cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH ABDIMAS
ISSN : 26545721     EISSN : 26547546     DOI : -
Core Subject : Science,
This IKRA-ITH Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Business Intelligence Untuk Visualisasi Data Menggunakan Tableau Pada Ekstrakurikuler Kewirausahan Di SMA Pahoa Afifah Trista Ayunda; Wahyu Tisno Atmojo; Master Edison Siregar; Hendra Mayatopani; Rido Dwi Kurniawan; Januponsa Dio Firizqi; Masriah Masriah; Qonita Azizah; Shabila Octavia
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.7194

Abstract

Teknologi visualisasi data telah menjadi bagian integral dari perkembangan bisnis modern, memungkinkan pemahaman yang lebih baik terhadap informasi yang kompleks dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif. Di era digital ini, pemanfaatan teknologi ini semakin penting, khususnya dalam konteks kewirausahaan, di mana pengelolaan dan analisis data menjadi keterampilan yang esensial. Namun, tingkat pemahaman siswa SMA terhadap konsep dan aplikasi teknologi visualisasi data dalam konteks kewirausahaan masih menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi Business Intelligence, khususnya Tableau, dalam memvisualisasikan data untuk mendukung pendidikan kewirausahaan di SMA Pahoa Tangerang. Melalui pendekatan observasi, pelatihan, dan metode kuantitatif menggunakan kuesioner untuk evaluasi, penelitian ini berupaya mengukur sejauh mana pemahaman siswa meningkat setelah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi visualisasi data memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman siswa, terutama dalam memanfaatkan data untuk menggambarkan informasi dalam bentuk gambar yang mudah dipahami. Hasil evaluasi menggunakan kuesioner menunjukkan skor 77,31%. Dengan demikian, penerapan teknologi visualisasi data, seperti Tableau, efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang kewirausahaan dan pengelolaan data.
ANALISIS TNGKAT KENYAMANAN TERMAL RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus: Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota Kupang) Valentino R. J. Wetede; Maria M. E. Purnama; Yusratul Aini; Frank Samelino Tita
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan elemen yang sangat penting dalam menunjang kehidupan dan aktivitas penduduk dan berperan penting dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang berwawasan dan mendukung estetikaperkotaan serta sebagai sarana rekreasi yang nyaman dan sehat. Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas RTH di perkotaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kenyamanan termal di RTHKota Kupang yaitu pada Taman Nostalga dan Alun-Alun Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakn pada bulan Februari sampai April 2026 di Taman Nostalgia danAlun-Alun Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam pengambilan titik yaitumetode sistematik sampling (systematic sampling) dengan desain petak jalur dan teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran langsung pada suhu dan kelembapan dengan termometer dry and wet. Selain itu penelitian ini jugamenghitung nilai persentase tajuk dengan metode Hemispherical Photography dengan software Image-J.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbandingan antara nilai THI di Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota kupang. Niai rata-rata THI di Taman Nostalgia sebesar 26,87℃ yang masuk dalam kalasifikasi sebagian nyaman, dengan nilai rata-rata persentase tajuk sebesar 63% yang masuk dalam kriteria tajuk sedang.Sementara itu, di Alun-Alun Kota Kupang memiliki nilai rata-rata THI mencapai 28,96℃ yang masuk dalam klasifikasi tidak nyaman dan memiliki nila rata-rata persentase tajuk sebesar 44% dengan kriteria tajuk sedang. Adanya perbandingan THI pada kedua lokasi tersebut dikarenakan kondisi fisik taman yang berbedan serta jumlah vegetasi dan material permukaan yang ada pada kedua tempat. Kata Kunci: Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kenyamanan Termal, Temperature Humidity Index (THI), Persentase Tutupan Tajuk, Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota Kupang.Keterangan: *) Pembimbing I, **) Pembimbing II, ***) Penguji
Integrasi Edukasi Limbah Makanan dan Berbagi Takjil dalam Mewujudkan Kampus Berkelanjutan Dian Neli Pratiwi; Nurul Mawaddah; Novi Kartika Sari; Alfian Zurfi; Raden Putra; Nabila Putriyandri Alifa; Bambang Prasetio; Moehammad Budhicahyanto; Indah Yusliga Sari Purba; Wanda Gustina Utami; Desi Puspita Sari; Andika Munandar; Ahmad Daudsyah Imami; Tastaptyani Kurnia Nufutomo
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.7204

Abstract

Limbah makanan merupakan salah satu permasalahan lingkungan global yang berkontribusi terhadap peningkatan timbulan sampah organik dan emisi gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. Upaya pengurangan limbah makananmemerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga pada peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku melalui kegiatan edukasi. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku konsumsi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan edukatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak limbah makanan serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi takjil di lingkungan kampus. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan dan edukasi terhadap konsep, dampak lingkungan, serta strategi pengurangan limbah makanan. Edukasi disampaikan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, evaluasi (pre-test dan post-test) dan praktik penerapan perilaku konsumsi pangan yang bijaksana dan berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi berbagi takjil kepada mahasiswa sebagai implementasi dalam minimalisasi limbah makanan serta penerapan nilai kepedulian. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan sebagai bentuk kolaborasi dalam penguatan literasi lingkungan dan nilai-nilai sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya pengurangan limbah makanan, pemahaman terhadap dampak lingkungan akibat pemborosan makananserta penerapan prinsip konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan berbagi takjil dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam aktivitas sosial dan memperkuat interaksi antara dosen dan mahasiswa dalam suasana yang edukatif, kolaboratif, dan inklusif. Integrasi edukasi lingkungan dan kegiatan sosial keagamaan dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam menanamkan nilai keberlanjutan serta mendorong terbentuknya budaya kampus yang peduli terhadap pengurangan limbah makanan dan pembangunan berkelanjutan.
KEANEKARAGAMAN JENIS KELELAWAR (Chiroptera) DI TAMAN NASIONAL MATALAWA Asyir Windi; Fadlan Pramatana; Muhajir Hasibuan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelawar (chiroptera) merupakana satu satunya jenis mamalia yang bisa terbabang.Kelelawar memiliki mobilitas tinggi di dalam aktivitas mencari makanan seperti bunga, buah,nektar, dan serangga pada malam hari. Indonesia memiliki beberapa jenis kelelawar yangtersebar luas dibeberapa pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.Dalam hal ini Taman Nasional Matalawa memeliki berbagai habitat potensi bagi flora danfauna yang dapat mendukung kehidupan kelelawa. Informasi mengenai kelelawar yang terdaptdi Tamana Nasional Matalawa masih terbatas, oleh karena itu informasi keterbaruan jeniskelelawar di Taman Nasional Matalawa yang merupakan bagian dari Kepulauan Sunda Kecilmenjadi penting sebagai dasar pengambilan keputusan dan kebijakan tindakan konservasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jenis kelelawar (chiroptera)di Taman Nasional Matalwa. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung denganmenggunakan alat seperti Harpa dan Misnet dan analisis data. Hasil penelitian menunjukanbahwa jenis terbanyak yaitu nyap biasa (rousettus amplexicaudatus) sebanyak 61 individudengan lokasi temuan tertinggi yaitu resort wanggameti sebanyak 12 individu. Sementarauntuk jenis temuan yang paling sedikit ditemukan yaitu prok bruk (Rhinolopus keyensis) dengantotal keseluruhan penemuan pada ke delapan lokasi sebanyak 2 individu hal ini menunjukanmasing – masing lokasi sangat bervariasi keanekaragamannya. Kelelawar yang didapat ini 6jenis memilki kategori status Least Concern (LC), sdangkan 1 jenis yaitu Rhinolopus keyensiskekurangan data (DD), meskipun saat ini ketujuh jenis kelelawar ini tidak menghadapi ancamankepunahan yang serius di alam liar, namun tetap penting untuk menjaga habitatnya agar tetap stabil.
VALUASI EKONOMI KARBON PADA NEKROMASSA DAN SERASAH DI HUTAN LINDUNG BANSAN DESA OENENU SELATAN KECAMATAN BIKOMI TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Gudelia Greisti Jehadu; Lusia S. Marimpan; Roni H. Sipayung; Fadlan Pramatana
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

sasaran utama karena digunakan sebagai sarana pendaur ulang karbon di atmosfer.Selain vegetasi hidup, komponen hutan berupa biomassa mati (nekromassa danserasah) memiliki potensi yang signifikan dalam menyimpan karbon namun seringkali kurang diperhatikan dalam kajian karbon hutan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis potensi biomassa, simpanan karbon, serapan CO2 serta valuasiekonomi karbon pada nekromassa dan serasah di Hutan Lindung Bansan, DesaOenenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara.Penelitian ini dilakukan pada tutupan lahan seluas 51,07 ha dengan jumlah plotsebanyak 64 plot ukur serta ukuran plot untuk nekromassa 20 m x 20 m sedangkanserasah 2 m x 2 m.Pendugaan biomassa pohon mati menggunakan 2 persamaan allometrik untukjenis yang memiliki persamaan serta 1 persamaan allometrik untuk jenis yang tidakmemiliki persamaan. Pendugaan biomassa kayu mati menggunakan rumus yangditetapkan dalam (SNI 7724, 2011), sedangkan pendugaan biomassa serasahmenggunakan rumus yang dikembangkan oleh Elvina et al., (2018). Kadar karbondalam biomassa menggunakan nilai 47% dan nilai serapan CO2 dihitungmenggunakan faktor konversi 3,67 serta valuasi ekonomi karbon dihitungberdasarkan harga karbon domestik pada Bursa Efek Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan Lindung Bansan menghasilkanpotensi biomassa 24,48 ton/ha dan karbon sebesar 11,49 ton/ha. Nilai serapan yangdihasilkan sebesar 42,17 ton/ha. Dengan nilai serapan CO2 tersebut dapatmenghasilkan keuntungan ekonomi sebesar $8.204,97 USD atau setara dengan Rp126.627.863.
VALUASI EKONOMI KARBON PADA TEGAKAN DAN TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN LINDUNG BANSAN KECAMATAN BIKOMI TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Prisilla Afeanpah; Lusia S. Marimpan; Roni H. Sipayung; Fadlan Pramatana
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan lindung memiliki peran yang besar dalam mitigasi perubahan iklim, yakni sebagai sumber penyerap gas rumah kaca seperti CO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi biomassa, simpanan karbon, dan serapan CO2 serta valuasi ekonomi karbon tegakan dan tumbuhan bawah di Hutan Lindung Bansan. Penelitian ini dilakukan pada lahan seluas 51,07 Ha dengan metode non destructive untuk tegakan dan destructive untuk tumbuhan bawah. Penentuan titik plot secara purposive sampling berdasarkan kelas kerapatan vegetasi, pada 64 plot. Potensi biomassa tegakan menggunakan 5 persamaan allometrik yang spesifik pada jenisnya serta 1 persamaan allometrik untuk jenis yang belum memiliki persamaan allometrik. Potensi biomassa tumbuhan bawah menggunakan rumus yang dikembangkan oleh Iskandar et al., (2020). Nilai karbon diperoleh dengan mengalikan biomassa dengan faktor 0,47 sedangkanserapan CO2 dihitung dengan mengalikan nilai karbon dengan angka 3,67 yang merupakan konversi untuk C ke CO2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi biomassa, simpanan karbon, serta serapan CO2 di Hutan Lindung Bansan secara berturut-turut adalah 348,33 ton/ha, 161,18 ton/ha, 591,52 ton/ha, sedangkan valuasi ekonomi karbon pada tegakan dan tumbuhan bawah di Hutan Lindung Bansan senilai Rp397.047.588 atau setara dengan $25.727,06 US Dollar.Kata kunci: Biomassa, Karbon, CO2, Valuasi ekonomi, Hutan Lindung
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI BIOMORDAN ALAMI DARI LOBA (Symplocos sp) DAN TARUM (Indigofera tinctoria L) SERTA APLIKASINYA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEWARNAAN KAIN TENUN Cindy seran; Astin Elise Mau; Bertila Avila Delvion; Nixon Rammang
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan mengkarakterisasi biomordan alami daridaun Loba (Symplocos sp.) dan Tarum (Indigofera tinctoria L.), serta mengevaluasi efektivitasnyadalam meningkatkan kualitas pewarnaan kain tenun. Dua metode ekstraksi diterapkan, yaitumaserasi dan sokletasi, menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwametode maserasi menghasilkan rendemen ekstrak lebih tinggi dibandingkan sokletasi, yaitu12,99% untuk Loba dan 10,13% untuk Tarum. Uji fitokimia menunjukkan bahwa kedua ekstrakmengandung tanin, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vismenunjukkan kadar tanin lebih tinggi pada Tarum, yaitu 16,39% (maserasi) dan 22,49%(sokletasi), dibandingkan Loba yang memiliki kadar 7,50% (maserasi) dan 6,35% (sokletasi).Aplikasi biomordan dilakukan menggunakan teknik pasca-mordanting pada tiga warnabenang (merah, biru, oranye). Hasil menunjukkan bahwa ekstrak Loba menghasilkan intensitaswarna lebih cerah dan stabil dibandingkan Tarum. Pengukuran warna menggunakan colorimeterWR-10 memperlihatkan nilai lightness, redness, dan yellowness yang cenderung lebih tinggi padabenang yang dimordanting dengan Loba. Uji ketahanan luntur berdasarkan standar SNI ISO 105-C06:2010 menunjukkan bahwa Loba memiliki ketahanan luntur lebih baik (nilai grey scale 4 untukmerah dan biru, 3 untuk oranye) dibandingkan Tarum (nilai 3 untuk merah dan biru, 2 untukoranye). Meskipun Tarum mengandung tanin lebih tinggi, keberadaan Al₂O₃ pada Loba berperanpenting dalam membentuk ikatan kuat antara serat dan pewarna, sehingga meningkatkan intensitaswarna dan ketahanan luntur. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa Loba berpotensi sebagaibiomordan alami yang lebih efektif dibandingkan Tarum dalam aplikasi pewarnaan tenun, sertamemberikan dasar ilmiah untuk pengembangan teknik pewarnaan ramah lingkungan yangmendukung pelestarian budaya tenun Nusa Tenggara Timur.Kata kunci: Symplocos, Indigofera tinctoria, biomordan, tanin, pewarna alami, tenun ikat,ketahanan warna, spektroskopi UV–Vis
ANALISIS HAMBATAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI DALAM PEMECAHAN MASALAH KONTEKSTUAL BERBASIS KERANGKA KERJA OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) Dayana Rebecca Tampubolon
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menuntut mahasiswa untuk menguasai kompetensi tingkat tinggi, khususnya kemampuan memecahkan masalah kontekstual di lapangan secara empiris. Penelitian kualitatif studi kasus deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam hambatan-hambatan yang dihadapi mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam melakukan pemecahan masalah kontekstual melalui tugas berbasis proyek kelompok. Informan penelitian terdiri dari 6 mahasiswa aktif yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan variasi nilai laporan hasil proyeknya. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam semi-terstruktur, analisis dokumen laporan mahasiswa, dan observasi partisipatif dalam asistensi kelas. Teknik analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkap tiga klaster hambatan utama: (1) Hambatan Konseptual, yakni kelemahan mahasiswa dalam mengaitkan realitas empiris lapangan dengan struktur teori ekonomi makro abstrak; (2) Hambatan Metodologis, yang meliputi keterbatasan literasi data lapangan, disorientasi validasi instrumen, dan kesulitan merumuskan solusi alternatif yang aplikatif-non-normatif; serta (3) Hambatan Teknis-Kolaboratif berupa ketidakseimbangan kontribusi kelompok dan keterbatasan akademis dalam penulisan rujukan jurnal ilmiah. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya mengubah modul ajar dan pendampingan bertahap oleh dosen pengampu demi mengoptimalkan pencapaian capaian pembelajaran lulusan berbasis OBE.
PENILAIAN KESEHATAN HUTAN DI TAMAN WISATA ALAM BIPOLO, DESA BIPOLO, KECAMATAN SULAMU, KABUPATEN KUPANG Kristina Funan; Astin Elise Mau; Roni Haposan Sipayung; Frank Samelino Tita
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Bipolo merupakan kawasan konservasi yangmenghadapi tekanan berupa alih fungsi lahan, kebakaran hutan, pembalakan liar,serta kerusakan vegetasi yang berpotensi menurunkan kualitas ekosistem.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan hutan di TWABipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Metode yangdigunakan adalah Forest Health Monitoring (FHM) dengan teknik purposivesampling pada 31 klaster plot dengan intensitas sampling 10%. Penilaiankesehatan hutan dilakukan berdasarkan empat indikator, yaitu vitalitas,produktivitas, biodiversitas, dan kualitas tapak. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kondisi kesehatan hutan TWA Bipolo berada pada kategori sedangdengan nilai akhir 2,719. Indikator vitalitas menunjukkan kondisi kerusakanpohon tergolong sehat dengan nilai rata-rata 4,04 dan kondisi tajuk 3,17.Produktivitas memiliki nilai rata-rata luas bidang dasar 0,134 dan volume pohon1,449. Biodiversitas tergolong sedang dengan nilai 2,082, sedangkan kualitastapak menunjukkan pH tanah 6,13 (agak masam) dan kelembapan tanah 3,18(lembap).Kata Kunci : TWA Bipolo, Forest Health Monitorirng, Indikator
Edukasi Perancangan Lingkungan Sehat Sejak Dini: Workshop Interaktif Arsitekktur bagi Siswa SD Cihuni 2, Pagedangan Anisza Ratnasari; Hanugrah Adhi Buwono; Nadia Diandra; Kassandra Humaira; Felice Cynthia Rosli
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6348

Abstract

Kegiatan ‘Summarecon Goes to School’ merupakan bentuk pengabdian masyarakat danimplementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang diselenggarakan oleh PDV 2Summarecon Serpong bersama dengan Universitas Pradita dan unit bisnis lainnya.Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Oktober 2025 di SD Cihuni II, Pagedangan inimerupakan respons terhadap kebutuhan mitra untuk memberikan pemahaman tentangkesehatan lingkungan sekolah. Mengacu pada pedoman penyelenggaraan kesehatansekolah, siswa perlu diedukasi tentang lingkungan sekolah sehat yang harus memenuhistandar dan kriteria lokasi, konstruksi bangunan, ruang, kualitas udara ruang, pencahayaan,ventilasi, kebisingan, sanitasi, fasilitas olah raga dan ibadah serta halaman. Kegiataninteraktif yang dikemas dalam bentuk workshop ini bertujuan meningkatkan pemahamandan partisipasi siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah sehat dengan mengacu padaprinsip pengelenggaraan lingkungan sekolah yang sehat. Metode pelaksanaan mencakupempat tahap, yaitu; pemaparan materi singkat dengan alat peraga visual, sesi workshopberupa merancang lingkungan sekolah dalam bentuk pop up model tiga dimensi dengandidampingi fasilitator, presentasi karya oleh siswa, serta refleksi dan evaluasi bersama.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang tersaji dari kemampuanmereka menuangkan konsep lingkungan sehat ke dalam maket model, sepertimenambahkan area hijau, vegetasi dan elemen air, menata ruang jendela agar ruang danmassa bangunan agar mendapatkan pencahayaan dan pengudaraan alami, sertamerencanakan letak sanitasi dan drainase. Melalui pendekatan interaktif ini, kegiatan tidakmemberikan edukasi bagi siswa tetapi juga memberikan model pembelajaran kreatif untukinternalisasi pedoman kesehatan lingkungan sekolah sejak dini

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026 Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023 Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023 Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022 Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022 Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022 Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021 Vol 3 No 2 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 2 BULAN JULI 2020 Vol 3 No 1 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 1 BULAN MARET 2020 Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019 Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 More Issue