JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA) memuat artikel yang membahas aspek: pendidikan Fisika dan Ilmu Fisika, pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia, pendidikan Biologi dan Ilmu Biologi, pendidikan Sains, serta inovasi-inovasi pembelajaran. Tim redaksi menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan studi kasus, kajian, dan tinjauan pustaka. JPSA Terbit setiap 6 bulan sekali (Mei dan November) dengan p-ISSN 2654-4512 dan e-ISSN 2655-1373.
Articles
120 Documents
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar Daerah Perbatasan Entikong (Indonesia-Malaysia)
rahmawati, puji;
Apsari, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.189 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v2i1.905
Proses pertukaran mata uang antara rupiah dan ringgit menurut pengamatan peneliti adalah suatu masalah yang harus diperhatikan dan cukup serius, karena sering terjadinya kerugian masyarakat atas jual beli yang terjadi. Dikarenakan kurang mahirnya masyarakat di dalam penguasaan konsep pemecahan masalah matematika pada aritmatika sosial membuat kejadian ini sangat rentan akan terjadi. Terlebih anak-anak yang ikut serta melakukan perdagangan. Untuk itu peneliti melakukan penelitian di desa Suruh Tembawang dengan tujuan untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa kelas III di SDN No.05 Suruh Tembawang. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian survei dengan jenis penelitian survei catatan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari keempat tahapan kemampuan pemecahan masalah menurut teori Polya, terdapat dua tahap yang muncul didalam pemecahan masalah yang dilakukannya. Tahapan tersebut adalah tahap memahami dan tahap melaksanakan rancangan solusi dari masalah yang disajikan.
Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Problem Based Learning dan Model Project Based Learning Ditinjau Dari Katerampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA Panca Bhakti Pontianak
Prameswari, Andini;
Wahyudi, Wahyudi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.739 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v2i2.1232
Abstrak Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Problem Based Learning dan Model Project Based Learning Ditinjau Dari Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA Panca Bhakti Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian factorial design dan rancangan penelitian desain faktorial. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Panca Bhakti Pontianak yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Panca Bhakti Pontianak sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran data dengan tes essay. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada materi fluida dinamis yang diterapkan model Problem Based Learning yakni 70,05 dan yang diterapkan model Project Based Learning yakni 77,14. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis anova dua jalan untuk keterampilan proses sains siswa diperoleh P-Value 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan hasil perhitungan uji Kruskal Wallis anova dua jalan untuk model pembelajaran yakni terdapat pengaruh dengan P-Value 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan terdapat interaksi antara model Problem Based Learning dan model Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains dengan hasil belajar.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIALISASI PEMILIH PEMULA BERBASIS ADOBE FLASH DI KABUPATEN SINTANG
Hazizah, Hazizah;
Meriang, Aloysius
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.427 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1569
This study aims to determine: (1) adobe flash design for novice voter socialization, (2) the implementation of novice voter socialization using adobe flash, (3) interest in novice voters after using adobe flash, (4) critical attitude of novice voters to foster awareness and positive attitude towards the election after using adobe flash. This research is a research development. Data obtained from interviews, observations, questionnaires and documentation. The results showed that: (1) adobe flash design for novice voter socialization was carried out through the Borg and Gall stages, (2) the implementation of novice voter socialization using adobe flash was included in the very appropriate category, (3) interest of novice voters towards general elections after using adobe flash is included in the category of Good, and (4) Critical attitude of novice voters to foster awareness and positive attitude towards elections after using adobe flash into the category is very appropriate. Therefore, it is expected that the central KPU can develop socialization media that are easy to use, fun, do not cause boredom, can increase the interest of novice voters to participate in elections and make it easier to understand the concept of general elections
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MEREMEDIASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI MOMENTUM
intarti, nopi;
Saputri, Dwi Fajar;
Trisianawati, Eka
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (922.137 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1581
Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan informasi secara objektif mengenai pengaruh setelah diterapkan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk Pre-experimental Design dan rancangan yang digunakan dalam peenelitian ini adalah One group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran. Adapun alat pengumpul data pada penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji t. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa sebelum diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 55,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong kurang; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 70,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong baik; (3) Terdapat pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur; (4) Besar pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah sebesar 0,756 dengan kriteria tinggi.
INCREASING CONCEPT ACQUISITION OF JUNIOR SECONDARY SCHOOL STUDENTS THROUGH CHEMISTRY LOCAL CONTENT PROGRAM BASED ON THE “ORANG LAUTâ€
Basuki, Ari
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (768.869 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1784
Research about the implementation of local content program based on the ?Orang Laut? culture to increase concept acquisition of 8th grade student has been done. The purpose of this research to increase of chemistry concept acquisition junior secondary school students at chemistry learning, by applying of chemistry local content program based on the ?Orang Laut? culture. Research conduct used quasi-experiment method. Research subjects were 8th grade students in Tanjungpinang city that consist of 99 and 94 students on experiment and control groups, respectively. Score of acquisition concept collected by validated test instrument. Pretest and posttest scores used to calculate of normalized gain (N-gain) average of experiment and control groups. To compare the increasing of concept acquisition on the experiment and control class conduct by statistical t-test with ?=0,05. The research result indicated that applying of chemistry local content program based on the ?Orang Laut? culture at chemistry learning could increase of chemistry concept acquisition junior secondary school students, better than conventional chemistry learning. The difference of concept acquisition increase on the experiment and control groups is significant ( tcalc = 8,895; p=0,000) with average of N-gain percent were 43 and 20 in the middle and low categories, respectively. Increasing of concept acquisition at experiment group on the label concept of matter characteristics is highest and the label concept of matter particles is lowest with N-gain average by 44 and 26 percent, respectively.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUSBERUBAH BERATURAN DIKELAS X SMA NEGERI 3BENGKAYANG
purnamsari, 1Ita;
Darmawan, Handy;
Sukadi, Eti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (758.957 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1896
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Laerning) terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-Experimental Design. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Postest Design. Sampel yaitu seluruh siswa kelas X-IPA 2 SMA Negeri 3 bengkayang yang berjumlah 35 orang dengan teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah pengukuran. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes essay. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji Liliefors, uji homogenitas dengan uji F, uji wilcoxon dan uji Effect Size. Berdasarkan dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasul belajar siswa pretest sebesar 34,64, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa data posttest sebesar 66,67. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon diperoleh Zhitung(4,587) > Ztabel (0,9998) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang. Dan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang berdasarkan uji Effect Size yaitu sebesar 3,15 yang termasuk kriteria tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBURAYA
Farida, Weni;
Saputri, Dwi Fajar;
Sukadi, Eti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (858.692 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1897
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) dengan metode eksperimen pada materi perpindahan kalor kelas VII di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang Kabupaten Kuburaya. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang diperoleh informasi bahwa dalam pembelajaran materi perpindahan kalor lebih sering menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok. Kegiatan siswa lebih banyak mendengarkan apa yang dijelaskan oleh guru dan mencatat hal-hal yang dianggap penting dari penjelasan guru tanpa menemukan dan mengetahui konsep awal. Model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) lebih mengarah pada aktivitas belajar siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Adapun jenis penelitian ini yaitu true eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Ambawang yang terdiri dari 4 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII B terpilih menjadi kelas eksperimen dan kelas VII A terpilih sebagai kelas kontrol. berdasarkan hasil analisa data menggunakan Statistik Uji-t diperoleh = 2,38 > = 1,671 karena tidak terletak pada daerah penerimaan , maka ditolak diterima.
IDENTIFKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS VII SMP NEGERI 5 SUNGAI KAKAP
Sholy Safitri, Nofani;
Djudin, Tomo;
Trisianawati, Eka
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (721.277 KB)
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1508
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi kalor dan perpindahannya di kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap yang terdiri dari 30 siswa dari 119 target populasi yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling (acak). Alat pengumpul data berupa Tes diagnostik 10 soal pilihan ganda dengan 3 alternatif jawaban disertai alasan terbuka. Dari enam konsep yang diungkap miskonsepsinya, soal nomor 1,2,3,4,7,8,9 dan 10 mengalami miskonsepsi sebesar 100%. kecuali untuk konsep soal nomor 5 tentang pengaruh kalor jenis terhadap kalor siswa mengalami miskonsepsi sebesar 83% dan untuk soal nomor 6 tentang menjelaskan peristiwa Asas Black siswa mengalami miskonsepsi sebesar 97%. Ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan proporsi miskonsepsi antara siswa laki-laki dan perempuan pada materi kalor dan perpindahannya.
ANALISIS KELENGKAPAN ALAT DAN BAHAN LABORATORIUM IPA SEKOLAH DI KOTA PONTIANAK
Trisianawati, Eka;
Ita, Ita;
Fitria, Kristiana
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.2245
Mewujudkan revolusi industri 4.0 di era milenial ini, kesiapan laboratorium sekolah untuk melakukan praktikum terutama pada kelengkapan alat dan bahan laboratorium IPA perlu diperhatikan untuk mendukung proses pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan laboratorium terutama dalam hal kelengkapan alat dan bahan yang ada di laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama di kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi pada Sekolah Menengah Pertama yang ada di kota Pontianak melalui wawancara terstruktur, dan dokumentasi alat dan bahan serta dokumentasi ruangan Laboratorium IPA yang kemudian dianalisis. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini berdasarkan persentase kelengkapan alat dan bahan laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama yang berada di kota Pontianak dapat diketahui bahwa laboratorium SMP BRUDER Pontianak memiliki jumlah total alat dan bahan dengan rata- rata persentase kesiapan laboratorium 83,3% dengan kategori siap, SMP N 05 Pontianak memiliki total alat dan bahan dengan rata-rata persentase kesiapan laboratorium 100% dengan kategori siap, dan SMP N 08 Pontianak memiliki total alat dan bahan dengan rata-rata persentase kesiapan laboratorium 62.5% dengan kategori cukup siap.Kata kunci : Laboratorium IPA, alat dan bahan, Kota Pontianak.Â
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN
Ritonga, Nurhakima;
Boru Gultom, Halimah Sakdiah;
Nazliah, Rahmi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.1948
Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA melalui pendekatan ketereampilan proses menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang diaplikasi dari siklus 1 dan berakhir padas sisklus 2. Populasi pada penelitain ini seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pangkatan menggunakan tehnik proposive sample dengan jumlah sampel 35 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan pendekan keterempilan proses dari 64,8 meningkat menjadi 81, 7. Dapat disimpulkan bahawa kemampuan berpikir dalam pembelaran IPA mengalami Peningkatan melalui kritis Keterampilan proses