cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
PERBANDINGAN KADAR RHODAMIN B PADA SAUS CABAI DAN BUMBU GILING MERAH DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Saeffurqon Saeffurqon; Khoidar Amirus; Eliza Eka nurmala
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i2.488

Abstract

Rhodamin B merupakan pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil. Pengaruh buruk rhodamin B bagi kesehatan jika terdapat pada makanan antara lain menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan, kulit, mata dan saluran pencernaan serta berpotensi terjadinya kanker hati. Berdasarkan penelitian Food And Agriculture Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO), didapatkan bahwa penggunaan zat pewarna sintetis pada makanan dan minuman mencapai 70%. Tujuan penelitian ini adalah diketahui perbandingan kandungan kadar rhodamin B pada saus cabai dan bumbu giling merah di beberapa pasar tradisonal Kota Bandar Lampung tahun 2016. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian observasioal dengan menggunakan pemeriksaan laboratorium secara kualitatif dengan metode kromatografi kertas. Untuk uji kuantitatif dengan metode spektrofometri cahaya tampak tidak dilakukan karena tidak didapatkan sampel yang positif. Hasil pemeriksaan dari delapan sampel saus cabai dan delapan sampel bumbu giling merah di empat pasar tradisonal di Kota Bandar Lampung yang telah diperiksa dengan menggunakan metode kromatografi kertas tidak ada satupun sampel yang mengandung zat pewarna rhodamin b, sehingga tidak dilakukan pemeriksaan kadar rhodamin b menggunakan spektrofometri cahaya tampak. Diharapkan bagi Dinas Kesehatan dan BBPOM untuk terus mengawasi dan melakukan pemeriksaan makanan.Kata Kunci : Rhodamin B, Saus Cabai, Bumbu Giling Merah
Efektivitas Pendidikan Kesehatan perhadap Motivasi Diit Hipertensi Pada Lansia Hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat Tahun 2020 Rita Utari; Nurhalina Sari; Fitri Eka Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3550

Abstract

Hipertensi atau biasa disebut “Silent Killer” tanpa disadari dapat menyebabkan kematian karena merupakan penyakit yang terkadang tidak memiliki gejala atau tanda-tanda dan dapat terjadi pada siapa saja baik pria maupun wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan terhadap motivasi diit hipertensi pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan Quasy Experiment dengan desain penelitian two group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia dengan riwayat hipertensi yang mengikuti kegiatan Posyandu Lansia di Desa Makarti Tulang Bawang Barat yang berjumlah 90 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat (Wilcoxon dan Mann Whitney). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata motivasi diit hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media leaflet pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020 dengan p-value = 0,001. Serta ada perbedaan rata-rata motivasi diit hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media booklet pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020 dengan p-value = 0,001. Namun tidak ada perbedaan efektifitas pendidikan kesehatan terhadap motivasi diit hipertensi pada lansia hipertensi menggunakan media leaflet dan booklet di Posyandu Lansia Desa Makarti Tulang Bawang Barat tahun 2020 dengan p value 0,380. Diharapkan setelah dilakukannya penelitian ini, lansia penderita hipertensi tetap tekun melaksanakan diit hipertensi agar tekanan darah tetap stabil.
PENGEMBANGAN METODE CENTRIFUGE PEMERIKSAAN DARAH TEBAL MALARIA (Studi Kasus di Kabupaten Musi Rawas) Muhamad Nizar; Suharyo Hadisaputo; Ludfi Santoso
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i2.328

Abstract

Malaria, penyakit menular dengan karakteristik demam interminten disebabkan olehP.falciparum, P.vivax, P.ovale dan P.malariae. Masih menjadi permasalahan kesehatanmasyarakat terutama pada anak dan ibu hamil. Pada umumnya terdapat di negara yangterbentang antara 64° LU dan 32° LS, ketinggian 400 – 2800 meter di atas permukaanlaut. Menurut WHO setiap tahunnya diperkirakan ada 250 juta dengan kematian hampir880.000 kasus. Di Indonesia, hasil Riskesdas 2007 insiden malaria sekitar 2,85% danpada tahun 2010 sekitar 10,6% keduanya ditegakkan berdasarkan gejala klinis. Cakupanpemeriksaan mikroskopis terjadi penurunan dari 20% (2007) menjadi 0,6% (2010). Olehkarena itu, perlu dikembangkan metode centrifuge dengan tujuan menilai indikatorsensitivitas, spesifisitas, PPV, NPV, akurasi dan analisis Kappa.Desain penelitian, uji diagnostik dengan mengembangkan metode centrifugepemeriksaan darah malaria di Kabupaten Musi Rawas dari Februari sampai April 2011.Sampel diperoleh sebanyak 211 suspek malaria yang diambil secara seleksi kasuskegiatan PCD dan ACD di empat Puskesmas dengan AMI > 10‰. Sebagai kriteriainklusif, riwayat demam > 38°C, menggigil, berkeringat dingin, sakit kepala, mialgia dansplenomegali. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan tabel 2 x 2.Proporsi penemuan plasmodium metode centrifuge sekitar 3,3%, mikroskopissebagai gold standard sediaan darah tebal 3,3% dan sediaan darah tipis 1,9%. Nilaisensitivitas mendeteksi Plasmodium sediaan tebal sekitar 57,1%, sediaan tipis 100% danjenis P.falciparum hanya 50%, serta jenis P.vivax mencapai 100%. Nilai spesifisitassediaan tebal 98,5%, sediaan tipis 98,5% dan jenis P.falciparum 99% serta jenis P.vivax99,5%. Nilai PPV pada sediaan tebal dan tipis, keduanya diperoleh 57,1%, untuk jenisP.falciparum 50% dan P.vivax 66,6%, nilai NPV pada sediaan tebal dan tipis, Plasmodiumterdeteksi 98,5% dan 100%, sedangkan jenis P.falciparum dan P.vivax sekitar 99% dan100%. Akurasi sediaan tebal dan tipis sekitar 0,97 dan 0,98 dan akurasi terhadap jenisP.falciparum dan P.vivax sekitar 0,98 dan 0,99. berdasarkan persetujuan Kappa,mendeteksi Plasmodium dengan sediaan tebal 55,8% dan sediaan tipis 72,1% dan jenisP.falciparum 49%, P.vivax 79,8%.Simpulan dan Saran. Metode ini lebih tepat mendeteksi jenis P.vivax sebagai metodealternatif yang baik. Disarankan metode ini dapat diterapkan sebagai metode alternatifpemeriksaan darah malaria untuk evaluasi program eliminasi dan lebih efektif diterapkandi Puskesmas atau Rumah Sakit serta perlunya studi lanjut dengan beberapa goldstandard, mikroskopis, RDT dan PCR terutama di daerah endmisitas tinggi yang berbeda.Kata Kunci : Metode Centrifuge, mikroskopis, sensitivitas, spesifisitas.
HUBUNGAN MUTU INFORMASI, DUKUNGAN SUAMI DAN LINGKUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI DESA PAMPANGAN 2015 Atika Nikmah; Dhini Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i1.456

Abstract

Pertumbuhan penduduk sangat pesat diperlukan usaha penurunan angka kelahiran, untuk itu dicanangkan Keluarga Berencana. IUD merupakan alat kontrasepsi yang memiliki efektifitas tinggi dalam mencegah kehamilan. Penggunaan kontrasepsi IUD di Puskesmas Gedong Tataan sebanyak 696 orang (1,89%) dan Desa Pampangan sebanyak 33 orang (4,74%). Tujuan penelitian diketahuinya hubungan mutu informasi, dukungan suami dan lingkungan dengan penggunaan alat kontrasepsi di Desa Pampangan Kabupaten Pesawaran.Penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol menggunakan pendekatan retrospektif. Kasus pengguna KB IUD, kontrol pengguna KB Non IUD. Teknik pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan total sampling dan pada kelompok kontrol menggunakan simple random sampling. Uji Chi square dengan CI 95%.Hasil penelitian menujukkan ada hubungan mutu informasi (p-value = 0,000 dan OR = 8,15) dan lingkungan (p-value = 0,033 dan OR = 3,095) dengan penggunaan kontrasepsi. Tidak ada hubungan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi (p-value = 0,614). Kesimpulan mutu informasi dan lingkungan pergaulan berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi. Saran bagi petugas kesehatan khususnya petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) dan bidan diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyuluhan kepada PUS yang belum ber-KB atau yang ber-KB untuk menggunkan kontrasepsi jangka panjang, baik pada individu maupun berkelompok.Kata kunci : mutu informasi, dukungan suami, lingkungan dan penggunan alat kontrasepsi.
Faktor yang Mempengaruhi Rencana Pemilihan Tempat Persalinan Pada Pasien Peserta JKN di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2019 Arif Rahman Hakim; Lolita Sary; Nova Muhani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.2898

Abstract

Pelayanan kesehatan selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas sangat penting bagi keberlangsungan hidup ibu dan bayi, termasuk dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Tingginya angka kunjungan ANC di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin tidak diikuti dengan tingginya pemanfaatan rawat inap kebidanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rencana pemilihan tempat persalinan pada pasien peserta JKN di poliklinik kandungan dan kebidanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Jumlah populasi 417 orang, dengan jumlah sampel 101 orang dan diambil dengan purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari hasil kuesioner rencana pemilihan tempat persalinan dan karakteristik responden (pekerjaan, pendidikan, akses pelayanan kesehatan, status ekonomi, dan diagnosa tenaga medis). Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square. Analisis multivariat dilakukan dengan uji regresi binari logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden paling banyak pada kategori rencana pemilihan tempat persalinan FKTP (75 orang, 74,3%), pekerjaan IRT (59 orang, 58,4%), pendidikan perguruan tinggi (52 orang, 51,5%), status ekonomi baik (76 orang, 75,2%), akses pelayanan kesehatan dekat (60 orang, 59,4%), dan diagnosa tenaga medis risiko rendah (75 orang, 74,3%). Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi rencana pemilihan tempat persalinan adalah diagnosa tenaga medis (p<0,001).
KELENGKAPAN PENGISIAN DOKUMEN INFORMED CONSENT DI PROVINSI LAMPUNG 2013 Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i1.424

Abstract

Informed consent merupakan dokumen penting dalam proses pelayanan kesehatan. Dokumen tersebut merupakan alat bukti bahwa keduanya telah sepakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan pasien. Tujuan diperoleh informasi penggunaan form serta gambaran kelengkapan pengisian dokumen informed consent, dan aspek hukumnya. Pengkajian dokumen informed consent tersimpan di ruang rawat inap maupun di instalasi rekam medik di 3 RS. Jumlah sampel 74 dokumen. Dilaksanakan April-Juli 2013. Pengkajian difokuskan pada pemberlakuan form dan kelengkapan pengisian masing-masing variabel sesuai dengan form yang digunakan. Hasil pengkajian dalam %, serta dibahas dalam persfektif hukum.Hasil penelitian menunjukkan : (a). Tidak ada satupun RS yang menggunakan form informed consent sesuai dengan keputusan Keputusan Direktur Pelayanan Medik No. HK.00.06.3.5.1866/1999; (b). Tidak ada satupun dokumen informed consent yang diisi dengan lengkap; (c). Terdapat perbedaan form informed consent yang berlaku di tiga RS; (d). RS-3 mewajibkan dokumen informed consent harus menggunakan meterai 6000; (e). RS swasta lebih lengkap pengisiannya dibandingkan dengan negeri; (e). Secara hukum dokumen yang tidak diisi dengan lengkap lemah sebagai alat bukti. Disarankan setiap RS mengevaluasi pengisian form informed consent setiap triwulan untuk melihat kelengkapan pengisiannya, dan menggunakan form yang sudah baku, serta tidak merubahnya. Akademisi untuk melakukan penelitian mencari akar permasalahan mengapa RS belum menggunakan form yang baku.
Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kilasah Serang Banten Tahun 2018 Annissa Annissa; Sari Suriani; Yulia Yulia
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i1.1489

Abstract

Secang merupakan tanaman perdu yang umumnya tumbuh di tempat terbuka sampai ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut seperti di daerah pegunungan yang berbatu tetapi tidak terlalu dingin. Bagian tanaman secang yang biasa dimanfaatkan adalah kayu atau batangnya yang dibuang kulitnya dan dipotong kecil-kecil kemudian dikeringkan atau berupa serutan-serutan keras dan padat berwama merah, merah jingga atau kekuningan. Bedasarkan literatur yang didapat salah satu khasiat dan kayu secang (Sappan lignum) yaitu sebagai antidiare. Karena kayu secang memiliki khasiat sebagai antidiare, maka dilakukan penelitian dengan judul Uji Efektifitas Rebusan Kayu Secang (Sappan Upturn) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coil, menggunakan metode difusi agar. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Malahayati Bandar Lampung pada bulan agustus 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan yang efektif dan rebusan kayu secang (Sappan lignum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan membandingkannya terhadap antibiotik tetracyclin. Sampel yang digunakan adalah sample yang sudah direbus dengan aquadest dan disaring menggunakan kain kasa (larutan harus dalam keadaan steril) dan dibuat larutan dengaa konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%, 20%, 22,5%, 25% dan menggunakan antibiotic tetracyclin sebagai pembanding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi agar (Kirby Bauer). Prinsipnya bahwa antibakteri akan meresap kedalam kertas cakram, penghambatan mikroorganisme terlihat sebagai wilayah jemih disekitar kertas cakram, Penelitian ini dilakukan dengan 10 kali konsentrasi dan tiga kali pengulangan. Dari hash penelitian konsentrasi hambat yang efektif pada air rebusan kayu secang (Sappan lignum) yaitu pada konsentrasi 20% dengan diameter zona hambat 19,70 mm dibandingkan dengan diameter zona hambat antibiotic tetrasiklin sebesar 19 mm atau lebih. Kata Kunci : Kayu Secang, bakteri E Colli
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BRABASAN KABUPATEN MESUJI TAHUN 2014 Jeffri Herlangga; Samino Samino; Dhini Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.392

Abstract

Kesehatan merupakan masalah yang penting dalam sebuah keluarga, terutamayang berhubungan dengan bayi, balita dan ibu hamil. Puskesmas Brabasan tahun 2013memiliki 17 unit Posyandu yang terdiri dari 4 Posyandu Pratama (23,5%), 3 PosyanduMadya (17,7%), 9 Posyandu Purnama (52,9%) dan 1 Posyandu mandiri (5,9%) dengan85 kader dan kader aktif berjumlah 37 orang dan yang tidak aktif berjumlah 48 orang.Tujuan penelitan adalah diketahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kinerjakader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Brabasan Kabupaten Mesuji tahun 2014.Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruhkader Posyandu berjumlah 85 orang dengan sampel total populasi (85 orang). Analisisdata menggunakan Uji Chi Square, dengan CI 95 % dan ά 0,05.Hasil uji statistik di dapat ada hubungan pendidikan dengan kinerja kader Posyandu(p value 0,014), ada hubungan Pengetahuan dengan kinerja kader Posyandu (p value0,003), ada hubungan insentif dengan kinerja kader Posyandu (p value 0,007), adahubungan pelatihan dengan kinerja kader Posyandu (p value 0,003). Berdasarkan hasildiatas disarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji agar memberikan pelatihan kepadakader posyandu serta memberikan insentif secara teratur dan menaikkan insentif bagikader.Kata kunci : Pendidikan, pengetahuan, pelatihan, insentif, kinerja
TERAPI MUSIK KLASIK MENGURANGI NYERI PADA KALA I PERSALINAN DI BPS ZUBAEDAHSYAH, S.ST PALAPA BANDAR LAMPUNG 2016 Sunarsih Sunarsih; Dainty Maternity; Ni Putu Rini Astuti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i1.479

Abstract

Persalinan dan kelahiran merupakan proses fisiologis yang normal. Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi yang fisiologis. Nyeri yang terjadi dapat mempengaruhi kondisi ibu berupa kelelahan, rasa takut, khawatir dan menimbulkan stres. Stress dapat menyebabkan melemahnya kontraksi rahim dan berakibat pada persalinan yang lama. Terapi musik klasik merupakan salah satu teknik distraksi yang efektif yang dapat menurunkan nyeri fisiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap nyeri persalinan kala I di BPS Zubaedahsyah, S.ST Palapa Bandar Lampung tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan PreExperimental Designs dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di BPS Zubaedahsyah sebanyak 60 ibu bersalin. Tehnik Sampel menggunakan accidental sampling. Dengan sampel berjumlah 20 responden. Penelitian dilakukan pada bulan April s.d Mei 2016. Pengumpulan data menggunakan skala nyeri visual analog scale, face pain scale dan perlakuan pemberian terapi musik klasik. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisa bivariat menggunakan Uji T dependen.Dari hasil penelitian didapatkan frekuensi skala nyeri sebelum diberikan terapi musik klasik diperoleh nilai rata-rata 7,55 dan frekuensi skala nyeri setelah diberikan terapi musik klasik diperoleh nilai rata-rata 5,55. Ada pengaruh pemberian musik klasik terhadap nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin (p=<0,001). Disarakan klinik/pelayanan persalinan memanfaatkan metode ini.Kata Kunci : Terapi Musik Klasik, Nyeri Persalinan
Hubungan Status Gizi dengan Konsentrasi Belajar Pada Anak SD Negeri 13 Teluk Pandan Pesawaran Tahun 2019 Yessi Nurmalasari; Anggunan Anggunan; Indah Aullia Wulandari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i1.2630

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan banyak diderita oleh anak usia sekolah, termasuk masalah status gizi. Menurut data World Health Organization (WHO) (2014) , sebanyak 51 juta anak di seluruh dunia berada pada status gizi kurus, sebanyak 161 juta mengalami pendek dan 42 juta mengalami kasus kegemukan dan  Obesitas. (Simbolon, dkk, 2014) berpendapat jika status gizi anak baik maka kemampuan akademik anak akan baik juga, asupan zat gizi yang baik yang dikonsumsi anak akan membantu kerja otak lebih efektif dalam hal penyerapan pelajaran disekolah maupun diluar sekolah. Status gizi anak sekolah yang baik akan menghasilkan derajat kesehatan yang baik pula. Sebaliknya status gizi yang buruk menghasilkan derajat kesehatan yang buruk, mudah terserang penyakit, dan tingkat kecerdasan yang kurang sehingga prestasi anak di sekolah juga kurang. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara status gizi dengan konsentrasi belajar pada anak SD Negeri 13 Teluk Pandan, Pesawaran Tahun. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling Analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik bivariat Spearman didapatkan nilai p-value =0,020 (p<0,05) dan nilai r sebesar 0,265*. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status gizi dengan konsentrasi belajar pada anak SD Negeri 13 Teluk Pandan, Pesawaran.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue