cover
Contact Name
Rita Oktavia
Contact Email
ritaoktavia87@gmail.com
Phone
+6285373532786
Journal Mail Official
info@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
2nd Floor Building, STKIP Bina Bangsa Meulaboh. Jl. Meulaboh-Tapaktuan, Kec. Meureubo, Kab Aceh Barat. Postal Code: 23681.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 23553782     EISSN : 25794647     DOI : -
Core Subject : Education,
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (e-ISSN 2579-4647 dan p-ISSN 2355-3782) merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan matematika dan tebit 2 kali dalam setahun (Maret dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
IDENTIFIKASI KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP OPERASI HITUNG PECAHAN DI SMP NEGERI 1 SAWANG (Integrasi dengan Dasar-dasar Pendidikan MIPA) siraj siraj
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam memahami konsep operasi hitung pecahan di SMP 1 Sawang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di kelas VII1 SMP Negeri 1 Sawang semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah nilai tes dan wawancara. Tes essay untuk menganalisis jawaban siswa tentang kesulitan yang dihadapi. Wawancara digunakan untuk mengetahui penyebab kesulitan yang dialami siswa. Analisis data dihitung dengan menggunakan rumus persentase. Siswa  yang mengalami kesulitan dilandasi dengan mendapat skor < 65% dari skor maksimum soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam dalam memahami konsep porasi hitung pecahan, yaitu dari 13 orang siswa yang diteliti memilki kesulitan menggunakan konsep 19,61% dan kesulitan menggunakan prinsip 20,85%. Pada umumnya siswa mengalami kesulitan menggunakan prinsip karena kurangnya pemahaman konsep dasar. Kesulitan yang paling banyak dialami oleh siswa adalah menyamakan dua penyebut yang berbeda serta menyelesaikannya, dan menyelesaikan soal dalam bentuk gambar. Kata Kunci: Kesulitan siswa, operasi hitung pecahan  
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIAAUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILANBERPIKIR KRITIS PADA SISWA KELAS 5SEKOLAH DASAR Meilia Tyas Utami; Henny Dewi Koeswati; Sri Giarti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2019): MAJU: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data pada peneliltian ini meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Penerapan berbantuan media audio visual dilakukan dalam 1 siklus dan siklus II yang terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Hasil penelitian pada siklus Isetelah diberikan tindakan  pada siklus I dengan menggunakan media audio visual mengalami peningkatan berpikir kritis dengan nilai rata-rata kelas sebesar 19,20 dengan siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa atau 62%. Pada siklus II terjadinya peningkatan berpikir kritis dengan nilai rata-rata kelas sebesar 22,24 dengan siswa yang tuntas sebanyak  29 atau 100%. Hasil ini menunjukan bahwa adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis  siswa dengan penerapan media audio visual, sehingga dapat disimpulkan bahwa media audio visual dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. 
KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA PADA MATA KULIAH TEORI BILANGAN Mu’jizatin Fadiana
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2020): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kemampuan berpikir logis merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam mempelajari matematika. Mahasiswa calon guru matematika perlu untuk dikembangkan kemampuan berpikir logis, karena nantinya mereka akan menjadi guru matematika yang akan mengajarkan konsep matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan menggambarkan kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru matematika pad amata kuliah teori bilangan. Indikator yang digunakan untuk menggambarkan kemampuan berpikir logis adalah a) Menarik kesimpulan atau membuat perkiraan dan interpretasi berdasarkan proporsi yang sesuai, b) Menarik kesimpulan atau membuat perkiraan atau prediksi berdasarkan korelasi antara dua variabel, c) Menetapkan kombinasi beberapa variabel, d) Melakukan pembuktian, dan e). Menyusun analisa dan sintesa beberapa kasus.  Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Ronggolawe Tuban Tahun Akademik 2019/2020, yang sedang menempuh mata kuliah teori bilangan. Instrumen pengumpulan data berupa tes. Tes dibuat dalam bentuk soal dengan jawaban berupa uraian yang mengacu pada indikator berpikir logis. Teknik analisis data menggunakan perhitungan statistika deskriptif. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil bahwa rata-rata kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru matematika secara keseluruhan sebesar 51,43 yang termasuk dalam kategori rendah.Kata-kata kunci: kemampuan berpikir logis, teori bilangan 
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS PADA SISWA DENGAN GAYA BELAJAR VISUAL-KINESTETIK Faradila, Lisa; Wibowo, Teguh; Purwoko, Riawan Yudi
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir reflektif matematis yang dimiliki oleh siswa dengan gaya belajar kombinasi, yaitu visual-kinestetik dalam memecahkan masalah matematika mengenai bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan subjek pada penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive. Subjek pada penelitian ini adalah siswa sekolah menengah pertama (SMP) kelas VIII tahun pelajaran 2019/2020 yang pada akhirnya hanya diambil dua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, hasil tes kemampuan berpikir reflektif matematis (KBRM), hasil wawancara, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan berupa angket dan tes KBRM. Teknik analisis yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual-kinestetik mampu melakukan proses berpikir reflektif matematis diantaranya: a) menganalogi dan mengidentifikasi suatu rencana penyelesaian permasalahan dengan melibatkan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya, b) menginterpretasikan apa yang ada pada soal sesuai dengan rencana awalnya dengan sedikit modifikasi. Selain itu, dalam penelitian ini juga memunculkan adanya berpikir kritis siswa yaitu  ketika siswa melakukan interpretasi masalah, mengevaluasi, dan menganalogikan kesimpulan akhir dari berbagai jawaban yang telah ditemukan.  Kata-kata kunci: KBRM, Pemecahan Masalah, Gaya Belajar Visual-Kinestetik. 
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI BAHAN AJAR DARING MENGGUNAKAN EDMODO DI SMA HARAPAN MEDAN Hetty Elfina; Ardi Ardi
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Matematika adalah salah pelajaran yang wajib dipelajari oleh siswa dari sekolah dasar hingga sekolah tinggi. Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka antara guru dan siswa. Namun, kini berubah sejak adanya COVID-19 pada bulan Maret 2020. Proses pembelajaran dilaksanakan jarak jauh dengan menggunakan berbagai media yang mendukung pembelajaran online, salah satunya adalah Edmodo. Melalui Edmodo, guru diharapkan dapat membuat bahan ajar yang menarik untuk siswa, salah satunya dengan membuat Lembar Kerja Siswa (LKS). LKS dapat menjadi panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid, praktis, dan efektif melalui pembelajaran berbasis kontekstual sebagai bahan ajar daring menggunakan media Edmodo di SMA Harapan Medan. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yakni pengembangan LKS berbasis kontekstual dengan mengacu pada model 4-D yaitu pendefinisian (define), perencanaan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Temuan hasil penelitian diperoleh LKS telah memenuhi kriteria valid dan kepraktisan LKS disimpulkan berdasarkan pendapat ahli yang menyatakan LKS dapat digunakan dengan sedikit revisi dan respon siswa yang positif terhadap LKS. Keefektifan LKS berdasarkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada uji coba I sebesar 85,3% dan uji coba II sebesar 90% Kata-kata kunci: Lembar Kerja Siswa ; Kontekstual ; Edmodo
ANALISIS KESALAHANSISWA DALAM MENYELESAIKANSOALMATEMATIKA PADAPOKOK BAHASAN PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP NEGERI 5 KUALA Waluyo, Adi
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Persamaan linear dua variabel merupakan suatu mata pelajaran matematika yang di sajikan untuk mengetahui dimana letak kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana siswa/i mengalami kesalahan, apa saja kesalahan siswa/i dan penyebab kesalahan saat menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini kelas VIII yang berjumlah 38 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 orang. Sampel yang di gunakan simple Random Sampling atau simple sederhana adalah teknik pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu daftar nilai pegangan guru yang ada pada guru matematika kelas VIII, wawancara guru, tes soal persamaan linear dua variabel untuk mengetahui secara jelas kesalahan siswa dan wawancara siswa untuk mengetahui secara langsung yang dialami siswa terjadi kesalahan menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Setelah mendapatkan data-data yang diperlukan untuk menganalisis. Langsung merekapitulasikan dan dianalisis. Setelah mendapatkan hasil menganalisis peneliti mendiskusikan untuk mencari solusi atas terjadinya kesalahan siswa menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Dari sebuah penelitian ini peneliti lakukan di SMP Negeri 5 Kuala dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat siswa/i yang belum bisa menyelesaikan soal matematika pada materi persamaan linear dua variabel, jenis-jenis kesalahan siswa antara lain; kesalahan menarik garis pada grafik, kesalahan menarik garis, kesalahan dalam menafsirkan operasi, kesalahan interprestasi bahasa, kesalahan tidak menyelesaikan jawaban, kesalahan dalam menyelesaikan subtitusi dan kesalahan perhitungan. Penyebabnya; kurang teliti, belum paham dengan materi, kurang memahami kalimat, tidak bisa membagi waktu, kurang memahami bentuk perkalian keadaan tonus jasmani, kecerdasan, kurang motivasi, kurang minat, sikap dan bakat. Kata-kata kunci  : Analisis, kesalahan, soal, persamaan linear.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMK KELAS XI DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI BARISAN GEOMETRI Rismayantini, Rismayantini; Nurajizah, Siti; Hidayat, Wahyu; Rohaeti, Euis Eti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi barisan geometri. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, penelitian ini diujikan pada siswa kelas XI Teknik Pemesinan di SMK Tut Wuri Handayani yang berjumlah 19 orang siswa. Instrumen penelitiannya merupakan instrumen tes yaitu 4 butir soal mengenai materi barisan geometri. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi barisan geometri yaitu kurangnya kelengkapan informasi termasuk penulisan informasi diketahui, penulisan rumus maupun penulisan kesimpulan, belum mampu menentukan rasio, masih kebingungan mengenai rumus yang akan digunakan, belum mampu menentukan suku ke-n serta kelirunya proses perhitungan. Kata-kata kunci: Barisan Geometri, Deskriptif Kualitatif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP N 3 LANGSA Rahman, Arief Aulia
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2017): MAJU : Jurnal IlmiahPendidika Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) efektivitas perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan; 2) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar melalui perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan; dan 3) respon siswa terhadap perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama pengembangan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik menggunakan model pengembangan Four-D, dan tahap kedua mengujicobakan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan di kelas VII-1 dan VII-6 SMPN 3 Langsa untuk melihat efektivitasnya. Dari hasil uji coba I dan Uji coba II diperoleh: 1) perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan efektif, ditinjau dari a) ketuntasan belajar siswa secara klasikal; b) ketercapaian tujuan pembelajaran; dan c) waktu pembelajaran; 2) Perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan dapat Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; dan 3) respon positif siswa terhadap aktivitas dan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan realistik yang dikembangkan Kata Kunci : Pengembangan perangkat pembelajaran, model 4-D,  pendekatan realistik, pemecahan                       masalah,
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMP TERHADAP MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT Fajarwati, Ade Nur; Hidayati, Nita
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Miskonsepsi adalah kesalah pahaman yang terjadi pada pemahaman konsep awal siswa. Miskonsepsi memiliki tiga jenis yaitu klasifikasional, korelasional, dan teoritikal. Dari hasil tes yang diberikan menunjukan bahwa kemampuan siswa masih dibawah rata-rata, dimana rata-rata yang ditetapkan sebesar 75. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa SMP terhadap materi bangun datar segiempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sample berupa purposive sampling atau sample dengan tujuan yaitu mengelompokan siswa berdasarkan jenis miskonsepsinya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan tes uraian yang berisikan 3 soal untuk mengetahui jenis miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Dimana dari 35 siswa terdapat 27 siswa mengalami miskonsepsi pada soal nomor 1 poin a, 16 siswa pada nomor 1 poin b, 29 siswa pada nomor 1 poin c, 32 siswa pada nomor 1 poin d, 20 siswa pada nomor 2, 22 siswa pada nomor 3 poin a, dan 22 siswa pada nomor 3 poin b.Kata kunci: Miskonsepsi, Siswa SMP, Bangun Datar, Segiempat.
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY YANG MENEKANKAN ASPEK ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIK DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Jamal, Fakhrul; Amalia, Yuli
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar siswa berhubungan dengan hasil belajarnya, dapat mengembangkan kreatifitas, dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya, sehingga belajar menjadi lebih bermakna bagi siswa. Model pembelajaran discovery yang menekankan aspek analogi merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam belajar metematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA melalui pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan utama untuk menelaah pemahaman matematik siswa dan kemampuannya untuk berpikir kritis setelah siswa mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. teknik pengumpulan data yaitu dengan cara tes, tes ada 2 yaitu tes pemahaman matematik dan tes berpikir kritis, kemudian observasi dan angket. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kuala dan sampel yang diambil adalah siswa kelas X sebanyak 2 kelas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis pada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi mengalami peningkatan yang lebih baik daripada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; terdapat korelasi yang signifikan antara pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis; dan aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dengan pendekatan discovery mencerminkan kegiatan yang aktif; dan tanggapan siswa terhadap pembelajaran tersebut sangat baik.