cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
Pengembangan Buku Ajar Kimia SMA Kelas X Berbasis Argumen Toulmin I Komang Swidiarta; I.N. Suardana; I.D.K. Sastrawidana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.08 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i2.16105

Abstract

Tujuan umum dari penelitian ini adalah menghasilkan buku ajar kimia SMA kelas X berbasis argumen Toulmin yang dapat melatih siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Tujuan khususnya adalah untuk mendeskripsikan  (1) karakteristik buku ajar kimia SMA kelas X berbasis argumen Toulmin, (2) validitas produk yang dikembangkan berdasarkan penilaian ahlidanuji keterbacaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) mengikuti prosedur penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Tahap penelitian yang dilakukan sampai tahap validasi ahli serta uji keterbacaan. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Data hasil penelitian meliputi data pada tahap analisis kebutuhan (studi literatur dan studi lapangan), data hasil perencanaan produk, data hasil pengembangan produk awal, data hasil validasi ahli dan data hasil uji keterbacaan produk. Produk dalam penelitian ini berupa buku ajar kimia SMA kelas X berbasis argumen Toulmin. Karakteristik buku ajar yang dikembangkan dibuat sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Pada setiap paragraf argumentatif pada buku ajar yang dikembangkan dibuat mengikuti pola argumentasi Toulmin dan dilengkapi dengan peta argumen. Sebagian besar aspek penilaian buku ajar yang dikembangkan mendapat penilaian dengan kategori baik dan sangat baik dari validator ahli. Skor rata-rata seluruh aspek hasil validasi ahli adalah 4,25 dengan kategori sangat baik. Hasil uji keterbacaan menunjukkan tingkat keterbacaan siswa terhadap buku ajar kimia berada dalam kategori sangat baik. Skor rata-rata semua aspek  uji keterbacaan mencapai 4,37. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa buku ajar kimia SMA kelas X berbasis argumen Toulmin memiliki validitas yang sangat baik.
Pengembangan Asesmen Kinerja pada Praktikum IPA Berbasis Pendekatan Saintifik Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII SMP Desak Nyoman Putriadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.277 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.16120

Abstract

The purpose of this research was to produce a science practicum performance assessment instrument based on scientific approach that is valid, practical, and effective to improve the critical thinking ability of junior high school students. The type of this research is development research using model by Sugiono (2007) with modification. In this study, the author only made it to the 7th step, which is the Usage Trial step due to limited knowledge, time and cost. The steps of this development research include (1) data collection, (2) product design, (3) design validation, (4) design revision, (5) product testing, (6) product revision, (7) usage test. The average result for the validity test of the instruments is 91,3% and categorized as very valid and can be applied on learning activity after going through several revisions. From reliability test, the result is 0,89 and is categorized as very reliable because >0,7. While the result of practicality test for teachers is at 62% and is categorized as quite practical. From the pre-test and post-test grade of the students, the average grade of both are 24,87 and 70,36. Based on n-gain test, obtained n= 0,60 and categorized as effective. From the results, it can be concluded that the performance assessment instrument of science practicum based is very valid, quite practical and effective to increase students’ critical thinking skill.Keywords: performance assessment of science practicum, scientific approach, critical thinking. 
KEPRAKTISAN BAHAN AJAR GEOMETRI RUANG BERDASARKAN MODEL VAN HIELE DAN PENDIDIKAN KARAKTER Made Juniantari
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v13i1.16849

Abstract

Pemahaman konsep geometri ruang mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Ganesha sangat dipengaruhi oleh desain pembelajaran dan bahan ajar yang digunakan. Berdasarkan data tes awal diperoleh rata-rata pemahaman konsep sebesar 51,50% termasuk katagori kurang. Pengembangan bahan ajar geometri ruang berdasarkan model Van Hiele dan pendidikan karakter di perguruan tinggi dalam penelitian ini telah memenuhi aspek praktis untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri ruang mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor lembar keterlaksanaan bahan ajar sebesar 3,54, rata-rata skor angket respons positif mahasiswa sebesar 93,55%, dan rata-rata skor angket respons dosen sebesar 3,80. Pengembangan bahan ajar dalam penelitian ini mengikuti prosedur pengembangan Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: 1) investigasi awal; 2) desain; 3) realisasi/konstruksi; 4) tes, evaluasi, dan revisi; dan 5) implementasi. Namun karena keterbatasan waktu, penelitian ini hanya sampai pada tahap implementasi terbatas yaitu melakukan evaluasi dan revisi hingga diperoleh prototipe final bahan ajar melalui tahap uji coba terbatas.
Pertumbuhan Tanaman Gemitir (Tagetes erecta) Dengan Penggunaan Pupuk Organik dan Anorganik Ida Ayu Putu Suryanti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.912 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17130

Abstract

The purpose of this research were to determine the differences between organic and inorganic fertilizers in the growth of gemitir (Tagetes erecta) seen from the height and number of leaves. This research used a qualitative approach. This research was conducted by observing 56 fruit trees which were cultivated in two different beds and applied in organic and inorganic fertilizers at the same concentration and amount. To reduce the factors that inhibit plant growth, shade from plastic is made. Watering and maintenance were carried out every day with the same amount. Observations regarding plant height and number of leaves were carried out starting from week 1 to week 7. Data analysis was done by searching for the mean and percentage difference in yield from plant height and number of studies showing that the average plant height using organic fertilizer was 18.96 cm and organic fertilizer was 20.44 cm. This showed that there was a difference of 7.24% inorganic fertilizer higher than organic fertilizer. While the average number of leaves of gemitir plants added with organic fertilizer was 26.00 strands and inorganic fertilizers as much as 28.40 strands. The difference between the two was 8.5%, meaning that the use of inorganic fertilizers produces more leaves 8.5% or an average of 2-3 strands compared to organic fertilizers.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 4 SD PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Adetya Suryanti; mawardi mawadi; mawardi mawardi; Krisma Widi Wardani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.119 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan  model pembelajaran Problem Based Learning ( PBL )  pada matapelajaran Matematika siswa kelas 4 SD. Jenis penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ), terdiri dari dua siklus. Subjek penelitiannya siswa kelas 4 SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga yang berjumlah 21 siswa. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkatkan adalah lembar kuesioner. Lembar kuesioner diberikan kepada siswa setelah melakukan kegiatan evaluasi pada setiap akhir siklus I dan akhir siklus II. Teknik analisis data yang digunakan peneliti ini adalah teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL pada matapelajaran Matematikadapatmeningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 SD N Mangunsari 02 Salatiga. Peningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa ini ditunjukkan dengan perolehan rerata skor keterampilan berpikir pada Siklus I sebesar  66,95 meningkat menjadi 73,85 pada Siklus II. Berarti terjadi peningkatan sebesar 10,31%.
Degradasi Zat Warna Rhemazol Blue secara Fotokatalitik Menggunakan Komposit TiO2-Batu Apung sebagai Fotokatalis I Nyoman Sukarta; NI Sri Putu Ayuni; I Dewa Ketut Sastrawidana; I Ketut Sudiana; Putu Septian Eka A.P
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.786 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i2.17143

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang fotodegradasi Rhemazol Blue dengan menggunakan komposit TiO2-Batu Apung. Rasio TiO2-Batu Apung yang digunakan adalah 1:1, dan jumlah yang diaplikasikan terhadap larutan zat warna adalah tetap sebanyak 0,5 gram. Eksperimen degradasi didahului dengan penentuan pH, konsentrasi rhemazol blue, dan waktu paparan yang optimum. Dari hasil analisis diperoleh parameter optimum adalah pada pH 9, konsentrasi zat warna 15 mg/L, dan waktu paparan terhadap sinar matahari minimal 150 menit. Hasil analisis regresi juga menunjukkan bahwa hubungan antara waktu paparan terhadap ln (Co/Ct) dalam fotodegradasi Rhemazol Blue. adalah linier.
ANALISIS RISIKO BAHAN KIMIA BERBAHAYA DI LABORATORIUM KIMIA ORGANIK i dewa Putu Subamia
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.108 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat deskripsi bahan-bahan berbahaya, jenis risiko serta  tingkat risikonya terhadap pengguna/pekerja laboratoium kimia organik FMIPA Undiksha. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan observasi, identifikasi rekaman pemakaian bahan kimia, analisis dokumen pada label bahan-bahan kimia dan Material Safety Data Sheet (MSDS). Hasil penelitian:((1)karakteristik bahan kimia barbahaya yang terdapat di laboratorium kimia organik FMIPA Undiksha sebagai berikut:  irritant, harmful, toxic, very toxic, corrosive , flammable, highly flammable, extremely flammable, explosive, oxidizing , dengerous for the environment, flammable solid , flammable liquid, flammable gas, poison, inhalation; (2) Jenis risikonya: risiko keracunan, berbahaya bagi kesehatan, korosif, dapat merusak jaringan hidup, dapat menyebabkan iritasi pada kulit, gatal-gatal, potensi menimbulkan ledakan, kebakaran dengan menghasilkan panas, kerusakan ekosistem; (3) Tingkat risikonya, berpotensi sangat berisiko bagi kesehatan pengguna laboratorium maupun lingkungan pada tingkat cukup berbahaya. Implikasinya, kesadaran pengguna lab kimia terhadap risiko pemakaian bahan-bahan berbahaya.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 4 KUBU SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/ 2018 I Gede Astra
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.39 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17145

Abstract

Penelitian ini di laksanakan di SMP Negeri 4 Kubu yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran IPA cukup rendah yang dilihat dari nilai rata-rata awal pembelajaran sebesar 62,97 dan ketuntasan klasikal 53,12%. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar IPA siswa melalui Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VIIIC   SMP Negeri 4 Kubu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/ 2018. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas  VIIC semester ganjil SMP Negeri 4 Kubu tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdidri dari 2 kali pertemuan yang didalamnya terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, serta refleksi dan satu kali pertemuan untuk pelaksanaan tes prestasi belajar siswa.  Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar yang berbentuk tes objektif pilihan ganda. Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalis dengan menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI)  dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh hasil penelitian pada siklus I dengan rata-rata prestasi belajar 69,84, daya serap 69,84% dan ketuntasan klasikal sebesar 71,88% dan pada siklus II rata-rata prestasi belajar meningkat menjadi 77,19, daya serap 77,19% dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 87,50%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VIIIC   SMP Negeri 4 Kubu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/ 2018
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ETNOSAINS BALI BAGI CALON GURU IPA Putri Sarini; Kompyang Selamet
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.462 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17146

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu sumber belajar yang berperan penting dalam proses pembelajaran. Belum tersedianya bahan ajar yang memadai berdampak pada rendahnya capaian kompetensi mahasiswa pada Mata Kuliah Etnosains. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Etnosains Bali yang layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar pada perkuliahan Etnosains. Kelayakan bahan ajar Etnosains Bali yang dikembangan ditinjau dari kelayakan teoritis dan kelayakan empiris. Kelayakan teoritis melalui validasi ahli dan praktisi dan kelayakan empiris melalui uji keterbacaan terhadap bahan ajar. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi ahli materi, ahli media, praktisi dan angket respon mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa komponen kelayakan materi sebesar 90% dengan kategori sangat valid, komponen kelayakan penyajian sebesar 95% dengan kategori sangat valid, komponen kepraktisan sebesar 96% dengan kategori sangat valid, dan komponen keterbacaan sebesar 86,5% dengan kategori sangat valid. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar Etnosains Bali yang telah dikembangkan layak digunakan secara teoritis dan empiris  dalam proses perkuliahan Etnosains.
Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau Berdasarkan Kepribadian Siswa islah ziauddin sardar yeubun
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.886 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.17307

Abstract

This study uses a quasi-experimental method with the final design control test of mathematical communication skills in terms of student personality through personality tests. The sample of this study was students of class XI-IPS in MAN 6 Kampung Dukuh and MAN 6 Cibubur East Jakarta in the odd semester 2018/2019 Academic Year as many as 88 people. The instrument used in this study is a description question and personality questionnaire. The results showed that 1) The ability of mathematical communication students who got the cooperative jigsaw method was higher than the students who received conventional learning, 2) There were interactions between learning methods and personalities on mathematical communication skills, 3) Mathematical communication skills of students with extroverted personalities given jigsaw cooperative method treatment is higher than those given conventional learning treatment, 4) Mathematical communication skills of students with introverted personalities treated with cooperative jigsaw methods are lower than those given conventional learning treatments. Thus, jigsaw cooperative learning is better applied to students with an extracurricular personality.

Page 8 of 21 | Total Record : 202