cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 320 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw berbantuan Video Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar IPS Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Wikarto
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.51057

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh model pembelajaran Jigsaw Berbantuan Video Pembelajaran terhadap prestasi belajar IPS ditinjau dari motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas IX SMP N 1 Kerambitan. Sebanyak 70 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group/class random sampling. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan prestasi belajar menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan Anava A-B berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil uji normalitas sebaran data menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga semua kelompok data skor prestasi belajar IPS berdistribusi normal. Secara keseluruhan uji hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh interaksi yang signifikan antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dalam mengikuti model pembelajaran jigsaw Berbantuan video pembelajaran dengan STAD terhadap prestasi belajar IPS.
Ekslusi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Salsabilla Azzahra; Holy Rafika Dhona
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.56610

Abstract

Riset ini ingin membuktikan bahwa praktik komunikasi sekolah inklusi di Indonesia justru merupakan instrumen untuk mengekslusi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK). Riset ini didasari oleh gagasan bahwa ruang dengan wacana tertentu pada akhirnya menghasilkan proses interaksi dan komunikasi yang tertentu pula. Proses komunikasi di dalam sekolah inklusi justru mensubjeksi ABK sebagai liyan. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana sekolah inklusi mengkonstruksi subjek anak berkebutuhan khusus. Dengan menggunakan metode etnografi kritis di sebuah sekolah di Jawa Tengah, riset ini menemukan bahwa eklusi ABK sebagai subjek yang berbeda terjadi dalam penyeleksian penerimaan ABK. Ekslusi ini diteguhkan dalam bagaimana proses pembelajaran ABK yang berbeda dari siswa biasa dan akhirnya memproduksi kesadaran ABK sendiri. Implikasi penelitian ini adalah ajakan memindah diskusi pendidikan inklusi pada bagaimana mengkonstruksi ‘anak tipikal’ (non-ABK) menerima dan menjadi lingkungan yang supportif bagi ABK.
Pengembangan Nilai–Nilai Kebangsaan dan Kebhinekaan melalui Discovery Learning Model Berbantuan Google Classroom dalam Pembelajaran Sejarah Benediktus Kristianto Nobar Ontu; Sukadi; I Wayan Kertih
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.56918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Discovery Learning Model dengan bantuan Google Classroom dalam pembelajaran Sejarah di SMAK Soverdi Tuban, serta mengevaluasi perbedaan nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan siswa antara kelas yang menerapkan model tersebut dengan kelas yang tidak, menggunakan desain quasi-eksperimental dengan Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan pencatatan dokumen, dan hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan terdapat perbedaan signifikan dalam nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan siswa antara kelas yang menerapkan Discovery Learning Model dengan yang tidak, serta terdapat perbedaan signifikan dalam nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan siswa secara terpisah antara kedua kelas.
Miskonsepsi Siswa terhadap Materi Bencana Erupsi Gunung Merapi Yunus Aris Wibowo; Shofiatul Mardliyah; Erni Setiowati; Yoga Wahyu Pratama; Muhammad Rasyid Ridho
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.57858

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana erupsi gunungapi. Oleh karena itu, upaya transformasi pengetahuan tentang erupsi gunungapi perlu diberikan kepada siswa dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan dan miskonsepsi siswa terhadap materi bencana erupsi gunungapi di SMP Muhammadiyah Srumbung, Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Muhammadiyah Srumbung, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah sensus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan pedoman wawancara yang telah divalidasi dengan Teknik expert judgment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan siswa terhadap materi bencana erupsi gunungapi pada materi definisi bencana 99,12%, jenis-jenis bencana 98,87%, dampak bencana 91,57% dan penanggulangan bencana 93,6%. Tingkat miskonsepsi materi kebencanaan gunung api SMP Muhammadiyah Srumbung berada di bawah 2,5%, sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat miskonsepsi siswa SMP Muhammadiyah Srumbung terhadap materi bencana erupsi gunungapi. Hal tersebut terjadi karena kebijakan sekolah yang telah mengintegrasikan materi kebencanaan dalam pembelajaran di sekolah.
Pengaplikasian Pembelajaran Kontekstual berbasis Problem-Based Learning dalam Pembelajaran IPS untuk mengembangan Sikap Peduli Lingkungan Selamat, I Ketut; Atmadja, Anantawikrama Tungga; Pageh, I Made
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i2.56366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaplikasian Pembelajaran Kontekstual berbasis Problem-Based Learning, menganalisis Sikap Peduli Lingkungan Siswa sebelum dan sesudah pengaplikasian Pembelajaran Kontekstual beserta ada atau tidaknya perbedaan sikap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen ini dirancang untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual berbasis Problem Based Learning Model untuk mengembangkan Sikap Peduli Lingkungan Siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap peduli lingkungan siswa sebelum mengikuti pembelajaran kontekstual berbasis Problem-Based Learning Model diklasifikasikan dalam kategori cukup tinggi, sikap peduli lingkungan siswa sesudah mengikuti pembelajaran kontekstual diklasifikasikan dalam kategori tinggi, respon siswa terhadap pengaplikasian pembelajaran kontekstual diklasifikasikan dalam kategori tinggi dan terdapat perbedaan sikap peduli lingkungan terhadap siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Tuntutan Digital Literasi pada Kurikulum Pendidikan IPS I Gusti Ayu Sundari Meyanti; I Wayan Lasmawan
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i2.62514

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Karena literasi digital menjadi semakin penting dalam menavigasi era digital, maka sangat penting untuk menilai kesesuaian kurikulum pendidikan dengan tuntutan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian Kurikulum Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan tuntutan literasi digital. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, penelitian ini melakukan tinjauan literatur yang komprehensif untuk memeriksa literatur yang ada tentang integrasi literasi digital dalam Kurikulum Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Berbagai sumber seperti artikel ilmiah, buku, dan pedoman kurikulum ditelaah untuk mengidentifikasi kondisi kesesuaian antara kurikulum dan tuntutan literasi digital saat ini. Temuan penelitian ini mengungkapkan beberapa aspek penting terkait kesesuaian kurikulum dengan tuntutan literasi digital. Pertama, terdapat pengakuan akan pentingnya memperkenalkan konsep literasi digital dalam kurikulum, meskipun masih diperlukan perbaikan lebih lanjut untuk memastikan integrasi yang sistematis dan terintegrasi. Kedua, pemanfaatan teknologi dalam Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial bervariasi di antara sekolah dan guru, yang mengindikasikan perlunya strategi implementasi yang lebih efektif dan konsisten. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar Kurikulum Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial memperkuat integrasi konsep literasi digital, memberikan pelatihan dan dukungan yang memadai bagi guru, menggabungkan kegiatan kolaboratif yang memanfaatkan teknologi, dan menawarkan sumber daya digital berkualitas tinggi. Kolaborasi antara sekolah, industri, dan komunitas digital juga dapat memperkaya kurikulum melalui pengalaman nyata dan praktik terkini terkait literasi digital.
Uses and Gratification Penggunaan Media Sosial untuk Media Pembelajaran Blended Learning (Studi pada Mahasiswa UHAMKA) Vilya Dwi Agustini; Indrianti Indrianti
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i2.63531

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena perkuliahan blended learning yang dilakukan di lingkungan UHAMKA, Uses and Gratification theory digunakan sebagai teori yang menganalisis media sosial apa yang dirasa dapat memenuhi kebutuhannya dalam perkuliahan blended learning. Berdasarkan 5 asumsi dalam Uses and Gratification Theory mencoba menjawab pertanyaan media apa yang dianggap dapat memenuhi kebutuhan informasi dalam perkuliahan blended learning. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif Metode survei dilakukan dengan pengambilan sampel dan pengolahan data melalui sistem computer SPSS. Hasil survei menunjukan Email menjadi media yang paling membantu dibandingkan media lainnya dan dengan menggunakan media sosial membuat mereka merasa mudah mendapatkan informasi terkait perkuliahan dan membangun koneksi dengan teman sekelas. Dari keseruhan 396 responden sebanyak 72.48% responden memilih Whatsapp, Twitter 12%, Instragram sebanyak 2,5%, kemudian Telegram 1,0% media sosial lainnya (discort, line dll) 11,1% dan Facebook dengan 0,25%. Hasil penelitian menunjukan kebutuhan akan media selain LMS dalam perkuliahan blended learning masih dibutuhkan, hal ini didasari dari akseblititas, kemudahan fitur hingga kemudahan dalam membangun keterhubungan dengan teman sekelas.
Pengembangan Media Pembelajaran IPS berbasis Platform TikTok untuk Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMP I Gusti Ketut Kripna Dewi; I Wayan Kertih; Tuty Maryati
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i2.65019

Abstract

Motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS SMP di Singaraja sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menjelaskan tahapan pengembangan media pembelajaran IPS berbasis Platform TikTok untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas VII SMP di Singaraja; (2) Mengkaji peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Platform TikTok sebagai media pembelajaran IPS siswa kelas VII SMP di Singaraja; (3) Menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan platform TikTok sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS siswa kelas VII SMP di Singaraja. Desain penelitian pada penelitian ini adalah model 4D. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP di Singaraja. Teknik yang digunakan dalam memilih sampel adalah teknik sampling acak sederhana. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, observasi, angket dan tes. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Deskripsi tahapan pengembangan media pembelajaran IPS berbasis Platform TikTok untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas VII SMP di Singaraja; (2) terdapat peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Platform TikTok sebagai media pembelajaran IPS kelas VII SMP di Singaraja; (3) terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan platform TikTok sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP di Singaraja. Implikasi penelitian ini adalah (1) pendidik hendaknya memanfaaatkan media pembelajaran sesuai dengan minat siswa; (2) sekolah memfasilitasi siswa khususnya dalam penyediaan jaringan internet yang baik dan stabil; (3) guru lebih kreatif dalam mengelola media yang digunakan.
Kajian Self Awareness dan Strategi Belajar Bencana Erupsi Gunungapi Merapi Peserta Didik di SMP Muhammadiyah Muntilan Aninda Putri Ariyanti; Isna Fitriana; Zahra Alleyda; Alwi Dwi Rahmadi; Muhammad Syafarudinnoor; Ratih Puspita Dewi
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i2.65874

Abstract

pada lokasi rawan bencana erupsi Gunungapi Merapi. Dikarenakan lokasinya ini tentunya seluruh komunitasi sekolah memerlukan kewaspadaan terhadap bencana erupsi Gunungapi Merapi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self awareness dan strategi belajar peserta didik terhadap bencana erupsi Gunungapi Merapi di SMP Muhammadiyah Muntilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif yang menggunakan sampel sebanyak 192 peserta didik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan peserta didik SMP Muhammadiyah Muntilan memiliki self awareness yang cukup baik namun belum memiliki kesadaran untuk mengembangkan self awareness dalam kehidupan sehari-hari. Strategi belajar peserta didik SMP Muhammadiyah Muntilan dalam mempelajari bencana erupsi Gunungapi Merapi yaitu berkonsentrasi pada proses pembelajaran, memiliki manajemen waktu, memotivasi diri, memiliki strategi mengerjakan soal ujian, memproses informasi melalui berbagai sumber, mencari ide-ide pokok materi, mencari referensi di perpustakaan, dan menggunakan alat bantu belajar sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mempelajari bencana erupsi Gunungapi Merapi.
Analisis Kepekaan Sosial Mahasiswa Pendidikan Sejarah dalam Menghadapi VUCA Supriyanto, Supriyanto; Isbandiyah, Isbandiyah
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v23i1.74865

Abstract

Penelitiaan ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yang muncul dewasa ini, diantaranya kompleksnya permasalahan, banyaknya tantangan, bergejolak, kondisi yang tidak pasti, dan terjadi perubahan cepat, yang dikenal dengan istilah VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity). Oleh karena itu, perlu melakukan penelitian dengan tujuan menganalisis kepekaan sosial mahasiswa Pendidikan Sejarah dalam menghadapi VUCA di bidang pendidikan. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun prosedur penelitian ini mencakup tiga tahap, yaitu: tahap persiapan lapangan; tahap penelitian lapangan, meliputi: teknik pengumpulan data, reduksi data, dan keabsahan data; dan tahap analisis data dan pelaporan penelitian. Hasil penelitian ini diuraikan bahwa kecenderungan kepekaan sosial yang diperlukan dalam mengahapi VUCA adalah kesadaran diri. Untuk kepekaan sosial mahasiswa pendidikan sejarah dalam menghadapi VUCA, lebih dominan pada kepekaan sosial dalam menghadapi berbagai perubahan yang cepat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepekaan sosial sangat diperlukan dalam menghadapi VUCA, khususnya di bidang pendidikan.