cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Perilaku Ibu Dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi di Era Digital di Desa Tri Jaya Kecamatan Sungai Bahar Jambi Ariati, Ucik; Paninsari, Debora; Mawati, Tia; Lubis, Yusniati; Juniyanti, Yustina
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20349

Abstract

ABSTRACT Monitoring children's growth and development is one of the important aspects in ensuring that children grow up healthy, smart, and optimal. Good child development is the main foundation for children's physical, mental and social health in the future. The purpose of this study was to determine the behavior of mothers in monitoring infant growth and development in the digital era. The type of research used is quantitative using an analytical observational design research design with a cross sectional approach. This research was conducted in Tri Jaya Village, Sungai Bahar District, Jambi. The population in this study were all mothers who had children 0-12 months as many as 55 people. The technique of taking subjects using total sampling of 55 people. The data collection method used was to use questionnaires and observation sheets that were prepared to measure variables. Variables measured behavior and growth and development of children 0-12 months. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the study explained that there was a relationship between maternal behavior and infant growth and development in the digital era (P = 0.002),. The conclusion of this study is that there is a relationship between maternal behavior and infant growth and development in the digital era.  Keywords: Behavior, Growth and Development, Baby, Digital Era  ABSTRAK Pemantauan tumbuh kembang anak merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan optimal. Tumbuh kembang anak yang baik menjadi fondasi utama bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial anak di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku ibu dalam pemantauan tumbuh kembang bayi di era digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Tri Jaya Kecamatan Sungai Bahar Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki anak 0-12 bulan sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 55 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur perilaku dan tumbuh kembang anak 0-12 bulan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan perilaku ibu dengan tumbuh kembang bayi di era digital (P=0,002),. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan perilaku ibu dengan tumbuh kembang bayi di era digital.  Kata Kunci: Perilaku, Tumbuh Kembang, Bayi, Era Digital.
Hubungan Vitamin D dengan Kontrol Glikemik Menurut HBA1C Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 1 dan 2 Negara, Tahta Rajesa Bihi Jaya Putra; Novitasari, Diana
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.13219

Abstract

ABSTRACT Vitamin D is a fat-soluble secosteroid hormone. It is currently believed that vitamin D has many extraskeletal effects, one of which is related to glucose homeostasis. It has been found that vitamin D deficiency is associated with higher HbA1c levels, increased incidence of DM and decreased glycemic control in DM sufferers. The aim of the current systematic review was to evaluate the effect of vitamin D supplementation on HbA1c. This research is a literature review. A study search was carried out on databases such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, and ResearchGate. The included studies were those published within the last 5 years. In a number of studies, it has been observed that serum 25-OH D levels are significantly lower in diabetic patients than in healthy people. It was found that there was an inverse relationship between blood vitamin D levels and HbA1c levels, with low serum vitamin D resulting in greater HbA1c and worse glycemic control. It has also been discovered that low serum vitamin D levels are linked to the development of diabetes complications such DKD and CVD.  High-dose, short-term vitamin D treatment was found to be the most effective for glycemic control. The effectiveness of vitamin D supplementation in glycemic management, however, cannot be established due to inconsistent research findings. Keywords: Vitamin D, Type 1 Diabetes Mellitus, Type 2 Diabetes Mellitus, Hba1c  ABSTRAK Vitamin D adalah hormon secosteroid larut kemak yang saat ini diyakini bahwa vitamin D memiliki banyak efek ekstraskeletal, salah satunya adalah terkait homeostasis glukosa. Telah ditemukan bahwa defisiensi vitamin D dikaitkan dengan kadar HbA1c yang lebih tinggi, peningkatan kejadian DM dan penurunan kontrol glikemik pada penderita DM. Tujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi vitamin D terhadap HbA1c. Penelitian ini adalah literature review. Pencarian studi dilakukan pada database berupa PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dan ResearchGate dengan kata kunci diabetes mellitus, vitamin D, HbA1c, dan glycemic control. Studi-studi yang diinklusikan adalah yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir.   Dalam sejumlah penelitian, telah diamati bahwa kadar serum 25-OH D secara signifikan lebih rendah pada pasien diabetes dibandingkan pada orang sehat.  Kadar HbA1c ditemukan berbanding terbalik dengan kadar vitamin D serum, dimana vitamin D serum yang rendah akan menghasilkan HbA1c yang lebih tinggi, mengartikan bahwa kontrol glikemik lebih buruk. Vitamin D serum rendah juga telah ditemukan berhubungan dengan munculnya komplikasi DM seperti DKD dan PJK. Suplementasi vitamin D ditemukan paling baik untuk kontrol glikemik bila diberikan diberikan dalam dosis tinggi dan jangka pendek. Namun, belum dapat dipastikan bahwa suplementasi vitamin D efektif dalam kontrol glikemik karena hasil penelitian yang masih bertentangan. Kata Kunci: Vitamin D, Diabetes Mellitus Tipe 1, Diabetes Mellitus Tipe 2, Hba1c
Pengaruh Suntik Kb 3 Bulan Terhadap Peningkatan Berat Badan Karyawan Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Mudalifah, Mudalifah; Futriani, Elfira Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.14660

Abstract

ABSTRACT Changes in weight gain are a side effect of using contraception. The effect of weight gain is because the hormones contained can facilitate the conversion of carbohydrates and sugar into fat and stimulate the appetite control center in the hypothalamus which causes the acceptor to eat more than usual. The aim of this research was to determine the effect of 3-month contraceptive injections on the weight gain of employees at Mekar Sari Hospital, Bekasi. The research approach used in this research is cross-sectional. The population in this study was 62 Mekar Sari employees who used 3-month contraceptive injections. The sample in this study was 62 people. The sampling technique is total sampling. Researchers used the Chi Square test. The results of the study showed that of the 62 respondents, more than half (60%) used 3-month contraceptive injections for >1 year and more than half (67%) experienced weight gain. The chi–square test results show a p value = 0.010< α= 0.05. There is an effect of using 3-month injectable contraceptives on the increase in body weight of 3-month injectable contraceptive acceptors among Mekar Sari Hospital employees. Advice for mothers who want to become family planning acceptors to be wiser in determining the type of contraception to use. Pay attention to the benefits, advantages and side effects of the contraception you will use. Keywords: 3 Month Injectable Birth Control, Weight Loss, Employee  ABSTRAK Perubahan peningkatan   berat   badan   adalah   efek   samping   dari    pemakaian kontrasepsi. Efek penambahan berat badan disebabkan karena hormon yang terkandung dapat mempermudah   perubahan   karbohidrat   dan   gula   menjadi   lemak   serta   merangsang   pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus yang menyebabkan akseptor makan lebih banyak dari biasanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Suntik KB 3 Bulan Terhadap Peningkatan Berat Badan Karyawan RS Mekar Sari Bekasi. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan mekar sari yang menggunakan suntik KB 3 bulan sebanyak 62 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang. Teknik penentuan sampel dengan total sampling. Peneliti menggunakan uji Chi Square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 62 responden lebih dari sebagian (60%)penggunaan KB suntik 3 bulan >1 tahun dan lebih dari sebagian (67%) yang mengalami kenaikan berat badan. Hasil uji chi– square menunjukkan nilai p =0,010< α= 0,05. Ada pengaruh penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan akseptor KB suntik 3 bulan pada karyawan RS Mekar Sari. Saran bagi ibu yang ingin menjadi akseptor KB agar lebih bijak dalam menentukan jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Perhatikan manfaat, kelebihan dan efek samping kontrasepsi yang akan digunakan.                                                                                    Kata Kunci: KB Suntik 3 Bulan, Berat Badan, Karyawan 
Analisis Intensi Konsumsi Tablet FE Pada Ibu Hamil di Puskesmas Metro Kota Metro Provinsi Lampung Ayati, Tri; Hermawan, Dessy; Angelina, Christin
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.14050

Abstract

ABSTRACT During pregnancy, iron requirements increase by 25% compared to non-pregnant women. Anemia in pregnancy is a risk factor for poor birth outcomes. Adequate iron supplementation in pregnancy is currently the most common and appropriate strategy for controlling iron deficiency anemia during pregnancy. The success of iron supplementation depends on whether pregnant women adhere to taking Fe tablets or not. Compliance in consuming TTD is a form of behavior so that the tendency to comply with regular TTD consumption can be analyzed using behavioral theory. One of the behavioral theories that can be used is the Theory of Planned Behavior (TPB). Based on the background above, researchers are interested in conducting an analysis of pregnant women's intentions to consume Fe tablets, especially at the Kota Metro Health Center. The type of research used in this research is quantitative analysis with a cross sectional design. The sample used in this research was 89 pregnant women in the working area of the Kota Metro Health Center. Data analysis used the Chi-Square test and multivariate binary logistic regression analysis. The results of Chi Square analysis show that there is a significant relationship between behavioral intention and attitude toward behavior (p-value=0.003; OR=3.696; 95% CI=1.521 - 8.981), subjective norm (p-value=0.000; OR=4.889; 95 % CI= 1.947-12.271), and perceived behavioral control was (p-value=0.001; OR=4.978; 95% CI=1.952 - 12.692). The results of the binary logistic regression analysis show that the attitude towards the behavior variable has a significant effect on the behavioral intention variable (P=0.011<0.05 with an Exp(B) value of 3.655). The attitude towards the behavior has a significant effect on the behavioral intention of Ferrous Sulfat consumption in Pregnant Women in Kota Metro Health Center. Keywords: Ferrous Sulfat Tablets, Pregnant Women, Theory of Planned Behavior ABSTRAK Pada saat hamil, kebutuhan zat besi meningkat 25% dibandingkan ibu tidak hamil. Anemia pada kehamilan memiliki faktor risiko untuk terjadinya hasil luaran persalinan yang buruk. Kecukupan suplementasi zat besi dalam kehamilan saat ini merupakan strategi yang paling umum dan tepat untuk mengendalikan anemia defisiensi besi selama kehamilan. Keberhasilan suplementasi zat besi bergantung pada patuh tidaknya ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Kepatuhan dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan suatu bentuk perilaku sehingga kecenderungan untuk patuh dalam konsumsi TTD secara teratur dapat dianalisis menggunakan teori perilaku. Teori perilaku yang dapat digunakan salah satunya adalah Theory of Planned Behavior (TPB). Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk melakukan analisis mengenai intensi ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe khususnya di Puskesmas Metro Kota Metro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif analisis dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Metro Kota Metro sebanyak 89 orang. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat regresi logistik biner. Hasil analisis Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara behavioral intention dengan attitude toward behavior (p-value=0,003; OR=3,696; 95% CI=1,521 - 8,981), subjective norm (p-value=0,000; OR=4,889; 95% CI= 1,947-12,271), dan perceived behavioral control sebesar (p-value=0,001; OR=4,978; 95% CI=1,952 - 12,692). Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan variabel attitude towards the behavior signifikan berpengaruh terhadap variabel behavioral intention (P=0,011< 0,05 dengan nilai Exp(B) 3,655). Attitude towards the behavior merupakan faktor yang paling mempengaruhi niat ibu hamil dalam mengkonsumsi TTD. Kata Kunci: Tablet Tambah Darah, Ibu Hamil, Theory Planned Behavior
Pengaruh Metode Diskusi terhadap Pengetahuan Masyarakat Tentang DBD di Kabupaten Magetan Tahun 2022 Khofifah, Nurul Alif; Martini, Santi; Purnomo, Agoes Yudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.10916

Abstract

ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the endemic diseases in Magetan caused by the dengue virus and transmitted by the Aedes sp mosquito vector and is strongly influenced by the environment and behavior of the community. Based on the results of the analysis of health problems, DHF in Magetan Regency is still high due to the lack of effective counseling methods. This study aims to determine the effect of the discussion method in increasing DHF knowledge in the community. This research is an analytical quantitative research with a pre-experimental design method with a one group pre-test post-test research design. This research was conducted among the people in Soco Village and Taji Village using a sampling technique, namely a total sampling of 35 participants in Soco Village and 60 people in Taji Village. Data collection used a questionnaire containing statements about DHF by ticking the correct statement. The results showed a significant difference with sig 0.000 in Soco Village and Taji Village. The increase in knowledge can be seen from the t value in Soco Village the Pre-test score (50.388) is lower than the Post-test (67.633) and in Taji Village the Pre-test t value (75.139) increases in the Post-test (98.124). The discussion method in increasing knowledge of DHF has an influence on increasing knowledge and is expected to increase early awareness of DHF in the community. Keywords: DHF, Discussion Method, Education, Counseling  ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit endemis yang ada di Magetan yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes sp dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan perilaku dari masyarakat. Berdasarkan hasil analisis masalah kesehatan, DBD di Kabupaten Magetan masih tinggi karena kurang efektifnya metode penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode diskusi dalam meningkatkan pengetahuan DBD di Masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan metode pre-experimental design dengan rancangan penelitian adalah one group pre-tes post-test. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat di Desa Soco dan Desa Taji dengan menggunakan teknik sampling yaitu total sampling sebanyak 35 peserta di Desa Soco dan 60 orang di Desa Taji. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi pernyataan mengenai DBD dengan mencentang pernyataan yang benar. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan sig 0,000 pada Desa Soco dan Desa Taji. Peningkatan pengetahuan terlihat dengan nilai t pada Desa Soco nilai Pre-test (50,388) lebih kecil daripada Post-test  (67,633) serta pada Desa Taji dengan nilai t Pre-test (75,139) meningkat pada Post-test (98,124). Metode diskusi dalam meningkatkan pengetahuan terhadap DBD memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dini terhadap DBD di masyarakat. Kata Kunci: DBD, Metode Diskusi, Edukasi, Penyuluhan 
Analisis Pengetahuan Ibu dengan Upaya Pencegahan Cedera Pada Anak Usia Toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Panjang Kota Bandar Lampung Natalia, Mutiara; Setiawati, Setiawati; Nirwanto, Nirwanto; Silvia, Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15628

Abstract

ABSTRACT Childhood, especially toddlerhood, is the peak of children's curiosity because their five senses are not aware of possible dangers. As a result, children at this age are vulnerable to dangers that can cause permanent accidents that the child must endure throughout his life. The highest proportion of places where injuries occur is in the home environment (59.38%). It is known that there is an analysis of the relationship between maternal knowledge and efforts to prevent injuries in toddler-aged children. This type of quantitative research uses a descriptive analytical design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers with toddler-aged children totaling 3,132 respondents with a sample size of 97 respondents. Sampling was taken using purposive random sampling technique by using the slovin formula. Based on research, it is known that of the 97 respondents who had poor knowledge, there were fewer efforts to prevent injuries, namely 47.6% and of the 97 respondents who had good knowledge, there were more efforts to prevent injuries, namely 85.1%. The results of the chi-square test obtained a value of p = 0.001 > a value = 0.05 odd ratio (OR) obtained a value = 5.2, so Ho was rejected, meaning it can be concluded that there is a significant relationship between maternal knowledge and efforts to prevent injuries in toddlers. There is a relationship between maternal knowledge and efforts to prevent injuries in toddler-aged children  Keywords: Mother's Knowledge, Injury, Toddler  ABSTRAK Waktu kanak-kanak, khususnya masa toddler, merupakan puncak keingintahuan anak-anak karena panca indra mereka tidak menyadari bahaya yang mungkin terjadi. Akibatnya, anak-anak pada usia ini rentan terhadap bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan permanen yang harus ditanggung oleh anak sepanjang usianya. Adapun urutan proporsi terbanyak untuk tempat terjadinya cedera yaitu di lingkungan rumah (59,38%). Diketahui analisis hubungan antara pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan cedera pada anak usia toddler. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini semua ibu yang memiliki anak usia toddler berjumlah 3.132 responden dengan jumlah sampel 97 responden. Pengambilan sampel dengan Teknik Purposive random sampling dengan menggunakan rumus slovin. Berdasarkan  penelitian diketahui bahwa dari 97 responden yang memiliki pengetahuan kurang baik, lebih sedikit upaya pencegahan cedera yaitu 47,6% dan responden memiliki pengetahuan baik , lebih banyak lebih banyak upaya pencegahan cedera yaitu 85,1 %.  Hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,001 >  nilai a = 0,05 odd ratio (OR) diperoleh nilai = 5,2 artinya dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Pengetahuan Ibu Dengan Upaya Pencegahan Cedera Pada Anak Usia Toddler. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan cedera pada anak usia toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Panjang Kota Bandar Lampung Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Upaya Pencegahan, Cedera, Toddler
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daging Buah Mangga (Mangifera Indica.L) Varietas Gedong Gincu Terhadap Kadar Asam Urat Tikus Putih Jantan yang Dibuat Hiperurisemia Brajawikalpa, Rama Samara; Herdwiyanti, Menik; Marfuati, Sri; Rahayu, Esa Giri; Pitaloka, Amalia Dwi Ayu; Albab, Arthur Ulil
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.12939

Abstract

ABSTRACT Indonesia has produced many new herbal medicines made from natural ingredients. One of them is the Mango (Mangifera indica L.) gedong gincu variety which has unique phytochemical content including high levels of vitamin C, flavonoids and antioxidants. Flavonoids are known to inhibit xanthine oxidase so they can be used as an alternative treatment for gout.  To analyze the effect of administering gedong gincu variety mango (Mangifera indica L.) extract on the uric acid levels of white rats that cause hyperuricemia.  This is experimental study with pre and post test research design and control group. using 25 male white rats (Rattus norvegicus) Sprague Dawley strain divided into 5 groups, as normal control group (KK1), positive control (KK2), control and 3 experimental groups (KP) received gedong gincu mango pulp extract with doses of 75, 150, and 300 mg/200grBW rats. The data was tested using a One way ANOVA and Post Hoc. There was a statistical difference between before and after being given gedong gincu mango extract from KP 1, KP 2, and KP 3 (p<0.05) and a decrease in uric acid levels (p<0.05) of 3.83, 4.084, and 4.248 mg/dl. Conclusion: There was a significant difference in the uric acid levels of the treatment groups, where gedong gincu mango peel extract at a dose of 300mg/200grBB had the most effective results compared to other doses. Keywords: Hyperuricemia, Mangifera Indica L, Extract of Gedong Gincu Mango Flesh  ABSTRAK Indonesia banyak melahirkan obat-obat herbal baru yang berbahan dasar dari alam. Salah satunya adalah Mangga (Mangifera indica L.) varietas gedong gincu yang memiliki kandungan fitokimia yang khas diantaranya, kandungan vitamin C, flavonoid dan antioksidan yang tinggi tinggi. Flavonoid diketahui dapat menghambat xantin oksidase sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan pada penyakit asam urat. Menganalisis pengaruh pemberian ekstrak buah mangga (Mangifera indica L.) varietas gedong gincu terhadap kadar asam urat tikus putih yang dibuat hiperurisemia. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian pre and post test with control group design dengan menggunakan 25 tikus Putih (Rattus norvegicus) jantan galur Sprague dawley yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol normal (KK1), kontrol positif (KK2), dan 3 kelompok perlakuan (KP) yang mendapat ekstrak daging buah mangga gedong gincu dengan dosis bertingkat 75, 150, dan 300 mg/200grBB tikus. Data diuji menggunakan uji one-way ANOVA dan post hoc. Terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan ekstrak buah mangga gedong gincu dari KP 1, KP 2, dan KP 3 secara statistik (p<0,05) dan penurunan kadar asam urat (p<0,05) sebesar 3,83, 4,084, dan 4,248 mg/dl. Terdapat perbedaan bermakna dari kadar asam urat kelompok perlakuan, dimana ekstrak kulit buah mangga gedong gincu dosis 300mg/200grBB memiliki hasil yang paling efektif dibandingkan dengan dosis lainnya. Kata Kunci: Hiperurisemia, Mangifera Indica L, Ekstrak Daging Buah Mangga Gedong Gincu
Hubungan Kadar HBA1C dan Insulin Puasa Terhadap Infeksi Saluran Kemih Pada Kelompok Lanjut Usia di Panti Santa Anna S, Donatila Mano; Atzmardina, Zita; Santoso, Alexander Halim; Nathaniel, Fernando; Kurniawan, Joshua; Wijaya, Dean Ascha; Kaminto, Eric Raditya; Syarifah, Andini Ghina; Ezra, Pasuarja Jeranding; Marcella, Agnes; Syachputri, Rifi Nathaznya
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.13510

Abstract

ABSTRACT Urinary tract infection (UTI) poses a serious concern in the elderly population, with approximately 25% of total infection cases in the geriatric group being UTIs. Diabetes mellitus stands as a leading cause of global morbidity and is associated with severe complications, including an increased risk of infections impacting the quality of life. Patients with diabetes face a twofold higher risk of mortality due to infections. Advanced age is also a risk factor for UTIs, influenced by factors such as uncontrolled diabetes. Measuring parameters such as fasting insulin and HbA1c levels is crucial for understanding correlation between diabetes and UTIs. HbA1c can reflect long-term glycemic control in diabetic patients. This cross-sectional study aims to investigate relationship between HbA1c and fasting insulin levels concerning the occurrence of UTIs in the elderly population, conducted at the Santa Anna Nursing Home in 2023. The study included 33 respondents with an average age of 72.88 years, predominantly comprising 24 female respondents (72.7%). The mean fasting insulin level was 12.46 mIU/mL, and HbA1c level was 5.97%. UTIs were diagnosed in 11 respondents (33.3%). The correlation analysis between these variables indicated no significant difference in the mean HbA1c levels between groups with or without UTIs (p = 0.955). However, a significant difference was observed in the mean fasting insulin levels between the two groups (p < 0.001). This finding is noteworthy as fasting insulin levels have a direct correlation with circulating blood glucose levels and formation of red blood cells, potentially influencing HbA1c levels. Further clarification is needed on how these three variables interact. Keywords: Elderly, Fasting Insulin, HbA1c, Urinary Tract Infection  ABSTRAK Infeksi saluran kemih (ISK) adalah masalah serius pada populasi lanjut usia, sekitar 25% dari total kasus infeksi pada kelompok geriatri adalah ISK. Diabetes melitus adalah penyebab utama morbiditas global dan berhubungan dengan komplikasi serius, termasuk risiko infeksi yang berdampak pada kualitas hidup. Pasien diabetes memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi untuk kematian akibat infeksi. Peningkatan usia juga merupakan faktor risiko untuk ISK, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti diabetes yang tidak terkontrol. Pengukuran parameter seperti insulin puasa dan HbA1c adalah kunci dalam memahami korelasi antara diabetes dan ISK. HbA1c dapat mencerminkan kontrol glikemik jangka panjang pada pasien diabetes. Penelitian potong lintang ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dan insulin puasa terhadap kejadian ISK pada kelompok lanjut usia yang dilakukan di Panti Lansia Santa Anna pada tahun 2023. Penelitian mengikutsertakan 33 responden dengan rata-rata usia 72,88 tahun dan didominasi oleh jenis kelamin perempuan  sebanyak 24 responden (72,7%). Rerata kadar insulin puasa sebesar 12,46 mIU/mL dan kadar HbA1c sebanyak 5,97%. Sebanyak 11 responden (33,3%) terdiagnosis ISK. Hasil korelasi antara kedua variabel tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam rerata kadar HbA1c antara kelompok dengan atau tanpa ISK (p = 0,955). Meskipun demikian, terdapat perbedaan signifikan dalam rerata kadar insulin puasa antara kedua kelompok (p < 0,001). Hal ini menjadi sebuah pertimbangan karena kadar insulin puasa memiliki korelasi langsung dengan jumlah gula yang beredar bebas dalam darah dan pembentukan sel darah merah yang dapat meningkatkan tingkat HbA1c. Diperlukan penjelasan lebih lanjut tentang bagaimana ketiga variabel ini berinteraksi. Kata Kunci: HbA1c, Infeksi Saluran Kemih, Insulin Puasa, Lanjut Usia
Hubungan Pemberian Mp-Asi Dini, Riwayat Penyakit Infeksi dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Tarigan, Sindi Klarita Br; Pinem, Senastrina; Maulani, Shindy; Siregar, Sumiani; Nababan, Tiarnida
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20146

Abstract

ABSTRACT Several factors influence undernutrition, namely maternal knowledge, infectious diseases, diet, family income, health services, family economy and family size. The purpose of this study was to determine the relationship of early complementary feeding, history of infectious disease and maternal knowledge with the incidence of malnutrition in infants aged 6-12 months. The type of research used was quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers and babies 6-12 months, totaling 75 people. The subject retrieval technique used total sampling of 75 people. The data collection method used was by using questionnaires and observation sheets that were prepared to measure variables. The variables measured were early complementary feeding, history of infectious diseases, knowledge, and the incidence of undernutrition in infants aged 6-12 months. Data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between early complementary feeding (P=0.008), history of infectious disease (P=0.014) and knowledge (P=0.001) of mothers with the incidence of malnutrition in infants aged 6-12 months. The conclusion of this study is that there is an association between early complementary feeding, history of infectious disease and maternal knowledge with the incidence of malnutrition in infants aged 6-12 months.  Keywords: Early complementary feeding, infectious disease, knowledge, undernutrition, infants.  ABSTRAK Beberapa faktor yang mempengaruhi gizi kurang yaitu pengetahuan ibu, penyakit infeksi, pola makan, pendapatan keluarga, pelayanan kesehatan, ekonomi keluarga dan jumlah keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu dan bayi 6-12 bulan di Klinik Klinik Pratama Medisca Heborig Kutabuluh yang berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 75 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah pemberian MP-ASI dini, Riwayat penyakit infeksi, pengetahuan, dan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan pemberian MP-ASI dini (P=0,008), riwayat penyakit infeksi (P=0,014) dan pengetahuan (P=0,001) ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan.  Kata Kunci: MP-ASI, Penyakit Infeksi, Pengetahuan, Gizi Kurang, Bayi.
Uji Aktivitas Ekstrak Metanol Daun Kirinyuh (Chromolaena Ododrata L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Jamilah, Siti; Prihandini, Yustin Ari; Wahyunita, Sari
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.11623

Abstract

ABSTRAK Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dapat dimanfaatkan untuk pengobatan secara tradisional sebagai penyembuhan luka, penyakit infeksi dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dari daun kirinyuh serta mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Uji skrining fitokimia meliputi flavonoid, alkaloid, fenol, saponin, steroid dan tanin. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran dengan menggunakan 5 seri konsentrasi yaitu 15%, 30%, 45%, 60% dan 100% dan kontrol positif klindamisin 2µg/disk, dan kontrol negatif menggunakan Na-CMC 0,5%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.)  positif mengandung flavonoid, fenol, alkaloid, steroid, saponin, dan tanin. Hasil uji menunjukan bahwa konsentrasi 15%, 30%, 45%, 60% dan 100% ekstrak metanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) termasuk dalam kategori zona hambat sedang dengan rata-rata zona hambat yaitu 6,41 mm; 6,86 mm; 7,16 mm; 7,97 mm; dan 9,35mm. Analisis data uji Mann Witney memiliki adanya perbedaan aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dengan konsentrasi 15%, 60% dan 100% terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan kategori sedang. Kata Kunci: S. epidermidis, Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.), Ekstak Metanol, Antibakteri.  ABSTRACT Kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) can be used for traditional medicine as wound healing, infectious diseases and antibacterial. The purpose of this study was to determine the chemical compound content of kirinyuh leaves and to determine the antibacterial activity of methanol extract of kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) against Staphylococcus epidermidis bacteria. Phytochemical screening tests include flavonoids, alkaloids, phenols, saponins, steroids and tannins. Antibacterial activity testing was carried out using the well-diffusion method using 5 series of concentrations namely 15%, 30%, 45%, 60% and 100% and the positive control was clindamycin 2µg/disk, and the negative control was using 0.5% Na-CMC. The results of the phytochemical screening showed that the methanol extract of kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) positively contained flavonoids, phenols, alkaloids, steroids, saponins and tannins. The test results showed that the concentrations of 15%, 30%, 45%, 60% and 100% of the methanol extract of kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) were included in the medium inhibition zone category with an average inhibition zone of 6.41 mm; 6.86mm; 7.16mm; 7.97mm; and 9.35mm. Analysis of Mann Witney test data showed differences in antibacterial activity of methanol extract of kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) with concentrations of 15%, 60% and 100% against Staphylococcus epidermidis bacteria in the medium category. Keywords:  S.epidermidis, Kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.), Methanol Extract, Antibacterial.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue