cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2021)" : 59 Documents clear
Peningkatan Asuhan Kemandirian Penggunaan Tanaman Obat Pada Kader PKK di Dusun Pucung Kranggan II Berbah Sleman Yogyakarta Arde Toga Nugraha; Asih Triastuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.072 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.842

Abstract

This service activity aims to provide independent care for the use of medicinal plants and traditional medicines as a promotional and preventive effort, which is beneficial for the efficiency and effectiveness of families in maintaining the family health. Independent care is built in the form of a cadre of TAMAWA (Tanam-Manfaat-Waspada/Grow-Use-Alert) frameworks of medicinal plants and traditional medicines, the participants of which are PKK in the village of Pucung Kranggan II. The TAMAWA cadres were formed in each neighbourhood association /RT, with four members per RT. The TAMAWA framework was formed and guided by a community service team, in collaboration with the Center for Herbal Medicine Study (PSOH UII) of the Department of Pharmacy, Universitas Islam Indonesia through several activities, including training in traditional medicinal/medicinal plants, training in traditional medicinal recipes, and the built of a family medicinal plant garden (TOGA). The output of this service is the production of a smartbook for TAMAWA cadres containing the types, benefits, usage preparations, drug interactions and side effects of medicinal plants/traditional medicines and the built of  TOGA gardens in each RT in the village. Other outputs have also been produced, such as information media in the form of videos and brochures. It is hoped that this service program will increase public knowledge of medicinal plants/traditional medicines. Also, it is hoped that the community will be more independent and empowered to manage daily health
PKM Pemanfaatan Sekam Padi Sebagai Alternatif Campuran Material Dinding Ringan Untuk Mendukung Hunian Tahan Gempa di Kota Palu I Gede Tunas; Asrafil Asrafil; Ni Made Suwitri Parwati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.285 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.926

Abstract

The involvement and empowerment of communities affected by the September 28, 2018 Palu Earthquake in their home areas is an opportunity that can be taken to contribute to residential reconstruction. Currently, the rehabilitation and construction of housing requires a lot of materials that support earthquake-resistant buildings, one of which is construction materials for the walls of houses or dwellings that have light weights such as light bricks, which are mostly supplied from outside the Central Sulawesi area. For this purpose, this paper presents the results of the implementation of the Community Partnership Program (PKM) in disaster-affected communities by utilizing rice husks as light brick materials. Implementation of the program begins with socialization to prospective participants and continues with the work and testing of light brick samples, training to make lightweight bricks, monitoring and evaluation. The test results show that light brick made of a mixture of cement, husk and sand (Type II) with a volume ratio of 1:1.5:4.5 still meets the requirements as a house wall material and it is included in Quality Level III (SNI 03-0349-1989) for the use of unprotected non-structural walls, may be exposed to rain and heat with an average compressive strength of 35 kg/cm2. This type II brick is then recommended as a wall material, where this type provides a weight reduction of 54.85% from the weight of conventional bricks. A review of the results of program implementation shows that the affected communities represented by 50 respondents gave a fairly good perception of the acceptance of light bricks as wall material with a score of 3.70 of 5. Evaluation of the program showed that 80% of all respondents stated that they were skilled at making light bricks. and they will develop these material to support the reconstruction of housing in Palu
Sosialisasi Sapta Pesona Serta Informasi Tentang Covid-19 Melalui Media Sosial untuk Mendukung Keberlanjutan Wisata Pantai di Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur Hamidatul Aeni; Yohannes Panca Mukti; Baiq Tuluk Parawansa Rahayu; Candra Putra Pamungkas; Mila Mentari; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.723 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.900

Abstract

Wisata Pantai di Desa Ketapang Raya adalah salah satu sumber pendapatan masyarakat sebelum adanya pandemi Covid-19. Namun, setelah adanya pandemi Covid-19 sektor wisata pantai yang ada di Desa Ketapang Raya menjadi terganggu dan berdampak langsung pada menurunnya pendapatan masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya pada sektor ini. Maka untuk membantu masyarakat Desa Ketapang Raya agar tetap bisa mempertahankan keberlanjutan sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19 dilakukanlah program sosialisasi mengenai sapta pesona dan informasi tentang Covid-19. Sosialisasi sapta pesona memuat tentang tujuh poin yang harus dimiliki oleh daerah pariwisata untuk menarik wisatawan untuk berkunjung, ketujuh poin tersebut yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Tujuan dari program sosialisasi ini adalah untuk membantu masyarakat Desa Ketapang Raya dalam mempertahankan keberlanjutan wisata pantainya karena masyarakat banyak yang bergantung pada sektor wisata pantai ini, seperti para pemilik kedai ataupun kapal penyebrangan. Program sosialisasi ini dilakukan dengan metode online yaitu dengan memanfaatkan sosial media yaitu instagram sebagai salah satu sarana penyebaran informasi secara lebih luas. Hasil dari program sosialisasi ini adalah jumlah wisatawan yang mengunjungi wisata pantai di Desa Ketapang Raya menjadi meningkat dengan tetap menerapkan protoKol kesehatan yang berdampak pada beroperasi kembalinya kedai-kedai maupun kapal penyebrangan. Sehingga bisa disimpulkan sejak adanya program ini sekitar 95% roda perekonomian yang bergantung pada sektor ini kembali berjalan seperti biasa.
Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) untuk Briket Sebagai Bahan Bakar Energi Alternatif di Kelurahan Panji Sari, Lombok Tengah Eka Junaidi; Agif Suryadi; Chika Nur Narulita; Ghennia Dzinur Arninda; Lalu Wahri Suganda; Mutiara Rizkiandini Putri; Ahmad Kadarisman; Cokorda Werdiyatna S; Dinda Rizki Karina Sari; M. Iqbal Ferdiansyah; Baiq Haya Ulya Rifada; Gugus Putra Pamungkas; Harkees Hirvad; Nova Fitrian; Risky Khawiyu Pasya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.474 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.942

Abstract

Panji Sari merupakan kelurahan yang terletak di sekitar Bendungan Batujai yang terbagi menjadi enam lingkungan, yaitu Lingkungan Bukal Malang, Gelondong, Harapan Baru, Kemulah, Darul Falah Selatan, dan Darul Falah Utara. Letak geografis Panji Sari yang berdekatan dengan Bendungan Batujai, mengakibatkan tumbuhan eceng gondok banyak ditemukan di wilayah Panji Sari, khususnya Lingkungan Bukal Malang. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah tanaman yang hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Eceng gondok (Eichornia crassipes) berkembang biak dengan sangat cepat, baik secara vegetatif maupun generatif. Akibat pertumbuhannya yang cepat, eceng gondok sering kali menjadi gulma yang menganggu suatu perairan termasuk juga di wilayah kelurahan Panji Sari. Keberadaan eceng gondok yang ditemukan dalam jumlah besar menjadi sangat potensial sebagai bahan baku utama pembuatan briket. Pembuatan briket merupakan upaya mengubah keberadaan eceng gondok sebagai bahan bakar energi terbarukan, menjadi solusi dalam upaya ‘zero waste’ serta dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat Kelurahan Panji Sari. Pembuatan briket menggunakan eceng gondok sebagai bahan utama yang ditunjang dengan bahan lain dari kulit biji kenari, sekam padi, ranting kayu, serta tepung tapioka sebagai perekatnya. Hasil dari pembuatan briket eceng gondok dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai pengganti arang batok kelapa yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan bakar serta pembuatan briket akan dapat memberikan nilai ekonomis tinggi bagi masyarakat khususnya di Kelurahan Panji Sari.
Membangun Usaha Dengan Pola KUBE (Kelompok Usaha Bersama) pada Pelaku Usaha Rumahan di RW. Ihlas Desa Rempung Lombok Timur Hailuddin Hailuddin; Mukmin Suryatni; Irwan Suriadi; Endang Astuti; Sofiaty Wardah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.672 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.938

Abstract

Membangun dan mengelola usaha secara mandiri dan berkelompok dimaksudkan untuk penggalian potensi-potensi kemandirian dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya potensial secara berkelanjutan. Dengan berlandaskan pada substansi yang dimaknai bahwa penataan dan pengembangan usaha secara bersama pada usaha kecil berlandaskan pada ketersediaan sarana produksi lokal, pengolahan dan penataan output yang dikendalikan oleh masyarakat secara mandiri dan berkesinambungan. Subyek dari kegiatan ini adalah kelompok maupun individu para pelaku usaha dan usaha pemula pada masyarakat RW. Ihlas Rempung Lombok Timur. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode diskusi, ceramah dan ramah tamah. Pada intinya, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan teknik dalam mengelola usaha secara bersama yang jalani, baik secara individu maupun berkelompok agar mereka menyadari perlunya mitra kerja serta membangun kebersamaan antar individu dalam kelompok.  Berbagai hal diungkapkan oleh peserta dalam memulai usaha, seperti bagaimana memulai usaha, apa persiapannya, bagaimana dengan permodalan, pemasarannya kemana dan lain-lain. Pada prinsipnya tim mengajak peserta dulu untuk membangun kemitraan usaha bersama untuk menampung permasalahan usaha yang mereka hadapi. Selanjutnya dipaparkan tentang bagaimana memulai suatu usaha dan dilanjutkan dengan penjelasan tentang pengetahuan manajemen usaha. Akhirnya harapan tim penyuluh, mereka bisa memulai usaha secara berkelompok dengan pemahaman perencanaan usaha serta mereka termotivasi untuk mulai terjun dalam membangun suatu usaha dengan baik dan bisa berkembang.
Pembuatan Yogurt Susu Sapi Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Fungsional Susu, Gizi Masyarakat dan Pendapatan Rumah Tangga di Masa Pandemi Siti Rahmawati Zulaikhah; Arif Harnowo Sidhi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.686 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.924

Abstract

Wilayah RT 04/ RW 05 Kelurahan Sumampir adalah salah satu wilayah padat penduduk di Kota Purwokerto  yang terletak disebelah utara berdekatan dengan daerah Baturaden. Kondisi ekonomi sangat beragam dari golongan  menengah ke bawah, kegiatan ibu-ibu PKK juga beragam ada yang murni sebagai ibu rumah tangga sehingga banyak waktu luang, dan ada yang mencari penghasilan tambahan dengan bekerja di luar.  Kondisi seperti ini menjadikan alasan untuk melaksanakan PKM di wilayah tersebut sehingga, masyarakat mendapatkan pengetahuan tambahan tentang gizi keluarga terutama tentang olahan susu menjadi pangan fungsional dan pengetahuan tentang kewirausahaan. Hasil analisis dan evaluasi dari pelaksanaan kegiatan PKM ini  adalah bahwasanya pembuatan yogurt merupakan salah satu tema yang dibutuhkan oleh ibu-ibu PKK dalam rangka menambah pengetahuan mengenai gizi keluarga dan aneka olahan susu yang bernilai fungsional tinggi, serta menjadi wacana untuk wirausaha dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga.
Pemanfaatan Pekarangan untuk Peningkatan Ketahanan Pangan di Desa Akar Akar Kabupaten Lombok Utara Suwardji Suwardji; Annisa Suryanti; Sopia Hidayati; Nurul Putri P; Sofia Dianti Y; Rida Olina C; Maya Rizki A; Yudi Apriyan; Alvin Janitera; Mimi Atiatun R; Anisah Resty U; Muhammad Khiorul A; M Thoriq Panji A; Feby Umaroh I; Caesario Susmadi M
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.466 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.949

Abstract

Pandemi Covid 19 yang terjadi di seluruh dunia berdampak pada berbagai aspek kehidupan yang sering dibutuhkan oleh masyarakat dunia, salah satunya adalah ketahanan pangan yang terjadi di Indonesia yang menjadi suatu hal yang sangat di antisipasi oleh warga, khusus nya yang berada disekitaran daerah atau lahan yang relatif kering yang membuat warga yang bertempat tinggal di daerah tersebut kesusahan untuk mencukupi kebutuhan pokok nya, seperti sayuran dan juga buah buahan yang termasuk dalam konsumsi pokok bagi warga, upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan cara berbagi ilmu beserta pengalaman dengan para warga seperti metode penanaman dan juga cara ataupun terobosan baru lainya, salah satunya adalah metode penanaman hidroponik dengan menggunakan styrofoam sebagai media untuk penanaman tumbuhan sayuran dan lain lain, metode hidroponik ini sebenarnya banyak macam nya hanya saja dengan menggunakan media styrofoam ini diharapkan hal ini tidak banyak menguras biaya dan tentunya mudah untuk dipahami oleh warga ataupun masyarakat yang masih awam terhadap metode ini, terlebih lagi mulai dari bahan yang digunakan relatif mudah untuk didapatkan, dan juga hal ini bertujuan untuk tata cara menjadi peluang usaha baru bagi para warga dimana di masa pandemi seperti ini hampir sebagian pekerja mengalami PHK dan masyarakat lainya kehilangan pekerjaan sehari harinya.
Pemanfaatan Tanaman Sorgum di Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah Lalu Teguh Permana; Vivin Karlina; Budiana Hartini; Lalu Japa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.16 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.951

Abstract

Sorgum sebagai jenis serelia memiliki daerah adaptasi yang luas dan merupakan tanaman semusim yang tidak banyak memerlukan air selama pertumbuhannya sehingga cocok pada lahan kering, memiliki potensi besar dikembangkan di Indonesia. Berbagai jenis pangan olahan dikembangkan dari tepung sorgum, antara lain berbagai jenis bubur, tortila, chapati, roti tanpa dan dengan fermentasi dan sebagainya.Sorgum dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk produk olahan, termasuk nasi, roti, mie, kue kering, kue basah, cake, dan berbagai makanan camilan (snack) lainnya. Batang sorgum juga dapat menghasilkan nira yang dapat dimanfaatkan sebagai produk minuman dan industri gula. Batang sorgum juga dapat diproses menjadi bioetanol, sebagai campuran dalam proses pembuatan briket dan bahan pokok pembuatan kerajinan tangan. Daun dan hasil dari perasan batang dari tanaman sorgum juga dimanfaatkan sebagai pakanan ternak sapi yang menggemukan karena kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan rerumputan. Limbah dari sorgum dapat dijadikan sebagai bahan baku biogas. Hal tersebut menunjukkan multifungsi tanaman sorgum yang selama ini dilupakan.Tanaman sorgum yang dikembangkan di Desa Tanak Beak diolah menjadi beberapa produk, antara lain olahan pangan, kerajinan tangan dan pupuk organik. Beberapa produk yang dihasilkan diantaranya produk olahan makanan dan minuman: aneka jenis kue, jajanan dan minuman dari perasan batang sorgum. Untuk kerajinan tangan dari batang sorgum dihasilkan: bingkai foto, miniatur berugak, tempat tisu dan tutupan lampu tidur. Sedangkan pembuatan pupuk dari limbah sorgum dicampur dengan kotoran ayam menghasilkan berupa pupuk organik yang difermentasi dengan EM4.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Canva bagi Guru SMPN 1 Tegalampel Bondowoso Vega Kartika Sari; Riza Yuli Rusdiana; Widya Kristiyanti Putri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.804 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.952

Abstract

The use of learning media by utilizing technology is very important needed during a pandemic. Learning media can be in the form of visual, audio, and audio visual. Attractive learning media can create memorable and easier-to-understand learning activities. Canva is a graphic design application that helps users to create various types of creative materials online. Using Canva as a learning medium can make it easier for teachers to design learning media. Almost all teachers at SMPN 1 Tegalampel have not been able to make video-based learning media so that the delivery of material to students is still low. This activity aims to provide training in making learning media using Canva for teachers at SMPN 1 Tegalampel, Bondowoso. The training activities were carried out in several stages, namely socialization, practice, and evaluation. The results of the activity showed that the training participants got an increase in knowledge and skills related to learning media using the Canva application.
Sosialisasi Rumput Laut (Eucheuma Cotonii) Hasil Kultur Jaringan di Desa Puulemo Kecamatan Poleang Timur Kabubaten Bombana Oce Astuti; La Sara; Akhmad Mansur; Ira Ira
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.718 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.953

Abstract

Sosialisasi rumput laut (Eucheuma cottonii) hasil kultur jaringan ini merupakan salah satu kegiatan pengandian kepada masyarakat yang disatukan dengan KKN UHO, yang bertujuan untuk memberikan pembelajaran kultur jaringan rumput laut kepada mahasiswa sekaligus memberikan keterampilan kepada masyarakat pembudidaya terkait cara mengikat dan penempatan rumput laut yang tepat di perairan. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu penyuluhan kepada masyarakat. Tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu pembelajaran dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan pembelajaran dilakukan oleh mahasiswa sebelum terlibat langsung ke masyarakat. Kegiatan sosialisasi dilakukan oleh mahasiswa dan dosen kepada masyarakat khususnya pembudidaya rumput laut dan anak-anak SMPN 05 poleang timur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi terutama anak-anak dan ibu-ibu rumah tangga yakni dengan terlibat secara langsung dalam kegiatan pelatihan dan sosialisasi.