cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH ABDIMAS
ISSN : 26545721     EISSN : 26547546     DOI : -
Core Subject : Science,
This IKRA-ITH Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
PENGATURAN DAN PELAKSANAAN FUNGSI DINAS SOSIAL DALAM MENANGANI ANAK JALANAN DI KOTA KUPANG BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 8 TAHUN 2013 TENTANG PENANGGULANGAN DAN PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN Maria agnes; Saryono Yohanes; Cyrilius W. Taran Lamataro
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan anak jalanan merupakan salah satu masalah sosial yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk di Kota Kupang. Keberadaan anak jalanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, masalah keluarga, danlingkungan sosial. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Kupang menetapkan Peraturan Daerah Kota Kupang Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penanggulangan dan Pemberdayaan Anak Jalanan sebagai dasar hukum bagi Dinas Sosial dalam melaksanakantugas dan fungsinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, studi dokumentasi,dan wawancara dengan pihak Dinas Sosial Kota Kupang serta masyarakat yang terkait denganpenanganan anak jalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial Kota Kupang telah melaksanakan fungsi pencegahan, pembinaan, rehabilitasi sosial, perlindungan sosial,dan pemberdayaan terhadap anak jalanan sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah KotaKupang Nomor 8 Tahun 2013. Namun, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan anak jalanan di berbagai lokasi di Kota Kupang. Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan fungsi tersebut antara lain keterbatasan anggaran, kurangnya saranadan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kesadaran orang tua, serta kondisi ekonomi keluarga yang mendorong anak kembali ke jalan. Kata Kunci: Dinas Sosial, Anak Jalanan, Peraturan Daerah, Penanggulangan,Pemberdayaan, Kota Kupang
Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa KKN IAKN Tarutung melalui Pendampingan Calistung Anak Panti Asuhan Yayasan Prayer Sumber Pengharapan di Kelurahan Asuhan Lidiya Margaret Saragih; Dewi Sihombing; Sri Pasaribu; Septi Lina Berutu; Melina Sibarani; Hendry Siahaan; Robinhot Sihombing
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai anak sebagai bekal dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, masih terdapat anak-anak yang memerlukan pendampingan belajar, termasuk anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Prayer Sumber Pengharapan, Kelurahan Asuhan, yang memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang beragam. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program pendampingan calistung sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung dalam mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak panti asuhan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pendampingan partisipatif yang dipadukan dengan pembelajaranlangsung (direct instruction) dan belajar sambil bermain (learning by playing). Anak-anak dibagi ke dalam kelompok berdasarkan usia dan jenjang pendidikan, yaitu kelas I–III sekolah dasar untuk pendampingan membaca dan menulis, kelas IV–VI sekolah dasar untuk pendampingan berhitung dan operasi hitung dasar, serta kelas I–III sekolah menengah pertama untuk kegiatan pendalaman Alkitab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung,meningkatnya motivasi belajar, keberanian anak dalam berpartisipasi, serta berkembangnya sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.Program ini juga memberikan pengalaman bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuankomunikasi, serta memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, pendampingan calistung menjadi salah satu bentuk pengabdian yang efektif dalam mendukung perkembangan akademik dan karakter anak-anak di panti asuhan.Kata Kunci: calistung; panti asuhan; pengabdian kepada masyarakat.
PROSES PENYELESAIAN PERZINAHAN SECARA ADAT TERHADAP PELAKU DI DESA PANTAE KECAMATAN BIBOKI SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Hendra Umbu Namu; Simplexius Asa; A. Resopijani; Reny Rebeka Masu
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian perkara perzinahan dalam masyarakat adat masih menjadi bagian penting dari sistem hukum yang hidup di tengah masyarakat Indonesia, khususnya pada masyarakat adat Dawan di Desa Pantae, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelesaian perkara perzinahan secara adat serta peran tokoh adat dalam penyelesaian perkara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris. Data diperolehmelalui wawancara dengan kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang terkait, kemudian didukung dengan studi kepustakaan terhadap berbagai peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian perkara perzinahan di Desa Pantae dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pelaporan, pemeriksaan keterangan,musyawarah adat, pengambilan keputusan perdamaian, dan penerapan sanksi adat. Seluruh proses tersebut mengedepankan prinsip musyawarah, kekeluargaan, serta pemulihan hubungan sosial (restorative justice). Tokoh adat memiliki peran yang sangat penting sebagai mediator, penengah, pemimpin sidang adat, sekaligus penentu bentuk sanksi adat yang dijatuhkan kepada pelaku. Sanksi adat yang diberikan berupa pembayaran denda dalam bentuk sapi, uang, kain adat, serta permintaan maaf kepada pihak yang dirugikan.Apabila pelaku tidak melaksanakan kewajiban adat sesuai keputusan musyawarah, maka dapat dikenakan sanksi sosial berupa pengasingan atau dikeluarkan dari lingkungan masyarakat adat.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mekanisme penyelesaian perkara perzinahan secara adat di Desa Pantae masih berjalan efektif karena mampu menjaga ketertiban, memulihkan hubungan sosial, serta mempertahankan nilai-nilai adat yang hidup dalam masyarakat. Keberadaan tokoh adat menjadi faktor utama dalam mewujudkan penyelesaian sengketa yang adil, damai, dan dapat diterima oleh seluruh pihak sehingga hukum adat tetap memiliki eksistensi sebagai bentuk penyelesaian konflik yang relevan di tengah perkembangan masyarakat.Kata Kunci: hukum adat, perzinahan, penyelesaian sengketa, tokoh adat, Desa Pantae
DESAIN MODEL DESA ADAT DALAM MENDUKUNG PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN KUPANG Abya Dechorolly Benusu; Kotan Y. Stefanus; Saryono Yohanes
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.7103

Abstract

Penghormatan dan pengakuan negara memformulasikan pemerintahan desa tidak sekedar menempatkan konsep desa sebagai ujung tombak penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam tata hierarki pemerintahan tetapi juga diorientasikan pada efektifitas pelayanan pemerintahan berdasarkan hak asal-usul secara tradisional yang sesuai dengan perkembangan masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia. Urgensitas keragaman budaya dan kelembagaan adat hadir sebagai aset dan potensi yang perlu mendapat perhatian. Kabupaten Kupang sebagai bagian integral dari bangsa indonesia memiliki karakteristik budaya yang terdesain sejak masa pemerintahan tradisional dengan model tata kelola berdasarkan nilai-nilai dan tatanan norma sebagai karakteristik masyarakat adat Timor. Tata kelola pemerintahan berdasarkan nilai-nilai dan tatanan norma adat Timor terakomodir sebagaimana hukum yang hidup dalam masyarakat maupun hukum yang terlembaga dalam masyarakat timor dalam bentuk Desa Adat. Kondisi ini tentunya akan memberikan kontribusi terhadap bentuk kelembagaan pemerintahan tingkat desa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia
PENINGKATAN KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM GOTONG ROYONG DI KECAMATAN SIANTAR SELATAN Nopa Simanungkalit; Angel Purba; Endang Juliati Manullang; Endang Simanjuntak; Rusmaya Sihombing; Romatua Pardede; Bastian Sipangkar
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui Program Gotong Royong SELARAS (Semangat Lingkungan Bersih, Aman, Rapi, dan Sehat) di Kecamatan Siantar Selatan yang meliputi enam kelurahan, yaitu Kelurahan Kristen, Karo, Toba, Simalungun, Martimbang, dan Aek Nauli. Penelitian menggunakan metode partisipasi langsung, observasi partisipatif, dokumentasi, dan fokus pada aksi kebersihan dan edukasi masyarakat selama pelaksanaan program oleh mahasiswa Manajemen Pendidikan Kristen (MPK) semester VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program SELARAS mampu meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah setempat. Program ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Dengan demikian, Program SELARAS dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di Kecamatan Siantar Selatan.
GERAKAN BERSAMA WARGA DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN MELALUI PEMBUATAN APOTIK HIDUP DAN EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN PINTU SONA PANGURURAN SAMOSIR Arta Tiarasi Purba; Rina Setiani Berutu; Febrianti Silalahi; Desta Hulu; Sinar Bancin
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasiTri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalammengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata kepadamasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program KPPM sertamenganalisis peran mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan PintuSona, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Penelitian menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studidokumentasi terhadap pelaksanaan program KPPM. Analisis data dilakukan menggunakanmodel Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, sertapenarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berperan sebagaifasilitator, motivator, dan mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan, seperti gotong royongmembersihkan lingkungan, pembuatan Apotek Hidup (TOGA), pembuatan media edukasimengenai waktu penguraian sampah, partisipasi dalam kegiatan Tim Penggerak PKK,pelayanan keagamaan, serta sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Pelaksanaanprogram tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat,kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pemanfaatan lahan untuk tanaman obat keluarga,serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, gereja, danmasyarakat. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan KPPM juga meningkatkankemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, danmengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian,pelaksanaan KPPM di Kelurahan Pintu Sona menjadi salah satu bentuk pengabdian yangmampu mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Pengembangan Keterampilan Career Preparation Mahasiswa melalui Optimalisasi CV dan Portofolio Digital LinkedIn Eka Desy Asgawanti; Mohammad Rizki; Firdaus Habibi; Ardian Setio Utomo
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.7106

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu siswamempersiapkan karir mereka melalui pelatihan dalam membuat CV profesional, portofoliodigital, dan optimalisasi LinkedIn. Dengan model hybrid, kegiatan dilaksanakan di KampusUniversitas Handayani pada 5 Januari 2026. Sebanyak 150 orang berpartisipasi, termasuk75 mahasiswa Universitas Handayani yang berpartisipasi secara luring dan 75 mahasiswaISB Atma Luhur Pangkalpinang yang berpartisipasi secara online. Koordinasi mitra,pemaparan materi, workshop, praktik terpandu, diskusi, observasi partisipatif, danpenilaian luar peserta adalah metode kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pesertamampu membedakan elemen utama CV profesional, memahami fungsi portofolio digital,dan mempelajari teknik untuk mengoptimalkan LinkedIn sebagai media personal brandingdan persiapan karier. Output luaran yang dihasilkan oleh kegiatan ini meliputi revisi CV,pembuatan portofolio digital, dan perbaikan elemen profil LinkedIn peserta
IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI NUMERASI DAN AKSI BERSIH LINGKUNGAN DI DESA PURBA DOLOK TAHUN 2026 Romi Hutagalung; Marina Nababan; Renopa Panjaitan; Rovita Hutabarat; Nela Sitinjak; Hari Pandiangan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Literasi Numerasi dan Aksi Bersih Lingkungan di Desa Purba Dolok Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan pemerintah desa, sekolah, serta masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa Program Literasi Numerasi mampu meningkatkan kemampuan membaca, berhitung, penalaran, serta kepercayaan diri anak-anak dalam proses pembelajaran. Sementara itu, Program Aksi Bersih Lingkungan berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong, memperbaiki kondisi kebersihan lingkungan, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Kedua program menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat dapat memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas pendidikan serta kepedulian terhadap lingkungan di Desa Purba Dolok.
PERAN MAHASISWA KKN MANAJEMEN PENDIDIKAN KRISTEN DALAM BIDANG PENDIDIKAN, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN DI DESA NARUMONDA.1 KECAMATAN SIANTAR NARUMONDA, KAB. TOBA. Pedinal Simatupang; Herowati Sitorus; Ezra Yahya Sani; Yenidar Gulo; Winda Sihaloho; Anastasya Simarmata Simarmata
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Narumonda I, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba dengan tujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kehidupan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi observasi, koordinasi, pendampingan, dan partisipasi aktif bersama pemerintah desa dan masyarakat. Program yang dilaksanakan mencakup pendampingan pembelajaran calistung, penataan administrasi dan pengarsipan desa, serta kegiatan gotong royong di lingkungan desa dan gereja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar anak, tertatanya administrasi desa secara lebih sistematis, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi akademik dan nilai-nilai pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.
EKSISTENSI DAN BATASAN KEWENANGAN JAKSA SEBAGAI PENGACARA NEGARA DALAM MEMBELA BUMN MENURUT HUKUM ACARA PERDATA Sartika Talo; Simplexius Asa; Rizal Thene
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara hukum (rechtsstaat) sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konsekuensi dari prinsip ini adalah bahwa setiap tindakan negara, termasuk dalam hubungan keperdataan, harus senantiasa berlandaskan hukum. Berdasarkan seluruh uraian di atas, penelitian ini memiliki urgensi yang kuat dari tiga perspektif sekaligus. Dari perspektif teoritis, terdapat celah akademis yang signifikan mengenai bagaimana teori kedudukan hukum (legal standing) dalam hukum acara perdata berinteraksi dengan konsep perwakilan negara oleh organ publik seperti Kejaksaan, terutama ketika pihak yang diwakili adalah badan hukum privat (BUMN Persero).Rumusan masalah dalam penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis dan menjelaskan eksistensi Jaksa sebagai Pengacara Negara dalam membela BUMN menurut hukum acara perdata di Indonesia serta mengidentifikasi dan menganalisis batasan kewenangan Jaksa sebagai Pengacara Negara dalam membela BUMN menurut hukum acara perdata.Penelitian ini menggunakan tipe hukum normatif empiris, penelitian metode penelitian yang menggabungkan penelitian hukum normatif dengan penelitian hukum empiris dan mengkaji hukum sebagai suatu norma yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan, asas hukum, teori hukum, dan doktrin hukum, serta mengkaji penerapannya dalam praktik melalui penelitian lapangan. Dalam penelitian hukum normatif empiris ini digunakan tiga jenis bahan hukum, yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Eksistensi kewenangan Jaksa sebagai Pengacara Negara (selanjutnya disebut JPN) memiliki dasar hukum yang kuat dan telah mengalami perkembangan historis yang panjang, bermula dari Pasal 2 Staatsblad 1922 Nomor 522 tentang Vertegenwoordiging van den Lande in Rechten yang mengatur peran opsir justisi atau jaksa mewakili pemerintah dalam perkara perdata pada masa kolonial. Ketentuan tersebut kemudian diadopsi dan dilembagakan secara nasional melalui Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, dan selanjutnya diperbarui melalui Pasal 30 ayat (2) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026 Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023 Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023 Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022 Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022 Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022 Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021 Vol 3 No 2 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 2 BULAN JULI 2020 Vol 3 No 1 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 1 BULAN MARET 2020 Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019 Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 More Issue