cover
Contact Name
noor cholifah
Contact Email
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : -
Core Subject : Health,
Iurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2016 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb. versi cetak hanya diberikan kepada kontributor yang artikel itu diterbitkan dalam IJB
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
FREKUENSI SENAM HAMIL DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINIUM DIKLINIK NORMA MEDIKA Irawati Indianingrum; Ummi Kulsum; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1488

Abstract

Abstrak Ruptur Perineum merupakan sobekan yang terjadi saat bayi lahir baik secara spontan ataupun dengan alat atau tindakan. Ruptur perineum menjadi penyebab perdarahan ibu postpartum. Salah satu hal untuk mencegah terjadinya robekan perineum yaitu dengan menjaga keelastisitas perineum dapat dilakukan dengan senam hamil senam hamil adalah suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut ligament-ligamen, otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah korelasi, Populasi yaitu sebanyak 40 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 40 responden (Total Sampling). Hasil: menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 (p<0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan senam hamil dengan rupture perineum. Nilai koefisien korelasi 0,739 yang berarti mempunyai hubungan kuat dan arah korelasi negatif atau berlawanan arah yang berarti semakin sering melakukan senam hamil akan menurunkan terjadinya rupture perineum.
PENGARUH TEKNNIK MARMET TERHADAP PRODUKSI ASI IBU POST PARTUM DI KUDUS Dwi Astuti; Dewi Hartinah; Atun Wigati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1482

Abstract

AbstrakLatar Belakang : ASI merupakan nutrisi yang paling baik bagi bayi usia 6 bulan. Keterlambatan dalam pemberian ASI pada bayi salah satu faktor karena produksi ASI kurang. Salah satu cara untuk memperlancar produksi ASI dengan teknik marmet. Teknik marmet merupakan kombinasi antara memijat dan memerah payudara untuk memperlancar produksi ASI. Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik marmet terhadap produksi ASI ibu post partum di Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy experimen. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu post partum di Kudus. Sempel digunakan adalah random sampling dalam penelitian ini sebanyak 22 responden, 11 kelompok intervensi dan 11 kelompok kontrol. Hasil Penelitian : Uji statistik menggunakan Paired T-test dengan nilai p=0,004 (p<0,05. Kesimpulan : Ada efektivitas teknik marmet terhadap produksi ASI ibu post partum di Kudus
PENGARUH TERAPI BELAJAR MEMBACA BERBASIS APLIKASI ANDROID TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Diah Andriani; Sukarmin Sukarmin; Yollawati Yollawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1489

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Berdasarkan data dari INFODATIN tahun 2014 bahwa Indonesia selaku Negara berkembang memiliki penduduk difabel sebesar 2,45%, tercatat jumlah total anak usia SD kebawah di Indonesia 50 juta, dengan asumsi penderita kesulitan belajar membaca 10% maka prediksi anak yang mengidap gangguan kesulitan belajar membaca adalah 5 juta orang (Lestari, 2014). Hasil penelitian Andamari (2017) yang berjudul Implementasi Terapi Berbasis Aplikasi Android Dan Terapi Verbal Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Anak Dengan Gejala Disleksia Hasil analisis menunjukkan nilai yang signifikan yaitu p value 0,006 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil penanganan gangguan disleksia dengan pendekatan aplikasi berbasis android lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi belajar membaca berbasis aplikasi android terhadap kemampuan membaca pada anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Kaliwungu Kudus. Metode: Jenis penelitian ini Quasi Experimental dengan Non-equivalent control grup design dengan pre test - post test,sampel sebanyak 44 responden dengan purposive sampling dengan analisa data Wilcoxon. Hasil penelitian : Pengaruh terapi belajar membaca menggunakan aplikasi android terhadap peningkatan kemampuan membaca pada responden di SLB Negeri Kaliwungu Kudus dengan nilai p value 0,000 < 0,05 pada kelompok intervensi, dan p value 1.000 > 0,05. Kesimpulan : Terdapat pengaruh terapi belajar membaca menggunakan aplikasi android terhadap peningkatan kemampuan membaca pada responden di SLB Negeri Kaliwungu Kudus.
Hubungan Kebiasaan Sarapan pagi dan Kebiasaan Konsumsi makanan cepat saji/fast food dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Pada Siswi SMK Tarunatama Semarang Nur Sri Atik; Endang Susilowati; Kristinawati Kristinawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1462

Abstract

Abstrak Di Indonesia remaja dihadapkan pada tiga beban gizi yaitu gizi kurang, gizi lebih dan kekurangan zat gizi mikro. Status gizi remaja yang dapat diketahui melalui perhitungan Indeks Masa Tubuh (IMT), banyak faktor yang memiliki andil dalam menentukan atau membentuk status gizi remaja. Aktifitas fisik yang minim, perubahan pola makan, kebiasaan sarapan, asupan gizi, body image/citra diri memiliki andil di dalamnya. Semakin banyaknya jenis makanan siap saji dengan berbagai macam variasi semakin menambah daftar remaja putri yang memiliki status gizi yang belum optimal. Demikian halnya dengan sarapan, yang bagi masyarakat Indonesia masih belum menjadi kebiasaan. Dengan tidak sarapan memiliki dampak terhadap proses pembelajaan di sekolah, menurunkan aktifitas fisik menjadi gemuk dan meningkatkan kebiasaan jajan yang tidak sehat.Penelitian  ini merupakan  jenis  penelitian kuantitatif, dengan rancangan observasional analitik menggunakan desain cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi putri di SMK Tarunatama Semarang. Sampel dan teknik sampling  menggunakanteknik purposive sampling, dengan besar sampel 30 orang. Analisis data dengan menggunakan uji Spearman Rank dengan bantuan SPSS.Kesimpulandari penelitianini adalah ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan IMT dengan nilai signifikansi 0,025 pada remaja putri di SMK Tarunatama Semarang. Sedangkan pada kebiasaan mengkonsumi makanan cepat saji dengan IMT diketahui tidak ada hubungan yang signifikan dengan nilai signifikansi -0,193.KataKunci:Sarapan, makanan cepat saji, IMT Abstract In Indonesia, adolescents are faced with three nutritional burdens, namely undernutrition, overnutrition and micronutrient deficiencies. Adolescent nutritional status which can be known through the calculation of Body Mass Index (BMI), many factors have a role in determining or shaping the nutritional status of adolescents. Minimal physical activity, changes in diet, breakfast habits, nutritional intake, body image / self-image have a hand in it. The increasing number of types of ready-to-eat food with various variations further adds to the list of young women who have nutritional status that is not optimal. Likewise with breakfast, which for the people of Indonesia is still not a habit. Not having breakfast has an impact on the learning process at school, reducing physical activity to become fat and increasing unhealthy eating habits.This research is a type of quantitative research, with an analytical observational design using a cross sectional design. The population in this study were all female students at Tarunatama Vocational School Semarang. The sample and sampling technique used purposive sampling technique, with a sample size of 30 people. Data analysis using the Spearman Rank test with the help of SPSS.The conclusion of this study is that there is a relationship between breakfast habits and BMI with a significance value of 0.025 in young women at SMK Tarunatama Semarang. While the habit of consuming fast food with BMI is known to have no significant relationship with a significance value of -0.193Keywords: Breakfast, fast food, BMI
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BERDASARKAN MOTIVASI IBU MENYUSUI Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Dwi Astuti
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1479

Abstract

AbstrakMenyusui merupakan suatu proses alamiah, berjuta-juta ibu diseluruh dunia menyusui bayinya tanpa pernah membaca buku tentang ASI bahkan ibu yang buta huruf pun dapat menyusui anak-anaknya yang baik, walau demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini dilakukan hal yang alamiah tidaklah selalu mudah. Masalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi patut menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat, mengingat bahwa ASI sangat penting bagi bayi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan didesa Batealit Kabupaten Jepara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 110 ibu. Sampel diambil dengan cara random sampling yaitu sebanyak 90 orang. Analisa yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada Hubungan Antara Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif  Pada Bayi Usia 6-12 Bulan dengan nilai p value 0.000 < 0,05. Kesimpulan Ada Hubungan Antara Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Batealit Kabupaten Jepara. Saran bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan kepada ibu-ibu yang baru melahirkan. 
ANALISA PENANGANAN KASUS INSIDEN LUKA BAKAR PADA BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH Ahmad Farid; Irwan Setiabudi
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1486

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Terjadi insiden terbakarnya tangan bayi di inkubator RS X pada tanggal 26 Mei 2007 yang menyebabkan keluhan dan sengketa medik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa penanganan kasus insiden luka bakar pada bayi dengan berat badan lahir rendah.Subjek dan Metode: Jenis penelitian adalah kualitatif studi kasus. Informan terdiri tujuh Responden, Validasi data menggunakan triangulasi metode.Hasil dan Kesimpulan: Dari penelitian ditemukan keluhan tahap I tidak ditangani dengan baik.  Keterlambatan penyampaian informasi dan buruknya komunikasi staf menjadi penyebab keluhan berlanjut. Keluhan diselesaikan dengan permintaan maaf, pembebasan biaya, dan homecare. Keluhan tahap II tidak ditangani dengan baik. Sikap direktur yang tidak simpatik dan terlambat mengambil keputusan menjawab somasi menyebabkan keluhan berlanjut. Keluhan diselesaikan dengan jaminan biaya dan merujuk pasien. Keluhan tahap III ditangani dengan melakukan negosiasi dan mediasi. Kasus ditutup dengan terbitnya surat perintah penghentian penyidikan oleh polisi dan pemberian ganti rugi kepada orang tua bayi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF Ummi Kulsum; Suryo Ediyono
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i2.1738

Abstract

ASI Eksklusif memiliki banyak manfaat, terutama untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Banyak faktor menentukan keberhasilan pemberian ASI ekslusif pada bayi. Upaya untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif diantaranya adalah dengan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan cakupan ASI ekslusif melalui pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan narrative review yang terdiri dari 25 sumber baik berasal dari jurnal internasional, nasional dan riset kesehatan dasar. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa upaya untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif diantaranya adalah dengan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif memberikan dampak positif bagi kesehatan Ibu dan Anak seperti menurunnya angka kematian bayi, balita dan kematian ibu. Selain itu perlu terus ditingkatkan untuk memberikan dukungan, dorongan, dan sumber daya yang tepat kepada wanita dan keluarga agar mereka dapat menyusui secara efektif. Adapun saran yang dapat diberikan diantaranya adalah untuk Puskesmas dapat merancang Plan of Action (POA) dari program ASI Eksklusif yang sudah disusun berdasarkan deskripsi pemberdayaan masyarakat hasil penelitian serta melakukan monitoring serta evaluasi pada setiap kegiatannya menggunakan pengukuran yang sudah disepakati sehingga program ASI Eksklusif dapat berjalan baik. Membuat program pelatihan terkait menyusui diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan. Diperlukan kebijakan yang mendukung seperti penyediaan fasilitas menyusui.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KADER DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN POSYANDU Linda Raniwati; Ernawati Ernawati; Nurul Indah Sari; Dewi Erlina Nasrita Sari; Haryati Astuti
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i2.1740

Abstract

Posyandu merupakan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang menjadi milik masyarakat serta menyatu dalam kehidupan dan budaya masyarakat. Pengelola dan pelaksana posyandu adalah kader yaitu seorang yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu secara sukarela. Kader memiliki peran penting dalam kegiatan posyandu, oleh karena itu kader harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik agar dapat melaksanakan kinerjanya dengan baik dilayanan posyandu. Indikator kinerja kader posyandu dilihat dari kehadiran dan tata laksana kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Penelitian ini meggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitan kuantitatif sebanyak 59 responden. Pengumpulan data dilakukan dari Juli tahun 2019 sampai Januari tahun 2020 dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa faktor yang berhubungan dengan kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu antara lain tingkat pengetahuan (p=0,016), sikap (p=0,031), motivasi (p=0,024), sarana prasarana (p=0,001) dan pelatihan kader (p=0,049). Faktor yang paling berhubungan dengan kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu adalah sarana prasarana (p=0,004). Berdasarkan penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kader akan memiliki kinerja yang baik apabila didasari tingkat pengetahuan yang tinggi, sikap yang positif, motivasi yang positif pernah mengikuti pelatihan dan didukung oleh sarana prasarana yang memadai
DETERMINATION AND EFFORT HEALTHY PREGNANCY Noor Hidayah; Sri Rahayu; Nurlaily Prasetyawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i2.1741

Abstract

Angka  kesakitan  dan  kematian  ibu  dan  bayi  dapat  dicegah  dengan  persiapan  kehamilan dari   saat menjadi calon pengantin (masa   sebelum   hamil) .   Tujuan   dari   penelitian   ini   adalah   untuk   mengetahui   preconception  care  sebagai  persiapan  kesehatan  sebelum  hamil untuk mempersiapkan kehamilan sehat dalam  tinjauan  sistematik  review. Penelitian  ini  menggunakan  metode  sistematik  review  pada  5  jurnal  yang  memenuhi  kriteria inklusi  eksklusi.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  preconception  care  merupakan  salah  satu upaya   untuk   menyiapkan   perilaku   kesehatan,   kesiapan   fisik   dan   mental   serta   memberikan intervensi  pada  calon  orang  tua  sebaagai  upaya  persiapan  kehamilan  sehat.  Kehamilan  yang dipersiapkan dengan baik dari masa sebelum hamil akan menurunkan resiko komplikasi pada  ibu dan anak.
FAKTOR RISIKO DAN DAMPAK TERJADINYA DEPRESI ANTENATAL Islami Islami; Suryo Ediyono
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i2.1737

Abstract

Kehamilan membawa perubahan yang signifikan pada tubuh perempuan, perubahan ini terjadi pada fisik dan psikis yang berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Oleh karena itu kehamilan merupakan momen penting bagi perempuan yang menentukan kehidupan berikutnya. Perubahan yang dialami oleh perempuan hamil seringkali menyebabkan  ketidaknyamanan, meskipun pada umumnya mengarah pada hal fisiologis, namun demikian bila tidak teratasi dengan baik dapat menjadi masalah serius yang mengarah pada kondisi patologis. Perubahan fisik dan psikis pada ibu hamil tersebut menimbulkan ketidaknyamanan  ringan, sedang atau berat yang seringkali menyebabkan kecemasan bahkan stress selama hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko dan dampak dari depresi antenatal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi naratif review dari berbagai jurnal tentang depresi antenatal yang dipublikasi dalam 10 tahun terakhir. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa faktor risiko yang dapat menyebabkan depresi antenatal adalah dukungan sosial, perempuan dengan riwayat kekerasan seksual, penyalahgunaan zat / narkoba, gangguan mental sebelumnya, merokok, usia ibu yang terlalu muda, kehamilan yang tidak direncanakan dan status pendapatan. Depresi antenatal dilaporkan mempunyai dampak serius pada janin yaitu persalinan preterm, persalinan yang berlangsung lama serta gangguan perkembangan kognitif , perilaku dan emosional anak.

Page 12 of 13 | Total Record : 124