cover
Contact Name
Ida Riaeni
Contact Email
ida.iswahyudi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jike@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek
ISSN : 26140829     EISSN : 26157950     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek (p-issn: 2614-0829, e-issn: 2615-7950) adalah jurnal yang diterbitkan Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dam Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Cirebon. JIKE menerima naskah dalam kajian ilmu komunikasi seperti: komunikasi pendidikan, komunikasi kesehatan, komunikasi politik, komunikasi bisnis, komunikasi pembangunan, hubungan masyarakat, jurnalistik, kajian media, media pembelajaran, dan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
REPRESENTASI QUARTER LIFE CRISIS DALAM LIRIK LAGU “ZOMBIE” (ENGLISH VERSION) OLEH DAY6: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Wulandari, Kinanti Christya; Hariyani, Nunik; Nurchayati, Zulin
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jike.v9i1.7751

Abstract

As a cultural product, music is not only a form of entertainment but also a medium for expressing the psychological struggles of young adults. This study aims to analyze how Quarter Life Crisis is represented through the lyrical signs in the song “Zombie” (English Version) by DAY6. Using a descriptive qualitative approach, this research applies Roland Barthes’ semiotic analysis to uncover denotative, connotative, and mythological meanings, supported by Stuart Hall’s theory of representation and Berger and Luckmann’s paradigm of social construction. The primary aim is to analyze how the meaning of Quarter Life Crisis is socially constructed and communicated. The findings reveal that the lyrics represent emotional states commonly associated with Quarter Life Crisis such as emptiness, overthinking, loneliness, and the sense of being trapped. These meanings are embedded in metaphoric expressions like “became a zombie”, “meaningless life”, and “wishin’ to stop and close my eyes.” Through layered meanings, the song deconstructs the modern myths surrounding youth and success. The research concludes that lyrics can serve as a powerful medium for representing the internal crises experienced by young generations and can reflect broader social realities through symbolic language. This study contributes to understanding music as a reflective space for cultural and psychological phenomena among early adulthood generations. Keywords: emptiness, music, quarter life crisis, representation, semiotics
POLA KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ANTARA GURU DAN MURID SMP TIPE B DI SLB NEGERI KABUPATEN KARAWANG miftahur, dede; Hariyanto, Fajar
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/g27y6435

Abstract

This study aims to explore and describe the patterns of verbal and nonverbal communication between teachers and B-type students (deaf) at the junior high school level at SLB Negeri Kabupaten Karawang in teaching and learning activities. Using a descriptive qualitative approach and in-depth interviews with two teachers as informants, the study illustrates how communication within the learning process is shaped and adapted to accommodate students’ hearing limitations. The findings reveal that teachers implement various communication patterns, including linear (one-way), interactive (two-way), multilateral (group), and total communication (komtal). These patterns are adjusted based on the students’ conditions, abilities, and needs. Nonverbal communication, such as gestures, facial expressions, body movements, and visual media, plays a crucial role in effectively conveying messages. Total communication is the primary approach as it integrates multiple communication modes to comprehensively meet students’ needs. The findings emphasize the importance of teachers’ adaptability and empathy in building effective social interaction with deaf students.
MAKNA NASIONALISME PADA DIRI GEN Z DALAM BEKERJA DI LUAR NEGERI Faran Krisdianto, Daniel; Yusup, Eka; Ema, Ema
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/n6ga8047

Abstract

This study aims to understand how Indonesian Generation Z (Gen Z) migrant workers in Japan construct the meaning of nationalism through their subjective experiences of living and working abroad. Using Alfred Schutz’s phenomenological approach and the social construction theory by Peter L. Berger and Thomas Luckmann, this research explores how nationalism is interpreted in the context of transnational life. The study employed a qualitative method with a phenomenological design and collected data through in-depth interviews with three Indonesian citizens aged 19–27 who had worked in Japan for at least one year. The findings reveal that nationalism is perceived in varied ways by the informants. Some view nationalism as an internalized pride and love for the homeland, expressed through cultural preservation efforts such as promoting Indonesian cuisine and traditional attire like batik. Others experience a declining sense of nationalism due to dissatisfaction with social and political conditions in Indonesia. This study affirms that nationalism is not a fixed or geographically bound concept, but a dynamic construction shaped by individual experiences, social interactions, and cultural reflections in a global context.
ANALISIS VISUAL PERSONAL BRANDING DEDI SUPANDHI PENJABAT BUPATI MAJALENGKA DI INSTAGRAM Sudirman, Teddy Maulana Hidayat; Iskandar, Nurfitriana Novitasari
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/9g4mb052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi visual personal branding yang dilakukan oleh Dedi Supandhi sebagai Penjabat Bupati Majalengka melalui postingan di akun Instagram resminya, @dedisupandhi. Di era digital, media sosial menjadi medium penting dalam membentuk citra pemimpin publik. Instagram, sebagai platform visual, memungkinkan pemimpin menyampaikan pesan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta memperkuat legitimasi melalui konten visual yang menarik dan konsisten. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi berdasarkan pendekatan teori Kimberly A. Neuendorf. Unit analisis terdiri dari seluruh unggahan visual pada akun @dedisupandhi selama periode Agustus hingga Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dedi Supandhi menampilkan dirinya sebagai pemimpin yang aktif, responsif, dan dekat dengan masyarakat melalui variasi konten seperti kegiatan resmi pemerintahan, interaksi sosial, serta momen personal. Tingginya keterlibatan pengguna pada beberapa unggahan menunjukkan keberhasilan dalam membangun citra positif dan menjalin hubungan emosional dengan audiens. Strategi konten yang memadukan elemen informatif dan human interest terbukti efektif dalam meningkatkan engagement serta memperkuat personal branding. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai alat strategis komunikasi politik dan personal branding pemimpin daerah di era digital.
PERAN KOMUNIKASI RW 07 DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN Hidayati, Neng; Aprilia, Cindy; KARINA MUTIA; Puspita Mawarni, Ratih; Ayu Oktaviani, Amalia; Octaviani, Ofillah
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/n7f8fc76

Abstract

Kompleks Angkasa Pura RW 07 Kota Tangerang menghadapi tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama karena belum optimalnya pelaksanaan program Bank Sampah. Padahal, program ini sebelumnya telah memberikan dampak positif melalui edukasi pengelolaan sampah rumah tangga dan peningkatan nilai ekonomi dari sampah. Namun, menurunnya partisipasi masyarakat menunjukkan perlunya strategi komunikasi yang lebih efektif dan konsisten dari Ketua RW untuk membangkitkan kesadaran warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi RW 07 Angkasa Pura 2 Kota Tangerang dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program kebersihan, serta mendeskripsikan hambatan komunikasi yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan oleh RW 07 memiliki peranan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. RW menerapkan berbagai strategi komunikasi, baik formal maupun informal, untuk mendorong partisipasi masyarakat. Bentuk komunikasi tersebut meliputi pemanfaatan media sosial seperti grup WhatsApp, penyampaian informasi melalui ketua RT, serta pertemuan rutin antar pengurus lingkungan. Strategi ini cukup efektif dalam menggerakkan kegiatan kebersihan bersama, seperti kerja bakti dan lomba kebersihan antar RT. Namun demikian, komunikasi yang dijalankan belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Warga baru, misalnya, cenderung kurang aktif berpartisipasi karena belum memiliki rasa keterikatan sosial yang kuat. Oleh karena itu, RW 07 perlu memperkuat pendekatan komunikasi partisipatif agar pesan mengenai pentingnya kebersihan dapat diterima dan diimplementasikan secara merata di seluruh lingkungan.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT LEGITIMASI KEPEMIMPINAN : STUDI KUALITATIF ATAS AKUN INSTAGRAM DEDI MULYADI Anwar, Rena Latifah; Nabila, Anisa Paras Tazkia; Aulia Zahra, Nazwa; Andinie, Ismi; Amilia, Ira
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/z6p4ps81

Abstract

Penelitian ini membahas peran media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana legitimasi kepemimpinan dalam konteks komunikasi politik digital. Studi ini mengambil akun Instagram resmi milik Dedi Mulyadi sebagai objek penelitian, dengan fokus untuk memahami bagaimana narasi kepemimpinan dibangun dan diterima oleh publik melalui konten yang dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik analisis isi serta wawancara mendalam terhadap lima informan yang merupakan pengikut akun @dedimulyadi71. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis strategi komunikasi dan representasi diri yang digunakan oleh Dedi Mulyadi untuk memperkuat citra serta legitimasi politiknya di mata masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi memanfaatkan media sosial secara strategis dengan menyajikan konten yang merakyat, empatik, dan berbasis aksi nyata. Konten-konten tersebut tidak hanya membentuk citra positif, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan publik dan memperkuat hubungan emosional antara pemimpin dan warga. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan penting sebagai alat legitimasi politik yang efektif, dengan memberikan ruang komunikasi dua arah antara pemimpin dan masyarakat. Pemanfaatan media sosial yang otentik dan konsisten dapat meningkatkan kepercayaan serta dukungan publik terhadap seorang pemimpin di era digital.
EVALUASI KOMUNIKASI ORGANISASI PADA MAXONE HOTEL JIMBARAN Anantari, Ni Komang Saharsa; Supriyadinata G, A.A. Ngr. Eddy Supriyadinata G; Srikandi, Melati Budi; Indraswara, Decky Cipta
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/zzrz6d41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi organisasi di MaxOne Hotel Jimbaran dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Perubahan manajemen yang terjadi menuntut penyesuaian SOP serta koordinasi internal yang lebih terstruktur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi internal guna memahami pengalaman karyawan, pola komunikasi, serta hambatan yang muncul dalam proses penyampaian informasi. Analisis dilakukan menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berada pada kategori cukup efektif, namun masih menghadapi kendala berupa ketidakkonsistenan komunikasi formal, dominasi komunikasi informal, serta peran pemimpin yang belum optimal dalam memastikan keseragaman pemahaman SOP. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan saluran komunikasi resmi dan peningkatan kapasitas komunikasi para pemimpin departemen. Kata Kunci: komunikasi organisasi, evaluasi komunikasi, metode kualitatif
ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTENCE MODEL (TAM) TERHADAP SIKAP CIVITAS DOSEN DAN MAHASISWA PADA MEDIA KOMUNIKASI UNTUK PELAYANAN AKADEMIK (WEB PORTAL AKADEMIK) KUSHARDIYANTI, DESSY; Munsi, Mia Fatimatul; Amalia, Rizky
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/071sem04

Abstract

Studi ini menganalisis faktor-faktor penerimaan teknologi yang mempengaruhi penggunaan portal akademik oleh dosen dan mahasiswa di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Portal akademik ini berfungsi sebagai layanan digital berbasis web untuk mendukung administrasi dan pembelajaran di universitas. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 100 dosen dan 383 mahasiswa, menggunakan teknik pengambilan sampel acak bert stratified berdasarkan fakultas. Data diolah menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan menguji Model Luar (validitas dan reliabilitas) dan Model Dalam untuk hipotesis. Model Penerimaan Teknologi digunakan sebagai dasar analisis, yang melibatkan konstruk seperti Kegunaan yang Dirasakan (PU), Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan (PEU), Kualitas Konten (CQ), Kualitas Desain (DQ), dan Penggunaan Aktual (AU). Hasil menunjukkan nilai R-Squared sebesar 0,744 untuk mahasiswa dan 0,743 untuk dosen, yang menunjukkan bahwa lebih dari 70% sikap pengguna portal dipengaruhi oleh faktor-faktor dalam model ini. Namun, urutan signifikansi faktor-faktor tersebut berbeda antara dosen dan mahasiswa. Bagi dosen, urutan pengaruhnya adalah PU, PEU, AU, CQ, dan DQ. Bagi mahasiswa, urutan pengaruhnya adalah PEU, DQ, PU, CQ, dan AU. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu komunikasi, khususnya dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan berbasis web, dan membantu lembaga pendidikan dalam mengevaluasi kepuasan pengguna terkait layanan akademik.
ANALISIS RESEPSI GENERASI Z KABUPATEN CIREBON MENGENAI TAYANGAN KANAL YOUTUBE RAYMOND CHIN DENGAN JUDUL GEN Z: TONTON INI SEKARANG Marchie Andalan, Aurel Cesilia; -, Ririn Risnawati; Chamidad, Nurul
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/vb5ysn90

Abstract

Teknologi memberikan kontribusi aktif bagi kehidupan manusia. Peran teknologi mendorong efektivitas dan produktivitas manusia pada berbagai aspek sehingga membawa perubahan yang cukup signifikan pada kehidupan manusia. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa kontribusi yang signifikan dalam transformasi dan penciptaan inovasi, salah satunya kelahiran media sosial. Pemanfaatan media sosial seiring waktu semakin berkembang, ditandai dengan penggunaan jenis video – video yang ditawarkan oleh pengguna melalui akun TikTok dan Youtube. Kelahiran media sosial pada awal tahun 2000an membuat persepsi masyarakat terhadap eksistensi media sosial dekat dengan generasi yang lahir pada awal tahun 2000an, yaitu generasi Z. Generasi Z dinilai memiliki karakteristik yang berbeda dari generasi sebelumnya yaitu generasi Baby Boomers, Generasi X, dan Millenial dikarenakan generasi Z lahir beriringan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana Generasi Z di wilayah Kabupaten Cirebon memberikan gambaran terkait resepsi serta bagaimana Generasi Z menerima dan memaknai pesan terkait stigma baperan, naif, dan instant yang disampaikan oleh Raymond Chin melalui kanal Youtube dengan judul “Gen Z: Tonton Ini Sekarang” kepada generasi Z.  Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis resepsi Stuart Hall yang mengkategorikan khalayak kedalam tiga kategori yaitu Hegemonic Reading, Negotiated Reading, dan Oppositional Reading.  Kata kunci : Analisis Resepsi, Stuart Hall, Generasi Z, Raymond Chin   Abstract Technology actively contributes to human life. Its role enhances human effectiveness and productivity in various aspects, leading to significant changes in people’s lives. The rapid development of information and communication technology has made a notable contribution to transformation and innovation, one of which is the emergence of social media. The use of social media has continued to evolve over time, marked by the increasing popularity of video content shared by users through platforms like TikTok and YouTube. The birth of social media in the early 2000s has shaped public perception, associating it closely with the generation born in the same era— Generation Z. Generation Z is considered to have different characteristics from previous generations such as the Baby Boomers, Generation X, and Millennials, as they were born alongside the rapid advancement of technology. This research aims to examine how Generation Z in the Cirebon Regency area perceives and interprets messages related to the stigmas of being overly sensitive ("baperan"), naive, and instantminded as conveyed by Raymond Chin through his YouTube video titled “Gen Z: Watch This Now.” The theory used in this study is Stuart Hall’s Reception Analysis, which categorizes audiences into three positions: Hegemonic Reading, Negotiated Reading, and Oppositional Reading.  Keywords : Reception Analysis, Stuart Hall, Generation Z, Raymond Chin  
NARASI MEDIA ONLINE TERKAIT AKSI DEMOKRASI 2025 SEBAGAI REPRESENTASI KOMUNIKASI POLITIK Amelia, Yuli; Riaeni, Ida
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/vmbsy354

Abstract

The 2025 Democracy Action (Action Demokrasi 2025) is one of the biggest political phenomena in Indonesia, giving rise to demands for the dissolution of the House of Representatives (DPR) and reflecting a crisis of public trust in legislative institutions.Amidst the rapid flow of digital information, online media plays a crucial role in framing this issue and shaping public perceptions of political legitimacy and democracy. This study aims to analyze how online media construct news narratives about the 2025 Democracy Action and how the representation of political communication reflected in these narratives influences public perceptions of political legitimacy in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative method with a critical discourse analysis approach (Critical Discourse Analysis) model by Teun A. van Dijk. Data were obtained from news articles from national online media such as Kompas.com, Detik.com, Tempo.co, and CNN Indonesia during the period January- August 2025. The results indicate differences in reporting methods between media. The narratives conveyed by Tempo.co and CNN Indonesia emphasize public participation and the crisis of legitimacy, while Kompas.com and Detik.com direct more attention to issues of national security and stability. These differences in emphasis reflect ideological orientations that influence how news is structured and impact public understanding of democracy and levels of public trust in political institutions. In this context, online media functions not merely as a channel for conveying information but also as an agent shaping political reality and public perceptions of the legitimacy of democracy in Indonesia. Keywords: Democracy Action 2025, framing, political communication, democratic legitimacy, online media.