cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
PERBEDAAN TINGKAT REFLEKSI DIRI DALAM PEMBELAJARAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2019 Sri Maria Puji Lestari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.328 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v6i4.2115

Abstract

Refleksi diri adalah bagian penting dari kegiatan, termasuk pembelajaran dalam pendidikan kedokteran. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati harus mampu melakukan refleksi diri hingga dapat mengevaluasi setiap proses pembelajaran dan menentukan langkah apa yang harus dilakukan dalam menunjang keberhasilannya pada saat menempuh jenjang pendidikan pada tahap selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat refleksi diri dalam pembelajaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Univesitas Malahayati angkatan 2015, 2016, 2017 dan 2018 pada tahun 2019. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan survey deskriptif dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Jumlah populasi adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Univesitas Malahayati angkatan 2015, 2016, 2017 dan 2018. Didapatkan sampel sebanyak 644 responden. Tingkat refleksi diri dalam pembelajaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Univesitas Malahayati angkatan 2015 s.d 2018 pada tahun 2019 sebagian besar memiliki tingkat refleksi diri sedang sebanyak 363 responden (56,37%), refleksi diri tinggi sebanyak 216 responden (33,54%) dan refleksi diri rendah sebanyak 65 responden (10,09%). Sebagian besar angkatan 2015 memiliki tingkat refleksi diri tinggi (64,56%), sedangkan pada angkatan lainnya (2016, 2017 dan 2018) memiliki tingkat refleksi diri sedang. Terdapat beberapa perbedaan tingkat refleksi diri pada berbagai angkatan terutama angkatan 2015, namun sebagian besar tingkat refleksi diri dalam pembelajaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Univesitas Malahayati angkatan 2015 s.d 2018 pada tahun 2019 memiliki tingkat refleksi diri sedang.
PERBANDINGAN ANTARA JUMLAH LEUKOSIT PADA KELOMPOK APPENDISITIS AKUT TIDAK PERFORASI DAN APPENDISITIS AKUT PERFORASI DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG PERIODE JANUARI-DESEMBER 2014 Rakhmi Rafie; Yusmaidi Yusmaidi; Eta Fitri Yulandari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.897 KB) | DOI: 10.33024/.v2i2.705

Abstract

Appendisitis akut merupakan nyeri akut abdomen yang seringterjadi saat ini. Pemeriksaan dan diagnosis yang terlambat dapat mengakibatkanresiko terjadinya appendisitis perforasi. Pemeriksaan leukosit darah merupakanpemeriksaan laboratorium yang cepat dan murah untuk mendiagnosis danmembedakan appendisitis akut dan appendisitis perforasi.Tujuan : Mengetahui adanya perbandingan antara jumlah leukosit pada kelompokappendisitis akut tidak perforasi dan appendisitis akut perforasi di Rumah SakitPertamina Bintang Amin Bandar Lampung.Metode: penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatancross sectional. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit pertamina bintang amionBandar lampung periode Januari-Desember 2014.Data yang diperoleh melaluirekam medik pasien appendisitis.Hasil : 68 rekam medik pasien appendisitis terbagi menjadi 34 pasien kelompokappendisitis tidak perforasi dan 34 pasien, penderita appendisitis yang palingbanyak ditemukan adalah berjenis kelamin laki-laki sebanyak 37 orang (54,4%)dan perempuan 31 orang (46,6%), rerata jumlah leukosit penderita appendisitisakut tidak perforasi 12.711.76 sel/mm3 dan penderita appendisitis akut perforasi21.391.18 sel/mm3. Hasil uji T-tes independen diperoleh p-value =0,000 denganconfidence interval 95%.Kesimpulan :Bahwa terdapat perbandingan yang bermakna antara jumlahleukosit pada kelompok appendisitis akut tidak perforasi dan appendisitis akutperforasi di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung.
PENGARUH PEMBERIAN +dalethyne TERHADAP JUMLAH FIBROBLAST PADA LUKA PUNGGUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINFEKSI Pseudomonas aeruginosa Waode Fifin Ervina; Agung Dwi Wahyu; Yoes Pijatna Dachlan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.469 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v6i1.2148

Abstract

Salah satu patogen nosokomial yang dapat menginfeksi pasien yang di rawat di rumah sakit adalah Pseudomonas aeruginosa. Beberapa penelitian menunjukan bahwa peningkatan  insiden  infeksi  oleh Pseudomonas aeruginosa pada pasien rumah sakit diikuti pula oleh peningkatan kejadian resistensi terhadap berbagai antibiotik. Salah satu senyawa yang diklaim dapat membunuh bakteri pada infeksi nosokomial dan mempercepat penyembuhan luka pada kulit ialah +dalethyne. +dalethyne adalah pecahan kandungan minyak zaitun menjadi zat baru antara lain aldehyde, asam palmitat, asam steorat, asam oleat, asam linoleat dan myristicine. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran +dalethyneterhadap penyembuhan luka pada infeksi nosokomial. Penelitian yang berjenis eksperimental ini secara spesifik mengamatijumlah fibroblast dengan metode hematoxylin eosin. Hasil yang diperoleh yaitu Pemberian topikal +dalethynecenderung meningkatkan jumlah fibroblast pada hari ke 4 (256) dan menurun pada hari ke6 (118), disebabkan oleh perbedaan perilaku dan fisiologis tikus pada tikus kelompok hari ke4 dan ke6. 
HUBUNGAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA KELAS II A BANDAR LAMPUNG Deviani Utami; Tusy Triwahyuni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.796 KB) | DOI: 10.33024/.v1i3.672

Abstract

Latar Belakang: Beberapa perubahan hidup dan lingkungan yang dialami olehnarapidana dapat membawa mereka dalam suatu perasaan ketidak nyamanan fisikdan psikis, dan narapidana dituntut untuk dapat menyesuaikan diri. Dalam prosespenyesuaain diri cenderung membuat narapidana merasa tertekan, kecemasan,kehilangan perasaan kebebasan dan pada akhirnya ketidak mampuan penyesuaiandiri yang dihadapi narapidana ini kemungkinanmereka akan jatuh dalam kondisidepresi.Tujuan Penelitian: Melihat hubungan penyesuaian diri dengan kejadian depresipada narapidana wanita di lembaga pemasyarakatan wanita kelas II A BandarLampung.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik observasionaldengan sampel sebanyak 82 orang narapidana wanita. Data penelitian diambilmelalui kuesioner. Analisa data dilakukan dengan statistik deskriptif SPSS, datayang dianalisa adalah data yang bersifat univariat.Hasil Penelitian: Ditemukan bahwa distribusi kejadian penyusuaian diri padanarapidana wanita di lapas kelas II A Bandar Lampung lebih banyak yang dapatmenyesuaikan diri sebanyak 53 orang (64,6%). Dan berdasarkan frekuensikejadian depresi pada narapidana wanita di lapas kelas II A Bandar Lampunglebih banyak mengalami depresi sedang sebanyak 36 orang (43,9%).Kesimpulan: Hasil perhitungan dengan menggunakan teknik korelasi Spearman’sRho ditemukan bahwa penyesuaia diri dan kejadian depresi memiliki korelasisebesar -0.242, Koefisien korelasi yang negatif menunjukkan hubungan yangterjadi adalah berlawanan yaitu besarya skor yang terjadi bersamaan denganrendahnya skor pada variabel yang lain. Adanya hubungan negatif antarapenyesuaian diri dengan kejadian depresi. Hal ini berarti bahwa semakin tinggitingkat penyesuaian diri, maka semakin rendah tingkat depresi dan sebaliknya,semakin rendah tingkat penyesuaian diri maka semakin tinggi tingkat depresi-nya.
HUBUNGAN KESIAPAN BELAJAR MANDIRI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2017 Dewi Lutfianawati; Sri Maria Puji Lestari; Septa Istiana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.143 KB) | DOI: 10.33024/.v5i4.967

Abstract

Latar belakang: Sistem pembelajaran dengan menggunakan PBL akan memicu munculnya kecemasan. Kecemasan merupakan reaksi kejiwaan yang muncul akibat adanya permasalahan, seperti memandang diri rendah, sulit untuk merasa senang atau pemurung, tidak ada kepercayaan diri, mudah tegang dan gelisah. Faktor pemicu kecemasan salah satunya adalah kurangnya kesiapan belajar mandiri, Pendekatan PBL, diharapkan dapat mendorong mahasiswa mempunyai inisiatif untuk belajar secara mandiri. Kesiapan belajar mandiri merupakan kesiapan atau kesediaan seseorang untuk belajar mandiri, yang terdiri dari komponen sikap, kemampuan dan karakteristik personal. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan kesiapan belajar mandiri dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa tingkat pertama Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2017. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan design penelitian analitik dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner SDLR dan kuesioner HARS. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Somers’d.  Hasil : Distribusi frekuensi dari 198 responden di dapatkan bahwa tingkat kesiapan belajar mandiri mahasiswa memiliki kategori tinggi 180 responden (90,9%), sedang 13 responden (6,6%), dan rendah 5 responden (2,5%). Tingkat kecemasan mahasiswa didapatkan kategori  tidak ada kecemasan sebanyak 36 responden (18,2%),  tingkat  kecemasan ringan 110 responden (55.6%), tingkat kecemasan sedang 48 responden (24,2%), dan tingkat kecemasan berat sebanyak 4 responden (2,0%). Hasil uji statistic somers’d diperoleh nilai P value sebesar 0.217 (p < 0.05)  Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapan belajar mandiri dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa Kedokteran Malahayati Angkatan 2017 di Universitas Malahayati.
PENYAKIT RINOSINUSITIS SEBAGAI KOMPLIKASI PADA PENDERITA RINITIS ALERGI POLI KLINIK THT RSUD A. DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG PERIODE JANUARI 2016 - DESEMBER 2017 Arti Febriyani Hutasuhut; David Ari Wibowo Simaremere
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.361 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v7i2.2739

Abstract

Rinitis alergi (RA) adalah penyakit yang sering dijumpai di masyarakat. Gejala utamanya adalah bersin, hidung beringus (rhinorrhea), dan hidung tersumbat. Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah rinitis alergi, lingkungan paparan asap rokok, dan memiliki hewan peliharaan adalah faktor yang berpengaruh terhadap kejadian rinosinusitis pada penderita rinitis alergi. Sampel penelitian adalah semua pasien dengan diagnosis rinitis alergi di RSUD A. Dadi Tjokrodipo yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan teknik random sampling  yaitu sebanyak 75 pasien. Dari sampel sebanyak 75 orang pasien rinitis alergi didapat 67 orang (89,3%) positif rinosinusitis sedangkan 8 orang (10,7%) negatif. Terdapat 53 orang (70,7%) terpapar asap rokok positif memiliki rinosinusitis, sedangkan 22 orang (29,3%) tidak pernah terpapar asap rokok negatif rinosinusitis. Didapatkan 56 orang (74,7%) yang memelihara hewan peliharaan positif rinosinusitis sedangkan 19 orang (25,3%) tidak memiliki hewan peliharaan negatif rinosinusitis. Terdapat hubungan yang signifikan antara penderita rinitis alergi dengan kepemilikan hewan peliharaan terhadap faktor risiko terjadinya rinosinusitis dengan tingkat korelasi positif 0,295.
HUBUNGAN SIKAP DAN PERILAKU IBU HAMIL TERHADAP TES HIV DI PUSKESMAS CIKAMPEK KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT TAHUN 2016 Muhammad Ibnu Sina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.546 KB) | DOI: 10.33024/.v3i1.729

Abstract

program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) yangbertujuan untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke bayi dan mengurangi dampakepidemi HIV terhadap ibu dan bayi. Salah satunya komponen dari PPIA adalahpencegahan penularan HIV dari ibu hamil dengan HIV ke bayi yang dikandungnya.Pencegahan tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan melakukan tes HIV padaibu hamil .Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan sikap dan perilaku ibu hamil terhadap tesHIV di Puskesmas Cikampek Kabupaten Karawang Jawa Barat tahun 2016Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatancross sectional. Populasi adalah ibu hamil Puskesmas Cikampek KabupatenKarawang Jawa Barat sebanyak 118 orang, jumlah sampel 91 orang. Analisis datamenggunakan Chi Square dengan taraf kesalahan sebesar 5%.Hasil Penelitian: Sebagian besar responden di Puskesmas Cikampek KabupatenKarawang Jawa Barat tahun 2016 mengikuti tes HIV yaitu sebanyak 48 orang(52,7%). Sebagian besar sikap ibu hamil terhadap tes HIV di Puskesmas CikampekKabupaten Karawang Jawa Barat tahun 2016 baik yaitu sebanyak 54 orang (59,3%).Sebagian besar perilaku ibu hamil di Puskesmas Cikampek Kabupaten KarawangJawa Barat tahun 2016 baik yaitu sebanyak 62 orang (68,1%). Ada hubungan sikapibu hamil (p-value = 0,035 dan Odds Ratio (OR) = 2.305) dan perilaku ibu hamil (pvalue= 0,000 dan Odds Ratio (OR) = 2.941) terhadap tes HIV di PuskesmasC ikampek Kabupaten Karawang Jawa Barat tahun 2016.Kesimpulan: Ada hubungan sikap ibu hamil dan perilaku ibu hamil terhadap tes HIVdi Puskesmas Cikampek Kabupaten Karawang Jawa Barat tahun 2016
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DAN PERAN ORANG TUA DALAM KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK SINDROM DOWN DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) DHARMA BAKTI DHARMA PERTIWI BANDAR LAMPUNG Ika Artini; Mutia Permatasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.121 KB) | DOI: 10.33024/jikk.v6i3.2287

Abstract

Karies gigi adalah sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Makanan kariogenik adalah makanan yang menyebabkan karies gigi. Sifat makanan kariogenik adalah banyak mengandung karbohidrat, lengket dan mudah hancur didalam mulut. Faktor yang dapat menyebabkan karies gigi diantaranya kebiasaan menggosok gigi yang tidak sesuai prosedur. Pada anak sindrom down mempunyai kelainan oral salah satunya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan kariogenik dan peran orang tua dalam kebiasaaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak sindrom down di Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung Tahun 2017. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden di SDLB pada anak sindrom down. Uji statistik menggunakan uji Chi Square didapatkan hasil sebagian besar siswa terkena karies gigi, konsumsi makanan kariogenik termasuk kategori tidak baik dan juga peran orang tua dalam kebiasaan menggosok gigi termasuk kategori tidak baik. Variabel konsumsi makanan kariogenik mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian karies gigi (p value = 0.004) dan peran orang tua dalam kebiasaan menggosok gigi mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian karies gigi (p value = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa konsumsi makanan kariogenik dan peran orang tua dalam kebiasaan menggosok gigi berhubungan dengan kejadian karies gigi di SLB Dharma Bakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung Tahun 2017.
HUBUNGAN CD 4 DENGAN KEJADIAN DIARE PERSISTEN PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014-2015 Zulfian Zulfian; Iin Rahmayani; Haikal Muhammad Zulfikar
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.954 KB) | DOI: 10.33024/.v2i1.696

Abstract

RSUD Abdul MoeloekProvinsi Lampung merupakan RS yangmemiliki klinik VCT yang melayanipemberian obat ARV untuk penderitaHIV/AIDS. Berdasarkan data rekam medikklinik VCT RSUD Abdul Moeloek ProvinsiLampung tahun 2014 jumlah penderita positifHIV/AIDS sebesar 194 dan jumlah penderitapositif HIV/AIDS meningkat ditahun 2015menjadi 266 orang.Tujuan penelitian: Di ketahui hubungan CD4 dengan kejadian diare persisten pada pasienHIV/AIDS di RSUD dr. H. Abdul MoeloekProvinsi Lampung tahun 2014-2015.Metode penelitian: Jenis penelitian adalahanalitik menggunakan pendekatan crosssectional yaitu penelitian dimana eksposure danout come terjadi bersamaan. obyek penelitianhanya diobservasi sekali dan pengukurandilakukan terhadap status karakter atau variabelobyek pada saat pemeriksaan dengan carapendekatan dan pengumpulan data sekaliguspada satu saat.19 Desain analitik menggunakanpendekatan cross sectionalHasil penelitian: Berdasarkan hasil dapatdiketahui bahwa dari 50 responden yangmemiliki CD 4 < 200 ada sebanyak 41 orang(82,0%) mengalami diare persisten, sedangkanpada responden yang memiliki CD 4 200 –350 dari 32 orang ada sebanyak 18 orang(56.3%) tidak mengalami diare persisten.Hasil uji statistik chi square didapat nilai pvalue < dari ά (0,001 < 0,05)Kesimpulan: Ada pembahasan hubungan CD4 dengan kejadian diare persisten pada pasienHIV/AIDS (p value = 0,001 < 0,05).
VALIDITAS DAN RELIABILITAS PEMERIKSAAN TST DAN T-SPOT.TB DALAM MENDETEKSI INFEKSI TB LATEN PADA PENDERITA INFEKSI HIV Fransisca Sinaga; Reviono Reviono; Harsini Harsini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.709 KB) | DOI: 10.33024/.v4i4.1325

Abstract

ABSTRACCongestive heart failure is disease with incidence who were is increased yearly, the disease can caused another complicated. This Conditions caused clients and families lack of knowledge about the disease and self-care of congestive heart at home. Self care understanding was important to be given. Brainstorming education is a method that can improve patients' knowledge. The Objective these study to determine the effect of brainstorming educational methods to self care of patients with congestive heart failure at heart polyclinic ward. This study used a quasi eksperimen pre and post-test with control group, with 30 respondents consisting the intervention group and the control group. The average score of self-care after treatment in the intervention group increased. The results is significant difference on average self-care intervention group after brainstorming educational methods (p = 0.000 ).There is no relationship between the gender (p = 0.095) and educational level (p= 0.726) with self care. While self-care will increase after brainstorming educational methods and controlled by age (0.016). Brainstorming educational methods can improve self care in clients congestive heart failure, expected to be applied in nursing services, especially patients with congestive heart failure Keywords: Congestive Heart Failure, Brainstorming Education Method, self care Congestive heart failure merupakan penyakit yang angka kejadianya cenderung meningkat dari tahun ketahun, penyakit ini menyebabkan komplikasi yang cukup serius. Kondisi yang menyebabkan terus memburuk disebabkan karena kurangnya pengetahuan klien dan keluarga tentang penyakit congestive heart failure dan self care di rumah. Pemahaman terhadap self care sangat penting. Edukasi brainstroming merupakan metode yang dapat meningkatkan pengetahuan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode edukasi brainstorming terhadap self care klien congestive heart failure diruang poli jantung.Penelitian ini menggunakan desain quasi ekperimenpre and post test with control group, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Rata-rata skor self care setelah perlakuan pada kelompok intervensi mengalami peningkatan.Diperoleh hasil adanya perbedaan yang signifikan rata-rata self care kelompok intervensi setelah dilakukan metode edukasi brainstorming dengan (p= 0,000). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,095) dan tingkat pendidikan (p=0,726) dengan self care. Sedangkan self care akan meningkat setelah dilakukan metode edukasi brainstorming dan dikontrol oleh usia (0,016). Metode edukasi brainstorming dapat meningkatkan self care pada klien congestive heart failure, diharapkan dapat diterapkan di pelayanan keperawatan terutama pasien yang mengalami congestive heart failure.Kata Kunci          : Congestive Heart Failure, Metode Edukasi Brainstorming, Self care

Page 16 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue