cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI WILAYAH KERJA UPTD. PUSKESMAS HANURA KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2022 trio pranoto; Dessy Hermawan; Lolita Sary; Khoidar Amirus
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.7598

Abstract

Berbagai upaya yang dilakukan dalam menanggulangi malaria tidak akan berhasil jika tanpa keterlibatan masyarakat. Health Belief Model (HBM) adalah model dari perilaku kesehatan pada populasi diantaranya perilaku pencegahan (malaria). Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan malaria pada masyarakat di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Hanura  Kabupaten Pesawaran Tahun 2022. Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi 9.533 KK dan sampel 384 KK dengan purposive sampling, lalu dianalisis dengan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian mendapatkan terdapat hubungan perceived susceptibility (kerentanan yang dirasakan) (OR=6,4), perceived benefit (manfaat yang dirasakan) (OR=4,3), Perceived barrier (hambatan yang dirasakan) (OR=3,1) , Cues to action (isyarat untuk bertindak) (OR=2,8) Perceived susceptibility menjadi variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap perilaku pencegahan malaria dengan (OR 7,1) disusul oleh perceived barrier (OR 3,8) dan cues to action (OR 3,4). Saran kepada kepala UPTD. Puskesmas Hanura untuk menyusun dan mengimplementasikan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku pencegahan Malaria dan Kepada Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran melakukan advokasi kepada Bupati Pesawaran untuk melakukan pembenahan tambak-tambak terlantar di Wilayah Hanura dalam upaya meminimalkan risiko kerentanan malaria dilihat dari perspektif lingkungan. Menggunakan pendekatan pentahelix kemitraan antar pihak dimana unsur pemerintah, masyarakat/komunitas peduli malaria, akademisi, pengusaha dan media bersatu dan saling mendukung dalam upaya pencegahan malaria, perusahaan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Vulvae Hygiene pada Remaja saat Menstruasi Terhadap Kejadian Pruritus Vulvae di SMA Negeri 12 Kota Batam Erika Fariningsih; Alda Laras Terda; Yulinda Laska
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.8217

Abstract

Hubungan Tingkat Pengetahuan Vulvae Hygiene pada Remaja saat Menstruasi Terhadap Kejadian Pruritus Vulvae di SMA Negeri 12 Kota Batam
Hubungan antara Jaringan dan Efikasi Kolektif pada Perempuan dengan HIV di Yogyakarta Evelyn Martina; Nugroho Susanto; FX. Joko Krisdiyanto
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i2.6750

Abstract

HIV sangat berdambak bagi penderita dari aspek fisik, aspek sosial dan aspek psikologis. Aspek fisik, penyintas HIV (ODHA) semakin melemah akibat efek samping obat dan peningkatan virus dari HIV menuju AIDS, aspek sosial, ODHA tidak dapat dukungan sosial khususnya dari keluarga dan ODHA harus menghadapi stigma dan diskriminasi dari masyarakat, hal tersebut akan menganggu dalam aspek psikologis.. Berdasarkan  latar belakang di atas bisa dikatakan bahwa ODHA sangat membutuhkan motivasi untuk mengatasi masalah dalam dirinya, dengan mengikuti support group ODHA mendapatkan manfaat modal sosial masyarakat yaitu, kepercayaan, jaringan, dan norma sehingga diperlukan melakukan penelitian ini. Tujauan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara jaringan dan efikasi kolektif pada Perempuan dengan HIV. Penelitian ini jenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus  di KDS Diajeng, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman,  dengan sampel 50 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, analisis yang digunakan dalam penelitian ini uji adalah kendall-tau. Berdasarkan hasil analisis uji kendall-tau terdapat hubungan antara jaringan dan efikasi kolektif pada perempuan dengan HIV dengan nilai sebesar 0,000 (p<0,05) maka kesimpulan yang dapat diambil adalah ada hubungan antara  jaringan dan efikasi kolektif pada Perempuan dengan HIV di KDS Diajeng
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Strategi Pencegahan Tertier Pada Penderita Retinopati Diabetik di Poli Mata RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2022 Erika Maulina Yanti; Dessy Hermawan; Dhiny Easter Yanti
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.7578

Abstract

Retinopati diabetic (RD) adalah  salah satu komplikasi diabetes melitus, di mana kadar gula yang tinggi pada akhirnya mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah retina mata, terutama di jaringan-jaringan yang sensitif terhadap cahaya, penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah pada orang usia produktif. Strategi pencegahan tersier di rumah sakitberfokus pada pengobatan kebutaan akibat RD.  Berdasarkan data penyakit terbanyak di Poli Mata RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung adalah  Retinopati Diabetik, Retinopati diabetik selalu menjadi penyakit terbesar pada 2019 persentase sebesar 11,38% meningkat di 2020 menjadi 12,64%, makin meningkat pada 2021 menjadi 14,2%, dan mencapai puncaknya pada 2022 menjadi 16,63% Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan strategi pencegahan tersier pada penderita Retinopati Diabetikum di Poli Mata RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2022.Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 223 orang  Penderita Retinopati Diabetik di Poli Mata RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2022 dan menggunakan total sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian mendapatkan terdapat hubungan Peningkatan Kesadaran melalui Edukasi dengan (p value=0,000 OR=3,4), Deteksi Dini Skrining  Retinopati (p value=0,002 OR=2,4), pengendalian Faktor Risiko Sistemik Yang Berkelanjutan (p value=0,002 OR=4,2), Ketersediaan pengobatan tingkat tersier (akses ke pelayanan kesehatan) (p value=0,002 dan OR=2,8) dengan strategi pencegahan tersier Retinopati Diabetik. Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap strategi pencegahan tersier Retinopati Diabetik  adalah pengendalian factor risiko sistemik yang berkelanjutan (OR 5,1), deteksi dini skrining retinopati (OR 3,6), peningkatan kesadaran melalui edukasi (OR=2,8),  ketersediaan pengobatan tingkat tersier (akses) ke pelayanan kesehatan (OR=2,3). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapakan  upaya edukasi berkelanjutan, penambahan jumlah alat diagnostic,menambah jumlah tenaga fungsional Promosi Kesahatan RS (PKRS)  dan dokter spesialis Konsulen Retina.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG JAJANAN SEHAT TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA DI SDN 09 KABUPATEN SINTANG Sunarti - -
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i2.5772

Abstract

Latar Belakang : Makanan jajanan adalah makanan atau minuman yang dijual oleh penjaja makanan ditempat-tempat umum yang dapat langsung dikonsumsi tanpa pengolahan dan persiapan lebih lanjut. Diketahui di Sintang terdapat 155 kasus keracunan makanan, 54 diantaranya usia 6-14 tahun yang merupakan anak usia sekolah. Tujuan : Mengetahuai pengaruh penyuluhan tentang jajanan sehat terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa di SDN 09 Kabupaten Sintang . Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan quasi – experimental one group pre test – post test design. Sebanyak 60 sampel dengan menggunakan teknik Systematic Random Sampling pada siswa kelas 4-6 SDN 09 Kabupaten Sintang . Analisis data menggunakan paired t test dengan sebaran data normal. Hasil : Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan (p<0,008) dan Sikap (p<0,001) yang bermakna setelah dilakukan penyuluhan tentang jajanan sehat pada siswa SDN 09 Sintang . Kesimpulan : Penyuluhan jajanan sehat berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa di SDN 09 Kabupaten Sintang
Peningkatan Berkelanjutan dalam Pengelolaan Limbah Medis Padat COVID-19 Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan : Systematic Review Ardhini Nugrahaeni; Wachyu Sulistiadi
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.8105

Abstract

AbstractHealth care facilities need to improve services continuously by implementing a Quality Management System, namely ISO 9000: 2015. ISO 9000: 2015 in its implementation is continuous quality improvement (CQI). Success in implementing this quality standard through continuous improvement can provide customer satisfaction and improve service performance. In an effort to improve quality, it is necessary to have quality indicators. One of the quality indicators is the management of solid medical waste(SMW) in accordance with regulations. During the COVID-19 pandemic, the number of cases increased resulting in the accumulation of solid medical waste to increase. Objective: to improve the management of COVID-19 SMW in health facilities. Method: PRISMA. This method is used to evaluate the management of COVID-19 SMW in health facilities so that new innovations are found. Barriers in Indonesia and abroad are the lack of infrastructure, knowledge, funds, storage, transportation, monitoring and evaluation. The buildup of COVID-19 SMW results in the transmission of the COVID-19 virus, so efforts are needed to improve it. The implementation requires top management commitment and is communicated and documented. Furthermore, supervision, monitored  and evaluated. Barriers related to lack of facilities and knowledge of officers. Improvement efforts require commitment from top management. The recommendations provided are energy recovery facilities, Build-Operate-Transfer-Agreement, Electronic Scheduled Waste, complaint services, coaching clinic, and pyrolysisKeywords: continuous improvement, quality indicators, solid medical waste 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BIDAN DALAM KELENGKAPAN PENGISIAN BUKU KIA DI KABUPATEN BREBES Fika Nurul Hidayah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.8179

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Pemanfaatan buku KIA melalui pencatatan yang lengkap tentang kesehatan ibu hamil oleh bidan diharapkan mempunyai kontribusi dalam penurunan AKI. Target kepatuhan membawa buku KIA sebesar 80%, sedangkan target kelangkapan pengisian buku KIA 60%. Cakupan K1 Puskesmas Kabupaten Brebes tahun 2014 sebesar 92% yang artinya pencapaian target K1 belum tercapai dan persebaran buku KIA belum memenuhi target. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktot-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan bidan dalam kelengkapan pengisian Buku KIA di kabupaten Brebes Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional digunakan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan, Sikap, Ketersediaan buku KIA, Motivasi, Supervisi dengan kepatuhan bidan dalam pengisian Buku KIA. Sampel menggunakan Cluster Sampling didapatkan 118 bidan dari 492 bidan yang berada di 38 Puskesmas Kabupaten Brebes. Hasil penelitian Sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan sikap yang baik, sebagian besar responden memiliki motivasi tinggi, sebagian responden memiliki persepsi terhadap supervisi baik ketersediaan Buku KIA ada dan baik. Variabel yang berhubungan secara signifikan adalah pengetahuan dan sikap dengan nilai p 0,000. Variabel yang berpengaruh secara bersama-sama dengan kepatuhan bidan dalam kelengkapan pengisian Buku KIA adalah pengetahuan dengan nilai OR (0,026), sedangkan sikap memiliki nilai OR (0,074)  Kata Kunci : Kepatuhan, Buku KIA
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kebugaran Jasmani di SMP Negeri 7 Muaro Jambi Tahun 2022 winda maulida; Putri Sahara Harahap; Ahmad Husaini
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i3.7436

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan salah satu permasalahan yang dialami oleh siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Hal ini terlihat bahwa dari beberapa jumlah siswa yang diteliti oleh Istiardi (2021) terdapat 14 siswa (37,84%) mempunyai tingkat kebugaran jasmani kurang dan 23 siswa (62,16%) mempunyai kebugaran jasmani kurang sekali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani di SMP Negeri 7 Muaro Jambi Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi kelas VII dan VIII tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 464 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 responden secara Purposive Sampling. Analisa dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat, dengan uji chi-square, instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 83 siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi didapatkan 62 siswa (74,4%) termasuk dalam kategori tidak bugar dan 21 siswa (25,3%) termasuk dalam kategori bugar. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik (p=0,000) dan status gizi (p=0,000) dengan kebugaran jasmani pada siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi Tahun 2022 dan tidak terdapat hubungan antara kualitas (p=0,557) dengan kebugaran jasmani pada siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi Tahun 2022.Berdasarkan hasil tersebut maka peneliti memberi saran agar guru pendidikan jasmani dapat mengoptimalkan proses pembelajaran agar tujuan dari pendidikan jasmani dapat tercapai secara optimal dan siswa lebih banyak bergerak sehingga tingkat kebugaran mereka bisa menjadi lebih baik lagi dan menganjurkan siswa mengkonsumsi makanan yang seimbang.
Hubungan pengetahuan dengan Perilaku Penanganan Dishminorea pada remaja putri di SMP Telkom Sekar Kemuning Cirebon Fika Nurul Hidayah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i3.8301

Abstract

Masa remaja merupakan masa perkembangan yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi. Masa pubertas pada remaja putri ditandai dengan menstruasi yang seringkali disertai dengan rasa tidak nyaman berupa nyeri saat haid yang diikuti dengan rasa kram dan terpusat di abdomen bawah yang disebut dengan Dishminorea. Angka kejadian dismenore di Indonesia sebesar 64,52% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Sekitar 10% penderita dismenore tidak dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari dan aktifitas belajar disekolah terganggu karena tidak dapat berkonsentrasi dengan baik. Tujuan penelitian ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan dengan perilaku penanganan Dishminorea pada remaja di SMP Telkom Sekar Kemuning Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMP Telkom Sekar Kemuning  Sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik accidental sampling dengan jumlah 30 siswi. Hasil penelitian terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku penanganan Dishminorea pada remaja putri di SMP Telkom Sekar Kemuning Cirebon. Diharapkan agar remaja putri semakin meningkatkan kesadaran untuk mencari informasi terkait kesehatan reproduksi remaja
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AMAN PEKERJA SAWMILL KELURAHAN PASIR PANJANG KOTA JAMBI TAHUN 2022 Wiza Dzakwan Bafadhal; Abul Ainin Hapis; Eti Kurniawati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i3.8207

Abstract

Perilaku aman merupakan kegiatan dari seseorang atau beberapa orang karyawan yang memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan atau insiden, dari data kecelakaan memperkirakan bahwa 85% kecelakaan kerja terjadi adalah kontribusi dari perilaku kerja yang tidak aman. Bahwa 80-85% kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia. Tujuan untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku aman di Sawmill Kelurahan Pasir Panjang Kota Jambi tahun 2022. Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Sawmil Kelurahan Pasir Panjang Kota Jambi. Sampel penelitian adalah pekerja di Sawmill Kelurahan Pasir Panjang Kota Jambi sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Sebanyak 18 responen memiliki perilaku tidak aman, 15 responden memiliki pengetahuan kurang baik, 27 responden memiliki sikap kurang baik, 19 responden memiliki motivasi kurang baik, 16 responden kurang tersampaikan dalam komunikasi pesan K3. Hasil bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p-value=0,046), sikap (p-value=0,025), motivasi (p-value=0,026) dengan perilaku aman pada pekerja Sawmill Kelurahan Pasir Panjang Kota Jambi. Komunikasi pesan K3 (p=value=0,272) menunjukkan tidak ada hubungan dengan perilaku aman pada pekerja sawmill Kelurahan Pasir Panjang Kota Jambi. Diharapkan kepada pemilik untuk menerapkan budaya K3 melalui media promosi K3 dan untuk pekerja agar mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan guna mengembangkan dan menambah pengetahuan dan keterampilan serta memahami bahaya dan resiko di tempat kerja dan disarankan kepada pekerja untuk menggunakan APD secara lengkap yang di sediakan dengan baik dan benar.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue