cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Gambaran Faktor Risiko Ibu Bersalin Diatas Usia 35 Tahun Yunida Haryanti; Rizki Armatani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3732

Abstract

Bayi meninggal atau cacat, bahkan ibu meninggal saat persalinan sering terjadi pada kehamilan usia 35 tahun ke atas. Banyak faktor risiko ibu hamil dan salah satu faktor yang penting adalah usia. Ibu hamil pada usia lebih dari 35 tahun lebih berisiko tinggi untuk hamil dibandingkan bila hamil pada usia normal, yang biasanya terjadi sekitar 21-30 tahun. Untuk mengetahui gambaran faktor risiko ibu bersalin diatas usia 35 tahun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif. Jumlah responden sebanyak 73 responden. Sebagian kecil dari ibu bersalin diatas usia 35 tahun mengalami faktor risiko perdarahan sebanyak 12 orang (16%), sangat sedikit dari ibu bersalin diatas usia 35 tahun mengalami faktor risiko bayi berat lahir rendah sebanyak 9 orang (12%), sangat sedikit dari ibu bersalin diatas usia 35 tahun mengalami faktor risiko persalinan lama sebanyak 16 orang (22%), sangat sedikit dari ibu bersalin diatas usia 35 tahun mengalami faktor risiko gawat janin yaitu sebanyak 6 orang (8%), sangat sedikit dari ibu bersalin diatas usia 35 tahun mengalami faktor risiko hipertensi sebanyak 4 orang (5%), sangat sedikit dari ibu bersalin diatas usia 35 tahun mengalami faktor risiko preeklamsia sebanyak 26 orang (36%). Ibu hamil di atas usia 35 tahun disarankan untuk makan makanan bergizi seimbang, menjauhi stres, menghindari paparan zat berbahaya seperti alkohol dan rokok, olahraga ringan secara teratur.
Hubungan Sikap Buang Air Besar, Kepemilikan Jamban dan Dukungan Petugas Kesehatan dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulok Sukamara Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Tahun 2020 Erika Dwi Permana; Dhiny Easter Yanti; Christin Angelina F
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.2984

Abstract

ABSTRAKPerilaku buang air besar sembarangan atau juga disebut dengan openadefecation merupakan salahasatuaperilaku hidupayang tidak sehat. Namun pada kenyataan di Tanggamus terdapat 45.326 KK yang masih BABS dengan akses jamban (68,57%), yang merupakan salah satu dari 5 kabupaten/kota penyumbang angka BABS tertinggi di Provinsi Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap buang air besar (BAB), kepemilikan jamban dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku buang air besar sembarangan (BABs) di Wilayah Kerja Puskesmas Bulok Sukamara kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus, Lampung Tahun 2020.Rancangan penelitian yang digunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh kepala keluarga yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Bulok Sukamara sebanyak 4800 keluarga. Sampel dalam penelitian berjumlah 108 orang dengan teknik proportional random sampling. Analisis data statistik menggunakan univariat dan bivariat pada uji chi square (significance level=0.05).Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan sikap dengan perilaku BABS (p= 0,003). Ada hubungan kepemilikan jamban dengan perilaku BABS (p= 0,000). Tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku BABS (p= 0,501). Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada masyarakat aktif dalam mencari informasi tentang perilaku BABS serta dampak yang akan ditimbulkan jika tetap berperilaku BABS, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya memiliki jamban sebagai sarana keluarga untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat terutama buang air besar, oleh karena itu arisan jamban bisa menjadi solusi yang tepat bagi warga kurang mampu agar bisa memiliki jamban sehat.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Ketidakpatuhan Masyarakat Melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19 Di Kutacane Aceh Tenggara Evarina Sembiring; Galvani Volta Simanjuntak; Amila Amila; Sabran Hadi Pagan
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.5455

Abstract

Abstrak: Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Ketidakpatuhan Masyarakat Melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19 Di Kutacane Aceh TenggaraPemerintah telah menetapkan bahwa penerapan protokol kesehatan 5M menjadi kewajiban dalam kehidupan masyarakat untuk memutus rantai penularan Covid-19 baik risiko tertular dan menularkan. Kenyataannya masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan belum melakukan apa yang di arahkan oleh pemerintah Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap dengan ketidakpatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan covid-19 di Desa Tualang Baru Kutacane Aceh Tenggara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini masyarakat Desa Tualang Baru yang berusia 18-50 tahun  sebanyak 246 orang, sampel sebanyak  71 responden, pengambilan sampel menggunakan Random Sampling, Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner melalui link google form dan dianalis dengan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  mayoritas  pengetahuan tentang  pencegahan Covid 19  kategori kurang sebanyak 57,7% sikap kategori kurang sebanyak 64,8% dan ketidakpauhan kategori kurang sebanyak 66,2%. Ada hubungan pengetahuan dengan ketidakpatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan covid-19 (nilai p = 0,000<0,05 dan nilai r=0,715). Ada hubungan sikap dengan ketidakpatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan covid-19  (nilai p= 0,000<0,05 dan nilai r = 0,907). Kesimpulan : Ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan ketidakpatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan covid-19 di Desa Tualang Baru Kutacane Aceh Tenggara.
Evaluasi Proses Penyusunan Dokumen Perencanaan Strategis Tahun 2019-2023 di BLUD UPTD Puskesmas Talangpadang Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus Dedy Heriyanto; Dina Dwi Nuryani; Agung Aji Perdana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3486

Abstract

Renstra mempunyai nilai yang sangat penting dalam manajemen Puskesmas, tujuan, Pedoman dan acuan terintegrasi dengan semua tingkatan lembaga diatasnya. Belum ada evaluasi terhadap dokumen Renstra Puskesmas Talangpadang tahun 2019-2023 yang telah disusun. Tujuan penelitian adalah evaluasi proses penyusunan sebagai sebuah program kegiatan. Diketahuinya kesesuaian proses penyusunan dengan pedoman, acuan termasuk sumberdaya yang terlibat didalam penyusunannya akan diperoleh manfaat penelitian. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan metode kualitatif, informasi diperoleh melalui wawancara mendalam dan FGD terhadap Pimpinan Puskesmas sebagai informan kunci, 17 informan tim penyusun, serta observasi dokumen pada dokumen internal Puskesmas. Pengumpulan dan Pengolahan data dilakukan sejak dimulai penelitian  hingga pelaporan hasil penelitian. Hasil Penelitian: waktu pelaksanaan, prosedur proses penyusunan, sumberdaya tim penyusun sudah sesuai pedoman dan Kesesuaiannya dengan Acuan sudah melakukan pendekatan unsur-unsur manajemen strategis dan perencanaan strategis. Diketahui belum sesuai performa dan kinerja Anggota tim penyusun dengan tujuan kegiatan menjadi kelemahan proses penyusunan, terkait tidak semua kegiatan  tahapan proses penyusunan dokumen diikuti semua anggota tim penyusun.
Hubungan Pembelajaran Jarak Jauh dengan Kelelahan Mata pada Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Tahun 2020 Sarah Geofanni; Yuri Nurdiantami; Agustina .; Chahya Kharin Herbawani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.4001

Abstract

Sejak ditetapkannya infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai pandemik global oleh World Health Organization, aturan Pembatasan Sosial Skala Besar yang ditetapkan pemerintah mempengaruhi dunia pendidikan dimana proses pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka harus dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh, hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus corona. Perubahan metode pembelajaran tersebut memberikan kemudahan, namun disisi lain menimbulkan dampak buruk yaitu kelelahan mata. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan pembelajaran jarak jauh dengan kelelahan mata pada mahasiswa UPN Veteran Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantatif analitik, menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dengan teknik proportionate random sampling. Sampel berjumlah 386 mahasiswa dan uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dengan signifikasi 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara istirahat mata (p-value = 0,039), lama penggunaan perangkat elektronik (p-value = 0,000), jarak perangkat elektronik (p-value = 0,026) dan beban SKS (p-value = 0,034). Disarankan kepada mahasiswa untuk melakukan pencegahan kelelahan mata dengan aturan 20-20-20, mengaktifkan eye protector, menggunakan antiglare dan memeriksakan kesehatan mata secara berkala.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Di Wilayah Kerja Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung Tahun 2020 Khoidar Amirus; Luci Andriani; Dina Dwi Nuryani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3010

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan yang berkaitan dengan keberadaan nyamuk Aedes aegypti. faktor-faktor yang mendukung sulitnya pemberantasan nyamuk Aedes aegypti karena habitatnya ada di sekitar kita. Di wilayah kerja Puskesmas Way Halim terdiri dari 6 kelurahan yang merupakan daerah endemis DBD. Tujuan penelitian diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegyptidi Wilayah Kerja Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung tahun 2020. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh rumah yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung sejumlah 12.393 Rumah. Sampel sebanyak 200 rumah yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil Penelitian ada hubungan antara menguras, menutup tempat penampungan air dan mengumpulkan atau menyingkirkan barang bekas dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti (p value=0,004; OR=2,924); (p value=0,000; OR=3,227); (p value=0,000; OR=3,728); Ada hubungan antara kondisi tempat penampungan keperluan sehari-hari dan kondisi TPA bukan keperluan sehari-hari dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti (p value=0,004; OR=2,601);(p value=0,002; OR=2,799); Tidak ada hubungan antara kondisi tempat penampungan air alami dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti(p value=0,574). Petugas kesehatan dapat meningkatkan monitoring dan evaluasi juga membuat kebaruan progam pemberantasan nyamuk.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pugung Tampak Kabupaten Pesisir Barat 2019 Nova Muhani; Fika Mayantiara; Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3546

Abstract

Prevalensi anemia di Indonesia, berdasarkan survei-survei yang tersebar adalah antara 50 – 70%. Riskesdas 2013 mendapatkan anemia terjadi pada 37,1% ibu hamil. Hasil PSG 2017 mendapatkan hanya 31,3% ibu hamil yang mendapatkan TTD minimal 90 tablet lebih rendah dari target nasional tahun 2016 sebesar 85%. Sedangkan untuk provinsi Lampung ibu hamil yang mendapatkan TTD minimal 90 tablet sebesar 21,8%. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectionalPopulasi penelitian adalah populasi adalah semua ibu hamil Trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pugung Tampak Kabupaten Pesisir Barat Bulan Oktober Tahun 2019 sejumlah 77 orang, sampel adalah 77 responden dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Analisis multivariat menggunakan uji Regresi Logistik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe (p value 0,001), peran petugas kesehatan (p value 0,001), dan dukungan keluarga (p value 0,006) dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Tidak ada hubungan yang signifikan antara strategi penyuluhan (p value 0,084) dan aksesibilitas (p value0,748) dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Variabel yang paling dominan adalah peran tenaga kesehatan. Saran pada petugas kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai tablet Fe, berperan aktif untuk memberikan pengetahuan tentang tablet Fe pada ibu hamil dengan melakukan penyuluhan langsung maupun sosial media,dan keluarga mendukung untuk memonitor konsumsi tablet Fe setiap hari.
Jenis Kendaraan Sebagai Prediksi Tingkat Keparahan Kecelakaan Di Kabupaten Sleman Yogyakarta Eoudia Angelina; Ariyanto Nugroho; Nugroho Susanto
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.4824

Abstract

Keselamatan di jalan raya merupakan masalah yang tidak mendapatkan perhatian serius, padahal ini merupakan salah satu faktor yang memiliki peluang besar untuk menyelamatkan nyawa di seluruh dunia. Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas berdasarkan laporan Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta Resor Sleman pada tahun 2018 memiliki jumlah 1.556 dengan total meninggal dunia 175, luka berat 1, dan luka ringan 2.029. Dalam penelitian ini peneliti mencoba untuk menganalisis faktor risiko yang menyebabkan kejadian kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sleman tahun 2019-2020. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data yang digunakan adalah laporan kasus dalam Berita Acara Pemeriksaan kecelakaan lalu lintas di Unit Laka Satlantas Polres Sleman. Hasil uji regresi logistik berdasarkan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,043 dapat diartikan  bahwa, variabel jenis kelamin, usia, profesi, jenis kendaraan dan jenis kecelakaan hanya berpengaruh 4,3% terhadap tingkat keparahan kecelakaan. Berdasarkan hasil persamaaan regresi dapat dikatakan bahwa variabel jenis kendaraan mempunyai pengaruh secara parsial terhadap tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sleman tahun 2019-2020. Dari nilai Chi-square hitung 8,144 dan nilai Chi-square tabel 11,07, maka c.hitung < c.tabel dan Ho ditolak maka dapat diartikan bahwa  variabel bebas yaitu jenis kelamin, usia, profesi, jenis kendaraan dan jenis kecelakaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sleman tahun 2019-2020. Dapat disimpulkan bahwa variabel jenis kelamin, usia, profesi, jenis kendaraan dan jenis kecelakaan lalu lintas tidak berpengaruh secara simultan terhadap tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sleman tahun 2019-2020.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada ibu Riwayat SC di Wilayah Kerja Puskesmas Candipuro Kabupaten Lampung Selatan 2020 Ida Sulistiani; Dhiny Easter Yanti; Nurul Aryastuti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3213

Abstract

Pencapaian Peserta KB aktif di Provinsi  Lampung mencapai  849.836  akseptor (69,15 %) dari Pasangan Usia Subur sebanyak 1.228.969 PUS. Cakupan peserta KB aktif Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2018 sebesar 70% (116.333 peserta KB aktif), mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya sebesar 73,91% (123.495 peserta) yang berarti masih di bawah SPM (100%). Penelitian ini bertujuan mengetahui Analisis faktor yang berhubungan dengan pemilihan penggunaan  Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada ibu Riwayat SC di  Wilayah  Kerja  Puskesmas  Candipuro Kabupaten Lampung Selatan 2020.Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu post SC  di Wilayah Kerja Puskesmas Candipuro yang berjumlah 171 responden .Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda.Hasil penelitian ini variabel penggunaaan MKJP lebih banyak yang tidak menggunakan MKJP yaitu sebanyak 96 (56,1%), variabel pengetahuan kurang baik yaitu 95 (55,6%), variabel sikap negatif yaitu 113 (66,1%), variabel dukungan suami tidak mendukung yaitu 90 (52,6%) dan variabel mitos negatif yaitu 90 (52,6%). Hasil uji chi square variabel yang berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah variabel pengetahuan ( p value = 0,00<α = 0,05 dengan OR 17,14 95% CI( 8,00 – 36,69)  Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan  penggunaan MKJP adalah sikap  (p value = 0,186>α = 0,05 ) , dukungan suami (p value = 1,00>α = 0,05 ) dan variabel mitos (p value = 1,00>α = 0,05 ). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah variabel pengetahuan  dengan nilai OR 17,14. Saran bagi Puskesmas Candipuro diharapkan bidan atau tenaga kesehatan lain lebih sering melakukan pendekatan kepada PUS dalam bentuk pemberian KIE dan penyuluhan serta pembagian leaflet tentang berbagai macam metode kontrasepsi
Studi Kasus Perbedaan Pengkodean Diagnosa Penyakit Sinuitis pada Pasien Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Lampung Tengah Imilia Safitri; Samino Samino; Vera Yulyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3558

Abstract

Pada Era BPJS Kesehatan INA-CBG's adalah sebuah sistem untuk menentukan tarif standar  yang digunakan oleh rumah sakit sebagai referensi biaya klaim ke pemerintah selaku pihak BPJS atas biaya pasien BPJS). Berdasarkan hasil audit BPJS terhadap RS Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya tentang ketidak sesuaian 64 dokumen penyakit sinusitis yang hanya memenuhi syarat hanya 4 dokumen penyakit sinusitis dan BPJS. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kasus diagnosa penyakit sinusitis pada pasien JKN di RS Islam Asy-Syifaa Lampung Tengah Tahun 2020. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan FGD terhadap 6 informan yaitu 2 orang dokter penanggung jawab terkait peran, pengalaman petugas dalam pelaksanaan pengodean tindakan medis pasien berdasarkan ICD-9-CM, 3 orang koder, dan 1 orang verifikator BPJS. Hasil penelitian didapatkan bahwa keenam informan mengerti dan faham serta sudah berjalannya alur dan proses dalam pelaksanaan pengkodean diagnosis dan tindakan penyakit sinusitis pada pasien JKN di RS Islam Asy-Syifaa, adanya perbedaan persepsi antara pihak BPJS Kesehatan Cabang Lampung Tengah dan RS Islam Asy-Syifaa terhadap kasus diagnosa dan tindakan penyakit sinusistis pada pasien JKN yaitu adanya ketidaksesuaian laporan kasus operasi pada sinusitis sebagai Sinusektomi yang tercatat di berkas yaitu Anthral Washed Out (AWO) dan solusi yang didapatkan adalah tidak menuliskan  kode tindakan operasi sinusitis dengan istiah Anthral Washed Out (AWO) ataupun Sinustektomi, melainkan dengan Etmodeictomy. Disarankan untuk melakukan kesepakatan antara BPJS Kesehatan Pusat, BPJS Kesehatan Cabang Lampung Tengah dengan RS Islam Asy-Syifaa terkait kasus diagnosa dan tindakan penyakit sinusitis. 

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue