cover
Contact Name
Tori Rihiantoro
Contact Email
toririhiantoro@poltekkes-tjk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkeperawatan@poltekkes-tjk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
ISSN : 19070357     EISSN : 26552310     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Fokus jurnal adalah informasi tentang penelitian dan kajian di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan (April dan Oktober) dalam Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
KEPUASAN USER TERHADAP KINERJA PERAWAT LULUSAN POLITEKNIK KESEHATAN Yuni Astini; Kodri Kodri
Jurnal Keperawatan Vol 8, No 2 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.827 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v8i2.151

Abstract

Persepsi user terhadap kinerja lulusan, merupakan salah satu tolak ukur untuk meningkatkan kualitas pendidikan, yang pada akhirnya akan membentuk kepuasan user, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, serta berdampak positif untuk peningkatan  derajat kesehatan masyarakat. Terkait dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia. Laporan UNDP (2007), Indonesia berada pada urutan ke-107 dari 177 negara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kepuasan user terhadap kinerja lulusan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, desain penelitian deskriptif jenis evaluasi (evaluation study). Populasi penelitian adalah seluruh perawat lulusan Poltekes Kemenkes Tanjungkarang  2010 sebanyak 59 orang. Sampel penelitian 21 orang. Penelitian dilaksanakan bulan September – Oktober 2011. Hasil penelitian kinerja lulusan baik (81%). Kepuasan user terhadap kinerja lulusan  dalam kriteria puas (71%). Harapan user, materi keilmuan yang perlu ditingkatkan adalah Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kritis. Soff skill yang perlu ditingkatkan adalah kejujuran, kedisiplinan dan komunikasi. Saran, dalam upaya meningkatkan kinerja  lulusan dan kepuasan user, diharapkan Prodi Keperawatan Poltekes  Kemenkes Tanjungkarang   memprioritaskan pada mata ajar Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Medikal Bedah dan Keperawatan Kritis, meningkatan skill komunikasi bahasa asing.dan kegiatan pelatihan bersertifikat .
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA CANDIMAS Nurhayati Nurhayati; Holidy Ilyas; Al Murhan
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v11i1.524

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangat penting untuk tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental. Di Indonesia target cakupan ASI ekslusif selama 6 bulan adalah sebesar 80%. Namun demikian angka ini sangat sulit untuk dicapai bahkan tren prevelensi ASI dari tahun ke tahun terus menurun. Cakupan ASI ekslusif di Provinsi lampung selatan pada tahun 2012 hanya 41, 93%, bahkan cakupan ASI ekslusif di desa Candimas  Kecamatan Natar Lampung Selatan hanya mencapai  27,6 %, perilaku pemberian ASI ekslusif dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti pengetahuan, pendidikan, umur, pekerjaan, paritas, dukungan suami dan kelainan fisiologis seorang ibu.Yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI ekslusif di desa Candimas Kecamatan Natar Lampung Selatan tahun 2014. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel total populasi berjumlah 80 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, analisis data menggunakan analisis distribusi frekuensi dan analisis hubungan dengan carachi square. Hasil penelitiandidapatkan bahwa sebagian besar responden di  Desa Candimas Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2014 yang memberikan ASI Eksklusif sebanyak 42 orang (52,5%), memiliki umur tidak beresiko  sebanyak 45 orang (56.2%), pendidikan ibu menengah 44 orang (55%), tidak bekerja 47 orang (58.8%), paritas anak dua atau lebih 58 orang (72.5%), pengetahuan cukup baik 38 orang (47.5%), dukungan suami 70 orang (87.5%) dan kondisi ibu normal sebanyak 78 orang (97.5%). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara umur ibu, pendidikan, pekerjaan, paritas dan pengetahuan tentang ASI ekslusif dengan perilaku pemberian ASI ekslusif.Tidak ada hubungan yang bermakna antara kelainan fisiologi ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di desa Candimas kec.Natar.Disarankan agar ibu ibu yang mempunyai anak baru satu orang lebih intensif diberikan penyuluhan di posyandu maupun di Puskesmas.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KEPUASAN PELAYANAN GIZI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT Roza Mulyani
Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.958 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v10i2.280

Abstract

Kepuasan pasien / pelanggan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dengan harapannya. Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berbeda-beda dan dipengaruhi oleh budaya, status social ekonomi, karakteristik pasien. Pelayanan gizi yang bermutu di rumah sakit yang bersifat paripurna sesuai jenis dan kelas rumah sakit merupakan visi PGRS, dimana salah satu misinya adalah menyelenggarakan pelayanan gizi yang berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pasien untuk menunjang aspek promotif, preventif, kuratif, rehabilitative serta meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan karakteristik pasien  dengan kepuasan  terhadap mutu pelayanan  gizi diruang  rawat inap  Rumah Sakit DR.H. Abdul Moeleok  Propinsi Lampung Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif, dengan sampel  adalah pasien yang dirawat inap berjumlah 97 orang. Hasil penelitian  adalah rata-rata kepuasan responden terhadap mutu pelayanan gizi sebesar 79,51%, dan hasil analisa bivariat tidak ada hubungan antara jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, kelas perawatan, selera makan dan jenis diit dengan kepuasan , sedangkan  variable yang berhubungan dengan kepuasan adalah umur. Kata kunci       : Karakteristik pasien, kepuasan pelayanan gizi
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN WAKTU PENGELUARAN KOLOSTRUM Helmi Yenie; Mugiati Mugiati
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.831 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i2.585

Abstract

Peraturan Pemerintah (PP) No.33/2012 mengenai Pemberian ASI eksklusif disahkan pada 1 Maret 2012. PP itu lahir sebagai jaminan pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan sumber makanan terbaik (ASI) sejak dilahirkan sampai berusia enam bulan. Di dalam peraturan tersebut berisi tentang Program Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif. Inisiasi menyusu dini adalah proses menyusui yang pertama kali dilakukan oleh seorang ibu kepada bayinya. Bayi pada usia 30 menit harus disusukan pada ibunya, bukan untuk pemberian nutrisi (Nutritif Sucking) tetapi untuk belajar menyusu atau membiasakan menghisap puting susu, dan juga guna mempersiapkan ibu untuk mulai memproduksi ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dengan waktu pengeluaran kolostrum pada ibu bersalin di BPM wilayah kerja Puskesmas Kalirejo Kab. Pesawaran tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian kohort, dengan sampel berjumlah 48 orang dari populasi ibu post partum yang ada di waktu dan tempat penelitian. Pengumpulan data secara observasi menggunakan checklist. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square melalui  program komputer untuk menganalisis secara univariat dan bivariat. Hasil  penelitian menyatakan bahwa dari 24 responden  yang tidak IMD sebanyak 37,5 %   (9 responden) dengan waktu pengeluaran kolostrum kategori cepat, sedangkan dari 24 responden yang melakukan IMD sebanyak 79,2 % (19 responden) dengan waktu pengeluaran kolostrum kategori cepat. Hasil uji statistik diperoleh nilai  ρ = 0,008  yang mengandung arti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IMD dengan waktu pengeluaran kolostrum. Dari hasil analisis diperoleh nilai OR = 6,333 artinya ibu yang melakukan IMD berpeluang 6,333 kali untuk pengeluaran kolostrum lebih cepat dibandingkan ibu yang  tidak melakukan IMD. 
PENGARUH ULTRA FILTRATION RATE (UFR) TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DM (DIABETES MELITUS) DENGAN KOMPLIKASI CRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALISIS Adrian AK; Siti Fathonah; Gustop Amatiria
Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.177 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v10i1.322

Abstract

Salah satu komplikasi kronis Diabetes Mellitus adalah Nefropati yang berakhir pada kegagalan fungsi ginjal sehingga pasien harus menjalani terapi hemodialisis. Efek samping  hemodialisis adalah hipotensi. Hipotensi pada orang yang menderita DM yang baru saja dilakukan hemodialisis karena ultra filtration rate (UFR) yang tinggi menyebabkan sakit kepala, mual dan muntah pasca hemodialisis.Hipotensi terjadi 20% lebih besar pada pasien diabetes dibandingkan nondiabetes. Salah satu penyebabnya adalah ultra filtrasi yang dilakukan dengan cepat karena ingin mengejar kelebihan kenaikan berat badan. Pelaksanaan  hemodialisis di RSUDAM pada 18 pasien DM dengan komplikasi gagal ginjal dilaksanakan dengan  nilai UFR yang berbeda-beda. Hasil pre survey didapatkan data  9 orang (50%) mengeluhkan pusing-pusing dan lemas setelah menjalani hemodialisis mirip tanda-tanda hipoglikemia dan hipotensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ultrafiltration rate (UFR) terhadap kadar gula darah dan tekanan darah pasien DM dengan komplikasi CKD di ruang hemodialisis RSUDAM Tahun 201.Rancangan penelitian dengan One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi sebesar 44 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Analisis uji hipotesis regresi linier sederhana dengan nilai α 5% dan CI 95%.Hasil penelitian didapat  ada pengaruh ultrafiltration rate (UFR) terhadap kadar gula darah dengan persamaan garis 16,974+3,717*UFR, Ada pengaruh ultrafiltration rate (UFR) terhadap tekanan darah sistolik dengan persamaan garis 14,226-0,498*UFR, Ada pengaruh ultrafiltration rate (UFR) terhadap tekanan darah diastolik dengan persamaan garis  6,246+3,281*UFR. Saran bagi institusi rumah sakit perlu dibuat format pengkajian tentang makanan atau obat-obatan apa yang dikonsumsi oleh pasien sebelum tindakan hemodialisis. 
MEDIA KOMUNIKASI DALAM KEBERHASILAN PROMOSI KESEHATAN GIGI DAN MULUT Desi Andriyani
Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.631 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v9i2.346

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan pada umumnya,masyarakat perlu diberdayakan dakam meningkatkan kesadaran pentingnya mencegah,merawat dan memelihara kesehatan gigi.data yang diperoleh dari kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah ( UKGS )Puskesmas Ambarawa didapat karies gigi anak SD N 1 Jati Agung tahun 2011 sebesar 58 siswa dan terjadi peningkatan pada tahun 2012 sebesar 81 siswa.tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan media komunikasi dalam keberhasilan promosi kesehatan gigi dan mulut di SDN 1 jati agung kec.ambarawa kab.pringsewu tahun 2013.Penelitian ini menggunakan pendekatan  cross sectional sampel yang digunakan 53 responden.pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisa chi square.hasil penelitian diperoleh peran media komunikasi lebih tinggi pada kategori kurang baik sebesar 38 responden (71,7%),keberhasilan promosi kesehatan gigi dan mulut lebih tinggi pada kategori tidak berhasil sebesar 33 responden (62,3%) dan ada hubungan yang signifikan antara hubungan media komunikasi dengan keberhasilan promosi kesehatan gigi dan mulut ( p value = 0,002 < 0,05 ). Dari hasil penelitian disarankan perlu peningkatkan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di SDN 1 Jati Agung kec.Ambarawa kab.Pringsewu dengan memperhatikan metode dan alat bantu penyuluhan seperti perencanaan,metode,alat bantu penyuluhan yang menarik perhatian, penggunaan bahasa yang mudah dipahami serta menyenangkan sehingga dapat menarik perhatian atau minat pihak komunikan agar  pesan atau informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Pengaruh Edukasi Batuk Efektif terhadap Perilaku Batuk Efektif Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum Budianto Budianto; Dwi Agustanti; Yuni Astini
Jurnal Keperawatan Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.161 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v13i2.927

Abstract

Pasien post opersi dengan anestesi umum biasanya akan mengalami penurunan kemampuan batuk, terlebih pada pembedahan rongga perut, masalah ini diperberat oleh nyeri luka sehingga mudah terjadi retensi sputum yang dapat mengakibatkan atelektasi dan pneumonia. Kemampuan batuk efektif menjadi penting untuk mencegah terjadinya atelektasis dan pneumonia paska operasi, sehingga diperlukan adanya pendidikan kesehatan tentang batuk efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan batuk efektif terhadap perilaku batuk efektif pasien post operasi dengan anestesi umum di  RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan menggunakan drancangan one group pretest-posttest design.Populasi sampel adalah seluruh pasien operasi dengan sampel 31 pasien.Pengambilan sampel dilakkukan pada bula April 2017 dengan teknik purposive sampling.Hasil analisis skor rata-rata perilaku batuk efektif sebelum dilakukan pendidikan kesehatan batuk efektif dan setelah dilakukan terdapat peningkatan sebesar 1.41. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0.000 < α (0.05) yang berarti ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara pendidikakan kesehatan terhadap perilaku batuk efektif pasien post operasi dengan anestesi umum.Peneliti berharap agar pendidikan kesehatan batuk efektif diberikan kepada pasien operasi dengan anestesi umum agar mencegah terjadinya komplikasi paska operasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PERAWATAN MALOKLUSI ANAK USIA 10-14 DI BANDAR LAMPUNG Bintang H Simbolon
Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.648 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v8i1.142

Abstract

Maloklusi adalah suatu keadaan penyimpangan dari oklusi normal dan menimbulkan masalah fungsi dan estetik seseorang, sehingga memerlukan perawatan ortodonti. Orang tua, khususnya ibu merupakan pendidik pertama dan utama bagi anaknya, sehingga merupakan faktor yang sangat penting dalam perilaku kesehatan bagi anak-anak mereka (Notoatmodjo, 2000). Menurut penelitian Koesoemahardja dkk (1990), prevalensi maloklusi di Indonesia 89,5% dan menurut penelitian Gan Gan dkk (1996) di kotamadya Bandung pada anak Sekolah Menengah Pertama prevalensi maloklusi sebesar 90,79% dan kebutuhan akan perawatan ortodonti 54,4%. Menurut Natamihardja dan Lubis (1999) di Medan, prevalensi maloklusi remaja usia 12 sampai 17 tahun cukup tinggi yaitu 86,3% dari 213 orang yang diperiksa dan kebutuhan akan perawatan ortodonti 59,15%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam perawatan maloklusi anak usia 10 – 14  tahun  di praktik dokter gigi swasta kota Bandar Lampung tahun 2011. Disain penelitian ini adalah potong lintang (cross sectional). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 5 variabel bebas (usia ibu, pendidikan ibu,  pengetahuan ibu (p=0,00), sosial ekonomi dan penyuluhan  kesehatan gigi ) pada  penelitian ini hanya 3 variabel (pengetahuan ibu, sosial ekonomi (p=0,04) dan penyuluhan kesehatan gigi (p=0,00) yang mempunyai hubungan yang bermakna dengan perilaku ibu dalam melakukan perawatan maloklusi anak usia 10–14 tahun di praktik dokter gigi swasta di kota Bandar Lampung tahun 2011, dan faktor yang paling dominan mempunyai hubungan yang bermakna dengan perilaku ibu dalam melakukan perawatan maloklusi anak usia 10–14 tahun di praktik dokter gigi swasta di kota Bandar Lampung adalah  pengetahuan ibu dan penyuluhan kesehatan gigi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI KECAMATAN PEKALONGAN LAMPUNG TIMUR Tumiur Sormin
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.437 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i1.515

Abstract

EFEK KOMBINASI BACAAN AL QURAN DAN TERAPI FARMAKOLOGIS TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN FRAKTUR EKSTREMITAS Suyanto Suyanto; Merah Bangsawan
Jurnal Keperawatan Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.878 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v9i1.264

Abstract

Penanganan nyeri  dengan pemberian terapi farmakologi menimbulkan efek samping oleh karena itu disarankan untuk menggunakan kombinasi dengan terapi non farmakologi. Salah satunya yaitu bacaan Al Quran (Murotal) yang  dapat menstimulus gelombang delta sehingga pendengarnya  menjadi tenang, tentram, dan nyaman. Efek yang ditimbulkan diharapkan   menurunkan intensitas nyeri yang dialami pasien seperti pasien fraktur ekstremitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi bacaan Al Quran dan terapi farmakologis terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien fraktur ekstremitas di Ruang Rawat Inap RSAM  Propinsi  Lampung. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen pre-post test with group control dengan sampel sebanyak 31  yang dirawat pada bulan Juli hingga Agustus 2012. Hasil penelitian memperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan efek kombinasi bacaan Al Quran dan terapi farmakologis yang bermakna terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien fraktur ekstremitas di Ruang Rawat Inap RSAM  Propinsi  Lampung dengan p value=0,003. Disarankan agar Hasil penelitian  dapat diaplikasikan di  ruang rawat inap RS Abdul Moeloek Propinsi Lampung  dalam rangka pengembangan  tindakan keperawatan terutama yang berhubungan dengan terapi non farmakologis sebagai alternatif terapi dalam pengelolaan nyeri pada pasien fraktur. Juga penelitian ini dapat dilanjutkan pada pasien selain fraktur ektermitas dan sampel  yang lebih banyak lagi dengan mempertimbangkan factor jenis kelamin, umur dan pengalaman nyeri yang pernah dialami pasien.

Page 9 of 33 | Total Record : 321