cover
Contact Name
noor cholifah
Contact Email
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : -
Core Subject : Health,
Iurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2016 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb. versi cetak hanya diberikan kepada kontributor yang artikel itu diterbitkan dalam IJB
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
KEIKUTSERTAAN WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) ana zumrotun nisak; atun wigati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.984

Abstract

Tingginya laju pertumbuhan penduduk yang tidak diiringi dengan peningkatan kualitas penduduk, maka dilakukan upaya penanganan yaitu dengan program Keluarga Berencana (KB). MKJP mempunyai keuntungan karena mempunyai efektifitas atau daya perlindungan terhadap kehamilan yang tinggi. Alat kontrasepsi dengan MKJP adalah AKDR/ Intra Uterine Device (IUD), Alat kontrasepsi bawah kulit (AKBK), MOW dan MOP. Faktor keputusan akseptor KB untuk menggunakan MKJP tidak terlepas dari faktor perilaku yang dimiliki oleh masing-masing individu. Tujuan dilakukannya peneletian ini adalah untuk menganalisis keikutsertaan Wanita Usia Subur (WUS) dalam pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Metode penelitian ini menggunakan observasional analitik (Case control study) dengan desain cross sectional. Populasi kasus dalam penelitian ini yaitu (pengguna metode kontrasepsi jangka Panjang) dan populasi kontrol (pengguna metode kontrasepsi non jangka Panjang) pada Wanita Usia Subur (WUS) yang berada di Kecamatan Kaliwungu Kudus. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan besar sampel 44 responden kasus dan 44 responden kontrol. Teknik analisa statistik menggunakan regresi logistik multivariat. Hasil dari penelitian didapatkan tiga variabel yang signifikan yaitu umur, paritas dan pengetahuan. Variabel umur dengan nilai p= 0,006, Variabel paritas p= 0,004 dan pengetahuan memiliki nilai p= 0,004 < α=0,05. Variabel yang paling dominan dari penelitian ini yaitu  variabel paritas dan pengetahuan, karena variabel ini memiliki nilai p lebih kecil dibandingkan dengan variabel lainnya. Kesimpulannya adalah pengaruh umur didapatkan responden yang lebih muda mempunyai peluang lebih kecil menggunakan MJKP dibandingkan dengan responden yang tua. Kelompok kontrol sebagian besar memiliki anak banyak, sedangkan kelompok kasus sebagian besar memiliki anak sedikit. Pengetahuan kelompok kontrol sebagian besar berpengetahuan kurang dibandingkan tingkat pengetahuan kelompok kasus. Keyword : Wanita usia subur (WUS), Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MJKP)
ANALYSIS EARLY DETECTION OF GROWTH AND DEVELOPMENT CHILDREN BY PRE – SCREENING QUESTIONNAIRE OF DEVELOPMENT (KPSP) AT CENTRAL JAKARTA IN OCTOBER 2017 Nova Yulianti; Putri Argianti; Lily Herlina; Siti Nur Indah Oktaviani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.456

Abstract

ABSTRACTBackground. Indonesia is a developing country which is one of 117 countries that has three nutritional problems in toddlers namely stunting, wasting and overweight. Based on data of Basic Health Research (Riskesdas) on 2013 prevalence malnutrition in Indonesia has increased 1.7%. Approximately 16% of toddler experience motor development disorder and 1: 100 children have less intelligence and speech delay. The process of early detection and stimulation of growth and development into things that should not be underestimated in order to create a generation of quality successors who are able to grow and develop well. Early detection of growth and development is one effort that can be done early childhood teachers, mothers and teachers to detect any behavioral drift of growth.Methodology. This research used cross sectional with observational approach. Determination of location and sample using purposive sampling in BKB PAUD Serdang Urban Village Kemayoran Central Jakarta with sample amount 95 childrenResult. Showing that of 95 children 58 (61%) female and 37 (39%) men. Age of child in early childhood is highest in> 4 - 5 years amounted to 35 (36.8%) and 2 - 3 years amounted to 6 (6.3%). 1 Nutrition status was found less than 34 (37,9%), more nutrition 6 (6,3%) and Obesity 6 (6,3%). The results of early detection of child deviation by using Pre-Screening Development Questionnaire (KPSP) as many as 85 (89.5%) in accordance with the development, but there are 7 (7.4%) doubtful children and 3 (3.2) possibility of deviation.Key words. PAUD, KPSP
HUBUNGAN ANTARA POLA KONSUMSI MAKANAN SEBELUM TIDUR DAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN INSOMNIA DI DESA TEMULUS KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Noor Cholifah; Iswatun Qasanah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1369

Abstract

ABSTRAKEstablished Populations For Epidemiologic Studies of the Elderly (EPESE) mendapatkan dari 9000 responden, sekitar 29% berusia diatas 60 tahun dengan keluhan insomnia. Di Indonesia setiap tahun diperkirakan sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan adanya keluhan susah tidur (Insomnia). Prevalensi gangguan tidur pada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 67%. Sebagian besar lansia mengalami insomnia yang disebabkan oleh karena semakin rentannya kondisi fisik, juga perubahan fungsi sistem tubuh dan psikis (kecemasan) lansia. Mengetahui hubungan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia di Desa Temulus Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi 552 lansia (bulan Februari 2014),metode ramdom sampling, sampel 85 lansia. Uji statistik dengan Kendall-Tau. Pola konsumsi makanan sebelum tidur (p=0,000<0,05), correlation coeffisient 0,592 (kekuatan hubungan sedang pada rentang 0,40-0,599). Tingkat Kecemasan (p=0,000<0,05, correlation coeffisient 0,608 (kekuatan hubungan kuat pada rentang 0,60-0,799). Ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur lansia dengan kejadian insomnia, ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia.   
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KUSTA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECACATAN PADA PENDERITA KUSTA DI KABUPATEN KUDUS Indanah Indanah; Wiyarni Wiyarni; Suwarto Suwarto
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1368

Abstract

Abstrak Pengobatan penderita untuk memutuskan mata rantai penularan, menyembuhkan penyakit penderita dan mencegah terjadinya cacat atau mencegah bertambahnya cacat yang sudah ada sebelum pengobatan. Selain kepatuhan minum obat, faktor yang berpengaruh terhadap kecacatan pada penderita kusta adalah peran keluarga untuk melakukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat kusta dan dukungan keluarga dengan kecacatan pada penderita kusta di Kabupaten Kudus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional  dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita kusta di Kabupaten Kudus sejumlah 77 orang. Tehnik sampling yang digunakan ini adalah tehnik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji chi-square.  Hasil penelitian diperoleh sebagian besar penderita kusta tidak patuh dalam minum obat yaitu sebanyak 48 orang (62,3%), sebagian besar keluarga tidak mendukung penderita kusta yaitu sebanyak 47 orang (61%), sebagian besar penderita kusta mengalami kecacatan tingkat 1 yaitu sebanyak 43 orang (55,8%). Nilai p value adalah 0,003 da 0,004 (< 0,05). Dapat disimpulkan ada hubungan kepatuhan minum obat kusta dengan kecacatan pada penderita kusta di kabupaten Kudus, ada hubungan dukungan keluarga dengan kecacatan pada penderita kusta di kabupaten kudus tahun 2013 (p value 0,004 < 0,05).  Diharapkan tenaga kesehatan memeprtimbangkan dalam pengambilan tindakan terhadap upaya peningkatan kepatuhan minum obat dan keefektifan pelatihan perawatan diri terhadap peningkatan dukungan anggota keluarga penderita kusta. 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BUAH BIT TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS TAYU I Indah Risnawati; Indanah Indanah; Sukesih Sukesih
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.1334

Abstract

Latar Belakang: Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada bulan Februari 2020 di Puskesmas Tayu I, terdapat 30 ibu hamil dengan anemia. 20 diantaranya mengatakan sering pusing, cepat lelah, nafsu makan menurun, dan belum pernah mengkonsumsi buah bit. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pemberian jus buah bit terhadap kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Tayu I. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental with nonequivalent control group design. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan alat pengukur kadar hemoglobin. Jumlah responden sebanyak 30 orang yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Uji statistik yang digunakan yaitu paired t-test. Hasil: Distribusi rata-rata perubahan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia sebelum dan sesudah pemberian tablet Fe sebesar 8,81 gr/dl dan 8,97 gr/dl; Distribusi rata-rata perubahan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia sebelum dan sesudah pemberian tablet Fe dan jus buah bit sebesar 8,81 gr/dl dan 9,69 gr/dl; dan Perbedaan rata-rata perubahan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia pada kelompok yang diberi tablet Fe sebesar 0,16 gr/dl dengan nilai p-value 0,004, sedangkan pada kelompok yang diberi tablet Fe dan jus buah bit sebesar 0,88 gr/dl dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: Pemberian jus buah bit efektif meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Tayu I. 
STUDI FARMAKOEPIDEMIOLOGI VITAMIN PENAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMA BANYUDONO I BOYOLALI Yayuk Mundriyastutik; Zaenal Fanani; Ana Zumrotun Nisak; Muhammad Al Anshori Nasrullah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1363

Abstract

 AbstrakPenularan HIV kepada anak yang secara teori di kontribusikan dari proses penularan dari ibu ke anak. Penggunaan zidovudin dalam terapi HIV/AIDS cukup banyak digunakan. Menurut WHO, lini pertama penatalaksanaan HIV/AIDS adalah kombinasi satu macam Non-nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NNRTI) dan dua macam Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NRTI), satu diantaranya haruslah zidovudin.Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi, menggunakan pendekatan cross sectional, pada penelitian ini populasinya adalah bayi dengan ibu HIV pada tahun 2020 di Rumah Sakit Genteng sebanyak 28 pasien, dengan menggunakan teknik Accidental sampling, untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel dilakukan uji statistik Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian yang diperoleh hasil hubungan antara umur lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 11.667 > 3.841 Chi Square tabel. berat badan lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 2.263 < 3.841 Chi Square tabel. Kepatuhan minum obat Zidovudine mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 18.200 > 5.991 Chi Square tabel dengan keberhasilan terapi Zidovudine pada bayi ibu HIV di RSUD Genteng. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara umur bayi dan kepatuhan minum obat Zidovudine dengan keberhasilan terapi Zidovudine, dan tidak terdapat hubungan berat badan lahir bayi dengan keberhasilan terapi Zidovudine. Sedangkan faktor yang peling berpengaruh adalah faktor kepatuhan dalam minum obat Zidovudine dengan hasil Chi Square hitung paling besar.Pada dasarnya penularan HIV dari ibu dapat dicegah dengan obat Zidovudine. Namun keberhasilan juga dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya umur lahir bayi dengan kepatuhan minum obat Zidovudine.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN ZIDOVUDIN TERHADAP PENCEGAHAN VIRUS HIV PADA BAYI IBU HIV DI RSUD GENTENG Yayuk Mundriyastutik; Sukarmin Sukarmin; Sulikanah Sulikanah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1364

Abstract

ABSTRAKPenularan HIV kepada anak yang secara teori di kontribusikan dari proses penularan dari ibu ke anak. Penggunaan zidovudin dalam terapi HIV/AIDS cukup banyak digunakan. Menurut WHO, lini pertama penatalaksanaan HIV/AIDS adalah kombinasi satu macam Non-nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NNRTI) dan dua macam Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NRTI), satu diantaranya haruslah zidovudin.Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi, menggunakan pendekatan cross sectional, pada penelitian ini populasinya adalah bayi dengan ibu HIV pada tahun 2020 di Rumah Sakit Genteng sebanyak 28 pasien, dengan menggunakan teknik Accidental sampling, untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel dilakukan uji statistik Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian yang diperoleh hasil hubungan antara umur lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 11.667 > 3.841 Chi Square tabel. berat badan lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 2.263 < 3.841 Chi Square tabel. Kepatuhan minum obat Zidovudine mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 18.200 > 5.991 Chi Square tabel dengan keberhasilan terapi Zidovudine pada bayi ibu HIV di RSUD Genteng. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara umur bayi dan kepatuhan minum obat Zidovudine dengan keberhasilan terapi Zidovudine, dan tidak terdapat hubungan berat badan lahir bayi dengan keberhasilan terapi Zidovudine. Sedangkan faktor yang peling berpengaruh adalah faktor kepatuhan dalam minum obat Zidovudine dengan hasil Chi Square hitung paling besar.Pada dasarnya penularan HIV dari ibu dapat dicegah dengan obat Zidovudine. Namun keberhasilan juga dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya umur lahir bayi dengan kepatuhan minum obat Zidovudine.
PENGARUH PANDEMI COVID 19 PADA KEBIASAAN MAKAN REMAJA PUTRI Ika Tristanti; Anis Solikhah; Sri Budiani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1480

Abstract

AbstrakTerjadinya Pandemi COVID 19 telah menyebabkan perubahan pada semua aspek kehidupan termasuk pola perilaku konsumen . Selama masa pandemi COVID 19 , remaja dan anak-anak lebih memilih mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan manis dengan tujuan untuk mengatasi atau mengembalikan kondisi suasana hati yang tidak baik. Mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas. Penelitian ini merupakan metode penelitian korelasional analitik. Metode penelitian ini akan mengevaluasi pengaruh Pandemi Covid 19 pada kebiasaan makan remaja putri. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa di Kabupaten Kudus dan sekitarnya. Pencarian informasi untuk penelitian ini adalah survei pada tanggal 10-24 Januari 2022. Karena sedang berada dalam masa pandemi, kuesioner disampaikan melalui Google form terdiri dari 32 pertanyaan dengan total responden sebanyak 45  mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan secara Accidental Sampling. Uji analisis data :menggunakan uji Wilcoxon signed test karena data tidak normal. Hasil uji didapatkan  nilai Asymp sig 0.025, lebih kecil dari 0.05 sehingga  dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan kebiasaan makan remaja putri sebelum dan selama pandemi COVID 19. Pandemi COVID 19 membuat remaja menjadi lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan . Hal ini disebabkan karena adanya perasaan khawatir jika salah makan atau memiliki kebiasaan yang buruk akan berakibat pada kekebalan tubuhnya sehingga berisiko terkena infeksi COVID 19.
PEMERIKSAAN KESEHATAN MELALUI DETEKSI DINI BERBASIS HOLISTIK UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN REMAJA Renda Natalia Pratama; Enderia Sari; Khoirunnisa Humairoh
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1487

Abstract

AbstrakMenjaga kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi dini kesehatan.  Sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga dan mendeteksi dini kondisi kesehatan sebaiknya dilakukan pemeriksaan rutin dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala. Salah satu metode holistik dalam melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya preventif salah satunya dengan pemeriksaan telapak tangan, iridology dan pemeriksaan lidah. Tujuan kegiatan: melakukan pemeriksaan melalui deteksi dini berbasis holistik untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja prodi DIII Kebidanan di Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang. Metode: kegiatan ini dilakukan pada bulan September 2021 dengan 15 responden remaja yang merupakan mahasiswa DIII Kebidanan di Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang. Pengambilan data identitas diri, anamnesa, keluhan dan riwayat penyakit responden dikumpulkan menggunakan kuisioner google form secara online. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan memeriksa tanda vital, telapak tangan, lidah, iris dan sklera mata. Setelahnya dilakukan pemberian informasi hasil pemeriksaan dan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit. Hasil: didapatkan hasil pemeriksaan paling banyak peserta mengalami gejala anemia, ditandai dengan telapak tangan dan lidah tampak pucat. Pemberian edukasi kesehatan dilakukan pada peserta untuk dapat mencegah dan mengatasi gejala yang ada. Setelah diberikan edukasi, terdapat peningkatan pengetahuan peserta mengenai cara deteksi dini dan menjaga kesehatannya. Kesimpulan: Pemeriksaan melalui deteksi dini berbasis holistik serta edukasi kesehatan, dapat meningkatkan derajat kesehatan remaja.
EFEKTIFITAS DAUN KATUK, PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS DEMPET Indah Risnawati; Indanah Indanah; Fania Nurul Khoirunnisa&#039;; Rizka Himawan; Khoirur Rohmah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1481

Abstract

 Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014 menurut data WHO (2016). Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal termasuk faktor kesiapan ibu dalam menyusui. Penurunan hormon Prolaktin dan Oksitosin sangat berpengaruh terhadap proses menyusui. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses menyusui adalah dengan melakukan pijat oksitosin dan mengkonsumsi daun katuk sebagai sumber makanan tambahan.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Daun Katuk, Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Ibu Menyusui Di Wilayah Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Metode penelitian menggunakan quacy eksperimen dengan jumlah responden 15 dengan melakukan observasi. Analisis menggunakan uji wilcoxon diperoleh untuk pijat oksitosin p value = 0.046, untuk daun katuk p value = 0.038 dan untuk pendidikan kesehatan p value = 0.317. Kesimpulan pada penelitian adalah pijat oksitosin, dan konsumsi daun katuk pada ibu menyusui terbukti efektik dalam meningkatkan produksi ASI. 

Page 11 of 13 | Total Record : 124