cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4" : 11 Documents clear
PENGARUH KONSUMSI PISANG TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI DESA SINAR BANTEN KECAMATAN TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2017 Neneng Siti Lathifah; Ismiyeni Ismiyeni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.631

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya. Penanganan yang dapat dilakukan selain terapi farmakologis adalah dengan mempergunakan terapi non farmakologi atau terapi komplementer. Salah satu tindakan pencegahan untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan cara mengkonsumsi buah pisang. Tujuan penelitian adalah diketahui Pengaruh konsumsi pisang terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus tahun 2017.Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Talang Padang Kabupaten Tanggamus tahun 2017 sebanyak 769 orang pada bulan Februari 2017. Sampel 15 orang, Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian didapatkan bahwa Rata-rata tekanan darah sebelum pemberian pisang adalah 158, dengan SD 16.7. Rata-rata tekanan darah sesudah pemberian pisang adalah 127, dengan SD 82. Ada pengaruh konsumsi pisang terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus tahun 2017 (p value 0,000). Saran Bagi lansia dan masyarakat, bagi masyarakat maupun keluarga dapat menerapkan pengobatan herbal yang tepat untuk mengobati gejala hipertensi salah satunya mengkonsumsi pisang ambon agar menurunkan kadar tekanan darah tinggi, jadi bisa mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2017 Sunarsih Sunarsih
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.627

Abstract

Menstruasi adalah siklus alamiah setiap wanita, namun terdapat banyak kasus pada wanita terutama remaja yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat mengindikasikan adanya kelainan fungsi reproduksi. Berdasarkan data prasurvey yang dilakukan terhadap 20 mahasiswi DIII Kebidanan, terdapat 8 mahasiswi (40%) mengatakan siklus menstruasinya teratur, setelah dilakukan observasi lebih awal terhadap IMT responden,didapatkan IMT nya normal, sedangkan 12 mahasiswi (60%) mengatakan siklus menstruasinya tidak teratur, setetah dilakukan observasi lebih awal terhadap IMT responden, didapatkan rata-rata IMT responden underweight.Tujuan Penelitian Diketahui Hubungan Status Gizi Dan Aktifitas Fisik Terhadap Keteraturan Siklus Menstruasi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati Tahun 2017.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Program Studi Diploma III Kebidanan Tingkat I dan II berjumlah 82 orang.Sampel dari penelitian ini berjumlah 82 yang didapatkan dengan teknik total sampling. Analisa data univariat dilakukan untuk melihat distribusi frekuensi dengan program komputer dan analisis bivariate dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil uji statistik antara IMT terhadap keteraturan siklus menstruasi didapatkan nilai P Value 0,002 atau p value<0,005 yang berarti terdapat hubungan antara status gizi terhadap keteraturan siklus menstruasi.Serta hasil uji statistik anatara aktifitas fisik terhadap keteraturan siklus menstruasi didapatkan nilai p value 0,632 atau p value > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara aktivitas fisik terhadap keteraturan siklus menstruasi. Remaja diharapkan untuk memperhatikan status gizi dengan melakukan penimbangan secara berkala karena telah terbukti bahwa status gizi (IMT) berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi
PENGARUH MENYUSUI TERHADAP RASA NYERI PADA PENYUNTIKAN IMUNISASI HB 0 PADA BAYI DI BPS WIRAHAYU, Amd.Keb BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Yuli Yantina; Mevi Erinnica
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.632

Abstract

Imunisasi merupakan bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam menurunkanangka kematian bayi dan balita.Tindakan pemberian imunisasi hepatitis B, polio, BCG, DTP dancampak efek samping yang mungkin akan timbul sepert inyeri. Ada beberapa penanganan nyeri yangdapat dilakukan ketika imunisasi suntik, yaitu masase dan tekanan, kompres panas dan dingin, sertamengisap dan sucrose. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh menyusui terhadap penghilangrasa nyeri pada penyuntikan imunisasi bayi di BPS Wirahayu, Amd.Keb Bandar Lampung tahun2017. Metode penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan menggunakan pendekatannonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi yang dilahirkandan akan diberikan imunisasi HB 0 di BPS Wirahayu, Amd.Keb Bandar Lampung pada tahun 2017dengan 48 persalinan per bulan. Sampel 30 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembarobservasi, dan analisa data yang digunakan adalah uji t-Independen. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata tingkat nyeri ketika bayi tidak menyusui pada saatimunisasi suntik adalah 5.3, dengan SD 1,03. Rata-rata tingkat nyeri ketika bayi menyusui pada saat imunisasi suntik adalah 3,7, dengan SD 0,98 Hasil uji statistik didapatkan nilai  = 0,000 (p hitung <α), artinya pada  = 5% dapat diartikan ada pengaruh menyusu iterhadap penghilang rasa nyeri pada penyuntikan imunisasi bayi di BPS Wirahayu, Amd.Keb tahun 2017. Sehingga diharapkan pada BPSuntuk dapat menyiapkan ruangan khusus untuk pelaksanaan imunisasi sehingga ibu tetap dapatmenyusui dengan nyaman selama bayi diberi imunisasi
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN USIA MENARCHE DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTs ) DINNIYAH PUTRI KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 Astriana Astriana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.628

Abstract

Status gizi merupakan keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan gizi, sebanyak 427 siswi dari 481 siswi sudah mengalami menstruasi. Peneliti menemukan data dari 20orang remaja putri sebagai berikut: 5% remaja putri mengatakan bahwa mereka telah mengalamimenarche pada usia 7 tahun, 15% siswi mengalami menarche pada usia 9 tahun, 30% siswimengalami menarche pada usia 10 tahun, dan 35% siswi mengalami menarche pada usia 11 tahun,serta 15% mengalami menarche pada usia 12 tahun. Tujuan penelitian diketahui hubungan status gizidengan menarche pada siswi di MTs Dinniyah Putri Lampung. Jenis penelitian kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasipenelitian remaja putri kelas X di Pondok Pesantren Diniyah Putri Lampung yang ada berjumlah 407orang, Dengan sampel 202 responden. Teknik sampling Purposive sampling. data diambil denganlembar observasi. Analisa data univariat dan bivariat (Chi-Square). Hasil penelitian diketahui distribusi fekuensi remaja putri yang mengalami usia menarche baik 156(77,2%), usia menarche tidak baik 46(22,8%), 63(31,8%) responden status gizi tidak normal,status gizi normal 139 (68,8%). Ada hubungan antara status gizi dengan usia menarche dengan pvalue= 0,000, OR 14,545. Remaja putri MTs Diniyah putri diharapkan dapat mengurangi makanangoreng-gorengan atau berlemak tinggi untuk remaja putri yang berat badannya lebih dari normal.Mengkonsumsi susu dan menambah asupan karbohidrat seperti makan dengan porsi sedikit tapi seringbagi remaja putri yang berat badan kurang dari normal serta mencari informasi yang bermanfaat bagikesehatan reproduksinya seperti, mengikuti seminar atau penyuluhan tentang kesehatan reproduksi
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK PEPPERRMINT PADA IBU HAMIL DENGAN PRURITUS (GATAL) DAN TRIMESTER III DI BPS NURHASANNAH S.Tr.KEB TELUK BETUNG SELATAN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Dainty Maternity; Zakiyatus Salamah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.633

Abstract

Berdasarkan penelitian, sekitar 18% wanita hamil di Prancis mengalami Pruritus. Di India dari 200 wanita hamil, sekitar 61,5% yang mengalami pruritus. Pruritus adalah sensasi kulit yang iritatif dan menimbulkan rangsangan untuk menggaruk. Reseptor rasa gatal tidak bermielin, mempunyai ujung saraf mirip sikat (penicillate) yang hanya ditemukan pada kulit, membran mukosa dan kornea. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian minyak peppermint pada ibu hamil dengan Pruritus (gatal) trimester III di BPS Nurhasannah Str.Keb Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2017.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimental design dengan metode one sample pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang mengalami pruritus (gatal) di BPS Nurhasannah, S.Tr.Keb Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Agustus 2017. Didapatkan sampel sebanyak 15 orang dengan kriteria ibu hamil dengan pruritus gravidarum, bersedia menjadi responden dan minyak peppermint hanya dioleskan pada bagian yang mengalami gatal. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa univariat data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian diketahui nilai rata-rata sebelum diberikan minyak peppermint sebesar 4,67 dengan standar deviasi sebesar 1,234 sedangkan nilai rata-rata setelah diberikan minyak peppermint sebesar 2,93 dengan standar deviasi sebesar 1,223. Ada pengaruh pemberian minyak peppermint untuk mengatasi pruritus (gatal) pada ibu hamil trimester III (p value < 0,05 yaitu 0,000). Diharapkan pada ibu hamil untuk memperhatikan kesehatan selama kehamilannya terutama adanya gejala pruritus (gatal) pada ibu hamil dan cara mengatasinya yaitu dengan menggunakan minyak peppermint
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI BPM BIDAN A., WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIAWI Nurfurqoni Nurfurqoni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.624

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, terdapat 37,1% ibu hamil yang mengalami anemia (Hb <11,0 gr/dl). Data tersebut menunjukkan Indonesia mendekati masalah kesehatan masyarakat berat (severe public health problem) dengan batas prevalensi anemia mendekati 40%.(2) Anemia dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan maupun persalinan, diantaranya perdarahan, keguguran, lahir mati, infeksi pada ibu dan janin, berat badan lahir rendah, kelahiran premature, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang Tablet Fe dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Ciawi, Kabupaten Bogor.Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional, dilakukan pada bulan Mei-Juli 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 51 orang ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ciawi yang memeriksakan kehamilannya ke BPM Bidan A. Kriteria inklusi bisa membaca dan menulis, memahami bahasa Indonesia, dalam kondisi sehat. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling.Sebagian besar responden berusia 20-35 tahun (82,4%), pendidikan rendah (60,8%), tidak bekerja (96,1%), multigravida (66,7%), mengetahui informasi tablet Fe dari tenaga kesehatan (84,3%), tidak anemia (52,9%), dan memiliki pengetahuan tentang tablet Fe yang kurang (56,9%). Hasil uji Spearman menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan tentang tablet Fe dengan kejadian anemia dengan nilai p = 0,014. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe dengan kejadian anemia. Agar kejadian anemia dapat menurun perlu diselenggarakan pelatihan oleh dinas kesehatan untuk meningkatkan kemampuan interpersonal dan konseling bagi tenaga kesehatan agar pendidikan kesehatan dapat sampai secara efektif kepada ibu hamil. Tenaga kesehatan harus dapat memberikan pendidikan kesehatan yang adekuat mengenai tablet Fe kepada ibu hamil
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN KAITANNYA DENGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 DI KOTA BOGOR Nimade Gusti Ayu; Elin Supliyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.629

Abstract

Kontraksi pada saat melahirkan akan menimbulkan perasaan nyeri yang timbul akibat kontraksi servik serta dilatasi serviks dan segmen bawah rahim. Intensitas nyeri sebanding dengankekuatan kontraksi dan tekanan yang terjadi, nyeri bertambah ketika mulut rahim dalam keadaandilatasi penuh akibat tekanan bayi terhadap stuktur panggul diikuti regangan dan perobekan jalan lahir.Ibu hamil mengharapkan dapat bersalin tanpa rasa nyeri. Tingginya operasi sesar salah satunyapenyebabnya karena para ibu lebih memilih persalinan yang relatif tidak nyeri. Kondisi nyeri yangtidak terkelola dengan baik akan menimbulkan berbagai efek bagi ibu maupun janin. Banyak faktoryang dapat memengaruhi nyeri yang dirasakan ibu bersalin dan dapat meningkatkan atau menurunkantoleransi terhadap nyeri dan memengaruhi reaksi terhadap nyeri. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui karakteristik ibu bersalin yang meliputi paritas dan usia ibu bersalin dengan intensitasnyeri persalinan kala I di wilayah Kota bogor Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Pemilihan sampeldilakukan secara proporsional random samping dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden.Intensitas nyeri diukur dengan menggunakan numeric rating scale. Analisis data menggunakan ujistatistic Chi-Square. Hasil analisa nilai p>0.05 maka tidak ada keterkaitan antara karakteristik ibu bersalin yangmeliputi parita, usia, dan pendidikan dengan intensitas nyeri kala I persalinan. Oleh sebab itu diharapkan setiap penolong persalinan dapat memberikan kenyamanan selama persalinan kepadasemua ibu bersalin tidak membeda-bedakan asuhan berdasarkan paritas,usia, maupun pendidikan ibu.Semua ibu bersalin berhak mendapatkan pelayanan dan asuhan yang sesuai terutama dalammenghadapi nyeri persalinan dan diperlukan upaya pengendalian nyeri saat persalinan yang sifatnyaalami.
Tentang Penulis yulistiana evayanti nurul isnaini dewi yuliasari Isi Jurnal Cari ##plugins.block.navigation.searchScope## Telusuri Berdasarkan Terbitan Berdasarkan Penulis Berdasarkan Judul Jurnal Lain Informasi Untuk Pembaca Untuk Penulis Untuk Pustakawan ISSN : 2476-8944 e ISSN : 2579-762X Proses Publikasi Format Penulisan Alih Publikasi Merespon Hasil Review Contoh Submision Jurnal di OJS Pengguna Nama Pengguna Kata Sandi Ingat Saya Bantuan Jurnal Flag Counter Total: 509Today: 2Yesterday: 5Vi Yulistiana Eva Yanti; Nurul Isnaini; Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.634

Abstract

Salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia adalah infeksi, termasuk infeksi saluran nafasyang menyebabkan zat besi dalam tubuh akan berkurang sehingga dapat menyebabkan anemiadefisiensi besi. Tingginya prevalensi anemia defisiensi besi berhubungan dengan tidak cukupnyapenimpanan cadangan zat besi sehingga dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan danperkembangan dalam 6 bulan pertama kehidupan. Penundaan pemotongan tali pusat dapatmenyediakan tambahan darah sebanyak 80 – 100 ml pada bayi baru lahir yang mengandung 75 mg zatbesi sebagai hemoglobin yang mencukupi kebutuhan zat besi selama 3 bulan pertama kehidupan. Pada2 bulan pertama kehidupan, kadar hemoglobin bayi turun dan besi hasil pemecahan hemoglobintersebut disimpan sebagai cadangan. Saat memasuki usia 2 – 4 bulan, pertumbuhan bayi semakinpesat, pembentukan hemoglobin juga semakin banyak dan kebutuhan besi semakin meningkat. Ketikabayi berusia 4 bulan keatas, cadangan besi mulai menurun dan kadar besi dari ASI tidak bertambah,akbibatnya pada usia 6 bulan, cadangan besi dan ASI tidak cukup lagi memenuhi kebutuhan besi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kohort, kelompok pertama dilakukantindakan penundaan pemotongan tali pusat selama 3 menit, kelompok kedua tidak dilakukanpenundaan pemotongan tali pusat, kemudian 6 bulan kedepan bayi dari kedua kelompok dilakukanpemeriksaan hemoglobin dan hematokrit. Hasil penelitian uji statistic didapatkan ada pengaruh penundaan pemotongan tali pusat denganpeningkatan kadar hemoglobin dalam darah dengan p=0,000 dan ada pengaruh penundaanpemotongan tali pusat dengan peningkatan kadar hematokrit dalam darah dengan p=0,000. Dengandilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pertolongan persalinan normalsehingga bayi baru lahir yang mengalami anemia diusia pertumbuhan dapat dihindari, sehinggagenerasi mendatang akan lebih berkualitas baik secara intelektual question (IQ) maupun emosionalquestion (EQ).
HUBUNGAN DEPO MEDROKSI PROGESTERONE ACETAT (DMPA) DENGAN KETIDAKTERATURAN SIKLUS HAID PADA PENGGUNA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI BPM NURHASANAH KOTA BANDAR LAMPUNG Nimade dian Pramasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.625

Abstract

Kontrasepsi suntik 3 bulan memiliki kelebihan dan kekurangan, salah satu kekurangannya adalah terganggunya pola haid diantaranya adalah amenorrhea, menoragia dan muncul bercak(spotting), terlambatnya kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian, dan peningkatan beratbadan. Gangguan siklus menstruasi paling sering terjadi pada bulan pertama penyuntikan. TujuanPenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Depo Medroksi Progesteron Acetat (DMPA)dengan ketidakterturan siklus haid pada pegguna akseptor KB suntik 3 bulan di BPM Kota BandarLampung tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain crosssectional.Populasi dalam peneltian ini adalah aksepetor KB suntik 3 bulan yang sudah menggunkanKB suntik minimal 1 tahun sampai batasa waktu penelitian di BPM Nurhasanah Kota BandarLampung yang berjumlah 306 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple randomsampling dan didapatkan sampel sebanyak 174 responden. Data dikumpulkan dengan wawancara,menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat.Pengolahan data melalui uji chi square dengan tingkat kepercayaan 90%. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara DMPA dengan ketidakteraturan siklus haid padapengguna akseptor KB suntik 3 bulan di BPM Nurhasanah Kota Bandar Lampung Tahun 2015 denganp-value = 0,035 dan OR = 4,455
PENGARUH BUKU SAKU KESEHATAN REPRODUKSI DAN SEKSUAL BAGI CATIN TERHADAP PENGETAHUAN CATIN TENTANG REPRODUKSI DAN SEKSUAL DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) TANJUNG KARANG PUSAT TAHUN 2017 Nita Evrianasari; Junita Dwijayanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.630

Abstract

Persiapan kehamilan yang rendah mengakibatkan kehamilan dengan komplikasi, kehamilan dengan komplikasi dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas bagi ibu dan janin. Kurangnyapersiapan kehamilan dapat menyebabkan terjadinya hiperemesis gravidarum, pre-eklampsia daneklamsi, kelainan dalam lamanya kehamilan, kehamilan ektopik, penyakit serta kelaianan plasenta danselaput janin, perdarahan antepartum, dan kehamilan kembar. Seluruh catin (100%) yang mendaftar diKUA Tanjungkarang Pusat belum pernah mendapatkan materi tentang kesehatan reproduksi danseksual. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui pengetahuan catin sebelum dan sesudah diberikanbuku saku kesehatan reproduksi dan seksual diketahui pengaruh buku saku kesehatan reproduksi danseksual terhadap pengetahuan catin tentang reproduksi dan seksual pada catin di KUA TanjungkarangPusat tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian ini adalah Eksperimen denganpendekatan Pra-Eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasinya yaituberjumlah 16 responden. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dengan kriteriabelum pernah menikah dan berusia reproduktif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yangdiberikan sebelum dan sesudah diberikan buku saku kesehatan reproduksi dan seksual. Analisis datamengguanakan uji T-Paired Samples. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diberikannya buku saku kesehatan reproduksidan seksual bagi catin kepada catin dapat meningkatkan rata-rata pengetahuan responden sebesar 7,25dari 15,00 menjadi 22,25. Hasil uji-T (Paired sample T-test) terhadap intensitas pengetahuan padasebelum dan sesudah diberi perlakuan pemberian buku saku kesehatan reproduksi dan seksualdiperoleh nilai signifikan p-value 0,000 <α (0.05). Berdasarkan hasil penelitian di atas penelitimenyarankan agar petugas KUA dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan agar terlaksananyapenyampaian materi kespro terhadap catin yang mengikuti SUSCATIN di KUA

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2026): Volume 12 No 2 Februari 2026 Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026 Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue