cover
Contact Name
Toni Malvin
Contact Email
tonimalvin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lembagapenelitiandanpengabdian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Lumbung: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
ISSN : 14121948     EISSN : 26553422     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
LUMBUNG: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh merupakan media dalam penyebarluasan hasil penelitian dan kajian pustaka di bidang pertanian yang bertujuan untuk menjawab masalah-masalah pertanian secara nyata di lapangan. LUMBUNG diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh secara berkala dua kali dalam setahun, yang diterbitkan pertama kali pada Januari 2002 dalam bentuk cetak, dan tersedia secara online sejak Desember 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
PEMANFAATAN BEBERAPA LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR PADA BUDIDAYA TEMBAKAU PAYAKUMBUH Ningsih, Mismawarni Srima; Fardedi; Syafrison; Elviati; Abdullah, Ardi Sardina
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.778 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.611

Abstract

Persoalan mendasar budidaya tembakau adalah semakin menurunnya produktivitas lahan, disebabkan oleh sistem pertanian monokultur dan intensif penggunaan pupuk anorganik yang berakibat penurunan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah pertanian yaitu daun lamtoro, daun tithonia, kulit umbi singkong dan buah pepaya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tembakau serta membandingkan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan di lokasi yang sama. Penelitian menggunakan metode eksperimen, Rancangan Acak Lengkap 4 perlakuan, yaitu pemberian POC daun Tithonia, daun lamtoro, kulit umbi singkong dan buah pepaya dengan 10 ulangan. Data diolah menggunakan SPSS versi 26 dan uji lanjut DNMRT taraf 5%. Dari penelitian didapatkan bahwa pengaplikasian POC daun lamtoro menghasilkan tembakau dengan tinggi, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun lebih besar dibanding POC lain. Kesimpulan penelitian adalah limbah pertanian yang difermentasi menjadi pupuk organik cair dapat dimanfaatkan sebagai pupuk karena dapat menghasilkan tembakau dengan tinggi, jumlah daun, panjang daun, lebar daun dan diameter batang yang tidak berbeda dengan tembakau yang diaplikasikan pupuk anorganik (pupuk buatan).
RESPON BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR LOKAL SUMATERA BARAT DENGAN APLIKASI BEBERAPA JENIS PUPUK ORGANIK CAIR Sembiring, Ngakumalem; Sondang, Yun; Anidarfi
LUMBUNG Vol. 22 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i1.572

Abstract

Ubi jalar termasuk komoditi pangan penghasil karbohidrat penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagai varietas ubi jalar telah dibudidayakan, namun produktivitas rata-rata masih di bawah varietas unggul. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tanggap beberapa varietas ubi jalar lokal Sumatera Barat dengan aplikasi beberapa jenis POC. Pelaksanaan penelitian dari April sampai dengan Agustus 2019, berloksi  di lahan Politani Payakumbuh. Perlakuan terdiri dari 2 faktor, yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok faktorial.  Faktor I adalah 4 varietas lokal ubi jalar Sumatera Barat yang dikelompokkan berdasarkan warna daging umbi, yaitu V1=  umbi ungu muda ; V2 = umbi ungu tua; V3 = umbi oranye; dan V4 =   umbi putih dan faktor ke II adalah 3 pelakuan POC dan 1 kontrol, yaitu P0 = tanpa POC; P1 = POC MOL Buah; P2 = POC Sabut Kelapa; dan P3 = POC pabrikan, sehingga diperoleh 16 unit perlakuan dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif (panjang batang dan jumlah cabang) sedangkan perlakuan POC tidak memberikan pengaruh nyata.  Perlakuan varietas dan POC berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan generatif.  Perlakuan MOL buah memberikan pengaruh nyata dan meningkatkan bobot umbi/tanaman, berbeda tidak nyata dengan POC sabut kelapa dan POC pabrikan. Sedangkan perlakuan varietas memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah dan bobot umbi/tanaman. Jumlah dan bobot umbi tertinggi terdapat pada varietas ubi jalar ungu tua, diikuti oleh ubi jalar putih, ubi jalar oranye, dan terendah pada ubi jalar ungu muda.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI Sondang, Yun; Anty, Khazy
LUMBUNG Vol. 22 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i1.573

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) merupakan salah satu tanaman pangan lokal yang dapat mensubstitusi peranan beras dan gandum sebagai bahan pangan pokok, sehingga potensial untuk dibudidayakan dan dikembangkan, khususnya pada daerah-daerah marginal yang kurang subur dan kering. Keunggulan tanaman sorgum terletak pada daya adaptasi yang luas, toleran terhadap kekeringan dan salinitas tinggi, serta lebih tahan terhadap gangguan hama dan penyakit dibanding tanaman serealia lainnya. Dalam rangka mengoptimalkan produktivitas tanah dan tanaman perlu diteliti penggunaan teknologi pupuk hayati sebagai pemacu pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian adalah melihat respon pupuk hayati sebagai pemacu pertumbuhan terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas sorgum. Penelitian dilaksanakan di lahan Percobaan Tanjung Pati selama lima bulan mulai dari bulan Juni–Oktober 2021. Tahapan penelitian (1) Pembuatan pupuk hayati dengan menggunakan bakteri Pseudomonas fluorescen dan Bacillus cereus, dan (2) Aplikasi pupuk hayati pada beberapa varietas sorgum dalam polibag menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan varietas: Numbu, Pahat, Samurai 1, Bioguma 1 dan semua diulang 5 kali. Pengamatan meliputi pertumbuhan vegetatif, pertumbuhan generatif, and analisis hara pupuk hayati. Aplikasi pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, umur berbunga, umur panen, dan produksi biji kering per hektar. Pupuk hayati mengandung N total, P2O5, K2O, Ca, C/N, dan C organik yang memenuhi standar SNI tahun 2004. Masing masing varietas sorgum memberikan respon yang berbeda terhadap pemberian pupuk hayati.
KAJIAN SISTEM CADANGAN PANGAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN AKIBAT COVID 19 UNTUK MENGURANGI RESIKO KERAWANAN PANGAN DI MALANG RAYA Arifin, Zainol; Khoirunnisa, Ninin
LUMBUNG Vol. 22 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i1.607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposit secara individual dan kerentanan kerawanan pangan.  Untuk mengetahui kelangkaan pangan akibat covid 19, dan Kerentaan akibat dampak covid 19 dalam masa pandemic. Dengan menggunakan rumus ini, maka akan mudah untuk mengklasterisasikan terhadap dampak covid 19, yang menjadikan masyakat harus waspada dengan rumus sbb. Ln = ? ?i Xi +? Kemampuan: Pi = Metode opprtunities skala kecil ke I dapat dilaksanakan simpanan makanan karena Pi = 1 untuk skala kecil yang dapat dilakukan simpanan pangan dan Pi = 0 untuk skala kecil yang tidak dilakukan simpanan pangan. Xi= Model faktor-faktor yang diduga mempengaruhi rumahtangga melakuka cadangan pangan, yaitu antara lain tingkat produksi komoditas pangan, asset lahan, tingkat pendapatan rumah tangga, price komoditi pangan ?i= variabel penduga, ?= angka konstan. Metode pengendali logistic (logit). Model secara luas dengan memberikan logit.  Penelitian memilih Kota Malang dan Kabupaten Malang sebagai wilayah studi. Analisis terhadap ketentuan dikurangi dampak tingkat kelaparan dilaksanakan ke tingkat besar serta kecil. Tingkatan skala makro analisis dikembangkan pada daerah kawedanan yang mendasarkan pada empiris juga diperoleh oleh World Food Programme (WFP). Analisis pengurangan resiko rawan pangan dilakukan dengan simulasi dari indikator kelaparan makanan pokok yang dapat dikendalikan, serta yang berkaitan termasuk pertumbuhan agraris maupun pengembangan di sektor agraris. Hasil analisis yang didapat adalah dengan diperoleh data-data kampung yang masih memiliki potensi untuk kerawanan pangan, dengan mewaspadai adanya covid 19 sehingga memilki skala-skala yaitu 1, 2 dan 3. yang nantinya akan jadi rekomendasi ke kabupaten kota di Malangraya selama pandemi.
EFEKTIVITAS FORMULASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PRODUKSI STRAWBERRY (Fragaria x ananassa) DAN KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA TANAH PERTANIAN Ariz, Ahmad; Andika, Rama; Annita; Rahmedi, Fachrenjani; Azizah, Wirda; Novika; Aflizar
LUMBUNG Vol. 22 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i1.616

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik (Urea, SP36, Dolomit) tanpa manajemen yang baik dan tanpa diimbangi dengan penggunaan pupuk organik (Pukan) dapat menyebabkan degradasi tanah yang berujung penurunan produktivitas tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula dosis pupuk terbaik pada pertanaman strawberry, dan untuk mencari dampak yang diakibatkan formula dosis pupuk (Formula POA 1, Formula POA 2, Formula POA 3, Formula POA 4) terhadap perubahan sifat fisika dan kimia tanah. Penelitian dilakukan pada bulan September – Desember 2022 di lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Metode yang dipakai dalam pengambilan sampel tanah adalah purposive sampling. Penelitian juga menggunakan Analisa Multiple Regression, Korelasi, Estimasi penggunaan pupuk dan Rumus-rumus sifat fisika tanah. Pupuk yang digunakan berupa pupuk anorganik yaitunya Urea, SP36, Dolomit dan pupuk organik yaitu pupuk kandang. Parameter yang di ukur adalah data pertumbuhan dan produksi tanaman. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh formula yang diberikan oleh pupuk anorganik dan organik terhadap hasil produksi dan sifat fisika kimia tanah. Percobaan terbaik menghasilkan 225g buah strawberry dengan penggunaan Formula POA 2 yang dilakukan pada plot 1m x 1m dengan pengaruh sifat fisika kimia tanah yang terlihat yaitu % Qvr, % Qms, TDS, % Qm, % Ø (porositas) serta pengaruh pupuk anorganik dan organik
UJICOBA EFEKTIFITAS KOMPOSTER SEDERHANA BERBASIS MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF) SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH DAPUR SKALA RUMAH TANGGA Afner, Synthia Ona Guserike; Karo, Muliadi Karo; Zudri, Fatardho
LUMBUNG Vol. 22 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i1.624

Abstract

Sampah-sampah organik yang dihasilkan dalam skala rumah tangga biasanya hanya akan ditumpuk atau dikirimkan ke Pengolahan Sampah Akhir yang akan menjadi sumber bau dan polusi udara. Padahal sampah organik sisa dapur ini memiliki potensi yang baik jika diolah menjadi kompos. Komposisi sumber sampah di Indonesia adalah sampah organik merupakan komponen terbesar, mencapai diatas 70%, dimana sampah dapur atau sisa makanan mencapai 20-65% tergantung kelas ekonomi masyarakatnya. Maggot BSF memiliki potensi yang besar dalam mengolah berbagai macam jenis sampah, mulai dari sampah pasar hingga sampah rumah tangga dengan waktu yang relative singkat. Hasil dari pengolahan menggunakan larva lalat BSF menghasilkan kompos yang lebih baik daripada pupuk kandang maupun olahan sampah sisa tanaman. Penelitian ini bertujun untuk merancang komponen komposter sederhana yang beroperasi secara semi otomatis dalam mengolah sampah rumah tangga, dengan memanfaatkan maggot sebagai agen utamanya dan menguji efektifitas komposter sederhana, sehingga menjadi solusi bagi pengolahan sampah organik rumah tangga. Tahapan penelitian dimulai dari perakitan komposter, pengisian media sisa sampah organik rumah tangga, pengamatan aktifitas maggot, analisa kualitas kompos. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap komposter terlihat komponen berfungsi secara efektif dibuktikan dari jumlah pre pupa yang tertampung wadah migrasi yang disediakan. Berdasarkan hasil pengamatan kompos terlihat bahwa maggot sudah secara efektif mengolah sampah dapur, ditunjukkan dari warna sudah berubah menjadi hitam dan tidak berbau, namun masih terlihat basah. Berdasarkan hasil analisa kompos didapatkan kadar air 40,33%, pH 6,8, Nitrogen 0,61%, Karbon 27,05%, Phospor 0,16%, Kalium 0,8%, Kalsium, 1,51%, Besi 0,0038 %. Hasil analisa ini sebagian besar sudah sesuai dengan SNI kualitas kompos. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa komposter sederhana sudah dapat bekerja dengan baik dalam mengolah sampah dapur dan menjaga siklus maggot Black Soldier Fly (BSF) dapat berjalan dengan baik.
PENGARUH VARIASI TINGGI GENANGAN HIDROPONIK SISTEM DFT PADA TANAMAN KALE (Brassica oleracea) Amrizal; Panggabean, Deswani; Away, Yufrijal
LUMBUNG Vol. 22 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i2.626

Abstract

Hidroponik sistem DFT adalah hidroponik yang sering digunakan untuk budidaya sayuran hijau, dimana salah satu sayuran hijau tersebut adalah tanaman Kale. Beberapa tahun terakhir tanaman kale mulai booming di Indonesia, terutama didaerah perkotaan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menghitung kebutuhan nutrisi selama pertumbuhan dan mengetahui pengaruh tinggi genangan terhadap pertumbuhan tanaman kale seperti panjang akar, berat tanaman. Ada 4 perlakuan yang digunakan pada penelitian ini dengan 10 kali ulangan pada masing-masing perlakuan, sehingga terdapat 40 satuan perlakuan. Perlakuan yang dimaksud adalah tinggi genangan 2 cm, 4 cm, 6 cm dan 8 cm. Dari pengamatan didapatkan hasil bahwa kebutuhan nutrisi pada fase awal atau minggu ke I adalah 353,8 ml/tanaman dan pada fase akhir atau minggu ke VI adalah 875,0 ml/tanaman. Dalam pengamatan tinggi genangan didapatkan bahwa perlakuan I memberikan hasil yang paling baik dibandingkan perlakuan yang lain dengan panjang akar rata-rata 24,50 cm dan berat tanaman rata-rata 108 gram. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperbaiki lingkungan penelitian berupa pengendalian suhu dan kelembaban agar faktor kehilangan air dapat dikendalikan.
HUBUNGAN BEBERAPA KIMIA DAN FISIKA TANAH TERHADAP KESESUAIAN LAHAN DAN PRODUKSI JAGUNG Atyumaini; Aflizar; Susila, Eka
LUMBUNG Vol. 22 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i2.677

Abstract

Dalam pengembangan suatu komoditas tanaman, yang pertama kali harus dilakukan adalah mengetahui persyaratan tumbuh dari komoditas yang akan dikembangkan dan kemudian dilakukan identifikasi dan analisis wilayah mana yang berpotensi sebagai tempat tumbuh yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui hubungan pH, Total Dissolved Solid (TDS), dan fisika terhadap produksi jagung, (2) Mengetahui faktor dominan dari beberapa fisika dan kimia tanah yang mempengaruhi kesesuaian lahan untuk produksi jagung. Metode yang digunakan adalah analisis korelasi dan multiple regresi. Untuk pengambilan sampelnya menggunakan ring sampel tanah dengan volume cincin 100 cm3 yang diambil sebanyak 5 titik setiap lahannya. Penelitian ini membuktikan adanya pengaruh yang sifat kimia dan fisika tanah terhadap tingkat produktivitas tanaman jagung yaitunya pH tanah, Persentase kejenuhan relatif (%Qvr), TDS, Persentase kadar padatan volume (%Qp), dan Persentase kadar air volume (%QV). Dengan metode analisis korelasi dan multiple regresi juga dapat melihat hasil optimal yang bisa didapatkan sesuai dengan sifat fisika kimia yang terkandung.
KUALITAS KARKAS AYAM BROILER YANG DISUPLEMENTASI KERATIN HYDROLISAT MELALUI AIR MINUM Erwan, Edi; Rodiallah, Muhamad; Hafizon, M.; Zumarni
LUMBUNG Vol. 22 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/lumbung.v22i2.699

Abstract

Keratin hydrosilat (KH) dihasilkan dari hidrolisis keratin yang beasal dari unggas dan terdiri dari 92% asam amino dan 8% dipeptide atau tripeptida yang memiliki berat molekul yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi beberapa level KH yang dicampurkan dalam air minum terhadap bobot karkas, persentase karkas dan lemak abdominal ayam broiler fase grower. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Februari-Maret 2022 di kandang percobaan ternak, Laboratorium UARDS (UIN Agriculture Research and Development Station) dan Teknologi Produksi Ternak, Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini menggunakan Ayam Broiler 80 ekor yang dibagi secara acak berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0= tanpa penambahan KH (kontrol), P1= penambahan KH 0,1%/liter air minum, P2= penambahan KH 0,2%/liter air minum, P3= penambahan KH 0,3%/liter air minum. Parameter yang diukur adalah bobot karkas, persentase karkas dan bobot lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplementasi KH hingga level 0,3% dalam air minum berpengaruh sangat nyata (P<0,0,1) terhadap bobot karkas, namun berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) bobot lemak abdominal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan suplementasi KH sampai level 0,3% dalam air minum tidak dapat memperbaiki produksi bobot karkas broiler umur 35 hari.