cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Agrikultura
ISSN : 08532885     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrikultura terbit tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember), memuat artikel hasil penelitian dan kupasan (review) orisinal hasil dari penelitian yang sebagian telah dilakukan penulis, dan komunikasi singkat.
Arjuna Subject : -
Articles 433 Documents
Kajian Ketahanan Pangan Masyarakat di Sekitar Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura WAR): Studi Kasus Desa Wiyono Abidin, Zainal; Murniati, Ktut; Rufaidah, Erlina; Indriani, Yaktiworo
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.69945

Abstract

Kawasan hutan memiliki potensi sumber daya pangan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di sekitarnya. Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan umumnya memiliki interaksi yang tinggi dengan sumber daya alam setempat, namun kondisi ketahanan pangan rumah tangga mereka masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Desa Wiyono, Kabupaten Pesawaran, yang berada di sekitar kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman, merupakan salah satu wilayah dengan tingkat ketergantungan masyarakat yang cukup tinggi terhadap kawasan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi rumah tangga dan status ketahanan pangan masyarakat Desa Wiyono. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Agustus 2025 menggunakan pendekatan mixed method dalam bentuk studi kasus yang mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Analisis pola konsumsi rumah tangga dilakukan secara deskriptif kualitatif, sedangkan analisis status ketahanan pangan masyarakat mengacu pada matriks Johnson dan Toole. Penelitian melibatkan 60 rumah tangga responden yang bermukim di sekitar kawasan Tahura WAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran pangan mencapai 54% dari total pengeluaran rumah tangga per bulan, dengan rata-rata pengeluaran pangan sebesar Rp1.149.637 dan pengeluaran nonpangan sebesar Rp982.903. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tingkat kesejahteraan rumah tangga di sekitar kawasan Tahura WAR masih relatif rendah. Analisis status ketahanan pangan menunjukkan bahwa sebanyak 26% rumah tangga tergolong tahan pangan, 15% rentan pangan, 12% rawan pangan, dan 37% kurang pangan. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi ketahanan pangan masyarakat Desa Wiyono berada pada kategori yang memprihatinkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pendampingan melalui peningkatan literasi pangan dan gizi masyarakat dengan menekankan pemanfaatan sumber pangan lokal yang tersedia di kawasan sekitar hutan.
A Circular Bioresource Approach: Converting Water Hyacinth into Compost for Improved Soil Fertility and Yam Production in Tropical Wetlands Sari, Nukhak Nufita; Abduh, Andin Muhammad; Mulyawan, Ronny; Ellya, Hikma; Apriani, Rila Rahma; Nurlaila, Nurlaila; Masganti, Masganti; Yusran, Fadly Hairannoor
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.67916

Abstract

Tropical wetland ecosystems face challenges due to acidic soils, poor drainage, and fluctuating water levels, limiting soil fertility and agricultural productivity. However, the abundant biomass of water hyacinth (Eichhornia crassipes) offers a potential in-situ organic resource that can be recycled through composting, supporting a circular nutrient approach by returning nutrients from aquatic environments to agricultural soils. The objective of this research was to evaluate the effects of composted water hyacinth on soil chemical properties and crop performance of the Alabio water yam (Dioscorea alata L.) grown in tropical freshwater swamps. Water hyacinth compost with a C/N ratio of 15.55 and enriched with essential nutrients was applied at three rates: 30, 35, and 40 ton/ha, using a randomized block design. Soil chemical properties and tuber yield were analyzed by ANOVA and LSD tests, and regression analysis was performed to identify the key factors influencing yield.  The compost significantly improved soil total-N, total-P, and available-P, while increasing soil organic-C and cation-exchange capacity. The highest tuber yield, 7.4 kg/m², was obtained at the 40 ton/ha compost rate, representing a 21% increase compared with the lowest rate. Regression analysis (R² = 0.904) confirmed that soil available phosphorus was the primary determinant of yield improvement. This research provides empirical evidence that water hyacinth compost amendment can simultaneously enhance soil fertility and yam yield in tropical wetland systems.
Analisis Daya Saing dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Pala Indonesia di Negara Tujuan Utama Hakim, Baihaqi; Burhanuddin, Burhanuddin; Priatna, Wahyu Budi
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.67819

Abstract

Indonesia menguasai 75 persen produksi pala dunia, namun kinerja ekspornya menghadapi paradoks: nilai RCA sangat tinggi di pasar Eropa, tetapi 95 persen Notification of Non-Compliance (NNC) dari Uni Eropa akibat aflatoksin diterima oleh Indonesia. Paradoks ini mengindikasikan kesenjangan antara keunggulan komparatif terukur dan keberterimaan produk di pasar internasional yang memerlukan analisis komprehensif. Penelitian ini menganalisis daya saing dan faktor penentu ekspor pala utuh (HS 090811) dan pala bubuk (HS 090812) Indonesia ke sembilan negara tujuan utama selama 2014–2023, mengisi celah studi yang belum mengintegrasikan analisis statis (RCA), dinamis (EPD), klasifikasi potensi pasar (X-Model), dan determinan ekspor (regresi data panel) secara simultan dengan variabel SPS dan TBT bersamaan. Hasil menunjukkan RCA Indonesia konsisten >4 di seluruh negara tujuan; EPD mengidentifikasi Pakistan sebagai rising star untuk pala utuh, serta AS, Inggris, dan India untuk pala bubuk; X-Model memetakan prioritas pengembangan pasar secara strategis. Regresi panel menemukan harga ekspor berpengaruh negatif signifikan terhadap kedua produk, dan kebijakan SPS berpengaruh positif signifikan terhadap pala utuh melalui mekanisme compliance catalyst effect. Temuan ini menegaskan bahwa RCA tinggi tidak otomatis menjamin penerimaan pasar. Implikasi kebijakan meliputi penguatan penerapan SPS/TBT di sepanjang rantai pasok, peningkatan hilirisasi (produk pala bubuk bernilai tambah), dan diversifikasi pasar tujuan untuk mengurangi konsentrasi risiko ekspor.