cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hsibyan@unsiq.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
ISSN : 2534689X     EISSN : 26143763     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN AEROPONIK DAN IOT UNTUK PEMBIBITAN KENTANG MELALUI METODE WAWANCARA Al Ashar, Ilham Ariawan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 12 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v12i3.10248

Abstract

Desa Surengede yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, memiliki potensi yang besar dalam sektor hortikultura dengan fokus utama pada produksi kentang. Meskipun demikian, cara bertani yang umum masih menggunakan metode tradisional yang rentan terhadap penyakit, penurunan mutu bibit, serta ketidakstabilan cuaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan akan teknologi aeroponik dan Internet of Things (IoT) sebagai solusi strategis dalam proses pembibitan kentang. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif yang melibatkan 30 petani aktif, dilengkapi dengan pengamatan langsung untuk memverifikasi kondisi teknis dan sosial. Hasil studi menunjukkan bahwa 83% responden berpendapat bahwa biaya investasi untuk sistem aeroponik berbasis IoT adalah tinggi, 83% merasa operasi sistem tersebut sulit, dan 80% menganggap perawatannya rumit. Namun, 69% petani menyatakan siap untuk memanfaatkan teknologi, yang menunjukkan adanya kemungkinan untuk beralih ke pertanian cerdas. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan keuangan, pelatihan teknis, serta desain sistem yang fleksibel agar penerapan teknologi aeroponik berbasis IoT dapat meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan pertanian kentang di wilayah pegunungan,
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA DENGAN SIKAP BERWIRAUSAHA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Prawoto, Eko; Affandi, Achmad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 8 No 1 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v8i1.1648

Abstract

Pada penelitian ini ditujukan untuk membuktikan efek mediasi sikap berwirausaha pada pengaruh pendidikan kewirausahaan, lingkungan keluarga, terhadap intensi berwirausaha. Responden yang dijadikan sampel adalah mahasiswa FEB Unsiq Jawa tengah di Wonosobo sebanyak 100 sampel. Analisis SEM dengan PLS digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan intensi berwirausaha dipengaruhi oleh Pendidikan (H1 diterima). Lingkungan keluarga mempunyai pengaruh yang positif terhadap Intensi berwirausaha (H2 diterima). Sikap berwirausaha mempunyai pengaruh yang positif terhadap Intensi berwirausaha diterima (H3 diterima). Pendidikan kewirausahaan mempunyai pengaruh yang positif terhadap Intensi berwirausaha yang dimediasi oleh sikap (H4 diterima). Lingkungan keluarga mempunyai pengaruh yang positif terhadap Intensi berwirausaha yang dimediasi oleh sikap (H5 diterima).
STRATEGI MENANGGULANGI PERKAWINAN ANAK PADA MASYARAKAT PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI GEDANGAN WIROSARI GROBOGAN JAWA TENGAH Maskur, Ali; Rismana, Daud; Nisa', Khoirotin
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5516

Abstract

Perkawinan anak merupakan masalah yang tak berujung dan sulit diurai benang kusutnya. Peningkatan kasus paska UU No 16 Tahun 2019 dengan dinaikkannya usia perkawinan menjadi 19 tahun seperti bola salju yang terus menggelinding. Dispensasi perkawinan, hamil sebelum menikah, masalah ekonomi rumah tangga, kesehatan, pertengkaran dan berujung pada perceraian merupakan rangkaian dari perkawinan anak. Masalah ini mencapai puncaknya ketika perkawinan anak terjadi dilingkungan masyarakat penerima jaminan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tertinggal. Justru perkawinan anak menjadi salah satu penghambat program tersebut. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik digunakan untuk menjawab permasalahan: 1. Mengapa perkawinan anak marak terjadi di lingkungan keluarga penerima Program Keluarga Harapan Dusun Sono Mbabar Gedangan Wirosari Grobogan Jawa Tengah ? 2. Sejauh mana tingkat pemahaman masyarakat Dusun Sono Mbabar Gedangan Wirosari Grobogan terhadap perubahan Undang-undang No 16 Tahun 2019 Tentang Batas Usia Perkawinan ? 3. Bagaimana strategi untuk mengurangi perkawinan anak di lingkungan keluarga penerima Program Keluarga Harapan ? Temuan dari penelitian Pertama, Kompleksitas faktor pendorong perkawinan anak di lingkungan penerima jaring pengaman sosial Program Keluarga Harapan adalah rendahnya tingkat pendidikan yang maksimal tamat Sekolah Menengah Pertama. Pertanian menjadi mata pencaharian utama, minimnya akses informasi dan rendahnya literasi. Perkawinan menjadi alternatif penyelesaian masalah ketika jenjang pendidikan tidak ada, minimnya informasi dan ekonomi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakkan. Kedua, perubahan Undang-undang No 16 Tahun 2019 jo Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang batasan usia perkawinan belum disosialisasikan secara massif. Keterkaitan antara bahaya ancaman perkawinan anak dengan kesehatan, pendidikan anak, kesiapan mental, pertengkaran dan perceraian tidak mendapat perhatian serius. Dispensasi nikah menjadi solusi dari pernikahan anak yang kerap terjadi. Ketiga, kerjasama antara Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama, Bidan Desa dan pendamping Program Keluarga Harapan dalam menyusun bahan penyuluhan secara bersama merupakan strategi yang diharapkan dapat menekan jumlah perkawinan anak.
PENGEMBANGAN BEKA’ ECOTOURISM GUNA MENDUKUNG KONSERVASI KAKAKTUA KECIL JAMBUL KUNING DAN EKONOMI MASYARAKAT PULAU MASAKAMBING Ihsannudin, Ihsannudin; Sriyono, Sriyono; Safi', Safi'; Kuntadi, Ebban Bagus
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5566

Abstract

Masakambing island, having only one village Masakambing and located in Sumenep Regency, East Java, has area 7,79 square kilometers. This island is designated as Essential Ecosystem Area (KEE) through East Java Governor’s decree No. 188/166/2020 because it has High Conservation Valued Area (ABKT) as the habitat of endemic yellow-crested cockatoos (Caccatua sulphurea abbotti). The wildlife having local name Beka’ is critically endangered because there are only 22 birds left in the wild. Furthermore, the society in Masakambing is motivated and eager to save yellow-crested cockatoos when they have economic benefits, one of them is ecotourism. The implementation of ecotourism should refer to the preservation, the involvement of local people, and interpretation–education content while considering safety and hospitality. Accordingly, this emerges an idea of Beka’ Ecotourism development as ecotourism activity-based conservation of yellow-crested cockatoos. The development is conducted for the institutional capacity of Pokdarwis Beka’ Island in terms of institution, legality, and governance. Besides, safety assurance, interpretation-education, and hospitality such as homestay and food-beverage service and as well as promotion through social media and network connectivity are also developed
SOSIALISASI KEBIJAKAN PENATAAN RUANG MELALUI PEMANFAATAN RUANG UNTUK PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN Kusriyah, Sri; Witasari, Ariyani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5680

Abstract

Sosialisasi mengenai Kebijakan penataan ruang melelui pemanfataan ruang untuk pemabgungunan yang berkelanjutan adalah untuk memberikan pemahanan kepada masyarakat tentang kebijakan Kabupaten Demak dalam memanfaatan ruang untuk pembangunan melalui penyusunan pemabangunan jangka panjang, Pembangunan jangka menengah dan program kerja pembangunan tahunan, bertujuan agar masyarakat ketika akan memanfaatkan ruang untuk pembangunan bisa menyesuiakan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Demak. Metode yang digunakan dalam pengandian adalah sosiologis, yakni dengan tatap muka tehadap masyarakat, sosialisasi dengan cara penyuluhan, serta diskusi untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap kebijakan tata ruang melalui pemanfataan ruang untuk pembangunan yang berkelanjutan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian terciptanya kesadaran masyarakat ketika akan melaksanaan pemanfataan ruang untuk mendirikan suatu usaha tertentu harus melalui prosedur yang ditentukan oleh pemerintah kabupaten Demak, yang dituangkan dalam Rencana Pembanguanan Jangka Menengah dan Rencana Program Pembangunan Tahunan, serta dalam standar operasional perijinan untuk pemanfataan ruang.
Pelatihan Produksi Teh Kulit Salak Bagi Ibu Rumah Tangga Sebagai Produk Wirausaha Saputra, Rifky Ardhana Kisno; Saputri, Romadhiyana Kisno; Ardianti, Aprillia Dwi; Anwar, M Rosichan; Huda, Muhammad Miftachul
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5683

Abstract

Penelitian menunjukkan bahwa kulit buah salak memiliki kandungan antioksidan, sehingga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat bagi kesehatan dan ekonomi. Salak Wedi sebagai salah satu buah Khas daerah Bojonegoro banyak dikonsumsi sehingga kulit buah salak dapat dengan mudah ditemui dan dikembangkan menjadi produk olahan seperti teh kulit salak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan produksi produk wirausaha berupa teh kulit salak dan analisa usaha kepada ibu rumah tangga di Desa Sumbang Timun. Sasaran adalah ibu rumah tangga berjumlah 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan sasaran tentang pembuatan teh kulit salak dan analisa usaha dalam kategori baik sebesar 92% dan 88% serta keterampilan sasaran dalam produksi teh kulit salak dalam kategori baik sebesar 100%. Nilai B/C ratio usaha teh kulit salak sebesar 3,38. Teh kulit salak memiliki potensi yang tinggi sebagai produk wirausaha.
UMKM GO-INTERNATIONAL: PEMBUATAN VIDEO PROFIL BILINGUAL SEBAGAI BRANDED-CONTENT SILVIA PIOBANG HANDYCRAFT Sariani, Sariani; Khairat, Mutia El; Sumira, Sumira; Miladiyenti, Fithratul; Baetty, Baetty
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.5689

Abstract

Strategi pemasaran produk yang efektif dan efisien merupakan komponen yang substansial setelah tahapan produksi untuk meningkatkan volume penjualan tidak hanya untuk pasar dalam negeri tetapi juga pasar internasional. Silvia Piobang Handycraft, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Padang walaupun sudah mampu menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan komunitas disabilitas, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi pemilik dan pegawainya, tetapi masih mengandalkan media promosi konvensional. Tujuan program pengabdian ini untuk menaikkan tingkat pemasaran produk satu usaha kecil, dan pertumbuhan yang berkelanjutan, melalui pemasaran konten dan kesadaran merek dengan video profil bilingual; Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Pembuatan video bilingual ini terdiri dari tiga tahap dimulai dengan pre-production, production, dan post-production. Secara keseluruhan dari hasil tayang awal video profil ini di beberapa media sosial UMKM tersebut seperti Instagram, dan YouTube, menunjukkan strategi pemasaran dengan video bilingual ini terhadap kesadaran merek dan jumlah penjualan adalah signifikan.
Menjembatani Transformasi Masyarakat di Era Society 5.0 Pilon, Nur'aina; Amane, Ade Putra Ode; Laali, Sri Ayu
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.5704

Abstract

In the Era of Society 5.0 which is characterized by the integration of advanced technology, the vital role of academics in connecting education, research and innovation for community empowerment is increasingly prominent. Cross-disciplinary integration and cross-sector collaboration play an important role in responding to complex challenges in this context. Academics have a key role in applying their expertise to society's real challenges, supporting a more adaptive transition. Through an inclusive and proactive approach, which includes knowledge transfer, innovation and targeted collaboration, academics have great potential as agents of change to accelerate community empowerment in facing the dynamics of the Society 5.0 Era which is full of challenges. Academics' commitment to broad social roles significantly contributes to shaping a sustainable, inclusive and adaptive future in the Society 5.0 Era. By understanding the main role of academics in empowering society, we are ready to face the complex and changing challenges in the Era of Society 5.0.
PENINGKATAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAHAN FURNITURE DAN ALAT PERAGA EDUKASI DI KALIBEBER WONOSOBO Faqih, Nasyiin; Irfan, Akhmad; Guspul, Ahmad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5791

Abstract

Ekonomi kreatif yang menjadi salah satu target program pengembangan dari pemerintah, termasuk di kota Wonosobo Jawa Tengah, sangat membutuhkan pengembangan usaha yang dapat menyerap banyak pelaku usaha baru. Di Wonosobo perkembangan pariwisata sangat cepat dengan adanya wisata Dataran Tinggi Dieng dan Panorama Sikunir. Salah peluang usaha yang bisa dilakukan adalah di bidang kerajinan souvenir, furniture dan Alat Peraga Edukasi (APE) yang mensupplay ke seluruh TK dan PAUD di Kabupaten Wonosobo. Saat ini banyak pesanan Furniture modern seperti almari, buffet, wardrobe, dinding dan sebagainya dengan nuansa desain modern minimalis. Industri Rumah Tangga “Dieng Keren (DEKE)” yang beralamat di kelurahan Kalibeber Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu Industri yang bergerak di bidang Souvenir, Furniture dan Alat Peraga Edukasi (APE). Berdasarkan hasil diskusi dengan ketua pengrajin, tim Pengabdian Masyarakat dari UNSIQ Wonosobo merasa perlu untuk memberikan pendampingan teknis dan stimulan peralatan yang diperlukan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. antara lain dengan merencanakan desain seperangkat alat CNC ROUTER.
PELATIHAN MANUFAKTUR KOMPOSIT HASIL LIMBAH LAUT BAGI KELOMPOK PKK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA MANDIRI Mardiansyah, Yopy; Rahman, Taufiq; Wibowo, Sadiq Ardo; Sapitri, Ria; Asmarawati, Citra Indah; Prasetiyo, Adi Bagus; Fahruddini, Reant Egie; Anggraini, Selly Putri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.5815

Abstract

The Riau Islands region is one of the archipelago areas in Indonesia where most of the people depend on marine products, one of which is shellfish, which have various colors and beauty. In various regions, people have Using seashells to improve the quality of life. Shells can be used as building materials, collections, clothing, furniture decoration, and as souvenirs, both for functional purposes and interior decoration. The use of goods that are not economical but can produce high economic value is currently attracting the attention of craft market players. If made into crafts or souvenirs, seashells, which are a product of marine waste, can be very valuable. Various types of crafts are developing in today's society, one of which is crafts that use resin as the main material. The manufacturing process with this composite material can be carried out easily by all groups. This composite manufacturing training was given to the Family Welfare Empowerment (PKK) group in the Cipta Garden housing complex which is approximately 10 km from the ITEBA campus. This group actively gathers every month, but no productive activities are carried out. In principle, this activity provides knowledge and skills for this PKK group to be productive by producing various types of crafts with high selling value. So it is hoped that later it can become an idea for entrepreneurship