cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4 (2021)" : 88 Documents clear
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Untuk Produk Kerajinan Tangan Masyarakat Pesisir Salim Abubakar; Masykhur Abdul Kadir; Rugaya H. Serosero; Riyadi Subur; Sri Endah Widiyanti; Adi Noman Susanto; Rina Rina; Reni Tyas Asrining P
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.562 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1010

Abstract

The shellfish craft business is not only profitable for business actors, but also provides other benefits, including opening up employment opportunities for the community, increasing community creativity due to growing market demand and maintaining the product as a quality work of art. The output targets are household equipment (tissue boxes), interior accessories (wind chimes, door/window curtains) and souvenirs (key chains, brooches). Implementation methods include counseling, demonstration, training and coaching in the development of shellfish waste as a business opportunity. The training activity was successful because the enthusiasm of the participants was so great in pursuing the art of shellfish craft. Various forms of products and models produced are very varied. The products produced are tissue boxes, wind chimes, door/window curtains, key chains and brooches. The formation of a craft group “Creative Kastil” in the context of the sustainability of training activities.
Peningkatan Kemampuan Penulisan Sastra untuk Siswa SMA Negeri 1 Praya dalam Rangka Memajukan Literasi Sekolah Nuriadi Nuriadi; Lalu Muhaimi; Atri Dewi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.467 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1015

Abstract

Makalah ini membahas kegiatan pengabdian (PKM) pada masyarakat yang dilangsungkan di SMA Negeri 1 Praya Kabupaten Lombok Tengah. Melalui kegiatan ini, antusiasme para peserta didik, siswa-siswa SMA Negeri 1 Praya, cukup tinggi. Dengan fakta ini, mereka juga terbangkitkan untuk menulis atau menghasilkan karya khsuusnya dalam bentuk puisi. Dengan demikian, kegiatan ini dianggap cukup berhasil dan mampu berkontribusi nyata di dalam memajukan literasi sekolah di bidang sastra bagi peserta didik di sekolah menengah. Sebagai implikasinya, kegiatan PKM dengan topik atau tajuk serupa seharusnya perlu dilakukan. Tidak hanya di sekolah itu saja, tetapi juga di sejumlah sekolah menengah lainnya yang mempunyai program literasi sekolah. Hadirnya kegiatan ini, peran Universitas Mataram semakin tampak dan dirasakan secara nyata bagi masyarakat umum.
Diversifikasi Produk Olahan Buah Mangrove Dau (Bruguiera Gymnoorhiza) Untuk Cake Gulmerda Dan Sirup Dau Di Desa Maitara Utara Kota Tidore Kepulauan Rina Rina; Salim Abubakar; Masykhur Abdul Kadir; Adi Noman Susanto; Ariyati H. Fadel; Fajria Dewi Salim; Mesrawaty Sabar; Riyadi Subur; Sri Endah Widiyanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.032 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1020

Abstract

Mangrove forests are biological resources found in coastal areas that have ecological and economic functions. Bruguiera gymnorrhiza is a type of mangrove that grows in the middle and back zones with a muddy sand substrate. The fruit can be used as a local food source, especially in coastal areas that have the potential of mangrove forests, but of course must pay attention to the sustainability of the mangrove ecosystem. This PKM aims to apply the technology of processing the Bruguiera gymnorrhiza mangrove fruit for gulmerda cake and syrup which has a high selling value. The methods used in the Community Partnership Program (PKM) activities are lectures, practice, hedonic testing and mentoring. The results of PKM have increased public knowledge in utilizing raw materials that are around their environment to be processed into products that have a selling value, motivating people to be more independent and confident in developing businesses to improve community welfare, organoleptic testing, Cake gulmerda products are products that have higher score. The formation of the entrepreneurial group "Let's Feel Creative" in the context of the sustainability of training activities.Keywords: Diversification, processed mangrove fruit, gulmerda cake, Dau syrup, North Maitara
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Android Sebagai Sumber Belajar untuk Guru dan Peserta Didik Agus Ramdani; A. Wahab Jufri; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.996 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1026

Abstract

Penggunaan media dalam pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pendidik dalam menyampaikan informasi maupun keterbatasan jam pelajaran di kelas. Permasalahan terkait media pembelajaran adalah belum maksimalnya pemanfaatan media sebagai sumber belajar dan masih banyak pendidik yang belum mengembangkan media pembelajaran, termasuk yang dialami oleh guru mitra. Tujuan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan untuk memotivasi dan menfasilitasi tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan smartphone sebgagai media pembelaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket mengenai persepsi peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Indikator keberhasilan pelatihan ini meliputi tingkat pembelajaran, tingkat perilaku, tingkat reaksi dan tingkat hasil. Hasil yang diperoleh dari pengolahan data keseluruhan indikator adalah peserta setuju bahwa pelaksanaan pelatihan telah berjalan dengan baik, dimana sebagian besar peserta berpandangan bahwa pelaksanaan pelatihan telah memberikan manfaat yang mendalam dan sangat membantu dalam peningkatan kualitas diri peserta.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Di Lingkungan Kampus Fkip Unram Menggunakan Bioteknologi Em4 (Effective Microorganism 4) Menjadi Pupuk Bokashi Mohammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; A. Wahab Jufri; Didik Santoso; I Wayan Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.539 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1027

Abstract

Selama ini pengelolaan sampah di lingkungan belum banyak dilakukan. Sampah yang ada hanya dibuang  ke tempat sampah, Namun jika dikelola dengan baik maka lingkungan akan menjadi sehat dan mendatangkan  keuntungan  karena dapat dijadikan pupuk organik yang  dapat  digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian dan mendukung pertanian ramah lingkungan yang diharapkan semua pihak. Di Kampus FKIP Unram belum mengelola sampah dengan mengubah sampah menjadi pupuk. Oleh karena itu perlu upaya untuk  mengelola sampah yang ada menjadi pupuk bokashi dengan bioteknologi EM4. Tujuan dari kegiatan ini ialah mengimplementasikan bioteknologi  EM4  untuk mengelola sampah menjadi pupuk  bokashi. Metode yang digunakan  meliputi  ceramah, pelatihan, diskusi tanya jawab dan pendampingan pengelolaan sampah dengan bioteknologi EM4 di kampus FKIP Universitas Mataram. Hasil pengabdian  sebagai berikut : 1). seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan pengabdian pelatihan pengelolaan sampah di lingkungan Kampus FKIP Unram  menggunakan  Bioteknologi EM4 (Effective Microorganism) menjadi  pupuk bokashi. 2). Materi pelatihan 100% peserta  mengikuti dan memahami isi kegiatan pengabdian. 3). Hasil pelatihan dapat diterapkan dengan menghasilkan pupuk bokashi yang siap diaplikasikan untuk tanaman. Kesimpulan kegiatan ini adalah pengelolaan sampah dengan bioteknologi EM4 di Kampus FKIP Unram telah dilakukan dengan menghasilkan produk pupuk bokashi yang baik oleh peserta pengabdian.
Peran Pemerintah Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa pada Saat Pandemi Covid-19 (Studi di Desa Dasan baru Kopang Kabupaten Lombok Tengah) Pahrizal Iqrom; Wisma Widiana Patmil; Hisbullah Hisbullah; Aditya Aditya; Hartika Hartika
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.179 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1028

Abstract

Salah satu kunci dalam meningkatkan Produktifitas Pendapatan Masyarakat adalah dengan membuka ruang transaksi jual-beli pada UMKM. Melalui interaksi antar masyarakat tersebut maka tercipta tawar-menawar untuk satu kebutuhan dalam rumah tangga. Lalu bagaimana jika Pandemi membatasi akses UMKM Masyarakat untuk berkembang?. apakah kebijakan yang akan di keluarkan oleh pemerintah telah berpihak terhadap Pelaku UMKM atau sebaliknya malah merugikan?. Sebuah Survei bersekala Nasional yang dilakukan pada akhir Tahun 2020, Kolaborasi antara UNICEF, UNDP, Prospera dan The SMERU Research Institute memberikan gambaran bahwa Pemerintah Indonesia belum siap dalam menghadapi pandemi Covid-19 secara Maksimal. Karena itu dibutuhkan upaya lebih. Fenomena tersebut berdampak pada UMKM. Masalah yang muncul di antaranya; 1. Banyaknya Informasi Yang Membingungkan dan Hoax Yang Beredar meredahkan masyarakat terhadap ketahanan pangan mereka., 2. Kepedulian Tinggi Namun Masih Belum Paham Apa Yang Akan Dilakukan dalam upaya membantu masyarakat sekitarnya yang lebih terpapar., 3. Diskriminasi, Stigma, dan Pengucilan Terhadap Pasien Covid-19 dan Keluarganya menyebabkan keputusasaan., 4. Kebutuhan pengan masyarakat dikhawtirkan lebih banyak dari sebelumnya karena masyarakat tidak memilki sumber peng- hasilan lagi., 5. Banyak Komoditi pertanian yang tidak bisa terjual ke pasar sehingga merugikan masyarakat.
Integrasi Taman Herbal Dengan Lebah Madu Trigona Sp. di Desa Sesela Lombok Barat Sebagai Nutrisi Tambahan di Masa Pandemi Covid-19 Ni Made Andry Kartika; Yuni Mariani; Lale Yaqutunnafis; Baiq Salkiah; Farman Andi Triwidardi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.067 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1029

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan disekitar desa Sesele dengan menanam tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai pemenuhan kebutuhan dalam menunjang kesehatan seperti membuat jamu dll. Taman herbal ini diintegrasikan dengan budidaya lebah madu Trigona sp. supaya lebih optimal pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan praktek langsung di Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat. Hasil kegiatan menunjakan bahwa ada respon positif dari prangkat desa dan masyarakat di wilayah desa sesela dalam mengaplikasikan anatara tanaman herbal/obat dengan lebah madu Trigona sp. setelah dilakukan sosialisasi perangkat desa dan masyarakat juga mengetahui nilai ekonomis dari hasil integrasi ini patut dijadikan sumber pendapatan tambahan di masa pandemi.
Application of science and technology for farmer groups facing the cabbage caterpillar explosion in The Village of Sembalun Lawang, East Lombok Regency. Suripto Suripto; Dedy Suhendra; Sukiman Sukiman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.345 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1031

Abstract

The implementation of science and technology for community (IbM) farmer groups who are facing the problem of the cabbage caterpillar population explosion was carried out in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency. The IbM activity was designed based on the agreement between the IbM team and the Village Head of Sembalun Lawang together with the Sangka Bira Farmers Group and the Sebun Kedit Farmers Group in Sembalun Lawang Village. IbM activities are carried out with the stages of socialization, practice, and tutorials with various media used including blackboards, LCDs, manuals (leflet), seeds, saplings, specimens, and leaf dry powder of jayanti plants (S. sesban). Partners also provide media for this IbM activity, which includes cabbage plantations and water facilities. The results achieved at this stage are that farmers in Sembalun Lawang Village recognize jayanti plants as a source of natural insecticides, are skilled at drying leaves properly and making leaf solutions from Jayanti plants and trying to apply them as natural insecticides to control cabbage caterpillars on cabbage plants. The results of trials by farmers showed that direct administration of 50 ppm Jayanti leaf solution could kill 52 to 56% of cabbage caterpillars on cabbage plants. If the Jayanti leaf solution was stored for the previous 24 hours, then 50 ppm of the solution could only kill 15 to 16% of cabbage caterpillars. After participating in this IbM activity, the farmers were also able to identify the type of parasitoid insect, Diadegma semiclausum, which can control the cabbage caterpillar population. The outputs of this IbM activity include 1) Farmer's Guide Book (leflet) Making and Application of Insecticides from Jayanti Plants for Integrated Control of Cabbage Caterpillars, 2) IbM results publication at national seminars (poster presenter certificate), and 3) Publication of IbM results in national scientific journal (submitted). The next stage to be carried out is to monitor and continue the mentoring (tutorial) by the team to IbM participants in the implementation of Jayanti plant cultivation and the manufacture and use of Jayanti insecticide in controlling cabbage caterpillars on cabbage plantations in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency.The implementation of science and technology for community (IbM) farmer groups who are facing the problem of the cabbage caterpillar population explosion was carried out in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency. The IbM activity was designed based on the agreement between the IbM team and the Village Head of Sembalun Lawang together with the Sangka Bira Farmers Group and the Sebun Kedit Farmers Group in Sembalun Lawang Village. IbM activities are carried out with the stages of socialization, practice, and tutorials with various media used including blackboards, LCDs, manuals (leflet), seeds, saplings, specimens, and leaf dry powder of jayanti plants (S. sesban). Partners also provide media for this IbM activity, which includes cabbage plantations and water facilities. The results achieved at this stage are that farmers in Sembalun Lawang Village recognize jayanti plants as a source of natural insecticides, are skilled at drying leaves properly and making leaf solutions from Jayanti plants and trying to apply them as natural insecticides to control cabbage caterpillars on cabbage plants. The results of trials by farmers showed that direct administration of 50 ppm Jayanti leaf solution could kill 52 to 56% of cabbage caterpillars on cabbage plants. If the Jayanti leaf solution was stored for the previous 24 hours, then 50 ppm of the solution could only kill 15 to 16% of cabbage caterpillars. After participating in this IbM activity, the farmers were also able to identify the type of parasitoid insect, Diadegma semiclausum, which can control the cabbage caterpillar population. The outputs of this IbM activity include 1) Farmer's Guide Book (leflet) Making and Application of Insecticides from Jayanti Plants for Integrated Control of Cabbage Caterpillars, 2) IbM results publication at national seminars (poster presenter certificate), and 3) Publication of IbM results in national scientific journal (submitted). The next stage to be carried out is to monitor and continue the mentoring (tutorial) by the team to IbM participants in the implementation of Jayanti plant cultivation and the manufacture and use of Jayanti insecticide in controlling cabbage caterpillars on cabbage plantations in Sembalun Lawang Village, East Lombok Regency.
Pemberdayaan Peternak Perempuan Melalui Transfer Teknologi Pakan Komplit Sukarne Sukarne; Muhammad Nursan; Dahlanuddin Dahlanuddin; Aeko Fria Utama FR; Tarmizi Tarmizi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.489 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1037

Abstract

Feed is still a major problem in the development of the livestock sub-sector. So far, farmers are still relying on animal feed needs from natural grass which causes low livestock productivity and limited livestock rearing capacity. To overcome these problems, the purpose of this community service activity is to provide training and assistance to female breeders to make complete feed and implement the use of complete feed for livestock. This training activity was carried out in Wanasaba Lauk Village, East Lombok Regency. Participants in the training activity were 15 female breeders under the Ridho Ilahi Center for Animal Husbandry. The method used in this study is the delivery of materials and the practice of making complete feeds. The training activity was carried out for 2 days and assistance for the application of complete feed technology was carried out for 3 months. The result of this training is that female farmers gain knowledge and skills in producing complete feed and in terms of capacity calculations, breeders are able to maintain a minimum of 5 heads of livestock which previously was only a maximum of 2 heads. Then in terms of productivity, average daily gain (ADG) of livestock reached 0.42 Kg/day.
Penyuluhan Pembuatan Video Animasi Pembelajaran Di SMPN 3 Mataram I Putu Artayasa; Muhlis Muhlis; Aa Sukarso; Gito Hadiprayitno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.669 KB)

Abstract

Selama pandemi Covid-19, siswa SMPN 13 Mataram melaksanakan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) dan sejak pertengahan tahun 2021 siswa telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas disamping tetap melaksanakan pembelajaran daring dari rumah. Permasalahannya, partisipasi siswa dalam pembelajaran daring sangat minim dan siswa kurang termotivasi mengerjakan tugas-tugas pembelajaran, sehingga perlu diupayakan strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan penerapan video animasi yang menarik minat belajar siswa. Namun, banyak guru belum  mempunyai pengalaman membuat video animasi, sehingga dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan penyuluhan pembuatan video animasi kepada guru-guru di SMPN 13 Mataram. Metode  pelaksanaan pengabdian adalah ceramah, diskusi dan pendampingan pembuatan video animasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan dan pengisian angket respons guru terhadap kegiatan pengabdian. Peserta pengabdian adalah sepuluh orang guru SMPN 3 Mataram.  Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan bahwa peserta pengabdian memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pengabdian. Pendapat peserta pengabdian adalah sebelum penyuluhan mereka mengalami banyak kesulitan membuat video animasi dan setelah pengabdian mereka merasakan cukup mudah membuat video animasi. Kesimpulan adalah kegiatan pengabdian ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi guru membuat video animasi pembelajaran.