cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN LOSIO PERBANDINGAN SETIL ALKOHOL DAN KARAGENAN EKSTRAK BUNGA KAMBOJA PUTIH (Plumeria acuminata) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Dewa Ayu Ketut Devi; Gusti Ayu Rai Saputri; Ade Maria Ulfa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8728

Abstract

Antioksidan merupakan salah satu senyawa yang dapat menangkal radikal bebas. Salah satu tanaman sebagai sumber antioksidan alami yaitu Bunga Kamboja Putih (Plumeria acuminata). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi sediaan losio perbandingan setil alkohol dan karagenan ekstrak bunga kamboja putih sebagai antioksidan dapat memenuhi karakteristik dan stabilitas sediaan losio yang baik dengan metode cycling test (disimpan pada suhu 40℃ dan 4℃ selama 6 siklus). Parameter yang diamati yaitu organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar dan viskositas. Ekstraksi bunga kamboja putih menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% selama 4 hari dan diperoleh rendemen sebesar 10,6%. Analisis fitokimia ekstrak bunga kamboja putih meliputi senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Ekstrak bunga kamboja putih memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 38,50 ppm sedangkan formula VII dengan setil alkohol sebesar 59,19 ppm dan formula VIII dengan karagenan sebesar 44,8 ppm.  Uji stabilitas pada formula I – VIII menghasilkan pengujian yang stabil pada parameter organoleptis, homogenitas dan pH pada hari ke-1 sampai 12. Sedangkan terjadi ketidakstabilan pada parameter daya sebar untuk formula I, II, III dan VII pada hari ke-11 dan 12 dengan penambahan setil alkohol. Uji viskositas menggunakan viskometer rheosys memperoleh hasil sebesar 3,51 Pa.s pada formula VIII dengan penambahan karagenan dan terjadi ketidakstabilan pada formula VII sebesar 0,69 Pa.s dengan penambahan setil alkohol.Kata kunci : Antioksidan, Bunga Kamboja Putih, Stabilitas, Losio, DPPH.
STUDI LITERATUR: COCOR BEBEK (Kalanchoe pinnata) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA BAKAR Melia Megawati; Rasmi Zakiah Oktarlina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8962

Abstract

Abstrak: Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata) Sebagai Penyembuh Luka Bakar. Luka bakar adalah salah satu masalah yang serius di seluruh dunia. Hampir semua orang pernah mengalami luka bakar dengan keparahan yang berbeda. Kurang lebih 180.000 kematian terjadi akibat luka bakar. Luka bakar dapat terjadi akibat sentuhan permukaan tubuh dengan benda-benda yang menghasilkan panas terutama api secara langsung atau tidak langsung mengenai kulit, terpapar suhu tinggi dari matahari, listrik, maupun bahan kimia yang bersentuhan langsung dengan kulit serta bahan korosif seperti asam kuat dan basa kuat. Angka kematian akibat luka bakar di Indonesia masih cukup tinggi sekitar 40 % yang diakibatkan oleh luka bakar berat. Beberapa bakteri yang sering menginfeksi luka bakar yaitu Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Klebsiella spp., Enterococcus spp.  Pengobatan topikal yang biasa diberikan yaitu silver nitrate 0,5%, silver sulfadiazine 1% dan mafenide acetate 11% namun memiliki efek samping berupa toksisitas pada ginjal dan hati. Biaya pengobatan pengobatan luka bakar memiliki harga yang relatif mahal. Untuk itu diperlukan alternatif lain untuk mengobati dan mencegah resistensi. Cocor bebek adalah tanaman herbal yang telah lama diperuntukkan sebagai obat tradisional, di masyarakat banyak menggunakan cocor bebek sebagai obat untuk mengatasi luka bakar, bisul, peluruh dahak dan radang amandel. Daun cocor bebek termasuk tanaman sokulen (mengandung air) yang mengandung senyawa saponin, tanin dan flavonoid. Berbagai kandungan senyawa tersebut berperan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar.
NYERI KEPALA SEKUNDER ET CAUSA RHINOSINUSITIS : LAPORAN KASUS Fitriyani Fitriyani; Hemas Priyayi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8799

Abstract

Nyeri kepala adalah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan pada daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai kedaerah belakang kepala (area oksipital dan sebagian daerah tengkuk) Telah dilaporkan satu kasus di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan keluhan nyeri kepala sekunder ec rhinosinusitis pada seorang laki-laki berusia 40 tahun yang ditegakkan diagnosisnya berdasarkan anamnesis didapatkan nyeri kepala dari kening hingga leher. pemeriksaan fisik nyeri ketuk maskila dan pemeriksaan penunjang CT scan didapatkan Sinusitis maksilaris dan etmoidalis bilateral dan Hipertrofi konka nasalis bilateral, diberikan penanganan pemberian obat dengan paracetamol dan candesartan.
PENGARUH TEKNIK EKSTRAKSI DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN Rattus Norvegicus YANG TELAH DIINDUKSI KAFEINA Kadek Sari Rahayu; Nofita Nofita; Gusti Ayu Rai Saputri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8701

Abstract

Penyakit asam urat adalah penyakit sendi yang disebabkan oleh tingginya kadar asam irat dalam darah belebihi batas normal menyebabkan penumpukan Kristal monosodium urat didalam persendian dan organ tubuh lainya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui terhadap penurunan kadar asam urat pada tikus Sprague Dawley. Ekstraksi daun kemangi dilakukan dengan perkolasi (ekstrak 1) dan sokletasi (ekstrak 2. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak 1 memiliki rendemen 21,2% dan ekstrak 2 rendemen 9,2%. Uji aktivitas penurunan kadar asam urat dilakukan pada 7 kelompok hewan uji (masing- masing 4 ekor ) yaitu kelompok normal, kelompok negatif, kelompok positif (alopurinol), KP1 (ekstrak 1 dosis 40 mg/kgBB), KP2 (ekstrak 1 dosis 60 mg/kgBB), KP3 (ekstrak 2 dosis 40 mg/kgBB), KP4 (ekstrak 2 dosis 60 mg/kgBB). Hasil analisis statistika (uji pos hoc LSD) menunjukkan bahwa KP2 memberikan aktivitas paling baik dibandingkan kelompok uji lainnya. KP2 juga dinyatakan tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas penurunan kadar asam urat lebih efektif menggunakan ektraksi  (tanpa pemanasan) lebih baik dari pada sokletasi (dengan pemanasan).
FORMULASI MASKER GEL EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) KOMBINASI EKSTRAK BUAH LEMON (Citrus limon L.BURM.FIL.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Gusti Ayu Rai Saputri; Selvi Marcellia; Lindia Eka Saputri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9318

Abstract

Masker gel termasuk salah satu masker yang praktis digunakan, karena setelah kering masker tersebut bisa langsung diangkat tanpa perlu dibilas. Senyawa antioksidan dapat mengurangi efek buruk radikal bebas terhadapt kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) kombinasi Buah lemon (Citrus limon L.Burm.fil.) sebagai antioksidan. Formulasi sediaan masker gel yang memiliki komponen diantaranya seperti daun teh hijau dan buah lemon, polivinil alkohol, HPMC, metyl paraben, polipropelin glikol, aquadest, dan etanol 96% Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak daun teh hijau kombinasi ekstrak buah lemon dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Pengujian aktivitas antioksidan ini dilaukan dengan menggunakan metode DPPH. Formulasi masker gel dibuat dengan basis HPMC. Evaluasi sediaan fisik masker ini gel ini dilakukan dengan pengamatan dengan melakukan uji perubahan warna, bau, pH, iritasi, kesukaan, homogenitas, waktu kering, dan daya sebar. Nilai IC50 dari ekstrak daun teh hijau kombinasi ekstrak buah lemon memiliki nilai IC50 21,82ppm.
ANALISIS IMPLEMENTASI STANDAR KESELAMATAN PASIEN DI RUANG PERSALINAN RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH TEMANGGUNG Melia Laili Ramadhani; Aisyah Lahdji; Chamim Faizin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8526

Abstract

Keselamatan pasien merupakan komponen vital dan penting dalam pelayanan dan merupakan langkah untuk meningkatkan mutu pelayanan yang bermutu. Rumah sakit dalam meningkatkan keselamatan persalinan dapat dilakukan pada tingkat bagian pelayanan persalinan yaitu Verlos Kamer (VK)/ruang bersalin. Pencapaian Standar Keselamatan Pasien RS Muhammadiyah Temanggung tahun 2020 sebesar 97,8% dan capaian di unit bersalin sebesar 90%. Oleh karena itu peneliti tergerak untuk melakukan penelitian terkait implementasi standar keselamatan pasien di ruang bersalin RS Muhammadiyah Temanggung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan menggali suatu kasus secara mendetail dengan menggunakan data dari berbagai sumber informasi. Informasi data diperoleh dari wawancara mendalam tentang standar keselamatan pasien. Pasien diberikan hak berupa informasi rencana, prosedur pelayanan, dan sosialisasi hak pasien. Pasien dan keluarga juga diberikan edukasi yang komprehensif. Penanganan pasien dilakukan sesuai dengan kompetensi staf dan persiapan pemindahan pasien. Dalam proses peningkatan kinerja pelayanan pasien dilakukan evaluasi kinerja pelayanan dimana pimpinan rumah sakit berkomitmen terhadap keselamatan pasien. Staf juga diberikan edukasi tentang patient safety dalam pelatihan tersebut, dan Implementasi standar komunikasi menjadi kunci bagi staff untuk mencapai patient safety yang telah dilakukan namun masih terdapat kendala waktu operasi shift shift yaitu tidak konsisten dan masih terdapat miss komunikasi. Standar Keselamatan Pasien sudah diterapkan di ruang bersalin RS Muhammadiyah Temanggung, namun masih terdapat beberapa kendala terutama dalam komunikasi antar petugas untuk mencapai keselamatan pasien.
PENURUNAN KESADARAN ET CAUSA DIABETES MELITUS : LAPORAN KASUS Salwa Roudhotunnisa; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8908

Abstract

Abstrak: Penurunan Kesadaran et causa Diabetes Melitus. Prevalensi diabetes mellitus (DM) di dunia dalam 2 dekade belakangan ini meningkat secara dramatis dari 30 juta kasus di 1985 menjadi 285 juta di 2010 dan Indonesia merupakan termasuk dalam peringkat 10 besar negara dengan penderita DM terbanyak. Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit kronik yang membutuhkan pelayanan kesehatan berkelanjutan, dukungan, dan edukasi pasien mengenai penyakit maupun pengobatan yang harus dilaksanakan untuk mencegah komplikasi-komplikasi akut. Penurunan kesadaran adalah presentasi klinis penderita DM yang dapat ditemukan di unit gawat darurat karena komplikasi dari DM, terutama komplikasi akut. Krisis hiperglikemik yaitu KAD, SHH, dan asidosis laktat maupun hipoglikemik merupakan kondisi gawat darurat yang mengancam jiwa. Hipoglikemi lebih umum terjadi dan hipoglikemi berat merupakan 3% penyebab kematian pada pasien insulin-dependent DM.
UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth) METODE TRANSIT INTESTINAL DENGAN METODE PROTEKSI Reni Juliastini; Gusti Ayu Rai Saputri; Niken Feladita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8715

Abstract

Diare merupakan suatu gejala klinis dari gangguan saluran pencernaan yang ditandai dengan defekasi berulang-ulang disertai perubahan dan konsentrasi feases. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiare ekstrak etanol daun kenikir terhadap mencit putih jantan dengan menggunakan metode maserasi. Dilakukan uji antidiare dengan menggunkan dua metode yaitu metode transit intestinal dengan metode proteksi. Daun kenikir memiliki senyawa tanin yang berkhasiat sebagai adstringensia sehingga diduga mampu memberikan efek antidiare. Mencit sebanyak 30 ekor dibagi menjadi 6 kelompok. K0 diberikan Na- CMC, KN diberikan larutan oleum ricini, KP diberikan obat loperamide dan KU1, KU2 dan KU3 diberikasn ekstrak daun kenikir dengan dosis 50 mg/KgBB, 100 mg/KgBB, 150 mg/KgBB secara oral setelah diinduksi olium ricini. Parameter yang dilihat adalah Pengukuran usus, dan menghitung frekuensi dan kosistensi feses selama 4-6 jam. Serta dianalisi menggunakan statistik One Way Anova dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukan kelompok perlakuan dosis 100- 150 mg/kgBB dapat menjunjukan adanya aktivitas sebagai antidiare.
HUBUNGAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD SANJIWANI GIANYAR I Gusti Lanang Rama Dwi Suputra; I Wayan Eka Saputra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9378

Abstract

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah suatu penyakit yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan yang menyebabkan keluhan heartburn dan regurgitasi. Prevalensi GERD di seluruh dunia bervariasi sekitar 13%. GERD sering dikaitkan dengan penurunan kualitas tidur yang berakhir dengan penurunan produktivitas di siang hari. Refluks asam lambung di malam hari berkaitan dengan berbagai komplikasi seperti barret’s esofagus dan adenokarsinoma esofagus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara GERD dan kualitas tidur pasien dengan menggunakan desain studi cross sectional dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Sampel dipilih secara consecutive sampling sebanyak 104 pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar, Bali, Indonesia dari bulan Mei 2022 hingga Juli 2022. Instrumen penelitian berupa pittsburgh sleep quality indeks (PSQI) dan GERD-questionnaire (GERD-Q). Hasil penelitian menunjukkan p value=0,002 (p< 0.05). Simpulan, GERD memilki hubungan terhadap kualitas tidur pasien rawat jalan di RSUD Sanjiwani Gianyar secara signifikan. Pemberian proton pump inhibitor (PPI) disertai penerapan gaya hidup yang sehat dapat meperbaiki keluhan GERD dengan atau tanpa gangguan tidur.
LITERATURE REVIEW: TRAUMA KIMIA OKULAR DAN PENATALAKSAAANNYA Farid Hammadi; Rani Himayani; Putu Ristyaning Ayu Sangging
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i3.9460

Abstract

Trauma kimia mata merupakan suatu keadaan darurat pada mata yangmembutuhkan evaluasi dan perawatan yang segera dan intensif. Angka kejadiantrauma mata mencapai 55 juta kasus di seluruh dunia, dimana 1,6 juta kasusmengalami kebutaan, 2,3 juta kasus mengalami penurunan visus bilateral, dan 19juta kasus mengalami penurunan visus unilateral setiap tahunnya. Proporsi traumakimia mata mencapai 10–22% dari semua trauma. Metode yang dilakukan dalampenulisan literature review ini adalah menggunakan penelusuran elektronik melaluidatabase yaitu pubmeb, sciencedirect dan google scholar. Kata kunci yangdigunakan yaitu trauma kimia, okuli, dan tatalaksana. Strategi penelusuran yangdipakai pada penelitian ini merujuk pada kerangka SPIDER (Sample, Phenomenonof Interest, Design, Evaluation, Research Type). Prinsip tatalaksana pada cederakimia adalah irigasi sampai pH netral. Pada kasus cedera kimia, irigasi mata harussegera dilakukan dengan menggunakan cairan saline atau ringer laktat selama 30sampai 60 menit. Sepuluh menit setelah dilakukan irigasi, cek ulang pH dengankertas lakmus. Irigasi diteruskan hingga mencapai pH netral (pH 7,0-7,4). Jika pHnetral belum tercapai, konjungtiva forniks diswab dengan moistened cotton-tippedapplicator atau glass rod. Setelah irigasi, diberikan antibiotik profilaksis, siklopegikdan steroid tetes mata.

Page 44 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue