cover
Contact Name
Tori Rihiantoro
Contact Email
toririhiantoro@poltekkes-tjk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkeperawatan@poltekkes-tjk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
ISSN : 19070357     EISSN : 26552310     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Fokus jurnal adalah informasi tentang penelitian dan kajian di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan (April dan Oktober) dalam Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK UNTUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH Firmansyah Firmansyah; Ratna Dewi Husein; Anita Puri
Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.807 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v10i1.317

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan atau nyeri sendi yang disertai leucopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia, dan diatesis hemoragik. Penyakit ini merupakan penyakit yang sangat serius  karena penyebarannya sangat cepat. Hal ini dikarenakan prilaku dan siklus hidup  vektor yang membawa virus dengue yaitu nyamuk Aedes aegypti  yangbersifat diurnal atau aktif pada pagi hari hingga sore hari. Penyebaran penyakit ini dapat dicegah apabila kita memutus mata rantai vektor pembawa virus dengue nyamuk Aedes aegypti itu sendiri dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dikenal dengan 3M.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue di desa Sri Pndowo wilayah kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Lampung Selatan tahun 2013. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 781, dan sampel 89 responden. Pengumpulan dengan kuisioner dari tanggal 9-11 Juli 2013 dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian 89 responden didapatkan  partisipasi dalam PSN kategori tidak baik sebesar 50,6 %, sedangkan kejadian demam berdarah sebesar 25,8% dan uji statistik didapatkan hasil p-value sebesar 0,164 (p > α (0.05)) yang menunjukan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara partisipasi masyarakat dalam PSN dengan kejadian demam berdarah. Kesimpulan tidak hanya partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk khusunya dengan 3M plus yang berpengaruh terhadap kejadian demam berdarah tetapi juga berbagai faktor lainnya. tidak hanya partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk khusunya dengan 3M plus yang berpengaruh terhadap kejadian demam berdarah tetapi juga berbagai faktor lainnya.  
DIAGNOSIS KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PENCERNAAN Putri Wulansari; Heni Apriyani
Jurnal Keperawatan Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.166 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v12i1.341

Abstract

Penyakit gastrointestinal adalah suatu penyakit pada jalan makanan atau pencernaan. Hasil presurvey menunjukkan bahwa penyakit dengan gangguan pencernaan yang terdapat di ruang penyakit dalam pada tahun 2012 - 2014 adalah Thypoid berjumlah 83 orang, Gastritis 660 orang, GE 238 orang, Hepatitis sebanyak 177 orang. Berdasarkan wawancara yang dilakukan peneliti pada pasien yang dirawat dengan gangguan pencernaan yaitu gastritis, klien memiliki keluhan nyeri ulu hati, mual, muntah, dan tidak nafsu makan.Peneliti juga menemukan bahwa diagnosis keperawatan yang ditegakkan oleh perawat tidak sesuai dengan keluhan pasien. Perawat yang bertugas di ruang penyakit dalam  diantaranya mengatakan bahwa sering sekali mereka mengalami kesulitan dalam penegakan diagnosis keperawatan yang sesuai dengan proses keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi diagnosis keperawatan yang muncul pada pasien dengan gangguan pencernaanl yang dirawat di Ruang Penyakit Dalam  RSD  HM Ryacudu Kotabumi Lampung Utara tahun 2015, selama bulan Juni – Juli. Desain penelitian adalah deskriptif, yang melibatkan 25 responden melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diagnosis keperawatan  aktual yang dialami pasien adalah : Nausea (100% responden), nyeri akut (91,7% responden), gangguan pola tidur (58,33% responden, dan gangguan menelan (58,33% responden, dan gangguan mukosa oral (50% responden). Saran bagi pihak RS adalah menjadikan diagnosis  keperawatan temuan sebagai dasar pembuatan standar asuhan keperawatan bagi pasien dengan keluhan gastrointestinal yang dirawat di RSD HM Ryacudu Kotabumi Lampung Utara. Sedangkan rekomendasi bagi peneliti selanjutnya adalah melanjutkan penerapan standar asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pencernaan. 
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Prasekolah di Kabupaten Lampung Selatan Riyanti Imron
Jurnal Keperawatan Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.636 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v13i2.922

Abstract

Anak-anak yang menggunakan gadget jumlahnyameningkat dua kali lipat dari 38 persen menjadi 72% antara 2011 dan 2013. Menurut Departemen Kesehatan RI 0,4 juta (16%) balita Indonesia mengalami gangguan perkembangan sosial dan emosional. Dari studi pendahuluan diperoleh databahwa anak yang penggunaan gadgetnya rendah, 67% menunjukkan perkembangan sosial dan emosional yang baik.Anak yang penggunaan gadgetnya tinggi, 71% mengalami hambatan perkembangan sosial dan emosional.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan sosial dan emosional anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional. Jumlah sampel merupakan total populasi sebanyak 96 responden. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan  kuisioner. Analisis data univariat menggunakan persentase dan analisis bivariat menggunakan uji chi square.Hasil analisis univariat menunjukkan penggunaan gadget rendah sebanyak 63% dan perkembangan sosial dan emosional baik sebanyak 50,6%. Hasis analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan nilai p=0,001 (p < 0,05), nilai ini menyatakan ada hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan sosial dan emosional anak prasekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan sosial dan emosional anak prasekolah.Dari penelitian ini diharapkan para pendidik dapat memberikan materi kepada orang tua saat kegiatan parenting tentang pentingnya mengontrol dan mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan gadget menggunakan media yang menarik dan mudah dimengerti seperti leaflet, video, atau slide.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN TIDUR PASIEN POST OPERASI DI RSD HM RYACUDU KOTABUMI Heni Apriyani
Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.685 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v8i1.137

Abstract

Istirahat dan tidur merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh semua orang, dan dapat mengalami perubahan. Perubahan ini tergantung pada status fisiologis, psikologis, dan lingkungan fisik klien. Kualitas dan kuantitas tidur seseorang dipengaruhi oleh penyakit, lingkungan, gaya hidup, kecemasan, alcohol, obat-obatan., dan diet.  Tindakan operasi adalah salah satu indikasi yang membuat seseorang harus mengalami hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara-faktor-faktor yang berpengaruh terhadap gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pasien post operasi yang dirawat di Ruang Bedah di RSD  HM Ryacudu Kotabumi Lampung Utara tahun 2011, selama bulan November – Desember. Desain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional, yang melibatkan 40 responden melalui teknik accidental sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada α = 0,05, ada  hubungan yang signifikan antara penyakit dan gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pada pasien post operasi (nilai p=0,03), ada hubungan yang signifikan antara lingkungan  dan gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pasien pot operasi (nilai p = 0.03), tidak ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan  gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pasien pot operasi (nilai p = 1,00), tidak ada hubungan yang signifikan antara diet  dan gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pasien post operasi (nilai p = 0,4), tidak ada hubungan yang signifikan antara obat  dan gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pasien pot operasi (nilai p = 1,00), dan ada hubungan yang signifikan antara gaya hidup dan gangguan pemenuhan kebutuhan tidur pasien pot operasi (nilai p = 0,006). Saran bagi pihak RS adalah melaksanakan intervensi keperawatan untuk mengatasi nyeri post operasi, memodifikasi lingkungan dan mencegah kelelahan pada pasien. Sedangkan rekomendasi bagi peneliti selanjutnya adalah memperbesar jumlah sampel dengan teknik probability sampling.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA Pamingki Ritno A R; Yuni Astini; Titi Astuti
Jurnal Keperawatan Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.838 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v12i1.376

Abstract

Partus lama adalah salah satu penyumbang kematian ibu di Indonesia. Menurut data prasurvey di RSB Permata Hati Kota Metro tahun 2015 terdapat 228 ibu bersalin yang mengalami partus lama dari 2076 ibu bersalin. Tujuan penelitian adalah diketahui faktor yang berhubungan dengan kejadian partus lama di RSB Permata Hati Kota Metro Tahun 2015. Jenis penelitian survey analitik, rancangan penelitian cross secsional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang melahirkan di RSB Permata Hati Kota Metro yang berjumlah 2076 orang. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 400 orang dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan rekam medik dan analisa data yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian didapat ada hubungan antara umur ( = 13,622, p-value 0,00 dan OR = 3,490), kelainan letak janin ( = 10,569, p-value 0,01dan OR = 3,312), janin besar ( = 10,830, p-value 0,01 dan OR = 3,747), dan ketuban pecah dini ( = 22,823, p-value 0,00  dan OR = 4,376) dengan kejadian partus lama di RSB Permata Hati Kota Metro Tahun 2015. Bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan pendataan ibu hamil  untuk dijadikan sebagai sasaran informasi tentang upaya pencegahan komplikasi persalinan. Membagi buku KIA kepada semua ibu hamil yang berkunjung untuk memeriksakan kehamilan di fasilitas kesehatan untuk dapat dipahami dan dipelajari ibu hamil tentang hal-hal yang dapat beresiko terhadap komplikasi persalinan khususnya partus lama. 
PERILAKU KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DAN MENYIKAT GIGI ANAK DI SD KECAMATAN RAJABASA KOTA BANDAR LAMPUNG Linasari Linasari
Jurnal Keperawatan Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.238 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v9i1.256

Abstract

Anak adalah generasi yang akan menjadi penerus bangsa sehingga mereka harus dipersiapkan dan diarahkan sejak dini agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat jasmani dan rohani, maju, mandiri dan sejahtera menjadi sumberdaya yang berkualitas. Kesehatan gigi merupakan salah satu aspek dari kesehatan secara keseluruhan. Penyakit mulut yang paling umum adalah karies gigi dan penyakit periodontal. Penyakit-penyakit ini merupakan penyebab utama hilangnya gigi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor berhubungan dengan perilaku makan makanan kariogenik dan menyikat gigi anak. Jenis penelitian survei analitik dengan desain yang digunakan adalah cross sectional. populasi 1800 Murid SD dan sampel 377 Murid. Sampel diambil secara random. Analisa data univariat, bivariat, multivariat dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menyatakan ada hubungan sikap, iklan, sarana, pengaruh guru dan pengaruh orang tua, tidak ada hubungan antara pengetahuan, dan uang saku dengan perilaku konsumsi makanan kariogenik dan menyikat gigi anak di SD Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung tahun 2012, dan pengaruh orang tua merupakan variabel yang paling dominan. Peneliti menyarankan peran orang tua ditingkatkan dalam  membimbing, pengawasan kebiasaan menyikat gigi dan perilaku jajan anak di sekolah ataupun di rumah.
INTENSITAS NYERI KALA I FASE AKTIF SEBELUM DAN SESUDAH PEMIJATAN PUNGGUNG PADA IBU PRIMIPARA Idawati Idawati
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.128 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i2.570

Abstract

Proses persalinan identik dengan nyeri yang akan dijalani. Secara fisiologis nyeri terjadi ketika otot-otot rahim berkontraksi sebagai upaya membuka serviks dan mendorong kepala bayi kearah panggul (Januadi, 2002). Hasil yang diperoleh dari pra survey pada tanggal 30 Juni 2014 – 2 Juli 2014 persalinan ibu primipara di BPS Wilayah kerja Puskesmas Sekincau, dari 3 persalinan ibu primipara, ternyata ada 67 % yang mengalami nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primipara.Penelitian  bertujuan mengetahui perbedaan intensitas nyeri pada kala I fase aktif sebelum dan sesudah pemijatan punggung pada ibu primipara di BPS Wilayah Kerja Puskesmas Sekincau Kabupaten Lampung Barat.Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan desain one group pretest-post test, jumlah populasi 130 orang, jumlah sampel 33 orang . Pengumpulan data dengan data primer yang digunakan untuk mengukur skala nyeri dengan teknik pijat punggung. Analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan uji t paired test.Sebelum dilakukanya teknik pijat punggung responden memiliki nilai rata-rata 7,94. Sedangkan setelah dilakukanya teknik pijat punggung responden memiliki nilai rata-rata 6,27. Sehingga terlihat adanya perubahan mean senilai 1,667 dengan standar deviasi 1,051. Hasil uji statistik didapatkan nilai P value 0,00 (α=0,05) artinya dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah di pijat punggung. Maka dapat disimpulkan bahwa tehnik pijat punggung berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri kala I fase aktif. Peneliti menyarankan kepada Bidan Praktik Swasta ( BPS ) untuk melakukan tehnik pijat punggung untuk menurunkan intensitas nyeri kala I fase aktif ibu primipara.
PENGARUH HEMODIALISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM Elya Hartini; Idawati Manurung; Purwati Purwati
Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.97 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v10i1.308

Abstract

Pasien diabetes yang mengalami gagal ginjal terminal harus menjalani terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis (hemodialisis dan peritoneal dialisis). Pasien diabetes yang menjalani hemodialisis merupakan kelompok besar pasien gagal ginjal terminal di negara berkembang, yang meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian dibandingkan pasien hemodialisis yang nondiabetes Tujuan penelitian inidiketahui pengaruh Hemodialisis terhadap kadar gula darah pada pasien DM Di Ruang Hemodialisa.Desain penelitian adalah Quasy-Eksperiment (Pre-Post Test Control Group Design) guna mencari pengaruh dari variabel hemodialisis terhadap kadar gula darah. Peneliti mengukur kadar gula darah pasien sebelum dan sesudah tindakan hemodialisis. Populasi adalah semua pasien DM yang dilakukan tindakan Hemodialisis pada tanggal 1 - 30 Juni 2012 sebanyak 40 orang.Sampling yang dipakai adalah total populasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwakadar gula darah responden sebelum tindakan hemodialisis  sama antara ≤ 293 mg/dl sebanyak 20 orang (50%) dan > 293 mg/dl sebanyak 20 orang (50,0%), sesudah tindakan hemodialisis adalah ≤ 293 mg/dl sebanyak 25 orang (62,5%). Ada pengaruh hemodialisis terhadap kadar gula darah pada pasien DM antara sebelum dan sesudah hemodialisis(sebesar 17 mg/dl). Saran bagi institusi rumah sakit perlu dibuat suatu standar prosedur operasional tindakan hemodialisis bagi pasien gagal ginjal dengan komplikasi diabetes untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien. Perlu dilakukan pengukuran kadar gula darah pada pasien DM yang dilakukan tindakan hemodialisis sebelum pulang sebagai bahan evaluasi untuk tindakan selanjutnya. 
PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA-TANDA PERSALINAN DI WILAYAH LAMPUNG UTARA Diana Meti
Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.613 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v12i2.603

Abstract

Persalinan memiliki resiko yang besar dimana akan mempengaruhi keselamatan ibu dan sang anak. Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengetahui terhadap adanya tanda-tanda persalinan, sehingga dapat mempersiapkannya dengan baik. Masalah dalam penelitian ini adalah masih terdapat ibu hamil primigravida 4,4% yang melahirkan di rumah dengan alasan bahwa tidak sempat datang ke tenaga kesehatan karena dalam keadaan sudah melahirkan dan pembukaan sudah lengkap.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil primigravida tentang tanda-tanda persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara Tahun 2015.Desain penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi adalah ibu primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara berjumlah 49 responden, selanjutnya sebagai sampel penelitian ditentukan dengan teknik total populasi. Data diperoleh dengan angket yang berisi kuesioner. Analisis univariat menggunakan prosentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwapengetahuan ibu hamil primigravida diWilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara tahun 2015, tentang pengeluaran pervaginam sebagian besar berpengetahuan kurang baik 46,9%. Pengetahuan ibu hamil primigravida tentang kontraksi sebagian besar berpengetahuan kurang baik 53,1%. Saran bagi Bidan Desa agar dapatmemberikan informasi yang selengkap-lengkapnya tentang bagaimana mengetahui terhadap adanya tanda-tanda akan dimulainya persalinan kepada ibu pada setiap kunjungan ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya, dan serta membagikan brosur dan pamflet yang berkaitan dengan penjelasan tentang pengenalan terhadap tanda-tanda persalinan.
DETERMINAN KEHAMILAN PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Nyimas Aziza; Yuliati Amperaningsih
Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.283 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v10i1.331

Abstract

Kehamilan remaja adalah kehamilan yang terjadi pada usia yang relatif muda yaitu usia kurang dari 20 tahun. Berbagai faktor penyebab terjadinya kehamilan pada remaja diantaranya yaitu kurangnya pengetahuan, sikap, kurangnya peran orang tua, pendidikan, sosial budaya, teman sebaya dan sumber informasi. Dari puskesmas Natar diperoleh data bahwa pada tahun 2012 terdapat 21 kasus (0,73%) kehamilan pada remaja dan pada tahun 2013 terdapat 31 kasus (1,08%) kehamilan pada remaja. Berdasarkan data tersebut di atas bahwa kehamilan pada remaja dari tahun ke tahun terjadi peningkatan. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subyek penelitian adalah remaja hamil, keluarga remaja hamil, tokoh masyarakat, tokoh agama, petugas puskesmas, pendidik tingkat SMA. Penelitian  ini menggunakan analisis isi (content analysis). Seluruh informan remaja  mengalami kehamilan usia kurang 20 tahun, seluruh informan remaja belum mengetahui  kehamilan remaja dan proses kehamilan yang dialami,  umumnya remaja yang mengalami kehamilan  tidak menganggap kehamilan di luar nikah dianggap hal yang sah saja,  seluruh remaja mengatakan  orangtua mereka kurang berperan dalam memberikan pengetahuan tentang kespro remaja, namun orangtua mengingatkan etika pergaulan, umumnya remaja mendapatkan pendidikan kespro remaja sangat bervariasi, umumnya remaja terpengaruh oleh IPTEK, seluruh informan remaja mengatakan dalam kehidupan sehari-hari tidak sempurna menerapkan ajaran agama, pada umumnya informan remaja menjunjung nilai-nilai moral, budaya yang ada, seluruh informan remaja mengatakan teman sebaya sangat mempengaruhi pergaulan sehari-hari,  umumnya informan remaja menyukai lawan jenis dengan usia yang bervariasi. Diharapkan bekerjasama dengan lintas sektor (pendidikan, agama, kecamatan beserta jajarannya) agar melakukan penyuluhan tentang kespro  remaja dengan menggunakan media audio visual, pembuatan leaflet. Membuat peer group remaja untuk konseling. Meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler di sekolah (keagamaan, Pramuka, Palang Merah Remaja). Agar melakukan penelitian  di tempat lain dan melakukan penelitian mix metode (penggabungan penelitian kuantitatif dan kualitatif).  

Page 7 of 33 | Total Record : 321