Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10 No 3 (2023): September"
:
12 Documents
clear
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAH SAMPAH (MINI INCENERATOR) UNTUK MENGATASI LIMBAH DIAPERS DI KELURAHAN KEDUNGPANE KOTA SEMARANG
Fajrul Falakh;
Eko Purnomo;
Amri Zarois Ismail;
Elina Lestariyanti;
M Rikza Chamami;
Teguh Wibowo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4466
Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang terdapat banyak keluarga yang memiliki anak bayi dan balita yang tentunya banyak menggunakan popok sekali pakai. Belum tersedianya mekasnime pengelolaan popok sekali pakai membuat kondisi sampah tidak tertangani dengan baik. solusi yang efektif dalam menangani permasalahan sampah popok sekali pakai yaitu dengan pemanfaatan teknologi tepat guna berupa mini incinerator skala rumah tangga. Pembuatan mini-incinerator ini dimaksudkan untuk menekan sumber daya yang diperlukan dalam membuat dan mengoperasikan insinerator komunal yang umumnya berukuran besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan menyediakan serta memberikan pemhaman kepada masyarakat untuk dapat mengelola sampah sekali pakai dengan pendekatan teknologi tepat guna yang murah, aman dan tepat guna.
Pelatihan Pemesinan Bubut (Lathe) Bagi Pemuda di Kelurahan Simpang Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir
Harlin Harlin;
Rudi Hermawan;
Elfahmi Dwi Kurniawan;
Nopriyanti Nopriyanti;
Anugrah Agung Ramadhan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4495
Seorang pemuda sangat diharapkan memiliki sebuah keahlian, keterampilan yang harus dipelajari secara terus-menerus, diperlukan banyak waktu latihan, keseriusan, komitmen serta kerja keras. Dalam hal ini adalah pengoperasian mesin bubut (Lathe). Namun lingkungan sekitar yang belum memadai karena masih minimnya penggunaan mesin tersebut. Selain itu, pemuda kesulitan mencari informasi dari berbagai sumber, terutama pada langkah-langkah dan prosedur mengoperasikan mesin bubut (Lathe). Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini dan strategi pelatihan akan diuraikan sebagai berikut: 1. Persiapan 2. Pelaksanaan pelatihan a. Presentasi dan Diskusi b. Pelatihan dan Pendampingan 3. EvaluasiEfektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP adalah 40 % dengan kriteria sangat baik, 20 % dengan kriteria baik, 10 % kriteria kurang baik, dan 30 % termasuk kriteria sangat tidak baik. Berdasarkan hasil analisa bisa disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.Pelatihan dan pendampingan tersebut menambah pengetahuan, keterampilan dan bermanfaat. Proses pelatihan disambut antusias dengan respon yang baik dari para peserta kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman dan interaksi diskusi tanya jawab. Respon diskusi tanya jawab yang erat terkait materi yang dipaparkan merupakan umpan balik yang menunjukkan bahwa kegiatan telah berjalan sesuai harapan. Pemuda dapat membuat benda kerja sederhana. Efektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.
PEMBUATAN ALAT DESTILASI AIR BERTENAGA PANEL SURYA BAGI WARGA PENGHUNI DAERAH BERSUMBER AIR ASIN
Mochamad Nizar Palefi Ma'ady;
Tabina Shafa Nabila Syahda;
Cornelia Angela Caezaria;
Rizqy Athiyya Nafi’atus Sa’idah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4522
Air dianggap menjadi kebutuhan dasar bagi manusia, namun saat ini krisis air bersih masih menjadi permasalahan di Pedesaan salah satunya desa Kedanyang, kabupaten Gresik. Adanya air sumur asin dapat menyebabkan dampak negatif bagi warga. Maka dari itu, dirancang suatu alat prototype dari implementasi teknologi Internet of Things (IoT) dengan protokol MQTT untuk proses distilasi. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan kadar garam berlebih pada air dengan mengambil uap-uap air dari proses destilasi. Adanya protokol MQTT mendukung system hybrid untuk memaksimalkan sistem agar dapat bekerja pada siang dan malam hari menggunakan energi baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat prototype ini dapat membantu proses distilasi secara maksimal baik siang maupun malam hari.
APLIKASI DESAIN GRAFIS UNTUK PENGEMBANGAN KONTEN PROMOSI PRODUKSI PENGRAJIN ANYAMAN PURUN DESA BURAI
Anita Desiani;
Erwin Erwin;
Yuli Andriani;
Sri Indra Maiyanti;
Adi Muzakir;
Ananda Pratiwi;
Andika Cristian Lubis;
Puspa Sari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4553
Burai Village is located in Tanjung Batu District, Ogan Ilir Regency, South Sumatra has woven purun crafts as its characteristic. Burai Village women make handicrafts made from purun in a manual way to fill their free time. The results of woven purun in Burai Village are usually sold directly or by receiving requests from people who visit Burai Village so that the woven purun made from Burai Village is only known by those who are and visit in the area. This marketing limitation is caused by the lack of public knowledge related to marketing strategies and technological knowledge in marketing the products sold. It is necessary to empower purun woven craftsmen through the use of graphic design applications to increase marketing and buying and selling of purun chicken in Burai Village. The stages in this activity are surveys, preparation of activities, delivery of materials and evaluation of activities. After the implementation of this activity, the participants have sufficiently understood how to use the application which can be seen from the increase in the results of the pre-test and post-test knowledge scores that the participants have done. And it is also expected to be implemented on a sustainable scale.
PENDAMPINGAN PENYULUH LAPANGAN KELUARGA BERENCANA (PLKB) DALAM VERIFIKASI DAN PELACAKAN FAKTOR DETERMINAN STUNTING-WASTING DI DESA BENGLE
Abdul Malik Simatupang;
Lusiana Pradana Hariyanti;
Wandecha Rahma Yanti;
Budiyanti Wiboworini
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5179
Desa Bengle terletak di Kecamatan Wonosamodro merupakan salah satu desa lokus stunting dengan prevalensi stunting berdasarkan E-PPGBM Maret 2023 sebesar 9,23% dan data pendataan keluarga (PK-21) dengan presentasi keluarga berisiko stunting sebesar 6,7%. Adanya selisih antara data balita stunted dan keluarga berisiko stunting memerlukan solusi yang dapat dilakukan melalui pendampingan PLKB. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu mendampingi PLKB dalam verifikasi dan pelacakan faktor determinan stunting-wasting. Metode yang digunakan yaitu wawancara langsung kepada ibu balita stunting-wasting dengan tahapan prosedur yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Dalam tahap persiapan dilakukan proses pengumpulan data, memastikan data serta melakukan verifikasi data dari sumber data yang digunakan, selanjutnya pada tahap pelaksanaan balita yang terdeteksi stunting-wasting kemudian dilakukan audit dan pelacakan terhadap faktor determinan stunting-wasting agar dapat dilakukan tindak lanjut yang lebih tepat sesuai akar masalah. Dari kegiatan pendampingan ini didapatkan hasil 2 balita terdiagnosis stunting-wasting dengan faktor determinan dominan yaitu panjang badan lahir, MP-ASI, tinggi badan ibu, pendapatan orang tua dan asupan makan. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah balita yang teridentifikasi stunted berdasarkan indikator TB/U <-2 SD belum dapat dikatakan stunting. Kegiatan ini telah berhasil menetapkan diagnosis stunting-wasting pada 2 balita dan didapatkan hasil faktor determinan yang dominan antara lain panjang badan saat lahir, MP-ASI, tinggi badan ibu, pendapatan orang tua dan asupan makan balita. Saran yang dapat dilakukan setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu kepada pihak PLKB melalui BKKBN dan Dinas Kesehatan secara bersama melakukan verifikasi dan sinkronisasi data balita stunted agar mendapatkan data balita stunting yang valid.
PEMANFAATAN SABUT KELAPA MELALUI METODE SLOW SAND FILTRATION UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI DESA TALANG TINGGI SELUMA
Abdul Rahman Singkam;
Fadjri Fil Ahli Hady;
Ananda Putri Gita Natasya;
Nyimas Ajeng Ayu Meilani;
Septia Noparis Fadhila;
Anjaly Dewi Puspitasari;
Mustika Elmi Dayana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5258
The sources of clean water is very important for everyone to support their life needs. However, Talang Tinggi Village, Seluma Regency has poor water supply conditions, indicated by the physical condition of the water which smells, the color is brown, and has sediment. This condition is getting worse because the source of water will be mixed with soil and mud. Talang Tinggi village does not have PDAM access yet, so the need for clean water only relies on natural water sources, swamp water and well water. This community service aims to overcome the problem of water resources in Talang Tinggi Village, Seluma Regency, Bengkulu Province by utilizing coconut fiber waste, as a filter media in the Slow Sand Filtration method. The results of the activity showed that there was a very significant improvement in water quality. The water that was cloudy and smelled becomes clearer and odorless. The value of acidity (pH) of the water sample also increased from 6.05-7.38 to 6.5-9.0. These results indicate that coconut fiber, which has been considered as waste, can be used to an effective filter for cleaning water.
HUBUNGAN KADAR ASAM URAT DAN GLUKOSA DARAH PADA WANITA USIA DEWASA-TUA DI DESA MANDIRAJA WETAN
Fajar Husen;
Nuniek Ina Ratnaningtyas
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5371
Penyakit degeneratif menjadi salah satu hal yang banyak dijumpai di pedesaan. Prevalensi penyakit degeneratif seperti diabetes, stroke, asam urat dan hipertensi masih terus meningkat setiap tahun. Komplikasi yang muncul dengan tingginya kadar asam urat sangat berhubungan erat dengan hiperurisemia, sehingga penting sekali untuk diketahui dan memonitor kadar asam urat serta glukosa darah agar komplikasi yang mungkin muncul seperti penyakit kardiovaskuler akibat tingginya kadar glukosa darah dan asam urat dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara peningkatan kadar asam urat dan glukosa darah dengan wanita usia lanjut. Pengukuran kadar glukosa darah dan asam urat menggunakan EasyTouch GCU-Meter. Metode penelitian dengan pendekatan cross-sectional, dan untuk dapat menentukan hubungan atau korelasi (r) dan koefisien determinasi (R2) digunakan uji pearson correlation dengan menggunakan software SPSS v.27.0. Hasil studi ini menunjukkan bahwa rata-rata usia responden didominasi wanita dewasa-tua usia 51 – 70 tahun, dengan 90% level asam urat diatas 6.0 mg/dL serta level glukosa dalam darah 66.67% diatas 140 mg/dL (44.67% kategori pra-diabetes dan 20% kategori diabetes). Selain itu terdapat hubungan yang kuat (p < 0.05) antara peningkatan level asam urat, glukosa dalam darah serta usia pada responden wanita dewasa-tua, dengan rentang indeks korelasi
PHYSICAL PROPERTIES AND ANTIOXIDANT ACTIVITY OF ESSENCE SHEET MASK WITH CONVENTIONAL AND HYDROPONIC RED SPINACH LEAF EXTRACT
Romadhiyana Kisno Saputri;
Aprillia Dwi Ardianti;
Ria Indah Kusuma Pitaloka;
Musfirotun Ni'am;
Nur Farlina;
Siti Nur Afifta
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5405
Red spinach is a plant that known as natural antioxidants that contain anthocyanins, flavonoids, betalains, polyphenols and carotenoids and can be developed into sheet mask essence. The antioxidant activity of red spinach affected by the cultivation method. This study aims to determine the physical properties and antioxidant activity of conventional and hydroponic essences with red spinach leaf extract. The making of essence sheet mask starts from making red spinach leaf extract by maceration method using 96% ethanol as solvent for 3x24 hours, then the extract is added to the formulation. Physic evaluations were organoleptic tests including assessing shape, aroma and color by panelists, homogeneity that their data analyzed by descriptively, pH and viscosity analyzed by t-test. Test of antioxidant activity of spinach leaf extract using the DPPH method that analyzed by t-test. Conventional and hydroponic red spinach leaf extracts have a thick green color, thick form and a characteristic spinach odor, while essence sheet masks have a light green color, viscous liquid form and a distinctive fragrance, a safe pH value for facial skin, which is around 5.18 ± 0. 29 to 5.64±0.12, homogeneous and viscosity values ranged from 162.92±21.95 to 187.58±17.54 cps. Based on the results of t-test the pH and viscosity values of all formulations were not significantly different. The antioxidant activity of conventional and hydroponic red spinach leaf extract was in the strong category and not significant difference based on the t-test. The essence sheet mask has good physical properties and the IC50 value of conventional red spinach leaf extract is 52.53 and hydroponic red spinach leaf extract is 73.93.
OPTIMALISASI TINGKAT PENGGUNAAN APLIKASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM UNDIKNAS DENGAN BERFOKUS PADA USER INTERFACE & USER EXPERIENCE
Nuning Indah Pratiwi;
Andi Alif Lakipadada Norman;
Ida Bagus Gde Agung Yoga Pramana;
Wahyu Indra Satria
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5417
Pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan metode pendampingan dilaksanakan di Universitas Pendidikan Nasional Denpasar yang berfokus pada objek berupa aplikasi Learning Management System UNDIKNAS. Tujuan pengabdian ini berupa untuk membantu tim INTENS (Tim IT UNDIKNAS) dalam mengembangkan dan meningkatkan penggunaan Learning Management System UNDIKNAS yang masih tergolong kurang berhasil untuk saat ini. Metode yang digunakan yaitu Double Diamond sebagai salah satu metode dalam UI UX yang berfokus pada permasalahan tanpa melupakan tujuan awal pembuatan proyek ataupun aplikasi. Hasil yang didapatkan akan berupa diagram afinitas mengenai umpan balik terhadap tampilan serta fungsionalitas aplikasi LMS UNDIKNAS. Data dari afinitas diagram tersebut kemudian digunakan menjadi acuan untuk meningkatkan dan mengoptimalisasi UI UX LMS UNDIKNAS
ANALISIS SIFAT MEKANIK BAJA ST 60 SETELAH PROSES QUENCHING DENGAN VARIASI WAKTU
Nota Ali Sukarno;
Abdi Legowo;
Abdul Azis;
Lingga Arti Saputra;
Sunaryo Sunaryo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5440
Baja ST 60 termasuk baja karbon sedang yang merupakan bahan yang mudah dibentuk. Baja ini mempunyai kandungan karbon 0,3% - 6%. Penggunaan pada industri permesinan bisa mengakibatkan struktur logam terkena gaya eksternal seperti tegangan gesek yang mengakibatkan perubahan bentuk. Pada penelitian baja ST 60 ini mempunyai tujuan untuk mengetahui sifat kekerasan dari baja ST 60 tersebut. Dalam penelitian ini diawali dengan proses preparasi material menjadi spesimen uji, kemudian dilakukan perlakuan panas (heat treatment) pada suhu yang sudah ditentukan yaitu 850 °C dengan variasi waktu tahan (holding time) 10, 15, 20, 25 dan 30 menit pada tungku pemanas (furnace) dan kemudian di lakukan pendinginan secara cepat (quenching) pada oli SAE 50. Setelah di quenching, spesimen uji tersebut dilakukan pengujian kekerasan. Dari pengujian didapatkan hasil bahwa sifat kekerasan baja ST 60 setelah dilakukan perlakuam panas terjadi peningkatan, yaitu dengan nilai kekerasan maksimum pada holding time 30 menit sebesar 26,50 HRC dan minimum pada holding time 10 menit sebesar 32,20 HRC. Sedangkan sebelum perlakuan panas kekerasnnya 12,48 HRC. Meningkatnya sifat kekerasan ini dikarenakan holding time yang lama akan mempengaruhi butiran karbon yang menyebar ke permukaan baja ST 60.