cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
EFEKTIFITAS THE HEART TECHNIQUE TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL Lila Kusuma Rahayu; Widayati Widayati; Wahyu Kristiningrum
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.2749

Abstract

ABSTRACT  Background: The Heart Technique (THT) is a self-therapy technique that is performed on oneself and has been clinically tested to effectively deal with problems that are related to behavior and emotions. Every mother experiences symptoms of pregnancy - different, most pregnant women experience anxiety in dealing with their pregnancy. Pregnant women who experience high levels of anxiety can increase risk of preterm birth, besides pregnant women with high anxiety when pregnant will increase the risk of hypertension in pregnancy. The risk of hypertension can be in the form of stroke, seizures, and even death in the mother and fetus. If this is allowed to happen, the mortality and morbidity rates in pregnant women will increase.  Purpose: to determine the effectiveness of The Heart Technique in reducing anxiety in pregnant women. Methods: This research was a quasi-experimental study. The treatment of THT was given to 17 pregnant women. Pregnancy anxiety is measured before and after    pregnant women do THT. The data obtained were processed using a dependent t-test because the data were normally distributed.  Results: Research that has been done shows that THT can reduce anxiety in pregnant women. This can be seen from the results of data processing obtained is the calculated value of -7.115 with a p value of   0,000 so the value is 0,000 <α (0.05). Conclusion: The Heart Technique is effective against Decreasing Anxiety in Pregnant Women in Langensari Village, Ungaran Barat, Semarang Regency. Suggestion: In providing pregnancy services, it is expected that health workers can provide additional information about The Heart Technique to pregnant women  Keywords: The heart technique, pregnant women, anxiety  ABSTRAK  Latar belakang : The Heart Technique (THT) adalah teknik swaterapi yang dilakukan pada diri sendiri dan telah teruji klinis secara efektif untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan perilaku dan emosi. Adanya ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam masa kehamilan, dimana yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kondisi bayi yang dikandungnya. Ibu hamil yang mengalami kecemasan, maka bayi yang dikandungan juga akan mengalami kecemasan. Hal ini dikarenakan, apapun yang dirasakan oleh ibu, maka bayi yang ada didalam kandungan juga akan merasakannya.  Tujuan : untuk mengetahui keefektifan The Heart Technique dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil.  Metode : Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian quasi eksperimen. Perlakuan THT diberikan pada ibu hamil yang berjumlah 17 orang. Kecemasan ibu hamil diukur sebelum dan sesudah  ibu hamil melakukan THT. Data yang diperoleh diolah menggunakan uji dependent t-test karena datanya berdistribusi normal.  Hasil : Penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa THT dapat menurunkan angka kecemasan pada ibu hamil. Hal ini terlihat dari hasil pengolahan data yang didapatkan yaitu nilai t hitung sebesar -7,115 dengan nilai p sebesar  0,000, sehingga nilai 0,000 < α (0,05). Kesimpulan:  The Heart Technique efektif terhadap Penurunan Kecemasan  pada Ibu Hamil di Kelurahan Langensari Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Saran : Dalam memberikan pelayanan kehamilan, diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi tambahan tentang The Heart Technique  pada bu hamil.  Kata kunci : The heart technique, ibu hamil, kecemasan  
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL DAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU AKTIVITAS SEKSUAL BERISIKO KEHAMILAN TIDAK DI INGINKAN PADA REMAJA SMA DI KOTA BOGOR Sinta Nuryanti; Dedes Fitria
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.626

Abstract

Seks pra nikah pada remaja dapat berisiko terjadinya Kehamilan yang tidak diinginkan. Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kehamilan remajapada kelompok usia 15–19 tahun mencapai 48 dari 1.000 kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk untuk menganalisis hubungan faktor sosial dan kontrol diri dengan perilaku aktivitas seksual berisiko kehamilan tidak diinginkan pada remaja SMA di Kota Bogor. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remajaSMA di kota Bogor. Jumlah sampel sebanyak 120 orang, teknik pengambilan sampel dengan multistage random sampling. Analis data dengan menggunakan uji Chi-square (x²) Hasil penelitian terdapat hubungan antara faktor sosial dan faktor kontrol diri dengan aktivitasseksual berisiko kehamilan tidak diinginkan pada remaja SMA di Kota Bogor. Kesimpulan terdapat hubungan antara faktor sosial dan faktor kontrol diri dengan aktivitasseksual berisiko kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Saran bagi orang tua meningkatkankomunikasi dengan anak remaja. Bagi sekolah agar memberikan pengetahuan kesehatan reproduksiremaja dan meningkatkan kegiatan keagamaan disekolah, kegiatan-kegiatan ektrakulikuler untukmenyalurkan bakat remaja sehingga dapat mengurangi pergaulan diluar sekolah
PENGARUH PEMBERIAN TELUR REBUS DENGAN PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM Venti Williani Santika; Neneng Siti Lathifah; Febriyantina Parina
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.1758

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang Akibat rupture perineum pada ibu yaitu 10% ibu merasakan nyeri yang berakhir setelah 3-18 bulan persalinan, sebanyak 20% ibu mengalami nyeri saat coitus sekitar 3 bulan, 3-10% ibu melaporkan inkontinensia usus, 20% mengalami inkontinensia urine, kerusakan sfingter anal samar terjadi pada 36% walaupun robekan derajat tiga dan empat diperbaiki. Salah satu solusi bagi ibu post partum adalah gagasan yang diperoleh dari dunia yaitu makanan hewani yaitu telur rebusTujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian telur rebus dengan percepatan penyembuhan luka perineum di BPS Nurhasanah, STr., Keb Gudang Lelang Kota Bandar Lampung tahun 2019.Metode Jenis penelitian kuantitatif, Rancangan  penelitian Quasy  Eksperimental dengan two group pretes-postes. Populasi ibu post partum hari ke 1-7 sebanyak  50 orang, sampel ibu post partum dengan luka jahitan perineum sebanyak 40 orang, teknik sampling purposive samping, Responden dibagi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 20 orang diberikan telur rebus sehari 3 kali selama 7 hari, kelompok yang control yaitu yang tidak diberikan telur rebus. alat ukur yang digunakan lembar observasi .analisa data menggunakan univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi, rata-rata luka sebelum dan sesudah dilakukan intervensid an bivariate, dengan uji statistik t-independentHasil Rata-rata luka perineum sebelum diberi intervensi konsumsi telur ayam rebus di BPS Nurhasanah, Str., Keb Gudang Lelang Kota Bandar Lampung Tahun 2019 dengan Mean 6,85 Min 3 Max 9 dan Standar Deviasi 1,694, sesudah diberi intervensi konsumsi telur ayam rebus di BPS Nurhasanah, Str., Keb Gudang Lelang Kota Bandar Lampung Tahun 2019 dengan Mean 2,35 Min 1 Max 4 dan Standar Deviasi 0,813. Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value= 0.003 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh pemberian telur rebus dengan percepatan penyembuhan luka perineum di BPS Nurhasanah, Str., Keb Gudang Lelang Kota Bandar Lampung Tahun 2019.Kesimpulan ada pengaruh pemberian telur rebus dengan percepatan penyembuhan luka perineum di BPS Nurhasanah, Str., Keb Gudang Lelang Kota Bandar Lampung Tahun 2019.Saran Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi klien dan BPS yang berada disekitar agar dapat mempercepat luka perineum dengan  cara ibu post partum mengkonsumsi telur rebus Kata Kunci  : Penyembuhan Luka, Perineum, Telur Rebus
PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS CABAI (Capsicum Annum L) TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN VITAMIN C MANISAN BASAH LABU SIAM (Sechium Edule) Ika Safitri; Sefanadia Putri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i1.594

Abstract

Manisan merupakan salah satu bentuk makanan olahan yang banyak disukai oleh masyarakat.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai jenis cabai terhadapsifat organoleptik dan kadar vitamin C manisan basah labusiam. Metode yang digunakan berupaRancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan lima kali pengulangan yang terdiri dari 5 tarafyaitu tanpa penambahan cabai (R), cabai merah keriting (F1), cabai merah besar (F2), cabai hijaubesar (F3) dan cabai rawit kecil (F4) dengan konsentrasi yang sama yaitu 2% dari berat bahanlabusiam untuk mendapatkan suatu produk yang dapat diterima berdasarkan uji organoleptik yangpaling disukai yang kemudian dibandingkan dengan kontrol, kemudian dilakukan uji kandunganvitamin C. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukan adanya pengaruh secara nyata penambahan berbagaijenis cabai terhadap sifat organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, penerimaan keseluruhan). Manisanbasah labusiam dengan penambahan berbagai jenis cabai yang paling disukai oleh panelis yaknimanisan basah labusiam formula 1, yaitu dengan penambahan jenis cabai merah keriting. KadarVitamin C manisan basah labusiam formulasi 1 (penambahan jenis cabai merah keriting) yaitu0,1728mg/g berat sampel.Kata kunci : Manisan basah labu siam, berbagai jenis cabai, kadar vitamin C
sapa orang tua dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja Arum Dwi Anjani; Sisca Dwi Puspita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i4.2018

Abstract

Penyebab kurangnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi adalah kurangnya komunikasi orangtua sebagai sumber informasi pertama bagi remaja terutama dalam hal seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja. Berdasarkan Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) remaja mengaku mempunyai teman yang pernah melakukan hubungan seksual pranikah usia 14-19 tahun (perempuan 34,7%, laki-laki 30,9%), usia 20-24 tahun (perempuan 48,6%, laki-laki 46,5%). Data ini menunjukan bahwa masalah kesehatan reproduksi dikalangan remaja jika diabaikan akan berpengaruh besar pada pertumbuhan penduduk dan masa depan bangsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan sapa orang tua dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Agustus 2018 di SMP Negeri 28 Batam. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja kelas VII 255 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 156 responden. Analisa yang digunakan yaitu analisa Chi-Square. Instrumen yang digunakan dengan menggunakan kuesinoner(angket).Hasil analisa bivariat yaitu dari 156 responden remaja yang memiliki sapa orang tua yang kurang dengan pengetahuan yang kurang sebanyak 37 responden (23,7%). Hasil uji bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara sapa orang tua dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja dengan hasil analisis chi-square p value = 0,000 lebih keci dari nilai α 0,05.  Kesimpulan ada hubungan antara sapa orang tua dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Saran terhadap orang tua remaja hendaknya lebih meningkatkan lagi sapa dengan anak remaja agar pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi meningkat sehingga dapat menghindarkan remaja dari perilaku seksual yang negatif. Kata kunci     : Sapa Orang Tua, Pengetahuan Remaja, Kesehatan Reproduksi Remaja.
PERBEDAAN LAMA PENJEPITAN TALI PUSAT TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN (HB) BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT DAERAH MAYJEND. HM. RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA TAHUN 2015 Dainty Materniti; Achmad Farich; Gusmilyani Gusmilyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.561

Abstract

Penundaan penjepitan dan pemotongan tali pusat sekitar 1-2 menit dapat meningkatkan jumlah darah yang dialirkan ke bayi baru lahir sehingga dapat mencegah rendahnya haemoglobin dalam periode neonatal dan dapat menyediakan tambahan darah sebanyak 80-100 ml pada bayi baru lahir yang mencukupi kebutuhan zat besi bayi pada 3 bulan pertama kehidupannya. Untuk mengetahui perbedaan kadar Haemoglobin (Hb) pada bayi baru lahir dengan lama waktu penjepitan tali pusat 30-60 detik dan 60-120 detikdi RSUD Mayjend. HM. Ryacudu Lampung Utara tahun 2015.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan quasi eksperimen yang dilakukan terhadap 30 bayi baru lahir.Kadar Hb kelompok penjepitan 30-60 detik adalah 15,88 mg% dan kelompok penjepitan 60-120 detik adalah 17,60 mg%. Hasil uji t independen didapatkan nilai P value = 0,07 (< 0,05) yang artinya terdapat perbedaan signifikan rata-rata kadar Haemoglobin bayi baru lahir, dimana rata-rata kadar Hb bayi baru lahir pada waktu penjepitan antara 60 - 120 detik lebih tinggi dibanding dengan waktu penjepitan 30 – 60 detik. Kata kunci : waktu penjepitan tali pusat, kadar haemoglobin, bayi baru lahir
Hubungan karakteristik dengan pengetahuan tokoh masyarakat mengenai keberadaan posyandu di wilayah kerja puskesmas jatinangor Didah - Didah; lisastri syahrias
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i2.1226

Abstract

Posyandu merupakan salah satu program kesehatan pemerintah dengan memberdayakan masyarakat agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Posyandu berada dilingkungan masyarakat, di lingkungan masyarakat terdapat orang yang ditokohkan yang disebut dengan tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat merupakan unsur penggerak dalam menggerakan masyarakat agar berperan aktif dalam kegiatan posyandu. Pengaruh tokoh masyarakat terhadap keberadaan posyandu di lingkungan masyarakat dipengaruhi oleh pengetahuan. Faktor yang memengaruhi pengetahuan adalah usia, pendidikan, dan pekerjaan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN E-MAGAZINE TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Rani Fitriyani Supriatna; Neneng Martini; Ari Indra Susanti; Dini Saraswati Handayani; Sefita Aryuti Nirmala
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.2669

Abstract

ABSTRACT  Background: Breast cancer is the common illness which often happens to womens, in developed or developing countries. West Java Province Health Profile in 2016 was found 912 breast cancer sufferers and one of them is Sumedang with positive breast lump tumors as much as 9.53%. Efforts to prevent breast cancer that can be done is health education regarding breast cancer given to adolescent girls.  Purpose: This research aim to determine the effect of providing health education about breast cancer prevention with e-magazine towards adolescent girls knowledge in SMAN Tanjungsari. Methods: This research used to a quasi experimental method with an approach pra eksperimental one group pre test-post test design. Sampling using techniques proportional sampling and simple random sampling, samples was 90 adolescent girls in SMAN Tanjungsari. The data is collected by questionnaire. The bivariate data analyzsis is used Paired Sample T-Test with the Statistical Package for Social Science (SPSS).  Results: The results of this research is showed there is an increased adolescent girls knowledge before and after health education with e-magazine (p = 0,009) and showed there is an influence from e-magazine to adolescent girls knowledge (r = 0,276).  Conclusion: There is an influence of e-magazine to the adolescent girls knowledge in SMAN Tanjungsari. Suggestion It is better for young women to better understand and pay attention to reproductive health from an early age and can make e-magazine as a reference and learning media to get health information about breast cancer prevention. Educators (teachers) can also work together with health workers and parents in order to provide appropriate health education to young women.  Keywords:  Adolescent Girl, Breast Cancer, E-Magazine, Health Education, Knowledge.  ABSTRAK  Latar Belakang: Kanker payudara merupakan kanker yang paling umum terjadi pada wanita, baik di negara maju maupun berkembang. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2016 terdapat penderita kanker payudara sebanyak 912 orang dan salah satunya Kabupaten Sumedang dengan positif tumor benjolan payudara sebanyak 9,53%. Upaya pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai pencegahan kanker payudara pada remaja perempuan.  Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker payudara dengan e-magazine terhadap pengetahuan remaja putri di SMAN Tanjungsari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan pendekatan pra eksperimental one group pre test-post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional sampling dan simple random sampling. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2019 dan  sampel berjumlah 90 remaja putri di SMAN Tanjungsari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariate menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan program Statistical Package for Social Science (SPSS).  Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan e-magazine (p = 0,009) dan terdapat pengaruh dari emagazine terhadap pengetahuan remaja putri (r = 0,276).  Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker payudara dengan e-magazine terhadap pengetahuan remaja putri di SMAN Tanjungsari. Saran Sebaiknya remaja putri dapat lebih memahami dan memperhatikan mengenai kesehatan reproduksi sejak dini serta dapat menjadikan e-magazine sebagai referensi dan media pembelajaran untuk mendapatkan informasi kesehatan mengenai pencegahan kanker payudara. Bagi tenaga pendidik (guru) juga dapat bekerja sama dengan tenaga kesehatan dan orangtua agar dapat memberikan pendidikan kesehatan yang tepat pada remaja putri.  Kata Kunci: Remaja Putri, Kanker Payudara , E-Magazine, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN IBU YANG MEMPUNYAI BAYI UMUR 6-12 BULAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA PURWODADI KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS Lady Octaviany Iqmi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i3.617

Abstract

Menyusui adalah suatu proses alamiah.Berjuta-juta ibu diseluruh dunia berhasil menyusuibayinya tanpa pernah membaca buku tentang ASI .Bahkan ibu yang buta huruf pun dapat menyusuianaknya dengan baik. Walaupun demikian, dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini melakukan halyang alamiah tidaklah selalu mudah(6). Berdasarkan prasurvey peneliti pada bulan april 2016 di desapurwodadi kecamatan gisting pada bulan april terdapat 80 orang ibu menyusui, 22 orang ibu yangdiwawancarai, 13 orang (59,09%) mengatakan tidak memberikan ASI eksklusif kapada bayinya dan 5orang dari 13 orang tersebut mengatakan tidak sempat memberikan ASI secara eksklusif dikarenakanbekerja.Tujuan Penelitian Diketahui hubungan antara Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan Ibu YangMempunyai Bayi Umur 6-12 Bulan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Purwodadi KecamatanGisting Kabupaten Tanggamus Tahun 2016.Jenis penelitian adalah survey analitik yaitu survey atau penelitian yang mencoba menggalibagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi, kemudian melakukan analisi dinamikakorelasi antara fenomena, baik antar faktor resiko denfan faktor efek, antar faktor resiko, maupunantar faktor efek dengan jenis rancangan pendekatan waktu cross sectional yaitu desain penelitianyang bertujuan untuk mencari hubungan antara faktor resiko dengan efek pengamatan atau observasiantar variable dilakukan secara bersamaan. populasi penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yangmemiliki bayi umur 6-12 bulan di Desa Purwodadi Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus padabulan Juni Tahun 2016 yaitu sebanyak 42 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 orangdengan menggunakan teknik sampling total populasi. Analisa data univariat dan bivariat dilakukanmenggunakan uji chi-square.Hasil penelitian ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASIEksklusif dengan p value = 0,000. Ada hubungan yang bermakana antara pendidikan denganpemberian ASI Eksklusif dengan p value = 0,000, Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibudengan pemberian ASI Eksklusif dengan p value = 0,31, Saran diharapkan dapat menjadi bahaninformasi bagi ibu-ibu menyusui untuk melakukan dan mempertahankan pemberian ASI Eksklusifsehingga akan tumbuh generasi yang sehat dan cerdas sebagai modal dalam pembangunan nasional dimasa yang akan datang.
KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT PADA PLASENTA BAYI BARU LAHIR PERVAGINAM DAN SECTIO CAESAREA Nursyam, Dian Eka; Suryanis, Ira
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.2344

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang Hemoglobin dan hematokrit telah lama digunakan sebagai indikator status besi seseorang dibanding pemeriksaan lainnya. Setiap faktor yang mempengaruhi proses terjadinya tranfusi plasenta akan mempengaruhi kadar Hb dan Ht bayi baru lahir, waktu penjepitan tali pusat, asfiksia intrauterin, pengaruh gravitasi / posisi bayi, kontraksi uterus, ibu dengan defisiensi asam folat, gangguan genetik, infeksi dan solusio plasenta. Faktor lain yang juga menyebabkan transfer plasenta berkurang adalah kontraksi uterus.  Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan Hb dan Ht antara bayi lahir pervaginam dengan bayi baru lahir dengan persalinan Sectio Caesaria. MetodePenelitian ini merupakan Cross – Sectional Comparative. Alat yang digunakan pada penelitian ini berupa Hb meter (Mision), dan dilakukan observasi pada persalinan pervaginam dan sectio caesarea, kemudian dilakukan pengukuran kadar Hb dan nilai Ht pada bayi lahir secara pervaginam dan sectio caesarea, melalui vena tali pusat bayi. Data dianalisa menggunakan uji t- test, dan nilai ρ<0,05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil penelitian di dapatkan rata-rata kadar Hb bayi lahir secara sectio caesarea adalah 13,0±2,4 sedangkan untuk rata-rata kadar Hb bayi lahir pervaginam 13,1±1,7 . Hasil statistik didapatkan  ρ = 0,877 berarti  tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar Hb bayi yang dilahirkan  secara    sectio  caesarea      dengan   66 Dian Eka Nursyam, Ira Suryanis Jurnal Kebidanan Volume 6, Nomor 1, Januari 2020 kadar    Hb bayi  yang dilahirkan  secara pervaginam, rata-rata nilai Ht pada bayi lahir sectio caesarea adalah  39,0 ± 7,4 sedangkan untuk bayi lahir pervaginam rata-rata nilai Ht nya adalah 39,4 ± 5,1. Hasil uji statistik didapatkan nilai P=0,861  terlihat tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai Ht persalinan sectio caesarea dan persalinan pervaginam. Kesimpulan  bahwa persalinan secara sectio caesarea dan persalinan pervaginam tidak mempengaruhi perbedaan kadar Hemoglobin dan nilai Hematokrit. Saran penelitian ini dapat dilanjutkan mengenai kadar hb dan ht dilihat dari berat plasenta  Kata Kunci : Hemoglobin, Hematrokrit, Persalinan Pervaginam, Sectio Caesarea  

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue