cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023" : 42 Documents clear
Program Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Purwoadi melalui Pengembangan Budidaya, Bantuan Bibit dan Pakan Lele sebagai Usaha Mengatasi Stunting Ika Fitria Elmeida; Sugiarti Sugiarti; Wibowo Ady Sapta; Filia Yuniza
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12349

Abstract

ABSTRAK Budidaya ikan lele merupakan suatu usaha yang menjanjikan untuk di geluti saat ini, dikarenakan kebutuhan ikan yang tinggi di pasaran. Budidaya ikan lele termasuk ke dalam industri rumahan yang memiliki potensi besar dalam memperkuat ketahanan keluarga, baik dari aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, serta relasi anggota keluarga yang lebih harmonis. Desa Purwoadi, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah merupakan salah satu desa yang berpotensi untuk dilakukan budidaya ikan lele.  Sebagian dari masyarakat Desa Purwoadi memiliki kolam ikan lele dibelakang rumahnya, namun warga masih awam dengan perawatan serta kesehatan ikan lele. Ikan lele memiliki banyak manfaatnya salah satunya adalah perbaikan gizi protein anak dan ibu. Sebagian Balita di Desa Purwoadi terkena stunting. Oleh karena itu, adanya budidaya ikan lele diharapkan mampu menambah protein gizi anak, sehingga mampu mengatasi stunting di desa tersebut. Untuk membina kelompok pembudidaya ikan dalam membudidayakan ikan lele guna meningkatkan kualitas ekonomi, kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat Desa Purwoadi, sehingga mampu mengatasi masalah stunting. Sosialisasi budidaya lele dan produk olahan lele pada kelompok peternak ikan, pembuatan dan pengembangan kolam ikan lele, serta pemberian bantuan bibit dan pakan lele. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian, di Desa Purwoadi saat ini telah terbentuk kolam ikan lele dengan ukuran 17x8x1 meter dan telah dilakukan pengembangan beberapa kolam milik warga. Saat pengabdian telah juga telah dilakukan pembagian bibit ikan lele dan pakan lele. Masyarakat juga telah mendapat sosialisasi tentang budidaya ikan lele yang benar, serta sosialisasi pembuatan olahan makanan dari ikan lele. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan telah berhasil membina kelompok peternak ikan dalam membudidayakan ikan lele untuk meningkatkan kualitas ekonomi, status kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat desa Purwoadi. Kata Kunci: Budidaya Lele, Pemberdayaan Ekonomi, Stunting  ABSTRACT Currently, catfish cultivation is a promising business to be involved in due to the high market demand for fish. Catfish cultivation is a home-based industry with significant potential to enhance family resilience in terms of economics, health, education, and fostering harmonious family relationships. Purwoadi Village, located in the Trimurjo District of Central Lampung, is a community with great potential for catfish cultivation. While some residents in Purwoadi Village have catfish ponds behind their houses, there remains a lack of knowledge regarding proper catfish care and health management. Catfish offers numerous advantages, notably in enhancing the protein intake for both children and mothers. Unfortunately, some toddlers in Purwoadi Village are experiencing stunting issues. Therefore, it is our hope that promoting catfish cultivation will contribute to improving children's protein nutrition. To develop a community of catfish farmers in cultivating catfish to enhancing economic prosperity, health standards, and nutritional of the Purwoadi village community. Socialization of catfish cultivation among catfish farmer, facilitated the establishment and expansion of catfish pond, and offered support by providing catfish seeds and feed. After conducting community service activities in Purwoadi village, a 17x8x1 meter catfish pond has been established, and several ponds owned by residents have been developed. Additionally, catfish seeds and feed were distributed during the service. The community also received training on proper catfish cultivation techniques and processing catfish into food products. The community service activities undertaken have provided guidance to fish farmer groups in catfish cultivation, with the goal of enhancing the economic well-being, health, and nutritional fulfillment of the Purwoadi village community. Keywords: Catfish Seed, Economic Empowerment, Stunting.
Pemberdayaan Lansia Penderita Penyakit Jantung Koroner melalui Pemahaman PJK Guna Mengontrol Kadar Kolesterol di Malang Raya Berliany Venny Sipollo; Elizabeth Yun Yun Vinsur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12152

Abstract

ABSTRAK Upaya untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan masyarakat termasuk lanjut usia dilaksanakan berdasarkan prinsip non diskriminatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Setiap upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat merupakan investasi bagi pembangunan negara. Prinsip non diskriminatif mengandung makna bahwa semua masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk lanjut usia (Lansia). Penuaan di negara sedang berkembang berjalan dengan cepat dan diikuti dengan perubahan dinamis dalam struktur dan peran keluarga, di samping pola perburuhan dan migrasi. Urbanisasi, migrasi orang muda ke perkotaan mencari pekerjaan, banyaknya perempuan masuk angkatan kerja dan perubahan keluarga besar ke arah keluarga inti, mengakibatkan lebih sedikit orang yang bersedia merawat lanjut usia yang membutuhkan bantuan. Perubahan fisiologis pada lansia terutama perubahan jantung mengakibatkan terjadinya resiko tinggi mengalami peningkatan kolesterol dan arterosklerosis, sehingga lansia rentan menderita penyakit jantung koroner (PJK). Metode yang digunakan adalah home care, dapat membantu lansia penderita PJK untuk memahami lebih terperinci dengan penjelasan mendalam tentang PJK. Jumlah lansia penderita PJK sejumlah 21 orang dan diharapkan hal ini berguna untuk mengontrol kadar kolesterol pada lansia penderita PJK. Hasil pengabdian kepada masyarakat di dapatkan tingkat pengetahuan lansia tentang PJK mengalami peningkatan yaitu rata – rata hasil pre-test (59,42), rata – rata hasil post-test (76). Perkembangan hasil kadar kolesterol darah rata – rata sebelum diberikan edukasi (203,95 mg/dL), kadar kolesterol rata – rata setelah di berikan edukasi (190,28 mg/dL). Pemberian edukasi tentang PJK dan kontrol kolesterol secara teratur dapat meningkatkan pola hidup sehat lansia dan mengontrol kadar kolesterol. Kata Kunci: Penyakit Jantung Koroner, Lansia, Kolesterol  ABSTRACT Efforts to improve and maintain public health, including older adults, are carried out based on non-discriminatory, participatory and, sustainable principles. Every effort to improve public health status is an investment forine country's development. The principle of non-discrimination implies that all people must receive health services, including the r adults. Aging in developing countries is rapid and accompanied by dynamic changes in family structure and roles, as well as labor and migration patterns. Urbanization, the migration of young people to cities looking for work, the large number of women entering the labor force and the, shift of extended families towards nuclear families, resulted in fewer people willing to care for the older adults who needed assistance. Physiological changes in older adults, especially changes in the heart result in a high risk of experiencing increased cholesterol and atherosclerosis, so that the r adults are susceptible to coronary heart disease (CHD). The home care method can help older adults with CHD to understand in more detail with an in-depth explanation of CHD. The number of responderespondentsD is 21 older adults and it is hoped that this will be useful for controlling cholesterol levels in older adults with CHD. The results of community service showed that the level of knowledge of the olddults about CHD has increased, find that the average pre-test result (59.42), thewas  aveand rage post-test result (76)was . The results of average blood cholesterol levels before being given education (203.95 mg/dL),and  average cholesterol levels after being given education (190.28 mg/dL). Regularly providing education about CHD and cholesterol control could improves the healthy lifestyle of the older adults and control of cholesterol levels. Keywords: Coronary Heart Disease, Older adults, Cholesterol 
Pembentukan Remaja Tangguh Kesehatan dalam Menghadapi Situasi Bencana Banjir di Kota Langsa Abdurrahman Abdurrahman; Cut Mutiah; Nora Veri; Isnaini Putri; Keumalahayati Keumalahayati; Amiruddin Amiruddin; Suwardi Suwardi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12641

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, maka dari itu individu diharapkan memiliki kemampuan untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi bencana yang akan terjadi dan dampak yang muncul adalah berbagai masalah kesehatan. Di daerah Aceh, kota Langsa merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir. BPBD Kota Langsa melaporkan pada tahun 2021 akibat tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir bandang di Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro. Hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemda dan masyarakat setempat serta tenaga kesehatan untuk dapat melakukuan upaya pencegahan dan penangggulangan bencana secara bersama, maka karena itu perlunya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, meningkatkan kesadaran akan resiko krisis kesehatan dan membentuk remaja tangguh dalam memberikan pelayanan kesehatan reproduksi. Kegiatan dilakukan di Wilayah Kecamatan Langsa Baro dengan jumlah sasaran sebanyak 30 orang. Evaluasi yang di harapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil dari pelatihan yang dilakukan didapatkan pengetahuan peserta meningkat setelah diberikan edukasi dan keterampilan peserta mahir dalam Tangguh Kesehatan dalam menghadapi bencana banjir. Kata Kunci: Banjir, Evakuasi, Mitigasi Bencana, Remaja Tangguh Bencana  ABSTRACT Indonesia is a disaster-prone country, therefore individuals are expected to have the ability to prepare themselves for disasters that will occur and the impacts that arise are various health problems. In the Aceh area, the city of Langsa is one of the areas prone to flooding. BPBD Langsa City reported that in 2021, due to the high intensity of rain, it caused flash floods in Lengkong Village, Langsa Baro District. This must be a special concern for the local government and local communities as well as health workers to be able to carry out efforts to prevent and respond to disasters together, therefore it is necessary to increase adolescents' knowledge about flood disaster preparedness, increase awareness of the risk of health crises and form resilient adolescents in providing reproductive health services. Activities were carried out in the Langsa Baro District with a target number of 30 people. The evaluation is expected to increase the knowledge and skills of the participants. The results of the training were obtained that the participants' knowledge increased after being given education and the participants' skills were proficient in Health Resilience in the face of flood disasters.  Keywords: Flood, Evacuation, Disaster Mitigation, Disaster Resilient Youth
Pemberian Tablet FE dan Jus Jambu Biji Merah Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Banten Nurul Husnul Lail
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12540

Abstract

ABSTRAK  Anemia pada ibu hamil adalah kadar hemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang dari 11,0gr% sebagai akibat ketidak mampuan jaringan pembentuk sel darah merah (erythtopoetic) dalam produksinya untuk mempertahankan konsentrasi Hb pada tingkat normal pada ibu, penyebab utama anemia pada kehamilan adalah defisiensi besi. ibu hamil dengan anemia akan mengalami peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, sedangkan dampaknya pada janin akan meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah. Kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini  ini untuk mengetahui efektifitas pemberian tablet fe dan jus jambu biji merah terhadap  kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Kp. SukasariTahun 20223. Mencegah anemia pada ibu hamil dilakukan suplementasi tablet tambah darah dengan dosis pemberian sehari sebanyak 1 (satu) tablet (60 mg ElementalIron dan 0,4 mg Asam Folat) berturut-turut minimal 90 hari selama masa kehamilan. Pada tahun 2020, persentase cakupan ibu hamil di JBanten yang mendapatkan TTD 90 tablet sebesar 88,9%. Kata Kunci : Anemia, Tablet Fe, Jus Jambu Biji Merah.  ABSTRACT Anemia in pregnant women is a hemoglobin (Hb) level in the blood of less than 11.0 gr% as a result of the inability of the tissue that forms red blood cells (erythtopoetic) in its production to maintain the Hb concentration at a normal level in the mother. The main cause of anemia in pregnancy is iron deficiency. . Pregnant women with anemia will experience an increased risk of morbidity and mortality, while the impact on the fetus will increase the risk of premature birth and low birth weight. This community service activity is to determine the effectiveness of giving fe tablets and red guava juice on hemoglobin levels in third trimester pregnant women in Kp. Sukasari 2023. To prevent anemia in pregnant women, blood supplementation tablets are given at a daily dose of 1 (one) tablet (60 mg Elemental Iron and 0.4 mg Folic Acid) consecutively for a minimum of 90 days during pregnancy. In 2020, the percentage of pregnant women in Banten who received TTD 90 tablets was 88.9%. Keywords: Anemia, Fe Tablets, Red Guava Juice.
Pemberdayaan Keluarga dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Pendekatan Continuity of Care (COC) di Desa Penfui Timur Firda Kalzum Kiah; Ummi Kaltsum S Saleh; Barbara S. Bere Mau; Linda Risyati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12461

Abstract

ABSTRAK Penyebab kematian langsung maternal adalah gangguan hipertensi dalam kehamilan, pendarahan obstetrik, komplikasi non-obstetrik, komplikasi obstetrik lainnya, infeksi yang berkaitan dengan kehamilan, dan penyebab lain. Kematian maternal dapat dicegah apabila cakupan pelayanan diimbangi dengan mutu pelayanan secara berkelanjutan yang baik. Desa Penfui Timur memiliki cakupan pemeriksaan kehamilan K4 yang masih dibawah target sebesar 73,9% dan masih ada ibu hamil yang melahirkan dirumah. Tujuan yaitu melakukan penyuluhan dan mengevaluasi pelayanan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, bayi dan KB, serta evaluasi pelayanan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil. Hasil evaluasi menunjukkan peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan ibu-ibu telah memanfaatkan pelayanan kebidanan secara berkelanjutan.    Kata Kunci: Pemberdayaan, Kesehatan Ibu dan Anak, COC  ABSTRACT Direct maternal causes of death are hypertensive disorders in pregnancy, obstetric bleeding, non-obstetric complications, other obstetric complications, pregnancy-related infections, and other causes. Maternal deaths can be prevented if the coverage of services is balanced with good quality of sustainable care. East Penfui Village has K4 pregnancy check coverage which is still below the target of 73.9% and there are still pregnant women who give birth at home. The purpose is to conduct counseling and evaluate sustainable midwifery services for pregnant women. The activities carried out were counseling on pregnancy, childbirth, postpartum, infant and family planning services, as well as evaluation of continuous midwifery services for pregnant women. The evaluation results showed that participants had increased knowledge and mothers had used midwifery continuity of cares.  Keywords: Empowerment, Maternal and Child Health, COC
Aksi Cegah Stunting: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui Edukasi 1000 HPK Nurul Jannatul Wahidah; Riswi Alinda Fatmawati; Tsabita Hanan Mufidah; Anjani Nur Azizah; Arina Dinal Haque; Nurul Ismatun Khasanah; Sari Oktantri Setiani; Zahra Azizah Amalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12806

Abstract

ABSTRAK Kondisi gagal tumbuh selama masa golden period akibat kekurangan gizi kronis yang dialami anak usia di bawah lima tahun disebut dengan stunting. Permasalahan ini akan sulit diperbaiki dan dapat berlanjut hingga anak dewasa apabila tidak segera dicegah sebelum anak menginjak usia 5 tahun. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai 1000 HPK. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Service Learning (SL). Instrumen yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini yaitu booklet “Buku Saku Cegah Stunting, Generasi Bangsa Hebat dengan Optimalisasi Golden Period Sehat” dan media PowerPoint Presentation. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan mengenai 1000 HPK melalui sosialisasi dan pemberian media booklet secara langsung memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil pengetahuan wanita usia subur. Booklet 1000 HPK penting untuk diberikan dalam upaya penignkatan pengetahuan Wanita usia Subur sebagi aksi nyata cegah stunting. dengan Kata Kunci: Stunting, Wanita Usia Subur, 1000 HPK Buku Saku  ABSTRACT The condition of failure to grow during the golden period due to chronic malnutrition experienced by children under five years of age is called stunting. This problem will be difficult to fix and can continue into adulthood if it is not prevented before the child turns 5 years old. This community service aims to increase knowledge of women of childbearing age regarding 1000 HPK. The service method used is the Service Learning (SL) approach. The instruments used in this community service are the booklet " Buku Saku Cegah Stunting, Generasi Bangsa Hebat dengan Optimalisasi Golden Period Sehat " and PowerPoint Presentation media. The results of this service show that health education interventions regarding 1000 HPK through socialization and provision of media booklets directly influence the increase in knowledge outcomes of women of childbearing age. 1000 HPK Booklet can be used as media to Woman in childbearing Age to increase their knowledge as a real action to decrease stunting. Keywords: Stunting, Woman in Childbearing Age, 1000 HPK, Booklet
Pemberian Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil pada Masa Pandemi Covid-19 Ummi Kaltsum S Saleh; Firda Kalzum Kiah; Mareta Bakale Bakoil
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12297

Abstract

ABSTRAK Luas wilayah desa Penfui Timur 9,59 km2, dengan jumlah penduduk sebanyak 57.394 jiwa, terdiri dari laki – laki: 29.582 jiwa dan perempuan: 27.812 jiwa. Jumlah ibu hamil di Desa Penfui Timur pada Bulan Januari – Desember tahun 2021 sebanyak 249 orang. Jumlah posyandu yang aktif sebanyak 8 posyandu dan menjalankan sistem lima meja. Pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan di meja ke-lima belum maksimal. Pelayanan ANC 10 T belum berjalan baik dan pelayanan difokuskan pada keluhan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil secara fisik dan psikologis melalui pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Capaian keberhasilan kegiatan ini terlihat dengan adanya kemampuan ibu hamil untuk melakukan terapi SEFT dengan baik. Keluhan fisik yang ibu hamil rasakan berkurang. Harapannya dengan terapi SEFT dapat membantu ibu hamil dalam mengurangi rasa tidak nyaman selama kehamilan baik keluhan fisik maupun keluhan psikologis. Kata Kunci : Kesehatan, Ibu Hamil, Terapi, SEFT  ABSTRACT The East Penfui village has a population of 57,394 people, with 29,582 mans and 27,812 womens.  The number of pregnant women in East Penfui Village from January to December 2021 were 249 people. The East Penfui village has eight active posyandu and fasilitated a five-desk system. The health services provided by the midwife at the fifth table has not been maximized. Antenatal care has not been running well and the service is focused on physical complaints. Community service activities carried out to improve the health of pregnant women physically and psychologically through the provision of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy. The success of this activity can be seen from the ability of pregnant women to carry out SEFT therapy well. Physical complaints that pregnant women feel are reduced. Hopefully SEFT therapy can help pregnant women reduce discomfort during pregnancy, both physical complaints and psychological complaints. Keywords: Health, Pregnant Women, Therapy, SEFT
Edukasi tentang Pemeriksaan IVA Test Pada Wanita Usia Subur di Kecamatan Pahae Jae Emilia Silvana; Samsidar Sitorus; Maida Pardosi; Evi Desfauza
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12597

Abstract

ABSTRAK Kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak kedua yang di derita perempuan setelah kanker payudara. Salah satu upaya penanganan dan pencegahan kanker serviks yang dilakukan oleh Pemerintah adalah dengan program deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA. IVA test merupakan pemeriksaan yang mudah, murah, namun cakupan deteksi dini tersebut masih tergolong rendah dan masih banyak wanita usia subur yang belum memanfaatkan program tersebut sehingga angka cakupan deteksi dini belum mencapai target yang telah ditetapkan. Kecamatan Pahae Jae adalah salah satu Kecamatan yang menyediakan pemeriksaan IVA Tes gratis kepada pasangan wanita usia subur. Kecamatan Pahae Jae juga terpilih sebagai kecamatan yang diperlombakan ke tingkat propinsi Sumatera Utara kategori IVA Test. Rendahnya cakupan skrining IVA test dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan tentang IVA test. Pengetahuan rendah yang dimiliki wanita akan mempengaruhi partisipasinya dalam melakukan skrining. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi wanita usia subur dengan memberikan pendidikan kesehatan/penyuluhan tentang IVA Test untuk mendeteksi dini kanker serviks di Kecamatan Pahae Jae dengan cara memberikan penyuluhan mengenai deteksi kanker serviks melalui pemeriksaan IVA Test yang dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2022 di Kecamatan Pahae Jae. Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur dalam melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Hasil : Pengetahuan ibu sebelum pelatihan pengetahuan Ibu dengan tingkat pengetahuan kurang 2 orang (4%), tingkat pengetahuan cukup 47 orang (94 %) sedangkan yang ber pengetahuan baik hanya 1 orang (2%). Setelah dilaksanakan edukasi tingkat pengetahuan wanita usia subur meningkat menjadi tingkat pengetahuan baik 50 orang (100 %). Kesimpulan: Hasil yang didapatkan setelah dilaksanakan pengabdian kepada Masyarakat terdapat peningkatan pengetahuan Wanita usia subur tentang pencegahan kanker serviks. Kata Kunci: Edukasi, IVA Test, Wanita Usia Subur   ABSTRACT Cervical cancer is the second most common type of cancer suffered by women after breast cancer. One of the efforts to treat and prevent cervical cancer carried out by the Government is the cervical cancer early detection program using the IVA method. The IVA test is an easy, inexpensive examination, but the coverage of early detection is still relatively low and there are still many women of childbearing age who have not taken advantage of the program so that the early detection coverage rate has not reached the target that has been set. Pahae Jae sub-district is one of the sub-districts that provides free IVA tests to women of childbearing age. Pahae Jae sub-district was also selected as a sub-district to compete at the North Sumatra provincial level in the IVA Test category. The low coverage of IVA test screening is influenced by low knowledge about the IVA test. Women's low knowledge will affect their participation in screening. The purpose of this community service is to educate women of childbearing age by providing health education / counseling about the IVA Test for early detection of cervical cancer in Pahae Jae District by providing counseling on cervical cancer detection through IVA Test examination which was carried out from May to July 2022 in Pahae Jae District. With the hope of increasing the knowledge and awareness of women of childbearing age in preventing cervical cancer. Results: Knowledge of mothers before training knowledge of mothers with a level of knowledge less 2 people (4%), the level of knowledge enough 47 people (94%) while the knowledge is good only 1 person (2%). After education, the level of knowledge of women of childbearing age increased to a good level of knowledge 50 people (100%). Conclusion: The results obtained after the implementation of community service there is an increase in the knowledge of women of childbearing age about the prevention of cervical cancer. Keywords: Education, IVA Test, Women of Fertile Age
Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Rumah Batik Nurhikmah Entianopa Entianopa; Ahmad Husaini; Lisa Anita Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12512

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang dialami di rumah batik Nurhikmah, selain itu juga terdapat permasalahan pada pekerja, dari segi ergonomi,personal hygiene. Penggunaan peralatan kerja yang tidak sesuai standar, lingkungan kerja yang seadanya, serta kondisi kesehatan yang kurang terpantau oleh layanan kesehatan merupakan persoalan yang dialami oleh para pekerja. Risiko ergonomi yang muncul dikarenakan posisi kerja yang salah, tempat kerja yang tidak aman serta rendahnya pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan Pengrajin atau pekerja dan pemilik industri tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) , jenis penyakit Akibat kerja, Metode yang digunakan adalah penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja melalui ceramah, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. 30 pekerja di rumah batik Nurhikmah, terlibat dalam kegiatan ini. Sebelum penyuluhan dimulai, dilakukan pre-test untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Setelah itu, materi disampaikan dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta diakhiri dengan post-test untuk menilai efektivitas penyuluhan ini. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pekerja terkait Keselamatan dan kesehatan kerja, yang terbukti melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Untuk dapat ditingkatkan kesadaran pekerja dalam menggunakan APD dan juga memotivasi pemilik usaha untuk mempersiapkan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja dengan lebih baik. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pengetahuan, Rumah Batik  ABSTRACT The issues faced at Nurhikmah Batik House include problems related to ergonomic issues and personal hygiene among the workers. The use of non-standard work equipment, substandard working conditions, and inadequate healthcare monitoring contribute to the challenges faced by the workers. Ergonomic risks arise due to incorrect work positions, unsafe working environments, and limited knowledge regarding occupational health and safety (OHS).. Purpose: The objective is to enhance the knowledge of artisans or workers and industry owners regarding occupational health and safety (OHS) and types of Occupational Diseases. The method employed is OHS education through lectures, question-and-answer sessions, and interactive discussions. Thirty workers at Nurhikmah Batik House are engaged in this initiative. Before commencing the education program, a pre-test is administered to assess the workers' knowledge and understanding of occupational health and safety. Subsequently, the material is presented, followed by a question-and-answer session, concluding with a post-test to evaluate the effectiveness of this educational intervention. The findings of this outreach demonstrate an improvement in the knowledge and understanding of workers regarding Occupational Health and Safety (OHS), as evidenced by a comparison of the pre-test and post-test results. To increase worker awareness in using PPE and also motivate business owners to prepare better occupational safety and health equipment Keywords: Occupational Health and Safety (OHS), Knowledge, Batik House.
Pendidikan Kesehatan Bencana (Disaster Health Education) dan Pemetaan Wilayah Risiko Bencana dengan Metode Town Watching bagi Kader Kesehatan Siaga Bencana dan Masyarakat di Wilayah Kerja Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Yeni Rimadeni; Rizki Wan Oktabina; Afdhal Afdhal; Berwi Fazri Pamudi; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Eka Oktarina Riani; Muhammad Ikhwan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12356

Abstract

ABSTRAK Kondisi indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami letusan gunung api dan jenis- jenis bencana geologi lain. Kecamatan Meuraxa merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh yang berada di ujung pulau sumatera. Wilayah ini telah terdampak langsung kejadian gempa dan tsunami tahun 2004 silam. Kecamatan tersebut sering mengalami kejadian  angin puting beliung, badai dan abrasi yang merusak beberapa bangunan infrastruktur dan mengancam jiwa masyarakat setempat dan juga kejadian wabah penyakit seperti Covid 19, demam berdarah dan beberapa penyakit lainnya. Tujuan kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat yaitu kader kesehatan siaga bencana terhadap penanggulangan bencana, Mengidentifikasi kerentanan lingkungan dan sekitarnya, mengidentifikasi kapasitas/sumberdaya yang dimiliki masyarakat yang dapat digunakan ketika terjadi bencana, Mengidentifikasi permasalahan utama di lingkungan masyarakat serta menemukan solusi dari permasalahan tersebut dan adanya peta risiko bencana kecamatan meuraxa. Metode pengabdian ini menggunakan metode town watching dan juga dilakukan pengukuran pengetahuan terhadap pelatihan yang di berikan melalui pre dan post test. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah kader kesehatan siaga bencana berjumlah 34 orang. Hasil pengabdian masyarakat di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh di peroleh hasil pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan kepada kader kesehatan siaga bencana. Sebelumnya memiliki nilai rata-rata 5,7  menjadi 9.8. Perbedaan nilai rata-rata saat pre dan post test bermakna secara statistik, dimana nilai p value < α (0,000<0.05). Selain itu juga kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menghasilkan sebuah peta sarana pendukung penanggulangan bencana. Masukan dan saran kepada pihak mitra agar kegiatan ini tetap berkelanjutan minimal adanya pelatihan berkala dengan berkoordinasi dengan mitra kesehatan dan penangulangan bencana. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Disaster Education, Town Watcing  ABSTRACT Indonesia is vulnerable to earthquakes, volcanic eruptions, tsunamis and other types of geological disasters. Meuraxa District is one of the sub-districts in Banda Aceh City which is at the tip of the island of Sumatra. This area was directly affected by the 2004 earthquake and tsunami. This sub-district often experiences tornadoes, storms and abrasion which damage several building infrastructure and threaten the lives of local people as well as disease outbreaks such as Covid 19, dengue fever and several other diseases. The aim of the activity is to increase public awareness, namely disaster preparedness health cadres regarding disaster management, Identifying the vulnerability of the environment and its surroundings, identifying the capacity/resources of the community that can be used when a disaster occurs, Identifying the main problems in the environment and the community finding solutions to these problems and the existence of a map Meuraxa sub-district disaster risk. This service method uses the Town Watching method and also measures knowledge of the training provided through pre and post tests. The target audience for this service activity is 34 disaster preparedness health cadres. The results of community service in Meuraxa District, Banda Aceh City, obtained knowledge results before and after training for disaster preparedness health cadres. Previously it had an average value of 5.7 to 9.8. The difference in the average value during the pre and post test is statistically significant, where the p value < α (0.000 <0.05). Apart from that, this community service activity also produced a map of supporting facilities for disaster management. Input and suggestions to partners so that this activity remains sustainable at least with periodic training in coordination with health and disaster management partners. Keywords: Preparedness, Disaster Education, Town Watcing

Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue