cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
PERBANDINGAN TINGKAT VALIDITAS PEMERIKSAAN MAMMOGRAFI DAN USG UNTUK MENDIAGNOSIS NEOPLASMA MAMMAE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK TAHUN 2017-2018 Neno Fitriyani Hasbie; Zulhafis Mandala; Wien Wiratmoko; Besse Marwah Agush Husain
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.678 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v7i2.2552

Abstract

Di Indonesia, menurut Departemen Kesehatan RI pada tahun 2014 terdapat 43,3% kasus baru dengan persentase kematian sebesar 12,9%. Kanker payudara menempati urutan pertama pada pasien rawat inap di seluruh RS di Indonesia (16,85%), disusul kanker leher rahim (11,78%). Untuk Provinsi Lampung, dari data Rumah Sakit Urip Sumoharjo dan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek menemukan bahwa jumlah pasien kanker payudara rawat inap mencapai 2.602 pasien pada tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan hasil pemeriksaan USG dan Mammograf pada neoplasma mammae di Instalasi Radiologi di RSUD Dr.H. Abdul Moelek Tahun 2017-2018. Desain penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional, dimana penelitian ini membandingkan data hasil pemeriksaan terhadap neoplasma mammae menggunakan USG dan Mammograf yang dikonfirmasi dengan pemeriksaan patologi anatomi. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji fisher test dengan tabel 2X2 dilakukan tabulasi silang dan koding. Analisa data menggunakan rumus untuk menghitung validitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemeriksaan USG mammae  terhadap neoplasma mammae memberikan hasil seperti sensitifitas : 84%, spesifitas : 81%, NPP : 88%, NPN : 75%, LLR+ : 4.42 dan LLR- : 0.19 dan hasil validitas pemeriksaan mammografi terhadap neoplasma mammae memberikan hasil sensitifitas : 73.3%, spesifitas : 80%, NPP : 78%, NPN : 75%, LLR+ : 3.66 dan LLR - : 0.33). Secara umum ultrasonografi dan mammografi memiliki ketepatan yang hampir sama unggul untuk  mendiagnosis neoplasma mammae (jinak/ganas).
ANALISIS JENIS MINUMAN RINGAN YANG MENGANDUNG ASPARTAM TERHADAP KESE HATAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 RAJA BASA BANDAR LAMPUNG Wien Wiratmoko; Yesi Nurmalasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.051 KB) | DOI: 10.33024/.v1i4.681

Abstract

Pada minuman ringan seringditambahkan pengawet dan pemanis buatanyang kadarnya harus diperhatikan, karenaapabila konsumsinya berlebihan dapatmembahayakan kesehatan. Minuman manissangat disukai pada Siswa-Siswi, apalagisetelah melakukan aktivitas yang melelahkan.Aspartam (L-aspartil-L-fenilalanin metilester) merupakan salah satu jenis pemanisbuatan yang digunakan. Sejauh ini aspartamtelah dikonsumsi oleh lebih dari 200 jutaorang di seluruh duniaMetode Penelitian: Penelitian ini merupakanpenelitian bersifat deskriptif dengan pendekatancross-sectional yang dilakukan terhadap 3sampel.Hasil: Penelitian dilaksanakan terhadap 3 jenisminuman yang memenuhi kriteria inklusi diSDN2 Rajabasa Bandar Lampung. Dari ketigasampel yang diuji dua diantaranya mengandungaspartam dan satu sampel negatif (-) mengandungkadar aspartam. Dari dua sampel yangmengandung aspartam tidak melebihi batas yangsudah ditentukan oleh Depkes RIKesimpulan:Hasil analisis terhadap pemanis sintetis aspartamdua dari 3 sampel mengandung aspartam yangtidak melebihi batas yang telah ditentukan olehPemerintah dalam hal ini sampel es balon danokky jelly drink dan satu sampel teh gelas tidakterdeteksi sama sekali kandungan aspartam
PENGARUH TEKANAN OSMOTIK PH, DAN SUHU TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI Debi Arivo; Nurul Annissatussholeha
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.748 KB) | DOI: 10.33024/.v4i3.1311

Abstract

Latar belakang : Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan keberadaan mikroorganisme dalam urin apabila jumlah bakteri signifikan pada mistream urine yaitu >105 CFU/mL. ISK banyak disebabkan oleh bakteri Escherichia coli sebesar 19% dan sangat penting untuk mengetahui pertumbuhan bakteri E. coli berdasarkan tekanan osmotik, pH, dan suhu pertumbuhan. Tujuan : untuk mengetahui pertumbuhan optimal bakteri E. coli berdasarkan pengaruh tekanan osmotik, pH, dan suhu dalam pertumbuhannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimental Laboratorik dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sampel yang digunakan berupa bakteri E. coli. Metode Penelitian : Untuk melihat pengaruh tekanan osmotik, bakteri E. coli ditumbuhkan pada media Nutrien Broth (NB) yang diberi variasi konsentrasi NaCl masing-masing sebesar 0%, 0.5%, 0.8%, dan 1.5%. Untuk uji pengaruh pH, bakteri E. coli masing-masing ditumbuhkan pada media NB pada pH sebesar 3, 5, 7, dan 9. Untuk melihat suhu pertumbuhan optimal, masing-masing bakteri E.coli ditumbuhkan pada media NB dan diinkubasi pada suhu 10 0C, 27 0C, 37 0C, dan 50 0C. Untuk mengukur tingkat pertumbuhanE. colipada masing-masing perlakuan, dilakukan dengan menghitung tingkat kekeruhan pada media pertumbuhan menggunakan spektrofotometer dengan λ640 nm. Hasil penelitian : Terdapat perbedaan nilai tekanan osmotik, pH, dan suhu terhadap pertumbuhan bakteri E. coli berdasarkan nilai absorbansi pada pada masing-masing setiap perlakuan. Berdasarkan pengaruh tekanan osmotik,bakteri E. colimemiliki pertumbuhan optimal pada tekanan osmotik sebesar 0.5% dengan nilai absorbansi sebesar 0.486 nm. Pada perlakuan perbedaan pH, E. coli paling optimal ditumbuhkan pada pH 7 dengan nilai absorbansi sebesar 0.42 nm. Sedangkan pada perlakuan perbedaan suhu, pertumbuhan E. coli paling optimal ditumbuhkan pada suhu 37 0C dengan nilai absorbansi sebesar 0.227 nm.Nilai absorbansi mengindikasikan tingkat kekeruhan media terhadap pertumbuhan E. coli. Semakin tinggi nilai absorbansi berarti semakin keruh media pertumbuhan yang berarti semakin banyak pertumbuhan bakteri dalam media tersebut.
PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN DI TEMPAT KERJA TERHADAP TEKANAN DARAH Septilia Eka Enggar; Zulfian Zulfian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.331 KB) | DOI: 10.33024/.v5i1.782

Abstract

Latar Belakang : Dari laporan Depkes RI pada tahun 2013, Hipertensi masih menjadi prevalensi tertinggi di Indonesia kasus penyakit tidak menular, lebih dari seperempat atau 25.8 persen. Berkembangnya industri di Indonesia menyebabkan semakin banyak tenaga kerja yang terpapar pada bising keras dan berlangsung lama. Bising di atas 80 dB dapat menyebabkan kemunduran serius pada kondisi kesehatan seseorang, mengakibatkan kehilangan pendengaran sementara atau permanen, masalah penyakit jantung serta tekanan darah tinggi.Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh intensitas kebisingan di tempat kerja terhadap tekanan darah.Metode Penelitian : Metode yang digunakan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Pengambilan data primer dengan pengukuran tekanan darah menggunakan shygnomanometer. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired t-test.Hasil Penelitian : Hasil uji menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kebisingan terhadap tekanan darah sistole dan diastole, dengan nilai r untuk sistole pada intensitas 86 dB 0.896 (pengaruh kuat) dan nilai r untuk diastole pada intensitas 86 dB adalah 0.870 (pengaruh kuat).Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan antara intensitas kebisingan terhadap tekanan darah. 
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKA P WANITA USIA SUBUR DENGAN UPAYA MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER S ERVIKS DI PUSKESMAS GIRIMAYA KOTA PANGKALPINANG Marisa Anggraini; Ade Utia Detty; Intan Permata Sari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.21 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.750

Abstract

Latar Belakang: Kanker leher rahim adalah tumor ganas yang tumbuh didalam leher rahim/serviks (bagianterendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina). Biasanya kebanyakan kanker serviks menyerangwanita yang berusia 35-55 tahun. Penyakit kanker serviks ini disebabkan oleh beberapa jenis virus yang disebutHuman Papiloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak seksual, HPV dapat menyerang semuaperempuan di setiap waktu tanpa melihat umur maupun gaya hidup.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia suburdengan upaya melakukan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian survey analitik denganpendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang. Subjek penelitiansebanyak 195sampel. Analisis dilakukan dengan uji chi square dengan kemaknaan jika p< 0,05.Hasil Penelitian: Diketahui bahwa tingkat pengetahuan terbanyak yaitu kurang baik sebanyak 114 orang (58,5),sikap terbanyak responden yaitu negatif sebanyak 106 orang (54,4%), dan pemeriksaan terbanyak yaitu tidakmelakukan deteksi dini sebanyak 133 orang (68,2%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikapwanita usia subur dengan upaya melakukan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Girimaya KotaPangkalpinang, tingkat pengetahuan (p-value= 0,035) dan sikap (p-value =0,026)Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur dengan upaya melakukandeteksi dini kanker serviks di Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI OVISIDA NYAMUK Aedes aegypti Mira Madona; Endah Setyaningrum; Gina Dania Pratami; Mohammad Kanedi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.08 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v7i1.2367

Abstract

Pengendalian nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) telah banyak dilakukan dengan menggunakan pengendalian kimiawi yang semakin lama akan menimbulkan resistensi terhadap nyamuk Ae. aegypti sehingga dibutuhkan insektisida alami. Daun tomat (Solanum lycopersicum L.) memiliki kandungan flavonoid, saponin, alkaloid dan minyak atsiri bersifat entomotoxicity yang dapat menghambat daya tetas telur nyamuk Ae. aegypti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas ekstrak daun tomat sebagai ovisida nyamuk Ae. aegypti. Desain penelitian ini adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kelompok perlakuan yaitu 0,1%; 0,3%; 0,5%; 0,7%; 1% dan 0% (kontrol) dengan 25 butir telur pada tiap kelompok dan 4 pengulangan pada tiap perlakuan. Jumlah telur yang tidak menetas diamati setiap 6 jam sekali selama 72 jam, data kumulatif pada jam ke 18 dilakukan uji analisis one way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah telur yang tidak menetas antar perlakuan ada perbedaan secara bermakna (p=0,000) sedangkan hasil uji Post-hoc LSD menunjukkan bahwa konsentrasi yang paling efektif sebagai ovisida nyamuk Ae. aegypti adalah konsentrasi 1%.
THE RELATIONSHIP OF AGE AND OCCUPATION ON THE INCIDENCE OF KERATITIS AND CORNEAL ULCERS IN PATIENTS VISITING AT HOSPITAL DR.H.ABDOEL MOELOEK LAMPUNG PROVINCE IN 2013-2014 Rahmat Syuhada; Rakhmi Rafie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.75 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.714

Abstract

Keratitis is an inflammation of one of the five layers of the corneadue to the infiltration of inflammatory cells in the cornea which will result in the corneato become cloudy. many factors that influence the occurrence of keratitis, one of thefactors of age and occupation. Keratitis may affect all ages but more frequently inadulthood because that is of productive age, so at that age more at risk of trauma. One ofthe complications arising from keratitis is corneal ulcers.Objective: Determining the relationship of age and occupation on the incidenceof keratitis and corneal ulcers in patients at hospitals Dr.H.Abdoel Moeloek LampungProvince in 2013-2014.Methods: Thisstudyis aretrospectiveanalytical researchwith cross sectionalapproach. Thestudypopulationwasallpatients withkeratitisandcorneal ulcersinhospitalsDr.H.AbdoelMoeloekLampung Provincein2013-2014.sampleswereobtainedbased on the formulaSlovinandinclusion and exclusion criteriainthisstudy amounted to64 keratitis patientsand97 corneal ulcers patientswith a totalof161patientsandtaken usingPurposive Sampling.Results:Theresearch usingChi-square testshowed thatthe relationship ofagetooccupationin patients withkeratitis(p =0.009) withOddsRatio=5.000andtherelationship of agetoemploymentin patients withcorneal ulcers(p =0.021)withOddsRatio=3.250.Conclusion:The results of this study can be concluded that there is a relationshipbetween age and occupation on the incidence of keratitis and corneal ulcers in patientsvisiting at hospitals Dr.H.Abdoel Moeloek Lampung Province in 2013-2014 and the ageand occupation is a risk factor for keratitis and corneal ulcers.
Intoleransi Laktosa : Variasi Pemeriksaan Penunjang dan Tatalaksana Gede Ardi Saputra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.229 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v6i2.2260

Abstract

Susu adalah sumber nutrisi yang sangat mendasar dalam memenuhi kebutuhan sehari hari. Tidak semua orang dapat mencerna susu dengan baik terutama mencerna laktosa karena dibutuhkan produksi laktase yang mencukupi.intoleransi laktosa didefinisikan sebagai sindrome klinis defisiensi laktase yang ditandai dengan gejala kembung, nyeri perut, flatuen, muntah, kemerahan pada anus dan diare. Defisiensi laktase primer terjadi pada bayi prematur usia kehamilan 26-32 minggu, defek kongenital, dan defek genetik autosomal resesif, sedangkan defisiensi laktase sekunder terjadi karena kerusakan epitel usus halus akibat penyakit lain. Uji hidrogen nafas merupakan pemeriksaan yang baik dalam mendiagnosis intoleransi laktosa karena sensitifitas dan spesifisitas yang tinggi. Prevalensi faktor genetik sebagai penyebab intoleransi laktosa sekitar 90% penduduk asia. Tatalaksana terkini bertujuan untuk menyiasati kebutuhan nutrisi dengan cara membatasi konsumsi laktosa, konsumsi produk non-susu, enzim eksogen oral, dan adaptasi prebiotik.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP KETAHANAN KARDIORESPIRASI DIUKUR DARI VO2MAX PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Ringgo Alfarisi; Prayoga Perdana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.817 KB) | DOI: 10.33024/.v4i2.773

Abstract

Latar Belakang : Ketahanan kardiorespirasi adalah kapasitas maksimal untuk menghirup, menyalurkan dan menggunakan oksigen. Kualitas daya tahan paru-jantung dinyatakan dalam VO2max dan merupakan salah satu komponen dari kebugaran jasmani. Indikator kesehatan yang harus diperhatikan selain kebugaran jasmani adalah berat badan ideal. Berat badan normal orang dewasa biasanya dinilai dari indeks massa tubuh.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan ketahanan kardiorespirasi diukur dari VO2max dengan metode Harvard Step Test pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2016.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 107 orang. Cara pengambilan sampel dengan tekniksimple random sampling. Analisis data bivariat yang digunakan adalah uji korelasi Spearman.Hasil : Hasil perhitungan didapatkan nilai korelasi Spearman = -0,431 dan nilai p= 0,000. Hal ini berarti ada hubungan negatif antara IMT dengan Ketahanan kardiorespirasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2016.Kesimpulan : Ada hubungan IMT terhadap ketahanan kardiorepirasi diukur dari VO2max dengan metode Harvard Step Test pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2016.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT DI CV PRANCIS JAYA DESA MEKARSARI KECAMATAN PANIMBANG KABUPATEN PANDEGLANG BANTEN TAHUN 2016 Dede Yeni Fristi; Festy Ladyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.63 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.740

Abstract

Latar belakang : Tenaga kerja bongkar muat 80% hampir mengalami keluhan low back pain dan menyebabkan disabilitas seperti ketidakmampuan untuk bekerja karena sikap kerja yang tidak ergonomis.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada tenaga kerja bongkar muat.Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan secara survei analitik  dengan desain studi cross sectional, sampel berjumlah 90 responden menggunakan teknik total sampling dan pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji korelasi spearmen.Hasil : Distribusi frekuensi tertinggi yaitu usia ≥30 tahun 65 responden (72.2%), IMT normal 77 orang (85.6%), masa kerja ≥5 tahun 62 responden (68.9%), merokok 74 responden (82.2%), sikap kerja melalui REBA resiko sedang 72 responden (80.0%), dan keluhan low back pain 56 responden (62.2%). Hasil uji Spearmen menunjukan ada hubungan antara low back pain (LBP) dengan usia p-value=0.000, IMT p-value=0.014, masa kerja p-value=0.002, merokok p-value=0.001, dan sikap kerja p-value=0.019.Kesimpulan : Ada hubungan antara faktor Usia, Indeks Massa Tubuh (IMT), Masa Kerja, Merokok dan Sikap Kerja dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada Tenaga Kerja Bongkar Muat CV Prancis Jaya Desa Mekarsari Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2016. 

Page 15 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue