cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Merubah Sikap Terhadap Buang Air Besar Sembarangan Melalui Program Pemicuan : Kebijakan Nasional Vera Yulyani; Christin Angelina Febriani; Lolita Sary; Desna Damayanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.2334

Abstract

Perilaku buang air besar terbuka (BABS) masih menjadi masalah besar di Indonesia. Di daerah pedesaan perilaku ini masih umum, salah satunya di Desa Bumiharjo, Lampung Timur pada tahun 2016, perilaku BABS masih dilakukan oleh 561 kepala keluarga. Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan pendekatan pemicu yang pilar pertamanya adalah Open Defecation Free (ODF). Program ini belum sepenuhnya dilaksanakan di desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program pemicu STBM terhadap perubahan sikap masyarakat tentang buang air besar sembarangan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan program pemicu memiliki pengaruh pada perubahan sikap masyarakat terhadap BABS (p = 0,002). Berdasarkan hasil penelitian ini, kebijakan STBM nasional dengan konsep pemicu harus terus dilaksanakan sampai ODF Village tercapai di seluruh Indonesia.Kata Kunci : perubahan sikap, buang air besar sembarangan, kebijakan nasional
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PERSENTASE PENCAPAIAN LAPORAN KESEHATAN IBU DI KABUPATAN TULANG BAWANG TAHUN 2012 Pramadya Pramadya; Ahcmad Farich; Herry Djoko Subandriyo
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i1.381

Abstract

Millenium Development Goals (MDGs) atau tujuan pembangunan millennium adalahupaya untuk memenuhi hak-hak dasar kebutuhan manusia. Tujuan MDG’s salahsatunyameningkatkan kesehatan ibu (menurunkan kematian ibu dari 228/100.000 menjadi102/100.000 pada tahun 2015).Penelitian ini adalah penelitian kualitatif untuk mengetahui penyebab rendahnyapersentase pencapaian laporan kesehatan ibu di Kabupaten Tulang Bawang. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh Koordinator Tim SIMPUS Seluruh Puskesmas yangada di Kabupaten Tulang Bawang, yaitu berjumlah 18 Orang, dan Bidan Koordinatorberjumlah 18 orang, dengan total informan 36 orang.Sedangkan yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah yang bersedia menjadiinforman, yaitu lima bidan koordinator dan lima koordinator Tim SIMPUS. Secara umumdiperoleh hasil pendataan melalui wawancara mendalam (indepth interview) pada 10informan, adapun hasil yang diperoleh bahwa Bidan Koordinator Puskesmas danKoordinator Tim SIMPUS belum menguasai seluruh laporan yang terkait dengankesehatan ibu. Bidan koordinator dalam bertugas mengumpulkan dan merekap laporankesehatan ibu tidak dibantu oleh pegawai puskesmas lainnya. Dalam penerapan metodesumber data kesehatan ibu masih belum tepat, puskesmas belum menggunakan datasasaran riil berdasarkan capaian hasil kegiatan pada tahun sebelumnya, pada saat inimasih menggunakan data sasaran proyeksi dengan sumber data penduduk yangbervariasi. Dalam penerapan metode pengumpulan data kesehatan ibu masih belummaksimal, belum seluruhnya mengirimkan data kesehatan ibu ke puskesmas.Pemanfaatan data Kesehatan ibu sudah sudah dilakukan oleh puskesmas, tetapi belummaksimal, belum ada sinkronisasi antara data laporan bulanan kesehatan ibu, SP2TP,RUK, RPK dan POA Puskesmas.Saran disampaikan Perlu ada perubahan kebijakan. Perlu dilakukan perubahanmanajemen. Perlu diadakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas dan Penetapanindikator serta definisi operasional Standar Pelayanan Minimal. Bidang Kesehatan.Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif.Kata Kunci : Laporan Kesehatan Ibu, Bidan Koordinator, Koordinator Tim Simpus
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDUL MOELOEK Irna Anggraeni; Ringgo Alfarisi
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i3.509

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe II adalah penyakit metabolik menahun ditandai dengan kadar gula darah tinggi. DM tipe II merupakan masalah kesehatan di dunia dan juga di Indonesia.Di dunia, diperkirakan 371 juta jiwa terkena DM dan 95% diantaranya menderita DM tipe II. Selama ini banyak pasien DM tipe II yang selalu fokus terhadap pengobatan farmakologi dalam menurunkan kadar gula darahnya. Banyak pasien DM tipe II tidak memperhatikan pengobatan non-farmakologi yaitu melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian diketahui hubungan aktifitasfisik dengan kadar gula darah puasa pada pasien DM tipe II di RSUD.H.Abdul Moeloek BandarLampung bulan Januari tahun 2018. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel penelitian 60 orang pasien DM tipe II yang diperoleh di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Januari 2018. Analaisi data Somers’d. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah puasa pada pasien DM tipe II dengan p= 0,001. Dapat disimpulkan adanya hubungan aktivitas fisik dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien DM tipe II.Disarankan pasien DM tipe II secara rutin untuk melakukan kegiatan fisik setiap hari
ANALISIS KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI KELURAHAN BUKIT KEMILING PERMAI RT 10 KECAMATAN KEMILING KOTA BANDARLAMPUNG TAHUN 2012 Welly Rizkianti; Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i1.349

Abstract

Keberadaan jentik di suatu wilayah diketahui dengan indicator Angka bebas jentik(ABJ). ABJ merupakan persentase rumah atau tempat-tempat umum yang tidakditemukan jentik. Masih rendahnya Angka bebas jentik di Kelurahan Bukit KemilingPermai RT 10 sebesar 78% dari indikator nasional yaitu sebesar 95% merupakan halyang sangat perlu di waspadai , hal ini dikarenakan rendahnya Angka bebas jentikmemungkinkan banyak peluang untuk proses transmisi virus. Tujuan penelitian adalahdiketahuinya hubungan pengetahuan, sikap dan perlaku PSN dengan keberadaan jentikAe. Aegepty di Kelurahan Bukit Kemiling Permai RT 10 Kecamatan Kemiling Kota BandarLampung Tahun 2012.Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Populasiadalah Rumah yang ada di Kelurahan Bukit Kemiling Permai RT 10 Kecamatan KemilingKota Bandar Lampung yang berjumlah 80 Rumah dan sampel 80 rumah, analisamenggunakan uji chi-square (x²).Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa terdapat 48 rumah yang ada jentikAe.Agepty, 47 responden berpengatahuan tidak baik, 53 responden yang bersikapnegative, dan 44 responden yang berperilaku baik dan hasil analisa bivariat didapatkanada hubungan pengetahuan dengan keberadaan jentik Ae. Aegepty (p-value= 0,021 danOR= 2,8 ), sikap keberadaan jentik Ae. Aegepty (p-value = 0,027 dan OR = 1,3) danperilaku keberadaan jentik Ae. Aegepty (p-value = 0,011 dan OR = 6,4). Hasil penelitianini dapat menjadi bahan evaluasi bagi Puskesmas Kemiling untuk meningkatkan upayapencegahan DBD melalui sosialisasi tentang keberadaan jentik nyamuk dan pentingnyamelakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Kata kunci : Ae. Aegepty, pengetahuan, sikap, perilaku PSN
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN D TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA USIA LANJUT DENGAN HIPERTENSI Dessy Hermawan; Andoko Andoko
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i1.477

Abstract

Vitamin D diketahui memegang peran penting dalam pengaturan tekanan darah. Paling tidak ada dua peran vitamin D dalam pengaturan tekanan darah di sistem renin angionesin-aldosteron, yang pertama dengan menekan lansung gen yang mengkode renin dan yang kedua dengan menekan ekspresi enzim COX-2 di sel macula densa hewan coba. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari apakah peran vitamin D dalam pengaturan tekanan darah juga terjadi pada penderita hipertensi?Design penelitian ini adalah eksperimen sederhana dengan subyek penelitian adalah 28 usia lanjut (lansia) yang menderita hipertensi yang ada di panti tresna werdha lampung selatan (total sampling). Subyek penelitian dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing diberi vitamin D selama 2 minggu. Kelompok 1 diberi tambahan vitamin D peroral 0,25 μg/hari, kelompok 2 di ajak berjemur selama 15 menit antara pukul 8 – 9 pagi dan kelompok 3 kelompok yang diberikan perlakuan kombinasi dari keduanya. Kadar vitamin D dan tekanan darah subyek penelitian diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t dan uji anova.Hasil didapatkan bahwa ada penurunan tekanan darah yang bermakna pada semua kelompok perlakuan dan yang paling signifikan penurunannya ada pada kelompok 3, dan demikian juga pada kadar vitamin D dalam darah peningkatan bermakna hanya terjadi pada semua kelompok perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi antara pemberian asupan vitamin D peroral dengan paparan sinar matahari paling baik untuk meningkatkan kadar vitamin D dalam darah dan menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Hasil ini masih memerlukan kajian mendalam lagi untuk menentukan seberapa banyak dan lama pemberian vitamin D yang efektif untuk pengendalian tekanan darah.Kata kunci: Vitamin D, Tekanan Darah, Hipertensi
Uji Lethal Concentration Minyak Atsiri Sereh Wangi Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes Aegypti Achmad Farich; Agung Aji Perdana; Dian Yunita
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.5046

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan virus dengue yang ditularkan dari seseorang ke orang lain melalui nyamuk Aedes aegypti. Salah satu usaha untuk memutus siklus hidup nyamuk yaitu pada usia jentik dengan menggunakan larvasida. Larva Aedes aegypti harus dihambat perkembangannya agar tidak berkembang menjadi tahapan instar selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas minyak atsiri sereh wangi sebagai larvasida Aedes aegypti. Metode yang digunakan berupa eksperimental design dengan rancangan randomized post test only control group design dengan menggunakan larva Aedes aegypti instar I sampai IV sebagai hewan coba. Konsentrasi minyak atsiri yang digunakan yaitu 10 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 500 ppm dan kelompok control dengan 4 kali pengulangan selama 3 hari berbeda. Masing-masing perlakuan menggunakan 25 larva dan dilakukan pengamatan selama 24 jam. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji probit dan uji kruskal wallis. Dari penelitian didapatkan semua konsentrasi pada kelompok perlakuan memiliki perbedaan secara bermakna dengan kelompok control p<0,05. Minyak atsiri sereh wangi efektif membunuh larva Aedes aegypti pada instar IV dengan nilai LC50 sebesar 1,553 mg/L. Komponen kimia minyak atsiri sereh wangi dianalisis dengan GC-MS. Komponen major minyak sereh atsiri sereh wangi yang teridentifikasi yaitu citronellal, 2,6-octadien-1-ol, 3,7-dimetil,dan citronellol. Minyak atsiri sereh wangi dapat digunakan sebagai pestisida alami yang efektif untuk mengontrol nyamuk Aedes aegypti. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Dokter Di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020 Yelfi Yanti; Samino Samino; Nurhalina Sari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3467

Abstract

Latar Belakang: Kinerja merupakan gambaran pencapaian pelaksanaan (achievement) suatu program kegiatan perencanaan strategis dan operasional organisasi (efforts) oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi (Nursalam, 2015).Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yang pertama adalah kepuasan pasien masih di bawah 90 %, kedua yaitu evaluasi terhadap kinerja dokter belum pernah di lakukan. Hasil survei kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa pada Januari 2020, didapatkan bahwa dari 100 responden terdapat 87 orang (87%) menyatakan puas dan 13 orang (13%) tidak puas.Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja dokter di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa  Lampung Tengah Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sasaran penelitian ini adalah seluruh dokter yang berjumlah 35 orang dan praktek di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat dan multivariat dengan Uji Korelasi Pearson.Hasil: Hasil penelitian diketahui 17 (48,6%) dari 35 dokter  kinerjanya baik. Hasil uji korelasi; dari hasil penelitian di dapatkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara kepuasaan kerja, kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja, Ada pengaruh signifikan dengan derajad lemah kepuasan kerja terhadap kepemimpinan p-value = 0,021 (< ? = 0,05) dan r hitung = 0.389, ada pengaruh signifikan dengan derajad sedang kepemipinan terhadap budaya organisasi p-value = 0,000 (< ? = 0,05) dan r hitung = 0.079579 di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020Kesimpulan: Tidak ada pengaruh faktor kepuasan kerja, kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja dokter di Poliklinik Rumah Sakit Islam Asy-Syifaa  Bandar Jaya Lampung Tengah Tahun 2020. Kata kunci             : Faktor kinerja dokter, kepuasaan, kepemimpinan, budaya organisasiKepustakaan          : 35 (2003-2019)
Pengaruh Peer Education Training Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Tutor Sebaya Mencegah Narkolema di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Yuliani Winarti; Mukhripah Damaiyanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3324

Abstract

Perkembangan tekhnologi komunikasi informasi yang kian pesat mempermudah penyebaran materi pornografi. Narkolema disebut sebagai seseorang yang telah berada pada fase candu akan konten pornografi. Kondisi candu akan berbahaya jika tidak segera ditangani dan menyebabkan rusaknya fungsi otak bagian depan yang disebut sebagai pre frontal korteks (PFC). Peran aktif program peer education sebagai salah satu metode dalam melatih tutor sebaya agar lebih terampil secara kognitif, afektif dan psikomotorik dalam mencegah narkolema. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan pengetahuan dan sikap peserta pelatihan (tutor sebaya) dalam mencegah narkolema. Jenis penelitian adalah pre-experiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 tutor sebaya yang dipilih dari hasil recruitment dengan kriteria inklusi yaitu aktif diorganisasi kampus, disenangi oleh teman-teman sebayanya, komunikatif, percaya diri dan dapat menjadi role model bagi teman-temannya. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dan teknik analisis data menggunakan paired t test untuk menguji perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah diberikan pelatihan peer education. Keputusan pengujian hipotesis penelitian ini berdasarkan taraf signifikansi 5% atau p value = 0,05. Hasil penelitian tidak terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan setelah pelatihan dengan nilai p-value = 0,685 (p>0,05), terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada sikap tutor sebaya sebelum dan setelah pelatihan dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan tidak terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada tutor sebaya sebelum dan setelah pelatihan. Terdapat perbedaan yang signifikan pada sikap tutor sebaya sebelum dan setelah pelatihan.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual dan Demonstrasi Terhadappengetahuan Tentang Senam Kaki Diabetik Christin Angelina Febriani; Nurul Aryastuti; Pefi Fatrisia
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3051

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus adalah “silent killer disease” yang dapat menyebabkan komplikasi seperti ulkus kaki diabetik yang disebabkan sirkulasi darah yang buruk di area kaki. Latihan jasmani berupa senam kaki diabetik dapat menurunkan kadar gula darah dan dapat mencegah terjadinya ulkus kaki. Pendidikan kesehatan memiliki pengaruh terhadap perubahan pengetahuan penderita dalam meningkatkan kesehatan. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual dan demonstrasi terhadap pengetahuan tentang senam kaki diabetik pada penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan intact group comparison dengan two group pretest posttest design. Sampel penelitian merupakan pasien diabetes mellitus yang berobat di Puskesmas Rawat Inap Satelit Bandar Lampung sebesar 36 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon dan uji mann whitney. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p<0,001 kelompok demonstrasi dan p<0,001 kelompok audio visual yang berarti ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan demonstrasi dan audio visual . Hasil uji mann whitney didapatkan nilai p-value=0.010 yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan mengenai senam kaki diabetik menggunakan demonstrasi dan audio visual sebelum dan sesudah intervensi. Responden yang diberikan pendidikan kesehatan menggunakan demonstrasi, terdorong lebih inisiatif dan proaktif untuk bertanya secara langsung jika ada materi yang kurang dipahami dibandingkan dengan media audio visual.  Pengetahuan responden akan meningkat secara konsep dan materi yang berkorelasi dengan meningkatnya kemampuan responden dalam menjawab pertanyaan. Saran penelitian agar dapat meningkatkan pendidikan kesehatan terkait senam kaki diabetik dan diaplikasikan menggunakan metode demonstrasi karena senam kaki merupakan alternatif olahraga yang dapat dilakuan di rumah dan metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan.
Hubungan Penyuluhan Dengan Metode Demonstrasi Menyikat Gigi Terhadap Penurunan Debris Index Pada Murid SDN 2 Hajimena Lampung Selatan Tahun 2019 Karsal Meilendra; Desi Andriyani; Ari Anto
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3652

Abstract

ABSTRAKPenyuluhan kesehatan merupakan kegiatan pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan menyebarkan  pesan dan menanamkan keyakinan sehingga masyarakat tidak saja sadar dan mengerti tetapi bisa melakukan suatu anjuran yang berhubungan dengan kesehatan. tujuan penyuluhan kesehatan adalah untuk mengubah perilaku orang atau  masyarakat dari perilaku tidak sehat menjadi perilaku sehat. Dalam proses penyampaian materi pada sasaran maka pemilihan metode yang tepat sangat membantu pencapaian usaha mengubah perilaku masyarakat. Dalam hal ini metode yang efektif adalah dengan melakukan demonstrasi.Metode demonstrasi dapat mengurangi kesalahan dibandingkan membaca atau mendengar karena persepsi yang jelas diperoleh dari hasil pengamatan serta  proses penerimaan sasaran terhadap materi penyuluhan akan lebih berkesan sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih sempurna, yaitu dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada sasaran tentang suatu proses dengan prosedur yang benar, misalnya dengan memperlihatkan cara menyikat gigi dengan baik dan benar (Herijulianti; dkk,2002). Tujuan menyikat gigi adalah mengangkat sisa makanan yang biasanya menumpuk di cervix . Hal ini dapat diukur dengan melakukan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut salah satunya dengan menggunakan indeks OHIS.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan  penyuluhan dengan metode demonstrasi menyikat gigi terhadap penurunan Debris Index pada murid SDN 2 Hajimena Lampung Selatan Tahun 2019’’.Jenis penelitian ini adalah survei analitik. Subyek penelitian adalah Siswa/i SDN 2 Hajimena Lampung Selatan dengan jumlah sampel 98 siswa. Analisa data dilakukan dengan cara univariat, bivariat dengan chi square, dengan hasil uji korelasi dengan chi sequare dengan CI=95% (α=0,05) diperoleh p.value = 0,763, >  α maka Ha ditolak,sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara metode penyuluhan dengan demontrasi menyikat gigi dengan Debris Index sesudah penyuluhan pada murid SDN 02 Hajimena Lampung. Diharapkan terbentuk perilaku yang baik dalam waktu menyikat gigi. 

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue