cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Bahaya Anemia Dan Pencegahannya Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Garut Nina Sumarni; Ema Arum Rukmasari; Udin Rosidin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3430

Abstract

ABSTRAK Anemia pada remaja putri  disebabkan oleh pola makan  yang rendah zat besi yang berasal dari tumbuhan dan hewani. Daya ingat merupakan salah satu sektor yang terpengaruh ketika anemia sehingga pada remaja dapat mengakibatkan hasil akademik yang kurang maksimal. Selain itu, efek anemia pada wanita  muda dapat menyebabkan anemia ketika mengalami kehamilan. Oleh karena itu, penatalaksanaan kasus anemia pada anak perempuan usia 10 sampai 19 tahun harus diutamakan, karena dapat mengganggu siklus anemia pada  saat  terjadi  kehamilan  dan kemungkinan besar akan melahirkan bayi dengan gangguan kognitif. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi untuk mengikuti  pembelajaran mengenai   Bahaya  anemia  dan pencegahannya bagi remaja di SMPN 1 Garut. Metode yang digunaan pada kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi serta tanya jawab . Hasil  yang dicapai setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui  penyuluhan kesehatan ,para peserta dapat mengetahui dan memahami  serta mengungkapkan kembali tentang bahaya anemia dan cara mencegah risiko anemia pada remaja putri. Kata kunci: Anemia, Bahaya, Pencegahan.  ABSTRAC Anemia in young women is caused by a diet low in iron from plants and animals.  Memory is one of the sectors that can be affected when anemia occurs, in adolescents it can lead to un optimaly academic results.  In addition, the effects of anemia in young women can cause anemia during pregnancy.  Therefore, the management of cases of anemia in girls aged 10 to 19 years should be prioritized, because it can disrupt the cycle of anemia during pregnancy and is likely to give birth to a baby with cognitive impairment.  The purpose of the activity is to provide education to follow lessons about the jeopardy of anemia and its prevention for adolescents at SMPN 1 Garut.  The methods used in this activity are lectures and discussions and questions and answers.  The results achieved after carrying out health education through health education, participants can know and understand and reveal again about the jeopardy of anemia and how to prevent the risk of anemia in adolescent girls. Keywords: Anemia, Jeopardy, Prevention.
Upaya Peningkatan Pelayanan Posyandu Citra Saat Pandemi Covid 19 RW 12 Desa Jayaraga Garut Udin Rosidin; Theresia Eriyani; Ahmad Yamin; Rohmahalia M Noor
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4147

Abstract

ABSTRAKKegiatan PPM ini dilatarbelakangi oleh kejadian pandemi covid 19 yang berdampak  kepada pelayanan kesehatan disemua tingkatan, termasuk pelayanan kesehatan di Posyandu Citra RT 04 RW 12 Desa Jayaraga Garut. Pelayanan kesehatan di Posyandu ini tidak bisa melaksanakan pelayanan kesehatan setiap bulan. Ibu yang memiliki bayi balita tidak datang ke posyandu walaupun dijinkan untuk membuka pelayanan selama dua bulan. Melihat kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap masalah kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Posyandu Citra saat pandemi Covid 19. Metode kegiatan yang dilaksanakan diawali dengan persiapan sosial, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PPM ini adalah tetap melakukan pelayanan kesehatan selama dua bulan dan melakukan kunjungan pada bayi balita yang tidak datang dibulan tersebut, melakukan pemeiksaan tekanan darah bagi masyarakat sekitar dan melakukan gerakan kebersihan bersama masyarakat di sekitar lokasi posyandu Citra. Diharapkan dari kegiatan ini dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan.Kata Kunci : Covid 19, Peningkatan Pelayanan, Posyandu. ABSTRACT This PPM activity was motivated by the Covid 19 pandemic which had an impact on health services at all levels, including health services at Posyandu Citra RT 04 RW 12 Desa Jayaraga Garut. Health services at this Posyandu cannot provide health services every month. Mothers who have babies under five do not come to the posyandu even though they are allowed to open the service for two months. Seeing this condition will affect public health problems. This activity aims to improve health services at Posyandu Citra during the Covid 19 pandemic. The method of activities carried out begins with social preparation, implementation, and evaluation of activities. The results of this PPM activity are continuing to provide health services for two months and making visits to infants who do not come this month, conducting blood pressure checks for the surrounding community, and conducting hygiene movements with the community around the Posyandu Citra location. It is hoped that this activity can increase community participation in the health sector. Keywords: Covid 19, Service Improvement, Posyandu.
Upaya Pencegahan Penyakit Diare Pada Anak Melalui Pendidikan Kesehatan Dan Tindakan Cuci Tangan Di RW 02 Kelurahan Slipi Jakarta Barat Elfira Awaliyah Rahmawati; Nikita Juniawati; Kanti Prastitis; Fitri A; Fahrun N
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.3200

Abstract

Penyakit diare masih menempati peringkat kedua penyebab kematian pada anak dibawah lima tahun. Tingginya angka kejadian diare pada anak disebabkan oleh banyak faktor, antara lain sanitasi yang buruk, fasilitas kebersihan yang kurang, kebersihan pribadi yang buruk, seperi tidak mencuci tangan sebelum, sesudah makan dan setelah buang air. Cuci tangan merupakan salah satu usaha untuk pencegahan dan resiko penularan penyakit diare. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Akademi Keperawatan Pelni Jakarta bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang diare dan upaya pencegahannya melalui cuci tangan. Metode pelaksanaanya melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat dan kader kesehatan, tentang penyakit diare dan upaya pencegahannya melaui cuci tangan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dan seluruh kader kesehatan di RW 02 Kelurahan Slipi. Dengan peserta berjumlah 15 orang. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta dan seluruh peserta  telah mampu untuk mencuci tangan dengan benar.Kata Kunci: Cuci tangan, Diare, Pendidikan Kesehatan. ABSTRACT Diarrhea disease is still ranked second cause of death in children under five years. The high incidence of diarrhea in children is caused by many factors, including poor sanitation, poor hygiene facilities, poor personal hygiene, such as not washing hands before, after eating and after defecating. Washing hands is one of the efforts to prevent and risk the transmission of diarrhea disease. The community service program carried out by the Pelni Nursing Academy in Jakarta aims to increase community knowledge and understanding of diarrhea and prevention through hand washing. The method of implementation is through counseling activities to the community and health cadres, about diarrhea diseases and prevention efforts through hand washing. This activity involved the community and all health cadres in RW 02 Kelurahan Slipi. With 15 participants. The results of the activity showed that there was an increase in the knowledge of the participants and all participants were able to wash their hands properly.Keywords: Hand washing, Diarrhea, Health Education.
Peningkatan Kepatuhan Penggunaan Antibiotik Yang Rasional Pada Pasien Infeksi Di Wilayah Kerja Puskesmas Airbesar Muhammad Hasan Wattiheluw; Ramdhani M. Natsir
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3595

Abstract

ABSTRAK Data World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 menunjukkan penyakit infeksi termasuk dalam 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. Antibiotik merupakan pilihan terapi yang diberikan untuk penyakit infeksi yang disebabkan oleh bateri. Bakteri yang terpapar antibiotic terus menerus akan beradaptasi sehingga dapat menimbulkan resistensi antibiotic. Tujuan dari kegiatan pemberian informasi, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yang rasional pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas airbesar ambon. Metode Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan secara individu menggunakan media buku saku. Terdapat pengingkatan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Kata Kunci : Kepatuhan, Antibiotik, Infeksi, masyarakat airbesar ABSTRACT World Health Organization (WHO) in 2015 showed that infectious diseases were among the top 10 causes of death in the world. Antibiotics are a therapeutic option given to infectious diseases caused by batteries. Bacteria that are exposed to antibiotics will continue to adapt so that they can cause antibiotic resistance. The purpose of the information provision activity is expected to increase knowledge about the rational use of antibiotics in the community in the work area of Puskesmas Airbesar Ambon. Method The activities carried out were in the form of individual counseling using pocket book media. There is an increase in knowledge about the rational use of antibiotics.Keywords : Adherance, Antibiotics, Infection, Airbesar society
PENDIDIKAN KESEHATAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI POSYANDU ANGGREK 7 Gg. MAWAR KEMILING BANDAR LAMPUNG M. Ricko Gunawan; Setiawati Setiawati; Djunizar Djamaludin; Teguh Pribadi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2565

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) adalah infeksi yang disebabkan mikroorganisme di struktur saluran nafas atas yang tidak berfungsi untuk pertukaran gas, termasuk ronga hidung, faring, dan laring, dengan gejala yaitu pilek, faringitis atau radang tenggorokan, laringitis, dan influenza. Menurut profil kesehatan Indonesia (2016), infeksi saluran pernafasan akut (pneumonia) menjadi 15%  penyebab kematian pada balita. Angka kejadian tertinggi berada di bangka belitung sebesar 6,05 % dan diprovinsi lampung angka kejadian sebesar 2,23%. Tujuan kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap infeksi saluran pernafasan akut/ ISPA dikalangan masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggaL 23 November 2019 di Posyandu Anggrek Kecamatan Kemiling, dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang yang memiliki anak usia bayi maupun balita. Sebelum dimulai penyuluhan, terlebih dahulu menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pelaksana penyuluhan, dibuka dengan pretest, dilanjutkan dengan penyampaian materi juga diskusi yang terarah berupa edukasi dan penyuluhan. Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan ibu yang memiliki anak balita tentang cara mengatasi ISPA. Hasil penyuluhan ini didapatkan bahwa adanya perubahan peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta penyuluhan bahkan peserta akan berupaya mengatasi gangguan saluran nafas dengan teknik inhalasi sederhana yang telah diajarkan dengan tujuan dapat mengurangi gangguan saluran nafas. 
Peningkatan Pengetahuan Care Giver Dalam Merawat Lansia Di Pslu Natar Gunawan Irianto; Arena Lestari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3842

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Panti Sosial Lanjut Usia di Natar Lampung Selatan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan care giver atau pendamping untuk melakukan perawatan pada lansia di panti. Sasaran kegiatan ini adalah para care giver yang berjumlah 14 orang, strategi intervensi dilakukan melalui 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode pelatihan dengan menggunakan metode ceramah atau presentasi, role play dan diskusi. Evaluasi dilakukan dengan mengunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan care giver pre dan post kegiatan pelatihan. Aadanya peningkatan yang cukup signifikan dari pengetahuan care giver tentang perawatan lansia, hal ini terlihat dari persentasi pengetahuan baik meningkat menjadi 90% dengan skor rata-rata 89 dan care giver yang memiliki pengetahuan kurang menjadi 10% dengan skor rata-rata 49.Pelatihan peningkatan pengetahuan caregiver melakukan perawatan lansia secara signifikan meningkatkan pengetahuan care giver dalam merawat lansia di panti. Kata Kunci : care giver, pengetahuan, perawatan lansia  ABSTRACT This community service activity was carried out at the elderly social institution in Natar, South Lampung with the aim of increasing the knowledge of caregivers or assistants to care for the elderly in the orphanage. The target of this activity is 14 caregivers. The intervention strategy is carried out in 3 stages, namely planning, implementing and evaluating. The training method uses lectures or presentations, role plays and discussions. The evaluation was carried out using a questionnaire that measured the knowledge of care giver pre and post training activities.There was a significant increase in the care giver's knowledge about elderly care, this can be seen from the percentage of good knowledge increasing to 90% with an average score of 89 and caregivers who have less knowledge to 10% with an average score of 49. Training to increase caregiver knowledge in caring for the elderly significantly increases the knowledge of caregivers in caring for the elderly in the elderly social institution. Keywords: care giver, knowledge, elderly, social institution
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT TENTANG CUCI TANGAN DI POSYANDU KELAPA TIGA PERMAI GEDONG AIR, BANDAR LAMPUNG M. Arifki Zainaro; Riska Wandini; Linawati Novikasari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1203

Abstract

ABSTRAK Cuci tangan sering dianggap sebagai hal yang biasa di masyarakat, padahal cuci tangan bisa memberi kontribusi pada peningkatan status kesehatan masyarakat.   Khususnya masyarakata di gedong air mempunyai kebiasaan kurang memperhatikan perlunya cuci tangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika hendak melakukan aktivitas  (makan dan minum) . Perilaku tersebut berpengaruh dan dapat memberikan kontribusi dalam terjadinya penyakit Diare dan ISPA. Cuci tangan merupakan teknik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan penularan infeksi. Subyek penelitian masyarakat di gedong air dengan teknik penkes serta mendemonstrasikan 7 langkah cuci tangan yaitu sebanyak 14 responden. Hasil pendidikan kesehatan perilaku cuci tangan pada masyarakat gedong air cukup baik dan masyarakat mampu meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan melakukan 7 langkah cuci tangan. Kata kunci: Cuci Tangan, Perilaku, Masyarakat  ABSTRACT Hand washing is often seen as trivial in society,even though hand washing can contribute to  improving public health stastus .in particular,people in Gedong Air have a habit of not paying attention to the need to wash their hands in their daily lives, especially when they want to eat and drink. This influences and can contribute to the occurrence of Diarrheal and ISPA diseases. Hand washing is the most important basic technique in preventing  and controlling infection transmission. Community research subjects in Gedong Air with education techniques as well as demonstrating  7 steps  of hand washing namely as many as 14 respondent . the results of health education  on hand washing behavior in the Gedong Air community are quite good and the community is able to improve clean and healthy behavior by doing 7 steps of hand washing. Keywords: Hand Washing, Behavior, Society
Pemberian Pisang Ambon Terhadap Klien Dengan Anemia Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Di Desa Batu Brak Kabupaten Lampung Barat Riska Wandini; Nizomi Satria Winata; Andoko andoko
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2849

Abstract

ABSTRAK Anemia defisiensi besi adalah anemia yang disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh sehingga kebutuhan besi untuk eritropoesis tidak cukup ditandai dengan gambaran sel darah merah yang hipokrom mikrositik, kadar besi serum dan saturasi (jenuh) transferrin, faktor makanan dan faktor penyakit. Pengobatan tradisional untuk anemia  yaitu dengan mengkomsumsi pisang ambon. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan dengan mengkomsumsi pisang ambon kadar hemoglobin klien meningkat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan memberikan terapi dengan mengkomsumsi pisang ambon. Terdapat peningkatan kadar hemoglobin klien setelah mengkonsumsi pisang ambon selam 7 hari. Dengan demikian, mengkomsumsi pisang ambon sangat efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada pasien anemia. Kata Kunci:Pisang Ambon, Anemia, Kadar Hb (hemoglobin)  ABSTRACT Iron deficiency anemia is anemia caused by a lack of iron in the body so that the need for iron for erythropoesis is not sufficiently characterized by microchytic hypochromic red blood cells, serum iron levels and transferrin saturation (saturated), dietary factors and disease factors. Traditional treatment for anemia is by consuming ambon bananas. The aim after counseling and demonstration, is expected to consume banana ambon increased client hemoglobin levels. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and providing therapy by consuming ambon bananas. There is an increase in the client's hemoglobin level after consuming ambon bananas for 7 days. Thus, consuming ambon bananas is very effective in increasing hemoglobin levels in anemic patients. Keywords: Ambon banana, anemia, hemoglobin level (hemoglobin)
Pemberian Air Rebusan Daun Sirsak Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi Di Pesisir Barat Lampung Lodry Yano; Umi Romayati Keswara
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.2875

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan laporan Kemenkes RItahun 2019 jumlah kasus hipertensi di Indonesia tahun 2014, Hipertensi dengan komplikasi (5,3%) merupakan penyebab kematian nomor 5 (lima) pada semua umur.Hipertensi dapat diatasi dengan tanaman herbal misalnya jus mentimun, daun seledri, dan salah satunya air rebusan daun sirsak. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian air rebusan daun sirsak dapat untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada klien hipertensi. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi pembuatan air rebusan daun sirsak. Terdapat penurunan tekanan darah pada klien hipertensi setelah pemberian air rebusan daun sirsak selama 7 hari di Pesisir Barat Lampung. Dengan demikian, pemberian air rebusan daun sirsak pada klien hipertensi sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah. Kata kunci: Hipertensi, Tekanan Darah, Air Rebusan Daun Sirsak  ABSTRACTBased on the Republic of Indonesia's Ministry of Health report in 2019 the number of cases of hypertension in Indonesia in 2014, hypertension with complications (5.3%) is the number 5 cause of death at all ages. Hypertension can be overcome with herbal plants such as cucumber juice, celery leaves, and one of them is soursop leaf boiled water. The aim after counseling and demonstration is expected to give soursop leaf boiled water to reduce high blood pressure in hypertensive clients. The activities were carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations making soursop leaf cooking water. There was a decrease in blood pressure in hypertensive clients after giving soursop boiled water for 7 days in Pesisir Barat Lampung. Thus, giving soursop leaf boiled water to hypertensive clients is very effective in lowering blood pressure. Keywords: Hypertension, Blood Pressure, Soursop Leaf Stew Water.
Pemberian Terapi Klenengan Gending Jawa Pada Penderita Stroke Di Desa Bandar Agung Bandar Sribawono Lampung Timur Sri Haryani; Umi Romayati Keswara; Dessy Hermawan; Aryanti Wardiyah; Eka Trismiyana; Wahid Tri Wahyudi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2797

Abstract

Abstrak  Dampak psikologis penderita stroke adalah perubahan mental. Setelah stroke memang dapat terjadi gangguan pada daya pikir, kesadaran, konsentrasi, kemampuan belajar, dan fungsi intelektual lainnya. Semua hal tersebut dengan sendirinya memengaruhi kondisi psikologis penderita. Tujuan  Asuhan  Keperawatan Komprehensif Pada Klien Stroke  Dengan Terapi Komplementer Klenengan Gending Jawa Di Desa Bandar Agung Bandar Sribawono Lampung Timur Tahun 2020. Metode yang di lakukan dengan Pemberikan terapi musik mendengarkan musik kleningan gending jawa klasik memiliki tempo lambat antara 60-100 bpm (beats per menite), frekuensi 8-13 per menit, harmoni yang lambat, warna nada yang konsisten dan pitch yang rendah dengan tape recorder atau CD Player selama 10 – 15 menit sebanyak 2 kali pada waktu longgar atau istirahat. Kegiatan ini dilakukan selama 6 (enam) hari berturut – turut. Hasil asuhan keperawatan tenaga kesehatan memberikan efek yang dapat mengurangi kecemasan pada lansia dengan hipertensi  dengan kedatangan tenaga kesehatan sangat membantu dalam penurunan kecemasan karena pasien merasa diperhatikan atau merasa lebih nyaman dan senang. Evaluasi pada Keluarga  dengan masalah stroke teratasi dengan terapi Klenengan Gending Jawa dengan hasil efektif pada kedua pasien hanya saja kadar penurunan kecemasan dan waktu penurunan berbeda diantara kedua pasien dikarenakan intensitas nyeri antara kedua pasien, dan kadar tekanan darah kedua pasien yang berbeda, motivasi yang berbeda. Kata kunci : Stroke, Hipertensi, Terapi Musik Abstract The psychological impact of stroke sufferers is mental changes. After a stroke can indeed occur disturbances in the power of thought, awareness, concentration, learning ability, and other intellectual functions. All of these things naturally affect the psychological condition of the patient. The Purpose of Comprehensive Nursing Care for Stroke Clients with Complementary Therapy of Javanese Gending in Bandar Agung Village, Bandar Sribawono, East Lampung in 2020. The method used by providing music therapy listening to classical Javanese gending music has a slow tempo between 60-100 bpm (beats per menite ), frequency 8-13 per minute, slow harmony, consistent tone and low pitch with a tape recorder or CD player for 10-15 minutes 2 times during loose or rest periods. This activity is carried out for 6 (six) consecutive days. The results of health care nursing provide effects that can reduce anxiety in the elderly with hypertension with the arrival of health workers is very helpful in reducing anxiety because patients feel cared for or feel more comfortable and happy. Evaluation of families with stroke problems is resolved with Javanese Klenengan Gending therapy with effective results in both patients only the level of anxiety reduction and the time of decrease differ between the two patients due to the intensity of pain between the two patients, and the blood pressure levels of the two patients are different, different motivations.  Keywords: Stroke, Hypertension, Music Therapy

Page 11 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue