cover
Contact Name
BOISANDI
Contact Email
bsandi2012@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bsandi2012@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 26544512     EISSN : 26551373     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA) memuat artikel yang membahas aspek: pendidikan Fisika dan Ilmu Fisika, pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia, pendidikan Biologi dan Ilmu Biologi, pendidikan Sains, serta inovasi-inovasi pembelajaran. Tim redaksi menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan studi kasus, kajian, dan tinjauan pustaka. JPSA Terbit setiap 6 bulan sekali (Mei dan November) dengan p-ISSN 2654-4512 dan e-ISSN 2655-1373.
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Menggunakan Model Inkuiri Terbimbing pada Materi Pencemaran Lingkungan di Kelas VII SMP Negeri 2 Ketapang usmiyatun usmiyatun
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v4i1.2792

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  yang bertujuan untuk meningkatan hasil belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan menggunakan model inkuri terbimbing. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas sesi pertama VII A SMP Negeri 2 Ketapang dengan jumlah siswa adalah 15 orang siswa. Pengumpulan data melalui lembar observasi dan tes. Data kuantitatif berupa hasil tes yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran kemudian ditentukan nilai rata-ratanya. Adapun hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model inkuri terbimbing pada materi pencemaran lingkungan di siklus I memiliki nilai  dengan rata-rata 77,33 dan berada pada kategori baik, sedangkan  rata-rata pada siklus II dengan menggunakan model inkuri terbimbing juga pada kategori baik. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan model inkuri terbimbing pada materi pencemaran lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) SELAMA PENDEMI COVID-19 DI SDN 21 SARANG BURUNG DANAU KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT Marken Marken
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.2300

Abstract

AbstractThis study aims to: (1) Determine student responses after participating in distance learning (PJJ). (2) Knowing the effectiveness of distance learning (PJJ) on primary school (SDN 21 Sarang Burung Danau). The research was conducted on 47 grade 6 (Six) students of SDN 21 Sarang Burung Danau, Sambas, West Kalimantan. The research was conducted for 6 (six) months, from June to November 2020. The data collection in the form of a response questionnaire with indirect communication techniques and interviews. The results show that the students' response rate with an average of each aspect was 76.32% high category, this shows that students did not experience any significant problems while following PJJ. This finding is reinforced by the results of interviews that show students' motivation and enjoyment during PJJ which enables students to adapt to current learning situations. Research has also found the effectiveness of PJJ in the effective category so that it can help students in distance learning (PJJ) or online learning.Keywords: effectivity, PJJ, SDN Sarang Burung Danau, covid 19
IDENTIFKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS VII SMP NEGERI 5 SUNGAI KAKAP Nofani Sholy Safitri; Tomo Djudin; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi kalor dan perpindahannya di kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap yang terdiri dari 30 siswa dari 119 target populasi yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling (acak). Alat pengumpul data berupa Tes diagnostik 10 soal pilihan ganda dengan 3 alternatif jawaban disertai alasan terbuka. Dari enam konsep yang diungkap miskonsepsinya, soal nomor 1,2,3,4,7,8,9 dan 10 mengalami miskonsepsi sebesar 100%. kecuali untuk konsep soal nomor 5 tentang pengaruh kalor jenis terhadap kalor siswa mengalami miskonsepsi sebesar 83% dan untuk soal nomor 6 tentang menjelaskan peristiwa Asas Black siswa mengalami miskonsepsi sebesar 97%. Ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan proporsi miskonsepsi antara siswa laki-laki dan perempuan pada materi kalor dan perpindahannya.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIALISASI PEMILIH PEMULA BERBASIS ADOBE FLASH DI KABUPATEN SINTANG Hazizah Hazizah; Aloysius Meriang
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1569

Abstract

This study aims to determine: (1) adobe flash design for novice voter socialization, (2) the implementation of novice voter socialization using adobe flash, (3) interest in novice voters after using adobe flash, (4) critical attitude of novice voters to foster awareness and positive attitude towards the election after using adobe flash. This research is a research development. Data obtained from interviews, observations, questionnaires and documentation. The results showed that: (1) adobe flash design for novice voter socialization was carried out through the Borg and Gall stages, (2) the implementation of novice voter socialization using adobe flash was included in the very appropriate category, (3) interest of novice voters towards general elections after using adobe flash is included in the category of Good, and (4) Critical attitude of novice voters to foster awareness and positive attitude towards elections after using adobe flash into the category is very appropriate. Therefore, it is expected that the central KPU can develop socialization media that are easy to use, fun, do not cause boredom, can increase the interest of novice voters to participate in elections and make it easier to understand the concept of general elections
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MEREMEDIASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI MOMENTUM nopi intarti; Dwi Fajar Saputri; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan informasi secara objektif mengenai pengaruh setelah diterapkan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk Pre-experimental Design dan rancangan yang digunakan dalam peenelitian ini adalah One group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran. Adapun alat pengumpul data pada penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji t. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa sebelum diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 55,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong kurang; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 70,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong baik; (3) Terdapat pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur; (4) Besar pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah sebesar 0,756 dengan kriteria tinggi.
Increasing Concept Acquisition of Junior Secondary School Students Through Chemistry Local Content Program Based On The “Orang Laut” Ari Basuki
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1784

Abstract

Research about the implementation  of  local content program based on the “Orang Laut” culture to increase concept acquisition of 8th grade student has been done. The purpose of this research to increase of chemistry concept acquisition junior secondary school students at chemistry learning, by applying of chemistry local content program based on the “Orang Laut” culture. Research conduct used quasi-experiment method. Research subjects were 8th grade students in Tanjungpinang city that consist of 99 and 94 students on experiment and control groups, respectively. Score of acquisition concept collected by validated test instrument.  Pretest and posttest scores used to calculate of normalized gain (N-gain) average of experiment and control groups. To compare the increasing of  concept acquisition on the experiment and control class conduct by statistical t-test with α=0,05. The research result indicated that applying of chemistry local content program based on the “Orang Laut” culture at chemistry  learning could  increase of chemistry concept acquisition junior secondary school students, better than conventional chemistry learning. The difference of  concept acquisition increase on the  experiment and control groups is significant ( tcalc = 8,895; p=0,000) with  average of N-gain percent  were 43 and 20 in the middle and low categories, respectively.  Increasing  of  concept acquisition at  experiment group on the label concept of matter characteristics is highest  and the label concept of matter particles is lowest with N-gain average by 44 and 26 percent, respectively.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUSBERUBAH BERATURAN DIKELAS X SMA NEGERI 3BENGKAYANG 1Ita purnamsari; Handy Darmawan; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1896

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Laerning) terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-Experimental Design. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Postest Design. Sampel yaitu seluruh siswa kelas X-IPA 2 SMA Negeri 3 bengkayang yang berjumlah 35 orang dengan teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah pengukuran. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes essay. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji Liliefors, uji homogenitas dengan uji F, uji wilcoxon dan uji Effect Size. Berdasarkan dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasul belajar siswa pretest sebesar 34,64, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa data posttest sebesar 66,67. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon diperoleh Zhitung(4,587) Ztabel (0,9998) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa  sebelum dan setelah diterapkan  model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang. Dan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang berdasarkan uji Effect Size yaitu sebesar 3,15 yang termasuk kriteria tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBURAYA Weni Farida; Dwi Fajar Saputri; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1897

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) dengan metode eksperimen pada materi perpindahan kalor kelas VII di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang Kabupaten Kuburaya.  Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang diperoleh informasi bahwa dalam pembelajaran materi perpindahan kalor lebih sering menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok.  Kegiatan siswa lebih banyak mendengarkan apa yang dijelaskan oleh guru dan mencatat hal-hal yang dianggap penting dari penjelasan guru tanpa menemukan dan mengetahui konsep awal.  Model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) lebih mengarah pada aktivitas belajar siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.  Adapun jenis penelitian ini yaitu true eksperimental design.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Ambawang yang terdiri dari 4 kelas.  Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII B terpilih menjadi kelas eksperimen dan kelas VII A terpilih sebagai kelas kontrol.  berdasarkan hasil analisa data menggunakan Statistik Uji-t  diperoleh  = 2,38 = 1,671 karena tidak terletak pada daerah penerimaan , maka ditolak diterima.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN Nurhakima Ritonga; Halimah Sakdiah Boru Gultom; Rahmi Nazliah
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.1948

Abstract

Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA melalui pendekatan ketereampilan proses menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang diaplikasi dari siklus 1 dan berakhir padas sisklus 2. Populasi pada penelitain ini seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pangkatan menggunakan tehnik proposive sample dengan jumlah sampel 35 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan pendekan keterempilan proses dari 64,8 meningkat menjadi 81, 7. Dapat disimpulkan bahawa kemampuan berpikir dalam pembelaran IPA mengalami Peningkatan  melalui kritis Keterampilan proses
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT PADA MATERI KALOR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 EMBALOH HULU KEC. EMBALOH HULU KABUPATEN KAPUAS HULU Agustina Friastuti haryanti; Handy Darmawan; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.1982

Abstract

Pelajaran IPA (Fisika) kurang disukai oleh siswa karena dianggap sulit apalagi berhubungan dengan hitung-menghitung sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA rendah. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian Non-Equivalen group posstest only. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VII A dan VII B dengan jumlah siswa yang sama yaitu 30 siswa. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cluster random sampling. Analisis deskripsi data posstest dengan menggunakan uji statistik inferensial, sedangkan untuk menganalisis data untuk uji normalitas data menggunakan uji Liliefors, uji homogenitas menggunakan uji F dengan membandingkan varians terkecil dan varians terbesar, dan uji hipotesis menggunakan uji polled varians. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum dapat ditarik kesimpulan dengan menerapkan model pembelajaran sains teknologi dan masyarakat dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan menggunakan model pembelajaran konvesional.

Page 5 of 12 | Total Record : 120