cover
Contact Name
Rita Oktavia
Contact Email
ritaoktavia87@gmail.com
Phone
+6285373532786
Journal Mail Official
info@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
2nd Floor Building, STKIP Bina Bangsa Meulaboh. Jl. Meulaboh-Tapaktuan, Kec. Meureubo, Kab Aceh Barat. Postal Code: 23681.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 23553782     EISSN : 25794647     DOI : -
Core Subject : Education,
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (e-ISSN 2579-4647 dan p-ISSN 2355-3782) merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan matematika dan tebit 2 kali dalam setahun (Maret dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI HIMPUNAN Asih Asih; Adi Ihsan Imami
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP pada materi himpunan. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang populasinya adalah siswa di salah satu SMPN Karawang. Sampel yang digunakan sebanyak 37 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dengan 6 soal. Instrumen ini dibuat berdasarkan 6 indikator kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil yang di peroleh dari menganalisis penelitian ini menujukan bahwa siswa di salah satu SMPN di Karawang berada pada kategori sedang yaitu dengen presentase sebesar 48,65% dan yang menjawab sebanya 18 siswa. Kata-kata kunci: Pemahaman Konsep, Matematika, Himpunan
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PADA MATERI PELUANG DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA Putri Endrawati; Ramlah Ramlah
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis dilihat dari kemampuan awal siswa dalam menyelesaikan soal materi Peluang. Indikator Penalaran Matematis yang digunakan ialah Indikator Penalaran Matematis yang disebutkan oleh Agustin yang terdiri dari tiga indikator yaitu melakukan proses pengamatan dan identifikasi menggunakan hubungan matematis, mengembangkan bukti dari berbagai argument matematis, dan menarik kesimpulan berdasarkan alasan yang logis. Metode yang digunakan pada penelititian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 4 siswa kelas VIII SMP. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini ialah soal tes uraian sebanyak satu soal dan melakukan wawancara kepada masing-masing subjek. Wawancara dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa. Ada 3 tahapan untuk menganalisis data yaitu dengan mengumpulkan hasil tes kemampuan, dan hasil wawancara. kemudian menyederhanakan pengumpulan data yang diperoleh, yang selanjutnya membuat kesimpulan data agar mendapat hasil kesimpulan yang akurat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari ke 4 siswa hanya 2 siswa yang memahami sekurang kurangnya 2 dari 3 indikator kemampuan penalaran matematis yang hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis pada materi peluang berdasarkan kemampuan awal masih tergolong rendah dikarenakan siswa memiliki kemampuan awal yang rendahKata-kata kunci: Kemampuan awal siswa, Kemampuan Penalaran Matematis, Peluang.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Atis Budiyani; Rina Marlina; Kurnia Eka Lestari
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Motivasi Belajar siswa terhadap Hasil Belajar Matematika. Dengan menggunakan metode kepustakaan (library reasearch) sebagai metode penelitian. Dengan sumber data berupa berupa artikel yang terdiri dari 3 artikel mengenai pengaruh atau hunungan Motivasi Belajar siswa terhadap Hasil Belajar Matematika. Teknik analisis data data menggunakan metode analisis isi, untuk mengkaji dan menelaah mengenai motivasi terhadap hasil belajar, yang dirasa memiliki keterkaitan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Motivasi belajar akan selalu berbanding lurus dengan Hasil belajar matematika, Siswa dengan motivasi belajar yang tinggi akan berpengaruh positif dengan hasil belajar yang akan baik, Siswa dengan motivasi belajar yang rendah akan berpengaruh dengan hasil belajar yang juga rendah, Motivasi belajar tidak hanya bersumber dari diri sendiri (instrinsik) tetapi juga dari orang lain baik itu keluarga, sahabat, guru, masyarakat dan lain-lain (ekstrinsik).Kata-kata kunci: motivasi, hasil, library reasearch.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI MTs. SWASTA NURUL AMALIYAH TANJUNG MORAWA Weny Tri Agustini; Madyunus Salayan
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permasalahan  pembelajaran daring yang  dihadapi siswa selama pandemic covid-19, menyebabkan pelaksanaan pembelajaran daring menjadi kurang efektif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika di MTs. Swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Penelitian ini menggunakan jenis desain penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VII-1 MTs.Swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kusioner angket yang berisikan pertanyaan respon siswa terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika.  Hasil Penelitian menunjukkan dari hasil perhitungan persentase respon siswa terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika adalah 52,91%  dengan kriteria kualifikasi“kurang efektif”. Hal ini terjadi karena siswa tidak termotivasi mengikuti pembelajaran daring, dan pada saat pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika masih banyak permasalahan yang dihadapi siswa diantaranya tidak semua siswa mempunyai handphone (hp) untuk melaksanakan pembelajaran daring, kuota internet yang terbatas, jaringan internet yang kurang stabil, dan siswa sulit untuk memahami materi pada mata pelajaran matematika. Maka dari berbagai permasalahan yang dihadapi siswa selama pembelajaran daring, hal inilah yang menjadi pelaksanaan pembelajaran daring menjadi kurang efektif.Kata kunci : Efektivitas, Pembelajaran daring, Mata Pelajaran Matematika
ANALISIS SELF EFFICACY MATEMATIKA SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rini Ramadhani; Rizka Fahruza Siregar
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di kelas X SMK Negeri 6 Medan pada tahun ajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X OTKP-3 sebanyak 36 orang dan objek dalam penelitian ini adalah angket self efficacy matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self efficacy matematika siswa terhadap pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 dan faktor-faktor yang mengakibatkan self efficacy matematika siswa tinggi, sedang dan rendah selama pembelajaran daring. Secara deskriptif dapat disimpulkan bahwa self efficacy  matematik siswa pada kelompok tinggi terdapat 4 orang (11.11%), pada kelompok sedang  terdapat 27 orang siswa (75%), dan pada kelompok rendah terdapat 5 orang siswa (16,67%). Rata-rata  dan standard deviasi kemampuan self efficacy  matematika siswa masing-masing adalah 79,3 dan 12,12. Berdasarkan rata-rata setiap indikator nilai tertinggi adalah 3,41 yakni indikator tingkat kesulitan tugas (level) sedangkan rata-rata nilai terendah adalah 3,22 yakni derajat kemantapan, keyakinan atau pengharapan (strength). Untuk indikator luas bidang prilaku (generality) rata-rata nya 3,24. Yang artinya kemampuan seseorang menyelesaikan masalah  dengan  tingkatan  kesulitan berbeda.  Individu dengan self efficacy tinggi akan mempunyai keyakinan yang tinggi tentang kemampuan memecahkan masalah matematika yang sulit, sebaliknya individu yang memiliki self efficacy rendah akan memiliki keyakinan yang rendah pula tentang kemampuan dalam memecahkan masalah matematika yang dianggapnya sulit. Berdasarkan hasil analisis deskriptif terhadap self efficacy  matematika siswa  setelah pembelajaran daring menunjukan bahwa sebagian besar siswa memiliki self efficacy yang baik dalam belajar. Dengan demikian diharapkan sekolah tetap meningkatkan proses pembelajaran yang kreatif dan interaktif agar dapat meningkatkan Self efficacy siswa dalam belajar. Kata-kata kunci: Self Efficacy Matematika, Pembelajaran daring, Covid-19
PENGARUH KREATIVITAS GURU DALAM MENGAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NURUL IMAN TANJUNG MORAWA T.P 2020/2021 Sri Rizki; Haryati Ahda Nasution
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas guru dalam mengajar terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika di SMA Nurul Iman Tanjung Morawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-MIA SMA Nurul Iman Tanjung Morawa Tahun Pelajaran 2020/2021. Sampel diambil dengan menggunakan Teknik random sampling dengan jumlah 75 siswa. Data dikumpulkan dengan instrumen penelitian berupa angket/kuesioner persepsi siswa tentang kreativitas guru dalam mengajar. Berdasarkan analisis data hasil perhitungan koefisien korelasi Product Moment rhitung = 0,670 dan rtabel = 0,277 ; rhitung > rtabel  dan nilai t hitung (10,38) > ttabel (1,993) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai koefisien determinasi adalah 44%. Artinya 44% keberhasilan dari hasil belajar siswa di SMA Nurul Iman adalah kontribusi dari kreativitas guru dalam mengajar dan 66% dari faktor lain. Sehingga diperoleh kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kreativitas guru dalam mengajar dengan hasil belajar siswa. Kata-kata kunci: Kreativitas Guru, Hasil Belajar Siswa 
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PENDAHULUAN SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN THINK PAIR SHARE DI SMP SABILINA Yuyun Sari
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diajar model pembelajaran STAD dengan model pembelajaran TPS, (2) interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Sabilina, kemudian dipilih dua kelas dari 12 kelas. Instrumen yang digunakan terdiri dari: (1) tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diajar model pembelajaran STAD dengan model pembelajaran TPS, dimana penerapan model pembelajaran STAD lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS untuk kemampuan pemecahan masalah matematis, (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Kata Kunci:        Model Pembelajaran STAD, Model Pembelajaran TPS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis 
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Maulanny Fably Sucipto; Dani Firmansyah
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat belajar siswa SMP Negeri 4 Cibitung kelas VIII 1 pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa instrumen non-tes menggunakan angket/kuesioner yang mencakup lima indikator minat belajar yaitu perasaan senang, ketertarikan siswa, keterlibatan siswa, rajin dalam belajar dan rajin mengerjakan tugas matematika, serta tekun dan disiplin dalam belajar dan memiliki jadwal belajar dengan 18 item pernyataan yaitu 9 pernyataan positif dan 9 pernyataan negatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh bahwa minat belajar siswa pada pembelajaran matematika masih tergolong rendah.Kata-kata kunci: Pembelajaran Matematika, Minat Belajar, Matematika
ANALISIS KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMP KELAS IX DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Atini Jahwa Arofah; Nita Hidayati
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepercayaan diri yang dimiliki oleh siswa SMP dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan populasi seluruh siswa SMP yang ada di kabupaten cirebon. Sedangkan sampel yang digunakan adalah siswa kelas IX SMPN 1 Beber sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data yangdigunakan ialah dengan memberikan angket kepercayaan diri yang terdiri dari 16 pernyataan dan memiliki 4 indikator. Kemudian data tersebut dihitung dengan rumus presentase jawaban dan dideskripsikan menggunakan kriteria penafsiran presentase jawaban. Presentase yang didapat yaitu sebesar 41,28 % untuk indikator pertama, 47,68% untuk indikator kedua, 49,52% untuk indikator ketiga, dan 42,96% untuk indikator keempat. Sedangkan untuk presentase rata-rata keseluruhan itu sebesar 45,38%. Berdasarkan hasil presentase rata-rata keseluruhan jawaban siswa dapat disimpulkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa sekolah menengah pertama kurang hampir setengahnya siswa belum menguasai indikator-indikator kepercayaan diri. Kata-kata kunci: Kepercayaan Diri, Siswa SMP, Pembelajaran Matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TIMSS BERDASARKAN TAHAPAN POLYA Siti Muthmainah Darmawan; Ramlah Ramlah
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan matematis siswa dalam menyelesaikan soal TIMSS berdasarkan tahapan Polya. Penelitian kualitatif ini, menggunakan subjek siswa berusia 13-15 tahun sebanyak 5 orang siswa yang telah dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan tes pemecahan masalah. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, sedangkan instrument pendukung yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa terjemahan soal TIMSS 2011. Hasil jawaban siswa secara tertulis dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kategori tinggi mampu melakukan seluruh tahap pemecahan masalah menurut Polya, sedangkan siswa dengan kategori sedang dan rendah belum mampu melakukan hampir seluruh tahap pemecahan masalah. Hal yang menyebabkan tidak terpenuhinya seluruh tahapan kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan tahapan polya, diantaranya adalah kurangnya kemampuan siswa dalam menganalisis soal dan siswa kurang terlatih dalam mengerjakan soal tidak rutin. Kata-kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Soal TIMSS, Tahapan Polya.