cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Siti Maysaroh; Ana Mariza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3582

Abstract

ABSTRACT KNOWLEDGE ABOUT FLUOR ALBUS IN ADOLESCENT   Backgroud Fluor albus is a non-bloody and not ordinary discharge coming out from vaginal passage, either it is smelly or not, d it is followed by local pruritus. A presurvey result to 20 female students showed that 60% did not understand the cause of Fluor albus, 40% did not know how to prevent Fluor albus, 35% experienced yellowish discharge followed by local pruritus, and 65% did not experience Fluor albus. The objective of this research was to find out the description of female teenagers’ knowledge about Fluor albus in Female Islamic Junior High School in Gedong Tataan of Pesawaran district in 2019.Methods This was a descriptive quantitative research. Population was 50 female students in Female Islamic Junior High School in Gedong Tataan of Pesawaran district. Samples were 50 respondents. Data were analyzed with univariate analysis.Result The research result showed that 18 respondents (36.0%) had poor knowledge and 32 respondents (64.0%) had good knowledge. Conclusion It is known that the description of knowledge about vaginal discharge in young women at MTS Diniyah Putri Gedong Tataan, Pesawaran District, 2019Suggestion The researcher suggests female students to improve knowledge by reading health topics especially reproduction health, to use information technology to find out information about female teenager’s reproduction health, and to take benefit from reproduction health education from student school organization (OSIS) in form of seminar. Keywords: knowledge, teenager, Fluor albus  ABSTRAK Latar Belakang Keputihan adalah keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta disertai rasa gatal setempat. Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan terhadap 20 siswi menunjukan bahwa sebanyak 60% tidak mengetahui penyebab keputihan dan sebanyak 40% tidak mengetahui cara pencegahan keputihan, dari 20 siswi tersebut sebanyak 35% mengalami keputihan dimana mereka mengeluh keluar cairan yang terasa gatal, dan berwarna agak kekuningan dan sebanyak 65% tidak mengalami keputihan.Tujuan dalam penelitian diketahui gambaran pengetahuan tentang keputihan pada remaja putri di MTS Diniyah Putri Gedong Tataan Kabupaten  Pesawaran Tahun 2019Metode Penelitian  Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif rancangan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas X, XI, dan XII di MTS Diniyah Putri sebanyak 50 orang, sampel 50 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2019, di MTS Diniyah Putri Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Analisa data secara univariat.Hasil penelitian:Berdasarkan hasil penelitian diketahui responden yang memiliki pengetahuan kurang baik yaitu sebanyak 18 (36,0%) responden dan responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak  32 (64,0%) responden.Kesimpulan telah diketahui gambaran pengetahuan tentang keputihan pada remaja putri di MTS Diniyah Putri Gedong Tataan Kabupaten  Pesawaran Tahun 2019Saran  remaja putri lebih meningkatkan pengetahuan dengan banyak membaca tentang kesehatan khususnya kesehatan reproduksi. Menggunakan kemajuan tekhnologi seperti memanfaatkan internet untuk mengetahui informasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja khususnya remaja putri. Memanfaatkan organisasi yang ada seperti OSIS sebagai wadah untuk penyuluhan kesehatan reproduksi, misalnya mengadakan seminar. Kata kunci: pengetahuan, remaja, keputihanArdayani, Tri. (2012) Kesehatan Reproduksi Untuk Kebidanan, Keperawatan Dan Tenaga Kesehatan. CV Caraka, BandungArikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Keenam. PT. Rineka Cipta, JakartaBudiman, (2013). Kapita selektata Pengetahuan dan sikap untuk penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba MedikaHastono, SP. (2016).Analisis Data Pada Bidang Kesehatan. Jakarta: Rajawali PersHidayat, A. Aziz Alimul.(2008), Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi. Konsep dan Proses Keperawatan Buku 1, Jakarta: Salemba MedikaIrnawati. (2017). Hubungan Personal Hygine Organ Reproduksi Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Siswi SMK N 1 Sumber Kecamatan Sumber Kabupaten RembangIndriyani. (2012). Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Siswi MA Al-Hikmah Aeng Deke BlutoIrianto, Koes. 2015. Kesehatan Reproduksi (Reproductive Health). Alfabeta, JakartaKusmiran, Eny. (2011). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika.Maritalia, Dewi. (2014). Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka PelajarMubarak, Wahit Iqbal. (2012). Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba MedikaNotoatmodjo, S. (2012).Metode Penelitian.Rineka Cipta. JakartaNotoatmodjo, S. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka CiptaNotoatmodjo, Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.Nurlaila. (2015). Hubungan Pengetahuan Dan Personal Hygiene Remaja Putri Dengan Kejadian Keputihan  (Fluor Albus ) Di SMP Suryadarma Bandar Lampung Tahun 2014Permatasari, M. W. (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Personal Hygiene dengan Tindakan Pencegahan Keputihan di SMA Negeri 9 Semarang.Potter, P.A, Perry, A.G. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep,. Proses, dan Praktik.Edisi 4.Volume 2.Alih Bahasa : Renata. Komalasari,dkk.Jakarta:EGCRamayanti. (2017). Hubungan Personal hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di Sma Muhammadiyah 5 Yogyakarta Tahun 2016Rianto. Agus (2011) Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.Saifuddin, Abdul Bari,(2014). Buku acuan nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo: JakartaSarwono. (2012). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo. PersadaSiswanto. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Jakarta: Bursa IlmuSugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. CV. Alfabeta: BandungSupardi. (2013). Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta: TIMWartonah, Tarwoto. (2011). Kebutuhan Dasar manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta : Salemba MedikaWidyastuti. (2009). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: FitramayaWinkjosastro, Prawirohardjo. (2007). Ilmu Kebidanan. Edisi IV.Jakarta : PT Bina Pustaka       
PENGARUH PENYULUHAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK PADA SISWA SMP N 1 SEPUTIH BANYAK LAMPUNG TENGAH TAHUN 2014 Yuli Yantina; Yeni Yulianti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i1.538

Abstract

Di Indonesia prevelensi perokok anak 13-15 tahun mencapai 26,8 dari total populasi Indonesia. Dimana yang lebih memprihatinkan lagi didapatkan juga bahwa pelajar yang merokok dari umur 10-14 tahun naik 2,1 persen (%) yaknidari 9,5 persen (%) menjadi 11,5 persen (%). Di Provinsi Lampung berada di atas rata-rata nasional yaitu 38,0 %. Sedangkan di Kabupaten Lampung Tengah presentase penduduk usia 15-19 tahun yang merokok adalah sebesar 33,7 % , Berdasarkan hasil pre survei wawancara bebas tentang bahaya merokok terhadap siswa kelas VII,VIII,IX masing-masing 10 orang setiap perwakilan kelas, untuk memperoleh, data pengetahuan bahaya merokok pada siswa, didapatkan 6 orang (60%) siswa kelas VII yang mengerti tentang bahaya merokok dan , 7 orang (70%) siswa kelas VIII yang merokok, dan 7 orang (70%) siswa kelas IX yang merokok. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penyuluhan dengan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan tentang bahaya merokok pada Siswa SMP N 1 Seputih Banyak Lampung Tengah Tahun 2014.Jenis penelitian yang digunakan adalah Analitik. Populasi yang akan diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan subyek penelitian atau subyek yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP N 1 Seputih Banyak Lampung Tengah Tahun ajaran 2013-2014 dengan jumlah 210 siswa. dan sampel sebanyak 138 responden. Analisa digunakan dengan Analisa bivariat uji T (Paired Sample T-Test)Secara umum pada penelitian ini diperoleh hasil, Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa bahwa hasil pengetahuan pada tes awal (pretest) dan pengetahuan akhir (posttest) menunjukkan rata-rata nilai yang berbeda. Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa rata-rata nilai pretest adalah sebesar 52,25 dengan nilaii minimum 35 dan nilai maksimum 80. Berbeda dengan nilai posttest yang memiliki nilai hasil belajar sebesar 75,87 dengan nilai minimum 50 dan nilai maksimum 100. Perlu lebih ditingkat guru untuk melakukan penyuluhan menggunakan media audio visual tentang bahaya merokok. Kata Kunci : Audio Visual, Merokok
PENGARUH MULTIMEDIA FILM TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAPREMAJA TENTANG RISIKO KEHAMILAN REMAJA DI SMUN 1 LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Yulia Ulfah Fatimah; Djudju Sriwenda; Tatik Kusyanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i4.992

Abstract

Angka pernikahan dini di Kabupaten Bandung Barat masih tinggi. Tahun 2016 berjumlah 4.759 perkawinan. Berkaitan dengan pernikahan remaja, kejadian kehamilan remaja di Indonesia tergolong tinggi. Menurut  Riskesdas di Jawa Barat, tercatat 126 per 1000 remaja telah hamil dan melahirkan. Kehamilan remaja  berdampak terhadap peningkatan angka morbiditas dan mortalitas  baik pada ibu maupun bayinya. Berbagai  penelitian tentang  dampak dari kehamilan remaja adalah  meningkatnya kejadian mortalitas dan morbiditas pada ibu dua sampai empat  kali lipat, persalinan dengan Sectio Secarea (SC), episiotomi, vacum, forcep, Cephalo Pelvic Disproportion (CPD), eklamsi, abortus, infeksi,  Fistula Urogenital, persalinan prematur, anemia, BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah), kecacatan bayi dan Asfiksia. Selain dampak tersebut terdapat juga dampak kekerasan dari pasangan, perceraian dan putus sekolah.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan multimedia film dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja.Jenispenelitian yang digunakanadalahpenelitian quasi eksperimendenganpre danpost test design yang bertujuanuntukmengetahuipeningkatanpengetahuansetelahdiputarkan media film tentangrisikokehamilanremaja. Sampel penelitian adalah 30 orang siswi SMUN 1 Lembang Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara statistikada pengaruh signifikan  penggunaan multimedia film dalam meningkatkan pengetahuandengan nilai p = 0.000, tetapi tidak ada pengaruh signifikan  penggunaan multimedia film terhadap perubahan sikap dengan nilai p = 0.68.Simpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan multimedia film didapatkan efektif dalam meningkatkan  pengetahuan, tetapi tidak dalam hal perubahan sikap remaja.Terdapat peningkatan pengetahuan remaja setelah mendapatkan pendidikan kesehatan dengan multimedia.Tidak terdapat perubahan sikap remaja setelah mendapatkan pendidikan kesehatan dengan multimedia.Saran dari penelitian ini yaitu pemberian pendidikan kesehatan pada usia remaja sebaiknya diberikan secara bertahap dan berulang-ulang agar menyebabkan perubahan sikap yang  lebih mendukung. Multimedia film dapat direkomendasikan  sebagai sarana untuk pendidikan kesehatan, karena didapatkan efektif untuk meningkatkan pengetahuan. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Multimedia film, Kehamilan Remaja
PENGARUH METODE CERAMAH DAN METODE APLIKASI BERBASIS ANDROID TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Sri Dinengsih; Nurzakirah Hakim
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.2975

Abstract

ABSTRACT Background: Adolescence is a transition from childhood to adulthood. During this period adolescents experience some changes that occur both physically, psychologically, and socially. This transitional period often exposes adolescents to situations that are confusing, have no clear place, do not belong to the group of children, and do not also belong to the group of adultsObjective: This study aims to determine the effect of providing android-based applications on increasing adolescent knowledge about reproductive health at SMAN 73 Jakarta in 2020.Method: This quasi-experimental study uses a non equivalent control group design. The sample in this study amounted to 60 class X students consisting of 30 control group patients and 30 intervention group patients. The sampling technique uses accidental sampling technique. The research instrument consisted of a questionnaire about reproductive health knowledge.Results: this study showed that there were significant differences in the knowledge score before and after the Android-based application was given to the intervention group (p <0.05) and the lecture method in the control group (p, 0.05), and there were significant differences in the score knowledge between the intervention group and the control group after being given an android-based application (p <0.05).Conclusion: that Android-based applications are better at increasing knowledge of reproductive health in adolescents.Suggestion; It is expected to develop Android applications on adolescent reproductive health in more interesting forms such as adding pictures, more extensive information, animations and videos. Keywords: Android, Lecture, Knowledge, Reproduction ABSTRAK Latar Belakang: Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa ini remaja mengalami beberapa perubahan yang terjadi baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Masa peralihan ini seringkali menghadapkan remaja pada situasi yang membingungkan, tidak mempunyai tempat yang jelas, tidak termasuk golongan anak-anak, dan tidak juga termasuk golongan orang dewasaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aplikasi berbasis android terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMAN 73 Jakarta Tahun 2020.Metode: Penelitian ini  quasi-experiment menggunakan rancangan non equivalent control group. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa kelas X yang terdiri dari 30 pasien kelompok kontrol dan 30 pasien kelompok intervensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling technique. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang pengetahuan kesehatan reproduksi..Hasil: penelitian ini bahwa Ada perbedaan yang signifikan pada skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan aplikasi berbasis android pada kelompok intervensi (p<0,05) dan metode ceramah pada kelompok kontrol (p,0,05), dan ada perbedaan yang signifikan pada skor pengetahun antara kelompok intervesi dengan kelompok kontrol setelah diberikan aplikasi berbasis android (p<0.05).Kesimpulan : bahwa Aplikasi berbasis android lebih baik dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja.Saran; diharapkan mengembangkan aplikasi android tentang kesehatan reproduksi remaja dalam bentuk yang lebih menarik seperti menambahkan gambar, informasi yang lebih luas, animasi serta video. Kata kunci : Android, Ceramah,Pengetahuan, Reproduksi
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KEIKUTSERTAAN PRIA DALAM KELUARGA BERENCANA DI DESA LENGKONG KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO Kiftiyah Kiftiyah; Nanik Nur Rosyidah; Herlina Herlina
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i1.635

Abstract

Keikutsertaan adalah proses yang aktif dimana seseorang mempunyai inisiatif danmenggunakan kebebasannya untuk melakukan suatu hal. Partisipasi pria dalam keluarga berencanasangat rendah dimana dalam masyarakat selalu beranggapan bahwa keluarga berencana ( KB ) hanyadiikuti oleh wanita dan pria hanya sebagai pengambil keputusan. Kemauan untuk berpartisipasimerupakan kunci utama bagi tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat khususnya priadalam keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yangmempengaruhi rendahnya keikutsertaan pria dalam keluarga berencana di Desa Lengkong KecamatanMojoanyar Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi seluruh pria  yang tidakmenggunakan alat kontrasepsi pria di Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokertosebanyak 431 orang dan sampel yang diambil 30 responden dengan menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data diperoleh dari hasil pengisiankuesioner oleh responden kemudian dilakukan editing,coding,scoring dan tabulating. Hasil penelitianini disajikan dalam bentuk diagram distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden pengetahuan pria tentangalat kontrasepsi pria sebanyak (73%) adalah baik, Pendidikan pria yang menjadi responden sebanyak(53%) adalah berpendidikan sedang ( SMA ) dan Pria yang mempunyai persepsi negative terhadap alatkontrasepsi pria sebanyak (77%). Disimpulkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan baik akan tetapirendahnya keikutsertaan pria dalam keluarga berencana juga dipengaruhi oleh pendidikan yang sedangdan persepsi yang negatif. Oleh karena itu hendaknya responden meningkatkan pendidikan danmerubah persepsinya dengan mencari informasi baik dari petugas kesehatan, buku-buku atau mediamassa sehingga dapat menambah wawasan tentang alat kontrasepsi pria
PENGARUH POLA KONSUMSI TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS JATINEGARA, JAKARTA TIMUR Bintang Petralina
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.2451

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Masa balita merupakan masa kritis dalam upaya menciptakan sumberdaya yang berkualitas. Masa tersebut di sebut masa emas dimana sel-sel otak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Hasil Riskesdas tahun 2007, 2013 dan 2018 menunjukan angka stunting pada balita masih di atas 30%. Pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi balita akan turut menentukan kualitas tumbuh dan kembang menjadi optimal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi dengan status gizi balitaMetode penelitian : Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai batita di Wilayah kerja Puskesmas Jatinegara dengan jumlah populasi 138 orang. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita di Wilayah kerja Puskesmas Jatinegara dengan sampel 58 orang, metode  pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dengan menggunakan formulir food frequency dan KMS. Lokasi penelitian di Puskesmas Jatinegara pada bulan Agustus 2019. Analisa data menggunakan spearman rho.Hasil penelitian : Balita  dengan pola konsumsi baik sebagian besar berstatus gizi baik yaitu 38 responden (65,5%), pola konsumsi baik dengan status gizi kurang 6 responden (10,3%). Balita dengan pola konsumsi kurang dengan status gizi baik berjumlah 3 responden (5.17%), dan pola konsumsi kurang dengan status gizi kurang 10 responden (17,2%), dan pola konsumsi kurang dengan gizi buruk 1 responden (1,7%). Pola konsumsi berhubungan dengan tatus gizi dengan nilai p value sebesar 0.000.Kesimpulan : Ada hubungan antara pola konsumsi dengan status gizi balita.Saran : Pentingnya memperhatikan pola konsumsi pada balita baik ketepatan waktu, ketepatan tekstur maupun ketepatan cara memberikan. Kata kunci           :Pola Konsumsi,Status Gizi,Balita 
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI JAHITAN PERINEUM PADA IBU NIFAS HARI KE-1 DI BPS DESY ANDRIANI,S.Tr.Keb TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Rosmiyati Rosmiyati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i1.603

Abstract

Terapi musik adalah suatu terapi yang menggunakan musik yang bertujuan untuk berbagaimasalah dalam aspek fisik, psikologis, kognitif dan kebutuhan sosial, sedangkan nyerimerupakan masalah psikologis.Nyeri jahitan perineum merupakan gangguan ketidaknyamanan yangdiakibatkan oleh robekan atau kerusakan jaringan sehingga muncul sensasi nyeri. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh musik klasik terhadap nyeri jahitan perineum pada saat nifashari ke-1.Metode penelitian yang digunakan adalah Pra eksperimen dengan rancangan penelitianOne Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normalterdapat 58 ibu bersalin. Sampel sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknikpurposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisa data Uji-t (t-test).Diketahui skala nyeri sebelum dilakukan terapi musik klasik nyeri sedang yaitu sebanyak 30orang dan skala nyeri setelah dilakukan terapi musi klasik nyeri ringansebanyak 18 orang (60%) dan nyeri sedang sebanyak 12 orang (40%). Kesimpulan adapengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat nyeri jahitan perineum pada ibu nifas pvalue=0,000. Saran bagi tempat penelitian hendaknya menerapkan terapi musik klasik dalampenatalaksanaan nyeri jahitan perineum pada ibu nifas guna membantu meringankan pada nyerijahitan perineum.Kata Kunci : Nyeri, Jahitan Perineum, Musik Klasik
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN CA SERVIK MENGGUNAKAN METODE VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Nurhimah Apriyanti; Vida WiraUtami; Yuli Yantina; Dessy Hermawan
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1705

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang Target pencapaian IVA di Lampung dengan Target 60 % padatahun 2017, dengan jumlah WUS di Wilayah Kerja Puseksmas Hajimena berjumlah 3882 dengan WUS yang datanguntuk melakukan pemeriksaan berjumlah 635 (16,35%). Padatahun 2018 target cakupan pemeriksaan IVA 70%, dengan jumlah WUS 4738 dengan jumlah WUS yang melakukan pemeriksaan IVA berjumlah 427 (9,02%).  Tujuan penelitian diketahuiFaktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemeriksaan Ca Servik Menggunakan Metode Visual AsamAsetat (Iva) Di Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Kecamatan Natar Kabupten Lampung Selatan Tahun2019. Metode Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian cros sectional. Variabel penelitian pengetahuan, dukungan suami dan peran petugas kesehatan dengan pemeriksaan CaServik menggunakan Metode Visual AsamAsetat (IVA). Populasi kepada wanita usia subur yang memiliki pasangan berjumlah 96 orang, pengambilan sampel secara proporsional random sampling. Penelitian di wilayah kerja Puskesmas Hajimena bulan Mei-Juni 2019. Menggunakan data primer. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat danbivariat (chisquare). Hasil penelitian diketahui bahwa responden yang tidak melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 66 (80,5%). Pengetahuan kurang baik sebanyak 65 (79,3%). Responden tidak ada dukungan suami sebanyak 51 (62,2%). Responden ada dukungan petugas tentang pemeriksaan IVA sebanyak 46 (56,1%).  Kesimpulan Ada hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan CaServik Menggunakan Metode Visual Asam Asetat (IVA) (p-value = 0,011dan OR 7,438 (CI 95% 1,566-35,332)). Ada hubungan dukungan suami (pvalue = 0,003 dan OR 6,900 (CI 95% 1,982-24,021)). Ada hubungan peran petugas kesehatan (p-value = 0,011 dan OR 7,438 (CI 95% 1,566-35,332)).  Saran lebih meningkatkan penyuluhan pada WUS tentang kanker serviks.  Kata kunci: kanker servik, pengetahuan, dukungan suami, dukungan petugas kesehatan, pemeriksaan IVA   
HUBUNGAN POLA AKTIFITAS DILUAR RUANGAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL Rizka Nur Fadilah; Dessy Hermawan; Yulistiana Evayanti; Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.1735

Abstract

ABSTRACT RELATIONSHIP PATTERN BEYOND ITS ACTIVITY ROOM WITH A BLOOD PRESSURE IN PREGNANT WOMEN  Background        :Indonesia is a tropical area with sun exposure occurs throughout the year, but the Indonesian population is still at risk for vitamin D.This happens because one of them is female using a closed clothes are still many activities carried out in an enclosed space that does not get direct sunlight exposure , Another thing that affects vitamin D deficiency that women who use clothes covered and rarely exposed to sunlight, as well as women who always use sunscreen also contribute to prevent the entry of ultraviolet rays from the sun to the skin, so that reduced synthesis of vitamin D in the skin as well as a lack of vitamin D . as a result, the risk of degenerative diseases such as hypertension.Purpose from research to determine the relationship between outdoor activity patterns and blood pressure in pregnant women at PMB Fitri Hayati, SST Bandar Lampung in 2019.Method :The study design using analytic correlation using primary data. Conducted from June to August with the sample in the study were as many as 30 respondents. Research by the sampling technique is random sampling. Collecting data using questionnaires and statistical data analysis using chi square test.result     : From the results of research conducted by the authors that note of 6 respondents were active in the building as much as 4 respondents (66.7%) blood pressure is not normal and 2 respondents (33.3%) normal blood pressure. While 24 respondents were active outside the building as much as 3 respondents (12.5%) abnormal blood pressure and 21 respondents (87.5%) normal blood pressure. The results of chi-square statistic test obtained with p-value = 0.005<α (0.05). With the obtained value is a systolic blood pressure of 100-130 and diastolic 70-80 mmHg.Conclusion   : There is a pattern of activity outdoors relationship with blood pressure in pregnant women in PMB FitriHayati, SST Bandar Lampung 2019.Suggestion It is hoped that this research can be applied by the respondents to be one of the solutions in order to stabilize blood pressure or prevent hypertension or anemia. This can be done at least every 3 times a week from 07.00 - 09.00 for a minimum time between 15-30 minutes. This can be done for those who are wearing hijab, if they leave the house wearing long clothes, it is recommended that when inside the house they are wearing short clothes, exposure to the sun can be from the window glass or behind the house that is beaged but there can still be light entering the house and avoid wearing sunblock in the morning. can block the content on exposure to direct sunlight.  Keywords     : The pattern of activity outdoors, Blood Pressure, Vitamin D   ABSTRAK Latar Belakang  :Indonesia merupakan daerah tropis dengan paparan sinar matahari terjadi sepanjang tahun, tetapi penduduk Indonesia masih berisiko mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini terjadi karena salah satunya yaitu perempuan menggunakan pakaian tertutup yang masih banyak kegiatan yang dilakukan di dalam ruang tertutup yang tidak mendapatkan paparan sinar matahari langsung. Hal lain yang mempengaruhi kekurangan vitamin D yaitu perempuan yang menggunakan pakaian tertutup dan jarang terpapar sinar matahari, serta perempuan yang selalu menggunakan tabir surya juga berperan menghambat masuknya sinar ultraviolet dari sinar matahari ke kulit, sehingga berkurang sintesa vitamin D di kulit serta kurangnya konsumsi vitamin D. Akibatnya berisiko terjadinya penyakit degeneratif seperti hipertensi.Tujuan dari penelitian Untuk mengetahui hubungan pola aktifitas diluar ruangan dengan Tekanan Darah pada ibu hamil di PMB Fitri Hayati, SST Bandar Lampung Tahun 2019.Metode :Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan korelasi menggunakan data primer. Dilakukan dari bulan Juni sampai dengan Agustus dengan sampel dalam penelitian adalah sebanyak 30 orang responden. Penelitian dengan teknik sampling yaitu random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisa data menggunakan uji statistic chi square.Hasil      :Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa diketahuidari 6 responden yang aktifdidalamgedungsebanyak 4 responden (66,7%) Tekanandarahtidak normal dan 2 responden (33,3%) Tekanandarah normal.Sedangkandari 24 responden yang aktifdiluargedungsebanyak 3 responden (12,5%) tekanandarahtidak normal dan 21 responden (87,5%) Tekanandarah normal.Hasiluji statistic chi-squarediperolehdengannilaip-value = 0,005<α (0,05). Dengandidapatnilaitekanandarahyaitusistolik 100 – 130 dan diastolic 70 – 80 mmHg.Kesimpulan  : Ada hubunganpolaaktifitasdiluarruangandengantekanandarahpadaibuhamil di PMB FitriHayati, SST Bandar Lampung Tahun 2019.Saran Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat diaplikasikan oleh para responden untuk dijadikan salah satu solusi agar dapat menstabilkan tekanan darah ataupun mencegah terjadinya hipertensi maupun anemia. Ini bisa dilakukan minimal setiap seminggu 3 kali dari pukul 07.00 – 09.00 dalam waktu minimal antara 15 – 30 menit. Ini bisa dilakukan bagi yang berhijab jika keluar rumah memakai pakaian panjang disarankan ketika didalam rumah sedang memakai pakaian pendek melakukan paparan sinar matahari bisa dari kaca jendela ataupun belakang rumah yang dipager namun masih bisa ada cahaya yang masuk kedalam rumah dan hindari memakai sunblock pada pagi hari yang dapat menghalangi kandungan pada paparan sinar matahari langsung. Kata Kunci    :PolaAktifitasdiluarruangan, TekananDarah, Vitamin D  
KAJIAN PEMBUATAN MARSHMALLOW DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L) Aulia Hardiyanti; Arie Nugroho; Sefanadia putri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i3.662

Abstract

Daun Kersen merupakan salah satu tanaman tinggi antioksidan, sedangkmarshmallow merupakan produk yang tinggi produktivitasnya, diharapkan daun kersen dapat meningkatkan pemanfaatan dari daun kersen ngkatannya produksivitas marshmallow di masyarakat. Tujuan penelitiaahuinya pengaruh penambahan ekstrak daun kersen terhadap sifat organolekstur, dan penerimaan keseluruhan) marshmallow serta aktivitasallow yang paling disukai. Penelitian ini menggunakan metode beruppok Lengkap (RAKL) dengan empat kali pengulangan dan 6 taraf, yaitu % (F1), 60% (F2), 90% (F3), 120% (F4), dan 150% (F5) dari total air yangpatkan suatu produk yang dapat diterima berdasarkan uji organoleptik an dibandingkan dengan kontrol, setelahnya dilakukan analisis aktivitas a Kruskal-Wallis menunjukkan penambahan konsentrasi ekstrak daun nyata terhadap sifat organoleptik (warna, aroma, tekstur, rasa, dan penerhmallow dengan penambahan ekstrak daun kersen yang paling disukai yakbahan daun kersen sebesar 30% memiliki aktivitas antioksidan 96,191%

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue