cover
Contact Name
Rita Oktavia
Contact Email
ritaoktavia87@gmail.com
Phone
+6285373532786
Journal Mail Official
info@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
2nd Floor Building, STKIP Bina Bangsa Meulaboh. Jl. Meulaboh-Tapaktuan, Kec. Meureubo, Kab Aceh Barat. Postal Code: 23681.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 23553782     EISSN : 25794647     DOI : -
Core Subject : Education,
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (e-ISSN 2579-4647 dan p-ISSN 2355-3782) merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan matematika dan tebit 2 kali dalam setahun (Maret dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
PENGEMBANGAN PENDEKATAN SAINTIFIK K-13 BERBASIS MEDIA AUTOGRAPH UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) Rangkuti, Rizki Kurniawan; Nasution, Tuti Ariani; Rangkuti, Rahmat Taufik; Nurmasitah, Nurmasitah; Ar-Razy, Miftah
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan menurut Thiagarajan, yaitu model 4D dengan dimodifikasi. Sasaran uji coba dalam penelitian ini adalah siswa MTs Negeri 2 Labuhanbatu kelas IX-B tahun pelajaran 2019/2020. Peningkatan kemampuan Higher Order Thinking Skill (HOTS) matematika siswa diperoleh dari peningkatan rata-rata indikator kemampuan Higher Order Thinking Skill (HOTS) matematika, hasil pencapaian peningkatan Higher Order Thinking Skill (HOTS) matematika siswa pada Pre Test uji coba 1 adalah sebanyak 21 siswa atau 65,62% dan pada Post Test sebanyak 24 siswa atau 75%. Dari hasil ini dapat disimpulkan terjadi peningkatan jumlah siswa yaitu sebanyak 3 siswa atau sebesar 9,37%. Sementara untuk uji coba 2 hasil pencapaian peningkatan Higher Order Thinking Skill (HOTS) matematika sisiwa pada Pre Test siswa yang tuntas sebanyak 26 siswa atau 81,25% dan pada Post Test siswa yang tuntas sebanyak 29 siswa atau 90,62%. Oleh karena itu dapat disimpulkan terjadi peningkatan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 3 siswa atau 9,37%. Kata-kata kunci: Pendekatan Saintifik, Media Autograph, Higher Order Thinking Skill (HOTS) 
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL TUTORIAL BERBASIS MEDIA CD INTERAKTIF DI SMA GAJAH MEDAN T.P 2011/2012s Ritonga, Fauziawati
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2018): MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjawab apakah menggunakan model tutorial dapat meningkatkan kemampuan belajar matemtika dan aktivitas pada siswa SMA Gajah Mada Medan di kelas XI-IPA pada materi suku banyak.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, yaitu mengetahui peningkatakan kemampua belajar siswa dalam belajar matematika dan penimgkatan aktivitas siswa. Teknik dan alat pengumpulan data dalam pnelitian ini adalah melalui tes dan lembar observasi.Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan tes uraian tertulis. Dan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA SMA Gajah Mada Medan yang berjumlah 29 orang, dimana penelitian ini dilakukan melalui 3 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelakasanaan, observasi dan refleksi.Dari hasil analisis data yang di peroleh kemampuan awal belajar siswa diperoleh 6 siswa(20.69%) yang dikategorikan mampu. Pada siklus I diperoleh 13 siswa(44.83%) telah mencapai tingkat kemampuan belajar diatas KKM,  sedangkan pada siklus II diperoleh 25 siswa(86.21%) yang memiliki berkemampuan tinggi. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 65,52%. Sedangkan analisis data aktivitas siswa pada siklus I keaktifannya dikategorikan “cukup”, dan pada siklus II keaktifan siswa dikategorikan “ baik”.Berdasarkan hasil penelitian ini berarti bawha model tutorial berbasis media CD interaktif dapat meningkat kemampuan  belajar matematika siswa serta aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan nilai suku banyak. Dengan demikian model tutorial salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar matemtika. Kata kunci: Kemampuan belajar, Model tutorial, Aktivitas belajar, CD Interaktif.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN SUKU LAMPUNG, JAWA, DAN BALI Safitri, Julia Dwi; Rinaldi, Achi; Suherman, Suherman
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Matematika berbasis budaya yang sering disebut etnomatematika merupakan sebuah pendekatan yang dapat digunakan untuk menjelaskan peran matematika dalam masyarakat multibudaya. Konsep matematika digunakan untuk mengeksplorasi keberadaan matematika dalam budaya khususnya upacara adat pernikahan Lampung, Jawa, dan Bali. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil eksplorasi etnomatematika pernikahan adat Lampung, Jawa, dan Bali dengan jenis penelitian eksplorasi serta pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanpa mempelajari konsep matematika, masyarakat Lampung, Jawa, dan bali telah menerapkan konsep-konsep tersebut dalam kehidupan sehari-harinya menggunakan etnomatematika. Terbukti adanya konsep-konsep matematika dan kajian geometri yang terkandung dalam upacara adat pernikahan. Peneliti menyarankan hasil penelitian ini untuk: (a) membuat bahan ajar sehingga dapat diterapkan disekolah, (b) memilih subjek penelitian dengan lebih teliti agar data yang didapat sesuai dengan tujuan  penelitian.Kata Kunci: Eksplorasi, Upacara Adat Pernikahan Suku Lampung, Jawa, dan Bali
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA SMK NEGERI 3 MEULABOH TAHUN 2013/2014 Ningsih, Dina Srikandi
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran cooperative learning bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Jadi, sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar Matematika. (b) Untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas 11 SMK Negeri 3 Meulaboh. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66.67%), siklus II (75.00%), siklus III (87.50%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif tipe Jigsaw dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas 11 SMK Negeri 3 Meulaboh, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran matematika. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika, Kooperatif  Tipe Jigsaw, Prestasi Belajar
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) SISWA KELAS 5 Wiranti, Ayu Asih
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2019): MAJU: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran dan hasil pembelajaran di SD N Gendongan 01 Salatiga masih rendah. Belum tercapai tujuan pembelajaran karena cara dan model mengajar guru saat mengajar kurang tepat. Oleh sebab itu dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini mencakup mencakup 4 tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian 2 siklus menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa siklus 1. Aktivitas belajar siswa terlihat jelas yaitu pada siklus I pertemuan I persentase aktivitas siswa mencapai 60%  meningkat dibanding dengan pra siklus. Pada pertemuan kedua naik mejadi 70% atau naik 10%. Pada siklus II pertemuan I persentase aktivitas siswa mencapai 75% dibanding siklus I, sedangkan pada siklus II pertemuan II persentase akativitas siswa mencapai 80% atau naik 5%. Siklus I terlihat peningkatan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 30 siswa dengan presentae 77% dan 9 siswa ysng nilainya belum tuntas atau dibawah KKM 65 dengan presentase 23%. Siklus II jumlah siswa yang memperoleh nilai diatas KKM 65 sebanyak 33 siswa dengan pesentase 84,6%, dan terdapat 6 siswa yang masih dibawah KKM 65 atau belum tuntas dapat ditulis dengan presentase 15,4%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)  dapat meeningkatkan proses dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika.
PENGARUH KEDISIPLINAN, PERHATIAN ORANG TUA DAN MINAT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Anwar, Arini Sakinah
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2020): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana Kedisiplinan, Perhatian Orang tua, Minat Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN di Kecamatan Mattiro Sompe.Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian Ex-Post Facto dengan menggunakan Pendekatan Kausalitas yang berusaha menjelaskan pengaruh kedisiplinan, perhatian orang tua, dan minat belajar terhadap hasil belajar Matematika. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk variabel kedisiplinan adalah 57 dengan nilai tertinggi sebesar 63, nilai terendah adalah 48 dengan rentang 15. Standar deviasinya sebesar 4,565 dengan variansi sebesar 20,838. Kesimpulan Dengan menggunakan teknik proportional random sampling diperoleh 65 siswa yang dijadikan responden dalam penelitian ini.teknik pengumpulan adata penelitian yaitu menggunakan teknik angket dengan memberikan lembar angket kedisplinan, lembar angket perhatian orang tua dan lembar angket minat belajar serta menggunakan teknik tes dengan memberikan tes hasil belajar matematika berupa soal pilihan ganda sebanyak 40 nomor. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata variabel kedisiplinan, perhatian orang tua, minat belajar dan hasil belajar matematika siswa berada dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar 56,60 untuk variabel kedisiplinan, 48,40 untuk variabel perhatian orang tua, 118,94 untuk variabel minat belajar dan 76,55 untuk variabel hasil belajar matematika.  Kata Kunci : SMPN, Orang Tua, Belajar, Matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERBASIS OPEN-ENDED Nurcholifah, Siti; Purwoko, Riawan Yudi; Kurniawan, Heru
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis kemampuan berpikir aljabar siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis open-ended. Jenis penelitian ini adalah  penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Purworejo Tahun Ajaran 2019/2020. Subjek yang dipilih adalah siswa dengan kemampuan matematika tinggi berdasarkan hasil Penilaian Akhir Tahun, didukung oleh pertimbangan guru, hasil tes, dan wawancara. Subjek yang didapat berjumlah 2 subjek. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar tes berpikir aljabar, pedoman wawancara, dan lembar catatan lapangan. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi dapat menyelesaikan masalah berbasis open-ended dengan menggunakan kemampuan berpikir aljabarnya. Siswa dapat memahami pola permasalahan dengan memilah informasi penting dan menentukan permasalahan pada soal, kemudian menyajikannya dalam bentuk pernyataan ukuran segi empat dan menggambarkan bangun segi empat tersebut. Siswa tersebut dapat merepresentasikan panjang dan lebar segi empat dalam bentuk persamaan yang memuat simbol huruf, kemudian menemukan solusi dari persamaan tersebut menggunakan aturan operasi bentuk aljabar. Siswa tersebut juga dapat menemukan beberapa kemungkinan lingkaran yang dapat dibuat dari sebuah bangun segi empat dengan menentukan terlebih dahulu diameter lingkaran yang digunakan, kemudian menarik kesimpulan dari beberapa kemungkinan tersebut. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal open-ended tersebut menunjukkan bahwa berpikir aljabar dapat menunjang kemampuan menyelesaikan masalah tipe open-ended.Kata kunci : berpikir, berpikir aljabar, masalah open-ended.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA POLA BILANGAN BERDASARKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX Fatimatushara, Vita
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pola bilangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang siswa kelas IX  yang memiliki nilai Penilaian Harian lebih dari 75 di salah satu SMP Negeri di Purworejo. Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan catatan lapangan. Data yang dikumpulkan berasal dari hasil tes diagnostik, hasil wawancara, dan hasil catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis dari Miles & Huberman meliputi tiga aktifitas yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa siswa dengan nilai Penilaian Harian lebih dari 75 mengalami miskonsepsi pada materi pola bilangan. Siswa yang termasuk dalam kategori miskonsepsi dapat dilihat dari siswa dalam memberi nilai CRI pada hasil jawaban setiap soal yang sesuai dengan tingkat keyakinan dalam menjawab soal tersebut. Siswa yakin dengan hasil jawabannya sehingga memberi nilai CRI 3, padahal hasil jawaban tersebut masih salah. Siswa hanya memahami sebagian konsep pola bilangan yang digunakan. Pada langkah awal penyelesaian soal, konsep yang digunakan sudah sesuai, sedangkan untuk langkah selanjutnya hanya mengikuti langkah awal tanpa memperhatikan konsep yang seharusnya digunakan. Sehingga dalam melakukan operasi hitung mengalami kesalahan dan terjadi miskonsepsi. Sesuai kriteria skala CRI dan ketentuan kategori siswa, bahwa hasil jawaban siswa salah tetapi yakin benar dengan hasil jawabannya maka siswa dikategorikan mengalami miskonsepsi. Letak miskonsepsi siswa berdasarkan Certaity of Response Index dalam menyelesaikan soal cerita pola bilangan yaitu lucky guess (menjawab benar dengan menebak), a lack of knowledge (kekurangan pengetahuan), miskonsepsi, dan menguasai konsep dengan baik. Skala CRI atau tingkat keyakinan siswa tinggi maka peluang terjadinya miskonsepsi rendah. Begitu juga sebaliknya, jika skala CRI atau tingkat keyakinan siswa rendah maka peluang terjadinya miskonsepsi tinggi. Kata Kunci: miskonsepsi, CRI, tes diagnostik.
PERANAN BERTANYA SISWA DALAM MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR MATEMATIKA DI SD NEGERI PURWODADI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Jamal, Fakhrul
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2016): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika di Sekolah Dasar adalah untuk mempersiapkan siswa agar mampumenggunakan matematika dan pola pikir matematika dalam menghadapi perubahan keadaandidalam kehidupan yang selalu berkembang melalui latihan bertindak dasar pemikiransecara logis, rasional, cermat, jujur, efektif dan efisien, serta dapat mengaplikasikanmatematika kedalam ilmu pengetahuan lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui: bagaimana upaya meningkatkan Proses Belajar Mengajar Matematika DenganPeranan Bertanya di SD Negeri Purwodadi Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten NaganRaya. Metode penelitian adalah dengan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus.Adapun teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan tes. Sedangkan teknikpengolahan data, penulis menggunakan analisis deskriptif (persentase) sesuai dengankriteria keefektifan yang telah ditentukan. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwaaktivitas siswa dalam peranan bertanya dalam pelajaran matematika berangsur-angsurmeningkat, bisa dilihat dari kekatifan siswa dalam bertanya, keaktifan bertanya siswa ketikadiberikan waktu oleh guru untuk bertanya, menunggu pertanyaan dari guru, bertanya ketikadiberikan soal latihan dan kemauan siswa dalam bertanya, aspek pengamatan ini berangsurangsurmeningkatdarisiklusIkesiklusII.Darihasiltessiswayangnaikdisetiapsiklusnya.Dari36,36%kualifikasinilaibaikpadasiklusInaikmenjadi54,54%disiklusII,kemudiandari 45,45 % kualifikasi nilai cukup baik di siklus I menurun menjadi 27,27 % di siklus II,kemudian kualifikasi nilai kurang dari 18,18 % menurun menjadi 9,09 %, dan disiklus IImuncul nilai sangat baik sebesar 9,09 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesisnyaterbukti benar bahwa peranan bertanya sangat efektif dalam meningkatkan proses belajarmengajar matematika di SD Negeri Purwodadi Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten NaganRaya.Kata Kunci : Peranan Bertanya, Matematika, Meningkatkan Proses Belajar
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS: DAMPAK PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL Huda, Luluk Lailul; Masykur, Ruhban; Andriani, Siska
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kemampuan berpikir kritis matematis sangat penting saat pembelajaran. Khususnya pada bidang geometri. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui analisis  pengaruh pembelajaran Treffinger berbantuan media audio visual, terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperimental Design, Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan uji Anova dan uji komparasi ganda menggunakan uji scheffe’. Pengambilan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu Cluster Random Sampling. Pengumpulan data penelitian ini yaitu :Wawancara, Observasi, Tes, Dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini berbentuk tes.Untuk mengukur kemampuan berfikir kritis matematis. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Anova diperoleh nilai > =  artinya terdapat pengaruh pembelajaran treffinger berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis matemaris peserta didik. Adapun kesimpulan uji lanjut bahwa pembelajaran treffinger berbantuan media audio visual memberikan kemampuan berpikir kritis matematis yang lebih baik dibandingan dengan pembelajaran konvensional berbantuan media audio visual.  Kata kunci :Treffinger,  Audio Visual,  Kemampuan Berpikir Kritis.