Media Komunikasi FPIPS
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles
320 Documents
Pengaruh Kemampuan Belajar Metacognisi dan Self-Esteem terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa di SMA Negeri 2 Sukoharjo
Sianipar, Jesica Widuri;
Dewi, Ratih Puspita;
Musiyam, Muhammad
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i1.74926
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan belajar metacognisi terhadap hasil belajar geografi, menganalisis pengaruh self-esteem terhadap hasil belajar geografi, dan menganalisis pengaruh kemampuan belajar metacognisi dan self-esteem terhadap hasil belajar geografi siswa di SMA Negeri 2 Sukoharjo. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur kemampuan belajar metacognisi dan self-esteem, sedangkan variabel hasil belajar geografi diperoleh dari nilai raport mata pelajaran geografi selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik yaitu uji hipotesis berupa uji korelasi product moment tunggal dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kemampuan belajar metacognisi terhadap hasil belajar geografi, terdapat pengaruh signifikan antara self-esteem terhadap hasil belajar geografi, dan terdapat pengaruh signifikan antara kemampuan belajar metacognisi dan self-esteem terhadap hasil belajar geografi siswa dengan nilai sig. 0,036 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan belajar metacognisi dan self-esteem berpengaruh terhadap hasil belajar geografi siswa.
Analisis Peran Orangtua dalam Menyiapkan Anak Pembelajaran Tatap Muka Pasca Pandemi Kelurahan Benteng Kota Palopo
Putri, Zakiah Surya;
Suryani, Lilis;
Kaso, Nurdin
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i1.78230
Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam menyiapkan anak belajar tatap muka serta faktor yang menjadi kendala-kendala yang orang tua temui dalam menjalankan peran orang tua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Adapun subjek penelitian ini adalah orang tua anak di Kelurahan Benteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua cukup penting dalam kesiapan anak untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, adapun peran orang tua dalam menyiapkan anak belajar tatap muka yakni sebagai fasilitator, sebagai pengajar dan pendidik, sebagai motivator dan orang tua memberikan teladan bagi anaknya. Adapun peran yang paling penting yakni menyediakan fasilitas bagi anak seperti menyediakan perlengkapan sekolah anak, menyiapkan pakaian, memberikan uang jajan dan yang paling penting menyiapkan protokol kesehatan yang akan digunakan anak kesekolah seperti masker dan handsanitizer. Dalam hal ini, ada beberapa orang tua yang mampu memaksimalkan peran mereka. Namun, ada beberapa kendala yang dialami orang tua yang peneliti temukan seperti kurangnya waktu orang tua dan orang tua cukup disibukkan dengan pekerjaan mereka sehingga orang tua tidak maksimal dalam menyiapkan anak mereka, sehingga ada beberapa anak jarang datang ke sekolah dan merasa malas karena sudah nyaman dengan pembelajaran daring. Selain itu, tingkat ekonomi juga berpengaruh dalam pemenuhan fasilitas sekolah anak, jika orangtua memberikan fasilitas yang baik makan anak-anak akan merasa bersemangat dan termotivasi untuk belajar.
Pendekatan Etnopedagogi dalam Mitigasi Perubahan Iklim pada Masyarakat Pesisir Bandengan Kendal
Septiani, Endah;
Setyowati, Dewi Liesnoor;
Juhadi, Juhadi
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i1.78981
Alam tidak bisa dipisahkan dari dari kehidupan manusia. Keduanya hidup beriringan dan saling menjaga. Salah satu dari bentuk upaya masyarakat menjaga alam tercermin dalam suatu kearifan lokal (local wisdom). Ketika suatu wilayah terdampak perubahan iklim maka nilai kearifan lokal perlu dikedepankan sebagai pedoman hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada masyarakat Bandengan terkait dalam pengelolaan lingkungan berbasis mitigasi perubahan iklim yang dapat digunakan sebagai sumber belajar etnopedagogi. Daerah Bandengan merupakan pesisir yang terdampak rob selama 3 (tiga) tahun terakhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, subjek kajian dalam penelitian ini adalah anggota masyarakat pesisir Bandengan, yang berlokasi di Desa Bandengan Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun informan yang menjadi subjek penelitian diantaranya adalah: sesepuh desa, penjual ikan di Tempat Pelelangan Ikan dan warga masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan kandungan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat di Bandengan terkait pengelolaan lingkungan berbasis mitigasi perubahan iklim diantaranya: Nilai Religi, Nilai Patuh, dan Nilai Sederhana. Masyarakat Bandengan yang menggantungkan hidupnya pada hasil laut menganggap laut merupakan anugerah yang harus dijaga kelestariannya. Nilai-nilai itu mereka junjung tinggi dan dipatuhi dalam kehidupan sehari-hari yang menjadi landasan kepribadian anggota masyarakat Bandengan dalam mengelola lingkungan tempat tinggalnya dalam rangka mitigasi pada perubahan iklim yang terjadi. Nilai kearifan lokal bisa menjadi sumber belajar etnopedagogi untuk diajarkan di sekolah diwujudkan dalam media pembelajaran.
Kepuasan Konten Edukasi Kesehatan tentang Bahaya Minuman Berpemanis Dalam Kemasan
Tihasanah, Elisa Zahra Putri;
Hayati, Kumala
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i1.79199
Perkembangan media digital termasuk media sosial merupakan salah satu keberhasilan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu media sosial yang sedang populer adalah Instagram, dimana terus mengalami peningkatan jumlah pengguna setiap tahunnya. Ramainya media sosial Instagram ini juga turut serta diikuti oleh Forum For Young Indonesians dengan nama akun @fyindonesians untuk membahas terkait isu sosial khususnya pangan sehat. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kepuasan followers @fyindonesians terhadap konten edukasi kesehatan bahayanya Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan paradigma postivistik dengan jenis penelitian deksriptif, analisis data untuk penelitian ini dilakukan dengan membandingkan nilai rata-rata dari gratifications sought (GS) dan gratification obtained (GO) yang didapatkan dari hasil jawaban responden yang dikumpulan melalui kuesioner online. Penelitian ini berusaha memaparkan bagaimana kepuasan yang didapatkan oleh followers dari akun @fyindonesians terhadap konten edukasi kesehatan bahayanya MBDK melalui teori uses and gratifications, juga membandingkan antara kepuasan yang diharapkan (gratifications sought) dan kepuasan yang diterima (gratifications obtained) oleh followers menggunakan indikator kepuasan expectancy value theory. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk gratifications sought lebih besar dibandingkan gratifications obtained atau GS>GO. Artinya tidak terjadi kepuasan pada followers terhadap konten edukasi kesehatan bahayanya Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) akun instagram @fyindonesians.
Efektivitas Akun TikTok sebagai Media Berita dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Generasi Z: Studi Kasus di UINSU
Sugiarto, Samudra;
Bahri, Andini Nur
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i2.82298
Perkembangan Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas akun TikTok @Kompas.tv sebagai media berita dalam memenuhi kebutuhan informasi Generasi Z di UINSU. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi. Sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling menjadi sampel penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akun @Kompas.tv memperoleh skor rata-rata 3,11 pada tujuh indikator yang diukur, yaitu: Kredibilitas, Konteks, Konten, Kejelasan, Kontinuitas dan Konsistensi, Saluran, serta Kapabilitas Audiens. Skor rata-rata ini mengindikasikan bahwa akun TikTok @Kompas.tv berada dalam kategori "efektif" dalam memenuhi kebutuhan informasi Generasi Z di UINSU. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa akun @Kompas.tv berhasil memenuhi harapan Generasi Z dalam hal penyampaian informasi. Implikasinya adalah bahwa media berita dapat memanfaatkan platform TikTok sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan penyebaran informasi kepada Generasi Z secara lebih luas.
Pola Interaksi antara Pengajar dengan Peserta Didik Penyandang Autistik: Studi Kasus Proses Pembelajaran Video Editing di LSBA Jakarta
Nugraeni, Dunola Tri;
Marlina, Marlina;
Herari, Noprita
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i2.83631
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi adaptasi interaksi pengajar dalam program pembelajaran graphic design dan multimedia untuk anak-anak autisme di LSBA, khususnya dalam materi video editing yang dianggap sulit karena membutuhkan peningkatan indra sensorik dan motorik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara dan observasi partisipatif sebagai sumber data primer, serta studi literatur untuk data sekunder. Analisis dilakukan berdasarkan lima konsep dasar teori adaptasi interaksi: faktor persyaratan, faktor harapan, faktor keinginan, posisi interaksi, dan perilaku aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajar menyesuaikan perilaku mereka untuk mencapai tujuan bersama dengan siswa, mengatasi keterbatasan pola interaksi dalam proses pembelajaran, serta memahami dan menanggapi kebutuhan siswa autistik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan oleh pengajar sangat penting dalam membantu siswa-siswi autistik untuk mengikuti instruksi pembelajaran, dengan penekanan pada pemahaman kebutuhan dibandingkan dengan harapan atau keinginan dalam interaksi pembelajaran.
Analysis of Gen Z’s Interaction with Digital Voice Assistant using TAM Approach
Wijayanti, Nova Indah;
Putri, Donna Benitya;
Salindeho , Vanesa Gabriela
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i2.85445
This study aims to investigate Generation Z's readiness to utilize new technology in the field of Digital Voice Assistants for application to hotel services. This research employs a descriptive approach with a quantitative methodology, utilizing a survey method to assess the optimization of Digital Voice Assistants among Generation Z. The analysis was conducted based on three concepts of the Technology Acceptance Model (TAM), which encompasses four indicators: perceived usefulness, perceived ease of use, attitude towards use, and behavioral intention. The results indicated that perceived usefulness had a mean score of 3.9, perceived ease of use had a mean score of 3.8, attitude toward use had a mean score of 3.8, and behavioral intention had a mean score of 3.5, suggesting that all indicators demonstrated high scores based on reference values. The implications of this research suggest that Generation Z can accept DVA technology for potential implementation in hotel services.
Pemanfaatan Video Animasi Bencana Erupsi Gunungapi untuk Mendorong Pengetahuan Erupsi Gunung APi pada Anak- Anak Sanggar Bimbingan At-Tanzil Cheras Malaysia
Setyaningsih, Hayieda;
Dewi, Ratih Puspita
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i2.85460
Bencana merupakan suatu kejadian atau rangkaian kejadian yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan video animasi bencana erupsi gunungapi dalam meningkatkan pengetahuan anak- anak, tanggapan dan persepsi anak-anak terhadap penggunaan video animasi sebagai alat pembelajaran dalam konteks pemahaman tentang gunungapi, dan peningkatan pengetahuan anak – anak mengenai bencana erupsi gunungapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Penelitian ini melibatkan siswa Sanggar Bimbingan At-Tanzil Cheras yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini yaitu penggunaan video animasi bencana erupsi gunungapi untuk meningkatkan pengetahuan erupsi gunungapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan video animasi erupsi gunungapi dalam pendidikan di sanggar Bimbingan secara efektif meningkatkan pemahaman anak-anak secara karakteristik dan ciri-ciri dari erupsi gunungapi. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa siswa menunjukkan ketertarikan dan keingintahuan yang cukup tinggi mengenai pembelajaran bencana alam, terutama terkait bencana erupsi gunungapi. Anak – anak memiliki peningkatan pengetahuan melalui media visual, penjelasan yang mudah dimengerti, interaksi aktif, dan relevansi dengan konteks lokal dalam pendidikan bencana bagi anak-anak di sanggar bimbingan At-Tanzil Cheras. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video animasi bencana erupsi gunungapi dapat meningkatkan pengetahuan anak - anak tentang bahaya dan langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi bencana tersebut. Implikasi dari hasil penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan media visual, penjelasan yang mudah dipahami, interaksi aktif, dan relevansi dengan konteks lokal ke dalam kurikulum pendidikan bencana bagi anak-anak di lingkungan sanggar bimbingan.
Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa Generasi Z pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Polanharjo
Indah, Monica
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v24i1.83174
Motivasi belajar menjadi faktor penting dalam proses belajar yang dapat mempengaruhi hasil siswa, terutama di era generasi z dimana terdapat karteristik dan metode belajar yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi belajar, mengidentifikasi hasil belajar dan mengidentifikasi hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa Generasi Z pada Mata Pelajaran Geografi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala liskert. Jumlah sampel penelitian ini terdapat 125 siswa terbagi dari 5 kelas yang diambil sampel dengan metode random sampling atau secara acak. Analisis data penelitian di uji dengan menggunakan uji statistik pearson digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yaitu variabel X motivasi belajar dan variabel Y hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kategori motivasi belajar terdapat pada kategori sedang dengan frekuensi terbanyak yaitu 88 siswa atau 70% dari total sampel. Hasil belajar siswa berada pada kategori sedang menunjukan sebagian besar siswa memiliki hasil belajar yang cukup baik akan tetapi tidak maksimal. analisis dapat dijadikan acuan untuk merancang intervensi pendidikan yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara menyeluruh. Hasil analisis hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa menggunakan analisis korelasi product moment menunjukan terdapat hubungan positif yang sangat lemah antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa Generasi Z pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Polanharjo sebesar (r =0.153). Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa secara statistik menunjukan tidak signifikan (p = 0.088), dengan hasil identifikasi ini bahwa upaya peningkatan motivasi belajar, penyusunan bahan ajar yang menarik dan inovatif, dan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Era Generasi Z.
Peran Media Tradisional dan Media Modern dalam Diseminasi Informasi Bencana di Indonesia
Islami, Farina;
Rachmah, Amalia Nur;
Luthfiyah, Atikah
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v23i2.84153
Tujuan penelitian ini menganalisis media tradisional dan media modern dalam proses diseminasi informasi bencana, dengan unit analisis pemanfaatan, penerapan, kelebihan dan kekurangan masing-masing media. Metode menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Pencarian data dilakukan dengan kata kunci yaitu media tradisional, media modern, komunikasi bencana, dan informasi bencana sehingga ditemukan empat puluh dua literatur yang dijadikan sebagai data analisis. Temuan menunjukkan bahwa media tradisional dan media modern mampu menjadi penyedia informasi bencana bagi masyarakat dan media informasi bencana memiliki karakteristik masing-masing pada tahap pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana. Media tradisional menjadi alternatif ketika media modern tidak berfungsi dan membantu menjelaskan informasi yang sulit dimengerti masyarakat, sehingga membantu dalam diseminasi informasi bencana. Temuan juga sejalan dengan teori masyarakat informasi dari Frank Webster bahwa teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah struktur dan dinamika masyarakat modern dalam proses produksi, distribusi, dan konsumsi informasi. Kontribusi dari tulisan ini menyajikan berbagai media komunikasi dan informasi yang diterapkan di berbagai daerah pada tiap tahapan bencana.