cover
Contact Name
Riduan Mas'ud
Contact Email
riduanmasud@uinmataram.ac.id
Phone
+6281808304480
Journal Mail Official
schemata@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Kampus Pascasarjana UIN Mataram Jalan Gajahmada 50 Jempong Baru, Mataram, NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL SCHEMATA : Pascasarjana UIN Mataram
Core Subject : Economy,
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram is a scientific, peer-reviewed, and open-access journal published by State Islamic Religious Institute (IAIN) Mataram (since 2017, it changes its name into State Islamic University (UIN) Mataram). The scope of the Schemata includes Interdisciplinary Islamic Studies. Schemata receive manuscripts as the product of research results, both field research, and library research. Since 2018, Schemata has been accessible through http://journal.uinmataram.ac.id/index.php/schemata
Articles 108 Documents
Strategi Penyaluran Pembiayaan Sektor Konstruksi di Bank NTB Syariah Siti Hudaniyah; Musawar Musawar; Zainuddin Mansyur
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 1 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In channeling financing to the construction sector at Bank NTB Syariah there are challenges and risks faced in its implementation, including because the project being financed cannot be completed on time, there are delays in payment or the project is not paid, construction activities are delayed due to the transmission rate of the Covid-19 virus . This study aims to determine the strategy of Bank NTB Syariah in channeling financing to the construction sector in dealing with existing challenges and risks. This study uses a qualitative descriptive research method which aims to explain the strategy of Bank NTB Syariah in increasing financing growth in the construction sector with challenges and risks. The sampling technique used in this study was snowball sampling, namely key informants would appoint people who knew the problem to be studied, the data collection technique used by researchers was to conduct in-depth interviews with all informants which were then documented in the form of sound recordings, personal notes, photos, and videos, the results of interviews with informants were then analyzed and explained. The results of the study explain that in implementing the distribution of financing to the construction sector at Bank NTB Syariah it is given to construction business actors/contractors who have project contracts whose funds are sourced from the government/private budget with the aim of infrastructure development projects, financing using musyarakah contracts, Bank NTB strategy Sharia in channeling construction sector financing by conducting in-depth analysis with several stages of the process, as well as mitigating risks in dealing with existing challenges and risks. Keywords: Construction, Risk, Strategy Dalam penyaluran pembiayaan kepada sektor konstruksi di Bank NTB Syariah terdapat tantangan dan risiko yang dihadapi dalam pelaksanaannya antara lain karena proyek yang dibiayai tidak dapat diselesaikan tepat waktu, terjadinya penundaan pembayaran ataupun tidak terbayarkannya proyek tersebut, aktivitas konstruksi menjadi tertunda karena tingkat penularan virus covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Bank NTB Syariah dalam penyaluran pembiayaan pada sektor konstruksi dalam menghadapi tantangan dan risiko yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan strategi Bank NTB Syariah dalam meningkatkan pertumbuhan pembiayaan pada sektor konstruksi dengan adanya tantangan dan risiko. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu snowball sampling yaitu informan kunci akan menunjuk orang-orang yang mengetahui masalah yang akan diteliti, teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah dengan melakukan wawancara mendalam dengan semua informan yang kemudian didokumentasikan dalam bentuk rekaman suara, catatan pribadi, foto, dan video, hasil wawancara dengan informan kemudian dianalisa dan dijelaskan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan penyaluran pembiayaan kepada sektor kontruksi di Bank NTB Syariah di berikan kepada pelaku usaha konstruksi/kontraktor yang memiliki kontrak proyek yang dananya bersumber dari anggaran pemerintah/swasta dengan tujuan untuk  proyek pembangunan infrastruktur, pembiayaan menggunakan akad musyarakah, strategi Bank NTB Syariah dalam penyaluran pembiayaan sektor konstruksi dengan melakukan analisa mendalam dengan beberapa tahapan proses, serta melakukan mitigasi risiko dalam mengahadapi tantangan dan risiko yang ada. Kata kunci: Konstruksi, Risiko, Strategi
Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Perkembangan Terkini dan Tantangan di Era Digital Zaelani Zaelani; Junaidi Junaidi; Muhammad Muhammad; Muhsinin Muhsinin
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 1 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in Islamic religious education offers great opportunities to increase the efficiency, effectiveness and quality of Islamic education. Some of these opportunities include using technology in learning, data management, and curriculum development. In the current digital era, educational institutions are required to be resilient in going through the challenges and changes that arise in people's lives to anticipate the negative impacts of the rapid progress of transformation. The development of technology and science that has occurred has resulted in some people taking advantage of opportunities and being able to make good use of them. For some people who are able to develop knowledge and give birth to new ideas and these ideas appear to answer the needs of society in various fields including in the world of education. This study uses the library research method or library research, which examines data sources with references to books or articles, previous research journals, and other scientific writings related to the theme of the transformation of Islamic religious education. The results of the study show that Islamic religious education is expected to be able to dig back capabilities in recognizing all the potential it has, then equip it with skills that are easy to understand so that it is able to interact with the digitalization era. Keywords: Curriculum transformation, Islamic religious education Transformasi digital dalam pendidikan agama Islam menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pendidikan Islam. Beberapa peluang ini meliputi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, manajemen data, dan pengembangan kurikulum. Pada era digital saat ini lembaga pendidikan dituntut tangguh dalam melewati tantangan dan perubahan yang muncul di dalam kehidupan masyarakat untuk mengantisipasi dampak negatif dari kemajuan transformasi yang begitu cepat. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang telah terjadi mengakibatkan sebagian orang mengambil kesempatan dan mampu memanfaatkannya dengan baik. Bagi sebagian orang yang mampu mengembangan ilmu pengetahuan dan melahirkan gagasan baru dan gagasan ini muncul untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam berbagai bidang termasuk juga dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode library research atau studi kepustakaan yaitu mengkaji sumber data dengan rujukan buku-buku atau artikel, jurnal penelitian sebelumnya, dan tulisan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tema transformasi pendidikan agama islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendidikan agama islam diharapkan mampu menggali kembali kapabilitas dalam mengenali segala potensi yang dimiliki, lalu membekalinya dengan keterampilan yang mudah dipahami sehingga mampu berinteraksi dengan era digitalisasi. Kata kunci: Transformasi kurikulum, pendidikan agama Islam
Transformasi Digital dan Moderasi Beragama: Memperkuat Ummatan Wasathan di Indonesia Adi Fadli
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 1 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study uses the literature review method (Library Research) to collect data from relevant literature, such as scientific journals, books, magazines, and other documents. This study focuses on a content study approach to analyze data in detail based on print media and informatics media such as ebooks. The results of the study show that digital transformation has a significant influence on people's mindsets and behavior in the context of religious moderation in Indonesia. The development of digital technology, such as the internet, social media, and online communication platforms, has changed the way people interact, access information, and form religious identities. However, digital transformation also carries risks in the context of religious moderation. The spread of extremist and provocative content on online platforms can influence people's mindsets and behavior. In the Indonesian context, digital transformation also opens up opportunities for preachers, especially young people, to disseminate da'wah content digitally. The government, educational institutions, religious communities and social media platforms need to work together to strengthen religious moderation in the digital era. Therefore, digital transformation has a complex impact on religious moderation in Indonesia. With good social media literacy and digital literacy, as well as collaborative efforts between various parties, it is hoped that religious moderation can be strengthened in facing challenges and taking advantage of the opportunities offered by the digital era Keywords: Digital Transformation, Religious Moderation, Ummatan Wasathan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (Library Research) untuk mengumpulkan data dari literatur yang relevan, seperti jurnal ilmiah, buku, majalah, dan dokumen lainnya. Penelitian ini memfokuskan pada pendekatan kajian isi untuk menganalisis data secara mendetail berdasarkan media cetak dan media informatika seperti ebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pola pikir dan perilaku masyarakat dalam konteks moderasi beragama di Indonesia. Perkembangan teknologi digital, seperti internet, media sosial, dan platform komunikasi online, telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, mengakses informasi, dan membentuk identitas keagamaan. Namun, transformasi digital juga membawa risiko dalam konteks moderasi beragama. Penyebaran konten ekstremis dan provokatif di platform online dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat. Dalam konteks Indonesia, transformasi digital juga membuka peluang bagi para pendakwah, terutama dari kalangan pemuda, untuk menyebarkan konten dakwah secara digital. Pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas agama, dan platform media sosial perlu bekerja sama dalam memperkuat moderasi beragama di era digital. Oleh kerena itu,  transformasi digital memiliki dampak kompleks terhadap moderasi beragama di Indonesia. Dengan literasi media sosial dan literasi digital yang baik, serta upaya kolaboratif antara berbagai pihak, diharapkan moderasi beragama dapat diperkuat dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh era digital. Kata kunci: Transformasi Digital, Moderasi Beragama Ummatan Wasathan
Budaya Sikap Tanggung Jawab Siswa di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Lombok Timur Hidayati Hidayati
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 1 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v12i1.7843

Abstract

This article aims to describe the independence of East Lombok MAN IC students in activities both in the dormitory and at school, this is interesting to study because all these activities foster an attitude of deep responsibility so that students make many achievements in the academic and non-academic fields. The research method uses a descriptive qualitative approach. The informants of this research are the Chairperson of LTPM, Curriculum Waka, Caregivers, and students of MAN IC East Lombok. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. While the data analysis technique uses Miles and Hubermans data analysis. The results showed that the attitude of responsibility was shown by students in dormitory activities, both reciting the yellow book, tahfiz Al-Qur'an and practicing speeches carried out independently by fellow students. Likewise in school activities, academically they are disciplined in carrying out learning activities according to the time of entry to completion, discipline in complying with all school rules. In the non-academic field, students participating in competitions inside and outside school are mostly students' own initiatives from seeking information, registering to participating in competitions and practicing together, while the school supports all of these student activities if they require certain training such as the science Olympiad competition. This attitude of responsibility makes MAN IC students independent and accomplished. Keywords: Culture, Attitude, Responsibility Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian siswa MAN IC Lombok Timur dalam kegiatan baik di asrama maupun di sekolah, hal ini menarik untuk diteliti karena semua kegiatan tersebut menumbuhkan sikap tanggung jawab yang mendalam sehingga siswa banyak menorehkan prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitaif deskriptif, Informan penelitian ini yaitu Ketua LTPM, Waka kurikulum, Pengasuh, dan siswa MAN IC Lombok Timur, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data Miles dan Hubermans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap tanggung jawab ditunjukkan siswa dalam kegiatan asrama baik ngaji kitab kuning, tahfiz Al-Qur’an maupun latihan pidato dilakukan secara mandiri sesame siswa. Demikian juga dalam kegiatan sekolah, secara akademik mereka disiplin melakukan aktifitas pembelajaran sesuai dengan waktu masuk sampai selesai, disiplin mematuhi semua tata tertib sekolah. Dalam bidang non akademik siswa mengikuti lomba di dalam maupun luar sekolah sebagian besar merupakan inisatif siswa sendiri dari mencari informasi, mendaftar sampai mengikuti lomba dan berlatih bersama, sedangkan pihak sekolah mensuport dengan baik semua kegiatan siswa tersebut jika memerlukan pelatihan tertentu seperti lomba olimpiade sains. Sikap tanggung jawab ini menjadikan siswa MAN IC yang mandiri dan berprestasi Kata kunci: Budaya, Sikap, Tanggung Jawab
Analisis Thalaq dan Konsekuensinya: Dialektika Normalitas dan Realitas Sosial Ramdhani , M. Turmuzi
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 2 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v12i2.8923

Abstract

In Islam, the practice of thalaq or divorce is highly significant and treated seriously. However, the practice of thalaq has also become a source of deep debate in contemporary society influenced by social changes, cultural norms, and changes in family law. This journal aims to analyze the practice of thalaq (divorce in Islam) and its consequences in contemporary society, focusing on the understanding of the concept of thalaq from the perspective of the dialectics of normality and social reality. Thalaq, as a crucial part of Islamic family law, has been the subject of profound debate in the context of social changes, cultural norms, and developments in family law in various countries. Using a qualitative method, data is obtained through the analysis of legal materials, doctrines, and literature. The results of the analysis show how the concept of thalaq has changed over time and how its practice is reflected in the changing norms of society. The dialectics between traditional and modern views of thalaq reflect changes in social reality. This study provides insights into the complexity of thalaq practices and lays the foundation for further discussions on changes in family law and a deeper understanding of divorce in contemporary society. Keywords: Thalaq, Norms, Social Reality Dalam agama Islam, praktik thalaq atau perceraian merupakan hal yang sangat penting dan diperlakukan dengan serius. Namun, praktik thalaq juga telah menjadi sumber perdebatan yang mendalam dalam masyarakat kontemporer yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, norma-norma budaya, dan perubahan hukum keluarga. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis praktik thalaq (perceraian dalam Islam) dan konsekuensinya dalam masyarakat kontemporer, dengan fokus pada pemahaman konsep thalaq dalam perspektif dialektika normalitas dan realitas sosial. Thalaq, sebagai bagian penting dari hukum keluarga Islam, telah menjadi subjek perdebatan yang mendalam dalam konteks perubahan sosial, norma-norma budaya, dan perkembangan hukum keluarga di berbagai negara. Dengan menggunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui analisis bahan hukum, doktrin-doktrin serta literatur. Hasil analisis menunjukkan bagaimana konsep thalaq telah berubah seiring waktu dan bagaimana praktiknya tercermin dalam perubahan norma-norma sosial. Dialektika antara pandangan tradisional dan modern tentang thalaq mencerminkan perubahan dalam realitas sosial. Studi ini memberikan wawasan tentang kompleksitas praktik thalaq dan memberikan dasar untuk diskusi lebih lanjut tentang perubahan dalam hukum keluarga dan pemahaman yang lebih mendalam tentang perceraian dalam masyarakat kontemporer. Kata Kunci: Thalaq, Norma, Realitas Sosial
Pengaruh Kecerdasan Sosial Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Al-Ijtihad Danger Hasanah, Huswatun; Ansori, Sopian
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 2 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v12i2.8933

Abstract

The objective of this research is to explore the impact of Social Intelligence on the Interest in Learning Mathematics of Grade VIII students at MTs Al-Ijtihad Danger. This study employs a quantitative ex post facto research design. Class VIII A is selected as the sample, consisting of 25 students. Data collection methods include observation, questionnaires, and documentation. To analyze the gathered data, prerequisite tests (normality and homogeneity tests) are conducted, and hypothesis testing for the research uses simple regression analysis. The hypothesis test results conducted using simple regression analysis yield the equation . From the data processing results, the F-value obtained is 5.478, which is then compared with the F-table with df=20, at a significance level of 5%, equal to 2.12. Therefore, based on the hypothesis testing criteria, if F_(observed) (5.478) > F_table (2.12), then H0 is rejected. Thus, it can be concluded that there is an influence of students' interest in learning mathematics caused by their social intelligence in Grade VIII at MTs Al-Ijtihad Danger. Keywords: Social Intelligence, Student Interest, Mathematics Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak Kecerdasan Sosial terhadap Minat Belajar Matematika siswa di Kelas VIII MTs Al-Ijtihad Danger. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif ex post facto. Kelas VIII A dipilih sebagai sampel, dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, angket, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data yang terkumpul, dilakukan uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas), dan uji hipotesis penelitian menggunakan uji regresi sederhana.  Hasil dari uji hipotesis yang telah dilakukan dengan menggunakan uji regresi sederhana menghasilkan persamaan . Dari hasil pengelolaan data tersebut diperoleh  sebesar 5,478 kemudian dikonversikan dengan  dengan , pada taraf signifikan 5% sebesar 2,12. Sehingga berdasarkan kriteria pengujian hipotesis yaitu jika  maka H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh minat belajar matematika siswa yang disebabkan oleh kecerdasan sosial yang dimilikinya di kelas VIII MTs Al-Ijtihad Danger. Kata kunci: Kecerdasan Sosial, Minat Belajar Siswa., Matematika
Mewujudkan Generasi Rabbani dan Masyarakat Madani Berdasarkan Konsep Keluarga Ideal Perspektif Al Qur'an dan Hadits Ahmad, Ramli
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 2 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v12i2.8985

Abstract

The Quran and Hadith have explained that the ideal family in Islam is a family that is sakinah, mawaddah, and rahmah, which upholds the rights and responsibilities of its members. The Quran and Hadith also contain guidance that can be used as a reference by all of humanity, especially Muslims, to achieve an ideal family. This guidance is that humans should always maintain feelings of sakinah, mawaddah, and rahmah in their families. Therefore, through this paper, the author seeks to examine the verses of the Quran and the Hadith of the Prophet Muhammad (PBUH) that are related to the family and to see the criteria for an ideal family in Islam. This research is a library research with a data analysis method and existing sources, namely by collecting Quranic verses and Hadiths that are relevant to the ideal family. The data sources in this study are the Quran, Hadith, and journals or writings related to the ideal family in Islam. The results of this study show the following conclusions: First, the Quran and Hadith command Muslims to marry and take care of their families. Second, the harmony of a family is greatly determined by the moral values that each family member possesses. Third, building an ideal family requires awareness among each family member of their rights, responsibilities, and duties. Building an ideal family is part of maintaining the peace and integrity of society and the realization of a Rabbani generation in order to realize a civilized society for the civilization of the nation and religion. Keywords: Quran, Hadith, Ideal, Family, Madani, Rabbani Al-Quran dan Hadits telah menjelaskan bahwa keluarga yang ideal dalam Islam adalah keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah yang tentunya menjunjung tinggi hak dan kewajiban anggota keluarganya. Al-Qur’an dan Hadits juga mengandung petunjuk yang dapat dijadikan acuan oleh umat manusia khususnya ummat Islam untuk mencapai keluarga yang ideal, yaitu manusia harus selalu menghadirkan perasaan sakinah, mawaddah, dan ra?mah dalam keluarganya. Oleh karena itu, melalui tulisan ini, penulis berupaya menelaah tentang ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits Rasulullah Saw yang berkaitan dengan keluarga serta melihat kriteria-kriteria keluarga ideal dalam Islam. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan dengan metode analisis data dan sumber yang ada yaitu dengan menghimpun ayat-ayat al-Quran dan Hadits yang memiliki relevansi dengan keluarga ideal. Sumber data dalam kajian ini adalah al-Qur’an dan Hadits serta jurnal-jurnal atau tulisan yang berkaitan dengan keluarga ideal dalam Islam. Hasil kajian ini menunjukkan suatu kesimpulan, bahwa, pertama: al-Quran dan Hadits memerintahkan umat Islam untuk berumah tangga dan memelihara keluarganya. Kedua: Keharmonisan suatu keluarga sangat ditentukan oleh nilai-nilai akhlak yang dimiliki setiap anggota keluarga. Ketiga: Membina keluarga ideal perlu adanya kesadaran antara setiap anggota keluarga tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing anggota keluarga. Membina keluarga yang ideal merupakan bagian dari menjaga ketenangan dan keutuhan masyarakat serta terwujudnya generasi rabbani dalam rangka mewujudkan masyarakat madani untu peradaban bangsa dan agama. Kata kunci: Al-Qur’an, Hadits, Ideal, Keluarga, Madani, Rabbani
Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam Hidayati, Hidayati
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 2 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v12i2.9104

Abstract

This paper aims to answer the question of moderation in Islamic education, how the concept and implementation are. The research method used is a literature study approach with data analysis using meta-analysis. The results of the research analysis show that moderation in religion is an attitude and effort to make religion as a basis and principle to always avoid extremism (radicalism) and always look for a middle ground to unite all elements of society, nation, and state. While the indicators of moderation in religion consist of four indicators, namely: 1. National commitment 2. Tolerance 3. Anti-violence 4. Appreciation of local culture. Then in practice in Islamic education, moderation in religion must consider the following things: first, an interdisciplinary approach, second, the contextualization of Islamic messages. If moderation in religion is applied in madrasahs, it is very suitable because moderation (wasatiyyah) can be understood as a balance between strong beliefs and tolerance. Madrasahs are seen as one of the Islamic educational institutions that have relatively succeeded in instilling moderate Islam. Similarly, as pesantren as an Islamic educational institution begins to indicate the possibility of the emergence of radical ideas, then direct actualization can be carried out in the context of a multicultural society: First, making educational institutions as the basis of the laboratory of moderation in religion. Second, the approach of socio-religious moderation in religion and state. Keywords: Multicultural Society, Religious Moderation, Islamic Education Tulisan ini bertujuan untuk menjawab persoalan tentang moderasi beragama dalam Pendidikan Islam, bagaimanah konsep dan pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian studi pustaka dengan analisis data menggunakan meta analisis. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama merupakan sikap serta upaya menjadikan agama sebagai dasar dan prinsip agar selalu menghindarkan diri dari sikap yang ekstrem (radikalisme) dan selalu mencari jalan tengah menyatukan semua elemen masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sedangkan indicator moderasi beragama terdiri dari empat indicator yakni: 1. Komitmen kebangsaan 2. Toleransi 3. Anti kekerasan 4. Peghargaan terhadap budaya lokal. Kemudian pada praktiknya dalam Pendidikan Islam, moderasi beragama harus mempertimbangkan hal-hal berikut ini: pertama, Pendekatan interdisipliner, kedua, kontekstualisasi pesan-pesan Islam. Jika moderasi beragama diterapkan di madrasah sangat cocok karena moderasi (wasatiyyah) dapat dipahami sebagai keseimbangan antara keyakinan yang kokoh dengan toleransi. Madrasah dipandang sebagai salah satu institusi pendidikan Islam yang relatif berhasil menanamkan Islam yang moderat. Sama halnya dengan Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam mulai terindikasi kemungkinan munculnya paham radikal, maka aktualisasi secara langsung dapat dilakukan dalam konteks masyarakat multikultural: Pertama, menjadikan lembaga pendidikan sebagai basis laboratorium moderasi beragama. Kedua, pendekatan moderasi sosio-religius dalam beragama dan bernegara. Kata kunci: Masyarakat Multikultural, Moderasi Beragama, Pendidikan Islam
Problematika Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Baidawi , Abdul Hafiz
Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram Vol. 12 No. 2 (2023): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v12i2.9126

Abstract

This article discusses several challenges in the teaching of Islamic Religious Education (PAI) at Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, covering both the aspects of educators and students. These challenges include the interaction between educators and students, the need for more effective teaching methods, as well as time constraints, and the density of materials. Additionally, issues related to the mastery of content, administration, and learning facilities are also the focal points of discussion. Several solutions are proposed to address these issues, including improvements in the design of teaching tools, the enhancement of technology-based learning facilities, and better classroom management. The improvement of educators' quality through training and scholarly meetings, along with support for the development of appropriate teaching strategies and methods, is also considered crucial. In conclusion, this article summarizes the challenges and solutions in teaching Islamic Religious Education at Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, to enhance the quality of Islamic education and shape students who are both qualified and virtuous. Keywords: Islamic Education, Islamic Boarding School, Education Problematics Artikel ini membahas sejumlah tantangan dalam pembelajaran (PAI) Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, mencakup aspek pendidik dan peserta didik. Tantangan ini meliputi interaksi antara pendidik dan peserta didik, kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih efektif, serta keterbatasan waktu dan padatnya materi. Disamping itu, permasalahan penguasaan materi, administrasi, dan sarana pembelajaran juga menjadi fokus pembahasan. Beberapa solusi diusulkan untuk mengatasi permasalahan ini, termasuk perbaikan dalam desain perangkat pembelajaran, peningkatan sarana pembelajaran berbasis teknologi, dan manajemen kelas yang lebih baik. Peningkatan kualitas pendidik melalui pelatihan dan pertemuan ilmiah, serta dukungan untuk pengembangan strategi dan metode pembelajaran yang sesuai, juga dianggap penting. Kesimpulannya, artikel ini merangkum tantangan dan solusi dalam pembelajaran PAI di Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dan membentuk peserta didik yang berkualitas serta berakhlak mulia. Kata kunci: Pendidikan Islam, Prondok Pesantren, Problematika Pendidikan
Moderation of Religion in the Identity of the Sasak Community: Islamic Education Perspective Mulianah, Baiq
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 13 No. 1 (2024): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v13i1.10968

Abstract

This article examines the role of Islamic education in strengthening religious moderation within the Sasak community. The research background illustrates how moderation values are reflected in Sasak cultural identity amidst contemporary social and religious dynamics. The research aims to identify the contribution of Islamic education in enhancing religious moderation, preserving cultural identity, and addressing complex challenges of globalization. The theoretical framework engages concepts of moderation values within the context of Sasak education and culture. The research adopts a descriptive-analytical method with a qualitative approach, employing case studies and literature analysis. Findings indicate that Islamic education plays a crucial role in shaping religiously moderate characters among the Sasak community, reinforcing their identity, and providing a foundation to uphold traditional values amidst global currents. In conclusion, Islamic education serves not only as a religious tool but also as a guardian of cultural values in a modern context.   Artikel ini meneliti peran pendidikan Islam dalam memperkuat karakter moderasi beragama di kalangan masyarakat Sasak. Latar belakang penelitian menggambarkan bagaimana nilai-nilai moderasi tercermin dalam identitas budaya Sasak di tengah dinamika sosial dan religius kontemporer. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kontribusi pendidikan Islam dalam memperkuat moderasi beragama, mempertahankan identitas budaya, dan mengatasi tantangan globalisasi yang kompleks. Kerangka pemikiran melibatkan konsep-konsep tentang nilai-nilai moderasi dalam konteks pendidikan dan budaya Sasak. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif, melalui studi kasus dan analisis literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memainkan peran penting dalam pembentukan karakter moderasi beragama di kalangan masyarakat Sasak, memperkuat identitas mereka, dan memberikan landasan untuk menjaga nilai-nilai tradisional dalam menghadapi arus globalisasi. Simpulannya, pendidikan Islam tidak hanya sebagai instrumen keagamaan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai budaya dalam konteks modern.

Page 9 of 11 | Total Record : 108