cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,061 Documents
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA IBU PADA ANAK USIA DINI DI TKK OLAEWA TAHUN 2023 Theresia Yasintha Mau; Elisabeth Tantiana Ngura; Yasinta Maria Fono Fono
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1504

Abstract

Abstract: This study has the main objective of analyzing the use of mother tongue in the learning process inside and outside the classroom. About how the development of the mother tongue has increased or decreased in aspects of language in early childhood. As for the subjects in this study, the teacher and 10 children were taken as samples at TKK Olaewa. The research method uses qualitative methods. Data collection techniques using; Observation Method, Interview Method, Documentation Method. The results of the research are firs; Language development, in this case, is the use of the mother tongue in early childhood at the Olaewa Kindergarten, almost all children are good, but there are some children who have difficulties in using the mother tongue due to factors in the family where parents use Indonesian as their daily language. Second; The interest in learning of children in TKK has increased, the use of mother tongue does not become a barrier for children to learn, even children who have difficulty speaking the local language are able to interact with their friends because learning and playing activities inside and outside the classroom teachers use two languages. namely regional languages and Indonesian so that activities can be achieved.            Keywords: early childhood; mother tongue; olaewa tkk Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan utama yaitu untuk menganalisis penggunaan bahasa ibu dalam proses pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Tentang bagaimana perkembangan bahasa ibu apakah mengalami peningkatan atau penurunan dalam aspek bahasa pada anak usia dini. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah guru dan 10 anak yang peneliti jadikan sebagai sampel di TKK Olaewa. Metote penelitiannya menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan; Metode Observasi, Metode Wawancara,  Metode Dokumentasi. Hasil dari penelitian tersebut adalah pertama; Perkembangan bahasa dalam hal ini adalah penggunaan bahasa ibu pada anak usia dini di TKK Olaewa hampir semua anak baik namun ada berepa anak yang kesulitan dalam pengguunaan bahasa ibu dikarenakan oleh faktor di dalam keluarga orang tua menggunakan bahasa indonesia sebagai bahasa kesehariannya. Kedua; Minat belajar anak di TKK tersebut terjadi peningkatan, penggunaan bahasa ibu tidak menjadi penghalang anak belajar bahkan anak yang mengalami kesulitan berbahasa daerah pun mampu berinteraksi dengan teman-temannya dikarenakan kegiatan belajar dan bermain di dalam maupun  diluar kelas guru-guru menggunakan dua bahasa yaitu bahasa daerah dan bahasa indonesia agar kegiatan dapat tercapai.Kata kunci: anak usia dini; bahasa ibu; tkk olaewa
PENYUSUNAN APLIKASI EVALUASI KINERJA GURU MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT DALAM SUPERVISI PEMBELAJARAN BERBASIS WEB Hambali Hambali; Wiwin Handoko; Hidayatullah Hidayatullah; Wulan Fentari Sibarani; Juwita Sari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1513

Abstract

Adanya kejadian Penilaian Kinerja Guru di SMK PPM Shadr El-Islam Asahan saat ini masih bersifat subjektif, dimana penilaian dilakukan secara tradisional dengan menggunakan lembar penilaian karena belum ada aspek-aspek penilaian yang terdefinisi dengan baik dalam Penilaian Kinerja Guru. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru menggunakan metode Weighted Product menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL yang menghasilkan kemudahan bagi kepala sekolah dalam menentukan siapa saja yang layak menjadi guru terbaik dan mendapatkan hasil yang lebih objektif. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan pengambilan data penelitian maka dapat dibuat aplikasi penilaian kinerja guru SMK PPM Shadr El-Islam.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HABIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Mustika Fitri Larasati Sibuea; Masitah Handayani; Raja Tama Andri Agus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diimplementasikan Model Pembelajaran Habit. Metode penelitian yang digunakan meliputi desain penelitian eksperimental dengan pengumpulan data melalui tes. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok siswa, satu kelompok menerima pembelajaran berdasarkan Model Pembelajaran Habit sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Habit secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kebiasaan belajar yang positif, dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini didukung oleh analisis statistik yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam hasil belajar siswa. Selain itu, temuan kualitatif dari wawancara juga mendukung efektivitas Model Pembelajaran Habit dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif. Diperoleh hasil thitung > ttabel yaitu nilai thitung =2,847 dan nilai ttabel =2,079, maka 2,847 >2,079. Nilai signifikansi bernilai < 0,05 yaitu sebesar 0,007. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI PECAHAN DI KELAS V SD NEGERI 107418 BANGUN SARI BARU Putri Wisda Yunanda; Elvi Mailani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi pecahan untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi, ahli desain, dan praktisi pendidikan. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL ini cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa dengan N-Gain rata-rata sebesar 0,60.
RAGAM BAHASA GURU DALAM INTERAKSI KELAS: STUDI KASUS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MAS BAHRUL ULUUM AL-KAMAL Zulkarnain Sirait; Akmal Akmal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.3815

Abstract

Abstract: This study aims to examine the varieties of language used by Indonesian language teachers in classroom interactions at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal, Asahan Regency. It investigates the forms, pragmatic functions, and contextual factors influencing the teacher's language choices. The research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, audio-video recordings, in-depth interviews, and document analysis. Data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers employed three primary language varieties: formal, consultative, and casual. Formal language was dominant in delivering lessons and explaining linguistic rules, while consultative and casual varieties emerged during discussions and classroom management. Code-switching and code-mixing phenomena were also identified, involving shifts between Indonesian, regional languages (Melayu and Javanese), and Arabic, especially in religious or culturally significant expressions. These shifts were found to be strategic rather than arbitrary, aimed at enhancing meaning, emotional engagement, and cultural relevance. In terms of pragmatic functions, the teacher’s utterances reflected six functions based on Halliday’s taxonomy: representational, heuristic, interactional, personal, instrumental, and imaginative. Factors influencing language choices included students’ ethnic backgrounds, instructional objectives, cultural-religious context, and the teacher's teaching experience. The use of consultative and casual registers positively impacted student participation and comfort, although it raised concerns regarding the imitation of informal styles in formal academic writing. To address this, a reflective strategy—such as formal language recapitulation at the end of lessons—is recommended. Overall, the study highlights that teacher language variety is not merely a linguistic variation but a pedagogical medium laden with social, cultural, and educational implications, playing a crucial role in shaping students' literacy habits and classroom atmosphere. Keywords: Language Variety; Code-Switching; Classroom Interaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ragam bahasa yang digunakan guru Bahasa Indonesia dalam interaksi kelas di MAS Bahrul Uluum Al-Kamal, Kabupaten Asahan, dengan menelaah bentuk, fungsi pragmatis, serta faktor-faktor yang memengaruhi pemilihannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, rekaman audio-video, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga ragam bahasa utama, yaitu ragam resmi, konsultatif, dan santai. Ragam resmi dominan dalam pengantar dan penjelasan materi, sedangkan ragam konsultatif dan santai muncul dalam diskusi serta pengelolaan suasana kelas. Fenomena alih kode dan campur kode juga ditemukan dalam bentuk peralihan antara Bahasa Indonesia, bahasa daerah (Melayu dan Jawa), serta bahasa Arab. Penggunaan variasi ini bersifat strategis untuk memperjelas makna, membangun kedekatan afektif, serta menyesuaikan konteks kultural religius pesantren. Dari segi fungsi pragmatis, tuturan guru mencakup enam fungsi menurut klasifikasi Halliday: representasional, heuristik, interaksional, personal, instrumental, dan imajinatif. Faktor-faktor penentu dalam pemilihan ragam meliputi latar etnis siswa, tujuan instruksional, budaya lokal, serta pengalaman mengajar guru. Penggunaan ragam konsultatif dan santai terbukti meningkatkan partisipasi dan kenyamanan siswa, namun menimbulkan risiko imitasi gaya informal dalam konteks akademik formal. Oleh karena itu, disarankan strategi reflektif seperti rekapitulasi dengan ragam baku di akhir sesi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ragam bahasa guru dalam kelas adalah sarana pedagogik yang tidak hanya mencerminkan variasi linguistik, tetapi juga mengonstruksi dinamika sosial, budaya, dan pembentukan habitus literasi siswa. Kata kunci: Ragam Bahasa; Alih Kode; Interaksi Kelas
ANALISIS USAHATANI PADI (Oryza sativa ) LADANG DI LANAI HILIR NAGARI CUBADAK BARAT KECAMATAN DUA KOTO KABUPATEN PASAMAN Harboy Neldi; Adipo Rahman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4865

Abstract

Abstract: Upland rice is a strategic food commodity in Indonesia, especially for people living in rural and hilly areas. This study aims to describe the technical aspects of upland rice cultivation and to analyze the farming business based on revenue, income, profit, and R/C ratio in Lanai Hilir, Nagari, West Cubadak, Dua Koto District, Pasaman Regency. The research method used was interviews and a survey of 36 randomly selected upland rice farmers. The collected data and information were then analyzed using Microsoft Excel. The results of this study indicate that dryland rice farming at the study site averaged Rp1,690,785.39 per ton (MT) and had an average R/C ratio of 1.32, indicating that the farming is feasible to continue. Keyword: Dryland Rice, Income, Profit, R/C Ratio, Pasaman. Abstrak: Padi ladang  merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan dan perbukitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan teknis budidaya padi ladang serta untuk menganalisis usahatani berdasarkan penerimaan, pendapatan,  keuntungan serta R/C ratio di Lanai Hilir Nagari Cubadak Barat Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman. Metode  penelitian yang digunakan adalah wawancara dan survey terhadap 36 petani padi ladang yang dipilih secara  acak. Data dan informasi yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan microsoft exel. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa usahatani padi ladang di lokasi penelitian rata-rata keuntungan Rp.1.690.785,39/MT dan rata-rata R/C Ratio adalah sebesar 1,32 artinya usahatani layak untuk dilanjutkan. Kata kunci: Padi Ladang, Pendapatan, Keuntungan, R/C Ratio, Pasaman.. 
MENEPIS PRADUGA KESULITAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR CERPEN BERBASIS PROYEK BERBANTU APLIKASI WORDWALL Rina Hayati Maulidiah; Atmazaki Atmazaki; Yenni Hayati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.5279

Abstract

Abstract: Literature learning, particularly in recognizing the elements of short stories, is often considered difficult by students. This explanation arises because the learning is still theoretical and does not provide space for real learning experiences. Project-based learning assisted by a wordwall application is an innovative alternative in Indonesian language learning to foster critical and creative thinking skills through real projects. This study aims to describe the effectiveness of identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, distributing questionnaires, interviews, and documentation during the learning process. The results of the study indicate that identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application improves students' understanding of short story elements, such as theme, characters, plot, setting, and moral. In addition, students become more active, creative, and collaborative in learning activities. Thus, identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application is effective in overcoming the presumption of difficulty in learning short story elements.Keywords: Project-Based Learning, Identification of Short Story Elements, Wordwall Application  Abstrak: Pembelajaran sastra, khususnya dalam mengenal unsur-unsur cerpen, sering dianggap sulit oleh peserta didik. Penjelasan tersebut muncul karena pembelajaran masih bersifat teoritis dan kurang memberi ruang bagi pengalaman belajar yang nyata. Pembelajaran berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui proyek nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas mengidentifikasi elemen-elemen cerpen berdasarkan proyek berbantuan aplikasi wordwall. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebarab angket, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengidentifikasi unsur-unsur cerpen berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur cerpen, seperti tema, tokoh, alur, latar, dan amanat. Selain itu, peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, mengidentifikasi elemen-elemen cerpen berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall efektif digunakan untuk mengatasi praduga kesulitan dalam pembelajaran elemen-elemen cerpen.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, Identifikasi unsur cerpen, Aplikasi wordwall
PENERAPAN LITERASI MEMBACA KARYA SASTRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MENENTUKAN TOPIK CERPEN Rina Hayati Maulidah; Atmazaki Atmazaki; Yenni Hayati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.5282

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of applying literary reading literacy to improve students’ critical thinking skills in determining short story writing topics. The research employed a quasi- experimental approach using a Pretest–Posttest Control Group Design. The sample consisted of 56 sixth- semester students of the Indonesian Language and Literature Education program, divided into experimental and control groups. The experimental group received a four-week treatment consisting of structured literary reading activities, critical discussions, and reflective assignments. Research instruments included a critical thinking test, short story topic assessment rubric, and student perception questionnaire. The results indicated a significant improvement in the experimental group (M_pre = 58.4; M_post = 74.1; p < 0.001; Cohen’s d = 1.38), while the control group showed no significant change. The findings suggest that systematically integrating literary reading literacy enhances students’ analytical, evaluative, and reflective thinking abilities in developing original and relevant short story topics. The study recommends incorporating structured literary literacy activities into creative writing courses to foster critical, creative, and humanistic learners.Keywords: reading literacy, literary works, critical thinking, short story writing, literature learningAbstrak: Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan literasi membaca karya sastra terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menentukan topik penulisan cerpen. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain Pretest–Posttest Control Group. Sampel terdiri atas 56 mahasiswa semester VI program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen menerima perlakuan berupa pembelajaran literasi membaca karya sastra dengan strategi pembacaan terstruktur, diskusi kritis, dan tugas reflektif selama empat minggu. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis, rubrik penilaian topik cerpen, serta kuesioner persepsi mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (M_pre = 58,4; M_post = 74,1; p < 0,001; Cohen’s d = 1,38), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan berarti. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi membaca karya sastra secara sistematis dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis, evaluatif, dan reflektif mahasiswa dalam menentukan topik cerpen yang orisinal dan relevan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan praktik literasi sastra dalam mata kuliah menulis kreatif untuk membangun mahasiswa yang kritis, kreatif, dan berwawasan humanistik.Kata Kunci: literasi membaca, cerpen, berpikir kritis, menentukan topik.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK REBT TEKNIK SELF-TALK MENINGKATKAN SELF EFFICACY   SISWA Imel Imel; Romiaty Romiaty; Nopi Feronika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6222

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti, terdapat lima peserta didik yang memiliki self efficacy yang rendah. Hal ini diperkuat sengn hasil wawancara dengan guru BK dan guru wali kelas sekaligus guru mata pelajaran kelas X-7. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik self-talk dapat meningkatkan self-efficacy siswa kelas X-7 di SMA Negeri 1 Palangka Raya Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menerapkan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu one group pre-test and post-test yang menggunakan populasi kelas X-7 berjumlah 39 orang dan 5 orang sampel yang terdapat di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan yaitu siswa yang memiliki self efficacy yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada skor self-efficacy siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self-talk yang dibuktikan dengan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,003 < 0,05 yaitu Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik self-talk dapat meningkatkan self-efficacy pada siswa kelas X-7  di SMA Negeri 1 Palangka Raya Tahun Pelajaran 2025/2026.
ANALISIS SENTIMEN ULASAN PENGGUNA APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE RANDOM FOREST Atiqa Auliana Fitri; Yuhandri Yuhandri; Rini Sovia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6892

Abstract

Abstract: The Digital Population Identity (IKD) application allows citizens to access population documents electronically. Service evaluations can be found in user reviews on the Google Play Store, but manual analysis is challenging due to their large and unstructured volume. This study analyzes the sentiment of IKD user reviews and compares the effectiveness of Support Vector Machine (SVM) and Random Forest. Reviews were collected through web scraping, labeled positive or negative by specialists, and preprocessed (cleaning, case folding, tokenizing, normalization, stopword removal, stemming) before being converted into numerical features using TF-IDF weighting. The weighted features were grouped using K-Means clustering to map sentiment tendencies prior to classification. SVM classified sentiment by identifying a maximum-margin hyperplane across classes, while Random Forest combined the predictions of numerous decision trees through majority voting. Both models were trained and tested with a 70:30 stratified split and evaluated using a confusion matrix. From 9,243 scraped reviews collected between June 2025 and June 2026, 5,714 remained after cleaning. SVM achieved 93.64% accuracy with weighted precision, recall, and F1-score of 0.94, while Random Forest achieved 93.41% accuracy with an F1-score of 0.93. Sentiment was dominated by the negative class at 75.5%, mainly complaints about application performance. These results provide a data-driven basis for the Directorate General of Population and Civil Registration to prioritize feature improvements and enhance IKD service quality. Keywords: sentiment analysis; IKD; SVM; Random Forest   Abstrak: Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) memungkinkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara elektronik. Ulasan pengguna di Google Play Store memuat penilaian layanan, namun jumlahnya besar dan tidak terstruktur sehingga sulit dianalisis secara manual. Penelitian ini menganalisis sentimen ulasan pengguna IKD dan membandingkan kinerja Support Vector Machine (SVM) dengan Random Forest. Data ulasan dikumpulkan melalui web scraping, diberi label positif dan negatif oleh pakar, lalu dipraproses (cleaning, case folding, tokenizing, normalisasi, stopword removal, stemming) sebelum diubah menjadi fitur numerik dengan pembobotan TF-IDF. Fitur hasil pembobotan dikelompokkan dengan K-Means Clustering untuk memetakan kecenderungan sentimen sebelum klasifikasi. SVM mengklasifikasikan sentimen dengan mencari hyperplane bermargin maksimum antar kelas, sedangkan Random Forest menggabungkan prediksi banyak decision tree melalui majority voting. Kedua model dilatih dan diuji dengan pembagian data 70:30 stratified serta dievaluasi menggunakan confusion matrix. Dari 9.243 ulasan hasil scraping pada rentang Juni 2025 sampai Juni 2026, tersisa 5.714 ulasan setelah pembersihan. SVM memperoleh akurasi 93,64% dengan precision, recall, dan F1-score tertimbang 0,94, sedangkan Random Forest memperoleh akurasi 93,41% dengan F1-score 0,93. Sentimen didominasi kelas negatif sebesar 75,5%, terutama keluhan pada kinerja aplikasi. Hasil penelitian ini menjadi dasar evaluasi berbasis data bagi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memprioritaskan perbaikan fitur dan meningkatkan kualitas layanan IKD. Kata kunci: analisis sentimen; IKD; SVM; Random Forest

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 More Issue