health and the factors that affected. Cross-sectional design was carried out on vocational high school students in Kebon Jeruk sub-district West Jakarta, Indonesia. A total  sample of  350 students was included in the study. The data were analyzed using chi square test. This study showed that the students have a low level of knowledge about reproductive health. There was a significant correlation in the role of parents (p = 0.034), the role of  friends (0.001), the role of teachers (p = 0.009),the  information access (p=0.001) with adolescent’s knowledge about reproductive health. This study showed that the students have risk behaviors to reproductive health. There was a significant correlation in gender (p = 0.001), the role of teachers (p=0.041) with risky behaviors in adolescence toward  reproductive health. Adolescent reproductive health curriculum and the active role of parents and teachers might prevent risky behaviors in adolescence. Keywords: reproductive health, adolescent, knowledge, behavior
PERILAKU MENGAKSES SITUS PORNO PADA REMAJA BERDASARKAN POLA ASUH ORANG TUA Diah Andriani Kusumastuti; Nasriyah Nasriyah; Fania Nurul Khairunnisa
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.249

Abstract

Perilaku seks bebas remaja adalah cara remaja mengekspresikan dan melepaskan dorongan seksual yang berasal dari kematangan organ seksual dan perubahan hormonal dalam berbagai bentuk tingkah seksual, seperti berkencan intim,bercumbu dan kontak seksual.Tujuan penelitian ini intuk mengetahui hubungan perilaku akses situs porno pada remaja dengan pola asuh orang tua di SMK PGRI Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah desain penelitian analitik korelatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X11 SMK PGRI Kaliwungu Kabupaten Kudus sejumlah 73 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X11 SMK PGRI Kaliwungu Kabupaten Kudus sejumlah 73 orang , karena jumlahnya kurang dari 100 maka diambil semua, sehingga sampel sebanyak 73 orang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian menyatakan pola asuh orang tua yang demkoratis 14 orang ( 13,6%) sedangkan pola asuh orang tua yang non  demokratis yaitu sebanyak 59 orang (84,4%). Perilaku akses situs porno yang jarang berdasarkan pola asuh demokratis sebanyak 14 orang (13,4%) dan yang sering mengakses situs porno adalah 8 orang (13,6%) dan yang jarang mengakses situs porno berdasarkan pola asuh non demokratis sebanyak 51 orang (86,4 %). Kesimpulannya Tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku akses situs porno pada remaja.Kata Kunci      : situs porno, Remaja,pola asuh
STUDI KORELASI RUANG LINGKUP BIDAN DAN KONSELOR SEBAYA TERHADAP PERILAKU REMAJA DI SMA N 3 SLAWI Siswati Siswati; Tri Agustina Hadiningsih; Natiqotul Fatkhiuah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 2 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i2.754

Abstract

Masa remaja dikenal sebagai masa yang penuh kesukaran. Situasi ini sering menimbulkan konflik sehingga menyebabkan perilaku aneh, canggung dan kalau tidak dikontrol bisa terjadi kenakalan serta adanya gangguan perkembangan seksualnya. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal per januari sampai oktober 2017, kasus HIV/AIDS pada remaja usia 10-19 tahun sejumlah 7 orang atau 5,9% dari 136 orang total umur yang terkena HIV/AIDS. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Adakah hubungan antara ruang lingkup bidan dan konselor sebaya terhadap perilaku remaja di SMA N 3 Slawi. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan studi korelasi analitik. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 62 responden diambil dengan simple random sampling. Analisis data riset mengguakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan ruang lingkup bidan dengan perilaku remaja di SMA N 03 Slawi Kabupaten Tegal.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS KOMPRES AIR HANGAT DAN MAKUSAM ( MADU KUNYIT ASAM ) TERHADAP DYSMENORHEA Yanyan Mulyani; Linda Rofiasari; Suherdin Suherdin
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1244

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak menuju masa dewasa dengan ditandai perubahan baik fisik maupun psikis. Pada masa ini remaja cenderung mengalami disminore. Dismenore merupakan kejang dibagian bawah perut, angka dismenorea di dunia lebih dari 50% perempuan di setiap negara. Angka kejadian di Indonesia mencapai 60-70%. Banyak terapy untuk penanganan dysmenore salah satu cara tradisional yang cukup aman dan efektif adalah dengan mengkonsumsi ramuan madu kunyit asam.Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui perbandingan efektifitas kompres air hangat dengan madu kunyit asam terhadap dysmenore.Desain penelitian menggunakan desain Quasi-experimental tanpa control. Dilakukan penilaian skala nyeri dengan menggunakan HARZ (pretest) dan penilaian skala nyeri dilakukan lagi setelah diberikan perlakuan (posttest) yaitu pemberian madu,kunyit, asam jawa dan kompres hangat. Sampel pada penelitian ini yaitu mahasiswi Prodi kebidanan jumlah 30 orang ( 15 orang dilakukan intervensi  pemberian madu, kunyit, asam dan 15 orang dilakukan intervensi kompres air hangat Teknik pengambilan sample secara accidental sampling. Pengambilan data secara primer yaitu menggunakan instrument VAS dengan analisa data mengunakan analisis univariat bivariatHasil penelitian didapatkan bahwa responden yang paling banyak mengalami nyeri haid adalah pada usia  21 tahun sebanyak 10 orang ( 33,3 %), terdapat berbedaan penurunan skala nyeri dysmenore antara kelompok intervensi makusan dengan kelompok intervensi buli-buli dengan hasil p-value = 0,015 (p < 0,05)Simpulan didapatkan bahwa responden yang paling banyak mengalami nyeri haid adalah pada usia  21 tahun dan terdapat berbedaan penurunan skala nyeri dysmenore antara kelompok intervensi makusan dengan kelompok intervensi buli-buli dengan hasil p-value = 0,015 (p < 0,05). Saran bagi peneliti lain dalam meneliti lebih lanjut mengenai Disminore seperti mengkaji mengenai cara lain untuk mengatasi nyeri pada dismonore
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SLAWI KAB. TEGAL) Natiqotul Fatkhiyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.561

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin dibawah nilai batas normal, akibatnya dapat mengganggu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen ke sekitar tubuh. Anemia merupakan indikator gizi buruk dan kesehatan yang buruk.Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor risiko kejadian anemia meliputi  umur, paritas dan usia kehamilan. Jenis penelitian yaitu penelitian observasional dengan rancangan case control. Populasi kasus  dalam penelitian ini adalah  seluruh ibu hamil dengan anemia, sedangkan populasi kontrolnya adalah ibu hamil yang tidak mengalami anemia. Pemilihan sampel pada kelompok kasus sebanyak 30 ibu dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang dengan menggunakan tehnik accidental sampling, analisis data menggunakan uji Chi square dan Odd ratio. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan positif  faktor umur (p=0,029, OR=1,55-2,43) dan paritas (p=0,001, OR=1,55-2,43) dengan kejadian anemia dalam kehamilan.
ANALISIS MASALAH KESEHATAN PENDUDUK BERDASARKAN 12 INDIKATOR KELUARGA SEHAT RUMAH SUSUN TAMBORA Tiarlin Lavida Rahel; Aswinda Damayanti; Yustika Usman; Betshy Selvia Sitorus
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.451

Abstract

Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dalam agenda kelima Nawa Cita adalah meningkatkan kualitas hidup manusia. Program ini dipengaruhi oleh dinamika penduduk yang terus berkembang sehingga menimbulkan tantangan yang beragam seperti sosial ekonomi, kesehatan dan tuntutan adanya ketersediaan lahan dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Kepadatan penduduk yang berbanding lurus dengan kebutuhan lahan hunian keluarga di rumah susun Tambora. Indeks keluarga sehat dapat digunakan untuk menganalisis masalah kesehatan berdasarkan 12 indikator dan secara tidak langsung menggambarkan kualitas penduduk.Tujuan: untuk menganalisa masalah kesehatan berdasarkan 12 indikator keluarga sehat di rumah susun.Metode: Penelitian menggunakan desain crossectional, sampel penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di Rusunawa (243jiwa) dan Rusunami(244jwa) Tambora. Teknik pengambilan sampel adalah purpose sampling dengan kriteria eksklusi responden yang tidak ada di rumah ketika pendataan. Pengambilan data dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner Indeks Keluarga Sehat (IKS). Penelitian ini dilakukan selama satu bulan. Data dianalisis dengan menggunakan Indeks Keluarga SehatHasil: Cakupan yang rendah yaitu anggota keluarga tidak merokok (34% vs. 26%), cakupan keluarga yang mengikuti program KB juga masih rendah di rusunawa dan rusunami (44,44% vs. 60%), cakupan bayi mendapatkan asi eksklusif di rusunawa lebih besar dibandingkan rusunami (90% vs. 66,67%).Simpulan: Faktor pengetahuan, pendidikan, kepercayaan (mitos) merupakan aspek secara tidak langsung mempengaruhi rendahnya cakupan keluarga mengikuti program KB, anggota keluarga tidak merokok dan bayi mendapatkan ASI Ekslusif. Disarankan bagi pengelola rumah susun untuk membuat peraturan dan himbauan tentang area bebas asap rokok, larangan merokok. Bagi puskesmas diharapkan membuat penyuluhan berkala tentang bahaya asap rokok, efek samping KB dan manfaat asi eksklusif.
KORELASI WAKTU PELAKSANAAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA III DI PUSKESMAS KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS Yuli Trisnawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.260

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah yaitu dengan cara meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. Risiko tidak dilakukannya Inisiasi Menyusui Dini pada bayi adalah terjadinya kematian di jam pertama kelahirannya karena bayi tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Pada ibu, tidak dilakukannya Inisiasi Menyusui Dini berdampak terhadap prolong kala III persalinan sehingga dimungkinkan terjadinya resiko perdarahan, kelainan mengejan dan lain – lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rerata lama inisiasi menyusui dini, rerata lama persalinan kala III, dan hubungan antara inisiasi menyusui dini dengan lama persalinan kala III. Responden dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di Puskesmas Kalibagor dengan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan chi square. Hasil penelitian ini adalah Rata-rata lama pelaksanaan IMD adalah 16,53, rata-rata lama persalinan kala III adalah 11,43, terdapat hubungan antara lama IMD dengan lama persalinan kala III (p=0.047) 
EFEK ROKOK TERHADAP KADAR FOLLICLE STIMULATING HORMONE (FSH) PADA PRIA Hendri Devita; Vitri Yuli Afni Amran
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.604

Abstract

Smoking gives  negative impact on the reproductive health of men and women. Various hormones including sex steroid hormones may change, due to the effects of nicotine such as  hypothalamus  shaft - pituitary - gonads and sex steroid hormone metabolism. Nicotine can affect the central nervous system works,  with the resulth  that Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) in the hypothalamus stimulates the anterior pituitary to produce FSH  and to  decrease LH. Decreased FSH  causes stimulation  in Sertoli cells to produce  decreased androgens biding protein (ABP) will also. The purpose of this study was to determine differences in the levels of FSH, LH and testosterone in heavy smokers and smokers.This study was  a cross sectional analytic approach. The population were  heavy smokers and  non smokers at  Baiturrahmah University . Consecutive sampling sampling conducted from the date of December 4, 2014 until January 13, 2015 with the  samples of 50 people. FSH, LH and testosterone were checked at the Laboratory of Biochemistry, University of Andalas. Data analysis was performed by an independent t test. The results showed levels of  FSH in heavy smokers and non smokers  were 3.857 ± 1.493 mIU / ml and 4.977 ± 2.083 mIU / ml with  p value = 0.034.From these results it can be concluded that there were  significant differences in  FSH mean levels in heavy smokers with  the non-smokers 

Page 10 of 13 | Total Record : 124