cover
Contact Name
iqbal
Contact Email
khazanah@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqbalassyauqi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 20886991     EISSN : 25488376     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Journal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan has printed ISSN 2088-6991 and electronic ISSN 2548-8376. Journal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan are Open Access and Peer Reviewed journals that include research articles, studies in the field of education. Journal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan receives articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publish article biannually on June and December. Journal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan uses Quetext plagiarism checker. This journal published by Teacher and Training Faculty State Islamic University of Antasari Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
Re-Konsientisasi dalam Dunia Pendidikan (Membangun Kesadaran Kritis Melalui Pemikiran Paulo Freire) Rohinah, Rohinah
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i1.2355

Abstract

Idealisme pendidikan untuk memanusiakan manusia harus sejalan dengan tujuan dan praksis pendidikan. Meskipun pada kenyataannya, masih banyak pendidikan yang memainkan peran tradisionalnya dengan memandang bahwa peserta didik merupakan produk yang dihasilkan oleh dunia pendidikan. Hal ini disebabkan masih banyaknya praktek di lembaga-lembaga pendidikan yang masih memberikan dominasi pada aspek kognitif dan penekanan pada aspek hafalan dalam memahami praktek pembelajaran bahkan pembelajaran agama sekalipun. Capaian keberhasilan seorang anak hanya berhenti pada nilai angka-angka nominal semata, kepintaran anak dinilai manakala mampu menghafal materi-materi yang sudah ditentukan berdasarkan bahan ajar yang ada dan batasan-batasan yang sudah dipersiapkan secara terukur dan terstruktur menurut aturan yang sangat sempit dan sangat minim terhadap ruang dialog-interaktif antar guru dan peserta didik. Oleh karena itu, hadirnya pemikir kritis sebagaimana Paulo Freire, merupakan upaya memperjuangkan pendidikan menuju sebuah perubahan nyata agar pendidikan tidak hanya sekedar mempersiapkan robot-robot mekanik masa depan melainkan mampu melahirkan manusia-manusia pembawa perubahan menuju masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.
Relevansi Kearifan Lokal Tepung Tawar Dalam Pembelajaran Agama Islam (Studi pada Masyarakat Melayu Pontianak) Ramadhan, Dendy
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i1.2538

Abstract

Artikel ini membahas mengenai suatu kebiasaan masyarakat Melayu Pontianak salah satunya tepung tawar. Preservasi tradisi harus dijaga serta dapat diwariskan pada generasi muda. Kearifan lokal mengacu pada berbagai kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang dalam sebuah masyarakat yang dikenal, dipercayai, dan diakui sebagai elemen-elemen penting yang mampu mempertebal kohesi sosial diantara warga masyarakat serta salah satu ide dan gagasan yang diikuti oleh suatu komunitas setempat . Tepung tawar merupakan suatu rangkaian yang dilaksanakan ketika gunting rambut anak, pernikahan, khitanan, maupun mendirikan dan pindah rumah. Dari sini bisa dikaitkan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang menarasikan sebuah adat kebiasaan masyarakat melayu dalam pelaksanaan tepung tawar seperti tepung tawar badan, tepung tawar mayat, tepung tawar peralatan.  Temuan Penelitian adalah membuat sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Mengenai tepung tawar dimasukkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan tidak meninggalkan teori yang sudah ada. Kata kunci: Tepung Tawar, Kearifan Lokal, Pembelajaran Agama Islam
Rumah-Rumah Tahfizh di Kota Banjarmasin: Profil, Program, dan Metode Pengajaran Al-Qur’an Arobi, Muhammad
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i1.2666

Abstract

Di kota Banjarmasin, ada banyak sekolah atau lembaga pendidikan al-Qur’an, seperti Taman Kanak-kanak  (TK) al-Qur’an, Taman Pendidikan al-Qur’an (TPA), Pondok Pesantren Tahfizh al-Qur’an (PPTQ), dan Rumah Tahfizh al-Qur’an (RTQ). Contoh yang disebut terakhir banyak diminati para murid (santri) dan orang tua, khususnya santri cilik, karena tidak mengharuskan para murid untuk menetap di asrama seperti di pesantren. Pembelajaran al-Qur’an hanya berlangsung satu hingga dua jam dalam sehari. Rumah-rumah tahfizh tersebut tersebar di beberapa wilayah di kota Banjarmasin. Berdasarkan penelitian penulis pada tahun 2018, ada lima rumah tahfizh di kota Banjarmasin yang sudah berdiri lebih dari satu tahun dan mempunyai santri lebih dari lima puluh orang, yaitu: rumah tahfizh al-haramain, rumah tahfizh az-zahra, rumah tahfizh miftahul ihsan, rumah tahfizh qaryah thayyibah, dan rumah tahfizh an-nur. Rumah-rumah tahfizh tersebut masing-masing mempunyai program pembelajaran dan metode pengajaran al-Qur’an.
The Effectiveneness Of Using Piaget, Vygotsky, And Brunner Theories In Teaching English For Young Learners At Sdn Kebun Bunga 6 Banjarmasin Muthmainnah, Inna; Izzatil, Nor; Nor, Hidayah
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i1.2667

Abstract

To address three theories in teaching English for young learners (Piaget, Vygotsky, and Brunner), the researchers believe that an effective teaching teachniques that pay attention not only to the needs of the young learners but also to their interests are very important. This research reported our pre-experimental study on the effectiveness of using Piaget, Vygotsky, and Brunner theories in teaching English for young learners at SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin. There were 26 students of the fourth grade, study English at SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin, participated in this research. The data collected by conducting three times treatment in one class of the fourth grade, and written tests (pre-test and post-test). Findings revealed that the students got better score after the implementation of those three theories (Piaget, Vygotsky, and Brunner) in the classroom; they were very enthusiastic learned English in the classroom by interacting with the teachers and the peers. Their responses toward this activity were also positive. This research is expected to be beneficial for teachers who are interested in applying those three theories in English classroom, especially for young learners’ classroom.
Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Menurut Buya Hamka Hamidah, Laila; Siregar, Sawaluddin; Nuraini, Nuraini
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i2.2668

Abstract

The teacher is a position or profession that requires special skills as a teacher. This work cannot be done by people who do not have the expertise to carry out activities or work as a teacher. Every teacher has a different personality and background and teaching experience. Every teacher has a personality according to the characteristics they have. Personality is actually an abstract, can only be seen through appearance, action, speech, how to dress, and how to deal with every problem. The teacher's personality is the main capital in carrying out the role and duty as an educator. Personality, character is a crown for a human, because that is what distinguishes humans from animals. Good character does not just appear, it is a lifelong learning process. To grow good character, a teacher can learn about the lives of characters who are considered to have good character or personality. Buya Hamka is a National figure who can be a role model in learning to have a great character and personality. The research conducted was included in the type of qualitative descriptive research with library research. The method used is critical analytical descriptive, the primary data source is the works of Buya Hamka who deal with professional teachers and the secondary data are similar works that have the same theme. The analysis in this study uses the method of content analysis. The results of the study are that the teacher according to Hamka functions as an institution that seeks to develop all the potential that exists in students to the fullest, in accordance with the rhythms of their development, both physicaly and mental spiritual have a good personality because students will imitate the behavior of his teacher. Teacher's Personality in Islamic Education According to Buya Hamka's Thought, the teacher must understand the concept of the educator as an exemplary subject, the tasks of the educator, and have character (traits), as befits an educator. Hamka expressed his opinion about how should the characteristics of Islamic religious education teachers, namely: 1) Having extensive knowledge, 2) Good communication, 3) Good example for students and those around them, 4) Ikhlash, 5) Having  good methods for teaching, 6) Humility, 7) Responsibility, 8) Confidence, 9) Gentleness, 10) Patience, 11) Passion, 12) Apply and say honestly. Relevance of Hamka's Thought about the Teacher's Personality of Islamic Education with Education Today Teachers should help shape the character, mind, character, and personality of students, so that he knows which is good and what is bad. While Islamic teaching is an attempt to fill the intellectuals of students with a number of knowledge. Keyword: Teacher Personality, Buya Hamka
Pendidikan Karakter Perilaku Sosial Anak Usia Sekolah Dasar dalam Keluarga di Kota Banjarmasin Nida, Taufiqqurahman
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i1.3009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi orang tua dan guru melalui kerjasama dalam penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan penelitian studi komunitas. Populasi 500 orangtua siswa di 5 Kecamatan Kota Banjarmasin. Sampel adalah 200 orangtua  siswa dengan  menggunakan metode Snow balling. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, partisipasi, dan dokumentasi. Data di verifikasi, melalui kredibilitas, transferabilitas, kriteria, konfirmasi, serta trianggulasi data dengan responden.            Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan dasar dan falsafah pendidikan karakter perilaku sosial yakni  pengenalan dan pengamalan, dapat membangun karakter perilaku sosial siswa terhadap Agama, Pancasila, dan Budaya Banjar. Anak-anak  dibimbing dan mendapat pedoman dengan keteladanan, disiplin, motivasi, pembiasaan, pelestarian dan pengembangan yang kondusif. Serta suasana pendidikan yang membantu mengembangkan lingkungan sosialnya. Dan orangtua memiliki pola untuk membimbing karakter perilaku sosial anak dengan menerapkan sikap kepemimpinan secara demokratis berdasarkan perkembangan karakter perilaku sosial anak. Kemudian oleh orangtua terbina secara harmonis karena adanya kerjasama dan penguatan pendidikan karakter dari sekolah dan guru-guru secara intensif dan kontinu.
Analisis Nilai-Nilai Kecakapan Abad 21 dalam Buku Siswa SD/MI Kelas V Sub Tema 1 Manusia dan Lingkungan Widodo, Arif; Indraswati, Dyah; Sobri, Muhammad
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i2.3231

Abstract

This study aims to describe the 21st century skills values contained in the fifth grade student’s book sub theme 1 (Human and Environment). The method used is content analysis with data reduction stages, data exposure, and drawing conclusions. Data source in this study is buku lingkungan sahabat kita, the 2013 thematic integrated curriculum book for SD/MI grade V. The results of this study indicate that 21st century skills have been developed in learning activities, let’s discuss, let’s write, let’s observe, let’s try, let’s practice, let’s sing, let’s sing, let’s contemplate, and activities with parents.
Identification of Students' Misconceptions in Static Fluid Alfad, Haritsah
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v9i1.3233

Abstract

This study aimed to identify students’ misconceptions in static fluid covering Archimedes’ Principle and hydrostatic pressure. The used-instruments were of 10 multiple choice questions supported by reasons for answers. The method used in this research was giving the exercise in the form of questions to 32 students of XI class who had received subject matter of Archimedes’ Principle and hydrostatic pressure at middle and high school levels. The results of the students’ answers were then analyzed and presented qualitatively and quantitatively. Based on the analysis of students’ answers obtained 16 types of misconceptions in static fluid. In comprehending Archimedes' Principle, most students experienced difficulties in determining the state of floating, sinking and determining magnitude of buoyancy of objects in a fluid. While on hydrostatic pressure topic, most students found it difficult to determine the amount of hydrostatic pressure at a point in the fluid.
Validitas Perangkat Pembelajaran Konsep Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Sains Siswa SMA di Banjarmasin Istiqamah, Istiqamah
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i2.3235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang valid. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), Bahan Ajar, Lembar Penilaian, dan Media Pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dan dikembangkan menggunakan model ASSURE serta dianalisis secara deskriptif. Penelitian dan pengembangan ini difokuskan pada proses uji validasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan produk pengembangan perangkat pembelajaran yang valid. Untuk mengetahui tingkat validitas perangkat penelitian ini melalui tahapan validasi ahli (pakar perangkat pembelajaran) dan validasi pengguna (Siswa). Uji ahli (validasi) ini  dilakukan oleh 3 validator  yang merupakan pakar dibidang pendidikan, sedangkan uji pengguna dilakukan oleh 3 validator yaitu 3 orang siswa kelas X Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang diambil berdasarkan tingkatan akademik siswa untuk menguji keterbacaan LKS, Bahan Ajar dan Lembar Penilaian kognitif (LP-1). Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas perangkat pembelajaran dari validasi ahli adalah valid. Hasil validasi tersebut yaitu silabus 73,33% (cukup valid),  RPP 72,37% (cukup valid), LKS 72,43% (cukup valid), Bahan Ajar 73,43% (cukup valid), dan lembar penilaian 75% (cukup valid), dan Media Pembelajaran 73,2% (cukup valid). Hasil validasi pengguna menunjukkan kategori baik.Dengan demikian, maka disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran tergolong valid.
Scientific Attitude Identification and Interest of Pursuing Career in The Physics Sukarni, Weni; Jannah, Nurdatul; Qoriyana, Dina; Zain, Muhammad Sofyan
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v9i1.3297

Abstract

The purpose of the research to identification attitudes of students SMAN 08 Batanghari of Physics on two indicators, that is the adoption of scientific attitudes and career interests in Physics. The sample used was 150 students. This type of research is quantitative with survey methods. The instrument used was an attitude questionnaire. Data analysis in this study uses descriptive statistics. The results obtained showed that the Adoption Indicator of scientific attitudes had the highest percentage of 69.3% with a good category and indicators of career interests in Physics had the highest percentage of 55.3% with a quite good category.