cover
Contact Name
Rizky Mulya Sampurno
Contact Email
rizky.mulya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.teknotan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian
ISSN : 19781067     EISSN : 25286285     DOI : -
Core Subject : Education,
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian, merupakan publikasi ilmiah kerjasama antara Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (FTIP UNPAD) dengan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA) Cabang Bandung. Jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun (1 Volume, 2 Nomor penerbitan) dalam upaya menyebarluaskan ide-ide konseptual dan/atau hasil-hasil penelitian dan penerapan serta pengembangannya dalam bidang ilmu keteknikan dan teknologi pertanian dalam arti luas (pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan), khususnya pertanian tropika dan ilmu hayati. Penulis naskah/artikel jurnal adalah civitas academika, peneliti dan praktisi serta anggota perhimpunan/organisasi professional dari semua disiplin dan terbuka bagi umum yang menaruh minat dalam bidang ilmu terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 437 Documents
Design of Portable Soil Moisture Detector Based on Artificial Intelligence Telaumbanua, Mareli; Safitri, Nur Rahma; Haryanto, Agus; Oktafri, Oktafri; Wisnu, Febryan Kusuma; Rahmawati, Winda
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.9

Abstract

Soil moisture plays a crucial role in plant growth as it affects nutrient transport, photosynthesis, transpiration, and cell turgor. Soil moisture is commonly measured using direct gravimetric methods or more practical electrical conductivity-based sensors. However, these sensors have drawbacks, as measurement results can be affected by salinity, temperature, and soil type, requiring calibration at each site. To address these limitations, this study employed an Artificial Neural Network (ANN) model integrated into a microcontroller to automate the measurement process, adapt it for specific tasks, and eliminate manual calibration. The objectives of this study were to design a soil moisture sensor without manual calibration, develop an ANN-based moisture estimation model, and test its accuracy and effectiveness in supporting precision agriculture. The results showed that the soil moisture meter portable performed according to the design criteria. The ANN model produced an RMSE of 1.0366 and an R² of 0.995 in the training phase, and an RMSE of 1.0366 and an R² of 0.9923 in the testing phase. The best activation function is logsig-logsig-logsig, with actual validation showing an R² of 0.8607 and an RMSE of 7.617. This system has the potential to improve the accuracy of soil moisture measurements and irrigation efficiency in supporting sustainable precision agriculture.
Karakteristik Fisik dan Aktivitas Antibakteri Edible Coating/Film Pati Tapioka dengan Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Moulia, Mona Nur; Ummah, Narjisul; Ilhami, Ariyanta Tiyas
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.14

Abstract

Salah satu teknik pengawetan pangan yang relatif baru adalah pengemasan edible coating/film. Edible coating diaplikasikan dan dibentuk secara langsung pada permukaan bahan pangan, sedangkan edible film merupakan lapisan tipis yang sebelumnya dicetak dalam bentuk lembaran tipis. Pelapisan produk pangan dengan edible coating/film dari pati tapioka telah banyak dilakukan dan penambahan bahan antibakteri alami seperti rempah-rempah terbukti dapat memperpanjang umur simpan dan memperbaiki kualitas produk. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh konsentrasi penambahan ekstrak jahe merah terhadap karakteristik fisik dan antibakteri edible coating/film pati tapioka Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Tunggal dengan faktor konsentrasi ekstrak jahe merah yaitu tanpa ekstrak jahe merah (JM0), ekstrak jahe merah 5% (JM5), ekstrak jahe merah 10% (JM10) dan ekstrak jahe merah 15% (JM15). Aktivitas antibakteri pada edible coating di uji dengan menggunakan metode sumur menggunakan media nutrient agar pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Edible film pati tapioka dengan ekstrak jahe merah memiliki ketebalan (0,22-0,36 mm), kadar air (2,88-4,09%), WVTR (17,56-44,89 g/m2h), ketahanan air (71,11-95,63%), kelarutan air (2,13-9,32%), dan nilai L* (21,35-23,11). Tidak terbentuknya zona hambat dari edible coating pati tapioka dengan ekstrak jahe merah terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.
Analisis Kinerja Pengeringan dan Kelayakan Finansial Usaha Teh Bunga Mawar Berbasis Oven Berbahan Bakar LPG Prawitasari, Saptya; Wardhana, Danu Indra; Setiawan, Andika Putra; Aulia, Anisa Nurina; Pangestu, Dzhakwan Putra; Eryani, Nanda Putri
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.19

Abstract

Pengeringan merupakan tahap kritis dalam pengolahan teh bunga mawar karena menentukan pencapaian kadar air, penggunaan energi, dan biaya produksi. Penggunaan oven berbahan bakar Liquefied Petroleum Gas (LPG) berpotensi menjadi teknologi pengeringan yang aplikatif bagi usaha kecil dan menengah, tetapi kinerja termal dan kelayakan ekonominya perlu dievaluasi secara terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pengeringan bunga mawar menggunakan oven LPG dan mengevaluasi kelayakan finansial usaha teh bunga mawar. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan satu perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang dianalisis meliputi perubahan kadar air, rendemen, susut bobot, waktu pengeringan, kebutuhan energi, efisiensi pengeringan, kapasitas efektif, dan konsumsi LPG, sedangkan kelayakan finansial dievaluasi menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Break Even Point (BEP), Payback Period (PBP), dan analisis sensitivitas. Hasil menunjukkan kadar air menurun dari 88,31 ± 0,18% menjadi 8,80 ± 0,17% selama 313 ± 3 menit pada suhu rata-rata 46,40 ± 0,40°C, dengan rendemen 15,00 ± 0,22% dan efisiensi pengeringan 8,62%. Kebutuhan energi sebesar 6.769,16 ± 67,34 kJ, kapasitas efektif 0,09 ± 0,002 kg/jam, dan konsumsi LPG 0,08 ± 0,002 kg/jam. Secara finansial, usaha layak dengan NPV Rp7.873.614, IRR 50,93%, Net B/C 2,19, dan PBP 2 tahun 5 bulan. Namun, kadar air akhir masih sedikit di atas batas maksimum SNI 3836:2013 sehingga diperlukan optimasi waktu dan kondisi pengeringan.
Pengaruh Substitusi Tepung Kacang Koro dan Tepung Ganyong terhadap Karakteristik Sensori dan Kimia Cookies Putri, Sosa Novinuryani; Rismaya, Rina
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.10

Abstract

Cookies merupakan produk kue kering yang cukup digemari masyarakat dengan karakteristik tekstur yang renyah dan tidak terlalu padat ketika dipatahkan. Tantangan dalam pengembangan  cookies berbasis  tepung kacang koro dan tepung ganyong sebagai bahan pengganti tepung terigu adalah mencapai tekstur renyah dan karakteristrik sensori yang disukai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang koro dan tepung ganyong terhadap karakteristik sensori dan kimia cookies. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan kombinasi tepung koro dan tepung ganyong yang berbeda yaitu (0%:100%; 25%:75%; 50%:50%; 75%:25%; 100%:0%) dengan perlakuan kontrol terigu 100%. Pengujian karakterisrik kimia yang meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat dilakukan terhadap cookies terbaik dan cookies kontrol (terigu 100%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi tepung kacang koro dan tepung ganyong berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kesukaan panelis pada keseluruhan atribut sensori, kadar lemak dan karbohidrat, namun secara signifikan meningkatkan kadar air, kadar abu, dan kadar protein. Formula terbaik berdasarkan nilai kesukaan pada keseluruhan atribut sensori yang diuji (F2) memiliki kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat secara berturut-turut adalah 11,60%, 2,35%, 10,69%, 22,07%, dan 53,11%. Meskipun kualitas sensori cookies pelakuan lebih rendah dibandingkan cookies kontrol, cookies tepung kacang koro dan tepung ganyong memiliki nilai tambah pada kandungan protein yang lebih tinggi 66,25% dibandingkan kadar protein cookies kontrol.
Identifikasi Aktivitas Antioksidan pada Minyak Simplah dengan Variasi Temperatur dan Waktu Pemanasan Kamal, Mustafa; Sulaiman, Ismail
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.15

Abstract

Minyak simplah merupakan minyak kelapa hasil fermentasi alami tanpa pemanasan dari Provinsi Aceh yang diyakini mengandung antioksidan tinggi seperti fenol dan vitamin E. Namun, dalam penggunaannya sehari-hari seperti untuk menumis atau menggoreng, minyak ini mengalami pemanasan yang dapat mempengaruhi kandungan antioksidannya. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah menurunnya aktivitas antioksidan akibat pemanasan dan belum adanya data ilmiah yang menjelaskan tingkat kestabilan senyawa antioksidan dalam minyak simplah pada berbagai suhu dan durasi pemanasan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh suhu dan lama pemanasan terhadap kadar air, kandungan fenol, aktivitas antioksidan dalam minyak simplah. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial menggunakan suhu 160°C dan 200°C serta waktu pemanasan 5, 15, dan 25 menit. Analisis meliputi pengujian total fenol (metode Folin-Ciocalteu), aktivitas antioksidan (metode DPPH), dan kadar air. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan waktu pemanasan menurunkan aktivitas antioksidan secara signifikan, dari 38,37% menjadi 12,32% pada 200°C selama 25 menit. Total fenol cenderung meningkat, seiring dengan berkurangnya kadar air. Proses pemanasan meningkatkan total fenol, aktivitas antioksidan minyak simplah menurun secara nyata pada suhu tinggi dan waktu pemanasan lama. Penggunaan minyak simplah sebaiknya dibatasi pada suhu dan waktu pemanasan rendah untuk mempertahankan manfaat kesehatan.
Pengembangan Konsep Desain Visual Kemasan Saus Keju dengan Pendekatan Kansei Engineering Delfitriani, Delfitriani; Campakasari, Nia
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.20

Abstract

Food packaging design plays a crucial role not only as a protective medium but also in shaping consumers’ emotional perceptions. However, many existing studies still focus primarily on aesthetic aspects without providing a systematic analytical framework to translate affective responses into design parameters. This study aims to develop a visual packaging design concept for cheese sauce by integrating Kansei Engineering with data-driven analytical approaches. Theoretically, this study proposes an exploratory framework that links perception weighting (TF-IDF), dimensionality reduction (PCA), and design pattern modeling (Association Rule Mining/ARM) within a unified analytical process. Kansei Words were collected from respondents (n ≥ 30), analyzed using TF-IDF, and reduced using PCA to identify dominant perceptual orientations. Packaging design elements were examined through morphological analysis of 25 product samples and formulated using ARM. The results indicate that consumer perception is strongly dominated by a Premium design orientation, explaining 75.16% of the variance, while the Eco-friendly orientation emerges as a secondary dimension with limited contribution. The association patterns suggest that non-transparent packaging, full label coverage, and top brand placement represent the most consistent configuration within the dataset. The findings suggest that integrating Kansei Engineering with data-driven methods can serve as a conceptual basis for formulating packaging design directions. However, this study remains exploratory, with limitations related to sample size, data homogeneity, and the absence of preference validation for the proposed design, indicating the need for further empirical testing.
Penambahan Ekstrak Daun Sirih Cina (Peperomia pellucida, L.) terhadap Karakteristik Sabun Padat Transparan Berbasiskan VCO Neswati, Neswati; Ismanto, Sahadi Didi; Annisa, Nur
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.11

Abstract

Ekstrak Peperomia pellucida (L.) Kunth mengandung senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antibakteri. Ekstrak Peperomia pellucida (L.) Kunth meningkatkan nilai fungsional sabun padat transparan sebagai produk antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak Peperomia pellucida (L.) Kunth terbaik berdasarkan aktivitas antibakteri dan sifat fisikokimia sabun padat transparan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap: ekstraksi Peperomia pellucida (L.) Kunth dengan ekstraksi berbantuan ultrasonik dan pembuatan sabun padat transparan dengan menambahkan ekstrak. Perlakuan penelitian terdiri dari 5 taraf konsentrasi ekstrak Peperomia pellucida (L.) Kunth (0%, 0,3%, 0,7%, 1,1%, 1,5%) dengan 3 kali pengulangan. Parameter yang dianalisis dan diuji adalah kadar air dan zat volatil, pH, kadar lemak, zat tidak larut etanol, asam lemak bebas, uji transparansi sabun, dan aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak 0,7% menghasilkan sabun padat dengan transparansi dan aktivitas antibakteri terbaik. Penggunaan ekstrak yang tinggi dapat meningkatkan aktivitas antibakteri tetapi mengurangi transparansi sabun.

Filter by Year

2007 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026 Vol 20, No 1 (2026): TEKNOTAN, April 2026 Vol 19, No 3 (2025): TEKNOTAN, Desember 2025 Vol 19, No 2 (2025): TEKNOTAN, Agustus 2025 Vol 19, No 1 (2025): TEKNOTAN, April 2025 Vol 18, No 3 (2024): TEKNOTAN, Desember 2024 Vol 18, No 2 (2024): TEKNOTAN, Agustus 2024 Vol 18, No 1 (2024): TEKNOTAN, April 2024 Vol 17, No 3 (2023): TEKNOTAN, Desember 2023 Vol 17, No 2 (2023): TEKNOTAN, Agustus 2023 Vol 17, No 1 (2023): TEKNOTAN, April 2023 Vol 16, No 3 (2022): TEKNOTAN, Desember 2022 Vol 16, No 2 (2022): TEKNOTAN, Agustus 2022 Vol 16, No 1 (2022): TEKNOTAN, April 2022 Vol 15, No 2 (2021): TEKNOTAN, Desember 2021 Vol 15, No 1 (2021): TEKNOTAN, Agustus 2021 Vol 14, No 2 (2020): TEKNOTAN, Desember 2020 Vol 14, No 1 (2020): TEKNOTAN, Agustus 2020 Vol 13, No 2 (2019): TEKNOTAN, Desember 2019 Vol 13, No 1 (2019): TEKNOTAN, Agustus 2019 Vol 12, No 2 (2018): TEKNOTAN, Desember 2018 Vol 12, No 1 (2018): TEKNOTAN, April 2018 Vol 11, No 2 (2017): TEKNOTAN, Agustus 2017 Vol 11, No 1 (2017): TEKNOTAN, April 2017 Vol 10, No 2 (2016): TEKNOTAN, November 2016 Vol 10, No 1 (2016): TEKNOTAN, Agustus 2016 Vol 9, No 3 (2015): Teknotan, September 2015 Vol 9, No 1 (2015): Teknotan, Januari 2015 Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 3 (2007) Vol 1, No 2 (2007) Vol 1, No 1 (2007) More Issue