cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
HUBUNGAN PERILAKU HYGIENITAS IBU DAN KONDISI SANITASI DASAR TERHADAP PENYAKIT DIARE PADA BALITA DI PEKON SERAI KECAMATAN PESISIR TENGAH KABUPATEN PESISIR BARAT Ronald Ronald; Zaenal Abidin
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i3.406

Abstract

Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakitpotensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Di Puskesmas Krui tingkat IRpenyakit diare (1,04%) masih di bawah angka IR nasional (41%) dan IR ProvinsiLampung (3,7%). Di Pekon Serai tren penyakit diare meningkat setiap tahunnya, tahun2011 – 2013 adalah 44, 45, 49 dengan persentase 0,97%, 1,00%, dan 1,04%. dankejadian diare terhadap balita tahun 2011 – 2013 adalah 22,71%, 23,12%, dan 26,63%.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku hygienitas ibu dan kondisi sanitasidasar dengan kejadian diare pada balita di Pekon Serai Kecamatan Pesisir TengahKabupaten Pesisir Barat tahun 2014.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Pendekatan Cross Sectional. Populasiadalah balita yang berdomisili di Pekon Serai, sebanyak 184 dan jumlah sampel 70,diambil secara acak sederhana. pengambilan data menggunakan kuisioner. Analisa datapada penelitian ini menggunakan uji Chi-square(X²).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memilikibalita diare42 orang (60%), berperiaku hygienitas tidak baik36 orang (51.4%), yangmemiliki jamban 39 orang (55.7%), tempat pembuangan sampah 43 orang (61.4%),saluran pembuangan air limbah 35 orang (50%)tidak memenuhi syarat. Hasil anaisisbivariate menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku hygienitas nilai-p = 0,001dan OR 6,692, ada hubungan kondisi jamban terhadap penyakit diare dengan nilai-p =0,003 dan OR 5,278, ada hubungan yang signifikan antara kondisi tempat pembuangansampah terhadap penyakit diare dengan nilai p=0,018 nilai OR=3,758, ada hubunganyang signifikan antara kondisi saluran pembuangan air limbah terhadap penyakit diaredengan nilai-p = 0,028 dan didapat nilai OR= 3,431. Sedangkan kondisi sarana air bersihtidak ada hubungannya terhadap penyakit diare di Pekon Serai Kabupaten Pesisir Barattahun 2014.Kata Kunci : Perilaku Hygienitas, Sanitasi Dasar, Diare
Evaluasi Efektifitas Terapi Static Outing dalam Meningkatkan Motivasi Pemulihan Residen di Balai Rehabilitasi Narkoba Samarinda Ghozali Ghozali; Novia Nur Santi
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.1530

Abstract

Penyalahgunaan narkoba adalah masalah kesehatan global. Secara global, keberhasilan rehabilitasi pengguna narkoba belum memuaskan. Hal ni mendorong perbaikan pelaksanaan rehabilitasi sosial. Salah satu kegiatan terapi dalam rehabilitasi sosial adalah tamasya statis (static outing), yaitu terapi yang menyediakan lingkungan baru untuk membuat penghuni lebih santai untuk berbagi masalah dengan konselor. Hal penting yang menentukan keberhasilan rehabilitasi pengguna narkoba adalah motivasi diri pelaku untuk mengubah perilaku dan pulih kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi static outing dalam meningkatkan motivasi pemulihan residen di Balai Rehabilitasi Narkoba Samarinda. Penelitian ini adalah penelitian observasional komparatif yang membandingkan rata-rata motivasi pemulihan residen antara sebelum dan sesudah diberikan terapi static outing. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Responden dalam penelitian ini adalah residen yang berpartisipasi dalam terapi static outing sejumlah 14 orang. Pengujian statistik hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Paired-t-test. Ada perbedaan yang signifikan dalam rata-rata motivasi pemulihan residen antara sebelum dan sesudah terapi dengan nilai P 0,008 (<0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terapi static outing secara signifikan meningkatkan motivasi pemulihan residen rehabilitasi narkoba.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (Studi Kasus Di Kabupaten Lampung Timur ) Ismayani Ismayani; Wahyu Karhiwikarta; Dessy Hermawan
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i4.374

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masih merupakan masalah di seluruh dunia karenamenyebabkan kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir. Penyebab BBLRsampai saat ini masih terus dikaji. Permasalahan dalam penelitian ini bahwa dalam limatahun terakhir (2008 – 2012) terus meningkatnya angka kejadian BBLR di wilayahKabupaten Lampung Timur? Tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor-faktor yangberhubungan dengan kejadian BBLR di Wilayah Kabupaten Lampung Timur tahun 2013.Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional menggunakan datasekunder. Teknik pengambilan sampel proporsional sampel berjumlah 96 responden.Analisa data menggunakan uji Chi Square dan regresi logistic.Hasil analisis univariat,gambaran distribusi frekuensi responden: prematur (72,9%), umur berisiko (74,0%),anemia (80,2%), paritas berisiko (55,2%), pendidikan rendah (51,0%), status ekonomirendah (59,4%), pemeriksaan kehamilan kurang (56,2%), komplikasi kehamilan(44,8%), jarak kelahiran kurang (70,8%).Hasil analisis bivariat semua variabel berhubungan dengan kejadian BBLR. Hasilanalisis multivariat: variabel yang paling dominan secara statistik terbukti berhubunganterhadap kejadian BBLR yaitu anemia (p=0,000 dan OR 18,059).Faktor risiko yang palingdominan adalah anemia(OR 18,059), artinya ibu hamil yang anemia mempunyai risiko 18kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR. Disarankan kepada ibu untuk meningkatkanpemeriksaan kehamilan secara berkala minimal empat kali selama hamil dan dimulaisejak umur kehamilan muda di sarana pelayanan kesehatan dan memperhatikan asupangizi selama kehamilan.Kata kunci : Bayi Berat Lahir Rendah, anemia, Karakteristik Ibu.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 6 BULAN DI BPS MARIA SUROSO BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Rosmiyati Rosmiyati; Anggraini Anggraini; Susilawati Susilawati
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i4.502

Abstract

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2013) menunjukkan bahwa persentase anak yang mengalami gangguan perkembangan motorik kasar di Indonesia sebesar 12,4% dan perkembangan motorik halus sebesar 9,8%. Tujuan penelitian diketahui hubungan ASIeksklusif dengan perkembangan motorik bayi usia 6 bulan di BPSMaria Suroso Bandar Lampung 2017. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancanganKohort. Populasi dalam bayi usia 6 bulan, dengan sampel 30 responden. Alat ukur lembar observasi perkembangan motorik bayi dengan KPSP.Analisa data dengan Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa bayi yang ASI eksklusif sebanyak 18 dan tidak ASIeksklusif 12.Perkembangan motorik bayi dalam kategori sesuai sebanyak 20. Hasil ujichi square didapatkan nilai p-value =<0,001 artinya ada hubungan pemberian Asi eksklusif dengan perkembanganmotorik bayi usia 6 bulan di BPS Maria Suroso Bandar Lampung 2017. Disarankan bagi ibuuntuk mengupayakan memberikan ASI secara eksklusif, dan para bidan/tenaga kesehatan mendorongpada ibu bayi untuk memberikan ASI secara eksklusif
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI PUSKESMAS KESUMADADI KECAMATAN BEKRI LAMPUNG TENGAH TAHUN 2012 Mislianti Mislianti; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i4.342

Abstract

Keluarga Berencana (KB) adalah program nasional yang bertujuan meningkatkanderajat kesehatan, kesejahteraan ibu, anak dan keluarga khususnya, serta bangsa padaumumnya. Tahun 2010 Cakupan imunisasi TT di Puskesmas Gunung Sugih sebesar 10%dari 4637 WUS, Puskesmas Bandar Jaya Sasaran 10.999 cakupan 50%, PuskesmasKesumadadi sasaran 10.769 cakupan 5%. Tahun 2011 di Puskesmas Kesumadadisasaran 632 cakupan TT1 33,4% dan TT2 33,4%, tahun 2011 sasaran WUS PuskesmasKesumadadi 632 orang. Tujuan penelitian adalah diketahui faktor-faktor yangberhubungan dengan pemberian imunisasi TT pada Wanita Usia Subur (WUS) diPuskesmas Kesumadadi Kecamatan Bekri Lampung Tengah Tahun 2012.Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional.Populasi seluruh semua WUS di Wilayah kerja Puskesmas Kesumadadi Kecamatan BekriLampung Tengah Lampung Tengah Tahun 2012 dengan jumlah 632 orang. Sampel 194responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan responden mendapatkan distribusi frekuensi statusimunisasi TT responden tidak lengkap 62,4%, memiliki pengetahuan tinggi 64,9%, sikappositif 53,1%, mendapatkan dukungan dari keluarga 62,0%, perilaku petugaskesehatan dalam kategori mendukung 78,0%. Ada hubungan antara pengetahuan (pvalue 0,003 OR 2,497), sikap (p value 0,000 OR 3,843), dukungan keluarga (p value0,000 OR 7,5), perilaku petugas (p value 0,001 OR 5,897). Saran bagi petugaskesehatan agar peran petugas kesehatan dalam memberikan informasi mengenaipentingnya imunisasi TT yang dapan mencegah kejadian tetanus neonatorum.Mengadakan pelatihan atau kaderisasi sehingga cakupan pemberian informasi dapat lebihmeluas.Kata Kunci: Pendidikan, Sikap, Dukungan Keluarga, Perilaku petugas, Imunisasi TT
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM DI BPS SURATMI, Amd.Keb PRINGKUMPUL KABUPATEN PRINGSEWU 2015 Dzul Istiqomah Hasyim; Apri Budianto; Safitri Puspitasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i3.470

Abstract

Pemberian ASI membantu bayi memulai kehidupannya dengan baik, kolostrum yaitu susu jolong atau susu pertama mengandung antibodi yang kuat untuk mencegah infeksi dan membantu bayi menjadi kuat. Masih banyak ibu yang tidak memberikan kolostrum pada bayinya. Data Riskesdas 2010 diprovinsi Lampung kolostrum yang diberikan semua 75,8%, dibuang sebagian 17,7% dan yang dibuang semua 6,5% Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan dengan pemberian kolostrum di BPS Suratmi, Amd.Keb Pringkumpul Kabupaten Pringsewu 2015. Desain penelitian analitik, serta menggunakan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan total sampling dengan jumlah sampel 22 ibu nifas. Uji yang digunakan chi square dengan derajat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu nifas dengan pemberian kolostrum 31,8% berpengetahuan baik, 40,9% cukup baik, dan 27,3% kurang baik. Bayi yang diberikan kolostrum 45,5% dan 54,5 % tidak diberikan. Tedapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu nifas dengan pemberian kolostrum. Disarankan bagi ibu melahirkan hendaknya memberikan kolostrum pada bayinya.Kata Kunci : Pengetahuan, ibu nifas, dan pemberian kolostrum
Faktor Dominan Kualitas Pelayanan Informasi terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit di Lampung Tengah Tahun 2019 Dalfian Dalfian; Achmad Farich; Elitha Matherina Utari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i4.2047

Abstract

Ada pengaruh secara parsial maupun bersama kualitas pelayanan informasi dimensi kehandalan (reliability), daya tanggap (responseveness), jaminan (assurance) dan perhatian (empathy) terhadap kepuasan pasien rawat inap, dengan faktor yang dominan adalah dimensi kehandalan (reliiability) petugas rumah sakit memberikan pelayanan informasi pada rawat inap rumah sakit di Lampung Tengah.Pada penelitian ini didapati dimensi bukti langsung (tangible), tidak berpengaruh secara parsial maupun bersama terhadap kepuasan pasien rawat inap rumah sakit di Lampung Tengah
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP MOTOR ABILITY DAN VO 2 max PEMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SMPN 4 GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Amir Sariffudin; Wahyu Karhiwikarta; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.397

Abstract

Latihan sirkuit merupakan salah satu metode latihan yang sering digunakan dalammelatih kondisi fisik dan keterampilan olahraga. Motor ability dan VO2 max merupakanfaktor yang sangat penting dalam meningkatkan performance atau prestasi seseorangdalam olahraga. Oleh karena itu, kedua hal tersebut harus mendapat perhatian yangserius dalam pembinaan fisik dan keterampilan apalagi bagi para siswa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit yang terdiri dari latihan plyometric,push up, lari zig-zag, lempar tangkap bola, lari cepat 30 meter, push up tepuk dan lari1000 meter terhadap motor ability dan VO 2 max pemain sepakbola pada siswa SMPNegeri 4 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental. Penelitian ini dilakukan selama2 bulan dengan jumlah populasi sampel 51 orang. Motor ability diukur menggunakan tesBarrow motor ability, sedangkan VO2 max menggunakan tes lari multi tahap. Pengolahandata menggunakan analisis uji perbedaan dua kali pengukuran yaitu pretest danposttest.Berdasarkan hasil uji statistik terdapat gambaran karakteristik subjek rata-rataumur 14,24 tahun, berat badan 48,04 kg dan tinggi badan 159,25 cm. Hasil uji T-Testdidapat pengaruh latihan sirkuit tarhadap power kaki (21,47%), kelincahan (19,86%),power tangan (13,32%), kecepatan (21,11%), motor ability total (16,86%) danVO2 max (5,90%), p = 0,000. Berdasarkan uji Wilcoxon terdapat pengaruh latihan sirkuitterhadap power tangan kanan (17,58%) dan koordinasi mata tangan (10,37%), p =0,000. Dapat disimpulkan bahwa latihan sirkuit berpengaruh sangat signifikan terhadapmotor ability total dan unsurnya yaitu power kaki, power tangan kanan, kelincahan,koordinasi mata tangan, power tangan, kecepatan serta VO 2 max pemain sepakbolapada siswa SMPN 4 Gadingrejo.Kata kunci : Latihan sirkuit, motor ability, VO 2 max
FAKTOR PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS PADA PENDERITA HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. ABDUL MOELOEK Lolita Sary; Christin Angelina Febriani; Winarsih Winarsih
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i3.1751

Abstract

ABSTRAKPenyakit menular Acquired immunodeficiency synDrome (AIDS) yang di sebabkan oleh Human immunodeficiency virus (HIV) jumlah penderita HIV/AIDS terus bertambah,hal ini perlu diimbangi dengan usaha pencegahan penularan HIV/AIDS.Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Abdul Moeloek sebagei pintu masuk penting untuk pengobatan dan pencegahan penularan HIV/AIDS  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. populasi penelitian adalah pengunjung di klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H.Abdul Moeloek.dengan jumlah sample 87 responden. Teknik  sampling menggunakan accidental sampling. Penelitian akan dilakukan bulan  Maret- Agustus 2019 Analisa data secara univariat (rata-rata) dan bivariat (chi-square).Hasil univariat menunjukan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS tidak baik  78,2% , usia dewasa >25,-49(57,5%), pendidikan menengah 50,5%, pekerjaan berisiko 69,05%, pengetahuan baik 57,4% , motivasi negatif 62,1% ,sikap positif 69,0% , dukungan keluarga negatif 63,2 % . Hasil bivariat menunjukan ada hubungan pendidikan (p=0,024),  Kpekerjaan (p=0,002),OR=6,057 motivasi (p=0,001) OR=7,221,dukungan keluarga (p=0,00)OR=7,778 dengan prilaku pencegahan penularan HIV/AIDS di  Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek tahun 2019.Kepada klinik VCT supaya lebih meningkatkan layanan konseling , bagi keluarga ODHA agar lebih memberikan dukungan dan pendampingan ,bagi masyarakat agar tidak mendiskriminasi terhadap ODHA karena penyakit HIV/AIDS yang mereka derita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TEN AGA PENOLONG PERSALINAN DI DESA SIDOWALUYO KECAMATAN S IDOMULYO LAMPUNG SELATAN 2013 Christin Angelina Febriani; Samino Samino; Rilyani Rilyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i3.365

Abstract

Tenaga penolong persalinan adalah orang-orang yangbiasa memeriksa wanitahamil atau memberikan pertolongan selama persalinandan nifas. Pertolongan persalinanoleh tenaga kesehatan di Desa Sidowaluyo sebesar 62,28% masih di bawah SPM, danpertolongan persalinan oleh dukun bayi cukup tinggiyaitu sebesar 37,72%. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenagapenolong persalinan di Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan.Penelitian ini merupakan penelitian survey denganmenggunakan metodecrosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu paskabersalin yang ada di DesaSidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan (Januari-Desember 2012) sebanyak104 responden. Analisa bivariat yang digunakan adalah ujichi square, dan analisamultivariat menggunakan regresi logistik ganda.Hasil univariat didapatkan bahwa ibu yang memilihtenaga kesehatan sebagaipenolong persalinan sebanyak 54,8%, ibu dengan pengetahuan baik 40,4%, ibu dengansikap baik 48,1%, ibu dengan persepsi baik 50%, ibudengan penghasilan keluarga tinggi51%, dan ibu yang mendapat dukungan suami 63,5%. Hasil bivariat didapatkan adahubungan pengetahuan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan (P value0,000)dan OR 117,875, ada hubungan sikap dengan pemilihantenaga penolong persalinan (Pvalue0,016) dan OR 2,864, tidak ada hubungan persepsidengan pemilihan tenagapenolong persalinan (P value0,431) dan OR 0,677, ada hubungan penghasilan denganpemilihan tenaga penolong persalinan (P value0,011) dan OR 3,025, ada hubungandukungan suami dengan pemilihan tenaga penolong persalinan (P value0,029) dan OR2,683. Sedangkan dari hasil multivariat faktor yangpaling dominan terhadap pemilihantenaga penolong persalinan adalah pengetahuan (P value0,000) dan OR 154,048.Disarankan kepada instansi dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan,dan dukungan suami, serta menjalin kerjasama denganstakeholderyang ada dimasyarakat, sehingga terbentukrole modelguna mendorong perilaku pemanfaatantenaga kesehatan sebagai penolong persalinan.Kata kunci : Faktor-faktor, Penolong Persalinan.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue