cover
Contact Name
noor cholifah
Contact Email
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : -
Core Subject : Health,
Iurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2016 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb. versi cetak hanya diberikan kepada kontributor yang artikel itu diterbitkan dalam IJB
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
STATUS KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM Ana Zumrotun Nisak; Atun Wigati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.566

Abstract

AbstrakAnemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi pada wanita hamil. Hiperemesis gravidarum yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi pada penderita.Tujuan Mengetahui pengaruh status kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dengan hyperemesis gravidarum di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil TM I di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara sebanyak 31 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 31 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji regresi linear. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar ibu hamil trimester I mengalami hiperemesis gravidarum grade 1 yaitu sebanyak 16 orang (51,6%) sebagian besar ibu hamil trimester I mengalami anemia ringan sebanyak 17 orang (54,8%). Ada pengaruh status kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dengan hiperemesis gravidarum di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara tahun 2012 (p value = 0,002). Simpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh status kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dengan hiperemesis gravidarum di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Kata kunci       : Kadar hemoglobin, ibu hamil, hiperemesis gravidarum AbstractAnemia is a health problem with the highest prevalence in pregnant women. Continuous hyperemesis gravidarum may cause dehydration in the patient. Purpose To know the effect of status of hemoglobin level on first trimester pregnant women with hyperemesis gravidarum in Kedung Leper village, Bangsri sub-district, Jepara regency. The design used in this research is analytic correlative cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women TM I in Kedung Leper village, Bangsri sub-district, Jepara regency as many as 31 people. The sample in this study were 31 people. Data analysis used is univariate and bivariate analysis with linear regression test. The result of the research is that most of first trimester women have grade 1 hyperemesis gravidarum that is 16 people (51,6%) most of trimester pregnant women have mild anemia as much 17 people (54,8%). There is influence status of hemoglobin level in first trimester pregnant women with hyperemesis gravidarum in Kedung Leper village, Bangsri sub-district, Jepara regency in 2012 (p value = 0,002). The conclusion of this research is there is influence of status of hemoglobin level in pregnant mother of trimester I with hyperemesis gravidarum in Kedung Leper Village, Bangsri Sub-district, Jepara Regency. Keywords               : Hemoglobin level, pregnant mother, hyperemesis gravidarum
KECEMASAN TERTULAR COVID-19 DENGAN MEKANISME KOPING BIDAN PENOLONG PERSALINAN NORMAL DI MASA PANDEMI nor asiyah; Islami Islami; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.936

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 yang dikenal dengan SARS-CoV-2 atau virus corona baru telah mewabah yang sebelumnya berpusat di provinsi Hubei (Cina), telah menyebar kebanyak Negara. Komite Darurat WHO telah mengumumkan keadaan darurat bagi kesehatan global. Jumlah Kasus positif Covid-19 di dunia setiap hari terus bertambah, Kasus ini telah menyerang 224 negara. Dari jumlah kematian sebanyak 28.468 orang, 600 diantaranya adalah tenaga kesehatan. 5 Januari 2021 Bidan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.592 dan sebanyak 67 meninggal dunia. Sehingga banyak Bidan-Bidan yang menolak menolong persalian bahkan tutup praktiknya karena khawatir tertular Covid-19 dari pasiennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan antara kecemasan tertular covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal di masa pandemi Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi Dengan pendekatan waktu Cross sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Subjek penelitian adalah bidan yang menolong persalianan selama pandemic Covid-19 yang bekerja di PMB, Klinik, Rumah Sakit dan Puskesmas, sampel diambil di wilayah karasidenan Pati dan sekitarnya yang mampu mengakses dan bersedia menjadi responden penelitian. Jumlah sampel sebanyak 75. Analisis data dilakukan dengan uji Koefisien kontingensi. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik untuk hubungan Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal diperoleh nilai p value 0,0919 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang  bermakna antara Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal.
HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN ANAK TERAKHIR DENGAN JUMLAH PERDARAHAN PADA IBU BERSALIN ratna ariesta dwi andriani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.320

Abstract

Persalinan merupakan proses alami yang terjadi pada setiap ibu hamil. Menurut Varney, persalinan merupakan rangkaian proses yang berakhir dengan pengeluaran hasil konsepsi oleh ibu, dimana proses ini dimulai dengan perubahan progresif pada serviks dan diakhiri dengan lahirnya plasenta.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional yang menganalisa hubungan antara jarak kelahiran dengan jumlah perdarahan pada ibu bersalin. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sample. Dalam penelitian ini ada 21 responden.Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Product Moment didaptkan nilai r hitung 0,562. Sedangkan nilai r tabel pada taraf signifikansi 0,05 adalah  0,532. Oleh karena r hitung > r tabel ( 0,562 > 0,532) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara jarak kelahiran dengan jumlah perdarahan pada ibu bersalin.Peneliti menyarankan, bagi para bidan diharapkan dapat mengetahui dengan pasti jarak kelahiran anak pada setiap ibu yang bersalin unutuk mengantisipasi terjadinya perdarhan pasca persalinan.
MOTIVASI KADER DAN KELENGKAPAN PENGISIAN KARTU MENUJU SEHAT BALITA DI KABUPATEN KUDUS Ika Tristanti; Indah Risnawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.221

Abstract

AbstrakBadan kesehatan dunia (WHO, 2011) memperkirakan bahwa 54% kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Di Indonesia, saat ini tercatat 4,5% dari 22 juta balita atau 900 ribu balita di Indonesia mengalami gizi kurang atau gizi buruk dan mengakibatkan lebih dari 80% kematian anak (Kemenkes,2012). Status gizi balita di Jawa Tengah tahun 2012 menunjukkan status gizi kurang sebesar 4,88% dan gizi buruk sebesar 0,06% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2012). Kabupaten Kudus tahun 2013 terdapat 3,74% balita menderita gizi kurang dan 0,76% gizi buruk. Penggunaan Kartu Menuju Sehat(KMS) untuk memantau pertumbuhan balita sangat efektif dan bermanfaat untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan seperti gizi kurang ataupun gizi buruk. Pengisian KMS dilakukan oleh kader kesehatan. Hasil survei pendahuluan dengan wawancara yang mendalam kepada 10 kader posyandu pada bulan Desember 2016 di Kabupaten Kudus, diperoleh 4 kader (40%) lengkap dalam pengisian KMS dan 6 kader (60%) tidak lengkap dalam pengisian KMS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kader terhadap kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat di Kabupaten Kudus. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Tempat penelitian ini di Posyandu Kabupaten Kudus pada bulan Januari 2017. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 kader yang bertugas mengisi KMS. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling.Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan uji univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi kader dengan kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat. Hendaknya kader kesehatan lebih diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tentang posyandu dan pengisian KMS. Selain itu, insentif yang diberikan kepada kader lebih ditingkatkan lagi. Kata kunci : Motivasi, Kader,Kartu Menuju Sehat AbstractThe World Health Organization (WHO, 2011) estimates that 54% of child deaths are caused by poor nutritional status. In Indonesia, there are 4.5% from 22 million children less than 5 years or 900 thousand children less than 5 years in Indonesia suffered malnutrition or poor nutrition, and there are resulted more than 80% from childhood deaths (MoH, 2012). Nutritional status of children in Central Java in 2012 showed that malnutrition status is 4.88% and malnutrition is 0.06%  (Central Java Provincial Health Office, 2012). Kudus Regency in 2013 has 3.74% toodler under five suffer from malnutrition and 0.76% severe malnutrition. The use of Kartu Menuju Sehat (KMS) to monitor the growth of children is very effective and useful for detecting the presence of growth disorders such as malnutrition or poor nutrition. Charging KMS is done by health workers/ health cadre. The results of  preliminary survey with in-depth interviews to 10 cadres Posyandu in December 2016 in Kudus,is there are four cadres (40%) complete in charging  KMS and 6 (60%) did not complete in charging KMS. The purpose of this study was to determine the effect of the motivation of cadres in completeing Kartu Menuju Sehat in Kudus. The study was observational analytic with cross sectional design. This study place at Kudus District in January 2017. The population in this study is the  total 39 cadres and their duty to fill KMS.  The sampling technique is accidental sampling. Furthermore, the data obtained were analyzed by univariate and bivariate using SPSS version 20.  The results of this study are there is no motivational effect cadre completeness Kartu Menuju Sehat. Health workers should be given the opportunity to attend training on posyandu and charging KMS. In addition, the incentives for the cadres can be added and developed.  Key words: Motivation, cadres, KMS
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP OBESITAS PADA ANAK DI KECAMATAN MARITENGNGAE KABUPATEN SIDRAP Wilda Rezki Pratiwi; Hamdiyah Hamdiyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.742

Abstract

Pada zaman modern saat ini, Indonesia menghadapi tantangan dalam permasalahan gizi. Data Global Nutrition Report (2014) menyebutkan bahwa Indonesia termasuk negara yang memiliki masalah gizi yang kompleks. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya prevalensi stunting, prevalensi wasting, dan permasalahan gizi lebih (Kemenkes.2015). Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak.Sampel dalam penelitian ini melibatkan semua orangtua yang mempunyai anak yang berusia dibawah 9 tahun.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian crosssectional.Penelitian ini menggunakan cross sectional study. Sampel dalam penelitian orangtua yang mempunyai anak yang berusia dibawah 9 tahun di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap sebanyak 37 orang. Responden diberikan informed concent, pengukuran TB, BB, foodrecall dan  Pemberian kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square.Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dari uji chi-square, data menunjukkan hasil 0.000 (p>0.05) berarti bahwa terdapat hubungan antara pola asuh pemberian asupan makanan terhadap obesitas. Analisis data untuk pola asuh konsumsi fastfood terhadap obesitas, menunjukkan hasil 0.002 (p<0.05) berarti terdapat hubungan antara pola asuh konsumsi fastfood terhadap obesitas. Namun, pola asuh perawatan kesehatan dasar dengan penimbangan dan asi eksklusif terhadap obesitas, menunjukkan hasil 0.250 (p>0.05) dan 0.869 (p>0.05)  berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh pemberian perawatan kesehatan dasar dengan penimbangan dan asi eksklusif terhadap obesitas. Pada uji analisis data pola asuh kesehatan jasmani terhadap obesitas didapatkan hasil uji chi-square, data menunjukkan 0.869 (p>0.05) berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh kesehatan jasmani terhadap obesitas 
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG SADARI UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI KELAS XI MAN JENEPONTO TAHUN 2021 Kasmira Kasmira; Suriani Suriani; Wirawati Amin
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1181

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah pemeriksaan payudara oleh diri sendiri untuk mendeteksi segala kelainan yang ada pada payudara. Dilakukannya SADARI dapat mendeteksi dini ketidaknormalan atau perubahan yang terjadi pada payudara, serta untuk mengetahui benjolan yang memungkinkan adanya kanker payudara karena penemuan secara dini adalah kunci menyelamatkan hidup. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh  penyuluhan  kesehatan tentang SADARI untuk deteksi dini kanker payudara terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri kelas XI MAN  Jeneponto. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian “One Group Pre-test Post-test” dan pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling sebanyak 58 orang. Penelitian dilakukan bulan Februari-Mei 2021 menggunakan format pengumpulan data. Dianalisis secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon α = 0,05. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan  kesehatan tentang SADARI terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri kelas XI MAN  Jeneponto tahun 2021.
PENGALAMAN MENYUSUI SECARA EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIPARA DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL Meyliya Qudriani; Ulfatul Latifah; Seventina Nurul Hidayah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.503

Abstract

Berbagai alasan disampaikan para ibu yang tidak menyusui bayinya diantaranya ibu primipara dimana menyusui merupakan pengalaman awalyang tidilakukan dan akhirnya menyerah dan beralih menggunakan susu formula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pengalaman ibu primipara yang telah menyelesaikan proses menyusui eksklusif.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan 2 ibu menyusui yang berada di wilayah kecamatan Tegal Barat. Dari hasil wawancara didapatkan hasil mengenai pengetahuan, persepsi, pemahaman, dan perasaan ibu tentang proses menyusui eksklusif bagi ibu primipara hambatan yang ditemui serta motivasi yang diharapkan. Informasi ini dapat menjadi acuan peneliti dalam pemberian konseling bagi ibu primipara yang menyusui bayinya seja antenatal sampai post natal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan ASI eksklusif dalam mengupayakan pertumbuhan serta perkembangan yang optimal di Wilayah Kecamatan Tegal Barat.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBNGAN BALITA Sulistya Oktaviani; Juhrotun Nisa; Umi Baroroh
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 2 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i2.738

Abstract

Penggunaan gadget pada anak akan berdampak negatif karena dapat menurunkan daya konsentrasi dan meningkatkan ketergantungan anak untuk dapat mengerjakan berbagai hal yang semestinya dapat mereka lakukan sendiri. Perkembangan anak meliputi aspek kemandirian, kemampuan bersosialisasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar merupkan hal yang penting untuk dimiliki anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan balita di desa pendawa kecamatan lebaksiu kabupaten tegal.Jenis penelitian ini adalah survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh anak balita umur 2-5 tahun di desapendawakecamatanlebaksiukaabupatentegal yang berjumlah 45 balita. Pengumpulan data menggunakn KPSP. Analisis data menggunakanchi square.Hasilpenelitianmenunjukkankarakteristiktingkatpendidikanibusebagianbesartingkatpendidikan SD (37,8%), umuranaksebagianbesarumur 0-48 bulan (51,1%), karakteristikberdasarkanjeniskelaminananaksebagianbesaradalahlaki-laki (51,1%), karakteristikberdasarkanpenggunaangadgetsebagianbesarmenggunakan (55,6%), karakteristikberdasarkanjumlahaplikasi yang digunakansebagianbesarmenggunakan 1 aplikasi (72,0%), danperkembangananakpadabalitasebagianbesarmengalamiperkembangan normal (44,4%). Ada hubunganantarapenggunaangadget denganperkembanganbalita (X2hitung=45,000 danp value=0,000), anak yang menggunakangadgetakanmempengaruhiperkembangananak. Anak yang menggunakangadgetmakaakanmempengaruhiperkembangananakbalita di DesaPendawaKecamatanLebaksiuKabupatenTegal. Orang tua agar tidakmemberikangadget padaanaknyasupayaanaklebihbanyakbersosialisasidengantemansebanyanya di lingkungansekitarnya. Kata Kunci : Balita, gadget, pertumbuhan
HUBUNGAN ANTARA UMUR IBU DENGAN KLASIFIKASI LABIOSCHISIS DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Artathi Eka Suryandari
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.245

Abstract

Labio palatoshcisis cleft lip or palate is a congenital defect such as a crack in the upper lip, gums, jaw and palate. Congenital abnormalities is ranked third highest based on a survey conducted in 13 major hospitals in Indonesia. The purpose of this study was to analyze the relationship between maternal age with labioschisis classification. This study used cross sectional retrospective design, data extracted from medical records during the period January , 2010 to December, 2016. Total sample of 42 respondents, the data were analyzed using chi squaretest with significance level ρ value of 0.005. The results showed that most respondents had labioschisis at 57%, while 43% of respondents experienced labiopalatoschisis and labiognatopalatoschisis. The lives of most mothers with children experiencing labioschisis is 20-35 years old ie 67%. There was no relationship between the mother's age with classification labioschisis (ρvalue 0.186).
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TEKNIK MENYUSUI DENGAN METODE PERAGAAN DAN VIDEO Adinda Putri Sari Dewi; Siti Mutoharoh; Wulan Rahmadhani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1270

Abstract

Latar Belakang Menyusui merupakan suatu cara pemberian makanan yang ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 dijelaskan bahwa 67,5% ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena kurangnya pemahaman ibu tentang teknik menyusui yang benar. Perilaku menyusui yang salah dapat mengakibatkan putting susu menjadi lecet. Penggunaan media dalam pendidikan kesehatan dapat berpengaruh besar dalam penyerapan informasi yang disampaikan sehingga dapat menigkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu menyusui. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan metode peragaan dan video untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pada ibu postpartum. Metode Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada 5 ibu bersalin primipara di Praktek Bidan Mandiri (PMB) Aning. Proses pemberian  pendidikan kesehatan  tentang  teknik menyusui dengan menggunakan metode  peragaan dan video  dilakukan  2  kali pertemuan pada hari ke-1 dan ke-3 postpartum. Hasil penelitian menunjukan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui dengan metode peragaan dan video dapat meningkatkan pengetahuan ibu menyusui sehingga meningkatkan kemampuan ibu menyusui. Kesimpulan penelitian ini adalah metode peragaan dan video dapat meningkatkan pengetahuan ibu menyusui sehingga meningkatkan kemampuan ibu menyusui.

Page 8 of 13 | Total Record : 124