cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMPSIA BERAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG 2013 Dewi Yuliasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i4.442

Abstract

Jumlah kematian ibu dan bayi di Indonesia termasuk tinggi diantara negara di Asia Tenggara. Diantaranya terkait dengan komplikasi pada kehamilan, persalinan, nifas dan BBL, Khususnya oleh Pre-eklampsia berat. Di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2011 tercatat 127 kasus (12%) kejadian Pre-eklampsia Berat dari 1056 kehamilan dan terjadi peningkatan pada tahun 2012 didapatkan jumlah Kejadian Pre-eklampsia berat sebanyak 180 kasus (14 %) dari 1.290 kehamilan, dalam hal ini yang menjadi faktor yang sangat berhubungan kejadian pre-eklampsia berat dalam kurun waktu tiga tahun ini ialah faktor riwayat hipertensi yaitu sebesar 62%. Tujuan penelitian ini diketahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian Pre-eklampsia berat berdasarkan data di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain analitik dengan pendekatan case control. Data sekunder dengan menggali informasi melalui rekam medik. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin yang dirawat diruang Delima dan ruang Poli Kebidanan periode Januari – Desember 2013 berjumlah 756. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 527 (69%) kasus dan 229 ( 31%). kontrol, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sedangkan analisis data univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi, bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dan multivariat dengan menggunakan regresi logictic.Hasil penelitian menunjukkan variable yang berhubungan dengan kejadian Pre-eklampsia berat, yaitu usia ibu (p value= 0.002, OR=2.601), paritas ibu (p value = 0.012, OR=2.202), obesitas (p value = 0.018, OR=2.121), kehamilan ganda (p value = 0.039, OR=1.938), dan riwayat penyakit (p value = 0.001, OR=2.796). Faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian Pre-eklampsia berat yaitu riwayat penyakit (p value = 0.002 OR = 2.760). Disarankan dinas kesehatan dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan lain untuk mencegah ibu hamil tidak mengalami pre-eklampsia berat.Kata Kunci : Faktor-Faktor yang berhubungan, Pre-eklampsia berat.
Hubungan Peran Orang Tua dengan Inisiasi Seks Pranikah pada Remaja di Prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Yuliani Winarti; Wahyu Agung Budi Alamsyah
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.3045

Abstract

Perilaku inisiasi seks pranikah pada remaja sudah sangat mengkhawatirkan. Menurut data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) pada tahun 2019 di Kota Samarinda kejadian seks pranikah dengan dampak penularan penyakit HIV/AIDS tertinggi di Kecamatan Samarinda Ulu sebesar 62%, Samarinda Ilir 56%, dan Samarinda Utara 37%, dengan jumlah keseluruhan sebesar 375 jiwa terdampak HIV/AIDS. Peran orang tua dalam mencegah perilaku seks pranikah memiliki posisi yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran orang tua dengan perilaku inisiasi seks pranikah pada remaja di prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan rancangan cross sectional menggunakan uji Chi-Square.  Tekhnik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seks pranikah, dengan nilai p-value <0,001.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH BERESIKO KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN (KTD) PADA MAHASISWA Eva Berliana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i4.410

Abstract

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah BeresikoKehamilan Tidak Diinginkan (Ktd) Pada Mahasiswa. Adanya pergeseran nilai norma sosialdimasyarakat yang telah merubah perilaku seksual pranikah menjadi beresiko KTDdikalangan mahasiswa semakin meresahkan. Kematian mahasiswi setelah aborsi di KotaNatar Lampung Selatan menunjukkan cara penyelesaian masalah KTD. Hasil surveypendahuluan di klinik Skala PKBI Lampung tahun 2011 didapat 1 kasus KTD meningkatdi tahun 2012 menjadi 11 kasus. Pada perguruan tinggi berbasis diploma kesehatannegeri di Lampung tahun 2005-2007 hanya 4 kasus meningkat tahun 2008-2012 menjadi20 kasus. Masalah penelitian yang ditetapkan adalah faktor-faktor yang berhubungandengan perilaku seksual pranikah beresiko KTD pada mahasiswa. Tujuan penelitian untukmengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah beresiko KTDpada mahasiswa.Penelitian ini menggunakan explanatory research pendekatan cross sectional,jumlah sampel 278 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar respondenberjenis kelamin laki-laki (64,2%), berusia remaja kurang dari 20 tahun (55,3%),bertempat tinggal dengan pengawasan (57%), tingkat pengetahuanKespro,IMS,HIV/AIDs,kontrasepsi kurang (53,1%), keterampilan hidup dalam upayapencegahan perilaku seksual pranikah tidak mampu (50,8%), teman sebayaberpengaruh buruk (58,7%).Variabel yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah beresiko KTD adalahketerampilan hidup dalam upaya pencegahan perilaku seksual pranikah. Saran yangdiberikan bimbingan, konseling, pelatihan dalam bentuk simulasi, roleplay keterampilanhidup dalam upaya pencegahan perilaku seksual pranikah diawal masa orientasimahasiswa, koordinasi antar lintas sektoral oleh penentu kebijakan demi merubah sikappermisif dan perilaku remaja.Kata kunci : Perilaku, Mahasiswa, Keterampilan Hidup
EFEKTIFITAS PENANAMAN TANAMAN SERAI WANGI (Cymbopogon nardus) TERHADAP INDIKATOR MAYA INDEX DBD DI KABUPATEN PRINGSEWU, LAMPUNG Achmad Farich; Agung Aji Perdana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.2113

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kejadian demam berdarah meningkat secara drastis di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir, sebanyak 390 juta orang terinfeksi dengue per tahun. Peningkatan jumlah penderita penyakit DBD di Indonesia terjadi pada tahun 2015 sampai 2016 dengan jumlah kasus 201.885 dan jumlah kematian sebesar 1.585 orang. Berdasarkan profil kesehatan Provinsi Lampung Kabupaten Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Metro merupakan kabupaten dengan angka Incidence rate (IR) tertinggi. Kabupaten Pringsewu mengalami peningkatan kasus DBD pada tahun 2017 dibandingkan tahun 2015 dengan jumlah kasus 680 kasus, 3 diantaranya meninggal dunia. Dibutuhkan suatu model yang dapat meningkatkan perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan kegiatan ekonomi produktif, melalui pengembangan tanaman pengusir nyamuk yang memiliki nilai ekonomi. Dikenal ada banyak tanaman yang bisa menjadi pengusir nyamuk seperti tanaman serai. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman serai wangi terhadap indikator Maya Index (MI) di Desa Wonodadi Kabupaten Pringsewu. Metode : Jenis penelitian adalah studi kuantitatif dengan desain pretest-postest nonequivalent group design. Desa Wonodadi merupakan desa yang menjadi kelompok intervensi dan Desa Rejosari merupakan desa yang menjadi kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan selama 10 bulan, sebelum dan sesudah penanaman serai wangi dilakukan pengukuran indikator entomolognya. Pengukuran indikator entomologi dilakukan secara visual yaitu dilakukan dengan melihat ada atau tidaknya jentik di setiap tempat potensial perindukan nyamuk aedes aegypti  tanpa mengambil jentiknya. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar formulir ceklis pengamatan jentik didalam dan diluar rumah. Hasil : Jumlah jentik pada jenis TPA controllable sites, disposable sites, undercontrollable sites mengalami kecenderungan menurun sebelum dan sesudah dilakukan intervensi di Desa Wonodadi dan Desa Rejosari. Indikator BRI dan HRI sebelum dan sesudah intervensi masuk dalam kategori tinggi di Desa Wonodadi dan Desa Rejosari. Indikator Maya index sesudah dilakukan intervensi di Desa Wonodadi mengalami kecenderungan menurun (33,3%) dibandingkan Desa Rejosari yang mengalami kecenderungan meningkat (34,72%). Maya index digunakan untuk mengidentifikasi sebuah lingkungan beresko tinggi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti atau tidak. Kesimpulan : Peningkatan kegiatan PSN diperlukan untuk menekan angka kasus DBD dan perlu adanya sebuah kebijakan daerah yaitu penanaman sereh untuk mengurangi resiko tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Kata Kunci : Maya index, Controllable Sites, Breeding Risk Index
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI DESA PULAU PAHAWANG KEC. PUNDUH PEDADA KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2013 Yulianti Yulianti; Zaenal Abidin; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i4.378

Abstract

Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamukAnopheles betina. Peningkatan angka kesakitan Malaria di beberapa wilayah di PropinsiLampung cukup tinggi, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Pedada khususnya di DesaPulau Pahawang Kecamatan Punduh Pedada. Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuihubungan perilaku masyarakat dengan kejadian malaria di Desa Pulau PahawangKecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran Tahun 2013.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode analitikobservational, dengan rancangan case control. Populasi pada penelitian ini 1664 orangdan jumlah sampel 118 orang dengan perbandingan sampel kasus-kontrol 1:1, sehingga59 responden kasus dan 59 kontrol dengan menggunakan kuesioner.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mempunyai kebiasaankeluar rumah pada malam hari 62,7% responden, yang tidak menggunakan kassa padaventilasi rumah 78% responden, yang tidak menggunakan kelambu saat tidur malamhari 58,5% responden, dan yang menggunakan obat anti nyamuk 68,6% responden.Hasil penelitian juga menunjukkan ada hubungan antara kebiasaan keluar rumah padamalam hari (p-value = 0,002) dan OR 3,32 (95% CI : 1,5-7,3), ada hubungan antarapenggunaan kassa pada ventilasi rumah (p-value = 0,000) dan OR 5,97 (95% CI : 2,1-17,2), ada hubungan antara pemakaian kelambu saat tidur malam hari (p-value =0,000) dan OR 3,99 (95% CI : 1,8-8,7), dan tidak ada hubungan antara penggunaanobat anti nyamuk (p-value = 0,074) dan OR 0,487 (95% CI : 0,22-1,08) dengankejadian malaria.Disarankan kepada masyarakat jika keluar rumah malam hari menggunakanpakaian panjang atau obat nyamuk oles (rappelent), tidur malam hari pakai kelambu,dan memasang kassa pada ventilasi rumah. Bagi institusi pendidikan hasil penelitian inimenjadi referensi untuk penelitian penyakit malaria.Kata Kunci : Perilaku Masyarakat, Kejadian Malaria
ANALISIS FAKTOR STRES KERJA PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Samino Samino; Nurhalina Sari; Kiki Karlina
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i3.506

Abstract

Stres kerja adalah ketidakmampuan individu dalam memenuhi tuntutan-tuntutan pekerjaannya sehingga ia merasa tidak nyaman dan tidak senang. Tingginya beban kerja kerja perawat menyebabkan tingginya stres kerja pada perawat. Tujuan penelitian diketahui hubungan tuntutan tugas, tuntutan peran, tuntutan antarpersonal dan kepribadian dengan stres kerja. Desain penelitian cross sectional,dengan 116 orang perawat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung 2017.Analisis menggunakan uji chi square, dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tuntutan peran terhadap stres kerja pada perawat (p=0,047), dan kepribadian (p=0,040) dengan stres kerja pada perawat.Sedangkan tidak ada hubungan tuntutan tugas(0,241) dan tuntutan antarpersonal (p=0,927) dengan stres kerja. Disimpulkan bahwa variabel tuntutan peran dan kepribadian merupakan faktor stres kerja pada perawat.Sedangkan variabel tuntutan tugasdan antarpersonal tidak terbukti sebagai penyebab stres kerja perawat. Disarankan bagi kepala ruangan untuk melakukan brefing secara rutin agar mengurangi stres kerja perawat
STATUS KERENTANAN NYAMUK Aedes aegypti TERHADAP INSEKTISIDA MALATION 5% DI KOTA SURABAYA Suwito Suwito
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i4.346

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan utama diKota Surabaya. Salah satu masalah pengendalian DBD adalah adanya resistensi nyamukterhadap insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kerentanannyamuk Aedes aegypti terhadap insektisida Malation 5%.Penelitian dilaksanakan di Kota Surabaya, tahun 2009, sampel nyamuk diambil daritiga wilayah yang berbeda, antara lain wilayah DBD kasus tinggi (≥100), kasus sedang(50-99) dan kasus rendah (<49). Uji kerentanan menggunakan suscebtibility test kitdan impregnated paper malation 5%, yang mana kematian nyamuk diamati setelah 24jam.Hasil penelitian menunjukan bahwa pada lokasi dengan kasus tinggi DBD sudahmulai ada populasi Ae. aegypti yang toleran terhadap insektisida malation 5%. Selain itu,lama kontak berpengaruh nyata pada kematian nyamuk, semakin lama kontak denganinsektisida maka semakin efektif daya kerja insektisida tersebut.Kata kunci : kerentanan, Aedes aegypti , insektisida, Kota Surabaya
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TABLET Fe TERHADAP PENINGKATAN KADAR Hb PADA IBU HAMIL Umi Romayati Keswara; Yuni Hastuti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i1.474

Abstract

Anemia kehamilan disebut “potential danger to mother and child” (potensi membahayakan bagi ibu dan anak), karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan.Kota Bandar Lampung 2015 kejadian anemia sebesar 39,8%, sedangkan di Puskesmas Rawat Inap Kemiling kejadian anemia sebesar 44,6%. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian tablet Fe terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil di Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung 2016 Penelitian analitik, dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan one group pretest-posttest design.Populasi adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung April sampai Mei 2016 berjumlah 102, dengan sampel 31 yang diambil dengan purposive sampling.Analisis data dengan menggunakan uji uji T dependen, dengan alpha 0,05.Hasil penelitian menunjukan rata-rata kadar ibu hamil sebelum pemberian tablet Fe 10.530, standar deviasi : 1.1298, kadar Hb tertinggi : 12,2 dan terendah : 8,0. Rata-rata kadar Hb ibu hamil setelah diberikan tablet Fe selama 1 bulan diperoleh rata-rata kadar ibu hamil adalah 12.145, standar deviasi 0,6591, kadar Hb tertinggi : 13,6 dan terendah : 10,8. Ada perbedaan kadar Hb pada ibu hamil setelah mengkonsumsi tablet Fe selama 1 bulan dengan dosis 60 mg/hari dengan p=<0,001. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil khususnya dalam pemberian tablet Fe dengan membuat kartu kontrol untuk mengontrol kepatuhan konsumsi tablet Fe.Kata kunci : Tablet Fe, Kadar Hb, Ibu hamil
Perbandingan Arus Puncak Ekspirasi Perokok Elektronik dan Perokok Konvensional pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2019 Hetti Rusmini; Rakhmi Rafie; Fransisca Sinaga; Salman Alfarisi Komara
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.2867

Abstract

Rokok elektronik menjadi populer di kalangan individu yang kecanduan rokok konvensional, yang mulai mengerti bahwa menggunakan e-cigarette (vaping) lebih aman dibandingkan dengan merokok konvensional. Rokok dapat menyebabkan terganggunya faal paru. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi faal paru adalah melalui pemeriksaan arus puncak ekspirasi (APE).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan arus puncak ekspirasi perokok elektronik dan perokok konvensional pada mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati di Kota Bandar Lampung tahun 2019. Penelitian ini berbentuk analitik kuantitatif dengan pendekatan pengambilan data cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 66 mahasiswa dengan metode pengambilan metode Purposive Sampling. Analisis data menggunakan Uji Mann-Whitney Test. Perbandingan nilai arus puncak ekspirasi pada perokok elektronik dan perokok konvensional dilihat dari hasil rata-rata APE yaitu 88.39% dan 77.36%. Hasil uji bivariat dengan Uji Mann-Withney menunjukan p-value <0.001 yang artinya menyatakan bahwa terdapat perbandingan yang bermakna arus puncak ekspirasi perokok elektronik dan perokok konvensional pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati tahun 2019.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LABUHAN KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG Nina Sopiyana; Dina Dwi Nuryani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i3.401

Abstract

Angka remaja menikah di usia dini semakin hari semakin meningkat. PuskesmasGunung Labuhan merupakan salah satu puskesmas dengan jumlah remaja kategori usia10 – 16 tahun terbesar dan merupakan urutan pertama dengan jumlah pasangan nikahdini < 16 tahun di Kabupatn Way Kanan. Berdasarkan data SP2TP (Sistem Pencatatandan Pelaporan Terpadu Puskesmas) gunung labuhan tahun 2012 jumlah perempuanyang menikah dini < 16 tahun sebesar 62 orang (40%) dari 155 total pernikahan danmeningkat di tahun 2013 menjadi sebesar 74 orang (45,7%) dari 162 total pernikahan.Tujuan penelitian diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini diwilayah kerja puskesmas gunung labuhan kabupaten waykanan Tahun 2014.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasiadalah wanita usia 21 tahun yang sudah menikah di Wilayah Kerja puskesmas gununglabuhan kabupaten waykanan tahun 2014 yaitu sebanyak 2115 responden, jumlahsampel dalam penelitian ini adalah sebesar 337 responden. Data diperolehmenggunakan kuesioner dengan wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan (pvalue.0,000)OR=18,37, ada hubungan adat istiadat (pvalue.0,027)OR=1,70, ada hubungan kepercayaan(pvalue.0,005)OR=1,92 dengan prnikahan dini. Saran melakukan kerja sama lintassektoral petugas puskesmas dengan Kecamatan dan masyarakat, agar memberikanpenyuluhan promosi kesehatan kepada masyarakat tentang pernikahan dini dandampaknya terhadap kesehatan reproduksi remaja.Kata Kunci : Pendidikan, Kepercayaan, Adat Istiadat

Page 11 of 52 | Total Record : 519


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue