cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pengembangan Manajemen Pengolahan Sampah Menjadi Aneka Produk Yang Memiliki Nilai Ekonomis Tinggi Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Pijot Embun Suryani; Lalu Muhammad Furkan; Sarifudin Serip; Muhdin Muhdin; Muhamad Ali
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.224 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.809

Abstract

Desa Pijot memiliki potensi wisata bahari yang sangat penting, karena merupakan pintu gerbang terdekat untuk memasuki daerah-daerah wisata Pantai Pink dan 27 gili melalui wilayah perairan. Aspek negatif dari potensi wisata ini adalah sampah. Masyarakat terbiasa membuang sampah sembarangan dan umumnya masyarakat desa membuah sampah di selokan dan pematang sawah, sehingga menyebabkan tersumbatnya saluran air, yang mengakibatkan terjadinya banjir pada musim penghujan. Langkah awal yang dapat dilakukan untuk meminimalkan sampah, terutama sampah rumah tangga adalah melakukan pemilahan antara sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik dapat dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik dapat dijadikan aneka kreasi daur ulang. Namun, pengetahuan masyarakat Desa Pijot terkait manajemen pengelolaan dan pengolahan sampah masih sangat terbatas. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan manajemen pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomis, sehingga dapat menjadi salah satu kegiatan ekonomi kreatif masyarakat untuk meningkatkan pendapatannya. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Masyarakat sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah Pokdarwis dan Kelompok PKK Desa Pijot. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk mengolah sampah organik dan sampah plastik menjadi berbagai produk yang bernilai dan memiliki nilai jual. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan pupuk cair, sedengkan sampah plastik diolah menjadi ecobrick dan berbagai produk souvenir berbahan plastik. Melalui pengolahan sampah ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan mendukung Desa Pijot sebagai destinasi wisata bahari. Selain itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat.   Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.
Efektivitas Program Penyuluhan Perikanan Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Pembudidayaan Ikan Air Tawar di Desa Pringgabaya Muh. Zubair; Anis Faozia; Khairil Anwar; M. Dony Islahul Hayyi; Muhammad Yunani; Nabila Reza Kharista
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.235 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program penyuluhan perikanan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Mataram terhadap peningkatan kemampuan pembudidayaan ikan air tawar di Desa Pringgabaya. Desa Pringgabaya memiliki potensi pengembangan pembudidaya ikan air tawar dengan tersedianya lokasi kolam dan sumber air yang tak pernah kering sepanjang tahun.  Namun dalam pemanfaatan dan pengoptimalan potensi tersebut tidak dapat dimaksimalkan dikarenakan pengetahuan masyarakat akan pembudidayaan ikan konsumsi yang tepat belum menyeluruh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi lapangan dan wawancara, sedangkan dapat sekunder didapatkan dari kajian pustaka, web internet dan jurnal online. Metode penelitian yang dilakukan ialah kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih agar penulis mampu menjelaskan dan menggambarkan keadaan langsung yang terjadi di lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan masyarakat khususnya mitra yang digandeng dalam penelitian meningkat dari 10 indikator yang diberikan. Dari 10 indikator ketercapaian, terdapat 9 indikator yang tercapai sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat keefektifannya mencapai 90%. Program ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Pringgabaya dalam pembudidayaan ikan air tawar.
Pengembangan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Nunik Cokrowati; Aluh Nikmatullah; Edy Sulman; Hardawiansyah Hardawiansyah; Erwansyah Erwansyah; Zainal Abidin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.291 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.800

Abstract

Budidaya rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum telah di lakukan di perairan Indonesia yaitu di Lombok, Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, Makasar, Situbondo, Prigi, Madura, Lampung dan Sorong Papua. Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut penghasil kappa karaginan yang dapat digunakan sebagai bahan baku di industri makanan, farmasi dan kosmetik. Sedangkan Eucheuma spinosum merupakan rumput laut penghasil iota karaginan yang dapat dimanfaatkan untuk bahan baku di industri makanan. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan budidaya rumput laut di perairan Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan karakteristik perairannya. Metode kegiatan yang digunakan adalah Focus Discussion Group (FGD) dan demplot budidaya rumput laut secara langsung di perairan laut. Hasil kegiatan ini adalah pada FGD dirumuskan permasalahan dan alternatif solusinya pada budidaya rumput laut. Kegiatan penegmbangan budidaya rumput laut menggunakan metode patok dasar dilakukan di perairan Pulau kaung. Budidaya mengguanakn metode long line dikembangkan di perairan Labuan mapin dan Labuan Burung. Pengembangan kegiatan budidaya tersebut diharapkan dapat meingkatkan ekonomi rumah tangga masyrakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah upaya pengembangan budidaya rumput laut di perairan Kecamatan Buer telah dilakuakn dengan metode budidaya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing perairan perairan.  
The Use of Jayanti (Sesbania Sesban) Molluscicide in Overcoming Golden Snail, Pest Of Rice Plant in The Village of Bunut Baok, Central Lombok Suripto Suripto; Erin Ryantin Gunawan; Evy Aryanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.48 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.948

Abstract

As a result of the attack golden snails, rice production declined to 30 % in some places in the province of West Nusa Tenggara. Application of science and technology activities for the community ( IbM ) to address the problem of golden snail pest have been conducted in The Village of Bunut Baok, Central Lombok. IbM program conducted by subject matter covers characteristics of jayanti plant (Sesbania sesban ) and its cultivation method, characteristics of golden snail species that is pests of the rice plant, how to prepare and manufacture of jayanti molluscicide, and its application to control rice pest snails. The methods used include lecture, discussion, demonstration and practice. IbM activity followed by 12 members of Farmers Group Mohon Petunjuk Bunut Baok Village. The results of the practice is that the use of 1 ppm solution jayanti leaf can be lethal 48% to 84% of golden snail population. Other results achieved are covering the growing appreciation of farmers to plant jayanti, increasing farmers' knowledge and skills in identifying plants jayanti, skilled to make jayanti molluscicide, and its use to control rice pest golden snails.
Sosialisasi Pendampingan Asupan Gizi Atlet Muda di Kota Palangka Raya pada Masa Pandemi Covid-19 Yudo Harvianto; Nune Wire Panji Sakti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.769 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.851

Abstract

For an athlete to get a complete nutritional intake with the right portion of food, will make the athlete's body can function to the maximum, so that performance will also be maximal when doing competitions. Therefore, it is important for an athlete to really attention to his nutritional intake, especially the balance between nutritional intake and energy expenditure, both in the phase before, during, and after a match or exercise. Because energy will affect the performance of athletes, as well as the maximum performance of athletes will support it to achieve the best achievement. Especially with the current covid-19 outbreak. The purpose of this dedication is that athletes can find their best diet to improve the efficiency of the body's metabolism to face exercise and matches. The method carried out in this activity is socialization. The implementation of this activity is conducted face-to-face.Participants in this activity are young athletes who are in the city of Palangka Raya with a total of 15 people from various sports including badminton, soccer, volleyball, athletics (sprint), athletics (fast walking), athletics (reject bullets), table tennis, karate, sepak sawut. Based on the results obtained from this activity, there are several problems including the knowledge of athletes about the importance of setting the nutritional intake of sports is still relatively low, the lack of varied food menu consumed, the use of supplements by athletes are too excessive.  Then after being able to know about the problem, the presenter gave direction to the athletes to be able to minimize the problem.After the implementation of this activity, the athletes get education regarding nutrition assistance, maximizing the performance of athletes through a diet that suits nutritional needs.As well as education and solutions related to improved performance. The conclusion of this activity is to provide education on nutrition assistance for young athletes in Palangka Raya City.
Pendampingan Sekolah Lansia di Dongshih, Chiayi, Taiwan Dewi Nur’aeni Setyowati; Khairunnisa Khairunnisa; Rizka Abdi; Akbar Al Imam; Denda Juita Suastri; Agus Maulidan; Mega Trisutha Pathiassana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.466 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.941

Abstract

Dongshih adalah sebuah kota pedesaan di Chiayi, Taiwan yang memiliki total populasi 24.988 dan memiliki lebih dari 2.0 hektar tambak ikan. Di daerah tersebut terdapat banyak lansia, sedangkan para pemuda lebih banyak bersekolah/bekerja di kota. Tim Indonesia melakukan kegiatan pendampingan terhadap sekolah lansia dengan terlibat pada kegiatan yang sudah  dijadwalkan oleh pihak sekolah lansia. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2018. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan kelas editing, kelas senam aerobik, serta kelas seni lansia. Hasil kegiatan menunjukkan penerimaan yang bagus dari para pengurus sekolah dan juga lansia. Walaupun terdapat kendala bahasa, namun para lansia terlihat senang dengan keterlibatan tim Indonesia terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan.
Pendampingan Pembuatan Kompor Energi Alternatif Berbahan Bakar Limbah Serbuk Kayu dan Sekam Padi di Kelurahan TPU Keramat Cereme Taba Lubuklinggau Yaspin Yolanda; Ahmad Amin; Armi Yuneti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.765 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.814

Abstract

Based on the observations we made in the TPU Keramat Cereme Taba Village, which is part of the area in Lubuklinggau City, most of the people make a living as wood craftsmen and farmers often cause problems, namely the increasing number of piles of sawdust and rice husks that have not been handled, then the high gas elpigi because it is difficult to find and the community. The goal is to manufacture energy-efficient stoves fueled by sawdust and rice husk waste as a solution to overcome waste. The method of implementing the activities is in the form of lectures, demonstrations and direct practicums. The implementation time is March to June 2021. The target of this activity is youth and women in the village. Evaluation of the increase in participants' knowledge was carried out by pre- and post-test after socialization. The evaluation of participants' skills was carried out during a direct demonstration of stove making. The results of the PKM implementation showed success because there was an increase in knowledge of around 87.5 percent, namely (a) an increase in participants' knowledge about the usefulness of sawdust and rice husk waste by 89 percent. (b) Increased knowledge during media demonstrations about the efficiency of sawdust and rice husk stoves (KOKADI) compared to Elpigi Gas Stoves by 87 percent. (c) Increased knowledge of KOKADI stove maintenance techniques by 88 percent. And (d) Improving community skills regarding the manufacture of KOKADI stoves by 86 percent. This service activity is classified as successful, with an average increase of more than 70 percent, which is an increase of around 87.5 percent. All participants attended PKM activities starting from the opening, the benefits of sawdust and rice husk waste, simulating the manufacture of KOKADI stoves, and observing directly the process of comparing the efficiency of KOKADI with Elpigi gas stoves (KGE).
Pengelolaan Dan Penanggulangan Sampah Di Desa Batuyang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Rusminah HS; Rian Sri Gede; Intan Islamiyah; Ranggit Aditya; Rimbun Ria Lestari; M. Nur Ihsan; Eka Sulis Febrianti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.507 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.910

Abstract

Permasalahan mengenai sampah merupakan hal lumrah yang terjadi disetiap sektor masyarakat, namun di dalam penanganannya sektor ini membutuhkan perhatian lebih besar serta ketelatenan dari berbagai pihak. Tidak hanya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan dan pengolahan sampah serta inisiatif akan hal tersebut, pemerintah disisi lain harus mampu untuk menumbuhkan kesadaran tersebut di dalam masyarakat serta memberikan fasilitas yang mumpuni di dalam menjalankan progam yang berkenaan dengan hal tersebut. Ketiadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan salah satu permasalahan krusial yang harus segera diselesaikan agar sampah-sampah dari masyarakat tidak menumpuk pada titik tertentu. Situasi ini kemudian selaras dengan kondisi lapangan pada Desa Batuyang yang berlokasi di Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Ketiadaan TPA maupun Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) kemudian mendorong warga untuk membuang sampah di sungai sebagai solusi praktis. Berangkat dari hal tersebut, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema Zero Waste kemudian dilakukan sebagai salah satu wujud peran mahasiswa dalam menangani permasalahan di lapangan. Adapula solusi yang dihasilkan diantaranya ialah menjalin kerjasama dengan TPA terdekat dengan melibatkan pemuda setempat dalam kegiatan pengangkutan sampah serta pengolahan sampah organic dan non-organik dengan luaran produk berupa kompos, hydroponik dan ecobrik.
Pengembangan Potensi Wisata Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan di Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Gemma Maya Gustin; M. Fahmi Khairul Umam; Hafizul Khatomy; Tiara Karantina; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.219 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.720

Abstract

Pengembangan potensi pariwisata merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Desa ketapang raya menjadi salah satu desa wisata di kecamatan keruak, kabupaten lombok timur. Desa ini memiliki beberapa potensi berupa wisata pantai, hutan mangrove, central garam, dan budidaya hasil laut. Sehingga, melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat membantu mendukung sektor wisata di Desa Ketapang Raya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata guna pengembangan pariwisata, meningkatkan daya tarik pengunjung (wisatawan), dan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu pertama persiapan promosi, kedua pembuatan sarana dan prasarana dan ketiga pendampingan masyarakat untuk pengembangan usaha transit. Manfaat dari kegiatan ini adalah dapat memperkenalkan objek wisata, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat meningkatkan daya tarik pengunjung (wisatawan) di Desa Ketapang Raya. Hasil dari program kerja ini yaitu tereksplorasinya beberapa destinasi melalui usaha transit, meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah wisata, serta adanya peningkatan sarana dan prasarana wisata berupa papan informasi, papan himbauan, spot foto dan sarana pendukung lainnya.
Optimalisasi Pariwisata Dengan Memperbaharui Lingkungan Fisik Serta Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Melalui Media Promosi Guna Mengembangkan Ekonomi Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur Mario Rere Garcia Djaro; Rian Aprianto; Oktaviana Wirnis Agrian Fani; Salsa Dela Asmarini; Inggrid Tania Rinaryanto; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1519.926 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.897

Abstract

Desa Ketapang Raya merupakan desa dengan potensi wisata sangat besar, dimana terdapat pantai yang indah dan tentunya bermanfaat bagi perekonomian masyarakatnya. Tetapi kurangnya kesadaran dari masyarakat menyebabkan banyaknya potensi wisata yang seharusnya dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian justru tidak dimanfaatkan dengan baik. Desa Ketapang Raya sendiri memiliki beberapa permasalahan yang menjadi hambatan dalam perkembangan destinasi wisata yang ada, yaitu sampah, kurangnya penunjuk jalan dan papan informasi, serta promosi pariwisata yang masih kurang. Oleh karena itu, melalui Kuliah Kerja Nyata hendak mendukung perkembangan pariwisata Desa Ketapang Raya dengan mengolah sampah menjadi produk yang dapat dimanfaatkan, pembuatan papan penanda jalan dan papan informasi, dan pembuatan video promosi untuk memperkenalkan Desa Ketapang Raya. Tujuan dari program ini adalah untuk mengoptimalisasi destinasi wisata Desa Ketapang Raya melalui lingkungan fisik serta untuk memberikan informasi mengenai destinasi wisata dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Ketapang Raya. Adapun metode yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang menjadi hambatan dalam perkembangan destinasi wisata yang ada di Desa Ketapang Raya yaitu metode 3R ((Reuse, Reduce, dan Recycle), metode penyelesaian masalah secara langsung, dan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini, yaitu menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelolah sampah, memudahkan wisatawan untuk mengakses dan lebih mudah mengetahui informasi terkait daerah wisata, dan mendukung peningkatan pariwisata Desa Ketapang Raya. Jadi, pengoptimalisasi destinasi wisata Desa Ketapang Raya melalui lingkungan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung serta penyebaran video promosi wisata membantu dalam penyebarluasan destinasi wisata Desa Ketapang Raya kepada khalayak luas dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Ketapang Raya.

Page 21 of 161 | Total Record : 1609