cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,534 Documents
Edukasi Keamanan Penggunaan Obat Guna Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Sukagalih Kabupaten Tasikmalaya Rahayuningsih, Nur; Zahara, Raisya Ataina; Tisnawati, Eva; Wafaa Aliifah, Maitsa Wafaa; Awaliyah, Risma; Najma, Nabila Nur; Parhatussani, Alia; Naim, Anna Jannatun; Maryam, Cantiya; Ramadhanti, Febby Nuzuliyah; Utari, Tresna Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23276

Abstract

ABSTRAK Pada saat kehamilan kesehatan pada ibu hamil harus dijaga karena memiliki peran penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Selama masa kehamilan, kondisi fisiologis dan hormonal ibu yang berubah secara signifikan dapat memengaruhi kinetika obat dalam tubuh. Oleh karena itu, penggunaan obat selama periode kehamilan harus diperhatikan dengan ketat dan membutuhkan penanganan khusus mengingat sebagian obat dapat menembus plasenta dan berpotensi menimbulkan efek samping obat yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai hal ini dapat berakibat fatal, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya aspek keamanan dalam terapi obat pada kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil terkait keamanan dalam penggunaan obat di Desa Sukagalih, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian informasi dengan metode ceramah, pemberian leaflet, dan sesi tanya jawab yang diikuti oleh 22 orang peserta. Tingkat keberhasilan kegiatan dievaluasi dengan membandingkan hasil kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) kegiatan dilaksanakan yang dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan software SPSS. Hasil : Hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman ibu hamil mengenai keamanan obat. Rerata skor pengetahuan peserta mengalami peningkatan dari 57,57 ± 14,33 menjadi 89,09 ± 6,27. Analisis data dengan Uji Wilcoxon pada perangkat lunak SPSS menunjukkan nilai signifikansi p 0,05. Edukasi mengenai keamanan penggunaan obat pada ibu hamil efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, sehingga diharapkan dapat mendorong penggunaan obat yang lebih aman selama kehamilan. Kata Kunci: Kehamilan, Edukasi, Keamanan Obat.  ABSTRACT During pregnancy, the health of the mother must be maintained because it plays an important role in supporting fetal growth and development. During pregnancy, significant changes in the mother's physiological and hormonal conditions can affect drug kinetics in the body. Therefore, the use of drugs during pregnancy must be strictly monitored and requires special handling, considering that some drugs can cross the placenta and potentially cause side effects that can interfere with fetal growth and development. Pregnant women's lack of knowledge about this can have fatal consequences, so efforts are needed to increase understanding of the importance of safety in drug therapy during pregnancy. This community service activity aims to increase pregnant women's understanding of safety in the use of drugs in Sukagalih Village, Tasikmalaya Regency. The methods used in this activity included delivering information through lectures, distributing leaflets, and holding question and answer sessions, which were attended by 22 participants. The success rate of the activity was evaluated by comparing the results of questionnaires filled out by participants before (pre-test) and after (post-test) the activity was carried out, which were analyzed using the Wilcoxon test with SPSS software. The results of the evaluation of community service activities show a significant increase in pregnant women's understanding of drug safety. The average knowledge score of participants increased from 57.57 ± 14.33 to 89.09 ± 6.27. Data analysis using the Wilcoxon test in SPSS software showed a significance value of p 0.05. Education on the safe use of drugs in pregnant women is effective in increasing participants' knowledge, so it is hoped that it can encourage safer drug use during pregnancy.  Keywords: Pregnant, Education, Medication Safety.
Edukasi Terapi Akupresur dan Masase Effleurage bagi Kader Kesehatan dalam Penanganan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Putri, Isnaini; Mutiah, Cut; Helmi, Alfian; Dewi, Silfia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.22441

Abstract

ABSTRAK Penelitian lain menemukan 58,1% ibu hamil mengeluh nyeri punggung dengan rincian nyeri sedang (29,0%), nyeri ringan (22,6%), dan nyeri berat (6,5%). Perubahan selama kehamilan dapat memicu gangguan kenyamanan ibu hamilsalah satunya nyeri punggung. Akupresur merupakan cara penyembuhan yang menggunakan teknik penekanan dengan jari-jari pada titik akupunktur sebagai pengganti penusukan jarum pada sistim penyembuhan akupunktur.Terapi non-farmakologis lainnya yang dapat diberikan adalah effleurage massage, yang memberikan pijatan yang lembut, lambat dan tanpa gangguan di punggung ibu hamil sehingga dapat menyebabkan relaksasi dan mengurangi rasa sakit. Peran kader sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat, utamanya terkait dengan upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak untuk mengurangi angka kesakitan pada ibu hamil. Meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam upaya mengurangi nyeri punggung ibu hamil melalui akupresur dan massage effleurage. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah intervensi edukasi kesehatan. Pengetahuan kader kesehatan tentang terapi komplementer akupresur dengan kategori baik yaitu 58,4% menjadi 100% dan pengetahuan kader kesehatan tentang terapi komplementer massage effleuragedengan kategori baik yaitu 91,7% menjadi 100%.  Para kader kesehatan mampu memahami bahwa nyeri punggung merupakan keluhan umum yang sering dialami ibu hamil dapat diatasi melalui terapi komplementer akupresur dan massage effleurage. Kata Kunci: Akupresur, Massage Effleurage, Nyeri Punggung, Ibu Hamil.  ABSTRACT Another study found that 58.1% of pregnant women complained of back pain with details of moderate pain (29.0%), mild pain (22.6%), and severe pain (6.5%). Changes during pregnancy can trigger discomfort in pregnant women, one of which is back pain. Acupressure is a healing method that uses a technique of pressing with fingers on acupuncture points as a substitute for needle insertion in the acupuncture healing system. Another non-pharmacological therapy that can be given is effleurage massage, which provides a gentle, slow and uninterrupted massage on the back of pregnant women so that it can cause relaxation and reduce pain. The role of cadres is very necessary in bringing promotive and preventive efforts closer to the community, especially related to efforts to improve the nutritional status of the community and maternal and child health efforts to reduce morbidity in pregnant women. To increase the knowledge of health cadres in efforts to reduce back pain in pregnant women through acupressure and effleurage massage. The community service method used in this activity was a health education intervention. Health cadres' knowledge of complementary acupressure therapy increased from 58.4% to 100%, and their knowledge of complementary effleurage massage therapy increased from 91.7% to 100%. Health cadres understood that back pain, a common complaint often experienced by pregnant women, can be addressed through complementary acupressure and effleurage massage therapies. Keywords: Acupressure, Effleurage Massage, Back Pain, Pregnant Women.
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal untuk Pemberian Makan Tambahan (PMT) Pemulihan bagi Anak Stunting Widyastuti, Ririn; Boa, Grasiana Florida; Belarminus, Petrus; Awang, Mariana Ngundju; Wanti, Wanti; Irfan, Irfan; Sine, Juni Gressilda L; Agustine, Uly; Saghu, Maria Mencyana Paty; Simbolon, Demsa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23350

Abstract

ABSTRAK Angka stunting di Indonesia terus menunjukkan penurunan signifikan, dari 27,7% pada tahun 2019 menjadi 19,8% pada tahun 2024, namun masih terdapat kesenjangan antarwilayah dengan prevalensi tinggi di beberapa provinsi. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan orang tua serta kader posyandu dalam pemenuhan gizi anak, khususnya dalam pengolahan bahan pangan lokal untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut sekaligus mendorong kemandirian pangan keluarga. Melalui optimalisasi potensi pangan lokal yang melimpah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan di Indonesia. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua serta kader posyandu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi PMT pemulihan bagi anak stunting serta mendukung pemenuhan gizi balita secara mandiri dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stuntingdi tingkat keluarga dan masyarakat. Kegiatan dalam bentuk pelatihan, pendampingan dan lomba kreasi cipta menu bahan pangan lokal untuk anak stunting. Hasil: kegiatan pelatihan dan pendampingan pemberian PMT 90 hari menunjukkan hasil 4 balita berat badan normal, 2 balita berisiko gizi lebih dan 2 balita dengan gizi kurang. 1 Balita dengan penyakit infeksi telah dilakukan rujukan ke RS. Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan bahan pangan lokal efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian orang tua serta kader dalam pembuatan PMT bergizi seimbang bagi anak stunting. Kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap perbaikan status gizi anak dan percepatan penurunan angka stunting di masyarakat. Kata Kunci: Pelatihan, Pendampingan, Kader, Orangtua, PMT, Bahan Pangan Lokal, Stunting.  ABSTRACT The stunting rate in Indonesia continues to show a significant decline, from 27.7% in 2019 to 19.8% in 2024. However, disparities remain between regions, with high prevalence in several provinces. One contributing factor is the low knowledge and skills of parents and integrated health post (Posyandu) cadres in meeting children's nutritional needs, particularly in processing local food ingredients for supplementary feeding (PMT). Training and mentoring in the use of local food ingredients is an effective strategy to improve these skills while encouraging family food self-sufficiency. By optimizing the abundant potential of local food, this activity is expected to strengthen the role of communities in sustainable stunting prevention and management efforts in Indonesia. Increasing the knowledge and skills of parents and integrated health post (posyandu) cadres in processing local food ingredients into recovery PMT for stunted children and supporting the fulfillment of toddler nutrition independently and sustainably, as well as contributing to reducing the prevalence of stunting at the family and community level. Activities in the form of training, mentoring and competitions to create local food menus for stunted children. 90-day PMT training and mentoring activities showed results for 4 toddlers with normal weight, 2 toddlers at risk of overnutrition, and 2 toddlers with malnutrition. One toddler with an infectious disease was referred to the hospital. Training and mentoring on the use of local food ingredients effectively increases the knowledge, skills, and independence of parents and cadres in preparing nutritionally balanced PMT for stunted children. This activity significantly contributes to improving children's nutritional status and accelerating the reduction of stunting rates in the community. Keywords: Training, Mentoring, Cadres, Parents, PMT, Local Food Ingredients, Stunting.
Program Latihan Paced Breathing untuk Lansia dengan Gangguan Tidur dalam Optimalisasi Kualitas Tidur di Desa Sanur, Bali Wulandari, Sarah Kartika; Sri Wahyuningsih, Luh Gde Nita; Kusuma, Made Dian Shanti; Sandra Putra, I Putu Gde Yudara
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23894

Abstract

ABSTRAK Jumlah lanjut usia (lansia) pun meningkat yang diikuti oleh beberapa kondisi dan keluhan tentang kebutuhan perawatan lansia. Kondisi ini merujuk pada perubahan kebutuhan dan permintaan akan pemenuhan beberapa kondisi lansia. Gangguan pola tidur juga dilaporkan menjadi gangguan pemenuhan kebutuhan dasar lansia yang sering terjadi. Kualitas tidur yang buruk ditemukan pada lansia yang ada di Banjar Tegal Asah, Sanur. Sehingga dilakukan pengabdian kepada masyarakat berupa Posyandu lansia dan dilanjutkan dengan pace breathing dari tim ITEKES Bali yang beranggotakan dosen dan juga mahasiswa. Meningkatkan relaksasi secara sederhana pada kelompok lansia dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas tidur lansia. Latihan paced breathing dilakukan setelah Posyandu dengan demonstrasi oleh tim dan dilakukan evaluasi menggunakan instrument PSQI (Pittsburg Sleep Quality Index). Kegiatan pengabdian ini melibatkan 27 orang lansia di Banjar Tegal Asah, Sanur. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator yang telah dilatih sebelumnya. Pada 27 lansia yang mengikuti kegiatan memperlihatkan kondisi kualitas tidur yang membaik sebanyak 5 orang (18,5%) dan yang masih memiliki kualitas tidur yang kurang baik sebanyak 22 orang (82,5%). Walaupun demikian lansia yang telah mampu melakukan paced breathing dengan baik sebanyak 17 orang (63%). Evaluasi dilakukan dalam 1 bulan setelah kegiatan pengabdian. Paced breathing dapat digunakan untuk menanggulangi gangguan tidur. Namun pelaksanaannya belum bisa optimal karena beberapa lansia membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Kata Kunci: Gangguan Tidur, Lansia, Paced Breathing, Relaksasi.  ABSTRACT The number of elderly people is increasing followed by several conditions and complaints about the need for elderly care. This condition refers to changes in the needs and demands for the fulfillment of several elderly conditions. Sleep pattern disorders are also reported to be a frequent disruption in fulfilling the basic needs of the elderly. Poor sleep quality was found in the elderly in Banjar Tegal Asah, Sanur. Therefore, community service was carried out in the form of Posyandu for the elderly and continued with paced breathing by the ITEKES Bali team consisting of lecturers and students. To increase simple relaxation in the elderly group and is expected to improve the quality of sleep for the elderly. Paced breathing exercises were carried out after Posyandu with demonstrations by the team and were evaluated using the PSQI (Pittsburg Sleep Quality Index) instrument. This community service activity involved 27 elderly people in Banjar Tegal Asah, Sanur. The activity was carried out by involving students as facilitators who had been previously trained. Of the 27 elderly who participated in the activity, 5 people (18.5%) showed improved sleep quality and 22 people (82.5%) still had poor sleep quality. However, 17 (63%) of the elderly were able to perform paced breathing successfully. An evaluation was conducted one month after the community service activity. Paced breathing can be used to address sleep disorders. However, its implementation is not yet optimal because some elderly require time to adjust. Keywords: Sleep Disorders, Elderly, Paced Breathing, Relaxation.
Penguatan Karakter Kepemimpinan Siswa melalui Pengembangan Keterampilan Wicara Publik di MAN 2 Kota Jambi Munandar, Aris; Khafi, Syasabila; Alhakim, Muhammad Farhan; Andriansyah, Faisal; Nafilah, Nada; Ramadania, Redinta; Husni, Tiara Chintya; Hidayat, Rara Saphira; Febriyanti, Feby; Muhammad, Fadil
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23883

Abstract

ABSTRAK Kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan penting yang mendukung pengembangan karakter kepemimpinan di kalangan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan yang komunikatif melalui pelatihan wicara publik bagi siswa MAN 2 Kota Jambi. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan gagasan di depan publik, yang berdampak pada kurang optimalnya potensi kepemimpinan mereka. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pelatihan partisipatif (participatory training) menggunakan model learning by doing, yang terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta mengikuti pemaparan materi, praktik berbicara, serta diskusi interaktif dengan narasumber. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam hal kepercayaan diri, penyusunan gagasan yang terstruktur, dan keterampilan berbicara di depan umum. Peserta juga lebih memahami pentingnya komunikasi efektif dalam menjalankan peran kepemimpinan di lingkungan sekolah. Hasil dari pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter kepemimpinan komunikatif dan direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dalam bentuk program pengembangan diri siswa. Kata Kunci: Penguatan Karakter, Kepemimpinan Siswa, Pengembangan Keterampilan, Wicara Publik, MAN 2 Kota Jambi.  ABSTRACT Public speaking is an essential skill that supports the development of leadership character among students. This community service activity aimed to enhance communicative leadership competence through public speaking training for students of MAN 2 Kota Jambi. The activity was motivated by the low level of students’ confidence in expressing ideas in public, which hinders the optimal development of their leadership potential. The program was carried out using a participatory training approach with a learning by doing model, consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. Participants attended material presentations, practiced public speaking, and engaged in interactive discussions with the facilitators. The results showed an improvement in students’ confidence, structured idea formulation, and public speaking skills. Participants also demonstrated a better understanding of effective communication as a key aspect of leadership within the school environment. The result of training had a positive impact on building communicative leadership character and is recommended to be continued as a sustainable self-development program for students. Keywords: Character Building, Student Leadership, Skills Development, Public Speaking; Man 2 Kota Jambi.
Pengelolaan Sampah yang Produktif bagi Masyarakat Kelurahan Sukamentri Kabupaten Garut Rosidin, Udin; Shalahuddin, Iwan; Yamin, Ahmad; Lukman, Mamat
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23325

Abstract

ABSTRAK Indonesia saat ini menghadapi berbagai masalah kesehatan masyarakat seperti muncul penyakit infeksi baru serta munculnya kembali penyakit infeksi lama, penyakit menular yang belum tertangani secara optimal, dan peningkatan jumlah kasus penyakit tidak menular (PTM).  Permasalahan tersebut, dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor perilaku dan faktor lingkungan.  Selain itu munculnya permasalahan kesehatan juga diakibatkan oleh kondisi demografi seperti persoalan sampah. Hasil survey yang dilaksanakan di Kelurahan Sukamentri, menunjukan ibu rumah tangga yang membuang sendiri ke TPS sebanyak 61.5%, dibuang ke sungai sebanyak  11.8%, ditimbun sebanyak 0.1%,dibakar sendiri sebanyak 2.4%, dan diangkat petugas sebanyak  24.2%.  Terkait data pemilahan sampah rumah tangga sebanyak 91.6 % tidak melakukan pemilahan sampah dirumah tangganya. Hal itu terjadi dikarenakan rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku pengelolaan sampah yang produktif di Kelurahan Sukamentri. Metode kegiatan yang digunakan adalah edukasi kesehatan masyarakat tentang perilaku pengelolaan sampah yang produktif. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 76 orang ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai hasil prestest sebesar 42,7 poin dan rata rata nilai posttest sebesar 67,9 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 25,2 poin. Rencana tidak lanjut yang disepakati adalah memotivasi masyarakat untuk bergabung dengan bank sampah yang ada di Kelurahan Sukamentri.                                                                                                                                          Kata Kunci: Edukasi, Pengelolaan Sampah Produktif, Masyarakat.  ABSTRACT Introduction. Indonesia currently faces various public health problems such as the emergence of new infectious diseases and the re-emergence of old infectious diseases, infectious diseases that have not been optimally handled, and an increase in the number of non-communicable diseases (NCDs). These problems are influenced by various factors, including behavioral and environmental factors. In addition, the emergence of health problems is also caused by demographic conditions such as waste issues. The results of a survey conducted in Sukamentri Village, showed that 61.5% of housewives disposed of their own waste at the TPS, 11.8% threw it into the river, 0.1% buried it, 2.4% burned it, and 24.2% were collected by officers. Regarding household waste sorting data, 91.6% did not sort waste in their households. This occurred due to low public knowledge and awareness of the importance of health. The purpose of this activity was to increase public knowledge about productive waste management behavior in Sukamentri Village. The activity method used was public health education about productive waste management behavior. The number of participants who attended was 76 housewives. The results of the activity showed an average pre-test score of 42.7 points and an average post-test score of 67.9 points. The conclusion was that there was a 25.2 point increase in knowledge after the health education. The agreed-upon follow-up plan is to motivate the community to join the waste bank in Sukamentri Village. Keywords: Education, Productive Waste Management, Community.
Pelatihan Penyusunan Media Ajar Kurikulum Merdeka Pada Guru di Kabupaten Pesawaran Maydiantoro, Albet; Jaya, M. Thoha Sampurna; Saputra, Cheri; Maftuchin, Maftuchin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.20165

Abstract

ABSTRAK Pelatihan Penyusunan Media Ajar Kurikulum Merdeka pada Guru di Kabupaten Pesawaran bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi pendidik untuk mengadaptasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan potensi peserta didik, serta mengedepankan pendekatan yang lebih fleksibel dan kontekstual. Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Pesawaran, dengan materi yang mencakup teori dan praktik penyusunan media ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Hasil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi dalam penyusunan media ajar, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesawaran. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Media Ajar, Pelatihan.  ABSTRACT The Independent Curriculum Teaching Media Preparation Training for Teachers in Pesawaran Regency aims to improve teachers' understanding and skills in designing and developing learning media that are in accordance with the principles of the Independent Curriculum. The Independent Curriculum provides freedom for educators to adapt learning according to the needs and potential of students, and prioritizes a more flexible and contextual approach. This training was attended by teachers from various schools in Pesawaran Regency, with materials covering the theory and practice of preparing teaching media based on the Independent Curriculum. The results of the training are expected to improve teachers' abilities in creating learning media that are interesting, interactive, and relevant to students' needs. In addition, this training also aims to strengthen teachers' competence in utilizing technology in preparing teaching media, as well as improving the quality of education in Pesawaran Regency. Keywords: Independent Curriculum, Teaching Media, Training.
Persiapan Kehamilan dan Gizi Seimbang pada Wanita Usia Subur Marwati, Marwati; Handayani, Bekti; Octavianti, Maria; Moedjiherwati, Trijani; Murphi, Maghfiroh Realis; Minatik, Alfa; Silvi, May; Sitaturrohmah, Sitaturrohmah; Kurnia, Anti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23734

Abstract

ABSTRAK Perencanaan kehamilan memiliki peran penting bagi keluarga untuk mewujudkan kehamilan yang sehat serta menghasilkan anak yang berkualitas. Berdasarkan hasil wawancara dengan puskesmas setempat terlihat bahwa masih banyak pasangan usia subur yang belum memahami tentang persiapan kehamilan dan pentingnya gizi seimbang. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat, terutama para ibu hamil dan menyusui, mengenai perlunya asupan gizi seimbang bagi pasangan usia subur.  Selain itu, muncul pula permasalahan berupa gangguan pertumbuhan pada bayi dan balita (stunting) yang terjadi akibat kurangnya kesiapan saat memasuki masa kehamilan. Pemberdayaan Wanita usia subur terkait peningkatan pengetahuan dalam Upaya merencakan kehamilan yang sehat sehingga dapat melahirkan anak dengan status Kesehatan yang optimal. pretest dan post test, ceramah, diskusi dan pemberian Pendidikan Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari. Kegiatan ini diikuti oleh 30 wanita usia subur. terdapat peningkatakan pengetahuan peserta setelah diberikan Pendidikan Kesehatan tentang perencanaan kehamilan dan gizi seimbang pada Wanita usia subur. Melalui penyuluhan dan diskusi interaktif, peserta memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya merencanakan kehamilan secara matang untuk mewujudkan kehamilan dan persalinan yang aman serta mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Kata Kunci: Perencanaan Kehamilan, Gizi Seimbang, Wanita Usia Subur.   ABSTRACT Pregnancy planning plays an important role for families in achieving a healthy pregnancy and producing high-quality children. Based on interviews with local health centers, it appears that many couples of childbearing age still do not understand pregnancy preparation and the importance of balanced nutrition. This is due to a lack of understanding among the community, especially pregnant and breastfeeding mothers, about the need for balanced nutrition for couples of childbearing age. In addition, there are also problems such as growth disorders in infants and toddlers (stunting) that occur due to a lack of preparation when entering pregnancy. To empower women of childbearing age by increasing their knowledge on healthy pregnancy planning so that they can give birth to children with optimal health. pre-test and post-test, lectures, discussions, and health education. This activity was carried out over 1 day. This activity was attended by 30 women of childbearing age. There was an increase in participants' knowledge after being given health education about pregnancy planning and balanced nutrition for women of childbearing age. Through counseling and interactive discussions, participants gained an increase in knowledge about the importance of careful pregnancy planning to achieve safe pregnancy and childbirth and to prepare a healthy and high-quality generation. Keywords: Pregnancy Planning, Balanced Nutrition
Edukasi Kudapan Dash Diet sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi Ningsih, Retno Wahyu; Darni, Joyeti; Laraeni, Yuli; Atmaja, Hadi Kusuma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23378

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Penderita hipertensi bisa mengontrol tekanan darahnya dengan cara melakukan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Kader posyandu sebagai perpanjangan tangan Puskesmas, diharapkan dapat berperan dalam pencegahan hipertensi melalui pengenalan selingan/kudapan diet DASH. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu tentang hipertensi dan kudapan DASH diet sebagai upaya pencegahan hipertensi. Metode pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan demonstrasi Kudapan DASH diet dengan pemberian ceramah untuk menjelaskan teori hipertensi, demonstrasi pembuatan Kudapan DASH diet, diskusi dan tanya jawab interaktif dengan ibu kader posyandu, penggunaan media modul, serta kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader. Pengetahuan sebelum penyuluhan dengan skor benar 60 sebanyak 0%, 60-80 sebanyak 42,85% dan 80 sebanyak 57,15%. Setelah pelaksanaan penyuluhan, pengetahuan mulai meningkat dibuktikan dengan skor 80 sebanyak 7 responden (100%). Dalam hal ini terdapat peningkatan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar dan mendapat antusias yang baik dari kader posyandu dan adanya peningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan kudapan DASH diet pada  kader posyandu sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kata Kunci: Edukasi, Hipertensi, Kudapan DASH Diet.  ABSTRACT Hypertension is a risk factor for cardiovascular disease and remains a major health problem in Indonesia. Hypertension sufferers can control their blood pressure by following the DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) diet. Integrated service post (Posyandu) cadres, as extensions of community health centers (Puskesmas), are expected to play a role in hypertension prevention by introducing DASH diet snacks. To increase the knowledge and understanding of Posyandu cadres about hypertension and DASH diet snacks as a hypertension prevention effort. Community service methods include DASH diet snack counseling and demonstrations. This includes lectures explaining the theory of hypertension, demonstrations on how to make DASH diet snacks, interactive discussions and QA sessions with Posyandu cadre mothers, the use of module media, and pre- and post-test questionnaires to measure the increase in cadre knowledge. Knowledge before counseling with a correct score of 60 was 0%, 60-80 was 42.85%, and 80 was 57.15%. After the counseling session, knowledge began to increase, as evidenced by a score of 80 for 7 respondents (100%). This indicates an increase in knowledge after the counseling session. The community service activities ran smoothly and received positive response from the integrated health post (Posyandu) cadres. Knowledge about hypertension and DASH diet snacks increased among Posyandu cadres before and after the education session. Keywords: Education, Hypertension, DASH Diet Snacks
Program E-Growth Lalin (Latihan dan Konseling) sebagai Upaya untuk Meningkatkan Pemberdayaan Pengurus Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Anak Berkebutuhan Khusus Barokah Al Tarbiyah Bustam, Ika Guslanda; Suzanna, Suzanna; Lonando, Paray Theo; Allisyah, Sandrian; Faizal, Kgs Muhammad
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.22984

Abstract

ABSTRAK Stimulasi yang diberikan salah satunya berupa latihan (exercise) melalui kegiatan bermain dan latihan koordinasi dan psikoedukasi. Terdapat kendala yang dirasakan oleh pengurus dan pengajar PKBM. Program stimulasi belajar antara latihan dan konseling yang diberikan pada anak masih berjalan terpisah belum terintegrasi secara komprehensif yang bermanfaat untuk memudahkan pengurus dan pengajar memantau kemajuan dan perkembangan tumbug kembang setiap anak. Selain itu, dokumentasi catatan laporan hasil dan evaluasi stimulasi dan perkembangan fisik dan emosional anak masih dilakukan secara manual, menggunakan buku dan catatan kertas, yang tentunya menyulitkan pengelolaan dan pemantauan perkembangan anak secara lebih efektif. Kegiatan pengembangan khususnya program stimulasi selama ini masih dikelola secara terpisah dan belum terorganisasi dan terintregrasi dengan baik menggunakan sistem komputer. Tujuan dari pengabdian ini yaitu membantu peningkatan pelayanan kemampuan pengelola dan pengajar dalam pelakasannan program stimulasi latihan dan konseling melalui pemanfaatan teknologi informasi. Enam langkah metode pelaksanaan yang dilakukan mulai dari sosialisasi E-Growth Counselling: LALIN (Latihan dan Konseling), pengenalan teknologi dan uji coba sistem, pelatihan dan pendampingan stimulasi latihan, pelatihan dan pendampingan, penerapan teknologi dan evaluasi program. Terdapat Peningkatan pada Hasil yang didapat Kemampuan manajemen pengelolaan program stimulasi meningkat menjadi 88% dengan E-Growth Counselling: LALIN (Latihan dan Konseling) Pengetahuan dan keterampilan pengelola dalam melakukan program konseling menigkat menjadi 95% dan pada program latihan meningkat menjadi 89%. E-Growth Counselling: LALIN (Latihan dan Konseling) mampu meningkatkan kemampuan pengelola dan pengajar dalam pelakasannan program belajar, hal ini sejalan dengan output utama yaitu pemberdayaan pengelola. Kata Kunci: E-Growth Counselling, Pengelola, Pemberdayaan, Fisioterapi, Tumbuh Kembang.   ABSTRACT One of the stimulations provided is in the form of exercises through play activities and coordination and psychoeducation training. There are obstacles felt by the administrators and teachers of PKBM. The learning stimulation program between the exercises and counseling given to children is still running separately and has not been comprehensively integrated which is useful for making it easier for administrators and teachers to monitor the progress and development of each child's growth and development. In addition, documentation of reports on the results and evaluation of stimulation and physical and emotional development of children is still done manually, using paper books and notes, which certainly makes it difficult to manage and monitor child development more effectively. Development activities, especially stimulation programs, have so far been managed separately and have not been well organized and integrated using a computer system. The purpose of this community service is to help improve the service capabilities of administrators and teachers in implementing stimulation training and counseling programs through the use of information technology. Six steps of implementation methods are carried out starting from the socialization of E-Growth Counseling: LALIN (Training and Counseling), introduction of technology and system trials, training and mentoring of stimulation training, training and mentoring, application of technology and program evaluation. There is an increase in the results obtained. The management ability of managing stimulation programs increased to 88% with E-Growth Counseling: LALIN (Training and Counseling). The knowledge and skills of managers in conducting counseling programs increased to 95% and in training programs increased to 89%. E-Growth Counseling: LALIN (Training and Counseling) is able to improve the ability of managers and teachers in implementing learning programs, this is in line with the main output, namely empowering managers. Keywords:  E-Growth Counseling, Management, Empowerment, Physiotherapy, Growing And Developing.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue