cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Konsumsi Terhadap Nilai Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Prolanis Frenky Arif Budiman; Tutut Pujianto; Lutfiana Yhudar Nur Azizah
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.5134

Abstract

Gangguan organ tubuh pada pankreas dalam memproduksi insulin merupakan penyebab munculnya penyakit kronis yaitu Diabetes Mellitus. Glukosa darah dapat stabil, apabila penderita DM melaksanakan penatalaksanaan diet DM yaitu edukasi, tingkat konsumsi, olahraga, dan farmokologi. Nilai glukosa darah menjadi suatu indikator yang dapat menunjukkan terkendalinya penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan terhadap nilai glukosa darah serta hubungan tingkat konsumsi (energi dan karbohidrat) dengan nilai glukosa darah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan data diambil dalam satu waktu (Cross Sectional). Penelitian dilaksanakan di puskesmas Keling Kabupaten Kediri dan rumah responden. Pengambilan sampel diambil secara sengaja sesuai persyaratan sampel yang diperlukan (purposive sampling) pada 15 pasien. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode recall, wawancara kuesioner pengetahuan, food recall 3x24 jam dengan alat bantu formulir anamnesa dan dianalisis menggunakan uji Spearmen Rank. Hasil uji Spearmen Rank pada variabel pengetahuan terhadap nilai glukosa darah menghasilkan bahwa kedua variabel saling berhubungan dengan nilai P=0,005 alfa <0,05. Sedangkan variabel tingkat konsumsi energi dan tingkat konsumsi karbohidrat terhadap nilai glukosa darah menghasilkan bahwa kedua variabel tersebut tidak terdapat hubungan dengan nilai p=0,085 alfa >0,05. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan terhadap nilai glukosa darah dan tidak terdapat hubungan tingkat konsumsi energi dan tingkat konsumsi karbohidrat terhadap nilai glukosa darah. Saran yang diberikan pada penelitian ini secara berkala melaksanakan penyuluhan mengenai empat pilar penatalaksanaan, agar penderita selalu terpapar informasi dan meningkatkan monitoring dan evaluasi secara berkala. Penyuluhan dapat berupa "cooking class" dan program emodemo.
Perilaku Wanita yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan Di Usia Remaja Dalam Lingkup Kebidanan Di Wilayah Kerja Puskesmas Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan Tahun 2020 Beny Arnita; Nurul Aryastuti; Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3265

Abstract

Latar belakang : Kasus pernikahan usia remaja di Kabupaten Way Kanan tahun 2018 sebesar 22%, penyebab pernikahan usia remaja ini dikarenakan adanya kehamilan yang tidak diinginkan, dampak kehamilan tidak diinginkan dapat menimbulkan masalah seperti tidak memperhatikan kondisi saat hamil yang akhirnya berisiko pada persalinan, tidak siap untuk menyusui yang akhirnya tidak memberikan ASI ekslusif.Tujuan: diketahui perilaku wanita yang melahirkan di usia remaja selama masa kehamilan, persalinan,  post partum dan menyusui.Metode: penelitian kualitatif dengan pendekatan fhenomenologi. Subyek penelitian remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan, masalah dibatasi pada perilaku selama masa kehamilan, post partum dan menyusui pada remaja. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan tahun 2020. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, Analisis data secara content analisis.Hasil penelitian: Sebagian besar informan tidak melakukan  pemeriksaan ANC, persiapan persalinan tidak optimal dan sebagian besar informan mengalami komplikasi persalinan. Masa post partum sebagian besar informan mengalami baby blues. Seluruh informan  tidak memberian Asi ekslusif, memberikan  imunisasi bayi, mendapat dukungan  yang baik  selama masa kehamilan, post partum, menyusui baik dukungan informasi, finansial, emosional dan lainnya. Saran diharapkan petugas kesehatan meningkatkan edukasi ke remaja untuk menghindari pergaulan bebas yang memberi dampak kehamilan yang tidak diinginkan. Remaja dapat meningkatkan pengetahuan dengan mencari informasi terhadap dampak jika mengalami kehamilan di usia muda
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Obesitas Pada Balita 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020 Dina Dwi Nuryani; Novela Endang Utami; Rosmiyati Rosmiyati
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3586

Abstract

ABSTRAKObesitas meningkat di hampir semua negara, ada 2 miliar dari total 7 miliar jumlah penduduk di dunia yang mengalami obesitas. Indonesia merupakan negara berkembang, dimana obesitas sudah masuk dalam 10 besar negara dengan jumlah orang gemuk terbanyak di dunia. Di Kabupaten Lampung selatan menduduki peringkat ke 4 terbanyak balita yang mengalami obesitas, pada tahun 2019 balita yang mengalami obesitas yaitu sebanyak 2,8% dimana penyumbang terbanyak obesitas  salah satunya ada di kecamatan Natar yaitu sebanyak 1,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada balita 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional populasi penelitian ini adalah semua balita 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Hajimena sejumlah 801 balita, sampel 134 balita. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Quesioner dengan cara wawancara. Analisa multivariat menggunakan uji Regresi Logistik Berganda. Hasil uji chi-square di dapatkan faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas adalah pemberian MP-ASI terlalu dini (OR=4,3 95% CI : 1.8-9.9), Asupan Energi (OR=10 95% CI : 3.3-30.3), Protein ( OR= 7,5 95% CI: 3.1-17.9), Lemak (OR= 6,4 95% CI 3.7-19.1) Karbohidrat (OR=4,3 95% CI : 2-9.2), Pendapatan Ayah (OR= 3,6 95% CI : 1.7-7.6 ). Hasil analisis multivariat didapatkan faktor dominan kejadian obesitas adalah asupan Lemak. Disarankan kepada tenaga kesehatan agar memberikan edukasi tentang kebutuhan asupan gizi balita dan pemberian MP-ASI sesuai umur juga memberikan pengetahun pada orang tua tentang bahaya obesitas pada balita dan cara pencegahanya.Kata kunci : Obesitas, Balita 12-59 Bulan
Efektivitas Penyuluhan Pencegahan Covid-19 terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Kelurahan Bawen Defi Pamelasari; Mayditania Intan Bunga Pratiwi; Kunthi Silviana Pengesti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.5223

Abstract

Covid-19 adalah penyakit yang tingkat penularannya cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan upaya perlindungan kesehatan masyarakat yang dilakukan secara komprehensif. Perlindungan kesehatan masyarakat bertujuan mencegah terjadinya penularan dalam skala luas. Di wilayah Kecamatan Bawen jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 secara kumulaif sejumlah 21 orang dengan 2 orang diantaranya meninggal dunia dan di wilayah Kelurahan Bawen terdapat 1 kasus suspek dan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 2 kasus, namun telah dinyatakan sembuh (Data kasus Covid-19 tanggal 10 Agustus 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan pencegahan covid-19 terhadap tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimental menggunakan desain pra-eksperimen One Group Pretest Posttest, dengan subjek penelitian ibu-ibu warga kelurahan Bawen sejumlah 17 responden. Pengumpulan data menggunakan data primer dan pengolahan data menggunakan uji wilcoxon. Skor hasil pre test dan post test didapatkan rata-rata pre test sebesar 8,24, sedangkan rata-rata post test sebesar 9,65, serta selisih rata-rata pre test dan post test sebesar 1,41. Kemudian dari hasil uji normalitas, data tidak terdistribusi normal (p value < 0,05). Dari uji wilcoxon, diketahui nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti Ho ditolak Ha diterima. Ada perbedaan skor pengetahuan dan sikap tentang pencegahan Covid-19 pada sebelum dan sesudah diberi penyuluhan.
Faktor - faktor berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2019 Fitri Eka Sari; Mirza Zainun Nisa; Vera Yulyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i3.3361

Abstract

Perawat di RSUD Dr.H Abdul Moeloek memiliki rasio antara jumlah perawat rawat inap dengan tempat tidur memiliki perbandingan 1:2, yang berarti terdapat beban kerja lebih bagi perawat, dan kemungkinan terjadi kelelahan kerja pada perawat menjadi lebih besar. Tujuan penelitian diketahui Faktor - faktor berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2019.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan rancangan penelitian survei cross sectional.  Penelitian dilaksanakan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2019. Populasi dan sampel sebanyak adalah seluruh perawat yang ada di ruang Murai, Kenanga, Mawar, Kutilang, Alamanda, Perinatalogi, dan Mahan Munyai yaitu sebanyak 188 orang menggunakan teknik Total Populasi,. Analisa data dengan uji chi square Mantel-Haenszel.Hasil uji statistik didapatkan variabel yang berhubungan dengan kelelahan kerja setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori tidak normal yaitu jenis kelamin p-value = 0,021, status perkawinan p-value = 0,001, riwayat penyakit p-value = 0,029, shift kerja p-value = 0,003  dan setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori normal  yaitu status perkawinan p-value = 0,001 dan usia responden p-value = 0,008. Variabel yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori tidak normal yaitu usia responden p-value = 0,297 dan setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori normal  yaitu jenis kelamin p-value = 0,504, riwayat penyakit p-value = 0,232,  dan shift kerja p-value = 0,289. Diharapkan perawat tetap menjaga kondisi kesehatan dengan membawa air putih minimal dua liter untuk menjaga cairan agar tetap berkonsentrasi dalam melaksanakan kerjaannya serta menjaga sikap dan emosi walaupun tingginya beban kerja yang dibebankan oleh perawat shift pagi. Mengkonsumsi makanan yang tinggi protein, vitamin dan multivitamin dalam menjaga kesehatan diri perawat.Kata Kunci       : Kelelahan kerja, gizi, perawat,
Pengaruh Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Penyakit Scabies Pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas I Bandar Lampung Propinsi Lampung Tahun 2020. Tati Baina Gultom; Suami Indarwati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i2.6858

Abstract

Prevalensi kejadian penyakit Scabies di RUTAN Kelas I B.Lampung tahun 2018 sebesar 1202 kasus per tahun atau sebanyak 52 % dari kasus penyakit yang ada. Terjadi over kapasitas sebesar 74% penghuni berdampak pada keterbatasan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam menjaga Personal Hygiene. Selain itu, perilaku WBP yang suka bertukar pakaian, memakai handuk bergantian, menggantung baju bertumpuk di dalam kamar dan memakai pakaian lebih dari 1 hari membuat bertambahnya penularan penyakit kulit Scabies pada WBP di RUTAN Kelas I Bandar Lampung. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan terhadap Penyakit Scabies pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di RUTAN Kelas I Bandar Lampung Provinsi Lampung Tahun 2020. Jenis Penelitian Analitik rancangan Cross Sectional dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung dan kuesioner kemudian Analisa data yang dilakukan dengan univariat dan bivariat dengan uji Chi square dan odds ratio (OR). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara kebersihan kulit (p=0,000,OR=5,2), kebersihan tangan dan kuku (p=0,001,OR=4,3), kebersihan pakaian (p=0,038,OR=2,4), kebersihan handuk (p=0,007,OR=3,1), kebersihan tempat tidur dan seprei (p=0,012, OR=2,8), kepadatan hunian (p=0,004, OR=3,7), kelembaban (p=0,014, OR=3,1) dengan kejadian Scabies. Sedangkan ketersediaan air bersih (p=0,546, OR=1,3) dan ventilasi (p=0,071, OR=3,1) tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian Scabies. Para WBP diharapkan menerapkan dan meningkatkan Personal Hygiene. Tenaga Kesehatan di RUTAN B.Lampung diharapkan untuk lebih sering melakukan penyuluhan tentang pencegahan penularan penyakit Scabies.Kata kunci: Scabies, Personal Hygiene, Sanitasi, Rumah Tahanan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Penggunaan Styrofoam sebagai Kemasan Makanan Andriana Marwanto; Sri Mulyati; Resti Ayu Oktarini
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.8007

Abstract

Penggunaan styrofoam sebagai bahan kemasan makanan masih banyak digunakan oleh sebagian besar pedagang karena mudah dalam penggunaan serta ketahanan Styrofoam terhadap suhu makanan. Selain itu, disebabkan oleh faktor kurangnya informasi mengenai dampak yang ditimbukan oleh Styrofoam. Pengunaan Styrofoam yang tidak sesuai dengan ketentuan dapat menmbahayakan kesehatan antara lain menyebabkan sakit kepala, letih, depresi, resiko leukemia dan kanker dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap responden dengan tindakan penggunaan Styrofoam sebagai kemasan makanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Pengumpulan data penelitian melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan ceklist. Responden berjumlah 13 pemilik warung rumah makan yang memakai Styrofoam di Kecamatan Taba Penanjung. Hasil penelitian menunjukkan 38,5% responden pengetahuan kurang; sikap responden 46,2% kategori tidak mendukung (unfavorable) dan sebanyak 46,2% responden tidak baik dalam penggunaan Styrofoam. Kesimpulan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap responden dengan tindakan penggunaan Styrofoam sebagai kemasan makanan. nilai ρ = 0,021 dan  0,038 < 0,05. Saran yang dapat diambil adalah perlu adanya pengawasan secara berkala dan sosialiasi tentang penggunaan styrofoam kepada pedagang tentang resiko dan bahaya Styrofoam.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Self Management Penderita Hipertensi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Penengahan Lampung Selatan 2022 Meri Oktaviani; Samino Samino; Dina Dwi Nuryani
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.7772

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini yang paling sering terjadi di seluruh dunia. Prevalensi hipertensi di Lampung Selatan sebesar 12,50%. Hipertensi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi apabila penderitanya tidak melakukan pengontrolan tekanan darah atau self management. Berdasarkan prasurvey di UPTD Puskesmas Rawat Inap Penengahan, self management penderita hipertensi rendah sebesar 60%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan self management penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Penengahan Lampung Selatan 2022.Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 1.092 penderita dan sampel berjumlah 322 penderita dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan analisis chi square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan hasil analisis diketahui terdapat hubungan dukungan keluarga (p value 0,004), literasi kesehatan (p value 0,000), dan pengetahuan (p value 0,000) terhadap self management penderita hipertensi. Namun tidak terdapat hubungan antara motivasi (p value 0,148) dan persepsi akan penyakit hipertensi (p value 0,251) terhadap self management hipertensi. Variabel pengetahuan menjadi variabel yang paling dominan berhubungan dengan self management penderita hipertensi dengan (OR 5,5) kemudian variabel dukungan keluarga (OR 2,3), literasi kesehatan (OR 1,9). Sehingga self management berhubungan dengan variabel pengetahuan, dukungan keluarga dan literasi kesehatan. Saran kepada UPTD Puskesmas Rawat Inap Penengahan Lampung Selatan untuk melakukan edukasi  menggunakan media visual (poster, leaflet, flyer, booklet), audio (lagu-lagu terkait pengelolaan hipertensi) atau audio visual seperti video yang diperdengarkan agar penderita hipertensi lebih memahami materi edukasi.
Faktor yang Berhubungan dengan Alasan Ibu Tidak Memilih Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kota Batam Aditya Aditya; Sherly Mutiara; Netty Herawaty Purba
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.8230

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan alasan ibu tidak memilih Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kota Batam Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik pendekatan Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah cidental sampling yang artinya teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti sampai sampel memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Data penelitian dikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh responden. Hasil analisis univariat didapatkan distribusi frekuensi tingkat pengetahuan terdapat 49 Responden dan mayoritas yang menjadi responden adalah wanita dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 23 Responden (46,9%), distribusi frekuensi dukungan suami terdapat 49 Responden dan mayoritas yang menjadi responden adalah dalam kategori mendukung sebanyak 42 Responden (85,7%), distribusi frekuensi umur terdapat 49 Responden dan mayoritas yang menjadi responden adalah Usia 20 – 35 tahun sebanyak 35 Responden (71.4%), distribusi frekuensi alasan ibu tidak menggunakan MKJP terdapat 49 Responden dan mayoritas yang menjadi responden adalah Ibu yang ingin hamil kembali dalam kurun waktu 2 tahun sebanyak 42 orang (85,7%), Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan alasan ibu tidak menggunakan MKJP (p=0,001 < 0,005), didapatkan tidak ada hubungan antara dukungan suami dengan alasan ibu tidak menggunakan MKJP (p=0,365 > 0,005), dan didapatkan tidak ada hubungan antara tingkat umur dengan alasan ibu tidak menggunakan MKJP (p=0.093 > 0,05). Disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan alasan ibu tidak menggunakan MKJP. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan agar instansi pelayanan kesehatan supaya melakukan penyuluhan di masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang manfaat dan tujuan penggunaa Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Status Kesehatan Anak Stunting Indonesia (Analisa Data Riskesdas 2018) sutarto sutarto; Rasmi Zakiah Oktarlina; Naza Tsasbita Hayuning Adila; Reni Indriyani
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i2.6930

Abstract

Pertumbuhan merupakan bertambahnya ukuran, jumlah sel dan jaringan interselular sebagian atau keseluruhan dengan satuan panjang dan berat. Pertumbuhan manusia dimulai sejak pembuahan dalam kandungan ibu sampai usia balita. Kelompok umur ini perlu banyak protein untuk pertumbuhan. Gizi kurang, tingginya kesakitan atau kombinasi keduanya berdampak pada kejadian stunting. infeksi pencernaan (penyakit diare, enteropati, dan kecacingan), infeksi pernapasan, malaria, berkurangnya nafsu makan selama infeksi, dan inflamasi merupakan salah satu faktor penyebab stunting. Balita stunting cenderung mengalami ISPA dibandingkan balita normal.Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 dengan desain penelitian rancangan penelitian cross sectional, menggunakan sekunder dari data Riskesdas 2018.Jumlah anak stunting usia 1-5 tahun sebanyak 1.657 orang, dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak (54,1%) dibandingkan dengan anak laki-laki (45,9%). Berdasarkan riwayat infeksi saluran pernapasan akut pada anak stunting sebanyak 744 orang (44,9%) dan jumlah anak stunting berdasarkan riwayat diare hanya 378 orang (22,8%), berdasarkan riwayat berat lahir rendah sangat sedikit sekali dibandingkan dengan berat bayi normal (231 orang, 13,9%) dan riwayat panjang badan saat lahir relatif sama antara panjang bayi normal dan tidak normal. 

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue