cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
BENTUK-BENTUK PENYIMPANGAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI INDONESIA Tiana Yulianti; Rina Apriani; M Arif Budiman Hakim
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2338

Abstract

PKH (Program keluarga harapan) adalah suatu upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemiskinan dengan memberikan bantuan keuangan kepada keluarga miskin guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun, beberapa individu memanfaatkan kesempatan ini untuk kepentingan pribadi, menyebabkan adanya pelanggaran dalam distribusi bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan PKH di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang menganalisis informasi dari penelitian-penelitian sebelumnya. Berdasarkan kajian ini, terdapat dua jenis penyimpangan utama. Pertama, dana bantuan PKH disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, bukan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kedua, bantuan tidak disalurkan secara tepat sasaran. Penelitian sebelumnya cenderung lebih banyak membahas masalah akuntabilitas dalam distribusi PKH, dengan rekomendasi untuk memperbaiki proses pendataan calon penerima agar lebih tepat sasaran demi mencapai tujuan PKH.
PENGARUH ETIKA KERJA, BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA (STUDI KASUS PADA DOSEN TETAP STMIK ROYAL KISARAN) Dhani Alhamidi Lubis; R Sabrina; Hasrudy Tanjung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2339

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika kerja (X1), budaya organisasi (X2), terhadap kinerja karyawan (Y) yang di mediasi oleh kepuasan kerja (Z) studi kasus pada dosen tetap STMIK Royal Kisaran. Data yang dikumpulkan dari 60 responden menggunakan observasi, dokumentasi, interview, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki (58%), dengan rentang usia terbanyak 26-40 tahun (82%). Sebagia besar responden memiliki pengalaman kerja > 10 tahun (47%) dan latar belakang pendidikan S2 (97%). Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung, etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen, etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen. Secara tidak langsung kepuasan kerja memediasi hubungan antara variabel etika kerja dengan variabel kinerja. Dan secara tidak langsung kepuasan kerja juga memediasi hubungan antara variabel budaya organisasi dengan variabel kinerja
INTRUSION DETECTION SYSTEM BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK PENINGKATAN MITIGASI SQL INJECTION DAN SYN FLOOD ATTACK Sahren Sahren; Adi Prijuna Lubis
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2340

Abstract

Intrusion Detection System (IDS) tradisional seringkali tidak mampu mengikuti kecepatan perkembangan serangan, sehingga meninggalkan celah yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang. Penelitian ini bertujuan untuk melindungi infrastruktur jaringan dari ancaman keamanan yang semakin kompleks. Dalam penelitian ini, penulis mengusulkan penggunaan model Deep Learning arsitektur CNN VGG-16 pada Intrusion Detection System untuk mitigasi serangan SqL Injection dan Syn Flood dengan proses yang lebih mendalam yaitu dengan penerapan normalisasi data diawal dan teknik augmentation sebagai cara meningkatkan variasi data pelatihan dan mengurangi overfitting. Public dataset yang digunakan CICDDoS2019 dan CSE-CIC-IDS2018. Dengan memanfaatkan kekuatan model Deep Learning dalam mengenali pola serangan yang kompleks dan berubah-ubah, serta teknik augmentation data untuk dapat memberikan tingakat Accuracy yang lebih baik.. Hasil Percobaan menujukkan hasil CNN dengan Arsitektur VGG 16 memiliki Accuracy 99.9261%, loss 0,018590 untuk serangan Syn Flood dan Accuracy 99.9983%, loss 0.001294 untuk Sql Injection. Resnet 50 dengan Accuracy 99.9263% , loss 0.024910 untuk syn flood, Accuracy 99.9962%, loss 0.001749 untuk Sql Injection. InceptionV3 dengan Accuracy 99.7784%, loss 0.015571 untuk serangan syn flood, sedangkan untuk sql injection dengan nilai Accuracy 99.9872% dan loss 0.000392.
HUBUNGAN KELENGKAPAN RESUME MEDIS DENGAN KETEPATAN KODE DIAGNOSIS FRACTURE DAN INJURY DI RSUD KOTA TANGERANG Ade Rizqa Rahayu; Nauri Anggita Temesvari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2345

Abstract

Abstract: Fracture cases in 2020 in Indonesia, which is the largest country in Southeast Asia, occurred at 1.3 million each year with a prevalence of 5.5% of the population of around 238 million. In the coding of fracture cases, inaccuracies were still found, the cause of these inaccuracies occurred because they did not add a 5-character code. So the aim of this research is to determine the relationship between the completeness of a medical resume and the accuracy of fracture and injury diagnosis codes at Tangerang City Regional Hospital. This type of research is quantitative using a cross sectional design. The sampling technique in this study used a saturated sampling technique, where the entire population in this study was sampled. The sample in this study was 68 medical resumes of fracture and injury patients. Data analysis was carried out using univariate analysis and bivariate analysis with the Chi-Square analysis test (X2). The results showed that there were 29 (42.6%) incomplete medical resumes and 39 (57.4%) complete resumes. Meanwhile, the accuracy of incorrect fracture and injury diagnosis codes was 53 (77.9%) and the accuracy of correct fracture and injury diagnosis codes was 15 (22.1%). The p-value = 0.000 (0.000 < 0.05) so there is a relationship between the completeness of the medical resume and the accuracy of the fracture and injury diagnosis code at the Tangerang City Regional Hospital. Keywords: Medical Resume, Accuracy Of Diagnosis Codes, Fractures And Injuries Abstrak: Kasus fracture tahun 2020 di Indonesia yang merupakan negara terbesar di Asia Tenggara kejadiannya sebesar 1,3 juta setiap tahunnya dengan prevalensi sebesar 5,5% dari jumlah penduduk yang berkisar 238 juta. Pada pengodean kasus fracture masih ditemukan ketidaktepatan, penyebab ketidaktepatan tersebut terjadi karena tidak menambahkan kode karakter-5. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelengkapan resume medis dengan ketepatan kode diagnosis fracture dan injury di RSUD Kota Tangerang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel, sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 resume medis pasien fracture dan injury. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji analisis Chi-Square (X2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa resume medis yang tidak lengkap sebanyak 29 (42.6%) dan resume yang lengkap sebanyak 39 (57.4%). Sedangkan ketepatan kode diagnosis fracture dan injury yang tidak tepat sebanyak 53 (77.9%) dan ketepatan kode diagnosis fracture dan injury yang tepat sebanyak 15 (22.1%). Nilai p-value = 0,000 (0,000 < 0,05) sehingga ada hubungan kelengkapan resume medis dengan ketepatan kode diagnosis fracture dan injury di RSUD Kota Tangerang. Kata kunci: Resume Medis, Ketepatan Kode Diagnosis, Fracture Dan Injury
KEABSAHAN HASIL ANALISIS AUDIO FORENSIK SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI Adila Perma Ayunda; Alvi Syahrin; Edi Yunara; Ekaputra Ekaputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2346

Abstract

Abstract: Forensic audio is used to analyze sounds to show ownership of the sound, which can shed light on the occurrence of a crime and will ultimately be used as evidentiary material. Proving a criminal act will always be related to the presence of evidence. The function of evidence itself is to prove whether or not someone committed a criminal act. By carrying out forensic audio analysis correctly, the results of forensic audio analysis of the sound can be used as evidence. The research method used in writing this thesis is a normative juridical legal research method which is descriptive analytical in nature by conducting library research to obtain the required secondary data, including primary, secondary and tertiary legal materials related to the problem. All data was collected using library research and field research data collection methods. Based on the results of the research, it shows that the results of forensic audio analysis as evidence in criminal acts of corruption have strength after sound analysis has been carried out using the following stages. Used in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP). Keywords: Forensic Audio, Evidence, Crime, Corruption Abstrak: Audio forensik digunakan untuk menganalisis suara untuk menunjukkan kepemilikan suara, yang dapat membuat terang tentang terjadinya suatu tindak pidana dan akhirnya akan digunakan sebagai bahan pembuktian. Pembuktian suatu tindak pidana akan selalu berkaitan dengan adanya alat bukti. Fungsi alat bukti itu sendiri adalah untuk membuktikan benar atau tidaknya seseorang melakukan tindak pidana. Dengan melakukan analisis audio forensik dengan benar maka hasil analisis audio forensik terhadap suara tersebut dapat dijadikan sebagai alat bukti. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah metode penelitian hukum yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis dengan melakukan penelitian kepustakaan guna memperoleh data-data sekunder yang dibutuhkan, meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier terkait dengan permasalahan. Keseluruhan data dikumpulkan dengan menggunakan metode pengumpulan data studi kepustakaan (library research) dan studi lapangan (field research).Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis audio forensik sebagai alat bukti dalam tindak pidana korupsi, memiliki kekuatan setelah dilakukan analisa suara dengan tahapan-tahapan yang digunakan sesuai dengan Standart Operating Procedure (SOP). Kata kunci: Audio Forensik, Alat Bukti, Tindak Pidana, Korupsi
PERKEMBANGAN KEABSAHAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Arfansyah Munthe; Rosnidar Sembiring; Edy Ikhsan; Idha Aprilyana Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2348

Abstract

Abstract: This research is based on the fact that interfaith marriages are not strictly regulated in Law No. 1 of 1974 concerning Marriage. This results in a legal vacuum. With the phenomenon of interfaith marriages in Indonesia, the government accommodates interfaith marriages through Law Number 23 of 2006 concerning Population Administration as a solution to fill this legal vacuum. Article 35 letter a states that marriage registration also applies to marriages determined by the court, namely marriages between people of different religions. This type of normative juridical research is supported by the results of interviews with sources, the research approach uses a statutory approach and a case approach to interfaith marriages which have become court decisions and have permanent legal force. The results of this research show that from an Islamic religious perspective, interfaith marriages are absolutely and absolutely prohibited, from a Christian religious perspective, interfaith marriages are prohibited in its teachings. From the Catholic perspective, interfaith marriages are an obstacle, interfaith marriages are possible with a dispensation, whereas in Buddhism there is no prohibition on interfaith marriages. Keywords: Development, Validity, Interfaith Marriage Abstrak: Penelitian ini di latar belakangi dengan tidak diaturnya perkawinan beda agama secara tegas dalam Undang-Undang No 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan. Sehingga mengakibatkan adanya kekosongan hukum. Dengan adanya fenomena perkawinan beda agama di Indonesia pemerintah mengakomodir perkawinan beda agama melalui Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagai solusi untuk mengisi kekosongan hukum tersebut. Dalam pasal 35 huruf a menyebutkan bahwa pencatatan perkawinan berlaku pula bagi perkawinan yang ditetapkan oleh pengadilan adalah perkawinan yang dilakukan antar umat yang berbeda agama. Jenis penelitian yuridis normatif dengan di dukung hasil wawancara dengan narasumber, pendekatan penelitian menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pedekatan kasus terhadap perkawinan beda agama yang telah menjadi penetapan pengadilan dan telah berkekuatan hukum tetap. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perpektif agama Islam perkawinan beda agama dilarang dan mutlak, perpektif agama Kristen perkawinan beda agama dilarang dalam ajaranya. Perpektif agama Katolik perkawinan beda agama adalah suatu halangan, perkawinan beda agama dimungkinkan dengan adanya dispensasi, sedangkan dalam agama Buddha tidak ada larangan mengenai perkawinan beda agama.   Kata kunci: Perkembangan, Keabsahan, Perkawinan Beda Agama
ANALISIS BEDA RATA-RATA WAKTU TUNGGU PELAYANAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DI RUSD KOTA TANGERANG Arti Pristiwati Utami; Witri Zuama Qomarania
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2349

Abstract

Abstract: Waiting time is an important component of the service and is the first gateway that plays an important role in making a good first impression on patients. The Mobile JKN application is an application for the national health insurance system which is a form of digital transformation of the business model created by BPJS Kesehatan. The purpose of this study is to find out the Difference in Average Waiting Time for the Use of Mobile JKN Application services. The study used a cross sectional design. The research was conducted at the Tangerang City Hospital at the dental polyclinic and internal medicine polyclinic. The sampling technique uses the quota sampling technique with a total of 400 samples. The data analysis technique in this study uses the Mann Whitney Test. The results of the study showed that the minimum waiting time for respondents at the dental polyclinic was 67 minutes, and the maximum was 178 minutes. The average waiting time of respondents was 119.15 minutes. Meanwhile, in the internal medicine polyclinic, the minimum waiting time for respondents is 65 minutes, and the maximum is 202 minutes. The average waiting time for respondents was 129.71 minutes.  At the dental polyclinic, as many as 62 respondents (44.0%) were users of the Mobile JKN Application and as many as 79 respondents (56.0%) were respondents who came directly. Meanwhile, in the internal medicine poly, as many as 98 respondents (37.8%) were users of the Mobile JKN Application and as many as 161 respondents (62.2%) were respondents who came directly. Keywords: Waiting Time, Mobile JKN, Service Abstrak: Waktu tunggu merupakan komponen penting dalam pelayanan dan merupakan pintu gerbang pertama yang berperan penting dalam memberikan kesan pertama yang baik bagi pasien. Aplikasi Mobile JKN adalah aplikasi untuk sistem asuransi kesehatan nasional yang merupakan bentuk transformasi digital model bisnis yang dibuat oleh BPJS Kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui beda rata-rata waktu tunggu pelayanan penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Kota Tangerang pada poliklinik gigi dan poliklinik penyakit dalam. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah 400 sampel. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa minimal waktu tunggu responden pada poliklinik gigi adalah 67 menit dan maksimal adalah 178 menit. Rata–rata waktu tunggu responden yaitu 119,15 menit. Sedangkan pada poliklinik penyakit dalam, minimal waktu tunggu responden adalah 65 menit dan maksimal adalah 202 menit. Rata–rata waktu tunggu responden 129,71 menit.  Pada poliklinik gigi sebanyak 62 responden (44,0%) adalah pengguna Aplikasi Mobile JKN dan sebanyak 79 responden (56,0%) adalah responden yang datang secara langsung. Sedangkan pada poli penyakit dalam sebanyak 98 responden (37,8%) adalah pengguna Aplikasi Mobile JKN dan sebanyak 161 responden (62,2%) adalah responden yang datang secara langsung. Kata kunci: Waktu Tunggu, Mobile JKN, Pelayanan
PERBANDINGAN PUTUSAN SENGKETA MEREK YANG MEMILIKI PERSAMAAN PADA POKOKNYA ANTARA MEREK TERDAFTAR DAN MEREK TERKENAL Bambang H.R. Gultom; Saidin Saidin; Keizerina Devi Azwar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2350

Abstract

Abstract: The importance of a brand in terms of influencing business development in a good or service can be seen from the desire of the public who are buyers or consumers to use goods or services that have a well-known brand. Rapid developments in this era of globalization have increased buyer satisfaction not only seen from the quality of the goods or services used, but also seen from the satisfaction of a person's prestige in using a brand that is considered famous. What are the legal considerations of the judge? Regarding the registration status of trademarks which are substantially similar in the decision of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 532 K/Pdt.Sus-HKI/2024. The research method in this research includes normative legal types, with analytical descriptive research characteristics. The research approaches are the statutory approach, conceptual approach and statutory approach, with the data sources used in this research namely primary data, secondary data and tertiary data. The data collection technique is literature study and the data collection tool is document study, then analyzed qualitatively. Keywords: Brands, Verdicts, Disputes Abstrak: Pentingnya sebuah merek dalam hal mempengaruhinya perkembangan bisnis dalam suatu barang atau jasa dapat dilihat dari adanya suatu keinginan dari masyarakat yang merupakan pembeli atau konsumen dalam penggunaan barang atau jasa yang memiliki merek terkenal. Perkembangan yang pesat di dalam era globalisasi ini membuat meningkatnya kepuasan pembeli tidak hanya dilihat dari kualitas suatu barang atau jasa yang digunakan, akan tetapi dilihat juga dari kepuasan gengsi seseorang dalam menggunakan merek yang dianggap terkenal.       Bagaimana pertimbangan hukum hakim tentang status pendaftaran merek yang memiliki persamaan pada pokoknya dalam putusan Mahkamah Agung RI Nomor 532 K/Pdt.Sus-HKI/2024. Metode penelitian dalam penelitian ini meliputi jenis hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yaitu pendeketan perundang-undangan (statute approach), pendekaan konsep (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach), dengan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer, data sekunder dan data tersier. Teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan dan alat pengumpul data yaitu studi dokumen, selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Kata kunci: Merek, Putusan, Sengketa 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN E-COMMERCE UMKM MENGGUNAKAN IMC (STUDI KASUS PADA GALERI ULOS SIANIPAR) Bimbim Maulana; Wulan Dayu; Roro Rian Agustin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2351

Abstract

Abstract: The digital era has opened up new opportunities for MSMEs to develop, one of which is through e-commerce platforms. However, many MSMEs have not succeeded in utilizing e-commerce optimally. This research aims to analyze the marketing communication strategy implemented by the Ulos Sianipar Gallery and analyze the factors that influence its success. This research method uses a qualitative approach with primary and secondary data sources. It was found that the promotional strategy carried out was not integrated and the target market was not clear. Recommendations for effective IMC (Integrated Marketing Communication) strategies include strengthening social media, improving websites, and location-based marketing. It is hoped that this research can provide input to increase the success of MSME e-commerce sales. Keywords: MSMEs, E-commerce, Marketing Communication Strategy, Integrated                   Marketing Communication Abstrak: Era digital telah membuka peluang baru bagi UMKM untuk berkembang, salah satunya melalui platform e-commerce. Namun banyak UMKM yang belum berhasil memanfaatkan e-commerce secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diimplementasikan Galeri Ulos Sianipar dan menganalisis faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Ditemukan bahwa strategi promosi yang dilakukan belum terintegrasi dan target pasar belum jelas. Rekomendasi strategi IMC (Integrated Marketing Communication) yang efektif meliputi penguatan media sosial, penyempurnaan website, dan pemasaran berbasis lokasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk meningkatkan kesuksesan penjualan e-commerce UMKM. Kata kunci: UMKM, E-commerce, Strategi Komunikasi Pemasaran, Komuniksi  Pemasaran Terpadu
MAKNA SIMBOL- SIMBOL TRADISIONAL DALAM NASKAH DRAMA MANGIR: ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP BUDAYA LOKAL Aulia Ramadhani Nasution; Fadilla Syaputri Nasution; M. Rully Al- Hadi; Emma Marsela
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2352

Abstract

Analisis semiotika menekankan penggunaan simbol, tanda, dan makna dalam naskah drama "Mangir" untuk menciptakan pengalaman estetika dan pemahaman yang mendalam bagi pembaca atau penonton. Karakter, plot, dan tema disusun secara semiotik dalam struktur naratif yang hati-hati untuk menghasilkan lapisan-lapisan makna yang kompleks. Pembangunan makna secara keseluruhan diperkuat dengan penggunaan tanda-tanda dalam dialog dan deskripsi latar belakang. Makna konotatif dari kata-kata dan adegan dalam naskah memungkinkan berbagai interpretasi. Di sisi lain, konteks budaya dan historis mempengaruhi cara kita memahami teks secara keseluruhan. Oleh karena itu, analisis semiotika terhadap naskah drama "Mangir" menunjukkan bagaimana interaksi kompleks antara simbol, tanda, dan makna menghasilkan pengalaman estetika yang mendalam dan pemahaman yang kaya.