cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
PENYULUHAN KONTRASEPSI GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI PASANGAN USIA SUBUR DI PUSKESMAS WAY PANJI LAMPUNG SELATAN TAHUN 2017 Rilyani Rilyani; Prima Dian Furqoni; Triyoso Triyoso; Patrur Korip
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 1 Nomor 1 April 2018
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v1i1.24

Abstract

ABSTRACTIndonesia in 2013 amounted to 248.4 million people. The government's policy in overcoming this is by establishing Family Planning (KB) program as government program since 1970 together with National Family Planning Coordinating Agency with the aim to suppress the growth of population and improve reproductive health status . The target of the Family Planning Program is divided into 2, namely the direct and indirect goals.  The objectives is to increase knowledge of fertile couples of Way Panji, South Lampung about reproductive health and birth control program by contraception. This activity was done on Monday, December 25, 2017 UPT Puskesmas way Panji South Lampung with the number of participants 19 people. The result of this avtivity expected that the community can manage the number of children and the time of birth so can reduce risks to mothers, then create a healthier and better family. Keywords: Contraception, Birth, Reproduction
Penyuluhan Tentang Perkembangan Psikososial Anak Pada Orang Tua Siswa Tk Aisyiyah Pekajangan – Pekalongan Aisyah Dzil Kamalah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3603

Abstract

ABSTRAK Orang tua perlu mengetahu tentang tumbuh kembang psikososial pada anak sehingga orang tua dapat memaksimalkan tumbuh kembang psikososial anak. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan pada orang tua guna meningkatkan pengetahuan orang tua siswa TK Aisyiyah Pekajangan tentang perkembangan psikososial. Kegiatan ini berupa penyuluhan yang dilakukan pada orang tua menggunakan liflet, infokus dan spiker. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan 15 orang tua (75%)  tentang tumbuh kembang psikososial anak menunjukkan baik. Pengetahuan yang baik pada orang tua tentang tumbuh kembang psikososial anak diharapkan dapat memaksimalkan tumbuh kembang psikososial anak. Kata kunci : Penyuluhan; Perkembangan psikososial; Anak; Orang tua.  ABSTRACT Parents need to know about psychosocial development in children so they can maximizing their children's psychosocial development. The purpose of this community service is to provide counseling to parents in order to increase the knowledge of Aisyiyah Pekajangan Kindergarten students' parents about psychosocial development. This activity is in the form of counseling carried out to parents using leaflets, infocus and speaker. The result of this activity is that the knowledge of 15 parents (75%) about the child's psychosocial development is good. Good knowledge of parents about children's psychosocial development is expected to maximize children's psychosocial development. Keywords : counseling; Psychosocial development; Child; Parents.
Pelatihan Komunikasi Sisbar Untuk Handover Antara Perawat Dan Dokter Di Santosa Hospital Bandung Central (SHBC) Asep Badrujamaludin; Fauziah Rudhiati; Hemi Fitriani; Oktovina Yesayas; Sri Wahyuna; Budiman Budiman; Dedi Supriadi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.4209

Abstract

ABSTRAK  Komisi bersama Amerika serikat antara tahun 1995 sampai 2006 menyebutkan bahwa Kesalahan dalam komunikasi adalah penyebab utama peristiwa 25000-30000 kejadian buruk menyebabkan cacat permanen 11% kejadian buruk ini adalah karena masalah komunikasi yang berbeda 6% (WHO, 2007). Di Indonesia data tentang kejadian tidak diharapkan (KTD) apalagi kejadian nyaris cedera (KNC) masih langka, namun di lain pihak terjadi peningkatan tuduhan “mal praktek”. Komunikasi effectif adalah salah satu Sasaran keselamatan pasien, unsur yang utama dari layanan asuhan ke pasien. Santosa Hospital Bandung Central (SHBC) menggunakan komunikasi SBAR dalam komunikasi antara perawat dengan dokter dalam handover, tapi masih ada unsur yang  kurang dalam komponen mengenalakan diri perawat saat menelpon dokter dan juga terkait dengan aspek rekomendasi dan dokumentasi dalam catatan keperawatan. Melihat hal ini, pentingnya penerapan kominikasi yang effectif antara perawat dan dokter yang belum konsisten dalam penerapan komunikasi SBAR ini, maka diadakan pelatihan SISBAR ( Salam Introduction Situation Background  Asessment dan Recommendation). Pelatihan ini menggunakan aplikasi zoom meeting dan langsung. Pelatihan pengabdian ini di fasilitasi oleh Pendidikan STIKES A Yani, Departemen keperawatan SHBC dan Diklat SHBC. Pelatihan ini melibatkan 35 orang, terdiri dari KaUnit di lingkungan SHBC, CI dan Penanggung Jawab (PJ) tim di tiap Ruangan. Dengan melibatkan mereka di harapkan setelah pelatihan akan didapatkan hasil yang signifikan dalam proses pelaporan SISBAR ini. Dari hasil pengabdian masyarakat ini terkait  pelatihan ini didapatkan hasil yang baik  pengetahaun SISBAR, juga peningkatan terkait pelaksanaan SISBAR di ruangan juga role play pembuatan vidio SISBAR yang sudah baik dan observasi langsung pada 20 orang di ruang perawatan. Kata Kunci : SISBAR, Kemunikasi efectif, Handover ABSTRACT The United States Joint Commission between 1995 and 2006 states that communication errors are the main cause of 25,000-30000 adverse events causing permanent disability 11% of these adverse events are due to communication problems about 6 % (WHO, 2007). In Indonesia, data on unexpected incidents (KTD) especially near-injury incidents (KNC) are still scarce, but on the other hand, there is an increase in accusations of “malpractice”. Effective communication is one of the goals of patient safety, a major element of patient care. Santosa Hospital Bandung Central (SHBC) uses SBAR communication in communication between nurses and doctors in handovers, but there are still elements that are lacking in the component of recognizing nurses when calling doctors and also related to aspects of recommendations and documentation in nursing records. Seeing this, the importance of implementing effective communication between nurses and doctors who have not been consistent in implementing SBAR communication, a SISBAR training (Salam Introduction Situation Background Assessment and Recommendation) was held. This training uses the zoom meeting application and directs in the ward. This community service training was facilitated by STIKES Jenderal  A Yani Cimahi, SHBC Nursing Department, and SHBC Education and Training. This training involved 35 people, consisting of the Unit in the SHBC, CI, and Person in Charge (PJ) team in each ward. By involving them, it is hoped that after the training there will be significant results in the SISBAR reporting process. From the results of this community service related to this training, there were good results in SISBAR knowledge, as well as improvements related to the implementation of SISBAR in the wards as well as the role play of making good SISBAR videos and direct observation of 20 people in the wards. Keywords: SISBAR, Effective Communication, Handover
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Belimbing Kecamatan Rejotangan Dalam Budidaya Dan Peningkatan Pemahaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Rahma Diyan Martha; Aena Laili; Ema Krismawar Sari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.3022

Abstract

Sebagian besar pekarangan disekitar rumah masyarakat Desa Belimbing Kecamatan Rejotangan, masih belum dimanfaatkan dengan baik dan maksimal. Warga Desa Belimbing Kecamatan Rejotangan, khususnya ibu rumah tangga belum banyak yang mengetahui tentang pengetahuan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) secara maksimal. Mengingat TOGA sangat bermanfaat untuk kesehatan, maka adanya pemanfaatan sumberdaya pedesaan berupa TOGA, dan diharapkan mampu mendukung peningkatan kesehatan masyarakat serta pemberdayaan ibu rumah tangga  dalam upaya meningkatkan kesehatan dan perekonomian. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tanaman obat keluarga (TOGA) serta menyebarluaskan informasi dalam bentuk media tertulis tentang TOGA yang berkhasiat obat. Metode kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah dengan cara melakukan presentasi oleh pemateri sesuai dengan tema yaitu pemberdayaan & peningkatan pemahaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan tanya jawab serta pembagian tanaman obat di akhir kegiatan. Berdasarkan hasil penyuluhan ini maka masyarakat menjadi lebih paham dan mampu memahami tentang pentingnya pemberdayaan tanaman obat keluarga (TOGA).Kata Kunci: TOGA, Ibu Rumah Tangga, Desa Belimbing RejotanganABSTRACT Most of the yards around the houses of the Belimbing Village community, Rejotangan District, are still not being used properly and maximally. Residents of Belimbing Village, Rejotangan District, especially housewives, do not know much about the knowledge of Family Medicinal Plants (TOGA) to the fullest. Considering that TOGA is very beneficial for health, the use of rural resources in the form of TOGA is expected to be able to support improving public health and empowering housewives in an effort to improve health and the economy. The purpose of this community service is to increase knowledge and understanding of family medicinal plants (TOGA) and to disseminate information in the form of written media about TOGA which has medicinal properties. The method of activities carried out in this activity is by making a presentation by the speaker in accordance with the theme, namely empowerment & increasing understanding of family medicinal plants (TOGA) and question and answer and distribution of medicinal plants at the end of the activity. Based on the results of this counseling, the community becomes more aware and able to understand the importance of empowering family medicinal plants (TOGA). Keywords: TOGA, Housewife, Belimbing Rejotangan Village
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Upaya Pemantauan Perkembangan Balita Melalui KPSP Erna Julianti; Elni Elni
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3993

Abstract

ABSTRAK Golden age merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara cermat agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi gangguan perkembangan. Peran kader posyandu mempunyai peran penting dalam memantau perkembangan anak. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam pemantauan perkembangan balita melalui KPSP untuk mencegah gangguan perkembangan pada balita. Metode kegiatan yang digunakan dimasa pandemi ini berupa pemberian pendidikan kesehatan dengan mentode ceramah, tanya jawab, diskusi dan demostrasi kepada kader posyandu dalam pemantauan perkembangan melalui KPSP. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Air Itama Pangkalpinang. Waktu pelaksanaan bulan Februari 2021. Sasaran adalah Kader Posyandu berjumlah 31 orang. Hasil yang diperoleh adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan kader sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang pemantau perkembangan balita melalui KPSP dengan p value 0,001. Adanya peningkatan  nilai rata-rata pengetahuan kader posyandu tentang pemantauan perkembangan  balita melalui KPSP sebesar 40,32. Diharapkan  kader posyandu dapat mengaplikasikan dalam memantau perkembangan balita melalui KPSP sehingga perkembangan balita optimal. Kata kunci: balita, KPSP, kader posyandu, perkembangan  ABSTRACT The golden age is a very important period to pay attention to the development of children carefully so that it can be detected as early as possible in the event of developmental disorders. The role of posyandu cadres has an important role in monitoring children's development. The purpose of this activity is to increase the knowledge of posyandu cadres in monitoring the development of toddlers through KPSP to prevent developmental disorders in children under five. The activity method used during this pandemic was in the form of providing health education is by using lectures, question and answer methods, discussions, and demonstrations to posyandu cadres in monitoring progress through KPSP. This community service activity was carried out at the Air Itama Pangkalpinang Community Health Center. The implementation time is February 2021. The target is Posyandu cadres. The results obtained were that there was a significant difference between the knowledge of the cadres before and after being given education about monitoring the development of toddlers through KPSP with a p-value of 0.001. There was an increase in the average score of posyandu cadres' knowledge about toddler development monitoring through KPSP of 40.32. It is hoped that posyandu cadres can apply it in monitoring the development of toddlers through KPSP so that the development of toddlers is optimal.  Keywords: toddlers, KPSP, posyandu cadres, development
PENDIDIKAN DAN PEMERIKSAAAN KESEHATAN MATA DI CAR FREE DAY CILEMBANG KOTA TASIKMALAYA Hanna Nurul Husna; Itmam Milataka; Ai Meri Yulianti; Nurul Zakiatul Jannah Fitriani
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2649

Abstract

Prioritas kerja pemerintah pada bidang kesehatan lebih ditekankan pada upaya promotif dan preventif. Salah satu bentuk partisipasi terhadap hal tersebut serta dalam rangka peringatan World Sight Day 2019, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendidikan dan pemeriksaan kesehatan mata. Pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan menggunakan media permainan ular tangga. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan adalah pemeriksaan tajam penglihatan dan koreksi dengan menggunakan Snellen Chart dan Lensa Coba. Pengabdian masyarakat dilakukan pada kegiatan Car Free Day Cilembang dengan subjek masyarakat Kota Tasikmalaya yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Masyarakat antusias dengan kegiatan ini. Kegiatan pendidikan kesehatan lebih banyak diikuti oleh anak-anak, dan kegiatan pemeriksaan kesehatan lebih banyak diikuti oleh orang dewasa. Dari hasil pemeriksaan kesehatan mata diperoleh sebanyak 53% klien memiliki penglihatan normal, 35% klien mengalami kelainan refraksi miopia (termasuk astigmatism), dan 12% mengalami kelainan refraksi hipermetropia (termasuk astigmatism). Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan mata serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata.
Terapi Reminissence Sebagai Upaya Meningkatkan Kepuasan Hidup Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Pucang Gading Semarang Iskim Luthfa; Herry Susanto; Meidinda Yumaning Hasna
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3604

Abstract

ABSTRAK                                              Proses menua menyebabkan berbagai perubahan pada diri lansia baik perubahan biologis, perubahan psikologis, perubahan sosial dan perubahan spiritual. Dukungan keluarga sangat membantu lansia beradaptasi terhadap proses menua. Dukungan keluarga yang rendah menyebabkan lansia mengalami masalah psikologis yang berdampak pada penurunan kepuasan hidup. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kepuasan hidup pada lansia yang tinggal di Rumah Pelayanan Sosial Pucang Gading Semarang melalui terapi aktivitas kelompok dengan metode reminissence. Kegiatan ini diimplementasikan dalam tiga tahapan yaitu tahap sosialisasi tahap pelaksanaan kegiatan serta tahap monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai bulan Mei sampai Agusus 2020. Hasil dari kegiatan pengabdian ini lansia mampu meningkatkan sosialisasi dan kebersamaan dengan kelompok, mampu meningkatkan komunikasi diantara kelompok, meningkatkan harga diri, meningkatkan keterampilan beradaptasi dan kepuasan hidup.Kata kunci: Kepuasan Hidup, Lanjut Usia, Reminissence. ABSTRACTThe aging process causes various changes in the elderly, includes biological changes, psychological changes, social changes and spiritual changes. Family support really helps the elderly adapt to the aging process. Low family support causes the elderly to experience psychological problems which have an impact on decreasing life satisfaction. The purpose of this community service is to increase life satisfaction in the elderly who live in the Pucang Gading Nursing Homes in Semarang. The community service method uses group activity therapy with the reminiscence method. This activity is implemented in three stages, that is the socialization stage, the activity implementation stage and the monitoring and evaluation stage. This community service was held for 4 months, starting from May to August 2020. The results of this community service for the elderly are able to increase socialization and togetherness with groups, be able to improve communication between groups, increase self-esteem, improve adaptation skills and increase life satisfaction.Keywords : Life Satisfaction, Elderly, Reminiscence.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI MR (MEASLES RUBELA) DI PUSKESMAS SIMPUR BANDAR LAMPUNG Linawati Novikasari; M. Arifki Zainaro; Aryanti Wardiyah; Eka Trismiyana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i2.2077

Abstract

ABSTRAKSetiap tahun lebih dari 1,4 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Infeksi MR (Meales Rubela) campak dan rubela disebabkan oleh virus golongan Paramyxovirus. Penularan dapat terjadi melalui udara yang telah terkontaminasi oleh droplet (ludah) orang yang telah terinfeksi. Infeksi MR (Meales Rubela) campak dan rubela dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kebutaan, ensefalitis, diare parah, infeksi telinga dan radang paru-paru.  Tujuan setelah penyuluhan, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan  tentang pentingnya imunisasi MR (Measles Rubela) di Puskesmas Simpur Bandar Lampung. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan lembar balik. Terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu hamil dan ibu-ibu yang memiiki bayi di Puskesmas Simpur Bandar Lampung. Dengan demikian, pemberian penyuluhan tentang pentingnya imunisasi MR di Puskesmas Simpur Bandar Lampung sangat efektif. Kata Kunci: Imunisasi, campak rubela, Penyuluhan  ABSTRACTEvery year more than 1.4 million children in the world die of various diseases that can be prevented by immunization. Measles and rubella diseases are caused by Paramyxovirus-type virus. Transmission can occur through air that has been contaminated by the droplet (saliva) of the infected person. Measles and rubella disease can lead to serious complications, including blindness, encephalitis, severe diarrhea, ear infections and pneumonia.  Objectives after the counseling, is expected to increase knowledge about the importance of immunization MR in the Puskesmas Simpur Bandar Lampung. The activities are carried out in the form of counseling using leaflets and sheets. There is an increase in the knowledge of pregnant women and mothers who emigated babies at Simpur Bandar Lampung Puskesmas. Thus, giving counseling on the importance of immunisation in Simpur Bandar Lampung Puskesmas is very effective. Keywords: Immunisation, measles, counseling
Skrining Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah Di SDN 19 Mendobarat Rezka Nurvinanda; Rima Berti Anggraini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2892

Abstract

ABSTRAK Anak usia sekolah merupakan masa dimana terjadi perubahan yang bervariasi pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang akan mempengaruhi kondisi kesehatan anak. Kegiatan skrining kesehatan yang dilakukan pada siswa dan siswi di SDN 19 Mendobarat bertujuan untuk mendeteksi dini anak yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. Metode pelaksanaan pada kegiatan skrining kesehatan terdiri dari pemeriksaan kepala mencakup rambut, mata, hidung, telinga, mulut dan gigi, pemeriksaan kulit dan kuku, berat badan serta tinggi badan. Hasil skrining kesehatan sebagian besar siswa dan siswi SDN 19 Mendobarat mengalami masalah pada gigi, juga memiliki masalah dalam perawatan diri seperti kuku yang panjang dan kotor, telinga kotor, dan kulit yang kurang bersih. Tetapi mayoritas anak memiliki kebersihan diri yang baik. Kesimpulannya masalah kesehatan terkait kebersihan diri apabila tidak dilakukan penatalaksanaan yang baik dapat menimbulkan berbagai dampak yang dapat mengganggu aktivitas anak usia sekolah sehingga penting untuk dilakukan skrining kesehatan dan pendidikan kesehatan. Kata Kunci: Anak, Skrining Kesehatan, Usia Sekolah  ABSTRACT School-age children are a time when there are various changes in children's growth and development that will affect the child's health condition. The health screening activities carried out on students at SDN 19 Mendobarat aims to detect children who have health problems early so that they can get treatment as early as possible. The implementation method for health screening activities consists of examination of the head covering hair, eyes, nose, ears, mouth and teeth, examination of skin and nails, body weight and height. The results of health screening, most of the students at SDN 19 Mendobarat experienced problems with their teeth, as well as problems in self-care such as long and dirty nails, dirty ears, and unclean skin. But the majority of children have good personal hygiene. In conclusion, health problems related to personal hygiene if good management are not carried out can have various impacts that can interfere with school age children activities so it is important to carry out health screening and health education. Keywords: Children, Health Screening, School Age.
Upaya Pencegahan Covid19 dalam Perspektif Islam Saipul Al Sukri; Ahmad Fauzi; Afrinaldy Rustam; Achmad Ghozali; Rusdi Rusdi; Zulfahmi Zulfahmi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.3058

Abstract

ABSTRAK  Pola hidup bersih dan menjaga protokol kesehatan 3M harus tetap berjalan meskipun pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan. Langkah ini bertujuan agar kasus baru dan penyebaran Covid19 bisa di hentikan. Dalam upaya itu, dosen dilingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimaksudkan memberikan perspektif lain dalam usaha pencegahan dari penularan virus. Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan diri. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di desa Tlk.Latak Kab. Bengkalis. kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor desa dan diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat dan warga. Di akhir sesi, tim pengabdi memberikan cindera mata serta alat prokes berupa masker dan hand sanitizer pada perangkat desa. Kata Kunci: Kebersihan dalam Islam, penyuluhan kesehatan, Covid-19  ABSTRACT A clean lifestyle and maintaining 3M health protocols must continue even though the vaccination has been carried out. This step is intended to stop new cases and the spread of Covid-19. In that effort, lecturers within the UIN Sultan Syarif Kasim Riau carried out community service activities that were intended to provide another perspective in efforts to prevent virus transmission. One of them is to maintain personal hygiene. Service activities are carried out in the village of Tlk. Latak Kab. Bengkalis. This activity was carried out in the village office hall and was attended by village officials, community leaders, and residents. At the end of the session, the service team provided souvenirs and health care tools in the form of masks and hand sanitizers to village officials. Keywords: Cleanliness in Islam, health education, Covid-19

Page 13 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue