cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Penguatan Kapasitas Dalam Perencanaan dan Pengembangan Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Bagi Petani Pesanggem Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sesaot Lombok Barat L. Sukardi; M. Husni Idris; Bambang Dipokusumo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.352 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.937

Abstract

Pengembangan usaha berbasis HHBK di wilayah Sesaot khususnya bagi petani HKm mempunyai peluang yang cukup besar.  Oleh karena itu, penguatan kapasitas petani pengelola HKm dalam merencanakan usaha ekonomi produktif berbasis hasil hutan bukan kayu (HHBK) sangat diperlukan. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan penyuluhan/pelatihan. Tujuannya adalah: (1) meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta tentang pentingnya perencanaan usaha HHBK, (2) meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan melakukan pemilihan bidang usaha HHBK prioritas, dan (3) meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dalam menyusun rencana usaha HHBK. Kegiatan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan simulasi. Hasil yang dicapai adalah masyarakat memiliki pemahaman dan mampu menyusun rencana usaha berbasis HHBK secara sederhana.
Pembuatan Abon dari Ikan Tuna Sebagai Salah Satu Alternatif Wirausaha Baru di Desa Batu Nampar Selatan Mahrus Mahrus; Abdurrazif Abdurrazif; Dedi Zulkarnaen; Wiwik Febrianti; Ahmad Nur Alfin Rizki; Andrey Darusman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.328 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.823

Abstract

Batu Nampar Selatan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini memiliki penduduk sebanyak 1.356 jiwa terdiri dari 677 laki-laki dan 679 perempuan, dan 336 kepala keluarga. Luas wilayahnya  2,99 km2 dengan tingkat kepadatan penduduk 454 jiwa/km2. Mata pencaharian penduduk sebagian besar sebagai nelayan di antaranya sebagai nelayan tangkap, nelayan budidaya, dan sebagian kecil sebagai petani. Salah satu upaya untuk meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat adalah pembentukan kelompok wirausaha yang memproduksi suatu produk dengan memanfaatkan hasil tangkapan nelayan. Untuk mengefektifkan kegiatan wirausaha ini dilakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dengan melibatkan pihak Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Implementasi program penciptaan wirausaha baru “Pembuatan Abon dari Ikan Tuna di desa Batu Nampar Selatan Kecamatan Jerowaru kabupaten Lombok Timur” ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, maka dengan sendirinya mereka dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.
Program RPL sebagai Upaya Memenuhi Kebutuhan Sayuran pada Masa Pandemi Covid-19 di Area Perumahan dengan Luas Pekarangan Terbatas I Dewa Made Alit Karyawan; Rahmat Wahyudi; Bagus Ansani Takwin; Iwan Kurniawan; Yusmihad Hamzani; Handika Restu Fauzi; Supiandi Supiandi; Desi Melanisia; Sulastri Sulastri; Nita Nurwahdania; Siti Nurtadahlia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.655 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.928

Abstract

Selama pandemi Covid-19, aktivitas di luar rumah dibatasi. Namun pembatasan ini tidak boleh menghentikan produktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Terkait hal tersebut, mahasiswa KKN-Unram menawarkan solusi kepada masyarakat dengan memanfaatkan waktu di rumah. Program yang ditawarkan adalah Rumah Pangan Lestari (RPL) yaitu berkebun sayur di pekarangan rumah dengan menggunakan botol bekas, styrofoam, gelas plastik dan alat sederhana. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan ruang kosong di pekarangan rumah untuk dijadikan tempat bercocok tanam sayuran, dengan menggunakan sistem hidroponik. Program ini dilaksanakan dalam dua kegiatan yaitu pembuatan kebun contoh dan sosialisasi kebun sayur pada lahan terbatas. Metode berkebun yang diterapkan adalah metode hidroponik yang ditempatkan di dalam screen house dan dengan media tanah. Kebun contoh digunakan sebagai tempat pelaksanaan materi sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi menekankan bagaimana menanam sayuran di pekarangan sempit dengan menggunakan botol bekas dan kemasan berbahan styrofoam. Program sesuai rencana, karena keseriusan mahasiswa dan dukungan masyarakat. Mereka tertarik dengan program yang ditawarkan mahasiswa KKN karena menggunakan alat dan bahan yang mudah didapat. Masyarakat sangat antusias datang dan berdiskusi dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan di taman percontohan. Sayuran di kebun percontohan sudah bisa dipanen setelah 40 hari dan hasilnya dibagikan kepada masyarakat sekitar lokasi pelaksanaan program.
Penerapan Green Campus Melalui Kegiatan Redesain Taman di Lingkungan LPPM Universitas Mataram Ahmad Jupri; Dwi Rina Isbandiyah; Zaenun Niswati; I Made Artha Sudanta; Yohanes Mulyono; Muhamad Fajrin Akbar; Cahya Indra Lesmana; Anisa Uswatun H; Elita Akhsan; Moh Rizal Efendi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.57 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.811

Abstract

Pelestarian lingkungan merupakan hal penting dalam kehidupan manusia. Pelestarian lingkungan dilakukan dengan memanfaatkan lingkungan secara bijak agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga. Hubungan antara manusia dan lingkungan hidup merupakan hubungan yang sangat penting bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang. KKN Era New Normal Green Campus merupakan salah satu kegiatan KKN yang berperan dalam pelestarian lingkungan dilingkungan Universitas Mataram serta dalam masyarakat. Green Campus merupakan upaya dalam mewujudkan pelestarian lingkungan dalam lingkungan kampus dengan melibatkan seluruh dosen, mahasiswa, petugas dan karyawan dalam lingkungan kampus. Di harapkan dengan Green Campus dapat meningkatkan perbaikan lingkungan dan kesadaran terhadap kepedulian lingkungan.
Kebun Kopi Arabika Sembalun Bumbung Sebagai Alternatif Destinasi Agrowisata M. Sarjan; Lalu Ishadi Darwinata; Septia Antasari; Bambang Setiadi Azhari; Achmad Wiranadi Hakim; Muh. Thoriq Dwi Setyawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.278 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.872

Abstract

Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dan evaluatif. Tujuan penulisan ini untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi, dan hubungan usaha dibidang pertanian. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah. Hal ini disebabkan karena pariwisata mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan Indonesia khususnya sebagai devisa negara. Pembangunan pariwisata menjadi salah satu sektor yang diunggulkan saat ini. Pembangunan kepariwisataan memerlukan perencanaan dan perancangan yang baik. Sektor pariwisata memberikan kesempatan tumbuhnya berbagai usaha ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat dan membuka lapangan kerja baik formal maupun informal bagi masyarakat. Wisatawan memperoleh pengalaman dari budaya lokal, sementara penduduk lokal memainkan jenis edukasi tentang lingkungan spesifik lokal dan mendapatkan penghasilan. Partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata agro. Agrowisata merupakan bagian dari objek wisata yang memanfaatkan usaha pertanian sebagai objek wisata. Tetapi juga wisata ini menjadi sarana pendidikan serta hiburan yang menarik bagi para wisatawan. Agrowisata yang berdaya saing dan secara ekonomi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terkait dengan produk yang dihasilkan dan dikonsumsi oleh wisatawan. Namun  hal ini juga dialami oleh masyarakat sembalun. Dimana Kebun kopi sembalun mempunyai potensi agrowisata yang cukup baik, namun terdapat pula kelemahan seperti keterbatasan dana, kurangnya sarana dan prasarana penunjang, serta kurangnya atraksi wisata yang ditawarkan. objek wisata yang ditawarkan bersifat rekreasi dan edukatif.
Digitasi Lahan Pertanian Kopi Kelompok Tani Mule Jati Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar Cahyo Mustiko; I Gede Putu Laba Sepriyadi Sudhiarsana; Anugrah Fajar Dirgantara Akbar; Galuh Karin Puspita Sari; Sandhi Wahdania
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.57 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.943

Abstract

Modernisasi pertanian salah satunya adalah membangun sistem informasi berbasis digital untuk mengelola aset produksi onfarm pada komoditas tertentu. Kopi adalah salah satu komoditas kebun strategis dan memberikan nilai tambah besar kepada pelaku tani diwilayah sekitar hutan. Kegiatan pengabdian ini adalah membangun digitasi kopi pada kelompok tani Mule Jati, Bau Mekar, Lombok Barat. Teknik digitasi dengan membangun data spasial dan atribut lahan kopi milik anggota petani. Hasil data atribut diolah dengan dukungan software ArcGIS 10.6. Hasil data spasial diperoleh luasan areal penanaman kopi seluas 8,6 Ha dengan ketinggian antara 550-600 mdpl. Jumlah produksi biji kopi rata-rata 3,9 ton per Ha yang diperoleh dari pohon kopi usia 2-7 tahun. Periode panen kopi pada bulan Juli-Agustus untuk setiap musimnya. Kendala yang mengancam dari pohon kopi adalah keberadaan serangga rayap yang memungkinkan dapat mengganggu pertumbuhan pohon kopi. Pohon kopi akan baik jika dilakukan regenerasi 15 tahun kedepan untuk menjaga produktivitas. Hasil estimasi produksi kopi maksimal di kelompok Mule Jati sebesar 68,8 ton per musim atau dapat meningkat 100% setelah 15 tahun kedepan.
Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Padamara Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Lalu Ali Wardana; Annisa Yunianti; Baiq Permata Yunita; Baiq Winda Maharani Saufa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.589 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.847

Abstract

Desa Padamara yang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Desa Padamara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi dengan sumberdaya yang dihasilkan. Desa Padamara yang akan menjadi lokasi KKN-Tematik 2017 periode antar semester sebagian besar masyarakatnya adalah masyarakat dengan berpenghasilan yang bermacam-macam dengan pekerjaan sebagai petani, buruh tani, peternak dan lain-lain. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh desa Padamara dapat dikatakan banyak terbukti dari jumlah penduduk yang telah tercantum pada Latar Belakang. Hal ini tentu menjadi keunggulan bagi desa Padamara apabila sumber daya manusia tersebut berkualitas dan berkembang. Namun, sebagian besar sumber daya manusia yang ada hanya berkutik pada profesi yang sama. Seperti petani, buruh tani, peternak, dan sebagainya. Hal ini menjadi sesuatu yang mendasari adanya kegiatan KKN-Tematik di desa ini. Kegiatan KKN-Tematik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi di desa Padamara dengan cara melakukan kegiatan Pengadaan Perpustakaan Alam, Pemberian Les Bahasa Inggris, Pengadaan Apotek Hidup, Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tangan Menggunakan Limbah Lingkungan, Gotong Royong, Pembuatan Konsentrat, Pembuatan Urea Molases Block (UMB), Pembuatan Amoniasi Jerami Padi, Aplikasi Pembukuan yang Baik dan Sesuai Pedoman Akuntansi Desa, Penerapan Cara Pemasaran yang Efektif Bagi Masyarakat yang Memiliki Industri Rumah Tangga, Pembuatan Kerupuk Menggunakan Limbah Kulit Pisang. Diharapkan Dengan adanya berbagai penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan, sumber daya manusia di desa Padamara akan lebih berkembang dengan menerapkan apa yang telah didapatkan melalui penyuluhan dan pelatihan tersebut. Indikator pencapaian tujuan kegiatan KKN-Tematik ini ialah antusias warga desa dengan adanya program yang diterapkan.
Penyuluhan Kesehatan Penanganan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) di Krakitan Bayat Klaten Amalia Solichati Rizqi; Yudha Wahyu Putra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.358 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.935

Abstract

Nyeri punggung bawah adalah rasa tidak nyaman yang dapat menimbulkan berbagai macam gangguan yang dapat mengakibatkan masalah pada kehidupan manusia khususnya masalah kesehatan.  Tujuan dalam pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan untuk diterapkan dalam masyarakat agar dapar mencegah dan menangani nyeri punggung bawah. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan cara memberikan penyuluhan secara l;angsung kepada masyarakat terkait cara mencegah dan menangani nyeri punggung bawah.  Hasil dari pengabdian adalah terlaksanya kegiatan dengan baik dengan peserta sejumlah 60 orang.  Kesimpulan. Nyeri punggung bawah bisa diatasi dengan memberikan penyuluhan dengan pengetahuan pencegahan dan penanganan secara dini
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Usaha Budidaya Madu Trigona untuk Membentuk Kampong Madu Desa Saribaye Kecamatan Lingsar Embun Suryani; Sri Wahyulina; Diswandi Diswandi; L. Muhammad Furkan; Serifudin Serif; Muhamad Ali
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.631 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.810

Abstract

Desa Saribaye merupakan desa dengan cakupan wilayah berupa lahan pertanian, perkebunan dan kawasan hutan rakyat yang cukup luas, sehingga memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya lebah madu trigona. Budidaya lebah madu trigona dan produk-produk turunannya merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berbasis ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya madu trigona dengan manajemen usaha yang professional, dengan menginisiasi terbentuknya “Kampung Madu Trigona” untuk mendukung Desa Saribaye sebagai salah satu destinasi agroekowisata di Pulau Lombok. Untuk mencapai tujuan tersebut, model pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu penyuluhan, demplot (demonstration plot), dan pendampingan budidaya madu trigona. Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu Kelompok Usaha Madu Sakti dan Kelompok Karang Taruna. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk melakukan budidaya madu trigona dan membuat kemasan yang menarik dan hygienis. Melalui budidaya madu trigona ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sasaran yang diharapkan akan menggerakkan seluruh anggota masyarakat desa, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Desa Saribaye. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat.   Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.
Pengolahan Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Menjadi Abon untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Nelayan di Desa Ketapang Raya, Lombok Timur Moehamad Anggian Ibnu Abdi Wangsa; Muhammad Sofiadi; Amanda Kerina; Yola Ardita; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.046 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.905

Abstract

Abon adalah salah satu jenis olahan untuk membuat makanan berbahan dasar daging menjadi awet dan bernilai ekonomis tinggi. Pengolahan ini merubah tekstur daging menjadi berserabut dengan cara disuwir dan menggunakan jenis daging dari unggas, sapi dan ikan. Teknik pemasakan dilakukan dengan pengosengan menggunakan minyak yang sedikit atau bisa disebut teknik pan frying. Tujuan dari program ini untuk meningkatkan pendapatan keluarga nelayan dan memberi referensi untuk mengoptimalkan hasil tangkapan nelayan di Desa Ketapang Raya. Cara yang diterapkan, dengan mengadakan pelatihan pengolahan abon ikan pada masyarakat Desa Ketapang Raya. Pengolahan diawali dengan pengukusan kemudian ikan disuwir hingga bertekstur serabut, setelah itu daging ikan yang berserabut dicampur dengan bumbu dan dioseng hingga kering. Metode pelaksanaan pelatihan abon ikan ini  dilakukan dengan cara FGD (Fokus Group Diskusi),dimana pemateri menjelaskan tahapan pengolahan abon ikan dengan mempraktekan secara langsung dan peserta dapat berinteraksi secara verbal dengan pemateri selama proses kegiatan. Program ini menggunakan Metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk pengolahan data dilakukan dengan cara penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari program ini adalah yang awalnya nelayan menjual ikan tangkapannya  dengan harga 25 ribu per kg, setelah diolah menjadi abon harga menjadi 250 ribu per kg. Untuk memproduksi abon ikan ini dilakukan secara berkelompok, dalam tiap kelompok setidaknya membutuhkan 3 orang tenaga kerja dan hal tersebut cukup berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Desa Ketapang Raya. Produk ini dipasarkan di Kedai – Kedai yang ada di pantai Lungkak yang notabene merupakan lokasi wisata dan memudahkan dalam pemasaran produk, selain itu dipasarkan juga melalui media sosial untuk memperluas jangkauan promosi produk.  Output dari program ini adalah terbentuknya masyarakat mandiri yang mampu memproduksi abon ikan sehingga dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonomis tinggi serta menyerap tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan pendapatan keluarga nelayan.

Page 19 of 161 | Total Record : 1609