cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
Penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini Asnuddin Asnuddin; Asrini Mattrah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i3.2794

Abstract

Social media use: The role of parents' perceptions about social media impact in early marriageBackground: Early marriage is a marriage that is conducted at adolescence, the factors causing early marriage are socio-cultural factors, economic pressure, level of education, difficulty in getting a job, social media, religion and views and beliefsPurpose: To find out the influence of social media and the role of parents on the incidence of early marriageMethod: A quantitative research using descriptive analytical research method with cross sectional study design with variable use of social media with the criteria for the results "active and inactive". For the variable of the role of parents with 2 outcome criteria, namely "influential and not influential". And for the variable incidence of early marriage, there are 2 criteria, namely age 14-16 years and age 17-19 years, the questionnaire used has been through the validity of previous researchers. Then the results of the data obtained were analyzed in the SPSS program using the Chi Square testResults: From the Chi Square test results for social media variables obtained p value = 0.001, then the value of p = 0.001 <0.05 (α) while the role of parents variable Chi Square test results obtained p value = 0.022, therefore the value of p = 0.022 <0.05 (α).Conclusion: Based on the results of the study it can be concluded that, there is a significant influence between the use of social media and the role of parents in the event of early marriage Keywords: Social media; Parents, Early marriagePendahuluan: Pernikahan usia dini adalah perkawinan yang dilakukan pada usia remaja, faktor penyebab pernikahan usia dini adalah faktor sosial budaya, desakan ekonomi, tingkat pendidikan, sulit mendapat pekerjaan, media sosial, agama serta pandangan dan kepercayaan.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini di Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study dengan variabel penggunaan media sosial dengan kriteria hasil “aktif dan tidak aktif”. Untuk variabel peran orang tua dengan 2 kriteria hasil yaitu “berpengaruh dan tidak berpengaruh”. Dan untuk variabel kejadian pernikahan dini ada 2 kriteria  yaitu umur 14-16 tahun dan umur 17-19 tahun,  kuesioner yang di gunakan sudah melalui uji validitas peneliti sebelumnya. Kemudian hasil data yang di dapatkan dianalisis di program SPSS dengan menggunakan uji Chi SquareHasil: Dari hasil uji Chi Square untuk variabel media sosial didapatkan nilai p=0,001, maka nilai p=0.001<0.05 (α) sedangkan variabel peran orang tua hasil uji Chi Square didapatkan nilai p=0,022, oleh karena itu nilai p=0.022<0.05 (α).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa, Ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini
Pengaruh kupas baik mahasiswa terhadap penerapan pelayanan Islami pada pasien rawat inap Nurjanna Nurjanna; Wilda Rezki Pratiwi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i3.2844

Abstract

The  student's kupas baik in application of Islamic services among hospitalized patientsBackground: Kupas baik is a program of activities carried out by the Office of International Affairs, Cooperation and Development of Al-Islam & Kemuhammadiyahan which is one of the implementations of Muhammadiyah's higher education goals, namely the establishment of Islam and the Muhammadiyah. This educates and enlightens all academicians.Purpose: To analyze the effect of Kupas baik Lecture Program in application of Islamic services among hospitalized patientsMethod: A pre-experimental research method with a one-shot case study design. The study population was 105 people and sample amounted to 93 respondent by purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire. The data analysis technique uses One-Way Anova.Results: The calculated F value of 35.76 and the F table value is 3.10 so that the calculated F value <F table (35.76 <3.10) means that there is a good linear effect on Islamic services.  Conclusion: It is expected that the application of an Islamic service model as an alternative for treatment of patients as well as providing medical care and nursing is framed by Islamic principles with holistic approaches in the form of biopsico-social-cultural and spiritual servicesKeywords: Student; Kupas baik; Application; Islamic services; Hospitalized; PatientsPendahuluan: Kegiatan Kuliah Pas Sepuluh Menit Belajar Al- Islam dan Kemuhammadiyahan    (KUPAS BAIK) adalah program kegaiatan yang dilakukan oleh Kantor Urusan Internasional , Kerjasama dan Pengembangan Al- Islam & Kemuhammadiyahan yang merupakan salah satu implementasi dari tujuan pendidikan tinggi Muhammadiyah yaitu terbinanya keislaman dan kemuhammadiyahan yang mencerdaskan dan mencerahkan bagi seluruh civitas akademika.Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh Program Kuliah Pas Sepuluh Menit (Kupas Baik) Mahasiswa Terhadap Penerapan Pelayanan Islami  Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Nene Mallomo Kabupaten   SidrapMetode: Penelitian pre-experimental design dengan desain one-shot case study. Populasi penelitian 105 orang . Sampel berjumlah  93 orang. Tekhnik Pengambilan Sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Teknik analisa data menggunakan One- Way  Anova.Hasil: Nilai F hitung sebesar 35,76  dan nilai F tabel yaitu 3,10 sehingga nilai F hitung < F tabel ( 35,76 < 3,10) artinya ada pengaruh linear kupas baik terhadap pelayanan Islami.  Simpulan: Diharapkan penerapan model  pelayanan yang islami sebagai salah satu alternative untuk pengobatan  pada pasien serta memberikan asuhan medik dan keperawatan yang dibingkai dengan kaidah – kaidah islam dengan pendekaan holistic dalam bentuk pelayanan biopsiko-sosial-kultural maupun spiritual
Pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan penurunan berat badan pada ibu postpartum yang menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan Wayan Dane Wijaya; Aryanti Wardiyah; Lidya Ariyanti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 4 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i4.3528

Abstract

Effects of breastfeeding on postpartum weight loss among muslim women (Fasting the month of Ramadan) Background: Breast milk is a substantial source of nutrition for the baby. Some Muslim women during Ramadan perform breastfeeding and fasting, although according to Islamic rules for them are optional to exchange for other alternatives form according to religious rules. Base on theory Breastfeeding influences maternal weight loss and pre-survey in Bandar Lampung, interviews with 10 Muslim women, of 7 respondents perform breastfeeding and Ramadan fasting. They said had a decrease of their weight even though is insignificant.Purpose: To know the effects of breastfeeding on postpartum weight loss among Muslim women (Fasting the month of Ramadan)Method: A quantitative, analytical survey research design with cross-sectional approach. The population is all post partum at the Sukarame Health Centre, Bandar Lampung. The sample of 142 taken by total sampling. The questionnaire including demographic data and weight scale to measure their weight in the end of Ramadan.Results : Finding by 142 respondents, 45.8% respondents perform breastfeeding and 67.5% respondents Ramadan fasting had a decrease in weight of 39.7% respondents, with decrease 1-10% weight. The results of statistical tests using the chi-square test obtained p-value = 0.029 and 0.024, which means that there is a relationship between breastfeeding, Ramadan fasting and post partum maternal weight loss. It is to be attention in breastfeeding following by sufficient nutrition intake even though Ramadan fasting during breaking the fast (iftar).Keywords: Breastfeeding; Body weight; Post patum; Muslim women; Fasting the month of RamadanPendahuluan: ASI merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi. Beberapa wanita muslim selama bulan Ramadhan menyusui bayinya dan juga berpuasa, meskipun menurut aturan Islam bagi mereka adalah opsional dapat ditukar dengan bentuk alternatif lain sesuai aturan agama. Berdasarkan teori ada pengaruh  menyusui dengan penurunan berat badan, dan pra survei di Bandar Lampung dengan wawancara pada 10 wanita muslim, dari 7 responden yang menyusui dan juga berpuasa di bulan Ramadhan. Mereka mengatakan mengalami penurunan berat badan meski tidak signifikan.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI terhadap penurunan berat badan pasca melahirkan pada wanita Muslim yang berpuasa di bulan Ramadhan.Metode: Penelitian survey analitik kuantitatif dengan desain pendekatan cross-sectional. Populasinya adalah seluruh ibu post partum di Puskesmas Sukarame Bandar Lampung. Sampel sebanyak 142 diambil secara total sampling. Kuesioner tersebut meliputi data demografi dan timbangan untuk mengukur berat badan mereka di akhir bulan Ramadhan.Hasil : Didapatkan dari 142 responden, 45.8% responden yang menyusui bayinya dan 67.5% responden juga menjalankan ibadah puasa Ramadhan mengalami penurunan berat badan sebanyak 39.7% responden, dengan penurunan berat badan 1-10% dari berat berat awal kelahiran. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square didapatkan p-value = 0.029 dan 0.024 yang berarti ada hubungan antara pemberian ASI, berpuasa di bulan Ramadhan dengan penurunan berat badan. Disarankan dan diperhatikan dalam menyusui bayinya harus diikuti dengan asupan gizi yang cukup saat buka puasa di bulan Ramadhan.
Hubungan stres dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus Andoko Andoko; Dimas Ning Pangesti; Neti Asmawarni
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 4 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i4.1583

Abstract

Psychological stress and blood glucose regulation among patients with diabetes mellitusBackground: Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by an increase in blood sugar. Diabetes mellitus has caused around 1.6 million deaths directly and 2.2 million deaths caused by complications of diabetes. The exact cause of diabetes mellitus is still unknown. Diabetes mellitus until now, not yet cured and only  controlled by blood sugar levels. One cause of instability in blood sugar levels in diabetics is because of the stress caused by the disease process.Purpose: Knowing psychological stress and blood glucose regulation among patients with diabetes mellitus.Method: A quantitative, cross sectional design. The populations in this study were 262 patients with diabetes mellitus, a total sample of 159 patients with a purposive sampling technique. The analysis used the person product moment test.Results: Shows an average stress score of patients with diabetes mellitus was 24.58 ± 3.946 and the average blood sugar level of patients with diabetes mellitus was 227.52 ± 7.754 mg/dl, the analysis results obtained r = 0.701; p-value 0,000.Conclusion: There was psychological stress and blood glucose regulation among patients with diabetes mellitus, it is recommended that they try to run a regular diet and prevent various complications of diabetes mellitus and try to do activities that can reduce stress levels such as by exercising and doing relaxation.Keywords: Psychological stress; Blood glucose; Diabetes mellitusPendahuluan: Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan gula darah. Diabetes mellitus telah menyebabkan sekitar 1,6 juta kematian secara langsung dan 2,2 juta kematian yang disebabkan komplikasi diabetes. Penyebab pasti dari penyakit diabetes mellitus sampai saat ini belum diketahui. Penyakit diabetes mellitus sampai saat ini belum dapat disembuhkan dan hanya dapat dilakukan pengontrolan kadar gula darah. Salah satu penyebab ketidakstabilan kadar gula darah pada penderita diabetes diantaranya karena terjadinya stres akibat dari proses penyakit.Tujuan: Diketahui hubungan stres dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus.Metode: Jenis penelitian kuantitatif, rancangan cross sectional. Populasi penderita diabetes mellitus yang berjumlah 262 responden, besar sampel yang diambil sebanyak 159 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis menggunakan uji person product moment.Hasil: Menunjukkan rata-rata skor stres penderita diabetes mellitus adalah 24,58±3,946 dan rata-rata kadar gula darah penderita diabetes mellitus adalah 227,52±7,754 mg/dl, hasil analisis didapatkan r = 0,701; p-value 0,000.Simpulan: Ada hubungan antara stres dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus. Bagi penderita diabetes melitus disarankan agar berusaha menjalankan diet yang teratur dan melakukan pencegahan berbagai komplikasi diabetes mellitus serta berusaha melakukan aktivitas yang dapat menurunkan tingkat stres seperti dengan berolahraga serta melakukan relaksasi. 
Efektivitas edukasi kesehatan menggunakan permainan tebak gambar dan audiovisual terhadap pemahaman kesehatan gigi dan mulut Fenita Purnama Sari Indah; Tri Okta Ratnaningtyas; Rita Dwi Pratiwi; Ida Listiana; Desty Alyumah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i1.3809

Abstract

The effectiveness of educational videos and picture charades: A health teaching device in improving oral health knowledge among elementary school students Background: Dental and oral health was one of the public health problems that required comprehensive treatment. Dental and oral health care efforts have to begin from an early age. To overcome the problem among elementary school students need health education used to counseling methods that were under the criteria target of health education.Purpose: To determine of the effectiveness of educational videos and picture charades: A health teaching device in improving oral health knowledge among elementary school students.Method: A quasi-experiment design with a non-equivalent control group with pretest posttest with a sample of 60 people. The group by a video method of 30 respondents and the group by picture charades of 30 respondents, The sample taken by purposive sampling. The technique of collecting data used to a questionnaire sheet. This studied used to Wilxocon signed rank test statistics and Mann Whitney test for data analysis.Results: There was a significant difference in oral health knowledge on educational videos group also picture charades group among elementary school students before and after interventions with (p value = 0.015) and (p value = 0.010) and differences both groups with (p value = 0.011).Conclusion: The video method and picture charades were in the same effective for increasing the knowledge of dental and oral health for fourth-grade students at Government Elementary School (SDN Muncul 3).Keywords: Educational; Videos; Picture charades; A health teaching device; Oral health knowledge; Elementary school studentsPendahuluan: Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan secara komperehensif. Upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan sejak usia dini. Untuk mengatasi masalah pada siswa sekolah dasar dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan menggunakan metode penyuluhan yang sesuai dengan kriteria sasaran penyuluhan kesehatan. Dari hasil studi pendahuluan didapatkan dari duapuluh siswa memiliki pemahaman kurang tentang kesehatan gigi dan mulut.Tujuan: Mengetahui perbedaan pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut antara penyuluhan kesehatan dengan metode audiovisual dan permainan tebak gambar.Metode: Penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan non-equivalent control group design with Pretest Posttest design dengan sampel yaitu 60 orang. Untuk kelompok metode audiovisual sebanyak 30 responden dan untuk kelompok permainan tebak gambar sebanyak 30 responden dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik uji wilcoxon signed rank test dan uji mann whitney test.Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan metode audiovisual (p value = 0,015) dan permainan tebakgambar (p value = 0,010) serta perbedaan diantara kedua pengguna metode penyuluhan kesehatan (p value = 0,011).Simpulan: Metode audiovisual dan permainan tebak gambar sama - sama efektifnya untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas IV SDN Muncul 3. Namun, jika dibandingkan kedua metode ini, metode permainan tebak gambar lebih dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien di UPT Puskesmas rawat inap Triyoso Triyoso; Martina Sari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i3.1706

Abstract

Nurse caring behaviors and patient satisfaction: The impact of patients experience at Bukit Kemuning inpatient public health centreBackground: The results of the pre-survey conducted on January - 2019 based on the medical records of the Bukit Kemuning Inpatient Health Center in North Lampung recorded in 2018 had of 279 inpatients. Base on evaluation in Bukit Kemuning Inpatient Health Center, the Minimum Service Standards (MSS) achievement scored of 67.29% describes the service quality is still suboptimal.Purpose: Knowing relationship between nurses' caring behavior towards patient satisfaction in Bukit Kemuning Inpatient Health Centre North Lampung RegencyMethod: A quantitative cross-sectional approach, the population of all outpatient who had experienced hospitalization at Bukit Kemuning Inpatient Health Center, with a sample of 282 respondent. The variables of this study were nurse caring behavior and patient satisfaction. The research conducted at the Bukit Kemuning Inpatient Health Center UPT North Lampung Regency. data collection using a questionnaire. Data analysis was univariate and bivariate (chi square).Results: Knowing the respondents' statement that nurses' shown caring behavior in a poor category of 162 (57.4%), patients unsatisfied of 140 (49.4%), There is a relationship between Nurse caring behaviors and patient satisfaction at Bukit Kemuning inpatient public health centre North Lampung Regency (p-value = 0.000 OR = 4.659)Conclusion: There is a correlation between Nurse caring behaviors and patient satisfaction: The impact of patients experience at Bukit Kemuning inpatient public health centre, for the Health Center management to consider for nurses' staff for conducting caring behavior training and improve health services.Keywords: Nurses; Caring behavior; Patient; SatisfactionPendahuluan: Standar kepuasan pasien di pelayanan kesehatan ditetapkan secara nasional oleh Departemen Kesehatan. Hasil pra survey yang dilakukan tanggal 5 – 9 Januari 2019  berdasarkan data rekam medis Puskesmas Rawat Inap Bukit Kemuning  Kabupaten Lampung Utara  tercatat tahun 2018 jumlah pasien yang melakukan kunjungan rawat jalan sebesar 11.169 orang dan rawat inap sebanyak 279 orang. Puskesmas Rawat Inap Bukit Kemuning  Kabupaten Lampung Utara  Standar SPM > 90 % dengan hasil capaian hanya 67, 29% sehingga dapat menggambarkan mutu pelayanan masih belum optimal.Tujuan : Diketahui  hubungan perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien di UPT Puskesmas Rawat Inap Bukit Kemuning  Kabupaten Lampung Utara  tahun 2019Metode: Penelitian kuantitatif pendekatan Cross Sectional, populasi seluruh pengunjung Puskesmas, dengan sampel berjumlah 282 orang Objek dalam penelitian ini adalah perilaku caring perawat dan kepuasan pasien. Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Rawat Inap Bukit Kemuning  Kabupaten Lampung Utara. bulan Januari – Juni  2019 . pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square).Hasil: Diketahui pernyataan responden tentang perawat yang menunjukkan perilaku caring kategori buruk, sebesar 162 (57,4%) responden, kepuasan keluarga pasien kurang puas, sebesar 140 (49,4%) responden, Ada  hubungan antara perilaku caring perawat terhadap tingkat kepuasan keluarga pasien di UPT Puskesmas Rawat Inap Bukit Kemuning  Kabupaten Lampung Utara  tahun 2019 (p-value=0,000,0,05, OR=4,659)Simpulan: Ada  hubungan antara perilaku caring perawat terhadap tingkat kepuasan keluarga pasien di UPT Puskesmas Rawat Inap Bukit Kemuning  Kabupaten Lampung Utara  tahun 2019, bagi pihak manajemen Puskesmas sebagai bahan pertimbangan untuk mengadakan pelatihan perilaku caring perawat guna meningkatkan pelayanan pasien.
Efektivitas pemberian temulawak dan madu terhadap peningkatan berat badan anak dengan status gizi kurang Linawati Novikasari; Setiawati Setiawati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i2.1666

Abstract

Additional curcuma xanthorrhiza and honey supplement to poor nutritional status in childrenBackground: Based on data from the Central Lampung Health Office in 2018, 2226 of children (24.7%) finding malnourished. The results of the survey in 2019 of 15 children aged 4-5 years known (30%) their weight were ungrown per three months. The communities rarely used plants and natural resources around them to improve nutrition for their children.Purpose: To know effect of Additional curcuma xanthorrhiza and honey supplement to poor nutritional status in children.Method: Quantitative research with Quasy Experimental case-control and using T-Test Paired. The population is children aged 1-3 years with poor nutritional status at Raja Basa Indah Public health center. Sampling technique with a ratio of 1: 1, of 40 participants divided into two groups such as intervention group and control group. The research instrument used an observation sheet. Research has taken 15 days, the ending by evaluation (participants measured with bodyweight scale).Results: There was an increase in body weight in both groups, with a p-value of 0.003 (control group) and a p-value of 0.000 (intervention group).Conclusion: In the intervention group, the average weight gain was 0.66 Kg, while the control group had an average weight gain of 0.18 Kg. T-test with p-value 0.000, the results show that the correlation of the treatment group is stronger than the control groupKeywords:  Curcuma xanthorrhiza; Honey; Supplement; Poor nutritional status; Children                  Pendahuluan: Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lampung Tengah tahun 2018, sebanyak 2226 anak (24,7%) ditemukan gizi buruk. Hasil survei tahun 2019 terhadap 15 anak usia 4-5 tahun diketahui (30%) berat badannya tidak tumbuh per tiga bulan. Masyarakat jarang memanfaatkan tumbuhan dan sumber daya alam di sekitar mereka untuk meningkatkan gizi anak-anak mereka.Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pemberian temulawak dan madu terhadap peningkatan berat badan anak dengan status gizi kurang di Puskesmas Raja Basa Indah Bandar Lampung.Metode: Penelitian kuantitatif dengan Quasy Experimental case-control dan menggunakan T-Test Paired. Populasinya anak usia 1-3 tahun dengan status gizi buruk di Puskesmas Raja Basa Indah. Teknik pengambilan sampel dengan perbandingan 1:1, dari 40 partisipan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Penelitian selama 15 hari dan diakhiri dengan evaluasi (partisipan diukur dengan timbangan badan).Hasil: Pemberian Temulawak dan madu efekif dalam meningkatan berat badan pada anak dengan status gizi kurang pada kelompok kasus dan kontrol, dengan p-value 0,000.Simpulan: Pada kelompok intervensi, kenaikan rerata berat badan yaitu 0,660, sedangkan pada kelompok kontrol pre-test  dan  posttest beberapa responden mengalami kenaikan berat badan dengan rerata 0,180.hasil uji t-tes dengan nilai p-value 0,000  hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan korelasinya lebih kuat dibandingkan kelompok kontrol. 
Evaluasi pengetahuan remaja dan partisipasinya pada kegiatan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Idha Farahdiba; Noviyani Hartuti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i2.3616

Abstract

Youth Care Health Program (YCHP) among adolescent students: Knowledge and participation Background: Teenagers can access the health center to get some information regarding health and consultation with their psychological problems. Youth Care Health Program (YCHP) focuses more on promotive and preventive services, considering that adolescence is a time when problems are caused by ignorance, misperception, and lack of consideration in acting and preventing destructive behavior.Purpose: To evaluate adolescent knowledge of adolescent knowledge with adolescent participation in the Youth Care Health Program (YCHP).Method: The research method used is the Cross Sectional Study method. The population of the study was teenagers who had attended the Youth Youth Care Health in the working area of the Dahlia Health Center, Makassar City. The sampling technique used purposive sampling technique obtained 42 participants. The research instrument used a questionnaire to assess adolescent knowledge and youth participation by observing their presence, activeness, and enthusiasm in Youth Care Health Program (YCHP). The analytical technique is used in univariate and bivariate data analysis (chi-square test). α-value = 0.05Results: The adolescents with a good knowledge 36 (85.7%) and has a high desire participation of 31 (73.8%). The correlation of all variables independent with participation as dependent variable was >0.05Conclusion: There was not a relationship between Youth Care Health Program (YCHP) among adolescent in knowledge and participation.Keywords: Adolescent; Knowledge; Participation; Youth Care Health Program (YCHP).Pendahuluan: Remaja dapat mengakses layanan dengan mudah hanya datang ke puskesmas yang telah ditunjuk untuk menyelenggarakan program tersebut. PKPR lebih berfokus pada pelayanan promotif dan preventif dimana mengingat masa remaja merupakan masa dimana permasalahan disebabkan oleh ketidaktahuan, salah persepsi, hingga kurangnya pertimbangan dalam bertindak. ketidaktahuan remaja tentang layanan PKPR merupakan faktor penting dalam menentukan akses PKPR oleh remaja.Tujuan: Diketahui apakah terdapat hubungan pengetahuan remaja terhadap partisipasi remaja dalam kegiatan PKPR.Metode: Menggunakan metode Cross Sectional Study dengan populasinya penelitian remaja yang pernah mengikuti posyandu remaja di wilayah kerja Puskesmas Dahlia Kota Makassar. Teknik pengambilan Sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sampel berjumlah 42 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner untuk menilai pengetahuan remaja dan partisipasi remaja dengan mengobsevasi kehadiran, keaktifan dan antusiasnya selama kegiatan PKPR. Teknik analisa menggunakan analisis data univariat dan bivariat (uji chi-square) dengan nilai α sebesar 0,05.Hasil: Remaja dengan pengetahuan baik 36 (85,7%) dan memiliki keinginan partisipasi tinggi sebesar 31 (73,8%). Korelasi semua variabel independen dengan partisipasi sebagai variabel dependen adalah >0,05Simpulan: Penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan remaja tentang PKPR dengan partisipasi remaja dalam kegiatan PKPR. 
Pengaruh terapi musik klasik (mozart) terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Rahma Elliya; Satria Baharuddin; Dessy Hermawan
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i1.1605

Abstract

The effect of classic music therapy (mozart) on blood pressure in elderly with hypertensionBackground: Based on the Health Profile of North Lampung Regency in 2018 the number of people with hypertension in the last three years increased to 600 in 2017 and in 2018 the number of sufferers was 741 sufferers.Purpose: To determine the effect of classical music therapy (Mozart) on blood pressure.Method: Quantitative research uses a quasi-experimental approach. The population was patients with hypertension at the Elderly Post health service (Posyandu) at Kalibalangan Health Center, which amounts to 80 people. A sample of 62 participants divided into 2 groups, 31 participants by music therapy + antihypertensive drug (amlodipine), and 31 other participants only take the antihypertensive drug as amlodipine. Data collection techniques by monitoring of blood pressure. The statistical test used is the Independent Test.Results:The average blood pressure of systole before being given Classical Music (Mozart) + Amlodiphine is 164.2 mmHg, diastole 102.7 mmHg. The average blood pressure of systole before being given Amlodipine is 163.5mmHg, diastole 103.9 mmHg. Average blood pressure of systole after given Classical Music (Mozart) + Amlodipine is 147.1mmHg, diastole 89.03mmHg. The mean systole blood pressure after Amlodipine is 152.3mmHg, diastole 95.2 mmHg. There are differences in systolic blood pressure in patients with moderate hypertension between the intervention groups (classical music therapy (mozart) ) and the control group (p-value = 0,000) There is a difference in diastolic blood pressure in patients with moderate hypertension between the intervention group (classical music therapy (mozart) and the control group (p value = 0.016).Conclusion: There is an influence of classical music therapy (mozart) on blood pressure, it is recommended to use the results of this study as an alternative therapy in the treatment of primary hypertension and so that it can be socialized to the communityKeywords: Classical Music Therapy (Mozart); Blood Pressure; Hypertension; ElderlyPendahuluan: Jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Lampung Utara dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan tahun 2015 sebesar 10.743 penderita tahun 2016 sebesar 13.039 penderita dan tahun 2017 sebesar 11.228 penderita. Sementara di Puskesmas Kalibalangan tahun 2015 sejumlah 604 turun menjadi 458 tahun 2016, kemudian meningkat menjadi 600 tahun 2017 dan tahun 2018 sejumlah 741 pasien, musik klasik merupakan salah satu terapi non farmakalogik yang mampu menurunkan tekanan darah.Tujuan: Diketahui pengaruh terapi music klasik (Mozart) terhadap tekanan darah pada lansia.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di Posyandu Puskesmas Kalibalangan yang berjumlah 80 orang. Sampel sebanyak 62 partisipan dibagi menjadi 2 kelompok, 31 partisipan dengan terapi musik + obat anti hipertensi (amlodipine), dan 31 partisipan lainnya hanya mengkonsumsi obat anti hipertensi sebagai amlodipine. Teknik pengumpulan data dengan mengamati tekanan darah. Uji statistik yang digunakan adalah Independent Test.Hasil: Rata-rata tekanan darah systole sebelum diberi Musik Klasik (Mozart) + Amlodiphine adalah 164.2 mmHg, diastole 102,7 mmHg, pada kelompok yang diberi Amlodipine adalah 163.5mmHg, diastole 103.9 mmHg. Rata-rata tekanan darah systole sesudah diberi Musik Klasik (Mozart) + Amlodipine adalah 147.1 mmHg, diastole 89.03 mmHg, pada kelompok yang diberi Amlodipine adalah 152.3 mmHg, diastole 95.2 mmHg. Ada perbedaan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi sedang antara kelompok intervensi (terapi music klasik (mozart) dan kelompok control (p-value = 0,000). Ada perbedaan tekanan darah diastolic pada penderita hipertensi sedang antara kelompok intervensi (terapi music klasik (mozart) dan kelompok control (p value =0,016).Simpulan: Ada pengaruh terapimusik klasik (Mozart) terhadap tekanan darah pada lansia, sehingga disarankan agar menggunakan hasil penelitian ini sebagai salah satu terapi alternative dalam pengobatan hipertensi primer dan agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat.
Efektivitas pemberian biskuit mocaf (modified cassava flour) dengan penambahan bayam (spinacia oleracea) dan ikan teri (stolephorus sp) terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil Hadriani Irwan; Darmiati Darmiati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i2.4442

Abstract

Nutritional Value of Cookies made from the mixture of Mocaf flour (Modified Cassava Flour), spinach (spinacia oleracea) and anchovy (stolephorus sp) on the increase in hemoglobin levels on pregnant womenBackground: Anemia in pregnancy occurs due to an increase in blood plasma volume. The high rate of anemia is caused by the lack of awareness of a pregnant woman to improve nutritional status that occurs during pregnancy. Purpose: To determine the nutritional value of cookies made from the mixture of mocaf flour (modified cassava flour), spinach (spinacia oleracea) and anchovy (stolephorus sp) on the increase in hemoglobin levels of pregnant womenMethod: Quasi-experiment with one group pre and post-test design. The evaluation uses laboratory tests in the form of blood sampling to see the results of HB levels at the beginning and after treatment or intervention. The intervention was by giving mocaf biscuits (Modified Cassava Flour) with the addition of spinach (Spinacia oleracea) and anchovies (Stolephorus Sp) for 1 month to pregnant women at the Panambungan Health Center Makassar in May-June 2020 with a total sampling of 31 participants (pregnant women who have anemia). All ingredients for the intervention have been tested for nutritional content and safety at the STIKes Pelamonia Makassar laboratory. The population in this study were all pregnant women with anemia at the Panambungan Public Health Center, Makassar.Results: Finding an analysis with test-t-tests. The hemoglobin level of pre-intervention on an average of 8.7 g/dl, while after the intervention of 9.6 g/dl on average and it is known that a significant with p-value = 0.01Conclusion: The effect of the nutritional value of cookies made from the mixture of mocaf flour (modified cassava flour), spinach (spinacia oleracea) and anchovy (stolephorus sp) on the increase in hemoglobin levels on pregnant womenKeywords: Nutritional Value; Mocaf flour (Modified cassava flour); Spinach (Spinacia oleracea); Anchovy (Stolephorus sp); Hemoglobin levels; Pregnant womenPendahuluan: Anemia pada kehamilan terjadi karena terjadi peningkatan volume plasma darah. Kasus yang tinggi disebabkan oleh rendahnya kesadaran ibu hamil untuk meningkatkan status gizi yang terjadi pada selama masa kehamilan.Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pemberian biskuit mocaf (Modified Cassava Flour) dengan penambahan bayam (Spinacia Oleracea) dan ikan teri (Stolephorus Sp) terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Panambungan Makassar.Metode: Quasi eksperimen dengan desain one group pre and post test. Evaluasinya menggunakan uji laboratorium berupa pengambilan darah untuk melihat hasil kadar HB diawal dan sesudah perlakuan atau intervensi. Intervensinya dengan pemberian biskuit mocaf (Modified Cassava Flour) dengan penambahan bayam (Spinacia Oleracea) dan ikan teri (Stolephorus Sp) selama 1 bulan kepada ibu hamil di Puskesmas Panambungan Makassar bulan mei-juni 2020 dengan cara total Sampling sebanyak 31 partisipan (para ibu hamil yang mengalami anemia). Semua bahan untuk intervensinya telah dilakukan uji kandungan gizi dan keamanannya di laboratorium STIKes Pelamonia Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami anemia di Puskesmas Panambungan Makassar.Hasil: Kadar hemoglobin pada responden sebelum diberikan biskuit didapatkan rata-rata sebesar 8.7 g/dl, sedangkan sesudah mengkonsumsi biskuit rata-rata sebesar 9.6 g/dl dan diketahui bahwa nilai  p = 001  signifikan yang berarti lebih kecil dari 0.05.Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian biskuit mocaf (Modified Cassava Flour) dengan penambahan bayam (Spinacia Oleracea) dan ikan teri (Stolephorus Sp) terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Panambungan Makassar.