cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
Factors Associated With Premature Rupture Of Membrane Rokhila Rokhila; Siti Aisyah; Diah Sukarni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.11011

Abstract

Latar Belakang Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda mulai persalinan dan ditunggu satu jam sebelum terjadi in partu.Tujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan riwayat kehamilan ganda dengan kejadian Ketuban Pecah Dini di Puskemas Karya Mukti tahun 2021.Metode penelitian survey analitik yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua ibu bersalin yang berkunjung di Puskesmas Karya Mukti dengan sebanyak 84 responden  yang diambil secara sistematis  tekhnik  random Sampling. Data diolah secara analisis univariat dan bivariat dari 85 responden yang mengalami KPD sebanyak (40,5 %).Hasil Responden yang usianya resiko tinggi sebanyak (45,2%) dan usianya resiko rendah sebanyak (54,8%). Responden yang paritasnya resiko tinggi sebanyak (50 %) dan yang paritasnya resiko rendah sebanyak (50 %). Responden yang mengalami riwayat kehamilan ganda sebanyak (38,2%) dan responden tidak mengalami riwayat kehamilan ganda sebanyak (61,9 %).Kesimpulan ada hubungan yang bermakna antara usia,paritas,dan riwayat kehamilan ganda dengan kejadian KPD.Saran agar pihak Puskesmas Karya Mukti lebih aktif memberikan penyuluhan kepada ahli kebidanan yang berhubungan dengan KPD. Kata kunci : Kehamilan Ganda, Ketuban Pecah Dini, Paritas, Usia ABSTRACT Background: premature rupture of membranes is the rupture of the membranes before the onset of labor and being waited for one hour before in partu occursObjective: to determine the relationship between age, parity, and history of multiple pregnancies with premature rupture of membranes at PONED Karya Mukti Public Health Center in 2020.  Methods: This study used a quantitative analytical survey research design with a cross-sectional approach. The population of this study was all mothers giving birth at PONED Karya Mukti Public Health Center in 2020. The sample in this study was 84 mothers who were chosen using a random sampling technique. The data collected were analyzed using univariate and bivariate data analysis.Results: of the 84 respondents, 34 respondents (40.5%) experienced PROM. 45.2% of the respondents were categorized into an age group with a high risk of experiencing premature rupture of membranes and 54.8% of the respondents were categorized into an age group with a low risk of experiencing premature rupture of membranes. 50% of the respondents had high-risk parity and 50% of the respondents had low-risk parity. 38.2% of the respondents had a history of multiple pregnancies and 61.9% of the respondents had no history of multiple pregnancies.Conclusion: there was a significant relationship between age, parity, and history of multiple pregnancies with premature rupture of membranes.Suggestion: it is hoped that the officials of Karya Mukti Public Health Center actively provide counseling and training to midwives who directly deal with the occurrence of premature rupture of membranes. Keywords: Multiple Pregnancy, Premature rupture of membranes, Parity, AgeAtikah Proverawati & Cahyo Ismawati. Berat Badan Lahir Bayi Rendah (BBLR). Yogyakarta :Nuha Medika ; 2010.Dewatiningrum J. Kelainan Hematologi dalam Kehamilan. Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2010.Dorland, 2010. Kamus Kedokteran Dorland. Jakarta: EGCFraser, D. M. dan Cooper. M. A eds. Buku Ajar Bidan Myles, Ed 14 Jakarta : EGC. 2009.Gunawan. S. Reproduksi Kehamilan dan Persalinan. CV. Graha Jakarta. 2010.Hamilton. (2009). Asuhan Kebidanan. Jakarta : Nuha MedikaManuaba, Ida Bagus Gde. Anemia pada Kehamilan, Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk pendidikan bidan. Jakarta : EGC. 1998.Manuaba, I.B.G., Ken Taylor, dan Tom Gedeon. 2009. Gawat Darurat Obstetri ginekologi & Obstetri Ginekologi Sosial Untuk Profesi Bidan. EGC,Jakarta.Manuaba, I., Manuaba, C. & Manuaba, F., 2012. Pengantar Kuliah OObstetri.Jakarta: EGC.Manuaba, Ida Bagus Gde. 2015. Pengantar Kuliah Obtetri. EGC. Jakarta.Maryunani, 2016. Buku Praktis Kehamilan Dan Persalinan Patologis Dalam Kebidanan. Jakarta : Trans Info Media.Marmi, 2012. Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas Pueperium Care. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.Marmi, 2012. Intranatal Care Asuhan Kebidanan pada Persalinan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.Moktar. R. 1994. Sinopsis Obstetri Edisi I Ketuban Pecah Dini Dalam. Jakarta : EGC.Mochtar, R. 2012. Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi. EdisiIII. EGC, JakartaMorgan. G. dan Hamiton. C. Obstetri & Ginekologi : Panduan Praktik Jakarta : EGC. 2009.Nugroho, 2010. Kasus Emergency Kebidanan. Yogyakarta : Nuha Media.Octavia, R. & Fairuza, F. 2019. FaktorFaktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini di Rumah Sakit Budi Asih Serang Periode Oktober Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima.Parry, S. Strauss. J. F. Premature rupture of membrane dalam the New England Journal of medicine. 1998.Prasetyono. 2009. Mengenal Menu Sehat Ibu Hamil. DIVA Press. Jogjakarta.Prawirojardjo, Sarwono. 2014. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka.Pratama, Nur Andrian. 2013. Analisis Faktor Faktor Penyebab KejadianKematian Neonatus di Kabupaten Boyolali. [Naskah Publikasi].Universitas Surakarta, Surakarta.Rahma Sri Dewi, 2018. Hubungan Paritas dan Anemia dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Bangkinang Tahun 2018.Ria Aprilia, 2017. Faktor Resiko Ibu Bersalin yang mengalami Ketuban Pecah Dini di RSUD Bangkinang Tahun 2017.Rozi Rizqi, 2013. Faktor – factor yang Mempengaruhi terjadinya Ketuban Pecah Dini pada Kehamilan Aterm di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri.Saifuddin, Abdul Bari. 2006. Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. PenerbitYayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, JakartaSujiyatini. 2009. Asuhan Patologi Kebidanan. Pusaka Nuha Medika, Yogyakarta.Triana, Indrayani. 2017. Faktor – factor yang berhubungan dengan Ketuban Pecah Dini pada Ibu Bersalin di Puskesmas Tanggeng Tahun 2017.Winkjosastro, dkk. 2007. Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka SarwonoPrawirohardjo, JakartaWinkjosastro, H. 2011. Ilmu Kandungan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, JakartaWira Meiriza, 2013. Hubungan Umur dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini di Ruang Rawat Inap Kebidanan RSUD Solok.  
THE The Effect Of Counseling On Anxiety In Facing Labor To Primigravida Mothers EFFECT OF COUNSELING ON ANXIETY IN FACING LABOR TO PRIMIGRAVIDA MOTHERS IN BPM SALABIAH Rayana Iswani; Fatiyani Fatiyani; Ernita Ernita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7405

Abstract

ABSTRAK : PENGARUH KONSELING TERHADAP KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN  PADA IBU PRIMIGRAVIDA Latar Belakang: Kehamilan yang sehat dan lancar merupakan dambaan setiap wanita, namun seringkali dalam prosesnya wanita mengalami gangguan-gangguan seperti rasa cemas dan takut akan kelahiran anak atau peran menjadi ibu. Kecemasan, ketakutan dan panik berdampak negatif pada ibu sejak masa kehamilan sampai persalinan. Kecemasan dan ketakutan akan menimbulkan stress. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecemasan wanita dengan kehamilan pertama adalah dengan dilakukannya konseling.Tujuan : untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu primigravida.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil primigravida trimester III sebanyak 24 orang, tehnik pengambiilan sampel adalah total populasi. Pemberian konseling kepada ibu hamil primigravida. Intrumen penilaian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan skala kecemasan Hamilton anxiety rating scale (HARS)Hasil: Hasil penelitian yang didapat yaitu terdapat 22 responden yang mengalami penurunan kecemasan dengan mean rank 11.50, setalah dilakukan uji Wilcoxon didapat nilai asym. Sig (2 Tailed) 0,000.Kesimpulan : penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian konseling berpengaruh terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu primigravida.Saran: untuk tenaga kesehatan konseling dapat dijadikan salah satu intervensi pada ibu hamil guna menurunkan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci : Konseling, Kecemasan, Ibu hamil primigravida ABSTRACT Background: A healthy and smooth pregnancy is the dream of every woman, but often in the process women experience problems such as anxiety and fear of the birth of a child or the role of motherhood. Anxiety, fear and panic have a negative impact on mothers from pregnancy to delivery. Anxiety and fear will cause stress. One way that can be done to overcome the anxiety of women with their first pregnancy is through counseling.Objective: This study aims to determine the effect of counseling on anxiety in dealing with childbirth in primigravida mothers.Methods: This research is a quasi-experimental research with one group pretest-posttest design. The sample of this study were 24 pregnant primigravida third trimester pregnant women, the sampling technique was the total population. Providing counseling to primigravida pregnant women. The assessment instrument used in this study was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).Results: The results of the study obtained that there were 22 respondents who experienced a decrease in anxiety with a mean rank of 11.50, after the Wilcoxon test the asym value was obtained. Sig (2 Tailed) 0.000.Conclusion: This study can be concluded that the provision of counseling has an effect on anxiety in dealing with childbirth in primigravida mothers.Suggestion: For health workers, counseling can be used as an intervention for pregnant women to reduce maternal anxiety in facing childbirth. Kata Kunci : Counseling, Anxiety, Primigravida pregnant women
Maternal And Perinatal Outcomes In Adolescent Mothers Referred To A Central Hospital In West Java Indonesia Puspa Sari; Hartanto Bayuaji; Dany Hilmanto
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.10457

Abstract

Latar Belakang: Angka persalinan remaja di dunia masih tinggi. Di Asia Tenggara, sekitar 6 juta remaja melahirkan setiap tahunnya, termasuk di Jawa Barat, Indonesia. Selain itu, beberapa kehamilan remaja dirujuk ke rumah sakit pusat untuk mendapatkan perawatan medis selama persalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis luaran maternal dan perinatal yang merugikan pada remaja yang dirujuk ke rumah sakit pusat di Jawa Barat.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan data sekunder, dikumpulkan dari remaja yang melahirkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Jawa Barat, Indonesia. Terdapat 517 ibu hamil yang dirujuk antara bulan Januari 2019 hingga Agustus 2020 untuk persalinan. Data dimasukkan, dibersihkan, dan dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 27.Hasil: Analisis Chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara usia dengan preeklampsia, eklampsia, ketuban pecah dini (KPD), plasenta previa, dan komplikasi lainnya. Hasil yang paling umum menunjukkan hubungan yang signifikan pada masa remaja adalah eklampsia (5,15%); KPD (23,18%); kelahiran prematur (23,60%); solusio plasenta (0,34%), dengan metode persalinan pervaginam terbanyak (65,24%).Kesimpulan: Prevalensi eklamsia, KPD, kelahiran prematur, dan solusio plasenta lebih tinggi pada kehamilan remaja. Persalinan remaja menimbulkan banyak risiko dibandingkan dengan wanita dewasa.Saran: Peran berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencegah persalinan remaja mulai dari pelayanan kesehatan primer. Kata Kunci: persalinan remaja; luaran ibu dan perinatal ABSTRACT Introduction: The number of adolescent birth in the world is still high. In South-East Asia, about 6 million adolescents give birth each year, including in West Java, Indonesia. Moreover, several adolescent pregnancies are referred to the central hospital to receive medical treatment during delivery.Objective: This study aimed to analyze the adverse maternal and perinatal outcomes of adolescent mother referred to a central hospital in West Java.Methode: This study was a cross sectional study with secondary data, gathered from adolescent who gave birth at Hasan Sadikin Hospital in West Java, Indonesia. There were 517 pregnant women referred between January 2019 to August 2020 for delivery. Data were entered, cleaned, and analyzed by using SPSS version 27.Result: The Chi-square analysis showed a significant relationship between age and preeclampsia, eclampsia, premature rupture of membranes (PROM), placenta previa, and other complications. The most common maternal outcomes showing a significant relationship in adolescence were eclampsia (5.15%); PROM (23.18%); preterm birth (23.60%); placental abruption (0.34%), with the most vaginal delivery method (65.24%).Conclusion: Prevalence of eclampsia, PROM, preterm birth, and placenta abruption were higher in adolescent pregnancy. Adolescent childbirth poses many risks compared to adult women.Suggestions: The role of various parties is needed to prevent adolescent childbirth start with primary healthcare. Keyword: adolescent childbirth; maternal and perinatal outcomes
Differences In Knowledge And Attitudes In The Pocketbook Of Toddler Development Growth Dianna Dianna; Henny Fitriani; Linasaron Purba
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.10118

Abstract

Latar Belakang: Anak harus mendapatkan pemantauan pertumbuhannya sesuai usia. Dengan ditemukan secara dini penyimpangan pertumbuhan anak, maka intervensi lebih mudah dilakukan oleh tenaga kesehata. Bebagai cara dalam menyampaikan paparan tentang pertumbuhan dan perkembangan anak, misalnya melalui penyuluhan menggunakan power point, lembar balik, leaflet dan buku saku. Pelaksanaan penyuluhan yang menggunakan media buku saku didapati lebih menarik dan bisa mempermudah pembaca.Tujuan: Menganalisis pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah diberikan buku saku tentang pertumbuhan perkembangan balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Nanga Tayap tahun 2020.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-posttes. Responden sebnayak 34 ibu yang memiliki balita, analisis yang digunakan adalah uji noemalitas data, uji t-tes berpasangan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan buku saku dan untuk mengetahui perbedaan sikap sebelum dan sesudah diberikan buku saku.Hasil: Ada perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan buku saku tentang pertumbuhan dan perkembangan balita (p=0,000). Ada perbedaan sikap yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan buku saku tentang pertumbuhan dan perkembangan balita (p=0,000).Kesimpulan: Pengetahun dan sikap memiliki perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan buku saku tentang pertumbuhan dan perkembangan balita.Saran: Perlu adanya pemantauan dan pengembangan media edukasi berupa buku saku untuk peningkatan pengetahuan dan sikap. Kata Kunci : Balita, Buku Saku Pertumbuhan Perkembangan, Pengetahuan, Sikap ABSTRACT Background: Children should get age-appropriate growth monitoring. By finding early deviations in child growth, intervention is easier for health workers to do. Various ways to convey exposure about children's growth and development, for example through counseling using power points, turning sheets, leaflets and pocket books. The implementation of counseling using pocket book media is found to be more interesting and can make it easier for readers.Objective: Analyzing the knowledge and attitudes of mothers before and after being given a pocket book about the growth of toddler development in the work area of UPTD Nanga Tayap Health Center in 2020.Methods: This study used a one group pretest-posttest design. Respondents were 34 mothers who had toddlers, the analysis used was a data noemality test, a paired t-test to determine differences in knowledge before and after being given a pocket book and to determine differences in attitudes before and after being given a pocketbook.Results: There were significant differences in knowledge before and after being given a pocket book on toddler growth and development (p = 0.000). There were significant differences in attitudes before and after being given a pocketbook on toddler growth and development (p = 0.000).Conclusion: Knowledge and attitudes have differences between before and after being given a pocket book about the growth and development of toddlers.Suggestions: There is a need for monitoring and developing educational media in the form of pocket books to increase knowledge and attitudes. Keywords: Attitudes, Growth Development Pocketbook, Knowledge, Toddlers
The Effect Of The Providence Of Delivery Course On The Progress Of Labor In The Active Phase I Gusti Ayu Putu Dewi Agustina; Neneng Siti Lathifah; Ratna Dewi Putri; Nurllyani Nurlyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7818

Abstract

Latar Belakang: Persalinan kala I merupakan suatu proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban dilepaskan dari rahim ibu. Proporsi gangguan/komplikasi persalinan pada wanita usia 10-54 tahun di Provinsi Lampung berdasarkan Riskesdas 2018 meliputi perdarahan sebanyak 2,63%, kejang sebanyak 0,24%, ketuban pecah dini sebanyak 4,22% dan persalinan lama sebanyak 3,72%. Salah satu makanan yang mengandung energi cukup besar adalah kurma yang mengandung fruktosa dan glukosa yang semuanya merupakan sumber energi yang mudah diserap tubuh dan dapat membantu mempercepat lamanya persalinan.Tujuan : Diketahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap lama persalinan kala I fase aktif di wilayah kerja Puskesmas Seputih Raman tahun 2022 .Jenis penelitian : Eksperimen semu kuantitatif, dengan pendekatan desain non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu primigravida sebanyak 42 ibu dengan sampel 32 responden yang terdiri dari 16 responden pada kelompok perlakuan dan 16 responden pada kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (independent t-test).Hasil : Diketahui rata-rata lama persalinan fase aktif kelompok intervensi 196,0 menit, standar deviasi 27,3 menit, nilai minimal 150 menit dan nilai maksimal 265 menit dan kelompok kontrol 246,5 menit, standar deviasi adalah 28,2 menit, nilai minimal 185 menit dan nilai maksimal 305 menit.Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian sari kurma terhadap lama persalinan fase I aktif di Puskesmas Seputih Raman tahun 2022 (p-value = 0,000).Saran : Dapat memberikan terapi dan pengetahuan kepada ibu bersalin agar dapat mengantisipasi lamanya fase aktif persalinan kala I dengan mengkonsumsi sari kurma dan memberikan sari kurma sejak awal kehamilan. Kata Kunci : Fase Aktif, Persalinan Kala I dan Sari Kurma ABSTRACT Background: First stage of labor is a process in which the baby, placenta and membranes are released from the mother's uterus. The proportion of labor disorders/complications in women aged 10-54 years in Lampung Province based on the 2018 Riskesdas included bleeding as much as 2.63%, convulsions as much as 0.24%, premature rupture of membranes as much as 4.22% and prolonged labor by 3.72 %. One of the foods that contain considerable energy is dates which contain fructose and glucose, all of which are sources of energy that are easily absorbed by the body and can help speed up the length of labor.Purpose : It is known that the effect of giving date palm juice on the duration of the first stage of labor in the active phase in the working area of the Seputih Raman Health Center in 2022 .Research type : Quantitative quasi experiment, with a non-equivalent design approach. The population in this study were primigravida mothers as many as 42 mothers with a sample of 32 respondents of which 16 were in the treatment group and 16 respondents in the control group. Collecting data using observation sheets, data analysis using univariate and bivariate analysis (independent t-test).Results : It is known that the average duration of labor in the active phase of the intervention group is 196.0 minutes, standard deviation is 27.3 minutes, the minimum value is 150 minutes and the maximum value is 265 minutes and the control group is 246.5 minutes, the standard deviation is 28.2 minutes, the minimum value is 185 minutes and a maximum value of 305 minutes.Conclusion : There is an effect of giving date palm juice on the duration of active phase I labor at the Seputih Raman Health Center in 2022 (p-value = 0.000).Suggestion : Can provide therapy and knowledge to maternity mothers to be able to anticipate the duration of the active phase of the first stage of labor by consuming date palm juice and giving date palm juice from the beginning of pregnancy. Keywords : Active Phase, First Stage Labor and Sari Kurma 
Relationship Of Service Management Quality With ANC Visit Erlina Erlina; Elvieta Elvieta; Yenni Fitri Wahyuni; Nurul Huda
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7407

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) mengatakan sekitar 810 wanita meninggal karena penyebab yang dapat dicegah terkait kehamilan dan persalinan. Komplikasi kehamilan dan persalinan sebagai penyebab tertinggi kematian ibu tersebut dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui antenatal care (ANC) secara teratur. Dalam praktek kebidanan pemberian asuhan kebidanan yang berkualitas sangat dibutuhkan. Kualitas pelayanan kebidanan ditentukan dengan cara bidan membina hubungan baik sesama rekan, sejawat ataupun dengan orang yang diberi asuhan.Tujuan : untuk mengetahui hubungan kualitas manajemen pelayanan dengan kunjungan ANC di PMB Roslina Kecamatan Samudra Kabupaten Aceh Utara.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sejumlah 53 orang, teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian yang didapat yaitu kualitas manajemen pelayanan yang berkatagori baik semua ibu melakukan kunjungan ANC dengan lengkap sebesar 100% dan pada kualitas manajemen pelayanan yang bergatagori cukup semua ibu melakukan kunjungan pemeriksaan ANC lengkap sebesar 100%. Hasil uji Chi Square dengan p = 0,001 (< 0.05).Kesimpulan : Ada hubungan antara kualitas manajemen pelayanan dengan kunjungan ANC di PMB Roslina kecamatan samudra Kabupaten Aceh utara.Saran: untuk tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan hendaknya selalu menjaga kualitas pelayanan dengan memperhatikan prinsip-prinsip manajemen pelayanan. Kata Kunci : Kualitas Manajemen Pelayanan, Kunjungan ANC, Ibu Hamil ABSTRACT Background: The World Health Organization (WHO) says about 810 women die from preventable causes related to pregnancy and childbirth. Complications of pregnancy and childbirth as the highest cause of maternal death can be prevented by regular antenatal care (ANC). In midwifery practice the provision of quality midwifery care is needed. The quality of midwifery services is determined by the way the midwife fosters good relations with colleagues or with the person being cared.Objective: This study aims to determine the relationship between service management quality and ANC visits at PMB Roslina, Samudra District, North Aceh Regency.Methods: This research is an analytical descriptive research with a cross sectional design. The sample of this study was 53 third trimester pregnant women, the sampling technique was the total population. The instrument used is the questionnaire . Bivariate analysis using chi square test.Results: The results of the study were that the quality of service management in the well category all mothers made complete ANC visits by 100% and in the quality of service management in the enough category all mothers made complete ANC visits by 100%. Chi Square test results with p = 0.001 (< 0.05).Conclusion: There is a relationship between the quality of service management and ANC visits at PMB Roslina, Ocean District, North Aceh RegencySuggestion: For health workers in providing services, they should always maintain the quality of service by taking into account the principles of service management. Keywords  : Quality of Service Management, ANC Visits, Pregnant Women
Factors Associated With Toddlers’ Visit At Village Integrated Healthcare Center Siti Mariyam; Tuti Farida; Sri Handayani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.10915

Abstract

Latar Belakang: Balita termasuk salah satu kelompok yang berisiko terhadap masalah kesehatan.Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Cakupan D/S pada tahun 2018 belum mencapai target 85%, baru mencapai 73,2% (669,814 balita) dari 914,527 balita. Angka ini mengalami penurunan dibanding tahun 2017 (75,99%). Cakupan D/S belum mencapai target antara lain disebabkan efektifitas kegiatan posyandu dan kegiatan luar puskesmas belum optimal. Data profil posyandu di desa Marga Bakti sasaran balita umur 0-59 tahun 2.671 balita, pada tahun 2020 terdapat jumlah Balita yang berkunjung  sebanyak 548. Dampak anak balita yang tidak dibawa ke posyandu diantaranya tidak terpantaunya status gizi anak, balita akan menderita penyakit seperti hepatitis, campak, tuberculosis apabila tidak diimunisasi, dan paling utama yaitu akan meningkatnya kasus kematian anak balita.Tujuan penelitian ini yaitu diketahui hubungan pengetahuan, sikap ibu dan dukungan keluarga secara simultan dengan kunjungan balita di Posyandu Desa Marga Bhakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan komering Ulu Tahun 2021.Metode Penelitian kuantitatif desain cross sectional. Di posyandu Desa Marga Bhakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan komering Ulu Tahun 2021.Populasi semua ibu yang membawa balita ke posyandu dari bulan Januari – April berjumlah 89 balita dengan sampel  berjumlah 89 balita.analisa data univariate dan bivariate dengan chi square.Hasil responden yang berpengetahuan baik 76,9% berkunjung ke posyandu,pada sikap ibu yang positif terdapat 68,1% kunjungan balita ke posyandu, pada ibu yang mendapatkan dukungan 71,4% yang tidak mengkunjungi posyandu.Kesimpulan Ada hubungan dukungan keluarga secara simultan dengan dengan Kunjungan BalitaSaran dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Balita,Kunjungan,Posyandu ABSTRACT Background: Toddlers are included in a group that is at high risk of experiencing health problems. The data from the South Sumatra provincial health office showed the D/S coverage in 2018 has not reached the target of 85%, only reaching 73.2% (669,814 toddlers) out of 914,527 toddlers. This shows a decrease compared to 2017 (75.99%). The D/S coverage has not reached the target partly because the effectiveness of the activities of the integrated healthcare center and the activities outside the public health center has not been optimal. based on the data from the integrated healthcare centers in Marga Bhakti village targeting toddlers aged 0 – 5 years, there were 2.671 toddlers, and only 548 toddlers were brought to visit the integrated healthcare center. The impacts on children who do not routinely visit the integrated healthcare center are that their nutritional status is not monitored, they will suffer from diseases such as hepatitis, measles, and tuberculosis if they are not immunized, and most importantly, there will be an increase in cases of death of toddlers.Objective: to determine the relationship between the level of knowledge, mother's attitude, and family support simultaneously with toddlers’ visit at the integrated healthcare center in Marga Bhakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency in 2021Research Methods: Quantitative research method with a cross-sectional design was used in this study. The study was conducted at the integrated healthcare centers in Marga Bhakti Village, Sinar Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency in 2021. The population in the study were all mothers who brought their toddlers to the integrated health center from January to April totaling 89 toddlers.  The sample of the study was 89 toddlers. Univariate and bivariate data analysis with chi-square statistical tests were used to analyze the data.Results: 76, 9 % of the respondents who had a good level of knowledge visited the integrated healthcare center. Regarding mothers' attitudes, 68,1 %  of the respondents who had good attitudes toward toddlers' visit at the integrated healthcare center visited the integrated healthcare center. Then, in terms of family support, 71, 4% of the respondents did not visit the integrated healthcare center.Conclusion: There was a relationship between the level of knowledge, the mother's attitude, and family support simultaneously with toddlers’ visit at the integrated healthcare centerSuggestion: the results of the study can be used as references and recommendations to improve health services Keywords: Toddlers, Visit, Integrated healthcare center 
The Effect Of Garlic Extract (Allium Sativum) On Total Cholesterol Levels In High School Adolescent With Overnutrition Hevy Susanda; Yulistina Evayanti; Dainty Maternity; Zarma Zarma
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7741

Abstract

Latar Belakang Prevalensi obesitas penduduk Indonesia berusia ≥15 tahun cenderung meningkat dari 18,8% pada tahun 2007 menjadi 31% pada tahun 2018 dengan risiko gangguan kolesterol, penyakit kardiovaskular, sindrom metabolik, dan kanker.Tujuan penelitian untuk mengetahui rata-rata kadar kolesterol total setelah pemberian ekstrak bawang putih pada remaja SMA dengan gizi lebih di Kecamatan Tanjung Karang Pusat.Metode penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design pada populasi remaja SMA yang mengambil 30 subjek secara purposive sampling dari bulan Mei sampai Juli. Kriteria inklusi: usia 15-18 tahun, gizi lebih, kolesterol total 170 mg/dL. Dikecualikan jika kritis/menderita komplikasi/komorbid, menolak atau tidak mendapat persetujuan orang tua, diketahui memiliki alergi terhadap bawang putih, atau sedang menggunakan terapi lain untuk menurunkan kolesterol. Analisis niat untuk mengobati dilakukan, uji normalitas dilakukan dengan Shapiro-Wilk, dan perbedaan rata-rata kolesterol total dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil Diketahui bahwa rata-rata kadar kolesterol sebelum dan sesudah diberikan ekstrak bawang putih adalah 192,37 vs 175,00 mg/dL, nilai SD 17,94 vs 31,42; SE 3.27 vs 5.73; minimum 170 vs 131 mg/dl, maksimum 238 vs 268 mg/dl.Kesimpulan Ada pengaruh pemberian ekstrak bawang putih terhadap penurunan kolesterol total pada remaja SMA dengan gizi lebih (p-value = 0,005). Tidak adanya pemantauan pola makan dan aktivitas fisik selama penelitian, oleh karena itu perlu diperhatikan pada penelitian selanjutnya.Saran Disarankan untuk melakukan pemeriksaan kolesterol total pada remaja SMA dengan gizi lebih dan memberikan edukasi terkait resiko yang mungkin terjadi kedepannya. Kata kunci: Ekstrak Bawang Putih, Gizi Lebih,Kolesterol Total,Remaja SMA ABSTRACT  Backgraound The obesity prevalence of the Indonesian population aged ≥15 years tended to increase from 18.8% in 2007 to 31% in 2018 with the risk of cholesterol disorders, cardiovascular disease, metabolic syndrome, and cancer.The purpose of the study was to determine the average level of total cholesterol after garlic extract administration to high school adolescents with overnutrition in the Tanjung Karang Pusat sub-district.MethodsThis was pre-experimental research with a one-group pretest-posttest design in a population of high school adolescents who took 30 subjects by purposive sampling from May to July. Inclusion criteria: age 15-18 years, overnutrition, total cholesterol 170 mg/dL. Excluded if critical / suffering from complications / comorbid, refused or did not get parental consent, known to have allergies against garlic, or were using other therapies to lower cholesterol. Intention to treat analysis was performed, a normality test was carried out with Shapiro-Wilk, and the difference in average total cholesterol was analyzed using the Wilcoxon test.Result It was known that the average cholesterol levels before and after being given garlic extract were 192.37 vs. 175.00 mg/dL, SD value 17.94 vs. 31.42; SE 3.27 vs 5.73; minimum 170 vs 131 mg/dl, maximum 238 vs 268 mg/dl.Conclusion There was an influence administration of garlic extract to reduce total cholesterol in high school adolescents with overnutrition (p-value = 0.005).  There was no monitoring of diet patterns and physical activity during the study, therefore it must be considered in further research.Suggestion It was recommended to check total cholesterol in high school adolescents with overnutrition and provide education related to risks that might occur in the future. Keywords: High school adolescents, overnutrition, garlic extract, total cholesterol
Mother's Knowledge About The Benefits Of Dates (Phoenix Dactylifera L.) As An Effort To Spread Labor Yadul Ulya; Siskha Maya Herlina; Regina Pricilia Yunika
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.9459

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan cairan dan nutrisi merupakan kebutuhan fisiologis yang harus dipenuhi ibu secara adekuat selama persalinan. Salah satu buah yang mengandung banyak energi  adalah kurma. Kurma mengandung banyak karbohidrat, mempengaruhi jalannya persalinan dan spontanitas persalinan serta mengurangi perdarahan setelah melahirkan. Kurma juga mengandung vitamin B, mineral, zat besi, kalsium, magnesium, potasium, asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak juga menyediakan energi untuk prostaglandin. Asam lemak dapat membantu menyimpan energi dan memperkuat otot-otot rahim. Kurma juga mengandung hormon yang dapat meregangkan rahim  menjelang kelahiran bayi.Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang manfaat kurma (Phoenix dactylifera L.) sebagai upaya memperlancar persalinan.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner secara door to door. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dengan menggunakan program SPSS dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.Hasil: Berdasarkan distribusi frekuensi gambaran pengetahuan tentang manfaat kurma berdasarkan karakteristik didapatkan bahwa pengetahuan responden tentang manfaat kurma sebagian besar baik yakni berjumlah 21 (52.2%). Sedangkan yang pengetahuan cukup berjumlah 19 (47.5%).Kesimpulan: Pengetahuan responden sebagian besar memliki pengetahuan yang baik mengenai manfaat kurma (Phoenix dactylifera L.) sebagai upaya memperlancar persalinan.Saran: Kurma sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak untuk mendukung tumbuh kembang fisik dan kecerdasan yang optimal. Kata Kunci: Pengetahuan, Manfaat, Kurma, Persalinan ABSTRACT Background: Fluid and nutritional needs are physiological needs that must be met adequately by the mother during labour. One fruit that contains a lot of energy is the date. Dates contain a lot of carbohydrates, affect the course of labor and the spontaneity of labor and reduce bleeding after childbirth. Dates also contain B vitamins, minerals, iron, calcium, magnesium, potassium, saturated fatty acids and unsaturated fatty acids. Fatty acids also provide energy for prostaglandins. Fatty acids can help store energy and strengthen the uterine muscles. Dates also contain hormones that can stretch the uterus before the baby is born.Puspose: To find out the description of mother's knowledge about the benefits of dates (Phoenix dactylifera L.) as an effort to facilitate labor.Method: This type of research uses a descriptive research type. The sample in this study were third trimester pregnant women, totaling 40 people. This study used data collection techniques through door to door questionnaires. The data obtained were analyzed univariately using the SPSS program and presented in the form of frequency and percentage distributions.Results: Based on the frequency distribution of knowledge about the benefits of dates based on characteristics, it was found that the respondents' knowledge about the benefits of dates was mostly good, namely 21 (52.2%). While those with sufficient knowledge amounted to 19 (47.5%).Conclusion: Most of the respondents have good knowledge about the benefits of dates (Phoenix dactylifera L.) as an effort to facilitate labor.Suggestion: Dates are highly recommended for consumption by pregnant women, nursing mothers and children to support optimal physical and intelligence growth. Keywords: Knowledge, Benefits, Dates, Childbirth
Effect Massage On Baby Weight Yanti Herawati; Desi Trisiani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.10502

Abstract

Latar Belakang: Anak memiliki nilai yang sangat tinggi untuk keluarga dan bangsa, setiap orang tua mengharapkan anaknya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Tercapainya pertumbuhan dan perkembangan yang optimal merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan, perilaku, dan rangsangan atau stimulasi yang berguna. Berat badan merupakan ukuran antopometri yang terpenting dan paling sering digunakan terutama pada bayi. Pijat adalah kegiatan merangsang kemampuan semua aspek perkembangan dasar baduta yang meliputi stimulasi sentuh, gerak, urut, pendengaran dan penglihatan dengan mengutamakan rasa nyaman. Manfaat pijat bayi antara lain meningkatkan berat badan, membuat bayi semakin tenang, meningkatkan efektivitas istirahat (tidur bayi), meningkatkan pertumbuhan, memperbaiki konsentrasi bayi, meningkatkan produksi ASI, membantu meringankan ketidaknyamanan dalam pencernaan dan tekanan emosi dan memperkuat sistim kekebalan tubuh.Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh massage pada berat badan bayi di di Klinik Mom & Baby Spa PMB D.Metode: Penelitian ini berjenis quasi experimental dengan rancangan pre-test dan post test with control group design menggunakan uji Independent t-test. Penelitian  ini  telah  dilaksanakan  di  Klinik Mom & Baby Spa PMB D bulan April sampai September 2022. Total sample sebanyak 52 bayi, yaitu dipilih dari populasi berdasarkan pertimbangan Kriteria Inklusi yaitu bayi berumur 0-12 bulan, bayi sehat, bayi yang datang treatment teratur selama 3 bulan berturut-turut dengan kriteria inklusi, eksklusi dan Drop Out. Sampel yang digunakan sebanyak 26 bayi yang diberi massage dan 26 bayi yang tidak diberikan massage.Pengumpulan data menggunakan alat ukur timbangan bayi 20 kg jenis timbangan tidur yang telah diuji kalibrasi. Analisis data secara statistik Independent t-test. Penyajian data menggunakan tabel yang di jelaskan secara deskriptif.Hasil: bahwa kenaikan berat badan bayi pada kelompok kontrol dan perlakuan didapatkan nilai P Value 0,013 yang artinya ada perbedaan signifikan berat badan pada bayi dilakukan masase dengan bayi yang tidak dilakukan masase. Rata-rata berat badan bayi yang dilakukan masase (10,71 gram) lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata berat badan bayi yang tidak dilakukan masase.Kesimpulan: Berdasarkan tujuan penelitian, Di ketahui bahwa ada perbedaan kenaikan berat badan bayi sebelum dan sesudah diberikan massage pada kelompok perlakuan. Tetapi Tidak ada perbedaan kenaikan berat badan bayi sebelum dan sesudah diberikan pijat bayi pada kelompok kontrol.Saran : Diharapkan bidan untuk memberikan pelayanan massage pada bayi dan memberikan penyuluhan serta mengajarkan mengenai teknik serta manfaat dari pijat bayi ini kepada para orang tua bayi agar dapat diaplikasikan sehingga membantu dalam meningkatkan berat badan bayi. Kata Kunci :Kenaikan Berat Badan, Pijat Bayi ABSTRACT Background: Body weight is the most important and frequently used anthropometric measurement, especially in infants. Weighing is a crucial measurement in assessing infants or toddlers. There are many factors that hinder their development, preventing infants from reaching their genetic potential, including nutrition and stimulation (baby massage).Objective: This research aimed to determine the effect of massage on infant weight gain at the Mom & Baby Spa PMB D Clinic.Methods: This study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test with a control group design, using the Independent t-test. The study was conducted at the Mom & Baby Spa PMB D Clinic from April to September 2022. The total sample consisted of 52 infants, selected from the population based on inclusion criteria, including infants aged 0-12 months, healthy infants, and infants who received regular treatment for 3 consecutive months with inclusion, exclusion, and dropout criteria. The sample used comprised 26 infants who received baby massage and 26 infants who did not receive baby massage. Data was collected using a 20 kg baby weighing scale, specifically a calibrated bed scale. Data analysis was performed using an Independent t-test, and data presentation was done using descriptive tables.Results: The research showed that the increase in infant weight in the control and treatment groups had a P-value of 0.013, indicating a significant difference in weight gain between infants who received massages and those who did not. The average weight of infants who received baby massage (10.71 grams) was higher compared to the average weight of infants who did not receive massage.Conclusion: There was a difference in infant weight gain before and after receiving baby massage in the treatment group. However, there was no difference in infant weight gain before and after receiving a baby massage in the control group.Suggestions: It is recommended that midwives provide baby massage services for infants and provide education and instruction on the techniques and benefits of baby massage to parents to help improve infant weight gain. Keywords: Infants, Body Weight, Massage 

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue